• Tidak ada hasil yang ditemukan

KONSERVASI ANGGREK HITAM (Coelogyne pandurata Lindl.) MELALUI MIKROPROPAGASI PADA BERBAGAI MEDIUM KULTUR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KONSERVASI ANGGREK HITAM (Coelogyne pandurata Lindl.) MELALUI MIKROPROPAGASI PADA BERBAGAI MEDIUM KULTUR"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  1.  Fase  perkecambahan  anggrek  hitam  setelah  6  minggu  penanaman.  Fase  1:  biji  anggrek  hitam  berumur  5  bulan  tampak  embrio  berwarna  putih  membengkak  (yellowish  embryo),  fase  2:  embrio  mulai  membentuk  klorofil  (greenish
Gambar  2.  Persentase  perkecambahan  biji  anggrek  hitam  dalam  berbagai  medium  setelah 6 minggu penanaman
Tabel 1. Jumlah rata-rata tunas in vitro yang terbentuk dalam medium kultur dengan kombinasi  NAA dan 2-ip setelah 8 minggu pengamatan

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil analisis data secara statistik diperoleh bahwa pemberian konsentrasi BAP yang berbeda menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap jumlah tunas, panjang tunas, panjang

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi fosfor pada medium kultur in vitro terhadap pertumbuhan pseudobulb pada

Bahan tanaman yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksplan daun anggrek bulan steril dari kultur in vitro berumur 3 bulan, medium dasar NDM (New Dogashima Medium),

Pengaruh Pemberian Giberalin ( GA3 ) dan Air Kelapa Terhadap Perkecambahan Bahan Biji Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis BL ) Secara In Vitro.. Enhancement of somatic embryo

Data penelitian ini membuktikan bahwa respon perkecambahan embrio anggrek terhadap media dengan penambahan ekstrak tomat sangat spesifik dan berbeda untuk forma pada spesies yang

Perlakuan berbagai jenis media organik memberikan pengaruh yang nyata terhadap parameter-parameter pertumbuhan eksplan anggrek hitam, yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, panjang