• Tidak ada hasil yang ditemukan

l:?:t?lffi*"r tentang u"gili#l;i# Daerah provinsi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "l:?:t?lffi*"r tentang u"gili#l;i# Daerah provinsi"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

i. Ff,

gusERNuR gusArERA BARAT

PERATURAI\ GUBERNUR SUMATERA NOMOR Og

reHUN

2074

TENTANG

BARAT

BAGI HASIL PAJAK DAERAH PROVINSI SUMATERA BARAT.

-

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR SUMATERA BARAT,

Menimbang

:

Daerah,

peraturan'

bahr'va provinsi sumatera untuk sebagaimr_.r", terah Daerah meiaksanakan Barat

rvo"io.-s*i"1"" No*o.

diubah ketentuan

+;;h";^ b.i;;.p;

pasal 73

ziiis, ilir, r6ir".Hff_:;ffi* ^i..r,

peraturan

t.."khir

denganDaerah

menetapkan

l:?:T?lffi*"r

tentang

u"gili#l;i#

Daerah provinsi Mengingat

:' 1.

undang-Undang

Nomoi 6r

l"hr1^1gs'

tentang penetapan

undang-undang Darurat

-No*o.

19 Tahun 1957

tenLang

Pembentukan

Daerah-d"...r,

swatantru,

iiigr..t I

sumatera

F"Ell"i:ff;lf i*#*i*.r.l*fl ,,#1T:_#..??;,g#*ll

Lembaran Negara Republik

I.rJorr..i^

Irft.".^iO+O t,

2 H;s.H- iffiil"-#iJ_i:. TftHrfrl'i,l."TlJi:,;nrffil

Nomor

r2s,

Tambah..r- t

.*i*"r- r.e;rl"nlpubrik

Indonesii

Nomor 4497) sebagaim""u

i"i"r. aiuu"fi-t"u.Lp,

kari, ierakhir

$:

fffrr,"N irffi-"'fll:T; J:EU";I{ rffi ?.tr"* rmr

tentang pemerintahan Dae.ai^

g-.prg-iJo'"N.g"..

Republik

trndonesia Tahun 2008 Nomor

sg,'r;;llilo

Lembaran Negara

.

Repubiik Indonesia Nomor iA+q;

3.

undang-Undang Nomor Keuangan Antara pemeriniar, 33 Tahun 2004 tentang

er".t-;;" p;;erintahan

perimbanganDaerah (Lembaran Negara Repubrik

r"ao"."i";;;';004

Nom

or

126, Tambahan Lembar.r

lr.g... R.o;;;#il".i.

Nomo. aa3*);

4.

Undang-undang Nomor

dan

Retribusi Daerah lt 28 Tahun 200g tentang emtaran Negara Repubrik

,":"u

Indonesia

,;l;,

Tahun 20og Nomor tso,

tu*uut."-1"-*Llrui *.g.ra

Republik

Indonesia Nomor 5Oa9);

s. peratura,

Pengelolaan Indonesia pemerintah Keuangan

Daerah .Nomor

(Lembaran

sB Tahun

Negara

2oos

Republiktentang Tahun'200s Nomor 140, Tamu"rr." Lembaran Negara

Republik Indonesia Nemor

aSTg);

rqrr I

6[T*];"l"h'f

l,I:i',S[;;ig11"1*T:1.,.&jlI*T;T:fl

Provinsi sumatera

Barai sebagaim.", LtJ diubah

dengan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahirn

ZOii;

--^-^:

(2)

q i

:&:...r".,;. :,..Laf .ta

2 .<Ii'NBFilrlIrI

7'

peraturan Daerah provinsi Z00B tentang pengelolaan

K.*"rg*n

sumatera DaerahBarat Nomor

i0

Tahun

B'

Peraturan Daerah Provinsi 'sumatera Barat Nomor

4

Tahun

20lr

tentang pajak Dae.ah sebagaiman.

,"tr,

diubah beberapa

:.

kali, terakhir deng.r,

p..rtur"r, d""r*r, N;;.

B Tahun 2or3;

'l\ f hi rY

MEMUTUSKAN :

MCNCTAPKAN : PRoVINSI PERATURAN GUBERNUR TENTANG BAGI FIASIL PAJAK DAERAH SUMATERA BARAi,

BAB

I

KETENTUAN UMUM Pasal 1

Daiam peraturan Gubernur ini yang dimaksud dengan:

1.

Daerah adalah provinsi Sumatera Barat.

2'

pemerintah Daerah adarah

p"*"ri;;;;p.o,rin=i

sumatera Barat.

3.

Gubernur adalah Gubernu.

S"r";;;;;;;;

4'

Pejabat

"01*,1:q1yii

vEns .rib"'i

;;l',..i."*

di bidang perpajakan daerah

s e suai dengan ke tentuan pe'raturu., p

ir.,

dang-unaan gan

. Bffi:r?"fl?;l"jl3L[::fg1"i;;in lili"n

Dinas pengerolaan Keuansan

2 Kabupate"l^ro

"o^r'tn

,l"i#;enlKota

di provinsi sumatera

Barat.

-

7

'

Pajak Daerah vans selanjutnvu

ai..uur pij.r.

"o."n ffiffiffi'

i<epada Daerah yang

l:tt u"*

oleh oiang

priu.Ji:.,.u

badan yang bersifat

*"r.rr.k".

berdasarkan undanf-ut

J*g a"erigiltfrt rr,.rdapatkan

imbaran secara

llm[[1.iXX.m;'[u;l;*r' [.r.,il;

Daerah

bagi

sebesar-besarnya

B'

pendapatan Pajak Provinsi adalah pajak provin

y.lg

dipungut oreh provinsi

dan

merupakan

"i ".rriiiise

suai-perutrri, perundan g_undan

9'

Dana Bagi Hasil yang selanjutnya.disingk.,

o"H.a"t]*r, d.ll

gan.provinsi yang

3::::?,*3:L: ?::,*:* *n*::,***gih

a si,kan

ke rurup.i".,

t'ttot^

'

o

fil"],ff;t*XffiX"fl;'""*

dan / atau *pg.1r, .vans merupakan kesatuan, meriputifi

"'"..o".,terbatas,?"ffi H"T-l*?ii+1:rtt3h::'tffi H*

Usaha Milik Negara pun'rrtrf atau Badan

u""r,*

rraiiri.,

offi

FUMD) dengan

nama

dan

dalam bentuk .apapun

fi.ma,

L",:g:i,

koperasr, dana pensiun,

persekutuan. perkumpulan, ylyas-an, organrsasi massa, organisasi sosial politik'' atau organisasi tuj.r.rvu-, llmbaga,-;?;

bentuhb;A

lainnya termasuk kontrak investasi korektiida"

u.r,t t .rilrrl*t.,.p.

11' Pajak Kendaraan Bermotor kepemilikan dan/atau penguasaan kenclaraan

ylng

selanjutnya disingkat pKB adalah bermotor. pajak atas 12.Bea

Balik

Nama Kendaraan

lerlotor

yang.selanjutnya disingkat BBNKB adalah pajak atas penyerq.han hak milik"k".rra".*"rr:

u".'*oto.

""bagai akibat perjanjian d.ua

pihak atau g".u*t";".+qil;;"il."j..r, yans

terjadi

fil.#J5"l",r,

tukar

*.""r."i

-r,ru"i,',#",11;"

: ;:,Ji?L".rua,

r"oaiam

13' adalah pajak atas penggunaan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor

u"rr"" u"i*if,".ra.rran

yang.selanjutnya disingkat bermotor. pBBKB

(3)

14' Bahan Bakar Kendaraan Bermotor adalah semua jenis bahan bakar cair atau

, _ gu* y"ng digunakan untuk kendaraa"

u.r*ttor.

J ----* vq'^

15' Pajak air permukaan.Air Permukaan adalah pajak atas fengambilan clan/atau pemanfaatan

16' Air Permukaan adalah semua airy4ng terdapat pada permukaan tanah, tid.ak

.

termasuk air iaut, baik vang

beradl'dii;;;aupun

di darat.

,, iffiL,#:f:u

adarah pungutan

atas .,r.ui -;;;;;;*

dipungut

oreh

18' Potensi membayar daerah pKB, dalam pungutan panjang jalan, jumlatr PKB adalah

f.rtraut

realisasi

d..

jumlah

i;;s

iniit.y.rr. kend.araan . yang 19' Potensi daerah

*ltt-r"ngutan

BBNKB adarah realisasi

i;;

kendaraan

yang membayar BBNKB, panjang jalan, iumtar,

p.;;il#iur,

lrru. wilayah.

20' Potensi

daerah,d"l?3

pungutan PBBKB

adalah rasio rearisasi penerimaan

PBBKB Kabupaten/ Kotal iumtatr

p"rrarJrt"a*.,

ruas w,ayah.

" :::H:'rlffilh

dalam pu"gutu.,

;ri*;

permukaan adarah wirayah daerah

22.potensi daerah daram pungutan pajak rokok adarah jumlah penduduk.

23' Jumlah penduduk adalah j.umlah penduduk suatu

Daerah"rd;ten/Kota IiH"i..,T

iX?ry

r""

d i b agi

a.,,g""

:umr.*, ?;;

;;;,id.;t

wi I ayah p.",i,,. i

24' Luas

wilayah

adalah

luas

wilayah suatu

. daerah Kabupaten/Kota yang bersangkutan dibagi dengan tlm"

*it.y.,[Eorri.r*i

Sumatera Barat.

25' Realisasi Penerimaan adalah realisasi

o."..;;;;"r.,u}""[}"6],."].,

'".*oto.,

Bea Balik

Nama Kendaraan

-Bermotor,---pajak

slh"r-"Bakar

Kendaraan

ffiA# fffi.:?fl: ei' p'i*ukaan ".;A

reilisasi

oilL

rokoL

p"a* t.r.r.,

ZO. Reatisasi Jumtatr

-k..rd.r.u.,

yang

membayar

-

pajak

Kendaraan

Bermotor adarah jumrah kendaraan

1.rg

membayar irajak

Ii."o"orn.Bermotor

pada

suatu

daerah

Kabupate"/{"li

{"rs i"r"*isLutan

dlbagi dengan jumlah

kendaraan yang m-embayar Pajak

k.Jd*;;;

Birmotor

aatat

wilayah provirrsi

Sumatera Barat tahun a.rggu.u,

U..f."rruil.

27' Realisasi

Bermotor jumlah

Kendaraan yang membaya.

g.i.

Barik Nama Kendaraan

adaiah

jumlah

r..i1afy"""

" ;:; ;''";l-

Bea

Balik

Nama

Kendaraan Bermotoi pada suatu daerah

fabripaterlK;;y"ng

bersarigkutan dibagi dengan jumlah tendaraal yang

memuay'ar;;ffi{,

N^,,,u Kendaraan

Bermotor dalam wilavah Provinsi

Sd.t.;;;;il ffiffi;garan

berkenaan.

28' Realisasi penerimaan Kabupaten penerimaan Pqjak

pajak

Bahan Bakar Bahan Bakar

r<.rrJ..*r,,

Kendaraan

B";;;t*'o"*o"

Bermotor adalah suatu jumlahdaerah

/ Kota vans bersangku,?"

41b;;iE;;:;;r#"

p"n, ualan Bahan Bakar i(endaraan B&motor

rlntuf. *ii"Vii.

prolrinsi -

Sr*"t.ra

Barat tahun

anggaran berkenaan. I rvvrrrDr \)urrra

29' Panjang vang terdapat pada uuatu total panjang Jalan jalan yang ad'alah panjal8 terctapat

Kabirpater/K;ily;:g jalan di *illt;L

Negara,

piorin"i-sii*"tera

provinsi

;.";ffir'

dan Kabupaten/Kotadibagi Barat dengan tahun

.

anggaran berkenaan. .:-,

30. melalui Sumber wilayah

air

adalah asal usul sungai pada 1 (satu) .air yang mengalir

r"i"p"ten/Kota dari

atau Daerah ierih Aliran dan menyatuSungai dalam daerah genangan air.

(4)

31' yang Daerah digenangiiir Genangan pada

Air

adalah.daerah suatu ouer"r, i(ruuiut.rr/r{ota.:loi.asi keberadaan danau/bendungan

12'Instansi Terkait adalah Dinas Prasaran

^'l^11,.-, Tafa Ruang dan pemukiman,

ilffi:J,.SS*:l*H::;

n ava

ai,, ei;

- pJlr.o,, omi an aan

E iro

H.,d; --s;4.

-33' Anggaran Pendapatan adalah Anggaran Pendapatan dan dan Belanja

H.r"qi"

Daerah

ri*"..r,

yang selanjutnya disebut provinii sumatera Barat.ApBD

BAB iI

RUANG LINGKUP DAN PRINSIP pasal 2

l:ffif,,lt1skriR'Rengaturan bagi hasil Pajak Provinsi kepada Kabupaten lKota,

I

jenis-jenis DBH dan besaran bagi hasil;

b.

tata.cara penetapan

DBH;

- --o- --Ev^^

c'

tata cara peraksanaan aiokasi anggaran d.an pencairan DBH;

d.

pertanggungjawaban DBH;

dan

vrrui''trr*, ul5fl;

e.

pemanfaatan DBH bagi Kabupaten/Kota;

pasal 3

Prinsip

a'

bertanggung, D aerah bagi untuk hasil

jawab,

pajak me mp provinsi ertan ggun merupakan ggruujuaan- kepada gj Kabupaten/Kota kewajiban sebagai

dari

berikut pemerintah:

"r"rr.urrpi"ge

ro

raan';;

- p en gendalian D B H

dan

pelaksanaan kebtjaf"annva daram'

,#;;;;.;;J"" tujuan

yans

ditetapkan.

J --

b'

transparan' merupakan keterbukaan yang memungkinkan masyarakat untuk

B[[:r'*ui

dan mendapatkan

.t .."

"irr]t?*asi

yai[-".r,r""_rrasnya

tentang

c'

keadilan'

dan/atau

merupakan kejeimbangan keseimb-angan

distiibu"i

distribusi

=d,

kewenangan dan pend.anaannya.

d.an kewajiban

berdasarkan pertimbangan yang oby"ektif antar

d";"h'il;bupaten/Kota

se Sumatera Barat.

d.

pemerataan, merupakan

keseimbangan

. distribusi pendapatari

dan

pembangunan dan

/ itau keseimba";;-?;;ij"#"'#;.iorJ

pendapatan dan pembangunan berdasarkan_

p"r,i*tr'"J;" objektif- antar

daerah

Kabupaten/Kota se Sumatera

Barat. - '"

uDJeKtlI a

:

manfaat, bahwa DBH

diutamak"ii:*u

pemenuhan kebutuhan

masyarakat.

BAB iII

JENIS-JENIS DAN BESARAN BAGI HASIL' Pasal 4

(1) Penerimaan pajak meliputi :

a. PKB;

b. BBNKB;

c. PBBKB;

Pro-vinsi yang dibagihas*kan kepad.a Kabupaten/Kota,

d. Pajak Air permukaan; dan c PaiaL Dnt-^]-

(5)

e' Iffif

Air Permukaan, sebagaimana dimaksud

pada

ayat (1) huruf

d

berasal a. Danau Singkarak;

b. Danau Maninjau;

c. Ben$ungan foto'panjang;

d. Batang Agam; dan

e. danau/ bendungan dan/atau (3) Genangan

air

yang

sebagajmana dimaksu?

lintas Kabupaten/ Kota. ,d1nau

/ bendungan / ba?an g DeDerapa sumber' air pada sungai

terdapat

di

pada ay.at (2)

lainnya.

wilayah berasa-I dari

(4)' Genangan (2) huruf

a

Air berada Permukaan Da11u

pada 2

(dua) singkarak

oie.uirrrubupaten

sebagaimana dengan dimaksud ruas:41s2 pada ayat p.I9Tdingannya

r.b"g.i

berikut

y.it,

: dan

a' tr(abupaten Tanah

oitar

dengan ruas 6.420 ha (49 o%); dan b. Kabupaten'Sblok dengan luas 6.550 ha (SI %).

pasal 5

Penerimaan

paiak

provinsi sebagaimana dimak'sud daram pasai

4 ayat

(1)

$ii:[t*,,*'f i:h5*ffi:yyi1.$s*:*m;*?*"i,irpem#fr

i,"'.,,

PKB sebesar 3o "l"^(li.si puluh persen) dari realisasi penerimaan, BBNKB sebesar

99 ^2"' 1trg" prrirr- persen) crari rearisasi penerimaan.

PBB KB sebe sar z o. %o

(t"j"ri ou"r p;#ru;;i

"riati

s..i

penerimaan.

i3l1':,*i:,r1"*,uaan

-

'.f..u. 's6-A' iil;;' pururr'p.r."ri auri

rearisasi

Pajak Rokok sebesar 70 % (tujuh puluh persen) dari realisasi penerimaan.

a.

b.

c.

d.

e.

BAB IV

TATA CARA PENtrTAPAN BAGI HASIL pasal 6

Besaran bagi ha-sil PKB seba8aimala dimafsu$ darlm pasal

5

huruf

a

setelah

*f'H*::/,t:33$"Jl,Y:"['ili";-;;..;"Ti,","pr..;;ilmasing-masing

rpaten/Kota yang bersangkutan.

b' 60 o/o (enam pul.uh persen) setelah dibulatkan_menjadi 100 % (seratus persen),

3:?i*?Xffi?*

seruruh'

cl".'"r, r<;uupiiil) rot""r,.,a;;;;,

potensi daerah

i'95

% (tiga

--puluh

lima

p^ersen) dibagi berdasarkan rasio realisasi jumlah

^ !:pl"raan yanq membayar pKB. e - Jrsqoa"rn'a'rr

'aslo

' T^ofoJ*:i,fltyt lima

persen) dibagi berdasarkan rasio panjang jalan 3' Kabupaten/Kota.20 % (dua

puluh

persen)

dibagi

berdasarkan

rasio jumlah

penduduk

- ??rJ;",tiii.J#'"n

persen)

dibagi berdasarkan rasio luas

wilayah

r

pasal 7

Besaran bagi hasil-PBryKB sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 huruf b setelah dibUlatkan .meniadi l OO o/n fseratrrc neraa-,r ^:+^a^-r--

(6)

6

a.40

0/o (empat

puluh

persen) dibagi

rata untuk

bersangkr:tan.

b.qg %.(enam puluh persen)

oroagrkan kepada seluruh sebagai berikut :

setelah dibulatkan_menjadi

100 % (seratus persen), daerah I(abupate" /

ro#ilJra.ll.r.u",

po

te n si daerah

1' kendarae35 %

(tiga

puluh

lima

p_ersen) dibagi berdasarkan rz

2.?F % ,*1"'i11f,'Tffar

BBNKb.

----b'

rsro realisasi jumtah

^ Ilbrpaten/Kota.

persen) dibagi' berdasarkan rasio panjang jalan

] i!r,i;"$Xl,.i#l"n

persen) dibagi berdasarkan rasio

jrimlah

penduduk

- f,30#",[?rift.fli'"'

persen)

dibagi berdasarkan rasio ,i"" J*"n

I

Besaran bagi hasil PBBKB

,.0.u*rrrffi"I:To *am,pasar

5 huruf c sebesar

3$i;*?gl, n@ ffi;; ffiililili"oTil-nu -ilfi*ffi

dengan pembagian

a' 20 % (dua puluh persen) dibagi

rata keseluruh Daerah Kabupaten/Kota.

' i3'q4r[#j"*Ul";m"-;#fT*fti kepada daerair

Kabupaten/Kota

I i!q?J?.:1+Xlr*:X;i;r# illTxl.*uan

rearisasi rasio

o*"*^,,

2' *:.frltff/[:* ,illn)

dibagi berdasarkan rasio panjang

r;t;;;",

pasal 9

.,,[iiii}:{{fr".iIea:ffi;:#.f:*:,tlnadimak.sud.dalamPasal5

terdapat

p"11

r

^lsatuy

*iiayah

daerar,

r;il9- ii

s€nangan

air perm;;;

il"ffi11.,)*:,""':Jh1T5;*;;;;i'T?HllYn',1?il"'ff *lt*T5ru

a. 50 % (limaprlul, persen)

yStuk potensi daerah.

o, J;,ll;HH:i1i ffi* Jila i# iL:a"

. ",u,uh Kabup a ten / Ko ta,

wilayah;;;..h-K;ffi ;;,'/-,?l,iitti:rff :ffi-,ff

,:::,Htl;,#fi i j;f

Permukaan sebas"i"i"""

^ii*"r."r;*#i"'iii

X?

lr:l 1 "v".-1i1

rrurur

d

setelah

*liotlll3fi,ffi

X

i5 #j.;;!ffi

f

il'"-,:?:1T)

d ite tap k

a,,, t

r.

; ";; ;X i,s

a' 70 %

(tuiuh

puluh persen)

dibagi berdasarkan potensi daerah dan dibagi sesuai dengan besarin

rulio

ruas-

J""."1g"";il;;'i**

digenangan air pada masing-masing aae.arr

r"u"p"[i?o,"

y".rg b..sangtutan.

b' 30 % (tiga puluh persqn) dibagi rata kepada seruruh Kabupaten/Kota.

pasal,10

Besaran najhk Rokok ..brg.i*ur,,1.

aiJ.til

oi331 s,

hyyr

e setelah dibulatkan

il..HX1,,

1 o o o/o (seratu s

t';ru;;;iiii,H,i r.*"u- il#;

jten / Kota, sebagai

1

33

# film iffi i:::H] fl*:::rffffi::"11.jr]r<.u,,p.ten/Kota'q'

evud'6

seluruh

Kabupaten/Kota yang

(7)

Data jumldh kendaraan y-ang membayar PKB dan BBNKB serta konsumsi BBM,

data iuas

yilaya\,

jumrah penduduk

dd a*t*

panjang jaran,

beraear

dari

instansi terkait, sebagli berikut '

^uLa l/qrrJr'*r6 Jar'

a'

BBM tiala-i.lumlah -kendaraan pada yang membayar pKB dan

BBNKB

serta konsumsi

bidang pajak pada-Dinas pengelolaa.,

*"fi;;iu."r"h;

b'

luas wilayah dan jumrah-penduduk

p"d;B;aan

pusat statistik; dan

c'

p3njang jalan pada Dinal prasarana Jaian clan Tata n

r.rg

pemukiman.

BAB V

TATA CARA PELAKSANAAN ALOKASi ANGGARAN DAN PENYALU-RAN DANA BAGI HASIL

:

pasal 12

(r)

Perhitungan Rencana aloku.-i

,DPH-

P.j..!

.provinsi sebagaimana dimaksud

dhlam

pasar

6,

pasar 7, pasal-

g, pasj g a*,

pasal

ro-untuk

setiap jenis

penerimaan dan Kabupaten/Koia' penerima ditetapt

.r.

".iirp

tahun dengan

Keputusan Gubernur dan dilakukan perubahan sesuai

dengan

perkembarrg$ rencana penerima""

p;j"k

Daerah yang tercantum dalam

(2)

Rencana alolcasi. penerimaan DBH.

lajat

provinsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dianggarkan dalam

apgD

tahun uerro..raL

untuk

mabing-

masing daerah

Kabupaten/Kota

-;;;"i--;;;s;;"iHlru,

perhitungarr pembagian bagi hasil

pdak

sebagaim*rr.

-ai*uklud

d;i;

pasal 6, pasal 7

dan Pasal 8, pasal g dan pasal

l0

Pasai 13

(1)

Penyaluran 7 DBH Pajak Provinsi sebagaimana dimaksud dalam pasal 6, pasal

'

Pasal B dan Pasal

9

dar] Pasal

1o

airur..urruii.rr-uiliu.u.t

an

rencana

alokasi DBH pajak provinsi tahun ;;s;;;^;;;ffi

sesuai dengan

perhitungan rencana bagi hasit p-uj"r. proiitisi kepada Kabupaten/Kota tahun

i:['ffi"i4*::ntuirkan

aaam Dokumen

pllaksan.#

e*gsaran

Dpr(D

(2) Penyaluran

DBH pajak

nr3.v-11i sebagaimana dimaksud dalam

ayat

(1)

*:*[ff"kan

per triviuran setelah

;;ffi;t p..r"iri,ra,.*Lru.rnur,

sebagai

a. triwulan I sebes

",

2g^r+.(dua puluh persen);

b. triwrrlan' II sebe s ar 2-O

_%o' (dua'

pLlrli p.;";;i

;

c. triwulan III sebesar 30 %'(tiga putuf, p.r-=-.ri1

Penyaluran

DBH pajak

provinsi__sebagaimana

dimaksud

pada ayat

(2)

s:H:T#L

dengan

keputusan

KeparJ-'Di,riD

a""-'[ririli

penyaluran DBH Pajak provinsi .lriwulan IV

.d?pgt_ disalurkan sebesar 30 % (tiga puluh persen) Dokumen pelaksanaan lagi dari renlana Anggaran atokasi pada

iinn tahln F;J"[';rovinsi

berkenaan, dan dicantum dalam hal realisasidalam penerimaan Pa,iak sicara-total

t"g3.yi""if"

""*o*

dengan November tahun

berkenaan terah terealisasi minimal g0

%;i;-;;frlan

puruh persen).

Dalam sampai dengan puluh ha1 realisasi November penerimaan

tahun

Pajak ue.t<enaanr-ku.ang

Provinsi

secara

dari go total

oA (Sembilan(akumulasi) .persen), maka penyaluran

triwui"" rv'iil"kukin

berdasarkan prediksi

(3)

(4)

(s)

(8)

realisasi penerimaan

pajak

secara total (akumurasi) sampai dengan akhir Desember tahun berkenaan dan

ailo*nei ai;r[;'priiuturan

tiiwulan I,

triwuran II dan triwuran III yang terarr ,tiiaksarrar."n,

(6)

prediksi realisasi

penerima*l:r*o" -lin*

Desember ditetapkan dengan

Kep+rtusan Kepara Dinas pengerolau"

r"r".rgan Daerah.

dltetapkan den5

Pasal 14

(1)

Dalam hal terdapat kekura:gal-penyaluran,

karena penyaruran DBH paiak Provinsi triwulan

I, II, III

aair

tv r"u*, r..Ji';;";;5,'j;",

atokasi aerinitir DBH Pajak Daerah, maka diperhiiungr.." dan

diingg..k..,

terlebih dahulu

dalam APBD pada tahun anggaran beiikutnya.

(2t

Dalam

hal

terdapat kelebihan__p9nla1rr..,.,"

\arrru

penyaluran "DBH pajak Provinsi triwulan

I, II, III

darr'q\i

i;6th;;ar

d.ari penetapan arokasi definitif

DBH pajak provinsi,

;"k" ;iil.niirl"*,i"ri p.*. p..rv.rrri"r,

tahun angsaran

B::HiIfr ,trL-.xi,f; ,"lg:T;*:l#:f Ei":t|.fi

u,,J;llangsungbagian

(3)

Alokasi definitif, kerebihan penyaluran, DBH

artltupki; l^j* .Provinsi ;;;i;p inr,

serta dengan Keputusan Gubernur.kekurangan. penyaluran dan

BAB VI

PERTANGGUNGJAWABANI pasal 15

(1)

Penyaluran

DBH Pajak

f1owi1si. ]<e.nada Kabupaten/Kota dilaksanakan dengan cara pemindahbukuan dari

n.t"nirrg

r<".

u*r*

Daerah provinsi ke Rekening Kas Umum Daerah

t<J;ildiiil*.

(2)

Umum untuk

untuk Bendahara

Kabupaten/Kota kerancaran

Umum

wajib pemindahbukuan memb_uk;.;;d.],ing pada

o".."rr6"u]1.""

sebagaimana

eerraat;i;'*^'-u*,r*

Bank dimaksud pada ayat Sentrar atau DaerahBank(1),

.menampung .penyalur.an

o6r Ae.r;;_rrJ*u,.Rekening

Kas

Umum Daerah,, Kabupatefrlk"i"-vrrg bli"angtutan.

pasal 16

(1) untuk

penyaluran

DBH

.

ke

Kas Daerah Kabupaten/Kota sebagaimana

dimaksud dalam pasai

14 ayat irl,

-"^

i.rra"fr"o U*,*

Daerah/Kuasa

'

Bendahara

umum

Daerah^

prouirr.i'_*.jir

setiap

t.rr,rn

meminta nomor

rekening,

l"a

rekening dan

nam. g#k

tempat rrcnampung penyaruran DBH kepada Daerah

r"u"p"i.;/K;4"#;;""

melampirkan :

a'

asli'rekening koran dan rekening',k". umum

daerah;

,

b.

Keputusan Bupatifw.tit Bendaharawan

Umum otu T."t;;.

penunjukan/penetapan pejabat

":-"r"nz?,i"".'3.;;;;;;Jr" umum

Daerah Kabupatenf Kota, rengkap dengan

;;;;."

tanda tangan; dan

c'

Fotocopiy

Keputusan-Bupatilfv.iitii,"i.rrta.rg

p.enunlukan Bank tempat

il::iffiX,lgtekening

Kas umum

ou...r,

van;

A;i;;;Gsi

oleh Bank

yins

t ['J":H;HH*1aX##?H l'#Xe

pe n unj ukan pej abat van g b e rwenan g

(2) DBH Keputusan Kepala pajak triwulan Dinas I, Pengelo-laan Keuangan

Daerah

tentang penyaruran II, III

o::

ry

*";;;;n

dasar penerbitan spp, spM dan

Sii,ril"tans

Penvaiuran DBH Pajak

pi."ii"i

sebagaimana dimaksud pada

(9)

'g

BAB Wi

KONFIRMASI TRANSFER

i#.r:tr o'#.xil* nlf;xs.,::.ny:l"J' il

i'gg"i.""*i..r..,,u.,;;["'.:r,g,]i;*#::"{:$ilxr#'yr""merupakan

maupun

. realisas;

--'o."=*;d;;-,,*,,X?#ilXj,l.T-_ft

:jf* :HS

pertanggungjawaba"

p.r"ri<lraan

ApBD.

dica.rtu*-1.-ai^'"

dalam

laporan

pasal

(1)

Untuk

kepastian

1B

pelak

dalam n;3ri 1s i.;;iitTaan penv,alr,T,r3"H.

setagaimana dimaksud bersangkil""

-..u"g"i1#"#TH",l::,.--l:

oae.ah

?Ilrp^ren/Kota

v

fllffil atau-tKu#H;daharawan

u*-i1"ur-

ri,-- iL,o3nqrawan u,i.r*

n*.,_r#iltri*Tffit,*ffi ;,1i, s*r*t*

(2)

[*]fffi" /Kota wajib

m::yalnpaikarr kembari konfir:

flgyinsi/xr":it r#f,jr. t'i -"IiJai'

Bendaharawan

*1-i

sebagaimana

hari s e telah re m b

;;

-

il;f,H,r#*L1tr,.r, p."i,i? i;lld[[tn, i

fi

iffi

5'f#lf"XT:l;l**:,ilzrotu"tl.,'*9ii"'*"-a-",iii,.1,o.t",g.li'"'r"r,

(3)

rerhadap

- r(abupa*rrn"'il,;"ift"";T,ii,**uT:u'" r..o.J""H:Jt".

;::;1il1T' #HHl -Hs::s5,,lil'u .ffi,iTxfl,L1"

konnrmasi

k.b"o;;,,1xot^yans r.;.,:f,;,I:" i?4. $Xi^Xl,"ft,"SIr o."d#;"

(4)

Bukti- transfer

Bank

,"rr]l^*I,:--

rerikutnva

untuk

:gnliJ.Xil.'*ffiJiX11,_ffi*1##'T:i,E:i*olyanadimaksud

atastran.ia,p".,y.,".*Julft

#ilU-?tffi*.Xi?)#*lXffiT.,yr?:tr

(s) Bentuk/rorllt ;;^;;;:lTr

-;plJl,l,",..

tercantum

Ivang merupak"*

;;ilri;Iai<

terpi sahkin

dari perarr"r.,

*rttrlT. :;ro,..,

BAB VIII PEMANFAATAN

DANA BAGI HASIL

:'f,',I#ffi rryfl

f?r.?:#il"j:##t*ffi **ojl.:rK:,adariprovinsi

paling sedikit

':*'n G;;;;psen)

untuk

:

asing-6u,"il* n.o"paten/Kota

a'

pembangunan

aan/atau-T"_T'l,Hl:I:

b. ::firuf,}[,i"

pemeliharaan

jalan

Kabupaten/Kota yans

_ !".";;C;;..r]"t"'u

dqn prasarana

hansportasi

Kabupaten/Kota yang

c'

pemadu moda Kabupaten/Kota yang

bersangkutan.

--r*L

;,'fr-J.?.* ff:ti #ss *t:::rl Kabupa;i/6i;,gari

provinsi

waiib

fi

oerwenang.

*i#"{':T;*rn*i'tr*.i#iH:Tftit#;lfiHd##

(1)

(2)

(10)

,0

(3)

naiat, avdt (2)

?::-r-

pe manfaatln

pi'ouilri.

fen8etollr,_ ir.r",.,gan Daerah

tahun

D B

un.r..nr";'"1,,oil'ff;ifli|,*i1,:.Xt

H

nuJ*ii'"n.1$,

-

i.s"

kepada setiap

il#?iH

waiir

# ruu,rprilriirrr- :i:*?.:;:i:i1,

pada penerima d

il;jii|il"

an re ari s as i

(4)

Setiap Ot*:1.:^Kaburpaten/Kota DBH

wajib melanorlr.n r-o-^:_ .

dan ,ealisasi pemanfaatan DBH pajak

o.oull*11 ktploa

Gubernur rencana

ayat (1) dan ayag fzt tanun

berkenaan. i,si

seb-agli*u.,.

ai*ur.rrJ.il'J^

(5)

I(abupaten/Kota pemanfaaran Bagi

Kabupa"ten/5;;";;;g

'DBH

o.:*-ri:"j.*i tidak J;a'^1-":3

menyampaikan rencana aimar<suo ayar

dan

(4),marcarearisasi

vu"if,;r*a,.,gr.rrt^n oio*, air..n*r.un-Iur.,t.i

penundaan

penyaluran.

f

cuennNuR

',MATERA BARA

T,9

6:*.[.{ -

{,

BAB IX

ia

I(ETENTUAN PENUTUP

.

r

pasal 20

Pada saat peraruran

Gubernur

t:,.T31u":rtkr,l

i^.,r1ry""

Gubernur Sumatera

B

ili: m:f.l,'.'"'" l1*mijffi:t-ffi #iiix.:,

paj ak o u..u n b ro v in s i s u mate r a

:

pasal

2l

Peraturan Gubernur ini murai berlaku pada tanggar

diu.,ao'.,.)-

Agar setiap oru

glJl.jt:"t,"rit:.,1n:i,*:ul:;ff :[rfs*$##Fgffi i:,,,ffi,;:?t

.,:1

Ditetapkan

,,

di_ padang pada tanggal z6 Septem;;F Ar.,{

Diundangkan di padang

Pada tangsal . ra (rn+cmhar

(11)

DAFTAR I I.AMPIRAN PERATUI1AN "6UBERN

NOMOR :69.

. TAHUN :201.4.

I SUMATERA BARAT

TENTANG : BAGI HRS|L PAJAK DAERAH PROVINSI SUMATERA 8ARAT.

W

UR PROVINS

No:..., LEMBAR KONFIRMASI DANA TRANSFER BAGI HASIL PAJAK PROVINSI KE KABUPATEN/KOTA

: Kepala Dinas pengelolaan Keuangan Daerah provinsi Sumatera Barat

y::i::ll.r Daerah provinsipada Bank Nagarisejum , *p....-._... -_.:.":,::.._.::'. ^euansan uaerah Provinsisur

pencairan Anssaran r.r;

;;, ;;;il;;;';il;;]..

:.,.._... :..

Bulan :

Daerah :

JENIS ANGGARAN BAGI HASIL PA'[T

1. Pajak Kendaraan germotor

2, Bea Bal.ik Nama Kendaraan Bermotor 3. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor:

Rp.

Rp.

Rp.

Rp.

Rp.

Dana tersebut terah diterima pada Rekening Kas Daerah Kabupaten/Kota sebagai berikut :

Rekening Kas 0aerah Nomor Rekening I

Nama Rekening :

Nama Bank :

Bupati/Walikota/pejabat yang ditunjuk dengan SK Bupati/Walikota

GUBERNUR SUMATERA BARAT

IRWAN PRAYITNO

Referensi

Dokumen terkait

Dari kacamata yang lebih umum jika dipetakan ke dalam dua spektrum teoritik tentang relasi Islam dan Negara yang berkembang di dunia Islam, gagasan sekularisasi

Nutrisi Parenteral adalah suatu bentuk pemberian nutrisi yang diberikan langsung melalui pembuluh darah tanpa melalui saluran pencernaan.Para peneliti sebelumnya menggunakan istilah

whatsapp pada kelompok perlakuan dan menggunakan media leaflet pada kelompok kontrol, tingkat pengetahuan pasien berbeda dengan signifikansi 0,003 &lt; 0,05, yaitu

Hasil penelitian menyatakan bahwa dari kesembilan konfigurasi posisi centerbulb , Model 6, posisi memanjang centerbulb 4,5 m dan posisi vertikal 0,35 m, merupakan

Berdasarkan penyajian data pada tabel 9 diatas tentang perencanaan keuangan apakah sudah sesuai dengan peraturan, nampak bahwa yang menjajawab sesuai adalah sebanyak

Berdasarkan data dan analisis hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan keterampilan berpikir kritis mengalami peningkatan dengan kategori sedang

tahap pembelajaran dalam diklat prajabatan yaitu Internalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS. Tahap pembelajaran internalisasi yaitu

Penurunan amilosa juga terjadi pada HMT pati yam (Adebowale et al 2009) dan pati sagu (Herawati 2009).Analisis statistik (Lampiran 4) menunjukkan bahwa suhu dan