I. Mata Kuliah : Hukum Islam dan HAM Fakultas : Syariah
Prodi : Semua Prodi
Program : S1
Waktu Perkuliahan : Dosen Pengampu :
II. Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah Hukum Islam dan Hak Asasi Manusia adalah mata kuliah yang mengajarkan tentang Hak Asasi Manusia dalam perspektif Hukum Islam. Syariat Islam yang universal didalamnya termuat prinsip-prinsip dasar tentang Hak Asasi Manusia. Termasuk didalam kajian mata kuliah ini adalah Piagam Madina (charter of medina), sebuah perjanjian sosial (social contract) dimana Nabi Muhammad SAW terlibat langsung dalam perumusan dan penyusunannya. Didalam Piagam Madinah termuat prinsip-prinsip penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia. Selain itu di dalam mata kuliah ini juga dibahas mengenai dinamika hukum Islam (Fikih Siyasah) yang didalamnya termuat konsep tentang Hak Asasi Manusia.
Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami konsepsi HAM dalam Hukum Islam serta kontestasi keduanya dalam implementasi hukum islam dan prakteknya dalam kehidupan masyarakat. Oleh karenanya, mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mahasiswa mengenai konsep HAM dalam hukum Islam dan hubungan keduanya. Sehingga mampu menjadikan mahasiswa sebagai pengkaji sekaligus perumus hukum Islam yang lebih dinamis dan humanis sesuai dengan perkembangan masyarakat.
III. Tolok Ukur Indikator Kompetensi (Target Hasil Belajar)
1. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep HAM dalam hukum Islam serta hubungan keduanya.
2. Mahasiswa mampu menjelaskan perkembangan HAM dalam implementasi hukum Islam.
3. Mahasiswa mampu menganalisa konsep dan implementasi HAM dalam hukum Islam.
IV. Topik Inti Pembelajaran
1. Evolusi Pemikiran dan Sejarah Perkembangan HAM - Konsep dasar dan perkembangan pemikiran HAM - Teori Universalisme dan relativisme HAM
- Perpaduan Universalisme dengan Pluralisme 2. Periodisasi HAM
- HAM sebelum Perang Dunia II - HAM setelah Perang Dunia II
3. Piagam Madinah (Medina Charter) dan HAM - Sejarah Piagam Madinah
4. HAM dan Hukum Islam
- Konsep Islam tentang manusia
- Islam sebagai Prinsip Universal Transenden - Konsepsi Hukum Islam
- Hubungan Hukum Islam dan HAM 5. Hukum Islam, HAM, dan Maqashid Syariah
- Konsep Maqashid Syariah
- Perkembangan Maqashid Syariah
- Hubungan Hukum Islam, HAM, dan Maqashid Syariah 6. Prinsip HAM dalam Hukum HAM Internasional
- Prinsip Kesetaraan - Prinsip Diskriminasi
- Kewajiban Positif untuk Melindungi Hak-hak tertentu - Sifat Mengikatnya Instrumen HAM
7. Subyek Hukum HAM; Sumber dan Sifat dasar HAM - Subyek Hukum HAM
- Sumber-Sumber Hukum HAM - Kesepakatan Bilateral dan Regional
8. Konvenan Internasional tentang Hak sipil dan politik dalam sorotan hukum Islam - Gender dan Kesetaraan dalam Hukum Islam
- Hukum Pidana Islam dan HAM Internasional
- Kebebasan Beragama dalam Hukum Islam dan HAM - Konsep HAM sipil dan politik dalam praktik hukum islam
9. Konvenan Internasional tentang Hak ekonomi, sosial, dan budaya dalam sorotan hukum Islam
- Urgensi HAM ekonomi, Sosial, dan Budaya
- Tujuan dan sasaran HAM ekonomi, sosial, dan Budaya - Hak Ekonomi, sosial, dan budaya dalam hukum Islam 10. Penegakan norma HAM di negara-negara muslim
- OKI sebagai instrumen penegakan HAM di dunia Muslim
- Mahkamah mazalim Islam tingkat Regional untuk negara-negara Muslim
V. Metode Pembelajaran
1. Pertemuan awal dilakukan kontrak belajar untuk menyapakati point-point yang harus ditaati selama perkuliahan.
2. Kegiatan pengenalan setiap konsep baru, dapat dilakukan dengan strategi; - Brain storming
- Synergetic lecturing
3. Pendalaman/perluasan pemahaman materi dilakukan dengan menggunakan alternatif strategi;
- Information search - The power of two
- Every one is teacher here - Snowbolling
- Active debate VI. Evaluasi Pembelajaran
1. Untuk menilai proses pembelajaran masing-masing mahasiswa digunakan evaluasi portofolio (resume mata kuliah). Di samping itu juga digunakan aspek penilaian lain yaitu kehadiran mahasiswa dalam perkuliahan dan partisipasinya dalam proses perkuliahan.
2. Untuk menilai hasil pembelajaran dilakukan tes, yaitu Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS). Di samping itu juga terdapat komponen penilaian lain yang digunakan untuk menilai kemampuan penguasaan materi perkuliahan berupa tugas terstruktur. Penilaian akhir merupakan penggabungan dari skor yang diperoleh dengan pembobotan sebagai berikut;
a) UTS : 30 %
b) UAS : 30 %
c) Tugas (Paper & kuis) : 10 % d) Partisipasi Kelas : 10 %
e) Kehadiran : 10 %
f) Etika/moral : 10 %
VII. Refrensi
1. Hasan Hanafi, dkk, Islam dan Humanisme; Aktualisasi Humanisme Islam di Tengah Krisis Humanisme Universal, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007).
2. Martinus Sardi, Menuju Masyarakat Berwawasn Hak Asasi Manusia, (Yogyakarta: CR-Peace, 2014).
3. RH. Makhrur Adam Maulana, Konsepsi HAM dalam Islam; Antara Universalitas dan Partikularitas, (Yogyakarta: Pustaka Ilmu, 2015).
4. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Hak Asasi Manusia untuk Semua, (Dirjen HAM, 2010).
6. Jaser Auda, Al Maqasid untuk Pemula. (Yogyakarta: Suka Press, 2014).
7. Muhammad Abid Al Jabiri, Agama, Negara, dan Penerapan Syariah, (Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru, 2001).
8. Mashood A. Baderin, Hukum Hak Asasi Manusia dan Hukum Islam, (Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, 2010).
9. Rhona K.M. Smith, dkk, Hukum Hak Asasi Manusia, (Yogyakarta, PUSHAM UII, 2008).
10.Eko Riyadi, et.al, Mengurai Kompleksitas HAM; Kajian Multiperspektif, (Yogyakarta: PUSHAM UII, 2007).
11.Fajar Riza Ul Haq, et.al, Islam, HAM, dan Keindonesian; Refleksi dan Agenda Aksi untuk Pendidikan Agama, (Jakarta: Ma’arif Institute for Culture and Humanity, 2007) .
12.Masdar Farid Mas’udi, Syarah Konstitusi; UUD 1945 dalam Perspektif Islam, (Bandung: Nusa Media, 2010).
13.Muhammad Alim, Asas-Asas Negara Hukum Modern dalam Islam, (Yogyakarta: LkiS, 2010).