BUPATI
ACEH TENGGARA
PERATURAN BUPATI ACEH TENGGARANOMOR:
ll
TAHUN 2012 TENTAilGPENJUALAN KENDARAAN DINAS
MILIK
PEMERINTAH KABUPATEN ACEH TENGGARADE]UGAN RA}IMAT TUHAN
YAilG
MAHA ESAMenimbang
:
a.b.
Mengingat
:
1.BUPATI ACEH TENGGARA
bahwa dalam rangka melaksanakan Peraturan Mentri Dalam
Negeri
Tahun
Nomor17
Tahun
20A7tentang
PengelolaanBarang
Milik
Daerah
perlu
dilakukan pengaturan tentangPenjualan Kendaraan Dinas di Kabupaten Aceh Tenggara ;
bahwa
untuk
maksuddi
atas
perlu ditetapkan dalam suatu Peraturan Bupati.Undang-Undang
Nomor 4
Tahun 1974 tentang PembentukanKabupaten
Aceh
Tenggara
(
LembaranNegara
RepublikIndonesia Tahun 1974 Nomor 32,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 303a);
Undang-Undang
Nomor
L7
Tahun 2003 tentang
KeuanganNegara (Lembaran Negara Republik
Indonesia
Tahun 2003Nomor
47,
Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4286);
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2AA4 tentang Perbendaharaan
Negara (Lembaran Negara Republik
Indonesia
Tahun 2004Nomor 5,
TambahanLembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4355);Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun
2A04Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor
4437) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhirdengan
Undang-UndangNomor
LZ
Tahun 2008
tentangPerubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004
tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan
Keuangan antara Pemerintah Pusat
dan
Pemerintah Daerah(Lembaran Negara Republik
Indonesia
Tahun2004
Nomor126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
44.38 );
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor
82, Tambahan
Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomors234);
2.
4.
Menetapkan
7.
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor5?3il;
8.
Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 1971 tentang PenjualanKendaraan Perorangan Dinas Milik Negara (Lembaran Negara
Republik Indonesia
Tahun
t97t
Nomor
59,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2967);9.
Peraturan Pemerintah
Nomor
58
Tahun
2005
tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara RepublikIndonesia
Tahun 2005 Nomor 140,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);10.
Peraturan
Pemerintah
Nomor
6
Tahun
2006
tentangPengelolaan Barang Milik Negara
/
Daerah (Lembaran NegaraRepublik Indonesia
Tahun
2006
Nomor
20,
TambahanLembaran
Negara
Republik Indonesia
Nomor
4609, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor38 Tahun 2008 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah
Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara
/
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008Nomor
78,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4855);11.
Peraturan Pemerintah
Nomor
38
Tahun
2007
tentang Pembagian Urusan Pemerintah Antara Pemerintah, PemerintahDaerah Provinsi
dan
Pemerintah Daerah Kabupaten/
kota(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2407 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);
12. Keputusan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang
/
lasa Pemerintah;13. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 49 Tahun 2001 tentang Sistem Informasi Manajemen Baran$ Daerah;
14. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2004 tentang
Pedoman Penilaian Barang Daerah;
15. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2007 tentang
Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah;
16. Qanun Kabupaten Aceh Tenggara Nomor 2 Tahun 2008 tentang
Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Aceh Tenggara Nomor 2 Tahun 2008);
17. Qanun Kabupaten Aceh Tenggara Nomor 3 Tahun 2011 tentang
APBK Aceh Tenggara Tahun 20L2; MEMUTUSKAN
:
PERATUMN BUPATI TENTANG PENJUALAN KENDARMN DINASMIUK PEMERINTAH KABUPATEN ACEH TENGGAM.
BAB
I
KETENTUAN UMUM Pasal 1
Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan :
Daerah adalah Kabupaten Aceh Tenggara;
Pemerintah Daemh adalah Pemerinfah Kabupaten Aceh Tenggara; Bupati adalah Bupati Kabupaten Aceh Tenggara;
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten yang selanjutnya di sebut DPRK adalah Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tenggara;
Pengelola Barang Milik Daerah yang selanjutnya disebut Pengelola adalah Sekretaris
Daerah
yang
merupakan Pejabatyang
berwenangdan
bertanggung jawabmelakukan koordinasi pengelolaan barang milik daerah ;
1. 2. 3. 4. 5.
d.
6.
Dinas Pengelolaan Keuangandan Aset
Daerah adalahsatuan
Perangkat KerjaKabupaten yang bertugas -dan diberi kewenangan dan bertanggung jawab sebagai
pembantu penfielolaan Barang (pPB)
dan
Pusat Informasi Barang Milik Daerah(PIBMD) sefta "beftanggung jav,iab mengkoordinir penyelenggaraan pengelolaan barang milik daerah;
7.
eengg-una Barang Milik daerah yang selanjutnya disebut pengguna adalah peiabatpemegang kewenangan penggunaan barang milik daerah;
g.
barun!,iitir
daerah-adalah-iemua barang yang dibeli atau yang diperoleh atasBeban Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten atau Perolehan Lainya yang sah;
g.
pemindahtanganan adalah pengalihan kepemilikan Barangmilik
daerah sebagaitindak lanjut
da6
penghapusan-dengan cara dijual, dipertukarkan, dihibahkan ataudisertakan modal Pemerintahan;
10. penjualan kendaraan Dinas adalah pengalihan kepemilikan barang daerah kepada
pihik
lain dengan menerima penggatian dalam bentuk uang;ll.kendaraan
Dinas adalah Kendaraan Milik Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara/Baik roda 2 (dua), roda 4 (empat) atau lebih;
12. Kendaraan Peroiangan adalah Kendaraan Dinas
yang
perorangandinas
yangdipergunakan oleh Pejabat Negara dan Pimpinan DPRK;
13. Kendiraan Dinas operasional lapangan/khusus adalah adalah kendaraan yang
dipergunakan untuk melayani kepentingan umum;
14.Kendiraan
Dinas
Operasional Perkantoranadalah
kendaraan
Dinas
yangdipergunakan oleh Pegawai Negeri sipil dalam melaksanakan kelancaran tugas pada
unit kerja;
15.Kendarjan pool adalah kendaraan kendaraan dinas operasional yang diusulkan oleh
unit kerja dan selanjutnya ditetapkan oleh Bupati;
16.Inventarisasi adalah kegiatan untuk melakukan perhitungan, pencatatan data dan
pelaporan Barang Daerah;
17. penilaian adalah suatu proses kegiatan pemilihan yang selektif didasarkan pada
data/ Fakta yang objektif dan relevan dengan menggunakan metode teknis tertentu untuk memperoleh nilai barang milik daerah;
18. penghapusan adalah tindakan menghapus barang milik daerah dari daftar barang
dengan menerbitkan
surat
keputusandari
pejabat berwenanguntuk
tanggungjawab administrasi dan fisik atas barang yang berbeda dalam penguasaannya;
19. Perubahan status Hukum adalah setiap perbuatan/ tindakan hukum dari Pemerintah
Daerah yang mengakibatkan terjadinya perubahan status pemilikan/ penguasaan
atas barang Daerah;
20.BPKB adalah Buku Kepemilikan kendaraan Bermotor yang dikeluarkan oleh pejabat
yang berwenang sebagai buKi kepemilikan kendaraan;
21.STNK adalah Surat Tanda Nomor Kendaraan yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang atas Kendaraan Dinas;
22. Pemeliharaan adalah kegiatan atau tindakan yang dilakukakn agar semua kendaraan
dinas selalu dalam keadaan baik dan siap digunakan secara berdaya guna dan berhasil guna;
23. Biaya Operasional adalah biaya yang digunakan untuk mendukung beroperasinya suatu kendaraan;
24.Kas Daerah adalah Bank Aceh (BPD) Cabang Kutacane.
BAB
II
JENIS KEI{DARAAN DINAS Pasa! 2
Kendaraan Dinas dibagi atas 2 (dua) yaitu:
(1)
Kendaraan Perorangan Dinas;(2)
Kendaraan Dinas Operasional terdiri dari:a. Kendaraan Dinas Operasional
b. Kendaraan Dinas Opersional Khusus/Lapangan.
Pasal 3
(1)Kendaraan perorangan Dinas sebagaimana dimaksud dengan Pasal 2 angka 1:
a. Kendaraan Dinas yang dipergunakan untuk pelaksanaan tttgas Bupati dan Wakil
b. Kenderaan Dinas yang dipergunakan untuk pelaksanaan tugas Ketua dan Para
Wakil Ketua Dewan Penryakilan Raicyat Kabupaten Aceh Tenggara
(2) Kendaraan Dinas Operasional sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 angka 2, huruf
a.
merupakan kendaraan dinasyang
diperlukanoleh
uniVsatuankerja
untuk melaksanakantugas pokok
sehari-harisecara
rutin dan
digunakan secara bersamaan atau bergantian berupa Sedan, Mini Bus, Jeep, Station Wagon, Pick Updan Sepeda Motor, Scooter;
(3) Kendaraan Dinas Operasional Khusus/ Lapangan sebagaimana dimaksud dalam
Pasal
2
angka2
hurufb,
merupakan kendaraan dinas yang dipergunakan untuk tugas lapangan yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi sesuai kebutuhandan kondisi lapangan berupa Mobil Ambulans, Mobil Pemadam Kebakaran, Mobil Resque, Bus, Mikro Bus, Sepeda Motor roda 3, Truck, Mobil Box, Alat-alat berat, Pesawat dan Kendaraan di atas air.
BAB
III
SYARAT.SYARAT PENJUALAN KEN DARAAN DINAS
Bagian Peftarna
Kendaraan Perorangan Dinas
Paragraf 1
Persyaratan Teknis
Pasal 4
(1) Kendaraan Perorangan Dinas yang dapat dijual adalah:
a.
Kendaraan Dinas yang sudah dipergunakan oleh Bupati dan Wakil Bupati selama5
(lima) tahun atau
lebih,
sudahada
penggantidan tidak
mengganggu kelancaran pelaksanaan tugas;b. Kenderaan Dinas yang dipergunakan untuk pelaksanaan tugas Ketua dan Para
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tenggara selama 5
(lima) tahun atau lebih, sudah ada pengganti dan tidak mengganggu kelancaran pelaksanaan tugas;
(2) Yang berhak membeli kendaraan perorangan dinas sebagaimana dimaksud pada
ayat
(1)
adalah Bupati dan Wakil Bupati yang telah mempunyai masa jabatan 5(lima) tahun atau lebih dan belum pernah membeli kendaraan perorangan dinas dari Pemerintah Daerah;
(3) Kesempatan untuk membeli kendaraan sebagaimana dimaksud pada
ayat
(1) hanya 1 (satu) kali dalam tenggang waktu 10 ( sepuluh) tahun ;Paragraf 2
Persyaratan
Administratif
Pasal 5Persyaratan administratif yang harus dipenuhi untuk penjualan kendaraan perorangan dinas:
(1) Berdasar Surat Keputusan yaitu :
a. Keputusan pengangkatan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tenggara;
b. Keputusan pengangkatan sebagai Ketua dan para Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tenggara;
(2)
Surat
pernyataanbelum
pernah membeli kendaraan perorangandinas
dalamtenggang waktu 10 (sepuluh) tahun; ,
(3) Berita Acara hasil penelitian Panitia Penjualan.
Bagian kedua
Kendaraan Dinas Operasional Paragraf 1
Persyaratan Teknis
Pasal 6
(1) Penjulan kendaraan Dinas Operasional dilakukan melalui pelelangan umum atau terbatas;
(2) Kendaraan Dinas Operasional yang dapat dijual adalah kendaraan dinas yang sudah
berumur
8
(tahun) yang karena rusak atau tidak efesien lagi bagi keperluan dinas,sudah ada kendaraan pengganti
dan
tidak mengganggu kelancaran pelaksanaan tugas;..r*
(3)yang
'
- berhak membeli kendaraan Dinas Operasional sebagaimana dimaKud padaayaf
(1)
adalah Pegawai Negeri sipil, Ketua dan WakilKetua
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten;(4) Kesempatan untuk membeli kendaraan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) hanya
1 (satu) kali dalam tenggang waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir.
Paragraf 2
Persy.
t"Tljdm
i nistratif
persyaratan administratif
yang
harus
dipenuhiuntuk
penjualan kendaraan dinas operasional:(t)
Keputusan pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negerl Sipil dan Surat Keputusan Pangkat terakhir;(2)Telah mempunyai masa kerja minimal 10
(
sepuluh)
tahun dan telah mengabdi pada Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara selama 5 (lima) tahun atau lebih;(3) Ketua dan Wakil
Ketua
DPRK yang mempunyai masa baKi 5 (lima) tahun yang di buktikan dengan keputusan pengangkatan sebagai anggota DPRK;(4)
Surat
pernyataanbelum
pernah membeli
kendaraandinas
operasional dankendaraan dinas operasional khusus dalam tenggang
waKu
10(sepuluh)
tahunterakhir bagi PNS, Ketua dan Wakil ketua DPRK;
(5) Berita Acara hasil penelitian Panitia Penjualan.
Bagian
ketiga
Kendaraan Dinas Opersional Khusus
Paragraf 1
Persyaratan Teknis
Pasal 8
(1) Penjualan kendaraan dinas operasional khusus dapat dilakukan
melalui
pelelanganterbatas atau pelelangan umum;
(2) Kendaraan Dinas Operasional Khusus yang dapat d'rjual adalah kendaraan dinas
yang sudah berumur 10 (sepuluh) tahun atau lebih, sudah ada pengganti atau tidak
mengganggu kelancaran pelaksanaan tugas;
(3)
Untuk
pelelangan terbatasyang
berhak membeli kendaraan Dinas Operasional Khusus sebagaimana dimaksud pada ayat(1)
adalah Pegawai Negeri Sipil, Ketua dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten;(4) Untuk pelelangan umum berlaku ketentuan yang diatur dalam pelelangan negara.
Paragraf ke 2
Persya
ratan
Administratif
Pasal 9Persyaratan administratif
yang
harusdi
penuhiuntuk
penjualan kendaraan dinas operasional khusus memalui pelelangan terbatas:(1) Pemutusan pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil dan Surat Keputusan perangkat terakhir;
(2)Telah mempunyai masa kerja minimal 10 (sepuluh) tahun dan telah mengabdi pada Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara selama 5 (lima) tahun atau lebih;
(3) Ketua dan Wakil Ketua DPRK yang mempunyai masa BaKi
5
(lima) tahun yangdibuktikan dengan keputusan pengangkatan sebagai anggota DPRK;
(4) Surat peryataan belum pernah membeli kendaraan dinas operasional dan kendaraan
dinas operasional khusus dalam tenggang waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir bagi
PNS, Ketua dan Wakil Ketua DPRK;
(5) Berita Acara Hasil Penelitian Panitia Penjualan.
Pasal 10
Penjualan kendaraan
dinas
melalui
pelelanganUmum
dan
Pelelangan Terbatas dilaksanakan oleh Panitia Pelelangan yang ditetapkan dengan Keputusan Bupati.Pasal 11
Pelaksanaan penjualan kendaraan
dinas
dilakukan setelahdi
hapus
dari
daftanBAE
IV
PENGHAFqJSAN KENMARAAN DINAS
Bagian Kesatuan
Syarat-syarat
PenghaPusan Pasal 12(1)
Kendaraan Perorangan Dinas yang dapat dihapus dari daftar inventaris dan daftar barang milik daerah adalah kendaraan yang telah berumur5
(lima) tahun atauleLrih;
(2)
Kendaraan Dinas Operasional yang dapat dihapuskan dari daftar Inventaris dandaftar
Barangmilik
daerah adalah kendaraanyang
telah
berumur minimal 8(Delapan) tahun atau rusak berat (karena kecelakaan atau force majeure) dengan
kondisi maksimal paling tinggi 30o/o) dan tidak efesien lagi dipergunakan untuk
keperluan dinas;
(3)
Kendaraan Dinas Operasional Khusus/ Lapangan yang dapat dihapuskan dari Daftarinventaris dan daftar barang milik daerah adalah kendaraan yang telah berumur
minimal
10
(sepuluh)tahun
atau
rusakberat
(karena kecelakaanatau
forcemajeure) dengan kondisi maksimal paling
tinggi
30
9o)dan tidak
efesien lagidipergunakan untuk keperluan dinas.
Bagian Kedua
Tata Cara Penghapusan Pasal 13
(1)
Pengguna Barang mengajukan usulan penghapusan kendaraan dinas opersional yang telah memenuhi persyaratan kepada Bupati;(2)
Bupati Menetapkan Panitia Penghapusan Barang Milik Daerah dengan keputusan yang susunan personilnya terdiri dari unsur teknis terkait;(3)
Panitia penghapusan sebagaimana dimaksud padaayat
(2)
bertugas menelit!/memeriksa
kondisikendaraan,
dokumen kepemilikan, administrasi, pengguna,pembiayaan, pemeliharaan/ atau perbaikan maupun data lainnya yang dipandang perlu dan hasil penelitian dituangkan dalam bentuk Berita Acara Untuk disampaikan kepada Pengelola;
(4)
Pengelola mengajukan permohonan persetujuan kepada Bupati untuk selar:jutnyaditetapkan dalam Keputusan tentang penghapusan kendaraan dinas. BAB V
PENJUATAN KENDAR.AAN DINAS
Bagian Kesatu
Kendaraan Perorangan Dinas Pasal 14
(1)
Kendaraan Perorangan Dinas yang telah berumur 5 sanrpai 7 tahun, harga jualnya adalah 40% (empat puluh persen) dari harga umum/ pasaran yang berlaku;(2)
Kendaraan PeroranganDinas
yang telah berumur8
(delapan) tahun atau lebih, harga jumlahnya 20olo (dua puluh persen) dari harga umuml pasaran yang berlaku;(3)
Pelunasan harga penjualan kendaraan perorangan dinas dilaksanakanselambat-lambatnya 1 (satu) tahun;
(4)
Selama belum dilunasi kendaraan perorangan dinas tersebut tetap tercatat sebagai barang inventaris Pemerintah Daerah;(5)
Kepada pembeli dikenakan biaya perbaikan selama1
(satu) tahun terakhir yangharus dibayar lunas sekaligus, sebelum surat Perjanjian Sewa Beli di tandatangani
oleh Pengelola atas nama Bupati;
(6)
Surat perjanjian sewa beli harus memuat :a. Besarnya cicilan bulanan atas harga jual kendaraan dimaksud dengan ketentuan harus sudah di lunasi selambat-lambatnya dalam jangka waktu 1 (satu) tahun;
b. Balik nama atas kendaraan tersebut dapat dilaksanakan apabila pembayaran
telah di lunasi.
(7)
Hargajual
dan
biaya
perbaikan selama1
(satu) tahun terakhir
menipakan penerimaan pemerintah daerah dan harus disetor ke Kas Daerah;(B)
Selelah harga jual kendaraan perorangan dinas clilunasi, maka cli keluarkan Keputusan Walikota yanq menetapkan :a. Pelepasan
hak
Pemerintah daerahatas
kendaraan perorangan Dinas tesebutkepada Pembelinya;
b. Penghapusan Kendaraan Perorangan Dinas
dari
Buku Inventaris Pemerintah Daerah;(9)
Berdasarkan Keputusan Bupati dimaksudpada
ayat
(8),
pembeli
kendaraanperorangan dinas dapat melakukan Balik Nama Kendaraan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
(10)Bagi Penjabat Pembeli yang tidak dapat memenuhi kewajibannya sesuai dengan
waktu yang telah ditentukan dapat
di
cabut haknya untuk membeli kendaraandimaksud
dan
selanjutnya kendaraan tersebuttetap
menjadimilik
Pemerintah Daerah.Bagian Kedua
l(endaraan Dinas Operasional dan
Kendanaan Dinas Operasional Khusus
Pasal 15
(1)
Kepada
pemakaianyang
sekaligus merupakan
pembeli
kendaraan
dinas operasional, dikenakan perbaikan selama 1 (satu) tahun terakhir dan disetor ke kas daerah;(2)
Dalam hal pembeli bukan merupakan pemakai kendaraan dinas opersional, makabiaya
dibebankankepada Anggaran
PendapatanBelanja
Kabupaten Aceh Tenggara;(3)
Biaya perbaikan dimaksud pada ayat (1) harus dibayar lunas sekaligus kepada saat pelunasan biaya lelang;Harga
jual
kendaraan dinas operasional dan kendaraan dinas operasional khusus adalah perkalian hasil cek fisik instansi berwenang dengan harga pasaran umum; Hasil pelelangan/ penjualan disetor ke Kas Daerah;Setelah harga jual kendaraan dinas operasional atau kendaraan dinas operasional
khusus dilunasi, maka pembeli dapat melakukan balik nama kendaraan tersebut
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
BAB
VI
KETENTUAT{ PEI{UTI'P
'
Pasal 16Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal di undangkan,
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Bupati ini dengan Penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Aceh Tenggara.
Ditetapkan
di
Kutacane
Pada tanggalgl Desember
20tz
(4) (s) (6)
^
BUPATI ACEH TENGGARArr
4,
ffi
-{F
Diundangkan
di
Kuta
ca
n ePada Tanggal &,Desember 20Lz
/
SEKRETARIS DAERAHtfl-xaeuPArEu
AcEH TEilGGA*(
4Gri
Drc,HADIMIN
KARO KAROPembina
TK-I
Nip. 19620405 199303
I
003H. HASANUDDIN.B