• Tidak ada hasil yang ditemukan

DESAIN TEORETIS BERBANTUKAN KOMPUTER MODIFIKASI STRUKTUR COUMESTROL SEBAGAI LIGAN RESEPTOR ESTROGEN ALFA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DESAIN TEORETIS BERBANTUKAN KOMPUTER MODIFIKASI STRUKTUR COUMESTROL SEBAGAI LIGAN RESEPTOR ESTROGEN ALFA"

Copied!
50
0
0

Teks penuh

(1)

DESAIN TEORETIS BERBANTUKAN KOMPUTER MODIFIKASI STRUKTUR COUMESTROL SEBAGAI LIGAN

RESEPTOR ESTROGEN ALFA

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Farmasi (S.Farm.)

Program Studi Farmasi

Oleh :

Gabriela Aveline Delinda Johannes NIM : 128114013

FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA

(2)

DESAIN TEORETIS BERBANTUKAN KOMPUTER MODIFIKASI STRUKTUR COUMESTROL SEBAGAI LIGAN

RESEPTOR ESTROGEN ALFA

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Farmasi (S.Farm.)

Program Studi Farmasi

Oleh :

Gabriela Aveline Delinda Johannes NIM : 128114013

FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA

(3)
(4)
(5)

HALAMAN PERSEMBAHAN

“Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku” Mazmur : 23(1)

-“It is impossible to live without failing at something, unless you live so cautiously that you might as well not lived at all in which case, you fail by default”

-J. K.

Rowling-“Terus ciptakan mimpi setinggi-tingginya yang bermanfaat bagi orang lain, bukan diri sendiri. Terus berdoa, belajar dan berusaha untuk meraihnya”

Mesty Ariotedjo

-“Follow your dreams and never let anyone fall you in achieving them. Stay curious and stay aspiring”

Jourdan Hussein

-Kupersembahkan skripsi ini buat : Tuhan Yesus Kristus

Mama dan Papa

Kedua kakakku (Theresa Astrid Oktiarani Johannes dan Alfonsus Delly Johannes) Sahabat-sahabatku

Diri saya sendiri

Teman-teman seperjuangan dalam penyusunan skripsi Teman-teman seperjalanan kuliah

(6)

Yang bertandatangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma :

Nama

: Gabriela Aveline Delinda Johannes Nomor

Mahasiswa

:128114013

Demi perkembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul:

DESAIN TEORETIS BERB,A.NTUKAN KOMPUTER MODIFIKASI STRUKTT]R

COAMESTROL SEBAGAI LIGAT{ RESEPTOR ESTROGEN ALFA

Beserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan, dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pengkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta

ijin

dari saya ataupun memberi royalti kepada saya selama tetap mencantumkan rurma saya sebagai penulis.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta

Pada tanggal : l1 Mei 2016

Yang menyatakan

lIil

,/

a)-hdM

'a

\"'

a

-/'

(7)

PRAKATA

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas penyertaan dan kasih setia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Desain Teoretis Berbantukan Komputer Modifikasi Struktur Coumestrol sebagai Ligan Reseptor Estrogen Alfa” sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Farmasi (S.Farm.)

Dalam penyusunan skripsi ini penulis mendapat banyak bantuan berupa bimbingan, saran dan dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu pada kesempatan ini penulis menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Enade Perdana Istyastono, Ph.D., Apt. selaku dosen pembimbing yang telah memberikan pengarahan, saran dan bimbingan dalam pengerjaan skripsi ini.

2. Jeffry Julianus, M.Si. dan Florentinus Dika Octa Riswanto, M.Sc., selaku dosen penguji yang telah memberikan saran dari ujian proposal sampai penyusunan naskah skripsi ini.

3. Mama, papa dan kedua kakakku yang senantiasa memberikan dukungan dan selalu mendoakan dalam penyusunan skripsi ini.

4. Rina, Indra dan Berto, teman sekelompokku yang selalu berbagi segala informasi dan bantuan selama penyusunan skripsi ini.

5. Feli, Feli, Nana, Karla dan Keket yang senantiasa memberikan bantuan dan bimbingan yang dibutuhkan selama pengerjaan skripsi ini.

6. Mas Ridho yang sudah memberikan bantuan dalam menyiapkan aplikasi yang dibutuhkan selama penyusunan skripsi ini.

7. Zeze yang selalu memberikan semangat dan motivasi dalam pengerjaan skripsi ini.

8. Abal, Keket, Rina, Irest, Resta, Ellay, Edo, Indra dan Mike, teman sepermainan yang selalu memberikan semangat dan mendoakan suksesnya skripsi ini.

(8)

memberikan dukungan dalam skripsi ini.

10. Teman-teman Farmasi angkatan 2012, teman seperjuangan yang telah menemani dari awal perkuliahan sampai selesainya skripsi ini.

Akhir kata penulis menyadari bahwa penyusunan skripsi ini masih jauh dari sempurna, mengingat penulis memiliki keterbatasan pengetahuan dan pengalaman. Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan oleh penulis. Semoga karya ini dapat bermanfaat bagi perkembangan dalam penelitian kimia komputasi.

(9)

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian katyu orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah

Apabila di kemudian hari ditemukan indikasi plagiarisme dalam naskah ini, maka saya bersedia menangggng segala sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Yogyakarta, 8 Aprll 2016 Penulis

(10)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL... i

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING... ii

HALAMAN PENGESAHAN... iii

HALAMAN PERSEMBAHAN... iv

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI... v

PRAKATA... vi

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA... viii

DAFTAR ISI... ix

DAFTAR TABEL... x

DAFTAR GAMBAR... xi

DAFTAR LAMPIRAN... xiii

ABSTRAK... xiv

ABSTRACT... xv

1. PENDAHULUAN... 1

2. METODE PENELITIAN... 4

2.1. Bahan Penelitian... 5

2.2. Alat dan Instrumen Penelitian... 5

2.3. Prosedur Penelitian... 5

2.3.1. Preparasi Desain Senyawa Modifikasi Coumestrol... 5

2.3.2. Penambatan Desain Senyawa Modifikasi Coumestrol... 6

2.3.3. Post Docking Analysis... 6

2.3.4. Tata Cara Analisis Hasil... 7

2.3.5. Analisis Diskoneksi dan Penentuan Jalur Sintesis... 7

3. HASIL dan PEMBAHASAN... 8

KESIMPULAN... 20

DAFTAR PUSTAKA... 22

LAMPIRAN... 24 Halaman

(11)

DAFTAR TABEL

Tabel I. Data aktivitas bitstring penting senyawa coumestrol... 3 Tabel II. PLIF bitstring penting dalam decision tree... 7 Tabel III. Nama IUPAC dua puluh dua desain modifikasi struktur

coumestrol... 11 Tabel IV. Hasil penambatan desain senyawa modifikasi struktur

coumestrol... 13 Tabel V. Skor ChemPLP lima replikasi desain modifikasi

Coumestrol_T, Coumestrol_U dan Coumestrol_V... 15 Halaman

(12)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Coumestrol... 2

Gambar 2. Pose coumestrol dalam kantung ikatan REα... 2

Gambar 3. Hasil post docking analysis senyawa coumestrol menggunakan decision tree... 3

Gambar 4. Alur tahapan prosedur... 8

Gambar 5. Desain modifikasi kode Coumestrol_A- Coumestrol_L... 9

Gambar 6. Desain modifikasi kode Coumestrol_M - Coumestrol_V... 10

Gambar 7. Alur decision tree desain modifikasi coumestrol kode Coumestrol_T (warna hijau), Coumestrol_U (warna merah), Coumestrol_V (warna biru)... 14

Gambar 8. (A) Pose dari lima replikasi desain modifikasi kode Coumestrol_T, (B) Pose dari desain modifikasi replikasi ke-4 kode Coumestrol_T yang memiliki skor ChemPLP terendah... 16

Gambar 9. (A) Pose dari lima replikasi desain modifikasi kode Coumestrol_U, (B) Pose dari desain modifikasi replikasi ke-1 kode Coumestrol_U yang memiliki skor ChemPLP terendah... 16

Gambar 10. (A) Pose dari lima replikasi desain modifikasi kode Coumestrol_V, (B) Pose dari desain modifikasi replikasi ke-5 kode Coumestrol_V yang memiliki skor ChemPLP terendah... 17

Gambar 11. Analisis diskoneksi desain modifikasi kode Coumestrol_T.... 18

Gambar 12. Analisis diskoneksi desain modifikasi kode Coumestrol_U... 18

Gambar 13. Analisis diskoneksi desain modifikasi kode Coumestrol_V.... 18

Gambar 14. Usulan mekanisme reaksi sintesis desain modifikasi Coumestrol_T... 19

(13)

Gambar 15. Usulan mekanisme reaksi sintesis desain modifikasi

Coumestrol_U... 19 Gambar 16. Usulan mekanisme reaksi sintesis desain modifikasi

(14)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Desain modifikasi struktur coumestrol kode T pada

BKChem0.13.0... 25

Lampiran 2. Penambahan atom hidrogen pada pH 7.4 dan generate 3D desain modifikasi struktur coumestrol dengan OpenBabel.. 25

Lampiran 3. Perintah penambatan berupa file shell script dengan nama file comline.sh... 26

Lampiran 4. Membuat folder dengan nama file coum didalam server... 26

Lampiran 5. Upload file script dan struktur 3D desain modifikasi kode Coumestrol_T ke server... 27

Lampiran 6. Menjalankan perintah penambatan di server... 27

Lampiran 7. Proses penambatan dalam PLANTS1.2... 28

Lampiran 8. Download luaran hasil dari penambatan pada PLANTS1.2 29 Lampiran 9. Analisis hasil penambatan dengan aplikasi statistik R... 29

Lampiran 10. Visualisasi desain modifikasi kode Coumestrol_T dengan PyMOL1.7.2.1... 30

Lampiran 10.1. Membuka file Data_R.csv untuk melihat ikatan dengan bitstring penting serta memilih satu replikasi dengan skor ChemPLP terendah... 30

Lampiran 10.2. Input ligan... 30

Lampiran 10.3. Input struktur 3D Reseptor Estrogen Alfa... 31

Lampiran 10.4. Input Protein Binding Site... 32

Lampiran 10.5. Seleksi pemilihan residu asam amino yang berikatan dengan desain modifikasi kode Coumestrol_T... 33

(15)

ABSTRAK

Kanker payudara adalah kanker yang terjadi akibat pertumbuhan sel yang tidak terkendali pada payudara dan salah satunya disebabkan oleh ekspresi yang berlebihan dari reseptor estrogen alfa (REα). Berdasarkan penelitian Felicia (2015) secara in silico menggunakan protokol penambatan Penapisan Virtual Berbasis Struktur (PVBS) yang telah divalidasi oleh Setiawati, Riswanto, Yuliani dan Istyastono (2014) dan dilanjutkan dengan post docking analysis oleh Istyastono (2015) senyawa coumestrol bukanlah ligan aktif pada REα.

Pada penelitian ini dilakukan desain teoretis berbantukan komputer yang bertujuan untuk mendapatkan desain modifikasi struktur coumestrol sebagai ligan aktif pada REα berdasarkan protokol penambatan PVBS yang telah divalidasi oleh Setiawati et al. (2014) dan dilanjutkan dengan post docking analysis oleh Istyastono (2015) serta mengetahui jalur sintesis dari desain modifikasi struktur

coumestrol.

Dari hasil penelitian yang dilakukan diketahui terdapat tiga desain modifikasi struktur coumestrol yang merupakan ligan aktif terhadap REα yaitu desain modifikasi kode Coumestrol_T, Coumestrol_U dan Coumestrol_V dan kemudian dilanjutkan dengan analisis diskoneksi, berdasarkan hasil analisis diskoneksi desain modifikasi kode Coumestrol_T dan Coumestrol_U dapat dilanjutkan dengan usulan mekanisme sintesis yaitu dengan menggunakan reaksi substitusi nukleofilik aromatis, sedangkan Coumestrol_V dilanjutkan dengan usulan mekanisme sintesis dengan menggunakan reaksi esterifikasi.

Kata kunci: Coumestrol, kanker payudara, PVBS, reseptor estrogen alfa, desain

(16)

ABSTRACT

Breast cancer is a cancer caused by uncontrolled cell growth at breast tissue, one of which is caused by overexpression of estrogen receptor alpha (ERα). Based on in silico research by Felicia (2015), coumestrol was tested using structure based virtual screening (SBVS) method by Setiawati, Riswanto, Yuliani and Istyastono (2014) and continued with post docking analysis by Istyastono (2015) shown that coumestrol was not an active ligand on ERα.

In this study, theoretical computer-aided design was conducted to obtain the design of structural modification of coumestrol as active ligand on ERα based on SBVS method by Setiawati et al (2014) and continued with post docking analysis by Istyastono (2015) and know the synthesis of design structural modification of coumestrol.

From the research acknowledge that there are three designs of structural modification of coumestrol which were active ligands on ERα. They were Coumestrol_T, Coumestrol_U and Coumestrol_V. They were subsequently followed by disconnection analysis, based on the disconnection analysis Coumestrol_T and Coumestrol U proceeded with the proposed mechanism of synthesis by using an aromatic nucleophilic substitution reaction, while Coumestrol_V proceeded with the proposed mechanism of synthesis by using esterification reaction.

Keywords: Coumestrol, breast cancer, SBVS, estrogen receptor alpha, design of

(17)

1. Pendahuluan

Kanker adalah pertumbuhan dari sel abnormal yang disebabkan oleh adanya perubahan pada ekspresi gen yang menyebabkan adanya ketidakseimbangan dari proliferasi sel dan sel yang mati yang dapat menginvasi jaringan dan metastasis ke jaringan atau organ lain (Ruddon, 2007). Kanker payudara adalah tumor ganas yang berada pada payudara yang tumbuh dan menyerang organ dan jaringan lainnya (American Cancer Society, 2014).

Berdasarkan data World Health Organization (WHO) pada tahun 2012, kanker merupakan penyebab 8,2 juta kematian pada masyarakat di seluruh dunia dan kanker payudara berada di urutan keempat penyebab kematian pada masyarakat di seluruh dunia dengan 521.000 kematian. Menurut data WHO pada tahun 2014, kanker payudara adalah salah satu penyebab kematian pada wanita di Indonesia sebesar 21,4 % dengan jumlah kasus sebesar 48.998 kasus.

Salah satu obat yang sering diberikan kepada penderita kanker payudara adalah tamoxifen. Tamoxifen adalah salah satu modulator reseptor estrogen yang selektif dan merupakan obat yang pertama kali dikomersialkan sebagai obat anti estrogen. Namun penggunaan dari tamoxifen dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti pendarahan pada vagina, pembekuan darah, stroke dan pengapuran tulang (Angelopoulos, Barbounis, Livadas, Kaltsas dan Tolis, 2004). Oleh karena efek samping tersebut, maka diperlukan penemuan senyawa lain yang memiliki efek samping yang lebih kecil dibandingkan tamoxifen seperti fitoestrogen (This, A De la Rochefordiere, Clough, Fourquet dan Magdelenat, 2001). Fitoestrogen adalah senyawa dari tanaman yang memiliki aktivitas biologis seperti estrogen. Berdasarkan penelitian This et al. (2001), penggunaan fitoestrogen mampu mencegah terjadinya efek samping pengapuran tulang dan pembekuan darah pada pasien penderita kanker payudara. Salah satu contoh fitoestrogen adalah coumestrol (Gambar 1).

(18)

Gambar 1. Coumestrol

Coumestrol (7,12-dihidroksicoumestan) adalah coumestan estrogenik

yang ditemukan di alfalfa (Medicago sativa) dan semanggi putih (Trifolium

repens L.). Posisi coumestrol di dalam kantung ikatan REα secara in silico sudah

pernah diteliti sebelumnya oleh Felicia (2015) menggunakan protokol PVBS oleh Setiawati et al. (2014). Dalam penelitian tersebut didapatkan skor ChemPLP terendah pada pose ke-159 dari 1000 replikasi, yaitu sebesar -83,1487. Gambar 2 adalah gambar pose penambatan coumestrol ke dalam kantung ikatan REα.

Gambar 2. Pose coumestrol dalam kantung ikatan REα (Felicia, 2015) Berdasarkan protokol penambatan PVBS oleh Setiawati et al. (2014) dan dilanjutkan dengan post docking analysis berdasarkan penelitian Istyastono (2015), hasil dari penelitian Felicia (2015) didapatkan coumestrol adalah ligan inaktif. Hasil post docking analysis senyawa coumestrol menggunakan decision

(19)

Berikut adalah hasil post docking analysis senyawa coumestrol menggunakan decision tree :

Gambar 3. Hasil post docking analysis senyawa coumestrol menggunakan

decision tree (Felicia, 2015)

Tabel I. Data aktivitas bitstring penting senyawa coumestrol (Felicia, 2015) No. bitstring Residu Aktivitas

320 GLY420 Aktif

242 ARG394 Aktif

117 GLU353 Aktif

411 GLY521 Tidak aktif

473 CYS530 Tidak aktif

105 ASP351 Tidak aktif

201 LEU387 Tidak aktif

470 CYS530 Tidak aktif

170 TRP383 Tidak aktif

171 TRP383 Tidak aktif

(20)

Berdasarkan penelitian Felicia (2015), peneliti mendesain secara teoretis senyawa modifikasi dari struktur coumestrol berbantukan komputer untuk mendapatkan desain modifikasi struktur coumestrol sebagai ligan aktif terhadap REα berdasarkan protokol penambatan PVBS oleh Setiawati et al. (2014) dan dilanjutkan dengan post docking analysis oleh Istyastono (2015). Berdasarkan penelitian Felicia (2015), coumestrol berikatan dengan bitstring 320 yaitu GLY420, tetapi memiliki skor ChemPLP yang lebih besar daripada -84,82, sehingga mendapatkan hasil coumestrol adalah ligan inaktif. Oleh karena itu, desain modifikasi struktur coumestrol ini akan menambahkan gugus fungsi yang dapat berikatan dengan asam amino sehingga mampu meningkatkan interaksinya di dalam kantung ikatan REα dan menjadi desain modifikasi struktur coumestrol yang merupakan ligan aktif pada kantung ikatan REα.

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan desain modifikasi struktur

coumestrol yang aktif sebagai ligan terhadap REα berdasarkan protokol

penambatan PVBS yang telah divalidasi oleh Setiawati et al. (2014) dan dilanjutkan dengan post docking analysis oleh Istyastono (2015) serta mengetahui jalur sintesis dari desain modifikasi struktur coumestrol. Dalam penelitian ini, pose senyawa modifikasi coumestrol dalam kantung ikatan REα diseleksi menggunakan protokol penambatan PVBS yang telah divalidasi oleh Setiawati et

al. (2014), menggunakan perangkat lunak PLANTS1.2 untuk melakukan simulasi

penambatan virtual molekuler yang dilanjutkan dengan uji statistik menggunakan perangkat lunak statistik komputasional R versi 3.2.1.

2. Metode Penelitian

Penelitian ini termasuk jenis penelitian observasional berbantukan komputer untuk mendesain modifikasi struktur coumestrol yang mampu menjadi

(21)

2.1. Bahan Penelitian

Protokol yang telah dikembangkan oleh Anita et al. (2012) dan divalidasi oleh Setiawati et al. (2014), dan protokol post docking analysis oleh Istyastono (2015). Desain struktur tiga dimensi senyawa modifikasi struktur

coumestrol yang didapat dari luaran Open Babel. BKChem0.13.0 (Istyastono,

Anita, dan Sundowo, 2012) untuk membuat desain modifikasi struktur

coumestrol, Open Babel (Anita et al., 2012) untuk menambahkan atom

hidrogen dan membuat menjadi struktur 3D, SPORES (Brink dan Exner, 2009) untuk menyiapkan senyawa yang akan ditambatkan ke PLANTS1.2 (Korb, Stutzle, dan Exner, 2009), PLANTS1.2 (Korb et al., 2009) untuk mensimulasikan penambatan molekuler sehingga didapatkan skor ChemPLP, PyPLIF (Radifar et al., 2013) untuk mengidentifikasi protein-ligan interaction

fingerprint, PyMOL1.7.2.1 (Lill dan Danielson, 2011) untuk menghasilkan

gambar molekuler, dan R 3.2.1 (R Foundation, 2015) untuk analisis statistik. 2.2. Alat atau Instrumen Penelitian

Server Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma dengan nomor

alamat IP 103.247.10.66 (pharcomp.web.id), laptop ACER Aspire V5-122 dengan spesifikasi: prosesor AMD quad core A6-1450 (1.0 GHz), RAM 6 GB, 32-bit Operating System, Linux Ubuntu 15.10.

2.3. Prosedur Penelitian

2.3.1. Preparasi desain modifikasi struktur coumestrol

Berdasarkan inspeksi visual pada superposisi senyawa coumestrol hasil penelitian Felicia (2015) pada kantung ikatan REα dengan menggunakan PyMOL1.7.2.1, dibuat desain modifikasi dari senyawa

coumestrol dengan menggunakan BKChem0.13.0. dan didapatkan file

(22)

menggunakan Open Babel, kemudian dilakukan generate 3D dengan menggunakan Open Babel yang akan mendapatkan file berupa .mol2. Struktur .mol2 disiapkan untuk ditambatkan pada perangkat lunak PLANTS1.2 (Korb et al., 2009) menggunakan aplikasi SPORES (Brink dan Exner, 2009).

2.3.2. Penambatan desain modifikasi struktur coumestrol

Luaran dari SPORES ditambatkan dengan menggunakan PLANTS1.2 dengan konfigurasi mengacu pada protokol PVBS Setiawati

et al. (2014). Iterasi penambatan molekuler dilakukan tiga kali. Luaran

berupa 3 x 50 pose berupa skor ChemPLP dipilih satu dengan skor ChemPLP terbaik (terendah). Prosedur penambatan desain modifikasi struktur coumestrol direplikasi lima kali, sehingga diperoleh lima pose

terbaik dari modifikasi desain struktur coumestrol pada REα. 2.3.3. Post docking analysis

Hasil penambatan berupa skor ChemPLP dan PLIF bitstring yang dimasukan pada decision tree (Gambar 3) melalui metode RPART dengan aplikasi statistik R versi 3.2.1 (R Foundation, 2015). Data hasil analisis dari decision tree akan memperlihatkan desain modifikasi struktur

coumestrol aktif sebagai ligan atau tidak aktif. Jika hasil analisis desain

modifikasi struktur coumestrol adalah ligan aktif maka akan dilanjutkan dengan analisis diskoneksi. Tetapi jika ligan inaktif, maka prosedur diulang dari preparasi desain modifikasi struktur coumestrol hingga didapatkan ligan aktif dari desain modifikasi struktur coumestrol. Pose dari desain modifikasi struktur coumestrol di visualisasi secara virtual menggunakan PyMOL1.7.2.1 (Lill dan Danielson, 2011).

(23)

2.3.4. Tata Cara Analisis Hasil

Analisis hasil dilakukan dengan menguji lima pose hasil penambatan menggunakan aplikasi statistik R versi 3.2.1 (R Foundation, 2015) dengan protokol post docking analysis oleh Istyastono (2015). Luaran yang diperoleh berupa bitstring yang akan menunjukkan aktif tidaknya suatu pose. Dengan taraf kepercayaan 95%, data bitstring diolah untuk menentukan apakah senyawa uji aktif sebagai ligan pada REα.

Visualisasi pose dengan PyMOL1.7.2.1. (Lill dan Danielson, 2011) dilakukan dengan memilih pose dengan kriteria:

1. Pose dengan bitstring 320 aktif dan skor ChemPLP terendah 2. Pose dengan skor ChemPLP terendah

3. Tidak ada pose yang aktif pada bitstring 320, sehingga dipilih pose dengan ChemPLP terendah saja.

Tabel II. PLIF bitstring penting dalam decision tree (Istyastono, 2015) No. bitstring Residu Tipe Interaksi

320 GLY420 Ikatan hidrogen (protein sebagai akseptor) 242 ARG394 Ikatan hidrogen (protein sebagai donor) 117 GLU353 Ikatan hidrogen (protein sebagai akseptor) 411 GLY521 Ikatan hidrogen (protein sebagai akseptor) 473 CYS530 Ikatan hidrogen (protein sebagai donor) 105 ASP351 Ikatan elektrostatik (protein sebagai anion) 201 LEU387 Ikatan hidrogen (protein sebagai akseptor)

470 CYS530 Interaksi nonpolar

170 TRP383 Aromatik muka-muka (face to face) 171 TRP383 Aromatik sisi-muka (edge to face)

323 MET421 Interaksi nonpolar

2.3.5. Analisis diskoneksi dan penentuan jalur sintesis

Analisis diskoneksi dilakukan terhadap desain modifikasi struktur

coumestrol yang telah terbukti sebagai ligan aktif pada REα sampai

(24)

database Sigma Aldrich kemudian disusun rute sintesisnya berdasarkan starting material yang tersedia tersebut.

Gambar 4. Alur tahapan prosedur

3. Hasil dan Pembahasan

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan desain modifikasi struktur

coumestrol yang aktif sebagai ligan pada REα berdasarkan protokol penambatan

PVBS yang telah divalidasi oleh Setiawati et al. (2014) dan dilanjutkan dengan

post docking analysis berdasarkan penelitian Istyastono (2015) serta mengetahui

jalur sintesis dari desain modifikasi struktur coumestrol.

Berdasarkan hasil inspeksi visual dari senyawa coumestrol hasil penelitian Felicia (2015), peneliti mendapatkan 22 desain modifikasi struktur

coumestrol pada Gambar 5 dan Gambar 6.

Inspeksi Visual

Desain senyawa modifikasi coumestrol

Penambatan senyawa modifikasi coumestrol

Post docking analysis menggunakan decision tree

Inaktif Aktif

(25)
(26)
(27)

Tabel III. Nama IUPAC dua puluh dua desain modifikasi struktur coumestrol

Kode Nama IUPAC

Coumestrol_A 6-hydroxy-2-(4-hydroxyphenyl)-1-benzofuran-3-carboxylic acid Coumestrol_B 6-hydroxy-2-(4-hydroxyphenyl)-1-benzofuran-3-carboxamide Coumestrol_C 5-(4-hydroxybenzoyloxy)-9-oxo-8,17-dioxatetracyclo heptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-14-yl 4-hydroxybenzoate Coumestrol_D 14-(4-aminobenzoyloxy)-9-oxo-8,17-dioxatetracyclo heptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-5-yl 4-aminobenzoate Coumestrol_E 5-[(methylcarbamoyl)oxy]-9-oxo-8,17-dioxatetracyclo heptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-14-yl N-methylcarbamate Coumestrol_F 14-[(2-hydroxyacetyl)oxy]-9-oxo-8,17-dioxatetracycloheptade ca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-5-yl 2-hydroxyacetate Coumestrol_G 5,14-bis(3-hydroxy-4-methoxyphenoxy)-8,17-dioxatetracyclo heptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-9-one Coumestrol_H 5,14-bis(4-hydroxyphenoxy)-8,17-dioxatetracyclo heptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-9-one Coumestrol_I 5,14-bis({[1,1'-biphenyl]-5-loxy})-8,17-dioxatetracyclo heptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-9-one Coumestrol_J 5,14-bis(4-aminophenoxy)-8,17-dioxatetracyclo heptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-9-one Coumestrol_K 5,14-bis(4-amino-3-methoxyphenoxy)-8,17-dioxatetracyclo heptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-9-one Coumestrol_L 5,14-bis(3-hydroxy-2-methylphenoxy)-8,17-dioxatetracyclo heptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-9-one Coumestrol_M 9-oxo-5-(2,3,4-trihydroxybenzoyloxy)-8,17-dioxatetracyclo heptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-14-yl 2,3,4-trihydroxybenzoate Coumestrol_N 5,14-bis(3,4-diaminophenoxy)-8,17-dioxatetracyclo heptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-9-one Coumestrol_O 5,14-bis(3,4-diamino-2-methylphenoxy)-8,17-dioxatetracyclo heptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-9-one Coumestrol_P 5,14-bis(3,4-diamino-5-methylphenoxy)-8,17-dioxatetracyclo heptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-9-one

(28)

Kode Nama IUPAC

Coumestrol_Q 5,14-bis(4-amino-3-methylphenoxy)-8,17-dioxatetracyclo ]he

ptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-9-one Coumestrol_S 5,14-bis(4-hydroxy-3-methoxyphenoxy)-8,17-dioxatetracyclo heptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-9-one Coumestrol_T 5,14-bis(3,4-dihydroxyphenoxy)-8,17-dioxatetracyclo heptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-9-one Coumestrol_U 5,14-bis(4-hydroxy-2-methylphenoxy)-8,17-dioxatetracyclo heptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-9-one Coumestrol_V 5-(4-amino-3-hydroxybenzoyloxy)-9-oxo-8,17-dioxatetracyclo heptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-14-yl 4-amino-3-hydroxybenzoate

Dua puluh dua desain modifikasi struktur coumestrol tersebut ditambatkan berdasarkan protokol PVBS yang telah divalidasi oleh Setiawati et

al. (2014) dan dilanjutkan dengan post docking analysis berdasarkan penelitian

Istyastono (2015) dan didapatkan skor ChemPLP serta informasi mengenai

bitstring yang aktif seperti pada Tabel IV. Berdasarkan hasil dari post docking analysis dengan taraf kepercayaan 95% maka diperoleh tiga desain modifikasi

struktur coumestrol yang merupakan ligan aktif terhadap REα yaitu desain modifikasi dengan kode Coumestrol_T, Coumestrol_U dan Coumestrol_V. Desain modifikasi dengan kode Coumestrol_T, Coumestrol_U dan Coumestrol_V memiliki skor ChemPLP terendah dari lima replikasi berturut-turut yaitu -108,653; -115,007 dan -85, 6117. Selanjutnya dapat dilihat alur decision tree dari ketiga desain modifikasi struktur tersebut seperti pada Gambar 7, ketiga desain modifikasi tersebut memiliki alur decision tree yang sama.

(29)

Tabel IV. Hasil penambatan desain modifikasi struktur coumestrol

*Ket: 1 = Aktif, 0 = Tidak aktif Kode Bitstring Ket. 3 2 0 2 4 2 1 1 7 4 1 1 4 7 3 1 0 5 2 0 1 4 7 0 1 7 0 1 7 1 3 2 3 Coumestrol_A 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 Inaktif Coumestrol_B 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 Inaktif Coumestrol_C 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 Inaktif Coumestrol_D 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 Inaktif Coumestrol_E 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 Inaktif Coumestrol_F 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 Inaktif Coumestrol_G 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 Inaktif Coumestrol_H 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 0 Inaktif Coumestrol_I 0 0 1 0 0 0 0 1 0 1 1 Inaktif Coumestrol_J 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 Inaktif Coumestrol_K 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 Inaktif Coumestrol_L 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 Inaktif Coumestrol_M 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 Inaktif Coumestrol_N 0 0 1 0 0 0 1 0 0 1 0 Inaktif Coumestrol_O 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 Inaktif Coumestrol_P 0 0 1 0 0 0 0 1 0 1 0 Inaktif Coumestrol_Q 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 Inaktif Coumestrol_R 0 0 1 0 0 0 1 0 0 1 0 Inaktif Coumestrol_S 0 0 1 0 0 0 1 0 0 1 0 Inaktif Coumestrol_T 0 1 1 0 0 0 1 0 0 1 0 Aktif Coumestrol_U 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 Aktif Coumestrol_V 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 Aktif

(30)

Berikut adalah gambar alur decision tree dari desain modifikasi kode Coumestrol_T, Coumestrol_U dan Coumestrol_V.

Gambar 7. Alur decision tree desain modifikasi coumestrol kode Coumestrol_T (warna hijau), Coumestrol_U (warna merah), Coumestrol_V (warna biru)

Hasil dari penambatan tiga desain modifikasi struktur coumestrol yang aktif dilanjutkan dengan melihat visualisasi pose lima replikasi desain modifikasi struktur coumestrol dalam kantung ikatan REα dengan menggunakan PyMOL 1.7.2.1. Lima replikasi desain modifikasi kode Coumestrol_T pada Gambar 8A berikatan dengan asam amino ARG394, GLU353, TRP383 dan LEU387. Interaksi yang terjadi berupa ikatan hidrogen dengan ARG394 dimana protein bertindak sebagai donor atom hidrogen, ikatan hidrogen dengan LEU387 dan GLU353 dimana protein bertindak sebagai akseptor atom hidrogen dan ikatan aromatis edge to face pada TRP383 serta berikatan secara non polar dengan

(31)

berikatan dengan asam amino ARG394, TRP383, LEU387 dan LEU536. Interaksi yang terjadi berupa ikatan hidrogen dengan ARG394 dimana protein bertindak sebagai donor atom hidrogen, dan ikatan hidrogen dengan LEU387 dan LEU536 dimana protein bertindak sebagai akseptor atom hidrogen dan ikatan aromatis edge to face pada TRP383 serta ikatan non polar dengan LEU387, LEU536 dan TRP383. Lima replikasi desain modifikasi kode Coumestrol_V pada Gambar 10A berikatan dengan asam amino ARG394, TRP383, PHE404, LEU387 dan LEU525. Interaksi yang terjadi berupa ikatan hidrogen dengan ARG394 dimana protein bertindak sebagai donor atom hidrogen, dan ikatan hidrogen dengan PHE404, LEU387 dan LEU525 dimana protein bertindak sebagai akseptor atom hidrogen dan ikatan aromatis edge to face pada TRP383 dan PHE404, serta berikatan secara non polar dengan LEU387, LEU525, PHE404. Skor ChemPLP lima replikasi desain modifikasi Coumestrol_T, Coumestrol_U dan Coumestrol_V terdapat pada tabel V, kemudian dipilih satu pose yang memiliki skor ChemPLP terendah dari lima replikasi tersebut.

Tabel V. Skor ChemPLP lima replikasi desain modifikasi Coumestrol_T, Coumestrol_U dan Coumestrol_V

Replikasi Skor ChemPLP

Coumestrol_T Coumestrol_U Coumestrol_V

1 -108,442 -115,007 -85,5538

2 -108,595 -114,961 -85,569

3 -108,619 -114,731 -85,3879

4 -108,653 -114,799 -85,5768

(32)

(A) (B)

Gambar 8. (A) Pose dari lima replikasi desain modifikasi kode Coumestrol_T (B) Pose dari desain modifikasi replikasi ke-4 kode Coumestrol_T yang

memiliki skor ChemPLP terendah

(A) (B)

Gambar 9. (A) Pose dari lima replikasi desain modifikasi kode Coumestrol_U (B) Pose dari desain modifikasi replikasi ke-1 kode Coumestrol_U yang

memiliki skor ChemPLP terendah LEU536 LEU536 TRP383 TRP383 LEU387 ARG394 ARG394 LEU387 ARG394 LEU387 GLU353 TRP383 ARG394 LEU387 TRP383 GLU353

(33)

(A) (B)

Gambar 10. (A) Pose dari lima replikasi desain modifikasi kode Coumestrol_V (B) Pose dari desain modifikasi replikasi ke-5 kode Coumestrol_V yang memiliki

skor ChemPLP terendah

Desain modifikasi dengan kode Coumestrol_T, Coumestrol_U dan Coumestrol_V tersebut dilanjutkan dengan melakukan analisis diskoneksi. Dari hasil analisis diskoneksi desain modifikasi Coumestrol_T didapatkan starting

material berupa senyawa coumestrol dan 4-chlorocatechol seperti pada Gambar

11. Hasil analisis diskoneksi desain modifikasi Coumestrol_U didapatkan

starting material berupa senyawa coumestrol dan 4-chloro-3-methylphenol yang

ditunjukkan pada Gambar 12. Hasil analisis diskoneksi desain modifikasi Coumestrol_V didapatkan starting material berupa senyawa coumestrol dan 4-amino-3-hydroxybenzoic acid yang ditunjukkan pada Gambar 13.

ARG394 LEU387 TRP383 LEU525 PHE404 ARG394 LEU387 TRP383 LEU525 PHE404

(34)

Gambar 11. Analisis diskoneksi desain modifikasi kode Coumestrol_T

Gambar 12. Analisis diskoneksi desain modifikasi kode Coumestrol_U

Gambar 13. Analisis diskoneksi desain modifikasi kode Coumestrol_V Selanjutnya dilakukan pembuatan usulan sintesis pembentukan desain modifikasi kode Coumestrol_T, Coumestrol_U dan Coumestrol_V. Usulan sintesis desain modifikasi struktur Coumestrol_T dan Coumestrol_U menggunakan katalis NaOH dengan reaksi substitusi nukleofilik aromatis,

Coumestrol 4-chlorocatechol Coumestrol_T 4-chloro-3-methylphenol Coumestrol Coumestrol_V Coumestrol 4-amino-3-hydroxybenzoic acid Coumestrol_U

(35)

reaksi esterifikasi. Berikut adalah usulan mekanisme reaksi dari desain modifikasi kode Coumestrol_T (Gambar 14), Coumestrol_U (Gambar 15) dan Coumestrol_V (Gambar 16).

Gambar 14. Usulan mekanisme reaksi sintesis desain modifikasi Coumestrol_T

Gambar 15. Usulan mekanisme reaksi sintesis desain modifikasi Coumestrol_U

Coumestrol 4-chlorocatechol Coumestrol_T Coumestrol_T 4-chloro-3-methylphenol Coumestrol Coumestrol_U Coumestrol_U

(36)

Gambar 16. Usulan mekanisme reaksi sintesis desain modifikasi Coumestrol_V

Kesimpulan

Berdasarkan protokol penambatan PVBS yang telah divalidasi oleh Setiawati et al. (2014) dan dilanjutkan dengan post docking analysis oleh Istyastono (2015), diperoleh tiga desain modifikasi struktur coumestrol yang aktif sebagai ligan pada REα, yaitu desain modifikasi dengan kode Coumestrol_T

Coumestrol_V

Coumestrol_V

Coumestrol

(37)

11(16),12,14-heptaen-9-one), Coumestrol_U (5,14-bis(4-hydroxy-2-methyl

phenoxy)-8,17-dioxatetracycloheptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-9-one) dan Coumestrol_V (5-(4-amino-3-hydroxybenzoyloxy)-9-oxo-8, 17-dioxatetracycloheptadeca-1(10),2(7),3,5,11(16),12,14-heptaen-14-yl-4-amino

-3-hydroxybenzoate). Berdasarkan analisis diskoneksi Coumestrol_T dan

Coumestrol_U dapat diusulkan jalur sintesisnya dengan mekanisme reaksi substitusi nukleofilik aromatis sedangkan Coumestrol_V dapat diusulkan jalur sintesisnya dengan mekanisme reaksi esterifikasi.

(38)

Daftar Pustaka

American Cancer Society, 2014, Breast Cancer, American Cancer Society, USA. Angelopoulos, N., Barbounis, V., Livadas, S., Kaltsas, D., dan Tolis, G., 2004,

Effect of Estrogen Deprivation due to Breast Cancer Treatment,

Endocrine-Related Cancer, 11 : 523-535.

Anita, Y., Radifar, M., Kardono, L. B. S., Hanafi, M., and Istyastono, E. P., 2012, Structured-Based Design of Eugenol Analogs as Potential Estrogen Receptor Antagonists, Bioinformation, 8 (19), 901 – 906.

Brink, T. T., dan Exner, T. E., 2009, Influence of Protonation, Tautomeric, and Stereoisomeric States on Protein-ligand Docking Result, Journal of

Chemical Information and Modeling, 55 (9), 1962 – 1972.

Felicia, 2015, Uji In Silico Senyawa Coumestrol sebagai Ligan Reseptor Estrogen Alfa, Skripsi, hal 13 – 15.

Istyastono, E. P., 2015, Employing Recursive Partition and Regression Tree Method to Increase The Quality of Structure-based Virtual Screening in The Estrogen Receptor Alpha Ligands Identification, Asian Journal of

Pharmaceutical and Clinical Research, 8 (6), 207 – 210.

Istyastono, E. P., Anita, Y., and Sundowo, A., 2015, Computer-aided Structure-based Design of 3,3’-Diallyl-[1,1’-biphenyl]-4,4’ diol Analogs of Eugenol as Potential Ligands for Estrogen Receptor Alpha, 3rd

International Conference on Computation for Science and Technology,

pp. 1 – 3.

Korb, O., Stutzle, T., dan Exner, T.E., 2009, Empirical Scoring Function for Advanced Protein-ligand Docking with PLANTS, Journal of Chemical

Information and Modeling, 49 (1), 84-98.

Lill, M. A., dan Danielson, M. L., 2011, Computer-aided Drug Design Platform Using PyMOL, Journal of Computer-Aided Molecuular Design, 25 (1), 13 – 19.

R Foundation, 2015, R 3.2.1 is released, http://www.r-statistics.com/ diakses tanggal 15 Januari 2016.

Radifar, M., Yuniarti, N., dan Istyastono, E. P., 2013, PyPLIF : Phyton-based Protein Ligand Interaction Fingerprinting, Bioinformation, 9 (6), 325-328.

Ruddon, R. W., 2007, Cancer Biology, 4thEdition, Oxford University Press, New

York, p. 4.

Setiawati, A., Riswanto, F. D. O., Yuliani, S. H., dan Istyastono, E. P., 2014, Retrospective Validation of A Structure-based Virtual Screening Protocol to Identify Ligands for Estrogen Receptor Alpha and Its

(39)

This, P., A De la Rochefordiere, Clough, K., Fourquet, A., Magdelenat, H., 2001, Phytoestrogen After Breast Cancer, Endocrine-Related Cancer,

8:129-134.

World Health Organization, 2015, World Health Organization,

http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs297/en/, diakses pada tanggal 11 Januari 2015.

World Health Organization, 2014, World Health Organization, http://www.who.int/nmh/countries/idn_en.pdf, diakses pada tanggal 11 Januari 2015.

(40)
(41)

Lampiran 1. Desain modifikasi struktur coumestrol kode T pada BKChem0.13.0

Lampiran 2. Penambahan atom hidrogen pada pH 7.4 dan generate 3D desain modifikasi struktur coumestrol dengan Open Babel

(42)

Lampiran 3. Perintah penambatan berupa file shell script dengan nama file comline.sh

(43)

Lampiran 5. Upload file script dan struktur 3D modifikasi struktur kode Coumestrol_T ke server

(44)
(45)

Lampiran 8. Download luaran hasil dari penambatan pada PLANTS1.2

(46)

Lampiran 10. Visualisasi desain modifikasi kode Coumestrol_T dengan PyMOL1.7.2.1

10.1. Membuka file Data_R.csv untuk melihat ikatan dengan bitstring penting serta memilih satu replikasi dengan skor ChemPLP terendah

(47)
(48)
(49)

10.5. Seleksi pemilihan residu asam amino yang berikatan dengan desain modifikasi kode Coumestrol_T

(50)

BIOGRAFI PENULIS

Penulis skripsi berjudul “Desain Teoretis Berbantukan Komputer Modifikasi Struktur Coumestrol sebagai Ligan Reseptor Estrogen Alfa” bernama Gabriela Aveline Delinda Johannes. Lahir di Bandung pada tanggal 23 April 1994 dari pasangan William Frietz Jorenzo Johannes dan Bernadetha Usdikawati sebagai anak ketiga dari tiga bersaudara. Penulis menempuh pendidikan formal yang dimulai dari TK Dwisakti (1998-2000), SD Maria Bintang Laut (2000-2002), SDK Santo Yoseph 2 (2002-2006), SMPN 7 Denpasar (2006-2009), SMAN 3 Denpasar (2009-2012). Penulis melanjutkan pendidikan strata satu di Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Dalam masa kuliah penulis aktif dalam kegiatan Herbal Garden Team (2012-2013), Komunitas Paingan (2012-2013), Desa Mitra IV (2012), Photostory (2012), Panitia Paskah Universitas Sanata Dharma Kampus 3 (2013-2014), Asisten Dosen dalam Praktikum Farmasi Fisika (2015). Penulis juga mengikuti kegiatan Latihan Kepemimpinan (2012) dan menjadi anggota dalam PKM-M “Kereta Pengingat Anak Pendekar YKAKJ” yang didanai oleh DIKTI (2015).

Gambar

Tabel I. Data aktivitas bitstring penting senyawa coumestrol................. 3 Tabel II
Gambar 15. Usulan mekanisme reaksi sintesis desain modifikasi
Gambar 1. Coumestrol
Gambar 3. Hasil post docking analysis senyawa coumestrol menggunakan decision tree (Felicia, 2015)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Pertentangan diantara kubu yang mempertahankan tradisi gereja yang lama dan mereka yang menginginkan gaya kontemporer sebagai bagian dari k ep ekaan gereja melihat

23 PEMANFAATAN PROGRAM GEOGEBRA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN PADA POKOK BAHASAN SEGITIGA DITINJAU DARI HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII. Adi

Data diperoleh dari nilai awal ( pretest ) sebelum perlakuan dan nilai akhir ( posttest ) setelah diberika perlakuan. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis

Pihak pemilik distro clothing khususnya untuk brand retail apparel distro clothing , penelitian ini diharapkan bermanfaat untuk menguji pengaruh antara consumer shopping

TEI RETLXCTION OT ROB'RT TOI'IS STEr'ENSON'S IIIE.. s',' 'nitunuaqIMb

Tebal geram ekuivalen (untuk proses gerinda) adalah tebal suatu pita material fiktif yang diumpamakan mengalir keluar dengan kecepatan yang sama dengan kecepatan

[r]

[r]