dari daging babi dari bangsa babi landrace. Beberapa konsumen yang masih setia terhadap daging babi bali menyatakan pendapatnya bahwa daging babi bali memiliki cita rasa yang jauh lebih gurih daripada daging babi landrace. Cita rasa yang berbeda pada daging babi bali dengan daging babi landrace, kemungkinan besar disebabkan oleh perbedaan profil dan karakteristik pada lemak yang terkandung di dalam dagingya. Penelitian ini dilaksanakan dengan mengambil beberapa sampel daging babi dengan breed (bangsa) yang berbeda yaitu daging babi bali dan babi landrace.
Metode Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan dengan mengambil beberapa sampel daging babi dengan
breed (bangsa) yang berbeda yaitu daging babi bali dan babi landrace. Daging yang
[image:1.612.115.525.527.671.2]diambil bersumber dari daging yang di jual di Rumah Potong Hewan Tradisional yang berlokasi di Banjar Pegending, Desa Dalung Kuta Utara. Selanjutnya sampel daging di analisis profil asam lemaknya dengan metode Gas Cromatografi di laboratorium Terpadu IPB Bogor.
Gambar 2. Babi Bali dan Babi Landrace sudah potong
Gambar 2. Pengambilan sampel daging
[image:2.612.114.340.459.623.2]Gambar 4. Sampel daging sudah di open
Hasil dan Pembahasan
Tabel 1 . Perbedaan Profil dan Karakteristik Asam Lemak Daging Babi Bali dan Babi Landrace
No Profil asam lemak Daging babi
bali %/fat Daging babi landrace %/fat SEM 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Caprilic acid C8:0 Capric acid C10:0 Lauric Acid, C12:0 Myristic Acid C14:0 Pentadecanoic Acid C15:0 Palmitic Acid C16:0
Heptadecanoic Acid, C17:0 Stearic Acid, C18:0
Arachidic Acid, C20:0 Behenic Acid, C22:0
nd 0,06a 0,14a 1,03a 0,03a 18,53a 0,17a 8,68a 0,12a 0,04a 0,074 0,07a 0,06a 0,82a 0,05a 19,22a 0,25a 8,58a 0,12a 0,04a -0,003 0,005 0,026 0,002 0,446 0,100 0,428 0,004 0,004
Saturated Fatty Acid/SFA 28,79 29,26
11 12 13 14
Palmitoleic Acid,C:16:1 Oleic Acid C18:1n Erucic Acid, C22:1n
Cis:11- Eicosenoic Acid, C20:1
1,99a 31,23a 0,07a 1,01a 1,15a 28,70a 0,04a 0,71b 0,078 0,078 0,014 0,042
Mono Unsaturated Fatty Acid/
MUFA
34,31 30,60
15 16
Lonoleic Acid C18:2n Eicosedienoic Acid, C20:2
10,94a 0,55a 12,15a 0,42a 0,565 0,130
babi landrcae juga berbeda. Kandunga asam lemak jenuh (SAFA) daging babi bali 28,79 % lebih kecil dari kandungan asam lemak jenuh daging babi landrace, kandungan asam lemak tidak jenuh tunggal (MUFA) daging babi bali 34,31 % lebih besar daripada daging babi landrace sebesar 30,60 % sedangkan kandungan asam lemak tidak jenuh ganda (PUFA) daging babi bali 11,49 dan daging babi landrace 12,57%.
Kesimpulan
Perbedaan cita rasa lebih disebabkan karena perbedaan kandungan asam lemak penyusun dari kedua jenis daging babi tersebut. Rasa gurih pada daging babi bali disebabkan karena kandungan asam oleat yang lebih tinggi daripada daging babi landrace.
DAFTAR PUSTAKA
Apple J.K., W.A. Wallis-Phelas, C.V. Maxwell, L.K. Rakes, J.T.Sawyer, S.Hutchison dan T.N, Fakler. 2007. Effect of Supplemental Iron On Finishing Swine Performance, Carcass Characteristics, and pork quality during retail display. J. Anim.Sci. 85:737-745.
Hermanto Sandra, Anna Muawanah, Rizkina Harahap (2008). Profil dan
Karakteristik Lemak Hewani (Ayam, Sapi dan Babi) Hasil analisis FTIR dan GCMS
Lawrie, R.A. 2003. Ilmu Daging edisi ke-5. Penterjemah Aminudin
Parrakasi.Universitas Indonesia. Jakarta.
Tobing, S.W.Lumban.2012.Perbandingan Kualitas Karkas dan Daging antara Babi Peliharaan dengan Babi Hutan. Program Pascasarjana Universitas Andalas. Padang.
Wood,J.D,M. Enser, A.V.fisher, G.R. Nute, P.R. Sheard, R.I. Richardson, S.I.