BAB III. A. Deskripsi Tindak pidana Penganiayaan yang menyebabkan korban
Teks penuh
Dokumen terkait
Kejadian yang ketiga, pada hari minggu tanggal 05 Juni 2011 sekitar pukul 16.30 WIB korban (Dendi Mahera Als Dendi) berumur 14 tahun, dipanggil oleh terdakwa
Selanjutnya satu jam kemudian saksi korban masuk kedalam rumah untuk mengambil minum dan tanpa sepengetahuan saksi korban, terdakwa mengikuti dari belakang dan
Dalam pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam tindak pidana penganiayaan rumusan deliknya dititik beratkan terhadap akibat yang dialami oleh korban yang dilakukan oleh
27 Oktober 2014 diruang makan Rumah H Samsul Rahman, dimana pada saat itu terdakwa memukul bagian kepala saksi sebanyak 1 kali dengan menggunakan alat yang tidak saksi
Keywords: Compensation; Rape Crime; Child Abstrak Latar Belakang: Perlindungan kepada korban tindak pidana dapat diartikan sebagai perlindungan untuk memperoleh jaminan atau
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kedudukan mediasi penal tindak pidana kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban jiwa dalam sistem peradilan pidana
Bentuk pertanggungjawaban atas tindak pidana KDRT terhadap terdakwa yang menimbulkan penderitaan pada korban KDRT yang dilakukan pelaku kepada korban dalam Putusan Nomor
Dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, pada Pasal 1 dan Pasal 6 dijelaskan bahwa