Rekonseptualisasi Lembaga Keamanan Laut sebagai Upaya Mewujudkan Indonesia Menjadi Negara Poros Maritim
Teks penuh
Dokumen terkait
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep lembaga-lembaga pemerintahan tingkat pusat melalui metode mind mapping pada peserta
Kebijakan ini didasarkan pada asumsi negara bahwa wilayah maritim merupakan kekuatan nasional selain aspek wilayah daratan, sebab laut merupakan jalur perdagangan
Secara khusus dalam membahas strategi kemari man Indonesia yang mengiku visi Poros Mari m Dunia gagasan Jokowi, maka untuk menuju ke arah itu Tentara Nasional
Pasal 14 ayat PP 36/2002 menerangkan mengenai tindakan penangguhan sementara hak lintas damai kapal asing untuk melalui laut teritorial dan perairan kepulauan
Untuk mewujudkan visi sebagai poros maritime dunia, Presiden Joko Widodo menetapkan lima pilar utama yang diagendakan dalam pembangunan, yaitu: 1 Membangun kembali budaya maritime
Salah satu bentuk tumpang tindih kewenangan yang terjadi dapat dilihat dalam beberapa ketentuan undang-undang yang mendasari dibentuknya lembaga keamanan laut, salah satunya seperti
Potensi besar yang dimiliki Indonesia sebagai negara kepulauan didukung dengan konsep ideal untuk mewakili dikuasai oleh negara dalam pemanfaatan energi terbarukan yang berasal dari
Sumber daya kelautan memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan ekonomi nasional dalam rangka mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai poros maritim dunia, meskipun demikian