• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tata Cara Perhitungan Jaminan Reklamasi (Final)-Danang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Tata Cara Perhitungan Jaminan Reklamasi (Final)-Danang"

Copied!
58
0
0

Teks penuh

(1)

DIREKTORAT JENDERAL MINERAL DAN BATUBARA

KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

DANANG WIDIYANTO

TATA CARA PERHITUNGAN JAMINAN REKLAMASI

(2)
(3)

RENCANA REKLAMASI

DOKUMEN

RENCANA

REKLAMASI

•Status Perizinan •Luas Wilayah •Persetujuan AMDAL/UKL-UPL/Dokumen Lingkungan Hidup

•Lokasi dan Kesampaian Wilayah

PENDAHULUAN

Tambang

Timbunan/disposal Sarana Penunjang

Kolam Perangkap Sedimen Jalan

RENCANA PEMBUKAAN LAHAN

Tata Guna Lahan Sebelum Dan Sesudah Ditambang TATA GUNA LAHAN

• Lokasi lahan yang akan direklamasi • Teknik dan peralatan yang akan

digunakan dalam reklamasi • Sumber material pengisi (untuk

backfilling) • Pemeliharaan

• Teknik dan peralatan yang akan digunakan dalam reklamasi • Revegetasi

PROGRAM REKLAMASI

Biaya Langsung Biaya tidak Langsung

RENCANA BIAYA REKLAMASI

1. Peta situasi Rencana Pembukaan Lahan dengan ketelitian peta skala 1 : 10.000 2. Peta situasi Rencana Reklamasi dengan

ketelitian peta skala 1 : 10.000

(4)

Rencana Pembukaan Lahan

Jalan

Uraian mengenai lokasi dan luas lahan yang dibuka untuk pembuatan jalan tambang dan non tambang.

Kolam sedimen

Uraian mengenai lokasi dan luas lahan yang dibuka untuk pembuatan kolam sedimen.

Sarana Penunjang

Uraian mengenai luas lahan dan lokasi yang dibuka untuk digunakan sebagai pabrik, kantor, perurnahan, bengkel dan sarana penunjang lainnya.

(5)

Program Reklamasi

Teknik dan Peralatan yang akan digunakan untuk reklamasi

Uraian mengenai teknik dan peralatan yang digunakan untuk reklamasi lahan.

Sumber Material Pengisi (Backfilling)

Uraian material yang digunakan untuk pengisian k.embali lubang bekas tambang (backfilling), jenis, lokasi asal material, dan volume.

Lokasi Lahan yang akan Direklamasi

Uraian mengenai lokasi dan luas lahan terganggu yang akan direklamasi, yang meliputi:

a. lahan bekas tambang;

b. timbunan tanah/batuan penutup di luar tambang;

c. jalan tambang dan non tambang yang tidak digunakan lagi; d. bekas kolam sedlrnen (kalau ada); dan

(6)

Program Reklamasi

Pekerjaan Sipil sesuai peruntukan lahan pascatambang

Uraian mengenai kegiatan penataan lahan beserta lokasi dan luasannya yang peruntukannya bukan revegetasi.

(contoh: area permukiman, kawasan industri, pariwisata, dan lain-lain).

Pemeliharaan

Uraian mengenai pemeliharaan lahan yang telah direklamasi, pemupukan, pemberantasan hama dan penyakit tanaman.

Revegetasi

Uraian mengenai jenis tanaman dan jumlah tanaman, jarak tanam, lokasi dan luas lahan yang akan direvegetasi.

(7)

Rencana Biaya Reklamasi

Biaya Langsung

Uraian mengenai biaya yang perlu dihitung dalam penyusunan rencana biaya reklamasi yang meliputi:

a. penataan kegunaan lahan; b. revegetasi;

c. pencegahan dan penanggulangan air asam tam bang; dan/atau d. pekerjaan sipil sesuai peruntukan lahan pasca tambang.

Biaya Tidak Langsung

Uraian mengenai biaya yang harus dimasukkan dalam perhitungan reklamasi dan sedapat mungkin ditetapkan dengan menggunakan standar acuan, yang ditentukan sebagai berikut:

a. biaya mobilisasi dan demobilisasi alat sebesar 2,5 % dari biaya langsung atau berdasarkan perhitungan.

b. biaya perencanaan reklamasi sebesar 2 % - 10 % dad biaya langsung. c. biaya administrasi dan keuntungan kontraktor sebesar 3 % - 14 % dari biaya langsung.

(8)

L A M P I R A N P E T A

Lokasi Lahan yang akan Direklamasi

1. Peta situasi rencana pembukaan lahan, skala minimal 1 : 10.000. 2. Peta situasi rencana reklamasi, skala minimal 1: 10.000.

Bila wilayahnya sangat luas dan atau terdiri dari beberapa blok

penambangan/produksi, sehingga tidak dapat digambarkan dalam 1 (satu) peta untuk setlap tahun, maka dapat digambarkan dalam beberapa lembar peta dan dilengkapi dengan peta indeks.

(9)

Lampiran Tabel

(10)

Pengangkutan Top soil Pembentukan disposal dan

pengaturan permukaan

Pembuatan saluran drainase dan

pengendalian erosi Penanaman cover crop

dan tanaman pioner Pemeliharaan dan

Pemantauan

Tahapan Reklamasi

Penghamparan Top soil Penataan Lahan

(11)
(12)

Rangkaian Perkembangan Reklamasi

12-11-2005 22-03-2006 24-11-2006 01-05-2007 10-05-2008 27-11-2008 08-12-2009 30-11-2007 12-08-2004

(13)

DAFTAR BIAYA PERALATAN

No Jenis Alat Kapasitas Biaya Per Jam (USD)

1 Buldozer 600 HP 120 2 Buldozer 200HP 40 3 Buldozer 320HP 64 4 Buldozer 425HP 86 5 Wheel Loader 1.5 m3 19 6 Wheel Loader 2.5m3 23 7 Wheel Loader 3.0 m3 24 8 Wheel Loader 4.0 m3 47 9 Track Loader 2.3 m3 21 10 Track Loader 2.8 m3 26 11 Motor Grader 135 HP 25 12 Motor Grader 150 HP 28 13 Hyd Excavator 0.5 m3 18 14 Hyd Excavator 0.9 m3 23 15 Hyd Excavator 1.5 m3 31 16 Hyd Excavator 2.0 m3 42

17 Back Hoe Loader 0.3-1 m3 19

18 Hyd Breaker 3000 49

19 Dump Truck 20 ton 17

20 Dump Truck 12 ton 14

(14)

DAFTAR BIAYA TENAGA KERJA

No Jenis Alat Upah Buruh (US$)

1 Track Loader 2.5 2 Hyd Excavator 2.5 3 Dump Truck 2.5 4 Bulldozer 2.5 5 Wheel Loader 2.5 6 Back Hoe Loader 2.5 7 Motor Grader 2.5

(15)

PERALATAN/ALAT BERAT YANG DIGUNAKAN UNTUK

KEGIATAN REKLAMASI

PENATAAN LAHAN

Penataan permukaan O/B sehingga membentuk kontur yang baik untuk revegetasi dan kemungkinan erosi minimal

ALAT YANG DIGUNAKAN

Bulldozer

(16)

CONTOH PERHITUNGAN

PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI

PENGGUNAAN BULLDOZER UNTUK PENATAAN LAHAN

Spesifikasi Alat

• Volume tanah/OB=22.200 m

3

• Produksi normal= 1000

m

3

/jam

Faktor Penyesuaian

• Operator = 75%

• Material =120%

• Jam kerja = 84%

• Kemiringan = 1 (Datar)

• Koreksi BJ (Berat Jenis)=0,9

• Kenampakan=1

• Elevasi=1

• Transmisi=1

(17)

CONTOH PERHITUNGAN

PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI

(18)

Penataan Permukaan/BullDozer

Biaya Total

=Jumlah jam diperlukan x (Biaya Sewa Alat/jam +Upah Buruh/jam)

Biaya Total

= 33 jam x (40 USD/jam+2.5 USD/jam)

= 1402.5 USD

(19)

PERALATAN/ALAT BERAT YANG DIGUNAKAN UNTUK

KEGIATAN REKLAMASI

PENEBARAN TANAH PUCUK

Kegiatan pokok:

1. Mengangkut tanah pucuk atau topsoil dari topsoil stock atau dari area pengupasan top soil

2. Penataan permukaan tahap akhir (final grade) dan penataan tanah pucuk agar siap tanam.

ALAT YANG DIGUNAKAN

1. Dump truck dan excavator 2. Bulldozer

Top soil dihampar di lokasi final, ketebalan minimal 30 cm

Pemindahan Top Soil Penghamparan Top Soil

Penataan Akhir Permukaan Area Disposal/

(20)

• Kegiatan Pokok

 Pemindahan Tanah Pucuk

• Uraian Penggunaan Alat (Geometri pemuatan, material, dan

lain lain.)

 Volume tanah pucuk yang dipindahkan = 20.800 m

3

 Kapasitas bucket normal =2.08 m

3

 Faktor Pengisian =0.8

 Waktu kerja efektif = 50 menit/jam

 Waktu edar =0.5 menit

CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI

PENGGUNAAN EXCAVATOR

(21)

CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI

PENGGUNAAN EXCAVATOR

• Perhitungan Produktivitas :

a. Kapasitas Bucket bersih :

b. Tingkat Produksi :

c. Jumlah jam yang diperlukan:

3

66

.

1

8

.

0

.

08

.

2

m

isian

FaktorPeng

BucketNor

Kap

jam

m

r

menit

jam

menit

ih

BucketBers

Kap

m

3 3

166

eda

waktu

5

.

0

efektif

kerja

Waktu

50

.

66

.

1

jam jam m m 3 . 125 produksi Tingkat 166 dipindah Vol.Tanah 800 . 20 3 3  

(22)

Penebaran Tanah Pucuk/Excavator

Biaya Total

=Jumlah jam diperlukan x (Biaya Sewa Alat/jam +Upah Buruh/jam)

Biaya Total

= 125,3 jam x (

42

USD/jam+2.5 USD/jam)

=5575.85 USD

(23)

• Kegiatan Pokok

 Mengangkut tanah pucuk dari timbunan top soil stock Timur ke area

reklamasi dengan jarak 300 m.

• Spesifikasi Alat (Tipe, Kapasitas, dan lain-lain)

 Kapasitas muat rata-rata 20,5 m

3

• Uraian Penggunaan Alat (Geometri pemuatan, material, dan lain lain.)

 Angkut isi = 0,8 menit

 Kembali kosong = 0,6 menit

 Waktu pengisian = 4,5 menit

 Buang muatan dan ancang-ancang = 2 menit

 Volume tanah dipindahkan = 20.800 m

3

 Waktu kerja efektif = 50 menit/jam

CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI

PENGGUNAAN DUMP TRUCK

(24)

CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI

PENGGUNAAN DUMP TRUCK

Perhitungan Produktivitas :

a.Waktu Edar:

b. Jumlah truck yang dibutuhkan:

c. Jumlah jam diperlukan:

Diperlukan 2 truk masing-masing beroperasi selama 125,3 jam (sesuai dengan jam operasi excavator yang melayani), sehingga jam operasi truk yang dibutuhkan=250,6 jam

9 . 7 ancang ancang dan muatan Buang 2 n W.Pengisia 5 . 4 kosong Angkut 6 . 0 isi Angkut 8 . 0      unit) (2 75 . 1 n w.pengisia 4.5 edar waktu 9 . 7

muat

alat

edar

waktu

bucket

Kapasitas

DT

Kapasitas

pengisian

Waktu

(25)

Penebaran Tanah Pucuk/Dump Truck

Biaya Total

=Jumlah jam diperlukan x (Biaya Sewa Alat/jam +Upah Buruh/jam)

Biaya Total

= 250,6 jam x (17 USD/jam+2.5 USD/jam)

= 4886.7 USD

(26)

CONTOH PERHITUNGAN

PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI

PENGGUNAAN BULLDOZER UNTUK PENATAAN AKHIR LAHAN

• Kegiatan Pokok

- Penataan tanah pucuk agar siap tanam.

• Spesifikasi Alat (Tipe, Kapasitas, dan lain-lain)

Kapasitas produksi normal 1.000 m3/jam

• Uraian Penggunaan Alat (Geometri pemuatan, material, dan lain

lain.)

Bulldozer menyebarkan tanah pucuk pada lahan dengan

kemiringan efektif 15%

(27)

CONTOH PERHITUNGAN

PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI

PENGGUNAAN BULLDOZER UNTUK PENATAAN TANAH PUCUK

• Volume tanah=20.800 m

3

Faktor Penyesuaian

• Operator = 75%

• Material =120%

• Jam kerja = 81%

• Kemiringan = 1

• Koreksi BJ (Berat Jenis)=0,9

• Kenampakan=1

• Elevasi=1

• Transmisi=1

(28)

CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI

PENGGUNAAN BULLDOZER UNTUK PENATAAN AKHIR PERMUKAAN

• Perhitungan Produktivitas :

a. Faktor Penyesuaian:

b. Tingkat produksi:

c. Jam operasi:

65 . 0 0 . 1 0 . 1 0 . 1 de M etoda/bla 0 . 1 BJ koreksi 9 . 0 kemiringan 1 kerja Jam 81 . 0 M aterial 2 . 1 Operator 75 . 0          Transmisi Elevasi kenampakan jam m jam m / 650 n Penyesuaia Fak 0.65 normal Prod / 1000 3 3   jam m 32 Prod Tingkat /jam m 650 dipindah Tanah Vol 800 . 20 3 3  

(29)

Penataan Permukaan Akhir/BullDozer

Biaya Total

=Jumlah jam diperlukan x (Biaya Sewa Alat/jam +Upah Buruh/jam)

Biaya Total

= 32 jam x (40 USD/jam+2.5 USD/jam)

= 1360 USD

(30)

Pengendalian Erosi

Drainase Permanen Drop Structure dari Ban bekas Check dam

 Meminimalkan erosi sepanjang aliran air yang dilalui  Dimensi saluran mempertimbangkan debit air

(31)

PERALATAN/ALAT BERAT YANG DIGUNAKAN UNTUK KEGIATAN REKLAMASI

PEMBUATAN DRAINASE

Pembuatan drainase di sekeliling area reklamasi yang mengarahkan runoff ke KPL

ALAT YANG DIGUNAKAN

(32)

Kegiatan Pokok

- Membuat saluran drainase - Membuat kolam pengendap

Spesifikasi Alat (Tipe, Kapasitas, dan lain-lain)

 Kapasitas bucket normal=1.04 m3

 Faktor Pengisian=0.8

 Waktu kerja efektif = 50 menit/jam  Waktu edar=1,3 menit

Uraian Penggunaan Alat (Pembuatan Drainase)

 Panjang total saluran drainase/Ha= 500 m  Luas permukaan saluran 50x100cm= 0.5 m2

 Volume tanah dipindahkan/Ha=250 m3

 Luas area reklamasi=20 Ha

Uraian Penggunaan Alat (Pembuatan Kolam pengendap)

 Luas untuk kolam = 2000 m2  Kedalaman = 2 m

 Volume material yang dipindahkan = 4.000 m3

CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI

PENGGUNAAN EXCAVATOR UNTUK PEMBUATAN DRAINASE

(33)

CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI

PENGGUNAAN EXCAVATOR UNTIUK PEMBUATAN DRAINASE

• Perhitungan Produktivitas :

a. Kapasitas Bucket bersih :

b. Tingkat Produksi :

c. Jumlah jam yang diperlukan:

3 832 . 0 8 . 0 . 04 . 1 m isian FaktorPeng BucketNor Kap   jam m menit jam menit ih BucketBers Kap m3 3 32 edar waktu 3 . 1 efektif kerja Waktu 50 . 832 . 0    jam jam m m 25 . 156 produksi Tingkat 32 dipindah Vol.Tanah 5000 3 3  

(34)

CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI

PENGGUNAAN EXCAVATOR UNTIUK PEMBUATAN KOLAM

PENGENDAP

• Perhitungan Produktivitas :

a. Kapasitas Bucket bersih :

b. Tingkat Produksi :

c. Jumlah jam yang diperlukan:

3 832 . 0 8 . 0 . 04 . 1 m isian FaktorPeng BucketNor Kap   jam m menit jam menit ih BucketBers Kap m3 3 32 edar waktu 3 . 1 efektif kerja Waktu 50 . 832 . 0    jam jam m m 125 produksi Tingkat 32 dipindah Vol.Tanah 4000 3 3  

(35)

Biaya Total

=Jumlah jam diperlukan x (Biaya Sewa Alat/jam +Upah Buruh/jam)

Biaya Total

= 156,25 jam x (23 USD/jam+2.5 USD/jam)

= 3.894,37 USD

(36)

Sediment Trap Safety Pond Floating Inlet

Flockulator Dosing Chemical in Flockulator

Treatment Facilities

Mud Pond Outlet Badan air

Biaya Pembuatan Kolam Pengendap

Biaya Total

=Jumlah jam diperlukan x (Biaya Sewa Alat/jam +Upah

Buruh/jam)

Biaya Total

= 125 jam x (23 USD/jam+2.5 USD/jam)

= 3,187.5 USD

(37)

Rencana Biaya Reklamasi

No. Kegiatan Biaya (USD)

1. Pengaturan Permukaan Lahan 1,402.50 2. Penebaran Tanah Pucuk 11,822.55 3. Pengendalian erosi dan pengelolaan air 7,081.87

(38)

Menghitung Biaya Pengendalian AAT

Kebutuhan

Kapur/tahun

:

ton

Harga

:

1.000 Rp/kg

Biaya

:

Rp.

Kebutuhan

tawas/tahun

:

ton

Harga

:

3000 Rp/kg

Biaya

:

Rp.

Biaya Analisa

Geokimia

:

Rp

Jumlah

Rp

(39)

Pelaksanaan Penanaman

Pekerjaan meliputi:

 Pengaturan arah larikan

 Distribusi Bibit

 Pemasangan ajir

 Pembuatan lubang

 Penanaman Tanaman

Penanaman Fast Growing Species

Penanaman Cover crop Penyisipan Native species (Meranti dan Kapur)

(40)

Penentuan Biaya Penanaman

Tanaman Pioner

 Jarak tanam 4x4 m

 Jumlah bibit 625 batang

 Waktu penanaman 1 batang = 20-

30 menit

 Waktu penanaman/Ha :

625 batang = 18.750 menit =

312,5 jam

 Hari yang diperlukan :

312,5 jam / 7 jam sehari = 45 hari

 Tenaga kerja yang diperlukan selama 1 minggu:

39 hari /

7 hari = 6,4 = 6 ~ 7 orang

 Dengan luas 1 ha jumlah tenaga kerja

6

~ 7

orang

maka 1 ha dapat selesai dalam

7

hari

(41)

Penentuan Biaya Penanaman

Tanaman Sisipan

 Jumlah bibit : ¼ * 750 batang = 188 batang

 Waktu penanaman 1 batang = 20-

30 menit

 Waktu penanaman/Ha :

188 batang = 5.625 menit =

93,75 jam

 Hari yang diperlukan :

93,75 jam / 7 jam sehari = 13 hari

 Tenaga kerja yang diperlukan selama 1 minggu:

13 hari /

7 hari = 2 orang

 Dengan luas 1 ha jumlah tenaga kerja

2

orang maka

1 ha dapat selesai dalam

7

hari

(42)

Pemeliharaan dan Pemantauan

Pemeliharaan Tanaman

 Pemeliharaan tanaman dilakukan untuk mendapatkan

keberhasilan revegetasi, meliputi pemupukan berkala,

penyiangan,

pendangiran,

pemangkasan

dan

penyulaman baik tanaman pioneer maupun tanaman

sisipan.

 Pemeliharaan dilakukan tahun ke 1, tahun ke 2 dan

tahun ke 3.

(43)

Penentuan biaya

pemeliharaan dan perawatan

 Jarak tanam 4x4 m

 Jumlah bibit 625 + 125= 750 batang

 Waktu pemeliharaan dan perawatan 1 batang =

15-20

menit

 Waktu pemeliharaan /ha:

750 batang = 15.000 menit =

250 jam

 Hari yang diperlukan:

250 jam / 7 jam sehari = 36 hari

 Tenaga kerja yang diperlukan 1 minggu:

36 hari / 7 hari

= 5,1 = 5 orang

 Dengan luas 1 ha jumlah tenaga kerja 5 orang maka 1 ha

dapat selesai dalam 7 hari

(44)

+ 5 Tahun

Metode Revegetasi Area Bekas Tambang

Hand seeding

Metoda alat mekanis Penanaman pohon Metode hydroseeding

0 bulan

4 bulan 2 bulan

(45)

B

i

a

y

a

R

e

v

e

g

e

t

a

s

i

per Ha

45

No Komponen Biaya Satuan Kebutuhan per

Hektar

Harga Satuan

(Rp) Total Harga (Rp)

I Penanaman Pionir

1.1 Pohon tanaman pioner lokal dan non

lokal Bibit 625 2.500 1.562.500 1.2 Penebaran biji coper crop Kg 15 45.000 675.000 1.3 Pupuk Kg 20 5.000 100.000 1.4 Kapur/dolomit Kg 50 3.000 150.000 1.5 Insektisida Liter 1 10.000 10.000 1.6 Tenaga kerja HOK 45 80.000 3.571.429

II Penanaman Sisipan

2.1 Pohon tanaman sisipan lokal daur

panjang Bibit 188 10.000 1.875.000

2.2 Pupuk Kg 5 5.000 25.000

2.3 Kapur/dolomit Kg 13 3.000 37.500 2.4 Insektisida Liter 1 10.000 10.000 2.5 Tenaga kerja HOK 13 80.000 1.071.429

Sub Total I 9.087.857

III Perawatan Tahun ke I

3.1 Pupuk Kg 5 5.000 25.000

3.2 Pohon untuk penyulaman pioner Bibit 125 2.500 312.500 3.3 Biji cover crop Kg 1 45.000 45.000 3.4 Tenaga kerja HOK 36 80.000 2.857.143

IV Perawatan Tahun ke II

4.1 Pupuk Kg 10 5.000 50.000

4.2 Pohon untuk penyulaman pioner Bibit 88 2.500 218.750 4.3 Tenaga kerja HOK 36 60.000 2.142.857

V Perawatan Tahun ke III

5.1 Pupuk Kg 10 5.000 50.000

5.2 Pohon untuk penyulaman lokal Bibit 63 10.000 625.000 5.3 Tenaga kerja HOK 36 80.000 2.857.143

Sub Total II 9.183.393

VI Analisa Tanah

6.1 Analisa sampel tanah Sampel 6 600.000 3.600.000

Sub Total III 3.600.000

(46)

Penentuan Biaya Tidak Langsung

46

Biaya Tidak Langsung

Uraian mengenai biaya yang harus dimasukkan dalam perhitungan reklamasi dan sedapat mungkin ditetapkan dengan menggunakan standar acuan, yang ditentukan sebagai berikut:

a. biaya mobilisasi dan demobilisasi alat sebesar 2,5 % dari biaya langsung. b. biaya perencanaan reklamasi sebesar 2 % - 10 % dari biaya langsung. c. biaya administrasi dan keuntungan kontraktor sebesar 3 % - 14 % dari

biaya langsung.

(47)

Grafik Biaya Tidak Langsung

Grafik Biaya Perencanaan Reklamasi

(48)

Grafik Biaya Tidak Langsung

Grafik Biaya

administrasi dan keuntungan

(49)

Grafik Biaya Tidak Langsung

Grafik Biaya Supervisi

(50)

Penataan Lahan & Penanaman Cover Crop

(51)

Sebelum Penanaman

2 bulan setelah penanaman

(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)

Gambar

Grafik Biaya Tidak Langsung
Grafik Biaya Tidak Langsung
Grafik Biaya Tidak Langsung

Referensi

Dokumen terkait

SNI 2839:2008. Standar Nasional Indonesia (SNI) tentang Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan

Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan ini disusun berdasarkan pada hasil penelitian Analisis Biaya Konstruksi di Pusat Litbang Permukiman 1988 – 1991. Penelitian ini dilakukan

Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan ini disusun berdasarkan pada hasil penelitian Analisis Biaya Konstruksi di Pusat Litbang Permukiman 1988 – 1991. Penelitian ini dilakukan

Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan ini disusun berdasarkan pada hasil penelitian Analisis Biaya Konstruksi di Pusat Litbang Permukiman 1988 – 1991. Penelitian ini dilakukan

Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan ini disusun berdasarkan pada hasil penelitian Analisis Biaya Konstruksi di Pusat Litbang Permukiman 1988 – 1991. Penelitian ini dilakukan

Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan ini disusun berdasarkan pada hasil penelitian Aanlisis Biaya Konstruksi di Pusat Litbang Permukiman 1988 – 1991. Penelitian ini dilakukan

Standar ini diharapkan dapat menjadi acuan dan pegangan dalam pengukuran aliran air pada saluran terbuka secara tidak langsung dengan metode kemiringan luas untuk perhitungan

Standar Nasional Indonesia untuk tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan tanah pada konstruksi bangunan gedung dan