HYPERTENSIVE HEART
HYPERTENSIVE HEART
DISEASE
DISEASE
Yerizal Karani MD, FIHA Yerizal Karani MD, FIHA
Division of Internal Medicine and Cardiology Division of Internal Medicine and Cardiology
Medical Faculty University of Andalas Medical Faculty University of Andalas
Regional Cardiac Centre / M.Djamil Hospital Regional Cardiac Centre / M.Djamil Hospital
Definition
Definition
Penyakit Jantung HipertensiPenyakit Jantung Hipertensi adalah adalah
komplikasi hipertensi terhadap jantung ditandai
komplikasi hipertensi terhadap jantung ditandai
dengan hipertrofi ventrikel kiri (LVH)
dengan hipertrofi ventrikel kiri (LVH)
HipertensiHipertensi kerusakan target organ kerusakan target organ
Stad I
Stad I : Jantung normal: Jantung normal Stad II : LVH
Stad II : LVH
Stad III : PJK atau Gagal Jantung
Stad III : PJK atau Gagal Jantung
LVHLVH : penebalan dinding dan penambahan : penebalan dinding dan penambahan massa ventrikel kiri
Pengertian Hipertensi
Pengertian Hipertensi
Tekanan darah ditentukan olehTekanan darah ditentukan oleh : :
Volume cairan yang mengisi pemb.darah, Volume cairan yang mengisi pemb.darah,
besarnya ditentukan oleh curah jantung besarnya ditentukan oleh curah jantung
Tahanan (resistensi) perifer terhadap Tahanan (resistensi) perifer terhadap
aliran darah yg mengalir aliran darah yg mengalir
TD sistolik : merefleksikan nilai curah TD sistolik : merefleksikan nilai curah
jantung jantung
TD diastolik : merefleksikan resistensi TD diastolik : merefleksikan resistensi
perifer perifer
Tekanan Darah
Tekanan Darah
Memberi informasi curah jantung (Memberi informasi curah jantung (kardiokardio) )
dan dan resistensi perifer (
dan dan resistensi perifer (vaskulervaskuler) )
Tekanan Darah refleksi sistem Tekanan Darah refleksi sistem
Kardiovaskuler
Kardiovaskuler..
(Hipertensi adalah kondisi abnormal dari hemodinamik) (Hipertensi adalah kondisi abnormal dari hemodinamik)
ESH 2003 & JNC VII
ESH 2003 & JNC VII
ESH-ESC ESH-ESC BP Classification BP Classification BP BP BPBP JNC VIIJNC VII Bp Classification Bp Classification Optimal
Optimal <120 / <80<120 / <80 <120/<80<120/<80 NormalNormal
Normal
Normal 120-129 / 80-84120-129 / 80-84 120-129 /80-84120-129 /80-84 PrehypertensionPrehypertension High normal
High normal 130-139 / 85-89130-139 / 85-89 130-139 / 85-89130-139 / 85-89 PrehypertensionPrehypertension Grade 1 Hypertension
Grade 1 Hypertension
(mild)
(mild) 140-159140-159 / 90-99 / 90-99 140-159 / 90-99140-159 / 90-99 HypertensionHypertensionStage 1 Stage 1 Grade 2 Hypertension
Grade 2 Hypertension
(moderate)
(moderate) 160-179 /100-109160-179 /100-109 >160 / >100>160 / >100 HypertensionHypertensionStage 2 Stage 2 Grade 3 Hypertension Grade 3 Hypertension (severe) (severe) >> 180 / 180 / > >110110 Isolated Systolic Isolated Systolic Hypertension
Klasifikasi :
Klasifikasi :
< 120/80 mm Hg : normal< 120/80 mm Hg : normal
120/80-139/89mmHg: prehipertensi 120/80-139/89mmHg: prehipertensi 140/90-159/99mmHg: Hip tingkat 1 140/90-159/99mmHg: Hip tingkat 1 =/>160/=>100 mmHg : Hip tingkat 2 =/>160/=>100 mmHg : Hip tingkat 2
(sesuai JNC 7)
(sesuai JNC 7)
=/>140/< 90mmHg : Hip sistolik =/>140/< 90mmHg : Hip sistolik
terisolasi
terisolasi
Target end-organs should be assessed Target end-organs should be assessed
by history and physical examination by history and physical examination
Components of Risk Stratification
Components of Risk Stratification
Target Organ Damage/Clinical Cardiovascular Disease
Target Organ Damage/Clinical Cardiovascular Disease
Brain Brain Heart Heart Kidneys Kidneys Eyes Eyes Arteries Arteries
Adapted from: JNC VI. Arch Intern Med 1997;157: 2413-46
Resiko total /absolut
Resiko total /absolut
1.
1. Resiko kardiovaskularResiko kardiovaskular
Dahulu : Umur,merokok,kadar kolesterol, Dahulu : Umur,merokok,kadar kolesterol, tingginya tekanan darah,diabetes mellitus tingginya tekanan darah,diabetes mellitus (sesuai studi Framingham)
(sesuai studi Framingham)
Sekarang : + Lingkar perut dan CRP (C Sekarang : + Lingkar perut dan CRP (C
reaktif protein) reaktif protein)
Resiko total / absolut
Resiko total / absolut
2. Kerusakan Organ Target :2. Kerusakan Organ Target :
Hipertrofi Ventrikel Kiri (LVH per ECG/ECHO)Hipertrofi Ventrikel Kiri (LVH per ECG/ECHO) Kenaikan kadar kreatininKenaikan kadar kreatinin
MicroalbuminuriaMicroalbuminuria
Gangguan pembuluh darah (penebalan intima-Gangguan pembuluh darah (penebalan intima-media, plak sklerotik)
Resiko total / absolut
Resiko total / absolut
3. Penyakit penyerta
3. Penyakit penyerta : :
Serebrovaskular (stroke iskemik/ perdarahan,TIA)Serebrovaskular (stroke iskemik/ perdarahan,TIA) Jantung (infark miokard,angina pektoris,gagal Jantung (infark miokard,angina pektoris,gagal
jantung,revaskularisasi koroner) jantung,revaskularisasi koroner)
Ginjal(nefropatidiabetik,proteinuria,ganguan Ginjal(nefropatidiabetik,proteinuria,ganguan
fungsi ginjal) fungsi ginjal)
Pembuluh darah perifer Pembuluh darah perifer
Retina /retinopati : (eksudat,perdarahan,edema Retina /retinopati : (eksudat,perdarahan,edema
papil)
Stratifikasi faktor risiko dan
Stratifikasi faktor risiko dan
Rencana penanggulangan(CPC Rencana penanggulangan(CPC Singapore 2005) Singapore 2005) Tekanan Tekanan darah darah (mmHg) (mmHg) Risiko A Risiko A (tanpa (tanpa faktor risiko faktor risiko Risiko B Risiko B (1-2 faktor (1-2 faktor risiko) risiko) Risiko C Risiko C (>3faktor (>3faktor risiko/DMTO risiko/DMTO D/ACC D/ACC 130/80 130/80 -139/89
-139/89 Perubahan pola hidupPerubahan pola hidup Perubahan pola hidupPerubahan pola hidup Perubahan pola hidup + Perubahan pola hidup + obat obat 140/90 – 140/90 – 159/99 159/99 PPH+obat
PPH+obat PPH+obatPPH+obat PPH+obatPPH+obat
>160/100
Stratification of Risk in Hypertensive Patients
Patofisiologi
Patofisiologi
Hipertensi (stimulasi fisika mekanik dan faktor humoral)
Hipertensi (stimulasi fisika mekanik dan faktor humoral)
Jantung (adaptasi struktural)
Jantung (adaptasi struktural)
Hipertrofi & Hiperplasi miosit, deposit kolagen (LVH
Hipertrofi & Hiperplasi miosit, deposit kolagen (LVH
konsentrik / eksentrik)
konsentrik / eksentrik)
Gangguan Relaksasi ventrikel (disfungsi diastolik),
Gangguan Relaksasi ventrikel (disfungsi diastolik),
penebalan otot polos koroner, aliran koroner menurun
penebalan otot polos koroner, aliran koroner menurun
Fungsi sistolik menurun malkompensasi (RAAS dan
Fungsi sistolik menurun malkompensasi (RAAS dan
simpatis) mekanisme Frank-Starling, curah jantung
simpatis) mekanisme Frank-Starling, curah jantung
meningkat Dilatasi ventrikel Gagal jantung
Multiple Risk Factor Intervention Trial (MRFIT); n=347,978 men
Multiple Risk Factor Intervention Trial (MRFIT); n=347,978 men
Neaton et al. In: Laragh et al (eds). Hypertension: Raven, 1995:127
Neaton et al. In: Laragh et al (eds). Hypertension: Raven, 1995:127
Systolic Blood Pressure and
Systolic Blood Pressure and
Cardiovascular Mortality
Cardiovascular Mortality
Mean Systolic Blood Pressure (mm Hg)
Mean Systolic Blood Pressure (mm Hg)
R el at iv e R is k o f D ea th R el at iv e R is k o f D ea th R el at iv e R is k o f D ea th R el at iv e R is k o f D ea th Stroke (n=1233 Stroke (n=1233)) 168 <120 125 135 148 2 4 8 16 32 Coronary Disease (n=11,149 Coronary Disease (n=11,149)) 168 120 125 135 148 16 8 4 2 1
LVH Iskemia Miokard
LVH Iskemia Miokard
1.
1. Peninggian tegangan dinding LVPeninggian tegangan dinding LV
2.
2. Penambahan massa miokardPenambahan massa miokard
3.
3. Pengurangan cadangan koronerPengurangan cadangan koroner
4.
4. Peninggian resistensi koronerPeninggian resistensi koroner
5.
5. Plak aterosklerosos karena disfungsi Plak aterosklerosos karena disfungsi
endotel koroner akibat tekanan mekanis endotel koroner akibat tekanan mekanis
pada HT pada HT
Arti klinis LVH
Arti klinis LVH
LVH bukan sekadar kompensasi LVH bukan sekadar kompensasi
LVH faktor risiko independen LVH faktor risiko independen
LVH meningkatkan morbiditas dan LVH meningkatkan morbiditas dan
mortalitas kardivaskuler mortalitas kardivaskuler
Yaitu : Yaitu :
Iskemia miokard, aritmia, gagal jantung Iskemia miokard, aritmia, gagal jantung
Disfungsi Diastolik LV
Disfungsi Diastolik LV
Gangguan awal HHDGangguan awal HHD
Karena komplien LV berkurangKarena komplien LV berkurang
Gejala spt gagal jantung kongestif : Gejala spt gagal jantung kongestif :
dispnea on effort, orthopneu, PND, dispnea on effort, orthopneu, PND,
intoleransi latihan, edema. intoleransi latihan, edema.
Disfungsi sistolik
Disfungsi sistolik
Terjadi belakangan sesudah disfungsi Terjadi belakangan sesudah disfungsi
diastolik akibat penururunan kontraksi LV
diastolik akibat penururunan kontraksi LV
Stadium akhir HHDStadium akhir HHD
Penurunan kontraksi LV akibat :Penurunan kontraksi LV akibat :
1. Peninggian regangan diding LV
1. Peninggian regangan diding LV
2. Penurunan kontraksi miokard karena
2. Penurunan kontraksi miokard karena
iskemi oleh HHD
iskemi oleh HHD
Gejala spt gagal jantung dan biasanya Gejala spt gagal jantung dan biasanya
lebih berat.
Hypertension: A Major Risk
Hypertension: A Major Risk
Factor for CHF
Factor for CHF
Hypertension LVH MI Obesity Diabetes Smoking Dislipidemia Diabetes Left Ventricular Remodeling Subclinical Left Ventricular Dysfunction Overt Heart Failure CHF Deat hTime, decades Time, month (Adapted from Vasan RS., 1996, Levy D. Arch Intern Med.1996;156:1789-1796)
Diastolic Dysfunction
Systolic Dysfunction
The Cardiovascular Continuum
The Cardiovascular Continuum
Dzau V, Braunwald E. Am Heart J. 1991;121:1244-1263
Risk factors Diabetes, hypertension Atherosclerosis and LVH Myocardial infarction
Remodeling Ventriculardilation
Heart failure End-stage heart disease Death CAMELOT CAMELOT PREVENT PREVENT
DIAGNOSIS
1. LVH
1. LVH
Pemeriksaan FisikPemeriksaan Fisik : :
- Pulsasi apek terlihat, kuat, lama, posisi - Pulsasi apek terlihat, kuat, lama, posisi
bergeser kekiri bawah dan terlokalisirbergeser kekiri bawah dan terlokalisir - Terdengar Gallop S4 pada LVH
- Terdengar Gallop S4 pada LVH
- Gallop S3 pada disfungsi sistolik dan - Gallop S3 pada disfungsi sistolik dan
Secara EKG (Kriteria voltase):Secara EKG (Kriteria voltase):
- Sensitifitas 20-50% - Sensitifitas 20-50%
- Metode standar diagnosis LVH (lebih - Metode standar diagnosis LVH (lebih
sensitif dari foto toraks)sensitif dari foto toraks) - Krieria Sokolow-Lyons : - Krieria Sokolow-Lyons : S di V1 + R di V5/V6 > 35 mmS di V1 + R di V5/V6 > 35 mm - Kriteria McPhie : - Kriteria McPhie :
Jumlah R dan S tertinggi di prekordial >4.5 mmJumlah R dan S tertinggi di prekordial >4.5 mm - Kriteria Cornel :
- Kriteria Cornel :
Radiologis :Radiologis : - Rontgen Torak - Rontgen Torak - Cor analisa - Cor analisa - CT scan - CT scan - MRI - MRI - Angiografi Radionclide - Angiografi Radionclide
Echocardiography :Echocardiography :
- non invasif - non invasif
- dapat mengukur dilatasi & hipertrofi LV, - dapat mengukur dilatasi & hipertrofi LV,
Massa LV Massa LV
- Sensitifitas 95 -100% - Sensitifitas 95 -100%
- Kriteria LVH : remodeling, eksentrik dan - Kriteria LVH : remodeling, eksentrik dan
konsentrik konsentrik
2. Disfungsi Diastolik LV
2. Disfungsi Diastolik LV
Diperiksa secara EchocardiografiDiperiksa secara Echocardiografi
Doppler katup Mitral dan V.pulmonalisDoppler katup Mitral dan V.pulmonalis
Secara anatomis sudah ada LAH dan LVHSecara anatomis sudah ada LAH dan LVH Kriteria :Kriteria : 1. Normal 1. Normal 2. Gangguan relaksasi 2. Gangguan relaksasi 3. Pseudo normal 3. Pseudo normal 4. Restriktif 4. Restriktif
Disfungsi sistolik LV
Disfungsi sistolik LV
Disfungsi sistolik LV seringkali diikuti dengan Disfungsi sistolik LV seringkali diikuti dengan
gagal jantung
gagal jantung
Lebih mudah didiagnosis :Lebih mudah didiagnosis :
Pemeriksaan Fisik : nafas sesak, cepat lelah, Pemeriksaan Fisik : nafas sesak, cepat lelah,
edema/asites, kardiomegali, peningkatan tek
edema/asites, kardiomegali, peningkatan tek
V.Jugularis, gallop S3 dan S4, hepatomegali.
V.Jugularis, gallop S3 dan S4, hepatomegali.
Foto rontgen : opasifikasi hilus akibat pelebaran Foto rontgen : opasifikasi hilus akibat pelebaran
v.pulmonalis
v.pulmonalis
Echocardiografi :menilai dilatasi ruang jantung, Echocardiografi :menilai dilatasi ruang jantung,
fraksi ejeksi rendah dan abnormalitas gerakan
fraksi ejeksi rendah dan abnormalitas gerakan
dinding LV
Penatalaksanaan
Penatalaksanaan
Tujuan umum pengobatan hipertensi :
Tujuan umum pengobatan hipertensi :
pengendalian tekanan darah untuk pengendalian tekanan darah untuk
memperbaiki kualitas hidup dan memperbaiki kualitas hidup dan
memperpanjang usia. memperpanjang usia.
Tujuan pengobatan HHD
Tujuan pengobatan HHD
1.
1. Pengobatan HTPengobatan HT
2.
2. Pencegahan LVH dan regresi LVH bila Pencegahan LVH dan regresi LVH bila
sudah terjadi sudah terjadi
3.
3. Pncegahan dan pengobatan PJK, Pncegahan dan pengobatan PJK,
disfungsi sistolik/diastolik dan aritmia disfungsi sistolik/diastolik dan aritmia
1.Terapi Non Farmakologis
1.Terapi Non Farmakologis
Smoking CessationSmoking Cessation
Moderate of alcohol consumption (limit Moderate of alcohol consumption (limit
alcohol intake <20gr/day) alcohol intake <20gr/day)
Exercise : 30 min aerobic physical activity, Exercise : 30 min aerobic physical activity,
3-4x/wk (ideally daily). Mild exercise can 3-4x/wk (ideally daily). Mild exercise can
lower SBP by 4-8 mmHg lower SBP by 4-8 mmHg
Wt reduction : Goal BMI for Asian adult Wt reduction : Goal BMI for Asian adult
18.5 – 22,9 kg/m2 18.5 – 22,9 kg/m2
Reduction of Na intake : <100mmol NaCl Reduction of Na intake : <100mmol NaCl
(2.4 g Na or 6 g of NaCl). This can lower (2.4 g Na or 6 g of NaCl). This can lower
BP 4-6 mmHg or more. BP 4-6 mmHg or more.
Dietary : advice to eat more fruit, Dietary : advice to eat more fruit,
vegetables, fish, reducing saturated fat vegetables, fish, reducing saturated fat
and cholesterol and cholesterol
Algoritma penanggulangan
Algoritma penanggulangan
hipertensi
hipertensi
Hipertensi tingkat1(=/>140/90-</=159/99 mm Hg) Hipertensi tingkat1(=/>140/90-</=159/99 mm Hg) Nilai resiko kardiovaskularNilai resiko kardiovaskular Nilai kerusakan organ target Nilai kerusakan organ target
Nilai penyakit penyerta dan diabetes melitusNilai penyakit penyerta dan diabetes melitus
Mulai usaha perubahan pola hidupMulai usaha perubahan pola hidup Koreksi faktor resiko kardiovaskularKoreksi faktor resiko kardiovaskular
Tanggulangi penyakit penyerta dan diabetes melitusTanggulangi penyakit penyerta dan diabetes melitus
Tentukan resiko total/absolutTentukan resiko total/absolut
Algoritma penanggulangan
Algoritma penanggulangan
hipertensi
hipertensi
Hipertensi tingkat 2 (=/>160 / 100 mmHg)Hipertensi tingkat 2 (=/>160 / 100 mmHg)
!!
Penanggulangan dengan obatPenanggulangan dengan obat !!
Nilai resiko kardiovaskularNilai resiko kardiovaskular Nilai kerusakan target organNilai kerusakan target organ
Nilai penyakit penyerta dan diabetes melitusNilai penyakit penyerta dan diabetes melitus !!
Tambahkan usaha perubahan pola hidupTambahkan usaha perubahan pola hidup Koreksi resiko kardiovaskularKoreksi resiko kardiovaskular
Tangulangi penyakit penyerta dan diabetes Tangulangi penyakit penyerta dan diabetes
melitus
Pilihan obat pada indikasi
Pilihan obat pada indikasi
khusus (1)
khusus (1)
Indikasi
Indikasi DiuretikDiuretik Beta Beta block
block ACEI
ACEI ARBARB CCBCCB Anti Anti aldos aldos Gagal Gagal Jantung Jantung ++ ++ ++ ++ ++ Pasca Pasca MI MI ++ ++ ?? ++ Jantung Jantung koroner koroner + + ++ ++ ?? ++
Pilihan obat pada indikasi
Pilihan obat pada indikasi
khusus (2)
khusus (2)
Indikasi
Indikasi DiurDiur etik
etik Beta blockBeta block ACEIACEI ARBARB CCBCCB Anti aldosAnti aldos Diab Diab mell mell + + ++ ++ ++ ++ Peny Peny ginjal ginjal kronik kronik ++ ++ Cegah Cegah Strok Strok ulang ulang ++ ++
Hipertensi dengan LVH
Hipertensi dengan LVH
Semua obat anti hipertensi dapat Semua obat anti hipertensi dapat
digunakan untuk menurunkan TD digunakan untuk menurunkan TD
Hati-hati Hati-hati Diuretik Diuretik AritmiaAritmia
Regresi LVHRegresi LVH : ACE inhibitor, ARB dan : ACE inhibitor, ARB dan
CCB CCB
Regresi LVH akan memperbaiki fungsi Regresi LVH akan memperbaiki fungsi
diastolik
Daftar obat utama
Daftar obat utama
Diuretik (dosis rendah)Diuretik (dosis rendah) Beta BlockerBeta Blocker
ACEI (ACE inhibitor)ACEI (ACE inhibitor)
ARB (Angiotensin Receptor Blocker)ARB (Angiotensin Receptor Blocker) CCB (Calcium Channel Blocker)CCB (Calcium Channel Blocker)
Hipertensi dengan PJK
Hipertensi dengan PJK
Tujuan :Tujuan :
-
- Menurunkan tekanan darahMenurunkan tekanan darah
- Mengendalikan sindroma koroner / iskemik
- Mengendalikan sindroma koroner / iskemik
- Menghambat progresivitas aterosklerosis
- Menghambat progresivitas aterosklerosis
- Mengendalikan faktor pencetus (anemia,
- Mengendalikan faktor pencetus (anemia,
tirotoksikosis,dll)
tirotoksikosis,dll)
- Program rehabilitasi
Obat yang dianjurkan :
Obat yang dianjurkan :
Beta blokerBeta bloker :menurunkan TD, mengurangi :menurunkan TD, mengurangi
kebutuhan oksigen miokard
kebutuhan oksigen miokard
Nitrat :Nitrat : dilatasi koroner, menurunkan TD, dilatasi koroner, menurunkan TD,
memperbaiki perfusi miokard
memperbaiki perfusi miokard
Calsium antagonisCalsium antagonis : mengurangi afterload, : mengurangi afterload,
menurunkan TD, mengurangi kebutuhan
menurunkan TD, mengurangi kebutuhan
oksigen miokard
oksigen miokard
ACE inhibitorACE inhibitor : menurunkan TD, memperbaiki : menurunkan TD, memperbaiki
fungsi endotel & ventrikel sehingga
fungsi endotel & ventrikel sehingga
menghambat proses aterosklerosis
Hipertensi dg Gagal Jantung
Hipertensi dg Gagal Jantung
Tujuan “Tujuan “
1.
1. Menurunkan tekanan darahMenurunkan tekanan darah
2.
Obat obat :
Obat obat :
1.
1. Diuretik Diuretik : volume overload: volume overload
2.
2. VasodilatorVasodilator (after load) (after load)
3.
3. DigoksinDigoksin (inotropik ventrikel) (inotropik ventrikel)
4.
4. Betabloker Betabloker : disfungsi ventrikel yg : disfungsi ventrikel yg
euvolume euvolume
5.
5. ACE inhibitorACE inhibitor : memperbaiki remodeling, : memperbaiki remodeling,
memperpanjang hidup dan mengurangi memperpanjang hidup dan mengurangi
mortalitas. mortalitas.
Goals of Anthihypertensive
Goals of Anthihypertensive
Therapy
Therapy
Maintenance of normal BP (avoidance Maintenance of normal BP (avoidance
of stroke, CHF) of stroke, CHF)
Cardioprotection (primary/secondary)Cardioprotection (primary/secondary) RenoprotectionRenoprotection
Quality of life (avoidance of side Quality of life (avoidance of side
effects) effects)
Non-interference with concurrent Non-interference with concurrent
diseases/treatments diseases/treatments
R ed u ct io n in L V m as s in d ex % *P < 0.05 vs beta-blockers †P < 0.09 vs beta-blockers
Schmieder RE et al. J Am Coll Cardiol 2001;37(suppl A):abstract
–13 –11 –9 –7 –5 –3 –1 1 Beta-blockers
Diuretics CCBs ARBs ACEIs
†
* *
Regression of LVH
Regression of LVH
Meta-analysis of 72 studies involving 2925 patients with equivalent blood pressure lowering
Antihypertensive Therapy
Antihypertensive Therapy
Non-pharmacologic therapy: lifestyle
Non-pharmacologic therapy: lifestyle
changes changes -Dietary changes -Weight reduction -Salt-intake reduction -Exercise -Smoking cessation -Alkohol Reduction
Pharmacologic therapy: six classes of drugs
Pharmacologic therapy: six classes of drugs
-Diuretics -Symptholyties > Central sympathoinhibitory > -adrenergic blockers > -adrenergic blockers -Direct vasodilators
-Calcium chanel blockers
-Angiotensin converting enzime (ACE) inhibitors -Angiotensin II receptor blockers (ARBs)
Summary of ACC/AHA
Summary of ACC/AHA
Clinical Treatment
Clinical Treatment
Guidelines
Guidelines
Systolic Ventricular Systolic Ventricular
Disfunction
Disfunction
Diastolic Ventricular Diastolic Ventricular
Disfunction Disfunction - ACE inhibitors - Hydralazine + Isosorbide dinitrate - Digoxin - Anticoagulants - Beta-blockers - Diuretic - Nitrates - Drugs suppressing atrioventricular conduction - Anticoagulants