RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
iKATA PENGANTAR
Ucapan Puji syukur kepada Allah SWT atas rahmat, berkat dan karunia-Nya sehingga Penyusunan Dokumen Rencana Aksi Kegiatan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya tahun 2020-2024 ini dapat terselesaikan.
Penyusunan Rencana Aksi Kegiatan ini bertujuan untuk Meningkatkan Pelayanan Kekarantinaan di pintu masuk Negara dengan menjabarkan tujuan dan sasaran strategis, arah kebijakan dan strategi, target kinerja dan kegiatan.
Sebagai dokumen Rencana Aksi Kegiatan (RAK) pertama untuk tahun RPJMN 2020-2024, kami merasakan dokumen ini masih memiliki banyak kekurangan karena dukungan data yang belum memadai terutama data-data yang digunakan sebagai bahan analisis situasi, prioritas program/ kegiatan, dan upaya rencana aksi. Selanjutnya kedepan akan terus disempurnakan dan disesuaikan dengan perkembangan kegiatan dipintu masuk Negara.Diharapkan program dan kegiatan yang tercantum dalam dokumen RAK tahun 2020-2024 dapat dijadikan dasar dan acuan dalam melaksanakan upaya mencegah masuk keluarnya penyakit di pintu masuk Negara.Rencana Aksi Kegiatan (RAK)Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya Tahun 2020-2024diharapkan dapat digunakan sebagai acuan dalam menyusun Rencana Kerja dan Sasaran Kerja Pegawai di setiap bidang dan bagian serta seksi- seksi yang ada di lingkungan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya.
Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berproses bersama dan mendukung tersusunnya dokumen Rencana Aksi Kegiatan (RAK) Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya Tahun 2020-2024 ini, semoga dokumen ini menjadi dokumen bersama dan dijadikan acuan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya selama periode 5 (Lima) tahun ke depan dan bermanfaat bagi kita semua.
Sidoarjo, 31 Agustus 2020 Kepala kantor,
Dr.dr. H. Lucky Tjahjono, M.Kes
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
ii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... i
DAFTAR ISI ... ii
BAB I PENDAHULUAN ...1
A.
Latar Belakang ...1
B.
Kondisi Umum ...2
C.
Tugas Pokok dan Fungsi KKP ...3
1.
Tugas Pokok ...3
2.
Fungsi ...3
D.
Struktur Organisasi Dan Sumber Daya Manusia ...5
1.
Bagian Tata Usaha ...6
2.
Bidang Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi ...6
3.
Bidang Pengendalian Risiko Lingkungan ...7
4.
Bidang Upaya Kesehatan dan Lintas Wilayah...9
5.
Instalasi ...10
6.
Wilayah Kerja ...10
7.
Kelompok Jabatan Fungsional ...11
E.
Sumber Daya Manusia ...11
F.
Masalah ...12
G.
Tantangan dan Peluang ...12
a.
Tantangan ...12
b.
Peluang ...13
BAB II VISI, MISI, TUJUAN SASARAN, ARAH KEBIJAKAN DAN STRATEGI ...14
A.
Visi dan Misi ...14
B.
Tujuan ...15
C.
Sasaran Strategis ...15
BAB III ARAH KEBIJAKAN, STRATEGI, DAN KERANGKA REGULASI ...16
A.
Strategi ...16
B.
Kerangka regulasi ...16
BAB IV TARGET KINERJA DAN KEGIATAN ...21
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
iii
B.
Kegiatan ...22
1.
Indikator Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan
sesuai standar kekarantinaan kesehatan ...22
2.
Indikator Persentase faktor risiko penyakit di pintu masuk yang dikendalikan
pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan. ...23
3.
Indeks Pengendalian Faktor Risisko di pintu masuk Negara ...24
4.
Nilai Kinerja anggaran ...24
5.
Persentase tingkat kepatuhan penyampaian laporan keuangan ...25
6.
Kinerja implementasi WBK satker ...25
7. Pesentase Peningkatan kapasitas ASN sebanyak 20 JPL ...26
C. Kerangka Pendanaan ...26
Pendanaan Bersumber APBN Tahun 2020-2024 ...27
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
iv
DAFTAR LAMPIRAN
LAMPIRAN I ... 30
PENANGGUNG JAWAB KEGIATAN ... 30
LAMPIRAN II ... 32
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
v
DAFTAR GAMBAR DAN TABEL
Gambar 1.1 Struktur Organisasi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya ... 5
Tabel 4.1 Tujuan Strategis, Sasaran Strategis, dan Indikator Sasaran Strategis RAK Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya Tahun 2020-2024 ... 21 Tabel 4.2 Pendanaan Bersumber APBN Tahun 2020-2024 ... 27
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
1
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Periode tahun 2020-2024 merupakan tahapan terakhir dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005-2025, sehingga merupakan periode pembangunan jangka menengah yang sangat penting dan strategis. RPJMN 2020-2024 akan mempengaruhi pencapaian target pembangunan dalam RPJPN, dimana pendapatan perkapita Indonesia akan mencapai tingkat kesejahteraan setara dengan negara-negara berpenghasilan menengah atas (Upper-Middle Income Country) yang memiliki kondisi infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, serta kesejahteraan rakyat yang lebih baik.
Sejalan dengan Visi Presiden Republik Indonesia Tahun 2020-2024 yaitu Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong - Royong, dimana peningkatan kualitas manusia Indonesia menjadi prioritas utama dengan dukungan pembangunan kesehatan yang terarah, terukur, merata dan berkeadilan. Pembangunan kesehatan bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.
Untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat tersebut, dibutuhkan program kesehatan yang bersifat preventif dan promotif, salah satunya adalah Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P).Berbagai kegiatan dilakukan untuk mendukung tercapainya program pencegahan dan pengendalian penyakit, salah satunya adalah kegiatan upaya kekarantinaan di pintu masuk Negara.
Undang undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional mengamanatkan bahwa Kementerian/Lembaga untuk menyusun Rencana Strategi (Renstra). Selanjutnya merujuk kepada Keputusan Menteri Kesehatan nomor 21 tahun 2020 tentang Rencana Strategik Kementerian Kesehatan Tahun 2020-2024 bahwa tingkat Eselon I menjabarkan dalam Rencana Aksi Program (RAP) dan Eselon II atau satuan kerja menjabarkan ke dalam Rencana Aksi Kegiatan (RAK). Oleh karena itu Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit mempunyai kewajiban untuk menyusun Rencana Aksi Kegiatan (RAK) Tahun 2020 -2024.
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
2
B. Kondisi Umum
Selama 5 tahun periode 2014 – 2019, kinerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya terlaksana dengan baik, hal ini dapat di buktikan dari hasil evaluasi SAKIP ( Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) yang dilakukan oleh tim APIP dari Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan selalu mendapatkan nilai diatas 90 (AA).
Salah satu contoh kinerjanya pada tahun 2019yang merupakan tahun terakhir pelaksanaan RAK tahun 2014 - 2019, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya memiliki 12indikator kinerja, dan semua pelaksanaannya mencapai target yang sudah di tetapkan, bahkan ada 6 indikator yang melebihi target.Sehingga rata-rata capaian indikator kinerjanya sebesar 113,15%.
Pencapaian kinerja output pelaksanaan kegiatan pada Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Tahun 2019 telah mencapai hasil yang cukup memuaskan.
Berdasarkan evaluasi yang dilakukan ada beberapa hal yang harus diperbaiki untuk meningkatkan capaian kinerja di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabayaselanjutnya, antara lain sebagai berikut :
1. Penguatan dalam hal akuntabiltas, meliputi :
a. Meningkatkan pelaksanaan dan evaluasi program kegiatan sesuai tugas dan fungsi masing – masing bidang dan bagian
b. Meningkatkan mutu perencanaan dan menjadikan RAK sebagai acuannya c. Pelaksanaan kegiatan harus sesuai dengan Rencana Penarikan Dana
(RPD) dan Rencana Operasional Kegiatan (ROK) yang telah ditetapkan. d. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat penguna jasa baik eksternal
dan internal
2. Penguatan Jejaring Kerja dan Kemitraan dengan Lintas Program dan Lintas Sektor yang meliputi :
a. Meningkatkan koordinasi pelaksanaan kekarantinaan di bandara dan pelabuhan dengan lintas program dan lintas sektor
b. Meningkatkan Sosialisasi program kegiatan Kantor kepada masyarakat pengguna jasa
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
3
3. Penguatan SDM , meliputi :
a. Memaksimalkan SDM yang ada untuk melaksanakan tugas dan fungsi b. Penempatan SDM sesuai dengan kompetensi berdasarkan analisa beban
kerja.
c. Meningkatkan kompetensi SDM melalui pendidikan dan pelatihan d. Pengembangan karier untuk SDM
4. Penguatan Deteksi Dini di pintu masuk Negara , meliputi :
a. Melengkapi kebutuhan sarana prasarana untuk pelaksanaan kegiatan b. Mereviu dan melengkapi regulasi untuk pelaksanan tugas dan fungsi baik
peraturan perundangan, SOP dan regulasi yang lain
C. Tugas Pokok dan Fungsi KKP 1. Tugas Pokok
Tugas pokok KKP berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2348/MENKES/PER/XI/2011 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor: 356/ MENKES/ PER/IV/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Bab I Pasal 2 adalah melaksanakan pencegahan masuk dan keluarnya penyakit, penyakit potensial wabah, surveilans epidemiologi, kekarantinaan, pengendalian dampak kesehatan lingkungan, pelayanan kesehatan, pengawasan OMKABA serta pengamatan terhadap penyakit baru dan penyakit yang muncul kembali, bioterorisme, unsur biologi, kimia dan pengamanan radiasi di wilayah bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara.
2. Fungsi
Dalam melaksanakan tugas KKP menyelenggarakan fungsi: a. Pelaksanaan kekarantinaan;
b. Pelaksanaan pelayanan kesehatan;
c. Pelaksanaan pengendalian risiko lingkungan di bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;
d. Pelaksanaan pengamatan penyakit, penyakit potensial wabah penyakit baru, dan penyakit yang muncul kembali;
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
4
f. Pelaksanaan sentra/simpul jejaring surveillans epidemiologi sesuai penyakit yang berkaitan dengan lalu lintas nasional, regional, dan internasional;
g. Pelaksanaan, fasilitasi, dan advokasi kesiapsiagaan dan penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan bencana bidang kesehatan, serta kesehatan matra termasuk penyelenggaraan kesehatan haji dan perpindahan penduduk;
h. Pelaksanaan, fasilitasi, dan advokasi kesehatan kerja di lingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;
i. Pelaksanaan pengawasan kesehatan alat angkut dan muatannya;
j. Pelaksanaan pemberian pelayanan kesehatan kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;
k. Pelaksanaan jejaring informasi dan dan teknologi di bidang kesehatan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;
l. Pelaksanaan jejaring kerja dan kemitraan bidang kesehatan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;
m. Pelaksanaan kajian kekarantinaan, pengendalian risiko lingkungan, dan surveillans kesehatan pelabuhan;
n. Pelaksanaan pelatihan teknis bidang kesehatan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
5
D. Struktur Organisasi Dan Sumber Daya Manusia
Struktur organisasi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya dapat dilihat pada gambar 1.1 berikut.
Gambar 1.1
Struktur Organisasi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
WILAYAH KERJA 1. Juanda 2 . Gresik 3. Tuban 4 . Kalianget KEPALA
Dr. dr. H. Lucky Tjahjono, M. Kes
BAGIAN TATA USAHA
SUBBAGIAN PROGRAM & LAPORAN Yanita S, M. Kes
SUBBAGIAN KEUANGAN & UMUM M. AgusWahyudi, M. KL KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL 1.Epidemiologi 2.Entomologi 3.Sanitarian 4.Dokter 5.Perawat
SEKSISANITASI DAN DAMPAK RISIKO LINGKUNGAN Siswanto, ST, M. EPid
SEKSI
PENGENDALIAN VEKTOR DAN BINATANG PENULAR PENYAKIT
Pudjo Suwanto, SKM, M. Kes BIDANG PENGENDALIAN
RESIKO LINGKUNGAN
BIDANG UPAYA KESEHATAN DAN LINTAS WILAYAH dr. Acub Zaenal Amoe, MPH
SEKSIPENCEGAHAN DAN PELAYANAN KESEHATAN
dr. DeniApriani, MM
SEKSI KESEHATAN MATRA DAN LINTAS WILAYAH dr. M. Gesta R. Farmawan BIDANG
PENGENDALIAN KARANTINA DAN SURVEILANSEPIDEMIOLOGI dr. Rofiud Darojat SEKSI PENGENDALIAN KARANTINA Hari Susanto, ST SEKSI SURVEILANS EPIDEMIOLOGI Achmad Faridy Faqih, ST M.Kes
INSTALASI :
1.Klinik Rawat Jalan Kesja & Isolasi 2.OMKABA 3.Lab Air & Limbah 4.Mak Min 5.Lab Rodent 6.Klinik VCT 7.Lab Diagnostik 8.Diklat 9.Logistik
10.Data & Informasi 11.Pemeliharaan 12.Perpus & Arsip 13.Jejaring &Kemitraan
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
6
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya terdiri dari:
1. Bagian Tata Usaha
Mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan penyusunan program, pengelolaan informasi, evaluasi, pelaporan, urusan tata usaha, keuangan, penyelenggaraan pelatihan, kepegawaian, serta perlengkapan dan rumah tangga. Dalam melaksanakan tugas bagian tata usaha menyelenggarakan fungsi :
a. Pelaksanaan koordinasi dan penyusunan program serta pelaporan; b. Pelaksanaan urusan keuangan;
c. Pelaksanaan urusan kepegawaian; d. Pelaksanaan urusan umum;
e. Koordinasi penyiapan pelatihan; Bagian Tata Usaha terdiri dari : a. Subbagian Program dan Laporan;
Mempunyai tugas penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan program, evaluasi, laporan dan informasi
b. Subbagian Keuangan dan Umum;
Mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi, verifikasi, serta mobilisasi dana, tata usaha, kepegawaian, perlengkapan dan rumah tangga, serta penyiapan penyelenggaraan pelatihan.
2. Bidang Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi
Mempunyai tugas melaksanakan perencanaan dan evaluasi serta penyusunan laporan dibidang kekarantinaan, surveilans epidemiologi penyakit dan penyakit potensial wabah dan muatannya, lalu lintas OMKABA ekspor dan impor serta pengembangan teknologi, pendidikan dan pelatihan bidang kekarantinaan di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara. Dalammelaksanakan tugas tersebut Bidang Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi mempunyai fungsi :
a. Kekarantinaan surveilans epidemiologi penyakit dan penyakit potensial wabah serta penyakit baru dan penyakit yang muncul kembali;
b. Kesiapsiagaan, pengkajian, serta advokasi penanggulangan KLB dan bencana/pasca bencana bidang kesehatan
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
7
c. Pengawasan lalu lintas OMKABA ekspor dan impor serta alat angkut, termasuk muatannya;
d. Kajian dan diseminasi informasi kekarantinaan di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;
e. Pendidikan dan pelatihan bidang kekarantinaan;
f. Pelaksanaan jejaring kerja dan kemitraan bidang kekarantinaan;
g. Pelaksanaan pengembangan teknologi bidang kekarantinaan di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;
h. Penyusunan laporan bidang pengendalian karantina dan surveilans epidemiologi. Bidang Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi terdiri dari :
a. Seksi Pengendalian Karantina
Mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perencanaan, pemantauan, evaluasi, penyusunan laporan, dan koordinasi pelaksanaan pemeriksaan dan sertifikasi OMKABA ekpor dan impor, pengembangan, pengawasan dan tindakan kekarantinaan terhadap kapal, pesawat udara, dan alat transportasi lainnya, pengangkutan orang sakit/jenazah, kajian, pengembangan teknologi, serta pendidikan dan pelatihan dibidang kekarantinaan
b. Seksi Surveilans Epidemiologi
Melakukan penyiapan bahan perencanaan, pemantauan, evaluasi, penyusunan laporan, dan koordinasi pelaksanaan surveilans epidemiologi penyakit, penyakit potensial wabah, penyakit baru, dan penyakit yang muncul kembali, jejaring kerja surveilans epidemiologi nasional/internasional, serta kesiapsiagaan, pengkajian, advokasi, dan penanggulangan KLB, bencana/pasca bencana bidang kesehatan
3. Bidang Pengendalian Risiko Lingkungan
Mempunyai tugas melaksanakan perencanaan, pemantauan, dan evaluasi, penyusunan laporan di bidang pengendalian vektor dan binatang penular penyakit, pembinaan sanitasi lingkungan, jejaring kerja, kemitraan, kajian dan pengembangan teknologi, serta pendidikan dan pelatihan bidang pengendalian risiko lingkungan di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara. Dalam melaksanakan tugas Bidang Pengendalian Risiko Lingkungan menyelenggarakan fungsi :
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
8
b. Hygiene dan sanitasi lingkungan gedung/bangunan; c. Pengawasan pencemaran udara, air dan tanah;
d. Pemeriksaan dan pengawasan higiene dan sanitasi kapal/pesawa/alat transportasi lainnya di lingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;
e. Pemberantasan serangga penular penyakit, tikus dan pinjal di lingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;
f. Kajian dan pengembangan teknologi di bidang pengendalian risiko lingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;
g. Pendidikan dan pelatihan bidang pengendalian risiko lingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;
h. Pelaksanaan jejaring kerja dan kemitraan dibidang pengendalian risiko lingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;
i. Penyusunan laporan dibidang pengendalian risiko lingkungan. Bidang Pengendalian Risiko Lingkungan terdiri dari :
a. Seksi Pengendalian Vektor dan Binatang Penular Penyakit
Mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perencanaan, pemantauan, evaluasi, penyusunan laporan, dan koordinasi pelaksanaan pemberantasan serangga penular penyakit, tikus, dan pinjal, pengamanan pestisida, kajian dan desiminasi informasi, pengembangan jejaring kerja, kemitraan dan teknologi serta pendidikan dan pelatihan bidang pengendalian vektor dan binatang penular penyakit di lingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara;
b. Seksi Sanitasi dan Dampak Risiko Lingkungan
Mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perencanaan, pemantauan, evaluasi, penyusunan laporan, dan koordinasi pelaksanaan pengawasan penyediaan air bersih, serta pengamanan makanan dan minuman, hygiene dan sanitasi kapal laut dan pesawat, hygiene dan sanitasi gedung/bangunan, pengawasan pencemaran udara, air, tanah, kajian dan teknologi serta pendidikan dan pelatihan bidang sanitasi lingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara.
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
9
4. Bidang Upaya Kesehatan dan Lintas Wilayah
Mempunyai tugas melaksanakan perencanaan, pemantauan, dan evaluasi, penyusunan laporan di bidang pelayanan kesehatan terbatas, kesehatan haji, kesehatan kerja, kemitraan, kajian dan teknologi, serta pendidikan dan pelatihan bidang upaya kesehatan pelabuhan di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara. Dalam melaksanakan tugas tersebut Bidang Upaya Kesehatan dan Lintas Wilayah menyelenggarakan fungsi :
a. Pelayanan kesehatan terbatas, rujukan dan gawat darurat medik di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara.
b. Pemeriksaan kesehatan haji, kesehatan kerja, kesehatan matra di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara.
c. Pengujian kesehatan, nahkoda/pilot dan anak buah kapal/pesawat udara serta penjamah makanan.
d. Vaksinasi dan penerbitan sertifikat vaksinasi internasional
e. Pelaksanaan jejaring kerja dan kemitraan di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara.
f. Pengawasan pengangkutan orang sakit dan jenazah di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara, serta ketersediaan obat-obatan/peralatan P3K di kapal/pesawat udara/alat transportasi lainnya
g. Kajian dan pengembangan teknologi serta pelatihan teknis bidang upaya kesehatan dan lintas batas wilayah.
h. Penyusunan laporan di bidang upaya kesehatan dan lintas wilayah
Bidang Upaya Kesehatan dan Lintas Wilayah terdiri dari : a. Seksi Pencegahan dan Pelayanan Kesehatan.
Mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perencanaan, pemantauan, evaluasi, penyusunan laporan, dan koordinasi pelayanan pengujian kesehatan nahkoda, anak buah kapal, dan penjamah makanan, pengawasan persediaan obat, P3K di kapal/pesawat udara/alat transportasi lainnya, kajian ergonomik, advokasi dan sosialisasi kesehatan kerja, pengembangan jejaring kerja, kemitraan dan teknologi serta pelatihan teknis bidang kesehatan kerja di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
10
Mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perencanaan, pemantauan, evaluasi, penyusunan laporan, dan koordinasi pelayanan pelaksanaan vaksinasi dan penerbitan sertifikat vaksinasi internasional (ICV), pengawasan pengangkutan orang sakit dan jenazah, kesehatan matra, kesehatan haji, perpindahan penduduk, penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan terbatas, rujukan gawat darurat medik, pengembangan jejaring kerja, kemitraan dan teknologi, serta pelatihan teknis bidang kesehatan matra di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara.
5. Instalasi
a. Instalasi merupakan fasilitas penunjang penyelenggaraan operasional KKP dan penunjang administrasi
b. Instalasi dipimpin oleh seorang kepala dan dalam jabatan nonstruktural
c. Dalam melaksanakan tugasnya, kepala instalasi dibantu oleh kelompok jabatan fungsional dan beberapa penanggungjawab ruangan dan jabatan nonstruktural yang ditunjuk oleh kepala instalasi terkait
d. Jenis instalasi disesuaikan dengan kebutuhan dan pengembangan pelayanan
e. Perubahan jumlah dan jenis instalasi ditetapkan oleh kepala KKP setelah mendapat persetujuan tertulis dari Dirjen P2P
6. Wilayah Kerja
a. Wilayah kerja KKP merupakan unit kerja fungsional di lingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara yang bertanggungjawab kepada kepala KKP
b. Wilayah kerja KKP dipimpin oleh seorang koordinator yang ditetapkan oleh kepala KKP
c. Dalam melaksanakan tugasnya, koordinator dibantu oleh kelompok jabatan fungsional dalam jabatan nonstruktural
d. Perubahan wilker diusulkan oleh kepala KKP diteruskan oleh Dirjen P2P selanjutnya akan ditetapkan oleh Menteri Kesehatan dalam bentuk surat keputusan
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
11
7. Kelompok Jabatan Fungsional
Kelompok jabatan fungsional mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.
a. Kelompok jabatan fungsional terdiri dari sejumlah Tenaga Fungsional yang terbagi atas berbagai kelompok jabatan fungsional sesuai dengan bidang keahliannya b. Masing-masing kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud
dikoordinasikan oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditunjuk oleh Kepala c. Jumlah tenaga fungsional ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja d. Jenis dan jenjang jabatan fungsional diatur berdasarkan perundang-undangan yang
berlaku
E. Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia merupakan aset Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya dalam mencapai visi dan misinya. Di akhir tahun 2019, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya memiliki 168 karyawan yang terdiri dari 101 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 67 Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) yang tersebar di 1 kantor induk dan 4 wilayah kerja.
Profil Sumber Daya Manusia Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya berdasarkan jenis kelaminnya terdiri dari 61 orang (36%) merupakan wanita dan 107 orang (64%) laki – laki.
Adapun jenjang pendidikan ASN yang di miliki sebanyak 26 orang (26%) lulus S2, 47 orang (46%) lulus S1, 3 orang (3%) lulus DIV, 12 orang (12%) lulus DIII, 1 orang (1%) lulus Akademi, 1 orang (1%) lulus D1 , 10 orang (10%) lulus SMA serta 1 (1%) orang lulus SMP.Dari jumlah tersebut sebanyak 11 orang (11 %) menduduki jabatan Struktural, 43 orang (42%) menduduki jabatan fungsional tertentu dan sebanyak 47 orang (47%) menduduki jabatan fungsional umum. Pada tahun 2019 ada 8 orang JFU yang diangkat menjadi JFT
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
12
F. Masalah
Permasalahan utama (strategic issued) yang sedang dihadapi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya dalam pencapaian kinerja antara lain:
1. Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) membuat banyak pelabuhan yang belum bisa diawasi sehingga pengawasan tidak optimal, misal : Brondong, Paciran, Pacitan, Pelabuhan utara Madura, Kamal. Pos Pelabuhan Brondong direncanakan dibuka Tahun 2017, tetapi terganjal pada belum tersedianya fasilitas gedung yang digunakan untuk pos.
2. Undang-undang tentang karantina laut dan karantina udara dibuat tahun 1962 sehingga tidak relevan dengan perkembangan global, sementara Undang-undang No.6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan masih belum dapat dilaksanakan menunggu peraturan perundangan pelaksanaan.
3. Belum adanya sanksi nyata untuk kapal yang tidak melakukan in/ out clearance 4. Ruang observasi/ isolasi sementara di Bandara Juanda maupun Gapura surya
Pelabuhan Tanjung Perak belum memenuhi syarat ruang isolasi.
5. Masih perlunya peningkatan kesadaran pengguna jasa terhadap perilaku hidup bersih dan sehat, seperti membuang sampah pada tempatnya, menggunakan toilet dengan benar dan tidak merokok di tempat umum yang dilarang
G. Tantangan dan Peluang
a. Tantangan
Dengan semakin cepatnya perkembangan teknologi transportasi baik di udara, laut dan darat menyebabkan semakin cepat dan meningkatnya pergerakan orang, barang dan alat angkut dari satu wilayah ke wilayah yang lain dalam satu negara maupun antar negara. Kondisi ini secara tidak langsung juga akan mempercepat penyebaran penyakit dari satu wilayah ke wilayah lainnya.
Hal ini harus di sikapi dengan baik oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya dalam menjalankan tugas dan fungsinya deteksi dini penyakit dan faktor risiko di pintu masuk negara khususnya di wilayah surabaya dan sekitarnya (Propinsi Jawa Timur).
Dukungan Personel yang kompeten serta sarana prasarana yang memadai dan ter-updateguna menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi cegah tangkal penyakit di pintu masuk negara sangat diperlukan.
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
13
b. Peluang
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya menjadi bagian yang tak terpisahkan dari CIQP (Custom, Imigration,Quarantine and Port) baik di wilayah bandara maupun pelabuhan. Hal ini mempermudah KKP Kelas I Surabaya dalam menjalankan tusinya sesuai Permenkes Nomer : 356 /Menkes/Per/IV/2008 jo Permenkes No. 2348/Menkes/Per/XI/2011
Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan RI yang berhak menerbitkan dan melegalisasi ICV (International Vaccination Certificate) adalah Kantor Kesehatan Pelabuhan. Oleh karena itu pelaksanaan vaksinasi meningitis maupun yang lain serta skrining dokumen ICV akan menjadi mudah untuk pelaksanaannya.
Komunikasi dan kerjasama lintas program maupun lintas sektor di wilayah maupun di pintu masuk negara ( bandara dan pelabuhan) yang sudah terjalin dengan baik akan mempermudah Kantor Kesehatan Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya dalam melaksanakan program kerjanya.
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
14
BAB II
VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, ARAH KEBIJAKAN DAN STRATEGI
A. Visi dan Misi
Dalam rangka mencapai terwujudnya Visi Presiden yaitu: “Terwujudnya Indonesia
Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian, Berlandaskan Gotong Royong”,
maka telah ditetapkan 9 (sembilan) Misi Presiden 2020-2024, yakni: 1. Peningkatan Kualitas Manusia Indonesia,
2. Penguatan Struktur Ekonomi yang Produktif, Mandiri dan Berdaya Saing, 3. Pembangunan yang Merata dan Berkeadilan,
4. Mencapai Lingkungan Hidup yang Berkelanjutan,
5. Kemajuan Budaya yang Mencerminkan Kepribadian Bangsa,
6. Penegakan Sistem Hukum yang Bebas Korupsi, Bermartabat, danTerpercaya, 7. Perlindungan bagi Segenap Bangsa dan Memberikan Rasa Aman
padaSeluruh Warga,
8. Pengelolaan Pemerintahan yang Bersih, Efektif, dan Terpercaya dan 9. Sinergi Pemerintah Daerah dalam Kerangka Negara Kesatuan.
Guna mendukung peningkatan kualitas manusia Indonesia, termasuk penguatan struktur ekonomi yang produktif, mandiri dan berdaya saing, Kementerian Kesehatan telah menjabarkan Misi Presiden Tahun 2020-2024,melalui:
1. Menurunkan angka kematian ibu dan bayi, 2. Menurunkan angka stunting pada balita,
3. Memperbaiki pengelolaan Jaminan Kesehatan Nasional dan
4. Meningkatkan kemandirian dan penggunaan produk farmasi dan alat kesehatan dalam negeri.
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya sebagai unit pelaksana teknis dibawah Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian penyakitmendukung pelaksanaan penjabaran visi misi presiden yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan tersebut.
Adapun Visi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya untuk tahun 2020 – 2024 adalah TerwujudnyaPelabuhan dan Bandara Sehat di Wilayah Kerja Kantor
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
15
faktor risiko kesehatan masyarakat di pintu masuk Negara untuk mendukung terwujudnyaIndonesia Maju
B. Tujuan
Guna mencapai tujuan Kementerian Kesehatan khususnya tujuan dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dalam Peningkatan pencegahan dan pengendalian penyakit dan pengelolaan kedaruratan kesehatan masyarakat, maka Kantor Kesehatan Kelas I Surabaya juga menetapkan tujuan strategis untuk 5 tahun ke depan.
Adapun tujuan strategis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya tahun 2020 – 2024 adalahMeningkatkan Pelayanan Kekarantinaan dan Surveilans Faktor Risiko di Pintu Masuk Negara wilayah kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya.
C. Sasaran Strategis
Untuk mencapai tujuan Strategis, maka perlu ditetapkan sasaran strategis.
Sasaran Strategis Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya tahun 2020 - 2024 adalah Meningkatkan pelayanan kekarantinaan dan surveilans faktor risiko di pintu masuk Negara Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya dan wilayah kerjanya dalam rangka pengendalian penyakit dan faktor risiko sebesar 100 %.
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
16
BAB III
ARAH KEBIJAKAN, STRATEGI DAN KERANGKA REGULASI
Arah kebijakan dan strategi kegiatan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya .adalah mendukung kebijakan dan strategi Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dan Kementerian Kesehatan yang didukung oleh inovasi dan pemanfaatn teknologi.Adapun arah kebijakan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya yang ditetapkanadalah sebagai berikut :
1. Penguatan deteksi dini dan respon terhadap penyakit dan faktor risiko 2. Penguatanakuntabilitas dalam upaya mewujudkan reformasi birokrasi. 3. Penguatan kapasitas dan pengembangan Sumber Daya manusia
4. Penguatan sinergisme, kolaborasi dan integrasi program dan lintas sector
A. Strategi
Seperti yang telah ditetapkan dalam bab sebelumnya, bahwa Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya telah menetapkan tujuan strategis yangmendukung strategi program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tahun 2020 - 2024 serta mengacu pada strategi Kementerian Kesehatan yang kemudian dijabarkan melalui strategi aksi kegiatansebagai berikut:
1. Perluasan cakupan deteksi dinipenyakit dan faktor risiko 2. Peningkatan respon kejadian penyakit dan faktor risiko
3. Peningkatan inovasi dalam deteksi dini dan respon penyakit dan faktor risiko 4. Peningkatan komunikasi dan advokasi
5. Penguatan akuntabilitas
6. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia 7. Peningkatan Kerjasama lintas program dan sektor
B. Kerangka regulasi
Dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi sebagai pelaksana pelayanan, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya berkewajiban menyediakan pelayanan yang bermutu. Dalam menjalankan peran pemerintah ini tentunya membutuhkan dukungan regulasi yang menjadi landasan dan dasar hukum sehingga tidak salah arah dan mempunyai aspek perlindungan yang kuat.
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
17
Disamping peraturan perundang-undangan yang disusun oleh pusat juga diperlukan peraturan dalam bentuk Standar Operating Procedur (SOP) yang dibuat oleh satuan Kerja. Dukungan regulasi yang baik akan menjamin standar dan mutu dalam pelayanan.
Saat ini di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya,sudah tersedia regulasi yang berupa SOP (Standar Operating Procedur) antara lain :
1. SOP Kedatangan Kapal Dalam Karantina 2. SOP Keberangkatan Kapal Luar Negeri
3. SOP Kedatangan dan Keberangkatan Kapal Dalam Negeri 4. SOP Keberangkatan Pesawat
5. SOP Kedatangan Pesawat Dalam Karantina 6. SOP Pengawasan Lalu Lintas Pesawat 7. SOP Pengawasan Lalu Lintas Jenazah 8. SOP Pengawasan Kendaraan Darat di PLBD
9. SOP Pengawasan Lalu Lintas Komoditi OMKABA Eksport 10. SOP Pengawasan Lalu Lintas Komoditi OMKABA Import 11. SOP Penerbitan Dokumen Kesehatan Kapal / Pesawat
12. SOP Penerbitan SSCC / SSCEC / OME-SSCC / OME-SSCEC / Sailing Permit 13. SOP Penerbitan International Certificate Vaccination (ICV)
14. SOP Surveilans Epidemiologi di Pelabuhan / Bandara 15. SOP Surveilans Epidemologi Penyakit Menular
16. SOP Potensial KLB dan Masalah Kesehatan (PHEIC)
17. SOP Surveilans Epidemiologi Faktor Risiko dan Surveilans Epidemiologi Barang (OMKABA)
18. SOP Pengendalian Nyamuk Aedes Aegypti 19. SOP Pengendalian Nyamuk Anopheles 20. SOP Pengendalian Lalat
21. SOP Pengendalian Kecoa
22. SOP Pengendalian Tikus dan Pinjal 23. SOP Pengawasan Penyediaan Air 24. SOP Hygiene Sanitasi TPM 25. SOP Pengawasan Levaransir 26. SOP Pemeriksaan Sanitasi Kapal 27. SOP Pemeriksaan Sanitasi Pesawat
28. SOP Tindakan Penyehatan Alat Angkut Orang dan Barang 29. SOP Pengawasan Limbah B3
30. SOP Pengawasan Pestisida
31. SOP Pengawasan Hygiene Sanitasi Bangunan 32. SOP Pengawasan Pencemaran Tanah
33. SOP Pengukuran Kebisingan
34. SOP Pengawasan Pencemaran Udara
35. SOP Kegawatdaruratan Penyakit Tidak Menular 36. SOP Kegawatdaruratan PHEIC
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
18
37. SOP Pemeriksaan Kesehatan ABK 38. SOP Vaksinasi International
39. SOP Pemeriksaan Laboratorium Klinik
40. SOP Pengawasan Lalu Lintas Orang Sakit di Pelabuhan / Bandara 41. SOP Pengawasan Obat dan Alkes di Kapal / Pesawat
42. SOP Pengujian Kesehatan Penjamah Makanan 43. SOP Pemeriksaan Mobile Konseling & Test HIV / IMS 44. SOP Pemeriksaan Laboratorium PP Test
45. SOP Pemeriksaan Laboratorium HIV
46. SOP Pemeriksaan Kimia Darah (Fotometer) 47. SOP Pemeriksaan Laboratorium Darah Lengkap 48. SOP Pengelolaan Limbah Medis
49. SOP Medivac Asli
50. SOP Perencanaan Kebutuhan Pegawai 51. SOP Usulan Peserta Diklat Prajabatan
52. SOP Usulan Pencantuman Gelar Satuan Kerja 53. SOP Rencana Penempatan Pegawai
54. SOP Usulan Pindah Tugas di Luar Instansi 55. SOP Usul Karpeg / Karis / Karsu
56. SOP Usul Kenaikan Pangkat 57. SOP Usul Pensiun Pegawai 58. SOP Surat Pemanggilan Pegawai
59. SOP Usul Kenaikan Pangkat Jenjang JFT 60. SOP Permohonan Usukan Mutasi
61. SOP Permohonan Usulan Pemberhentian Pensiun 62. SOP Permohonan Usul Pengunduran Diri
63. SOP Pengurusan Ujian Dinas dan Penyesuaian Ijazah 64. SOP Pengusulan DUPAK
65. SOP Pengusulan Pembuatan Karpeg 66. SOP Pengusulan Cuti Pegawai
67. SOP Permohonan Usulan Penghargaan Karya Satya 68. SOP Permohonan Usulan Tugas Belajar
69. SOP Rekapitulasi Absensi
70. SOP Pengajuan Tunjangan Kinerja
71. SOP Permohonan Usulan Kenaikan Gaji Berkala
72. SOP Pengelolaan Usulan Kenaikan Pangkat / Jenjang Jabatan Fungsional Tertentu (JFT)
73. SOP Layanan Loket Pembayaran PNBP 74. SOP Penerimaan Barang Milik Negara (BMN) 75. SOP Penyimpanan Barang Milik Negara (BMN) 76. SOP Pendistribusian Barang Milik Negara (BMN)
77. SOP Pengawasan dan Pengendalian Barang Milik Negara (BMN) 78. SOP Penghapusan Barang Milik Negara (BMN)
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
19
79. SOP Sekretaris Kepala Kantor 80. SOP Surat Masuk
81. SOP Surat Keluar
82. SOP Keamanan Lingkungan 83. SOP Penerimaan Tamu 84. SOP Pengarsipan
85. SOP Pengeluaran Unag Persediaan
86. SOP Pembuatan Daftar Gaji, Uang Makan, Lembur oleh PPABP 87. SOP Operator Pengadministrasian Pajak
88. SOP Verifikator Keuangan 89. SOP PPSPM / Operator SPM
90. SOP Usulan Pemberhentian Atas Permintaan Sendiri 91. SOP Hukuman Disiplin
92. SOP Revisi Rencana Kegiatan dan Anggaran Kementerian Negara / Lembaga (RKA-KL)
93. SOP Rencara Pelaksanaan Kegiatab dan Rencana Penarikan Dana (RPK-RPD) 94. SOP Rencana Aksi Kegiatan
95. SOP Term of Refference (TOR) dan Rencana Anggaran Belanja (RAB) 96. SOP Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara / Lemaga (RKA-KL) 97. SOP Draft Usulan Revisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA)
98. SOP Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah 99. SOP Penyajian Data Triwulan
100. SOP Laporan Triwulan (E Monev DJA dan Bappenas) 101. SOP Draft Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi 102. SOP Laporan Tahunan
103. SOP Penyajian Data Tahunan
104. SOP Pengumpulan Pengolahan dan Analis Data 105. SOP Prosedur Pengukuran Kinerja
106. SOP Dokumen Penutakhiran Data
107. SOP Penyiapan Dokumen Penilaian WBK / WBBM Satker 108. SOP Pelaksanaan Seleksi Penyedia Barang / Jasa
109. SOP Pengadaan Barang dan Jasa 110. SOP Pengendalian Dokumen 111. SOP Pengendalian Rekaman
112. SOP Pelaksanaan Audit Mutu Internal 113. SOP Tindakaan Perbaikan
114. SOP PelaksanaanTinjauan Manajemen 115. SOP Pananganan Keluhan Pelanggan 116. SOP Pengukuran Kepuasan Pelanggan 117. SOP Analisa Risiko
118. SOP Pengendalian Perubahan 119. SOP Whistle Blowing
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
20
121. SOP Penerimaan Honorer 122. SOP Pelayanan Terpadu
123. SOP Penerimaan Reward dan Punishment
124. SOP Pemeriksaan Sanitasi Jasa Boga Asrama Haji (Haji) 125. SOP Pemeriksaan Sanitasi Jasa Boga Pesawat (Haji) 126. SOP Pemeriksaan Sanitasi Lingkungan Asrama Haji
127. SOP Pengadaan dan Pengelolaan Logistik Pelayanan Kesehatan Haji 128. SOP Pengajuan PPIH Embarakasi / Debarkasi Bidang Kesehatan 129. SOP Rujukan Rumah Sakit Rujukan Haji Embarkasi
Dalam rangka mendukung tercapainya sasaran strategis Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dan sasaran strategis Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya, makamasih dibutuhkan beberapa regulasi antara lain :
1. Regulasi dalam rangka rangka penguatan deteksi dini dan respon terhadap penyakit dan faktor risiko di bandara dan pelabuhan
2. Regulasi dalam rangka penguatan akuntabilitas dalam upaya mewujudkan reformasi birokrasi
3. Regulasi dalam rangka penguatan kapasitas dan pengembangan Sumber Daya Manusia
4. Regulasi dalam rangka Penguatan sinergisme, kolaborasi dan integrasi programdan sektor
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
21
BAB IV
TARGET KINERJA DAN KEGIATAN
Memperhatikan Rencana Aksi ProgramDirektorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit tahun 2020-2024, Tujuan, Arah Kebijakan, Strategi dan Sasaran Strategis sebagaimana diuraikan dalam bab-bab sebelumnya, maka Target Kinerja dan Kerangka Pendanaan Program dan Kegiatan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya Tahun 2020-2024 sebagai berikut :
A. Target Kinerja
Target kinerja merupakan penilaian dari pencapaian program yang diukur secara berkala dan dievaluasi pada akhir tahun 2024. Sasaran kinerja dihitung secara kumulatif selama lima tahun dan berakhir pada tahun 2024.
Tabel.4.1
Tujuan Strategis, Sasaran Strategis, dan Indikator Sasaran Strategis RAK Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya Tahun 2020-2024
No Tujuan Strategis Sasaran Strategis Indikator
1. Meningkatnya Pelayanan
Kekarantinaan di Pintu Masuk Negara dan Wilayah
Meningkatnya faktor rIsiko penyakit di pintu masuk yang dikendalikan
1. Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan sesuai standar kekarantinaan
kesehatansebesar 3.093.910
2. Persentase faktor risiko penyakit dipintu masuk yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan sebesar 100 % 3. Indeks Pengendalian Faktor
Risiko di pintu masuk negara sebesar 95%
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
22
sebesar 90
5. Persentase tingkat kepatuhan penyampaian laporan keuangan sebesar 90%
6. Kinerja implementasi WBK satker sebesar 85
7. Persentase Peningkatan kapasitas ASN sebanyak 20 JPL sebesar 80%
B. Kegiatan
Dalam rangka menjamin tercapainya Tujuan Strategis, Sasaran Strategis, dan Indikator Sasaran Strategis, maka ditetapkan Sasaran Program, Indikator Kinerja Program, Sasaran Kegiatan, dan Indikator Kinerja Kegiatan Rencana Aksi kegiatan 2020-2024.
Sasaran Strategis Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabayaadalah Meningkatkan pelayanan kekarantinaan dan surveilans faktor risiko di pintu masuk Negara Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya dan wilayah kerjanya dalam rangka pengendalian penyakit dan faktor risiko. Untuk mencapai sasaran hasil tersebut, maka perlu dilakukan kegiatan untuk mencapai target setiap indikator yang di tetapkan. Adapun kegiatan yang akan dilakukan tersebut adalah sebagai berikut :
1. Indikator Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan sesuai standar kekarantinaan kesehatan
Kegiatan yang dilakukan :
a. Pelayanan Kesehatan Haji :
1) Rapat koordinasi Embarkasi LP/LS dan persiapan pelaksanaan Embarkasi
2) Pemeriksaan dan penyuluhan penjamah makanan 3)Operasional Embarkasi dan Debarkasi
4) Rapat evaluasi pelaksanaan Debarkasi 5) Rapat evaluasi Haji tingkat nasional
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
23
b. Pelayanan Kesehatan Rujukan
c. Pelayanan Kesehatan Situasi Khusus lainnya :
1) Rapat koordinasi LS/LP persiapan posko lebaran dan NATARU 2) Layanan Kesehatan Posko lebaran, Posko Natal dan Tahun Baru d. Verifikasi , Monitoring dan evaluasi klinik/RS dalam rangka penerbitan ICV e. Pelayanan vaksinasi
f. Pemeriksaan P3K, penumpang dan ABK/CREW kapal/Pesawat g.Pencegahan dan penindakan pelanggaran kekarantinaan kesehatan h. Layanan kekarantinaan kesehatan di pelabuhan dalam rangka penerbitan COP,PHQC,SSCEC/SSCC
i. Layanan kekarantinaan kesehatan di Bandara berupa Pengawasan kedatangan dan keberangkatan pesawat / penumpang/crew , jenazah
j. Pemeriksaan sanitasi lingkungan :
1) Pemeriksaan kualitas air bersih di pelabuhan dan bandara 2) Pengawasan tempat pengolahan makanan dan minuman 3) Pengawasan kualitas lingkungan di pelabuhan dan bandara 4) Uji resistensi
k. Pembentukan dan evaluasi pelabuhan/bandara sehat l. Tindakan penyehatan alat angkut
m. Layanan pengendalian vektor DBD n. Pengendalian vektor diare
o. Pengelolaan limbah medis p. Pelayanan Kesehatan
q. Pemeriksaan Penjamah makanan r. Pelayanan kesehatan deteksi dini HIV
s. Pelayanan kesehatan deteksi dini terduga TB t. Penyelidikan Epidemiologi
u. Pengawasan OMKABA
2. Indikator Persentase faktor risiko penyakit di pintu masuk yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan.
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
24
a. Diseminasi/promosi informasi kegiatan melalui penyusunan media KIE pencegahan dan pengendalian PHEIC
b. Pencegahan dan pengendalian PHEIC dalam rangka pelabuhan/bandara sehat
c. Pelayanan rujukan dan respon cepat
d. Pencegahan dan pengendalian PHEIC pada pelayanan kesehatan situasi khusus
e. Pencegahan dan pengendalian PHEIC pada kegiatan pemeriksaan alat angkut, orang dan barang
f. Layanan tindakan penyehatan alat angkut
3. Indeks Pengendalian Faktor Risisko di pintu masuk Negara Kegiatan yang dilakukan :
a. Surveilans epidemiologi faktor risiko penyakit b. Surveilans migrasi
c. Respon terhadap surat edaran kewaspadaan KLB d. Penyusunan dan review dokumen Rencana kontigensi e. Layanan survey vektor Pes
f. Layanan survey vektor DBD g. Layanan survey vektor malaria h. Layanan survey vektor diare i. Pemeriksaan sanitasi lingkungan :
1) Pemeriksaan kualitas air bersih di pelabuhan dan bandara 2) Pengawasan tempat pengolahan makanan dan minuman 3) Pengawasan kualitas lingkungan di pelabuhan dan bandara j. Penyelidikan Epidemiologi
k. Pengendalian vektor DBD l. Pengendalian vektor Diare
m. Layanan penyehatan alat angkut
4. Nilai Kinerja anggaran Kegiatan yang dilakukan :
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
25
b. Penyusunan laporan e-Monev pengangaran
c. Penyusunan realisasi anggaran bulanan /triwulan/semester/tahunan
d. Penyusunan dokumen perbendaharaan dan pertanggungjawaban keuangan e. Koordinasi dan konsultasi keuangan
f. Gaji dan tunjangan
g. Operasional dan pemeliharaan kantor
5. Persentase tingkat kepatuhan penyampaian laporan keuangan Kegiatan yang di lakukan
a. Verifikasi dan rekonsiliasi angka UAPPA E-1 laporan keuangan UPT TA. 2019 semester 1 TA 2020
b. Rekonsiliasi pengelolaan PNBP dengan wilayah kerja c. Dukungan pelaksanaan pengelolaan BMN
d. Pengelolaan dan pendistribusian BMN ke wilayah kerja
6. Kinerja implementasi WBK satker Kegiatan yang dilakukan
a. Pemahaman indikator, persiapan dokumen pengungkit dan persiapan penilaiansatker WBK
b. Sosialisasi WBK kepada staff dan lintas sektor c. Self assessment WBK
d. Internal assessment WBK oleh Itjen e. Penyusunan laporan tahunan
f. Penyusunan laporan kinerja instansi pemerintah (LAKIP) g. Evaluasi SAKIP
h. Upaya penyelesaian hasil pemeriksaan
i. Rapat inventarisi DUMAS dan melaporkan ke pusat j. Pengelolaan UPG
k. Penyusunan ABK , peta dan informasi jabatan l. Penyusunan dan evaluasi SOP AP
m. Gerakan kantor berhias n. Kegiatan kearsipan
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
26
7. Pesentase Peningkatan kapasitas ASN sebanyak 20 JPL Kegiatan yang dilakukan :
a. Pelatihan ACLS
b. Pelatihan PPGD
c. Peningakatan kapasitas SDM PKSE
d. Peningkatan SDM teknis pengendalian risiko lingkungan
e. Pelatihan manajemen
f. Pendidikan dan pelatihan pra jabatan
g. Pendidikan dan pelatihan kepemimpinan
C. Kerangka Pendanaan
Guna memenuhi kebutuhan pendanaan secara keseluruhan untuk mencapai target Sasaran Kegiatan sebagaimana tersebut diatas dapat bersumber dari APBN baik yang bersumber dari Rupiah Murni, Pendapatan Nasional Bukan Pajak (PNBP), Pinjaman dan/atau Hibah Luar Negeri (PHLN), serta sumber/skema lainnya seperti Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan Corporate Social Responsibility (CSR).
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
27
Tabel.4.2
Pendanaan Bersumber APBN Tahun 2020-2024 Target Alokasi No Sasaran Program (Outcome)/Sasaran Kegiatan (Output)/Indikator 2020 2021 2022 2023 2024 2020 2021 2022 2023 2024 KKP Kelas I Surabaya 1 Jumlah pemeriksaan
orang, alat angkut, barang dan lingkungan
sesuai standar
kekarantinaan kesehatan
506.775 557.452 613.197 674.517 741.969 4.389.424.000 4.828.366.400 5.311.203.000 5.842.323.000 6.426.555.000
2. Persentase faktor risiko penyakit dipintu masuk yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan
90 %. 93 % 96 % 98 % 100 % 843.524.000 927.876.400 1.020.664.000 1.122.730.000 1.235.003.000
3.
Indeks Pengendalian Faktor Risiko di pintu masuk negara
90 % 91 % 92 % 93 % 95 % 533.189.000 586.507.000 645.158.000 709.674.000 780.642.000
4. Nilai Kinerja anggaran 80 82 85 88 90 24.656.350.000 27.121.985.000 29.834.183.000 32.817.601.000 36.099.362.000
5. Persentase tingkat kepatuhan penyampaian laporan keuangan 80 % 82 % 85 % 88 % 90 % 171.456.000 188.601.000 207.461.000 228.207.000 251.028.000 6. Kinerja implementasi WBK Satker 70 75 80 83 85 177.514.000 195.265.000 14.791.000 236.271.000 259.898.000
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
28
7. PersentasePeningkatan kapasitas ASN sebanyak 20 JPL
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
29
BAB IV P E N U T U P
Rencana Aksi Kegiatan (RAK) Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya Tahun 2020-2024 ini disusun untuk menjadi acuan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian upaya Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Dengan demikian, Bidang , Bagian maupun seksi di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya mempunyai target kinerja yang telah disusun dan akan dievaluasi pada pertengahan periode (2022) dan akhir periode 5 tahun (2024) sesuai ketentuan yang berlaku.
Penyusunan dokumen ini melibatkan semua Bidang , Bagian maupun seksi yang ada di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya . Oleh karena itu kepada semua pihak yang telah berkontribusi disampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya.
Harapannya melalui penyusunan Rencana Aksi Kegiatan (RAK) Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya , upaya dukungan manajemen memberikan kontribusi yang bermakna khususnya dalam Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dan umumnya pembangunan kesehatan untuk menurunkan angka kematian, kesakitan dan kecacatan akibat penyakit serta pencapaian sasaran program berdasarkan komitmen nasional dan internasional.
Apabila di kemudian hari diperlukan adanya perubahan pada dokumen ini, maka akan dilakukan penyempurnaan sebagaimana mestinya.
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
30
LAMPIRAN I
PENANGGUNG JAWAB KEGIATAN
NO SASARAN
KEGIATAN NO
INDIKATOR
KINERJA PENANGGUNG JAWAB
1 2 3 4 5 6 1. Meningkatnya Pelayanan Kekarantinaan di Pintu Masuk Negara dan Wilayah 1. Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan sesuai standar kekarantinaan kesehatan Kepala Bidang PKSE Kepala Seksi SE Kepala Seksi PK Kepala Bidang UKLW Kepala Seksi Matra Kepala Seksi PPK Kepala Bidang PRL Kepala Seksi SDRL Kepala Seksi PVBPP 2. Persentase faktor risiko penyakit dipintu masuk yang dikendalikan pada orang , alat angkut, barang dan lingkungan Kepala Bidang PKSE Kepala Seksi SE Kepala Seksi PK Kepala Bidang UKLW Kepala Seksi Matra Kepala Seksi PPK Kepala Bidang PRL Kepala Seksi SDRL Kepala Seksi PVBPP 3. Indeks Pengendalian Faktor Risiko di pintu masuk Negara Kepala Bidang PKSE Kepala Seksi SE Kepala Seksi PK Kepala Bidang UKLW Kepala Seksi Matra Kepala Seksi PPK
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
31
Kepala Bidang PRL Kepala Seksi Sanitasi Kepala Seksi PVBPP 4. Nilai Kinerja Anggaran Kepala Bagian Tata Usaha Kasubbag Keuangan dan Umum Kasubbag Program dan Laporan 5. Persentase tingkat kepatuhan penyampaian laporan keuangan Kepala Bagian Tata Usaha Kasubbag Keuangan dan Umum Kasubbag Program dan Laporan 6. Kinerja implementasi WBK Satker Kepala Bagian Tata Usaha Kasubbag Keuangan dan Umum Kasubbag Program dan Laporan 7. Persentase Peningkatan kapasitas ASN sebanyak 20 JPL Kepala Bagian Tata Usaha Kasubbag Keuangan dan Umum Kasubbag Program dan Laporan
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
32
LAMPIRAN II
MATRIKS RENCANA AKSI KEGIATAN TAHUN 2020 – 2024
N O
INDIKATOR CARA HITUNG DEFINISI
OPERASIONAL TARGET 2020 2021 2022 2023 2024 1 Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, Barang dan lingkungan Pemeriksaan/ Penapisan orang 1. Jumlah jamaah umrah berangkat dan
datang 2. jumlah penumpang
dan crew pada keberangkatan dan
kedatangan pesawat 3. jumlah penumpang
dan crew pada keberangkatan dan
kedatangan kapal 4. jumlah orang yang
dilakukan screening HIV dan TB 5. jumlah penjamah makanan yang di periksa kesehatannya 506.775 557.452 613.197 674.517 741.969 Pemeriksaan alat angkut sesuai standar karantina Jumlah pemeriksaan alat angkut dalam rangka penerbitan COP, GENDEC, PHQC, SSCC / SSCEC dan pemeriksaan sanitasi pesawat Pemeriksaan Barang Jumlah pemeriksaan barang dalam rangka
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
33
penerbitan HC omkaba dan izin angkut jenazah Pemeriksaan
Lingkungan
1. Jumlah Rekomendasi Hasil Inspeksi Sanitasi
2. Jumlah Penerbitan
Sertifikat/Plakat/Rekom endasi Laik Higiene Restoran, Rumah Makan, dan Jasa Boga;
3. Jumlah Hasil
Pemeriksaan Kimia Air Bersih;
4. Jumlah Hasil
Pemeriksaan Fisika Air Bersih;
5. Jumlah Hasil
Pemeriksaan Bakteri Coliform Air Bersih;
6. Jumlah Hasil Pemeriksaan Bakteri Coliform Sampel Makanan; 7. Jumlah Hasil Pemeriksaan Sanitasi Tempat Pengelolaan Makanan;
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
34
2 Persentase faktor risiko yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan Faktor Risiko yang dikendalikan pada orang Jumlah tindakan pengendalian pada orang yang dilakukan
Faktor Risiko yang dikendalikan pada Barang Jumlah tindakan pengendalian pada barang yang dilakukan
Faktor Risiko yang dikendalikan pada Alat Angkut Jumlah tindakan pengendalian pada alat angkut yang dilakukan
90 % 93 % 96 % 98 % 100 % Faktor Risiko yang dikendalikan pada Lingkungan Jumlah tindakan pengendalian pada lingkungan yang dilakukan 3 Indeks Pengandalia n Faktor risiko di pintu masuk negara Kelengkapan data surveilans Jumlah laporan SE penyakit dan SE alat angkut yang lengkap (variabel dan sesuai jumlah bulan) serta tepat (data valid dan sesuai tanggal deadline)
Jumlah sinyal
SKD KLB dan Bencana yang direspon kurang dari 24 jam
Jumlah respon terhadap surat edaran
kewaspadaan KLB/ kejadian kasus penyakit
potensial 90 % 91 % 92 % 93 % 95 %
Penyusunan
rencana kontigens
Jumlah renkon yang ditandatangani otoritas setempat
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
35
Indeks pinjal ≤ 1 Jml pinjal Xe.cheopis dibagi jml tikus yg diperiksa
HI perimeter = 0 Nilai HI di wilayah perimeter “0”
Tidak ditemukan larva anopheles
Tidak ada larva
anopheles di buffer dan perimeter area kepadatan kecoa rendah Tidak ditemukan manivestasi kecoa di wilayah perimeter kepadatan lalat < 2 Angka rata-rata populasi lalat di perimeter area kurang dari 2
TTU memenuhi syarat
TTU yang diperiksa memenuhi syarat kesehatan TPM laik hygiene TPM dan sampel makanan yang diperiksa memenuhi syarat laik hygiene sanitasi Tempat Penyediaan air bersih memenuhi syarat kesehatan
Sarana penyediaan air bersih dan sampel air yang diperiksa memenuhi syarat kesehatan 4 Nilai kinerja anggaran Nilai kinerja anggaran diperoleh dari
hasil input aplikasi E-Monev DJA , dengan proporsi
nilai kinerja
Nilai kinerja anggaran
diperoleh dari hasil input
aplikasi E-Monev DJA,
antara lain: a. Pengukuran
Penyerapan Anggaran, dilakukan dengan
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
36
anggaran: a. Penyerapan Anggaran (9,7%) b. Konsistensi Penyerapan Anggaran terhadap Perencanaan (18,2%) c. Capaian Keluaran (43,5%) d. Efisiensi (28,6%) membandingkan antara akumulasi pagu anggaran Satker b. Pengukuran Konsistensi antara perencanaan dan implementasi dilakukan
berdasarkan rata-rata
ketepatan waktu
penyerapan anggaran
setiap bulan yaitu
membandingkan antara
akumulasi realisasi
anggaran bulanan
Satker dan akumulasi rencana penarikan dana bulanan Satker dengan jumlah bulan c. Pengukuran Pencapaian Keluaran, dilakukan dengan membandingkan antara rata-rata realisasi
volume keluaran dengan target volume keluaran dan rata-rata realisasi
indicator kinerja
keluaran dengan target
indikator kinerja
keluaran
d. Pengukuran Tingkat
Efisiensi, dilakukan
berdasarkan rata-rata
efisiensi untuk setiap
jenis keluaran pada
Satker, yang diperoleh dari hasil perbandingan
antara realisasi
anggaran per volume
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
37
keluaran dengan pagu anggaran per volume keluaran 5 Persentase tingkat kepatuhan penyampaian laporan keuangan Menggunakan Formulasi Penilaian: Prosentase Tingkat Kepatuhan penyampaian LK Bulanan = ∑ Total Skor Berdasarkan Parameter dibagi ∑ Total Parameter X 100 % Persentase Tingkat Kepatuhan Penyampaian LK Bulanan yang
akuntabel yang dapat
dilihat dari ketepatan
waktu upload, Status
Rekonsiliasi, Hasil
Rekonsiliasi, Rekonsiliasi Internal SAK >< SIMAK-BMN dan Jumlah Upload dalam satu bulan
80 % 82 % 85 % 88 % 90 % 6 Kinerja implementasi satker WBK Hasil Penilaian Satker WBK oleh Tim Penilai Internal (TPI), dengan komponen penilaian: a. Komponen Pengungkit (60%) Terdapat enam komponen pengungkit, yaitu: Manajemen Perubahan=5
Hasil Penilaian Satker WBK oleh Tim Penilai Internal (TPI)
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
38
% Penataan Tatalaksana=5 % Penataan Sistem Manajemen SDM=15 % Penguatan Akuntabilitas Kinerja=10 %Penguatan Pengawasan= 15 % Penguatan Kualitas Pelayanan Publik=10 % b. Indikator Hasil (40%) Terwujudnya Aparatur yang Bersih dan Bebas dari KKN (20%), diukur dengan menggunakan ukuran: - Nilai persepsi korupsi (survei eksternal) - Presentase penyelesaianT indak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP). Terwujudnya Peningkatan
RENCANA AKSI KEGIATAN
2020-2024
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya
39
Kualitas Pelayanan Publik kepada Masyarakat (20%), diukur melalui nilai persepsi kualitas pelayanan (survei eksternal) 7 Persentase Peningkatan kapasitas ASN sebanyak 20 JPL
Jumlah ASN yang mendapatkan
peningkatan
kapasitas sebanyak 20 JPL dalam kurun waktu 1 (satu) tahun x 100% Jumlah ASN
ASN yang mendapatkan peningkatan kapasitas sebanyak 20 JPL dalam kurun waktu 1 (satu) tahun