• Tidak ada hasil yang ditemukan

Interpretasi Struktur Bawah Permukaan Data Gayaberat Menggunakan Algoritma Jaringan Saraf Tiruan Studi Kasus Daerah Panas Bumi Ungaran, Jawa Tengah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Interpretasi Struktur Bawah Permukaan Data Gayaberat Menggunakan Algoritma Jaringan Saraf Tiruan Studi Kasus Daerah Panas Bumi Ungaran, Jawa Tengah"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. propagasi balik jaringan saraf dengan
Gambar 5. Grafik Pelatihan Keluaran Jaringan syaraf
Gambar 6. Grafik Pengujian Keluaran Jaringan
Gambar 8. Hasil sayatan D- D’ pada anomali Bouguer

Referensi

Dokumen terkait

Apabila hasil interpretasi digabung dengan hasil dari data geofisika dan geokimia yang telah dilakukan sebelumnya maka manifestasi air panas yang berada di daerah

tidak rusak dengan 145 citra huruf Arab yang belum dilatih, dengan bobot yang telah didapat dari proses pelatihan didapatkan pengenalannya 92,4%. Berdasarkan pengujian

Hasil identifikasi dari tiga kali pengujian yang dilakukan menunjukan akurasi terbaik pada harmonik fourier sama dengan 6 (N=6), yaitu sebesar 80% dengan

Apabila hasil interpretasi digabung dengan hasil dari data geofisika dan geokimia yang telah dilakukan sebelumnya maka manifestasi air panas yang berada di daerah

Diperoleh konfigurasi jaringan yang terbaik adalah tipe dengan 13 input dan 6 hidden layer dengan 1 output (13-6-1) dengan bobot terbaik yang sudah diperoleh dengan kemampuan

Berdasarkan 5 model arsitektur yang telah dilakukan pelatihan dan pengujiannya didapatkan pola terbaik yaitu pola 8-3-3-1 dengan persentase kebenaran pelatihan

Dari hasil penelitian, diperoleh arsitektur jaringan terbaik dari satu hidden layer dengan jumlah neuron sebanyak 25 neuron dan algoritma pelatihan terbaik yaitu dengan

Pengujian pengaruh jumlah lapisan tersembunyi dilakukan dengan menggunakan 15 komponen utama karena menghasilkan hasil pengenalan yang paling baik diantara komponen