ANALISA TERHADAP PELAKSANAAN PENCATATAN PERKAWINAN BEDA AGAMA DITINJAU DARI PASAL 2 UNDANG-UNDANG NO 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN DAN HUKUM ISLAM
Teks penuh
Dokumen terkait
TINJAUAN HUKUM ATAS PERKAWINAN BEDA AGAMA (ISLAM DAN KRISTEN) DIKAITKAN DENGAN UNDANG–UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN JUNCTO UNDANG–UNDANG NOMOR 39. TAHUN 1999
Skripsi yang berjudul “Sanksi Perkawinan Beda Agama Ditinjau Dari Aspek Hukum Positif Dan Hukum Pidana Islam” yang disusun oleh Saudara,| Muhammad Asri, Nim: 10300106040,
Pada pasal 35 huruf a Undang-Undang Administrasi Kependudukan adalah sebuah pasal yang memberikan dasar hukum dilaksanakannya perkawinan beda agama di Indonesia. Pada
Dalam penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 juga tidak mengatur tentang adanya perkawinan beda agama, apalagi pasal 2 ayat 1 menyatakan bahwa perkawinan adalah
Pada pasal 35 huruf a Undang-Undang Administrasi Kependudukan adalah sebuah pasal yang memberikan dasar hukum dilaksanakannya perkawinan beda agama di Indonesia. Pada
Bagaimana Proses Pencatatan Perkawinan Beda agama Berdasarkan Undang- Undang Administrasi Kependudukan?.. Untuk menjelaskan status proses perkawinan beda Agama
Analisis Pengaturan Perkawinan Beda Agama Menurut U ndang-undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan Usaha pemerintah dalam mengisi kekosongan hukum terkait
Oleh sebab itu, unsur agama dalam UU Perkawinan sangat kental dan peranan agama yang sangat dominan.4 Kemudian dalam Kompilasi Hukum Islam, keabsahan suatu perkawinan dapat dilihat