Interpretasi Struktur Bawah Permukaan Data Gayaberat Menggunakan Algoritma Jaringan Saraf Tiruan Studi Kasus Daerah Panas Bumi Ungaran, Jawa Tengah
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Apabila hasil interpretasi digabung dengan hasil dari data geofisika dan geokimia yang telah dilakukan sebelumnya maka manifestasi air panas yang berada di daerah
tidak rusak dengan 145 citra huruf Arab yang belum dilatih, dengan bobot yang telah didapat dari proses pelatihan didapatkan pengenalannya 92,4%. Berdasarkan pengujian
Hasil identifikasi dari tiga kali pengujian yang dilakukan menunjukan akurasi terbaik pada harmonik fourier sama dengan 6 (N=6), yaitu sebesar 80% dengan
Apabila hasil interpretasi digabung dengan hasil dari data geofisika dan geokimia yang telah dilakukan sebelumnya maka manifestasi air panas yang berada di daerah
Diperoleh konfigurasi jaringan yang terbaik adalah tipe dengan 13 input dan 6 hidden layer dengan 1 output (13-6-1) dengan bobot terbaik yang sudah diperoleh dengan kemampuan
Berdasarkan 5 model arsitektur yang telah dilakukan pelatihan dan pengujiannya didapatkan pola terbaik yaitu pola 8-3-3-1 dengan persentase kebenaran pelatihan
Dari hasil penelitian, diperoleh arsitektur jaringan terbaik dari satu hidden layer dengan jumlah neuron sebanyak 25 neuron dan algoritma pelatihan terbaik yaitu dengan
Pengujian pengaruh jumlah lapisan tersembunyi dilakukan dengan menggunakan 15 komponen utama karena menghasilkan hasil pengenalan yang paling baik diantara komponen