• Tidak ada hasil yang ditemukan

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS GUNADARMA 2012

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS GUNADARMA 2012"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA OPERASIONAL (RENOP)

PROGRAM STUDI MANAJEMEN TAHUN 2012-2016

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS GUNADARMA

2012

(2)

2

KATA PENGANTAR

Program Studi S1 - Manajemen memerlukan dokumen Rencana Operasional (RENOP) lima tahunan untuk menjaga arah pelaksanaan secara operasionalnya dalam mencapai visi, misi serta tujuannya.

Renop ini juga diperlukan dalam upaya menjaga eksistensi dan panduan dalam mengembangkan diri di tengah iklim persaingan global dunia pendidikan tinggi yang semakin ketat. Renop ini diawali dengan pembuatan Renstra 2012 – 2016 yang berisi panduan sasaran serta strategi yang disusun untuk periode mendatang. Isu-isu strategis tersebut kemudian menghasilkan beberapa strategi umum yang dapat dijadikan panduan utama dalam mengantisipasi perubahan dan melakukan pengembangan. Untuk itulah maka perlu disusun beberapa aspek utama yang dapat diukur dengan penjabaran lanjut pada Renop ini.

Program dan sasaran merupakan inti dari dokumen Renstra. Penyusunan program dan sasaran telah melalui banyak diskusi yang mempertimbangkan banyak masukan dari berbagai narasumber internal dan eksternal termasuk stakeholder Universitas Gunadarma.

Atas kerjasama dari barbagai pihak yang terlibat dalam penyusunan Renop ini, maka kami ucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya. Kiranya akan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan sivitas akademika Gunadarma khususnya Program Studi S1 Manajemen.

Program Studi S1 Manajemen Universitas Gunadarma

(3)

1 PENDAHULUAN

Rencana Strategis (Renstra) Program Studi S1 Manajemen yang disusun dalam usaha mendukung tercapainya visi dan misi yang ada pada program studi ini untuk tahun 2012 sampai dengan 2016, perlu dilengkapi dengan Rencana Operasional (Renop). Renop ini akan menjadi panduan pelaksanaan dan operasional dalam upaya untuk merealisasikan Renstra yang sudah disusun sebelumnya dengan optimal.

Renop ini berisi visi, misi, tujuan, sasaran serta indikator kinerja untuk mengetahui pencapaian sasaran dan target yang akan dilaksanakan sesuai dengan Renstra Program Studi Manajemen. Visi dan Misi Program ini merupakan turunan dari Visi dan Misi Institusi – Universitas Gunadarma, yaitu:

VISI & MISI INSTITUSI – UNIVERSITAS GUNADARMA

Visi

Pada 2017 UG menjadi perguruan tinggi swasta terkemuka yang bereputasi internasional, memiliki jejaring global, dan memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan daya saing bangsa

Misi

Menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang berkualitas dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa

Menciptakan suasana akademik yang mendukung terselenggaranya kegiatan penelitian yang bertaraf International dan bermanfaat bagi kesejahteraan umat manusia

Menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai pengejawantahan tanggung jawab sosial institusi

Menyelenggarakan kerjasama dengan berbagai institusi, baik di dalam maupun di luar negeri

Mengembangkan organisasi institusi dalam rangka merespon berbagai perubahan yang terjadi

(4)

4 Sebagai turunan dari Visi dan Misi Institusi Universitas Gunadarma, maka Program Studi Manajemen telah menyusun Visi dan Misi Program yang selaras demi usaha pencapaian Visi Misi Institusi pada tahun 2017 tersebut. Adapun Visi untuk Program Studi Manajemen - Universitas Gunadarma adalah:

Untuk mendukung usaha pencapaian visi tersebut, maka diturunkanlah Misi yang menjadi acuan capaian pelaksanaan Program Studi Manajemen. Misi yang diemban oleh Program Studi ini adalah sebagai berikut:

Misi unit pengelola Program Magister

1. Melaksanakan pendidikan untuk menghasilkan sarjana Manajemen yang profesional dan mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mampu bersaing di lingkungan global,

2. Melaksanakan kegiatan penelitian dan pengembangan dalam bidang Manajemen dan pengelolaan lembaga keuangan sehingga dapat memberikan kontribusi kepada kemajuan ilmu pengetahuan,

3. Melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan memanfaatkan keilmuan di bidang Manajemen dalam rangka meningkatkan produktivitas serta nilai tambah bagi masyarakat.

4. Membangun jejaring dalam rangka mendukung terlaksananya Tridharma perguruan tinggi, pada tingkat nasional maupun global.

Keseimbangan pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi pada tingkat individual sivitas akademika dan institusi menjadi sebuah prinsip utama dalam penyelenggaraan proses pendidikan di Program Studi Manajemen. Fokus untuk implementasinya adalah pengembangan dan penerapan TIK dan cakupan yang lebih luas dalam setiap aspek pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada

Pada tahun 2017, menjadi Program Studi Manajemen Universitas Gunadarma menjadi program studi penyelenggara pendidikan dan pengembangan manajemen terkemuka yang bereputasi internasional, memiliki jejaring global, dan memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan daya saing bangsa khususnya bidang Manajemen Pemasaran, Keuangan, dan Perbankan berbasis TI.

(5)

masyarakat. Sampai saat ini, misi tersebut telah membawa Program Studi Manajemen sebagai program studi unggulan di Universitas Gunadarma. Unggulan tersebut dapat dilihat dari minat masyarakat yang semakin meningkat serta kiprah dan kinerja sivitas akademiknya, yang dijelaskan lebih lanjut pada komponen evaluasi diri.

Tujuan Program Studi Manajemen

Pencapaian Visi dan Misi Program Studi Manajemen - Universitas Gunadarma tersebut dijabarkan selain dalam bentuk sasaran juga dalam bentuk tujuan unit pengelola, yang dilengkapi pula dengan strategi, dan program pelaksanaan yang selanjutnya akan dirinci oleh setiap unit kerja sesuai dengan tujuan dan kewenangannya masing-masing.

Formulasi kontrol, keterwujudan visi dan keterlaksanaan misi serta ketercapainya sasaran serta tujuan strategis di tingkat institusi dideskripsikan pada tujuan pelaksanaan Prodi Manajemen, adalah sebagai berikut :

Prodi Manajemen telah menetapkan tujuan dan strategi pengembangan untuk periode 2012-2016.

Tujuan yang ingin dicapai oleh Program Studi Manajemen ialah:

1. Menyelenggarakan pendidikan, pelatihan dan penelitian bidang Ilmu Manajemen dan pengelolaan lembaga keuangan guna memenuhi kebutuhan pembangunan nasional dan menghasilkan lulusan dengan kompetensi khusus(core competency) bidang Manajemen dan pengelolaan lembaga keuangan.

2. Menyelenggarakan penelitian dan pengembangan di bidang Manajemen dan pengelolaan lembaga keuangan.

3. Menyiapkan mahasiswa dengan dasar teoritis dan pengalaman praktis di bidang Manajemen dan pengelolaan lembaga keuangan yang memungkinkannya mengikuti studi lanjut maupun memasuki dunia kerja.

4. Memiliki kemampuan dalam mengembangkan bidang Ilmu Manajemen dan pengelolaan lembaga keuangan dengan menghasilkan penelitian yang bermutu dan berguna bagi pengembangan ilmu, pembelajaran, serta berguna bagi masyarakat Indonesia maupun global.

5. Mengadakan seminar, pelatihan, kursus, dan bentuk lainnya, serta mengadakan kerjasama dengan pihak lain dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia maupun global.

(6)

6

Sasaran

1. Melaksanakan pendidikan untuk menghasilkan sarjana Manajemen yang profesional dan mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mampu bersaing di lingkungan global,

2. Melaksanakan kegiatan penelitian dan pengembangan dalam bidang Manajemen dan pengelolaan lembaga keuangan sehingga dapat memberikan kontribusi kepada kemajuan ilmu pengetahuan,

3. Melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan memanfaatkan keilmuan di bidang Manajemen dalam rangka meningkatkan produktivitas serta nilai tambah bagi masyarakat.

4. Membangun jejaring dalam rangka mendukung terlaksananya Tridharma perguruan tinggi, pada tingkat nasional maupun global.

Rencana Operasional yang disusun memiliki sasaran dan target pelaksana. Sivitas akademika merupakan pelaksana harian pada institusi dan pada program studi terkait, yang telah dipercaya sebagai pelaksana dari kegiatan dan usaha pencapaian visi misi dari program. Tentunya dengan adanya tujuan dan sasaran ini akan mempermudah pelaksana pada pelaksanaan program dan strategi yang telah dirancang untuk dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh sivitas akademika Prodi Manajemen Universitas Gunadarma.

Mengacu pada evaluasi capaian periode sebelumnya dari Prodi Manajemen tersebut, maka untuk periode selanjutnya yaitu periode 2012 – 2016, disusun beberapa strategi yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan capaian dari periode sebelumnya sehingga dapat mendukung terwujudnya visi dan misi serta tujuan Program maupun Institusi secara umum.

Secara umum, Sasaran dan Strategi pencapaian yang disusun pada RENSTRA 2012 – 2016, adalah sebagai berikut:

STRATEGI PENCAPAIAN

Arah yang dituju oleh program studi Magister Manajemen Universitas Gunadarma mencakup isu-isu strategis dalam penyelenggaraan dan pengembangan program studi, antara lain kepemimpinan, relevansi, suasana akademik, kinerja manajemen internal, keberlanjutan, efisiensi dan produktivitas.

Isu – isu strategis tersebut menjadi acuan di dalam pengembangan program studi di masa yang akan datang yang dituangkan dalam rencana strategis, menjadi komitmen bersama seluruh elemen

(7)

penyelenggara universitas. Hal tersebut sejalan dengan paradigma baru manajemen Pendidikan Tinggi yang bertumpu pada kualitas, otonomi, akuntabilitas, akreditasi dan memiliki kesehatan organisasi yang baik dan kondusif bagi pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dan landasan perkembangan di masa depan.

Mengacu ke visi dan misi tersebut dan sesuai dengan Rencana Strategis Universitas Gunadarma, maka program Studi Magister Manajemen telah menetapkan tujuan dan strategi pengembangan untuk periode lima tahun ke depan. Tujuan dan strategi tersebut secara umum mencakup implementasi dan aktualisasi Tri Dharma perguruan tinggi, yaitu:

1. Meningkatkan proses pendidikan berkualitas untuk setiap bidang keilmuan melalui strategi yang mengedepankan penerapan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar dan layanan informasi akademik kepada pengguna jasa

2. Memperkuat program penelitian inovatif yang bernilai guna dan berhasil guna sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan masyarakat dan dunia industri

3. Meningkatkan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilandasi semangat kepedulian dan komitmen terhadap pencarian alternatif solusi untuk berbagai permasalahan dan kebutuhan masyarakat

Mengacu pada Renstra 2012-2016 maka sasaran disusun dengan strategi pencapaian yang mendukung tercapainya sasaran tersebut. Adapun sasaran dan target pencapaian tersebut dijabarkan dalam tabel Sasaran dan Target Pencapaian Prodi Manajemen.

Tabel Sasaran dan Target Pencapaian Prodi Manajemen

NO SASARAN TARGET PENCAPAIAN

A. PENDIDIKAN

1. Meningkatkan mutu akademik sesuai dengan baku mutu akademik nasional a. Implementasi Sistem Penjaminan Mutu PS terakreditasi A

Tingkat kelulusan tepat waktu sebesar 80%

Masuk jajaran penyelenggara progam studi terbaik di Indonesia

b. Pengembangan kurikulum sesuai kebutuhan pasar

 Minimal 90% alumni bekerja sesuai dengan bidangnya

 Rata-rata waktu tunggu lulusan sebelum bekerja < 3 bulan

Lulusan memiliki IPK rata-rata >3.30

2. Meningkatkan kompetensi sumberdaya manusia, baik tenaga akademik maupun tenaga pendukung

(8)

8

NO SASARAN TARGET PENCAPAIAN

a. Pengembangan staff untuk studi lanjut  60 % Dosen tetap bergelar S3

b. Peningkatan Sertifikasi keahlian  100% dosen tetap bersertifikasi dosen

 100% dosen tetap bersertifikasi profesi dan menjadi anggota organisasi profesi nasional dan 50% anggota organisasi profesi internasional

3. Menciptakan suasana akademik yang kondusif a. Peningkatan komunikasi antar sivitas

akademi

 40% penelitian dilakukan bersama antara dosen dan mahasiswa

b. Peningkatan sistem komunikasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi

 100 % dosen memberdayakan staffsite

 100% mahasiswa memanfaatkan studentsite

 100 % mahasiswa memanfaatkan student center learning

75 % alumni memanfaatkan career center

c. Peningkatan suasana dan budaya ilmiah

 80% mahasiswa mengikuti seminar, lokakarya dan kegiatan sejenis

 100% mahasiswa memanfaatkan layanan perpustakaan

 20% mahasiswa mengikuti kegiatan ilmiah nasional dan atau internasional

30% mahasiswa mengikuti kegiatan lomba ilmiah nasional dan atau internasional

4. Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendukung proses pembelajaran a. Peningkatan akses dan konektivitas

antar-kampus  Akses jaringan nirkabel tersedia di seluruh kampus

 Layanan informasi dan administrasi akademik dilakukan secara elektronik

 Seluruh dosen tetap dan mahasiswa menggunakan smartcard sebagai kartu indentitas dan transaksi elektronik

b. Peningkatan media pembelajaran  80% mata kuliah dilengkapi dengan materi pembelajaran berbasis electronics (e-learning dan laboratorium virtual)

 90% dosen memanfaatkan fasilitas multi media 5. Meningkatkan secara berkesinambungan sistem pengelolaan institusi

a. Program evaluasi berkala (Raker) Evaluasi dan rencana kerja dilaksanakan setiap tahun b. Penguatan Sistem Informasi

Manajemen institusi Seluruh data/informasi kemahasiswaan, akademik, dosen, alumni, sarana dan prasarana dapat diakses secara elektronik

6. Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan kemahasiswaan

a. kegiatan ilmiah mahasiswa/Kerja Praktek Lapangan

75% melakukan kegiatan ilmiah

b. Pembekalan diluar perkuliahan minimal 1 kali dalam 1 semester menyelenggarakan kegiatan ilmiah

minimal 1 kali dalam 1 semester mengikuti lomba

(9)

NO SASARAN TARGET PENCAPAIAN keilmuan

c. Pemberdayaan unit kegiatan

mahasiswa mengorganisir kunjungan ke institusi pengguna jasa Manajemen minimal 1 kali dalam 1 semester

mengorganisir kuliah umum minimal 1 kali dalam 1 semester

B. PENELITIAN

1. Pengembangan kelompok penelitian (research group) dan pusat kajian Penguatan kegiatan penelitian mandiri dan

kelompok Pembentukan 1 research group dalam 1 semester

2. Meningkatkan kerjasama dengan lembaga penelitian di berbagai institusi, baik institusi pendidikan maupun non-pendidikan dalam dan luar negri

Peningkatan kemitraan penelitian dalam

negeri dan luar negeri Menghasilkan hibah/kerjasama penelitian setiap tahun ajaran

3. Menyelenggarakan program penelitian inovatif dan produktif

HaKI Menghasilkan produk inovatif berupa HaKI

Manajemen Terapan Menghasilkan produk penelitian Manajemen berbasis IT yang dapat diterapkan pada industri atau masyarakat 4. Meningkatkan jumlah dan kualitas publikasi nasional dan internasional

Pelakasanan seminar nasional dan

internasional secara`regular Seminar internasional/nasional minimal 1 semester sekali Peningkatan jurnal nasional dan

international Publikasi di Jurnal internasional/nasional minimal 1 semester sekali

C. PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

1. Meningkatkan link and match dengan dunia industry Magang Mahasiswa dan Dosen non

akademis Mengirim mahasiswa dan dosen ke industri / lembaga yang

relevan

2. Meningkatkan kegiatan transfer teknologi untuk kepentingan masyarakat PKM ke masyarakat pelaku usaha PKM minimal 1 semester sekali

Sasaran dan target pencapaian yang dideskripsikan pada tabel diatas kemudian dapat dipetakan pada target dan strategi pencapaian yang lebih terinci dikaitkan dengan Tridarma Perguruan Tinggi pada bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

A. Strategi Bidang Pendidikan

Meningkatkan mutu akademitk sesuai dengan baku mutu akademik nasional dan mendapatkan pengakuan secara internasional. Strategi ini nantinya akan diwujudkan pada indikator pencapaian reputasi Internasional melalui beragam cara diantaranya:

peningkatan reputasi pendidikan agar sejajar dengan standar internasional, peningkatan

(10)

10 peringkat pada institusi penilaian institusi pendidikan tinggi baik nasional, regional dan internasional.

Meningkatkan kompetensi sumberdaya manusia, baik tenaga akademik maupun tenaga pendukung yang memiliki kompetensi yang diakui didunia internasional dimana sumberdaya ini memiliki potensi pengembangan yang baik.

Menciptakan suasana akademik yang kondusif. Termasuk pula pembaharuan kurikulum yang sesuai dan selaras dengan perkembangan dunia industri tanpa meninggalkan perkembangan keilmuan yang ada.

Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendukung proses pembelajaran untuk mendukung terciptanya PBM yang optimal dan kondusif.

Meningkatkan wawasan dan kompetensi mahasiswa melalui beragam seminar dan workshop dengan narasumber dari dunia akademis maupun industri baik nasional maupun internasional, seperti adanya dosen tamu asing, mahasiswa asing, serta beragam karya penelitian mahasiswa.

Meningkatkan sistem pengelolaan dan kerjasama dengan berbagai lembaga di tingkat universitas untuk meningkatkan efektivitas dan kinerja keseluruhan. Tentunya hal ini akan mendukung proses Penjaminan Mutu yang selalu dilakukan baik di level institusi, fakultas maupun Prodi.

Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan kemahasiswaan sehingga mahasiswa dapat mengembangkan potensi dirinya untuk melengkapi kompetensi yang dimiliki sebagai sumberdaya manusia yang utuh.

B. Strategi Bidang Penelitian

 Memberdayakan peran lembaga penelitian dan pusat kajian untuk menghasilkan penelitian yang diakui secara internasional. Sehingga diharapkan jumlah artikel jurnal dan prosiding internasional.

 Meningkatkan kerjasama dengan lembaga penelitian di berbagai institusi, baik institusi pendidikan maupun non-pendidikan baik pada lingkup nasional, regional maupun internasional.

 Menyelenggarakan program penelitian inovatif dan produktif yang melibatkan kerjasama dengan institusi serta sivitas akademika dari lingkup internasional.

 Meningkatkan jumlah dan kualitas publikasi nasional dan internasional, baik berupa artikel, prosiding, paparan pada seminar dan lain sebagainya.

(11)

C. Strategi Bidang Pengabdian kepada masyarakat

Meningkatkan link&match dengan dunia industri baik dalam maupun luar negeri. Magang merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencapai peningkatan kesesuaian antara kebutuhan industri dengan kompetensi yang dimiliki oleh lulusan.

 Meningkatkan kegiatan transfer teknologi untuk kepentingan masyarakat terutama disekitar lingkungan kampus.Upaya ini dapat dilakukan melalui kegiatan PKM yang dilakukan mahasiswa untuk menyelesaikan permasalahan yang terdapat pada masyarakat secara langsung.

Dengan strategi pencapaian yang dijabarkan diatas, maka Program Studi Manajemen Universitas Gunadarma memiliki sasaran nyata yang akan diupayakan pencapaiannya pada periode 2012-2016 untuk mendukung terealisasinya visi, misi dan tujuan dari program studi pada tahun 2017.

(12)

12

2 Rencana Operasional

Berdasar Rencana Strategis yang disusun dalam Renstra, maka Rencana Operasional ini kemudian diturunkan dalam bentuk Peta Strategis seperti yang tercantum berikut ini, maka sasaran dan Strategis yang telah ditetapkan pada Renstra secara garis besar adalah sebagai berikut:

Gambar 1 Peta Program Pengembangan Prodi Manajemen Universitas Gunadarma

Peta Program pada gambar 1 menunjukkan bahwa pengembangan Prodi Manajemen diturunkan dari Peta Pengembangan Perguruan Tinggi. Prodi Manajemen direnanakan untuk menjadi Prodi yang bereputasi Internasional namun tetap beridentitas nasional. Hal ini diprogramkan dengan memperhatikan 4 perspektif, yaitu dari sisi: pemangku kepentingan, proses pendidikan, pembelajaran dan pertumbuhan serta otonomi keuangan.

(13)

2.1 Sasaran Strategis dari Renstra Prodi Manajemen

Adanya peta Program Pengembangan Program Studi Manajemen yang diturunkan dari Peta yang juga dimanfaatkan di level institusi telah membantu Prodi untuk mempertimbangkan pentingnya memiliki prioritas dalam menentukan sasaran strategis yang akan dicapai selama masa berlakunya Renstra 2012-2016, yang terdiri dari:

2.1.1 Sasaran terkait Pemangku Kepentingan(stake holder): Melalui perspektif ini terdapat dua hal yang penting dilakukan. Pertama, yaitu dihasilkannya lulusan yang memiliki daya saing tinggi, baik di pasar kerja baik melalui unit usaha, ataupun wirausaha. Kedua, adalah kebermanfaatan Prodi bagi masyarakat luas secara nyata baik melalui penelitiannya maupun melalui pengabdian pada masyarakat. Terkait dengan perspektif stake holder yaitu meningkatkan daya saing di Tingkat Nasional hingga mencapai reputasi internasional, hal yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

Peningkatan reputasi internasional

Peningkatan daya saing di tingkat nasional

Peningkatan tanggung jawab sosial

2.1.2 Sasaran terkait Proses Akademik, merupakan perspektif proses pendidikan dimana akan ditegakkan system penjaminan mutu yang menjamin iklim akademik yang kondusif, yang dapat dirinci sebagai berikut:

Peningkatan jumlah dan kualitas program kerjasama internasional

Peningkatan pemberdayaan proses pembelajaran yang inovatif

Peningkatan jumlah dan kualitas kerjasama penelitian dan pengembangan

Peningkatan pemberdayaan sistem komunikasi adaptif

Peningkatan kinerja sistem penjaminan mutu

Peningkatan kualitas suasana akademik

Secara nyata, dapat dikatakan bahwa sasaran ini dapat diwujudkan melalui kegiatan mendatangkan guru besar tamu, penerimaan mahasiswa asing, penerapan strategi dalam proses belajar inovatif melalui pengembangan materi virtual class, peningkatan pemanfaatan system komunikasi yang adaptif berbasis TIK. Pengembangan kerjasama penelitian baik nasional maupun internasional perlu selalu dijajaki, mengikuti dari MoU yang sudah atau sedang dalam proses pembentukan sehingga akan dilahirkan beragam hasil penelitian dan publikasi yang bermanfaat bagi dunia ilmu dan masyarakat.

2.1.3 Sasaran terkait Pembelajaran dan Pertumbuhan, yang merupakan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan.

Peningkatan kualitas infrastruktur TIK

(14)

14

Peningkatan kualitas Good University Governance

Peningkatan kompetensi sumber daya manusia

2.1.4 Sasaran terkait Keuangan, terutama dalam hal akses pendanaan dan kesetaraan yang berkaitan dengan perspektif Stakeholder.

Peningkatan akses dan kesetaraan

Peningkatan efisiensi dan produktifitas

Peningkatan perolehan dana

2.2 Strategi Pencapaian

Program Studi Manajemen Universitas Gunadarma dalam upaya mempertahankan eksistensinya dan meningkatkan kontribusinya bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa perlu meramu keempat aspek tersebut dengan cara yang seefektif dan seefisien mungkin.

Perlu dilakukan kajian terhadap kekuatan lembaga ini meliputi: (i) Kualitas layanan TIK yang baik; (ii) Tatakelola TIK yang baik; (iii) Kompetensi SDM yang tinggi; (iv) Ketersediaan dana untuk pengembangan program studi dari beragam sumber cukup banyak; (v) Pendidikan masyarakat; (vi) Kemitraan setara dengan institusi lain

Sementara kelemahan dan/atau ancaman yang harus dihadapi meliputi: (i) Kurangnya sosialisasi hasil penelitian dalam bentuk HAKI dan etika pemanfaatan hasil penelitian; (ii) pengembangan penelitian para staf Program Studi; (iii) Kurangnya data akan potensi, cadangan dan kemungkinan yang ada pada Prodi; (iv) Perlu peningkatan efisiensi dan produktivitas

Dengan kekuatan yang dimiliki, Program Studi Manajemen Universitas Gunadarma harus mampu menangkap peluang yang tersedia sekaligus mengatasi ancaman yang ada. Kemampuan dimaksud, antara lain, dalam bentuk sebagai berikut. Pertama, kemampuan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kualitas akademik yang baik dan memiliki daya saing tinggi, baik di tingkat nasional, regional maupun internasional. Hal ini akan sangat membantu dalam memeroleh calon mahasiswa, terutama calon mahasiswa unggul.

Kedua, kemampuan untuk mengembangkan beragam produk akademik secara berkelanjutan. Dalam hal ini, program studi Manajemen Universitas Gunadarma sebagai pengelola ilmu harus mampu menghasilkan berbagai output keilmuan sesuai dengan kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders), dalam hal ini masyarakat dari pelbagai lapisan atau kalangan. Berkenaan dengan hal tersebut, sudah selayaknya paradigma pengelolaan universitas harus digeser dari pengelolaan lembaga yang berorientasi pada persediaan (supply-driven) ke pengelolaan lembaga yang berorientasi pada permintaan (demand-driven).

(15)

Ketiga, kemapuan membangun manajemen perguruan tingi yang efisien, efektif, akuntabel, dan transparan dalam rangka mengembangkan dan menerapkan konsep tatakelola universitas yang baik (good university governance). Keempat, kemampuan untuk membangun budaya kerja yang dilandasi oleh kejujuran, kekentalan komitmen, dan objektivitas secara terus menerus dalam rangka membangun budaya dan iklim akademik yang kokoh dan mapan. Kelima, kemampuan dalam memertahankan eksistensi dana meningkatkan kontribusi sivitas akademika dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi secara berkelanjutan.

Keenam, kemampuan meningkatkan modal sumber daya manusia secara berkelanjutan melalui beragam kegiatan akademik berupa seminar, lokakarya, dan lain-lain.

Ketujuh, kemampuan untuk membangun jaringan dengan berbagai lembaga baik untuk kepentingan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat maupun untuk kepentingan pencarian sumber dana di luar sumber dana internal.

Kedelapan, kemampuan memertahankan dan mengembangkan sistem pengelolaan sarana dan prasarana penunjang proses pembelajaran dengan konsep berbagi sumber daya (resource sharing) dalam rangka memertahankan dan bahkan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemanfataannya.

Kemampuan dalam memadukan atau mengintegrasikan kedelapan kemampuan tersebut merupakan prasyarat lain yang juga harus dimiliki oleh program studi Manajemen Universitas Gunadarma, karena pada hakikatnya kedelapan kemampuan tersebut memiliki keterkaitan yang erat dalam rangka memertahankan eksistensi dan meningkatkan kontribusi lembaga bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

2.3. Program Pengembangan dan Indikator Kinerja

Mengacu pada hasil analisis dan evaluasi baik internal maupun eksternal terhadap kekuatan, peluang, ancaman serta kelemahan yang dimiliki oleh Prodi Manajemen, serta tetap memperhatikan sasaran dan strategis yang disusun, pengukuran terhadap pencapaian sasaran tersebut menjadi penting. Hal ini dapat membantu pencapaian tujuan jangka panjang dengan adanya arah pencapaian target, termasuk penilaian kinerja yang direalisasikan pada tiap tahunnya.

Sasaran yang menjadi target ini kemudian akan disajikan dalam bentuk konkret berupa Indikator Capaian, seperti yang tampak pada tabel dengan pengelompokan sesuai ruang geraknya.

Perspektif Stake Holder Reputasi internasional

No Program/Kegiatan 2012 2013 2014 2015 2016

1 Kerja sama internasional khususnya penelitian 2 2 3 4 8

(16)

16

2 Webometrics Ranking UG 9 8 7 6 4-nas

3 4ICU Ranking (Nasional) UG 7 6 6 5 5-nas

4 4ICU Ranking (Asia) UG`` 150 130 115 110 100-asia

5 THE-UG Profil Profil Profil Profil Profil

Daya saing di tingkat nasional

No Program/Kegiatan 2012 2013 2014 2015 2016

1 Akreditasi Program Studi A A A A A

Tanggung jawab social

No Program/Kegiatan 2012 2013 2014 2015 2016

1 Jumlah Institusi sasaran Abdimas 13 12 10 50 60

2 Persentase beasiswa bagi masyarakat yang kurang

mampu 30 35 35 35 40

3 Jumlah Mitra dalam pengabdian masyarakat 3 3 3 4 5

4 Dana Pengabdian Masyarakat 200 250 300 400 400

Perspektif Proses Akademik Program kerjasama internasional

No Program/Kegiatan 2012 2013 2014 2015 2016

1 Profesor tamu dari luar negeri 5 5 5 6 6

2 Kesepakatan Bersama Institusi 10 12 12 15 15

Proses pembelajaran Kreatif inovatif

No Program/Kegiatan 2012 2013 2014 2015 2016

1 Jumlah materi pada Virtual Class 30% 35% 35% 38% 40%

2 Jumlah materi pada Open Courseware 5 7 9 12 15

3 Tingkat utilisasi student digital locker 30% 32% 35% 40% 40%

Kerjasama penelitian dan pengembangan

No Program/Kegiatan 2012 2013 2014 2015 2016

1 Artikel Jurnal dan Prosiding International 20 25 30 30 35 2 Artikel pada jurnal dan prosiding nasional 30 35 40 45 50 4 Penelitian Bersama Dosen dan Mahasiswa 20% 20% 25% 27% 27%

5 Lomba ilmiah Nasional oleh mahasiswa 2 3 3 4 4

6 Jumlah dana rata-rata riset kompetitif 20% 20% 20% 50% 30%

7

Sistem komunikasi adaptif

No Program/Kegiatan 2012 2013 2014 2015 2016

1 Pemanfaatan stafsite oleh dosen 50% 70% 75% 75% 80%

2 Pemanfaatan studentsite 80% 100% 100% 100% 100%

3 Persentase pemanfaatan student center learning 65% 70% 75% 75% 75%

Sistem penjaminan mutu

No Program/Kegiatan 2012 2013 2014 2015 2016

1 Quality Asurance Award (Dikti)/Smart Campus Ya Ya Ya Ya Ya 2 Jumlah prosedur layanan online (%) 20% 25% 40% 75% 85%

3 Jumlah SOP (%) 25% 40% 55% 70% 85%

Suasana akademik

No Program/Kegiatan 2012 2013 2014 2015 2016

1 Jumlah mahasiswa 2200 2300 2300 2300 2500

2 Jumlah dosen 90 90 100 100 110

3 Pengakuan Jaminan Kualitas dari DIKTI 1:25 1:25 1:23 1:23 1:22 4 Jumlah mahasiswa terlibat riset bersama dosen 20% 25% 25% 30% 40%

5 Tingkat kunjungan ke digital library 100% 100% 100% 100% 100%

(17)

Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan Kualitas infrastruktur TIK

No Program/Kegiatan 2012 2013 2014 2015 2016

1 Ketersediaan System(%) 100% 100% 100% 100% 100%

2 Layanan informasi dan administrasi

akademik tanpa kertas (%) 100% 100% 100% 100% 100%

Good University Governanance

No Program/Kegiatan 2012 2013 2014 2015 2016

1 Tingkat Kinerja Staff Akademik 1 1 1 1 1

2 Persentase Dosen dengan pangkat minimum lector

kepala dan Guru Besar 25% 30% 35% 40% 45%

3 Prosentase Dosen bergelar S3 40% 50% 50% 60% 60%

Kompetensi sumber daya manusia

N o Program/Kegiatan 2012 2013 2014 2015 2016

1 Pengembangan staff untuk studi lanjut 2 3 3 3 4

2 Pengembangan staff untuk sertifikasi keahlian 1 1 1 2 2

3 Pelatihan Profesionalisme 2 2 3 3 3

Perspektif Keuangan Akses dan kesetaraan

No Program/Kegiatan 2012 2013 2014 2015 2016

1 Tingkat Keketatan Mahasiswa Baru 18 18 20 20 20

2 Pemberian Beasiswa 4 4 5 5 5

Efisiensi dan Produktivitas

No Program/Kegiatan 2012 2013 2014 2015 2016

1 Persentase dosen yang memperoleh insentif DIKTI 75% 75% 80% 80% 90%

Upaya untuk mewujudkan visi, misi dan tujuan Program Studi Manajemen pada tahun 2017, dengan sasaran dan program strategis pelaksanaannya selama kurun waktu 2012 – 2016, serta target capaiannya dijabarkan diatas sebagai panduan dari pelaksanaan lapangan yang dibagi dalam beberapa bidang yang dipandu dengan deskripsi mekanisme dari kegiatan yang mungkin dilakukan, yaitu sebagai berikut:

1. Mekanisme Penunjang Bidang Pendidikan

Untuk dapat mencapai visi, misi, tujuan serta sasaran dari Program Studi Manajemen, maka pada bidang pendidikan disusun rencana operasional yang mencakup bentuk kegiatan serta target capaian yang akan diraih pertahun mulai dari 2012 hingga 2016.

Selain dari panduan pelaksanaan yang tertuang dalam tabel target capaian pertahun, ada beberapa hal yang menjadi agenda tetap dari program studi untuk bidang pendidikan yang satu sama lain sangat erat kaitannya, yaitu: (1) Usaha Peningkatan Mutu Akademik Sesuai Baku Mutu

(18)

18 Akademik Pendidikan Nasional, dan (2) Pemutakhiran Kurikulum sesuai dengan bakuan, (3) Meningkatkan Kompetensi Sumberdaya Manusia, Baik Tenaga Akademik Maupun Tenaga Pendukung.

Konsep Pengembangan Potensi Akademik dan Profesionalisme dapat dijabarkan secara rinci sebagai berikut:

Meningkatkan Mutu Akademik Sesuai Dengan Baku Mutu Akademik Pendidikan Nasional Program Implementasi sistem penjaminan mutu akademik, strategi pertama yang harus dijalankan adalah dengan mengikuti program akreditasi yang diselenggarakan secara rutin oleh BAN-PT secara berkala untuk selalu dapat mencapai akreditasi terbaik.

Program pengembangan kurikulum sesuai kebutuhan pasar dan bakuan yang ada, strategi yang dijalankan adalah peningkatan kompetensi mahasiswa yang akan menjadi modal utama dalam persaingan global baik bagi institusi, program studi maupun bagi mahasiswa dan lulusan.

Salah satu tujuan dari pengembangan kompetensi mahasiswa adalah meningkatnya kemampuan mahasiswa, utamanya dalam bidang penelitian dan potensi akademis.

Kurikulum merupakan instrumental yang penting bagi penyelengaraan kegiatan program studi untuk memberikan kompetensi kepada mahasiswa. Karena itu, Kegiatan peninjauan kurikulum secara periodik dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan industri, asosiasi profesi, masyarakat dan pemerintah. Mekanisme pelaksanaan pemutakhiran kurikulum ditunjukkan pada Tabel berikut.

(19)

Mekanisme Pelaksanaan Pemutakhiran Kurikulum

No. Sub-Aktivitas Mekanisme Pelaksanaan

1. Pengembangan Kurikulum yang Adaptif

Mengacu pada kurikulum yang berjalan, dilakukan proses

brainstorming dengan mengumpulkan masukan dari stakeholder dan industri serta melalui proses benchmarking untuk melihat kesesuaian antara kurikulum yang ada dengan tuntutan industry dan dunia akademis serta kemajuan bidang keilmuannya. Karenanya perlu dilakukan secara parallel usaha dan kegiatan peningkatan hubungan dan komunikasi dengan dunia industri maupun dengan institusi pendidikan tinggi lain sehingga input dan masukan yang ada selalu merupakan yang terbaru dan relevan dengan tuntutan kondisi riil dunia industry, akademis dan keilmuan saat ini. Proses evaluasi kurikulum yang berjalan ini diimplementasikan dengan melalui beberapa tahapan kegiataan, diantaranya adalah:

Pertama, evaluasi kebutuhan tingkat kemampuan tenaga kerja

yang berasal dari stakeholder dan industry termasuk dari institusi pendidikan lainnya; melalui kegiatan forum diskusi antara program studi ataupun pusat studi dengan melibatkan pelaku industri dan sektor publik. Dari kegiatan ini dapat dirumuskan kebutuhan penguasaan materi dan TIK serta materi pendukung bidang keilmuan terkait

Kedua, selanjutnya dilakukan evaluasi kemampuan lulusan, untuk melihat materi bidang mana yang mampu menguatkan dan meningkatkan kompetensi lulusan untuk dapat diakui kompetensi bidang keilmuannya.

Ketiga, pemetaan kurikulum, dengan memetakan hasil evaluasi serta melakukan benchmarking terhadap kemajuan bidang ilmu dan riset penelitian bidang ilmu manajemen.

(20)

20

No. Sub-Aktivitas Mekanisme Pelaksanaan

Selain itu, brainstorming kepada kurikulum yang ada termasuk pula melakukan benchmarking dengan melakukan perbandingan terhadap kurikulum pada perguruan tinggi lainnya, baik dalam maupun luar negeri.

Keempat, pengayaan dan pemutakhiran kurikulum, diawali

dengan perluasan wawasan bagi staff pusat studi, dosen pengampu bidang terkait. Dilanjutkan dengan melakukan diskusi, lokakarya

pembentukan dan pemutakhiran modul serta

perancangan materi pendukung penajaman kompetensi bidang keilmuan.

Kelima, pengembangan sistem pendukung pengayaan dan pemutakhiran kurikulum. Proses ini dilakukan untuk meningkatkan percepatan proses belajar dengan memanfaatkan berbagai metode pengajaran yang ada, termasuk dengan pemanfaatan TIK dan Internet sebagai media pendukung. Sistem Informasi yang dibangun untuk mendukung proses pengayaan dan pemutakhiran kurikulum perlu dilakukan.

2. Pengembangan SDM pendukung pemutakhiran kurikulum

Kerjasama peningkatan kemampuan calon lulusan dan dosen perlu dilakukan untuk menjaga kesinambungan pengembangan kurikulum dan menjamin terlaksananya kurikulum dengan baik. Dengan menjalin kerjasama dengan dunia usaha diharapkan informasi kebutuhan dunia kerja dengan cepat dapat diperoleh. Peningkatan kemampuan dosen, dalam bentuk pengembangan wawasan pengetahuan staff melalui seminar, workshop dan program non degree sehingga para dosen pengampu mampu menjadi dosen dengan kompetensi tinggi untuk menunjang penajaman softskill dan mampu merancang perbaikan materi terkait yang didukung dengan teknologi informasi.

(21)

Pelaksanaan dari usaha pemutakhiran kurikulum ini, harus didukung oleh segenap sivitas akademika yang terlibat di dalamnya. Kesuksesan dan optimasi dari kegiatan ini juga didukung oleh pihak eksternal dalam hal ini adalah para stakeholder. Input dan masukan dari stakeholder akan menjadi modal utama untuk mengarahkan pemutakhiran yang dilakukan.

Kegiatan pemutakhiran ini harus melalui beberapa tahap evaluasi sebelum sampai pada proses sosialisasi dan diseminasi. Keberlanjutannya akan selalu dijadwalkan dalam proses pengembangan dan pengelolaan program studi.

Pengembangan sumberdaya manusia pada Prodi Manajemen pada dasarnya mengacu pada rencana pengembangan SDM pada tingkat universitas, sesuai dengan prinsip sentralisasi dalam pengelelolaan SDM. Karena SDM diyakini merupakan asset yang paling berharga dalam institusi pendidikan, maka perlu secara terus menerus ada upaya peningkatan kemampuan akademik dan profesionalitasnya.

Tujuan dari pengelolaan SDM adalah untuk mengembangkan kemampuan dan potensi akademik dan profesionalitas sumberdaya manusia di berbagai bidang termasuk sosial, budaya dan bahasa.

Sesuai dengan Renstra yang sudah disusun terdapat beberapa bentuk program pengelolaan SDM diantaranya mencakup pengembangan staf melalui studi lanjut, pengembangan wawasan dan profesionalisme dosen dan tenaga kependidikan melalui kegiatan pelatihan, lokakarya, penelitian ilmiah dan pengembangan kerjasama dengan institusi lain.

Meningkatkan Kompetensi Sumberdaya Manusia, Baik Tenaga Akademik Maupun Tenaga Kependidikan

Tujuan Pengembangan Sistem Informasi dan Pengelolaan terintegrasi dan Portofolio Dosen dan Institusi adalah peningkatan pengelolaan dan pembinaan SDM yang dimiliki. Proses evaluasi terhadap SDM dan kinerja yang baik akan memudahkan manajemen SDM dan Institusi.

Beberapa kegiatan Proses Pengembangan Sistem Informasi akan terdiri dari:

Inventarisasi dan Pemetaan terhadap SDM dan Potensi sumber daya lain yang dimiliki oleh Program Studi

Analisis dilakukan terhadap hasil pemetaan tersebut, untuk melihat segala potensi, kelemahan, serta kebutuhan yang ada dalam usaha pengembangan dan pengelolaan SDM

(22)

22 serta sumber daya lainnya. Proses ini juga memerlukan input serta umpan balik dari berbagai pihak dalam sivitas akademika Universitas Gunadarma maupun dari stakeholders lainnya.

Rancang disain: Sesuai dengan peta kebutuhan yang ada, maka Sistem Informasi dan pengelolaan SDM serta Portofolio Program Studi termasuk untuk Ilmu Manajemen akan didisain sesuai dengan konsep rancang bangun sistem informasi yang terkini.

Implementasi: Hasil rancangan yang didapat, akan diimplementasikan dengan memperhatikan prinsip dasar pengelolaan di Universitas Gunadarma, yaitu resource sharing.

Evaluasi: Hasil implementasi tersebut harus selalu dievaluasi dalam proses implementasi serta pengembangannya. Hal ini perlu dilakukan dengan mencoba melakukan test case pada kondisi nyata pengelolaan, untuk mendapatkan umpan balik dan masukan bagi perbaikan sistem informasi tersebut. Bila memenuhi kriteria yang ditentukan, maka pengembangan dapat dilanjutkan.

Sosialisasi: Hasil pengembangan Sistem Informasi SDM dan Portofolio Program, harus disosialisasikan pada segenap sivitas akademika yang terkait dengan kinerja pada Program Studi Manajemen

Konsep Pengembangan Potensi Akademik dan Profesionalisme

Komponen Tujuan Strategi Pelaksanaan

Pengelolaan SDM

Mengembangkan potensi akademik dan

profesionalitas dalam bidangnya

Menyelenggarakan seminar tingkat nasional maupun internasional, pelatihan lokakarya secara berkala

Menggiatkan diskusi ilmiah

Melaksanakan penelitian secara berkala

Melaksanakan kerja sama dengan lembaga/

instansi

Mengirim dosen untuk mengikuti seminar/ lokakarya /pelatihan nasional dan internasional yang relevan dengan Program Studi Manajemen

Memfasilitasi Penelitian di berbagai bidang dengan mengusahakan kerjasama pada pihak eksternal

(23)

Pengembangan Dosen pada Program Studi Manajemen

Pengembangan dosen dari program studi disesuaikan dengan visi, misi dan tujuan yang sudah ditetapkan pada Renstra.

Meningkatkan Secara Berkesinambungan Sistem Pengelolaan Institusi

Evaluasi dan rencana kerja dilaksanakan setiap tahun dalam kegiatan Rapat Kerja Tahunan.

Sistem pertanggungjawaban masing-masing posisi dalam struktur organisasi Universitas Gunadarma, salah satunya diimplementasikan dalam pembuatan laporan evaluasi dan rencana kerja yang secara berkala dilakukan setiap tahun dalam bentuk rapat kerja tahunan. Prinsip manajemen secara umum mengadopsi prinsip manajemen partisipatif, pengambilan keputusan bersama melalui mekanisme rapat kerja. Selain laporan pertanggungjawaban, setiap pimpinan harus membuat laporan evaluasi dan rencana kerja tahunan yang akan dibahas dan ditetapkan pada Rapat Kerja Pimpinan yang diselenggarakan pada akhir tahun akademik.

Meningkatkan Kualitas Prasarana dan Sarana Pendukung Proses Pembelajaran

Sarana dan prasarana menjadi salah satu unsur yang sangat penting dalam penciptaan suasana akademik yang kondusif dalam proses pembelajaran.

Ketersediaannya secara periodik selalu harus dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan yang terjadi. Perkembangan teknologi dan tentunya perkembangan kebutuhan yang cepat membuat sarana yang tersedia menjadi cepat usang dan perlu diperbarui.

Tujuan dari pengelolaan sarana dan prasarana adalah untuk mampu memberikan fasilitas pendukung berupa sarana dan prasarana ruang, laboratorium dan perpustakaan berikut materi isinya, serta sarana penunjang berupa jaringan internet yang lebih handal agar tercipta suasana akademik yang kondusif.

Pengelolaan sarana dan prasarana antara lain meliputi prasarana umum dan sarana yang secara khusus diperlukan dalam pengelolaan program studi seperti ruang kuliah, laboratorium, bahan pustaka, peralatan teknologi informasi dan sarana penunjang lainnya. Pada prinsipnya, pengelolaan sarana / prasarana secara umum menjadi tanggung jawab institusi dengan mengedepankan prinsip resource sharing. Sarana dan prasarana dapat dikembangkan melalui beberapa tahapan diantaranya adanya usulan kebutuhan dari program studi, yang didasarkan dari hasil evaluasi kebutuhan yang dilakukan pada unit kerja. Usulan yang antara lain mencakup jenis prasarana/sarana yang dibutuhkan, jumlah, alasan dan juga target pemenuhannya

(24)

24 kemudian diteruskan ke tingkat institusi. Apabila usulan disetujui, akan dilakukan pengadaan dengan mempertimbangkan prioritas, termasuk pula ketersediaan dana. Dengan tetap menekankan perlunya resource sharing antar unit kerja yang membutuhkan, sarana dan prasarana yang diadakan oleh pihak institusi kemudian diserahkan kepada unit kerja untuk pengelolaannya.

Indikator yang digunakan untuk mengukur pencapaian program pengelolaan sarana dan prasarana antara lain jumlah dan kualitas yang tersedia, rasio yang yang sesuai dengan kebutuhan dan kebermanfaatan. Khusus untuk peralatan teknologi informasi antara lain mencakup ketersediaan komputer, sambungan Internet baik dengan LAN maupun wireless dan besarnya bandwidth. Setiap tahun rencana peningkatan sarana dan prasarana, baik dari sisi kuantitas dan kualitas yang disesuaikan dengan kebutuhan selalu dilakukan.

2. Mekanisme Penunjang Bidang Penelitian

Strategi yang ditetapkan dalam bidang penelitian adalah program pengembangan kelompok penelitian dan pusat kajian, peningkatan kerjasama dengan lembaga penelitian di berbagai institusi, baik nasional maupun international. Seluruh strategi tersebut dapat dideskripsikan secara umum sebagai berikut:

 Penyelenggaraan penelitian inovatif dan produktif serta peningkatan jumlah dan kualitas publikasi nasional dalam keegiatan Penelitian pada Program Studi Manajemen merupakan bagian dari kegiatan penelitian di institusi.

 Pelaksanaan penelitian pada Program akan tetap dilakukan melalui perencanaan serta penetapan target penelitian maupun panduan thema penelitian untuk tiap periode.

Rancangan penelitian ini akan dilengkapi dengan daftar indikator kinerja yang terukur, yang mengacu kepada visi dan tujuan program studi;

 Program studi Manajemen selalu secara rutin melakukan evaluasi dan monitoring terhadap implementasi kegiatan penelitian termasuk pula kegiatan pusat kajian dan kerjasama lembaga terutama dalam kaitannya dengan upaya pengembangan jaringan penelitian bertaraf internasional. Pada monitoring tahunan, segala hasil yang dicapai dari bidang penelitian dalam satu tahun, akan dilaporkan pada forum rapat kerja tahunan;

Program studi Manajemen selalu memanfaatkan kebijakan resources sharing atau dapat diartikan sebagai: koordinasi lintas disiplin ilmu di tingkat direktorat/fakultas, program atau institusi dalam mengimplementasikan program kerja yang bermuatan teknologi informasi

(25)

dan komunikasi sesuai dengan visi dan misi program studi masing-masing, begitu pula dengan penelitian yang dilakukan, dapat dilakukan dengan konsep penelitian antar disiplin baik dilakukan oleh personal, maupun penelitian bersama antara para dosen ataupun antara dosen dengan mahasiswa, ataupun antar lembaga dan institusi baik nasional maupun internasional didukung oleh sarana dan prasarana yang ada pada institusi secara bersama-sama;

Umpan balik dari stakeholder atau pemangku kepentingan juga dilakukan pengelolaannya secara berkelanjutan untuk mendukung adanya thema penelitian baru yang sesuai dengan kemajuan yang ada didunia industri. Penentuan arah penelitian serta metode pelaksanaan penelitian dikelola dengan mengacu kepada keberlanjutan penelitian tersebut sehingga dapat mendukung pencapaian visi dan misi program studi;

 Pelaksanaan penelitian serta keberhasilan penyebarluasannya pada kalangan akademisi lain serta pada masyarakat merupakan satu bentuk pengabdian program studi dan institusi serta sumber daya keberhasilan pencapaian visi misi dan tujuan dari Program studi pada tingkat Nasional atau Internasional.

Untuk mendukung hal diatas, perlu dilakukan strategi benchmarking dengan membentuk jejaring atau kerjasama dengan institusi lain di tingkat Nasional dan Internasional. Dimana pada kegiatan penelitian bersama perlu adanya jalinan kerjasama yang berlandaskan kesejajaran dan kesetaraan antara institusi untuk dapat saling bekerjasama dalam penelitian.

Kegiatan penelitian merupakan bagian tak terpisahkan dari tugas dosen. Kegiatan penelitian diawali dengan penyusunan rencana penelitian, baik yang dilakukan sendiri maupun kelompok dengan melibatkan dosen lain maupun mahasiswa. Kelayakan rencana penelitian didiskusikan pada tingkat program studi. Untuk pendanaan pelaksanaan penelitian, program studi mendorong dan memfasilitasi kegiatan penelitian dengan biaya eksternal, diantaranya melalui program hibah. Pada tingkat institusi, kegiatan penelitian dikoordinasikan oleh Lembaga Penelitian Universitas, dimana semua proposal yang diajukan harus dievaluasi dan mendapat pengesahan dari Lembaga Penelitian Universitas. Selain itu penelitian dapat dilakukan dengan biaya sendiri.

Hasil penelitian yang dibiayai dari pihak lain harus ditulis dalam bentuk laporan penelitian, sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap pelaksanaan kegiatan. Selain itu, hasil penelitian juga harus didiseminasikan dalam bentuk diskusi ilmiah, lokakarya atau seminar, baik pada tingkat nasional maupun internasional

(26)

26 Program dan kebijakan yang mendukung terwujudnya sasaran Program studi dalam bidang penelitian adalah:

Pengembangan Kelompok Penelitian (Research Group) dan Pusat Kajian

Salah satu tujuan yang harus dicapai adalah memperkuat program penelitian inovatif yang bernilai guna dan berhasil guna sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan masyarakat dan dunia industri. Menjadi tugas Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat mengelola semua sumber daya yang ada di lingkungan Universitas Gunadarma, dan termasuk pula pada Program Studi Manajemen untuk mencapai tujuan tersebut.

Lembaga ini berfungsi untuk mengkoordinasikan dan melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat baik yang didanai dari lingkungan internal universitas maupun dari pihak luar universitas. Lembaga juga melaksanakan administrasi penelitian dan menerbitkan jurnal untuk mempublikasikan hasil penelitian.

Dalam rangka pengembangan penelitian dibentuk Pusat Studi. Pusat Studi merupakan wadah bagi peneliti yang mempunyai ketertarikan yang sama, dan mempunyai tanggung jawab mengembangkan penelitian, baik penelitian dasar maupun terapan, pada bidang tersebut. Pusat Studi ini tentunya tidak statis, akan berkembang sesuai dengan permintaan pasar dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Meningkatkan Kerjasama dengan Lembaga Penelitian di berbagai Institusi, baik Institusi Pendidikan maupun non-Pendidikan

Agenda penelitian ini akan dijalankan oleh dosen secara individu atau secara kelompok dalam kelompok penelitian, juga beserta dengan mahasiswa. Agenda penelitian tahunan selalu diarahkan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi industri maupun pemerintahan.

Terbentuknya beberapa kelompok peneliti baru, menjadi potensi yang meyakinkan untuk bertambahnya jumlah topik penelitian di tahun mendatang.

Lembaga Penelitian juga secara kontinyu mensosialisasikan kesempatan untuk mendapatkan sponsor penelitian eksternal, serta memberikan pembekalan dan pendampingan dalam

penyusunan proposal penelitian. Pembekalan dan pendampingan dilakukan baik secara terjadwal maupun tidak terjadwal. Kegiatan terjadwal dilakukan dengan mengadakan pelatihan pembuatan

(27)

proposal atau metodologi penelitian bagi dosen muda, baik dalam skala universitas maupun dalam skala program.

Menyelenggarakan Program Penelitian Inovatif dan Produktif.

Hasil penelitian harus bermanfaat bagi masyarakat dan industri. Penelitian unggulan khususnya diarahkan untuk dapat dimanfaatkan secara langsung oleh instansi pemerintah.

Pemanfaatan hasil penelitian dapat dilakukan dalam 2 bentuk, yaitu (1) pelaksanaan penelitian berdasarkan permintaan pihak luar untuk menjawab pertanyaan penelitian mereka, dan (2) memasarkan hasil penelitian unggulan yang sudah diselesaikan oleh kelompok peneliti.

Hasil penelitian tidak hanya dikomersialkan. Sebagian besar hasil penelitian digunakan untuk mengembangkan industry. Hal ini dikarenakan banyak penelitian yang dilakukan untuk memecahkan permasalahan yang terjadi di industri baik dari yang berskala mikro maupun makro. Selain dari industry, penelitian juga dimanfaatkan untuk menjalin kerjasama dengan institusi lainnya, termasuk institusi pendidikan, pemerintahan dan lembaga non-profit.

Meningkatkan Jumlah dan Kualitas Publikasi Nasional dan Internasional

Pemanfaatan hasil penelitian dilakukan dengan mempublikasikan hasil penelitian. Publikasi hasil penelitian dilakukan baik dalam jurnal maupun dalam seminar/konferensi. Untuk memfasilitasi publikasi peneliti internal maupun eksternal dari universitas, badan penelitian, atau peneliti, Lembaga Penelitian secara kontinyu menyelenggarakan seminar nasional minimal dua kali dalam setahun. Selain penyelenggaraan sendiri, juga dilaksanakan seminar nasional dan internasional yang bekerja sama baik dengan Perguruan Tinggi lain di Indonesia, maupun dari luar negeri.

3.3. Mekanisme Penunjang Pengabdian Kepada Masyaraka

t

Sasaran yang ditetapkan dalam hal pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan link&match dengan dunia industri serta meningkatkan kegiatan transfer teknologi untuk kepentingan masyarakat.

 Program studi manajemen diharapkan dapat merancang program kerja atau kegiatan yang dilengkapi dengan luaran atau indikator kinerja yang terukur, yang mengacu kepada visi dan tujuan program studi, termasuk pula untuk kegiatan sivitas akademika yang merupakan pengabdian bagi masyarakat;

(28)

28

 Dari kegiatan yang merupakan pengabdian pada masyarakat, maka program studi Manajemen akan melakukan evaluasi dan monitoring terhadap implementasi kegiatan.

Perkembangan yang ada pada kegiatan ini akan dilaporkan pada forum rapat kerja tahunan;

 Untuk menjamin keberlangsungan proses kegiatan pengabdian masyarakat ini, perlu adanya program kerja yang menunjang keberhasilan secara menyeluruh, sehingga keterlambatan proses serta pelaksanaan kegiatan, ataupun ketidak sesuaian jumlah capaian dan prosentase capaian dapat dihindari

 Sejauh mungkin pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat dari Program studi Manajemen selalu memanfaatkan kebijakan resources sharing atau koordinasi lintas disiplin ilmu di tingkat fakultas atau institusi dalam mengimplementasikan program kerja sesuai dengan visi dan misi program studi;

Proses umpan balik dari stakeholder atau pemangku kepentingan juga dilakukan secara berkelanjutan. Termasuk pula kerjasama dalam upaya menunjang keberhasilan pelaksanaan kegiatan pengabdian bagi masyarakat;

 Untuk menunjang keberhasilan pencapaian visi misi dan tujuan dari program, maka pada kegiatan pengabdian masyarakat perlu pula dilakukan pengamatan dan perbandingan metoda ataupun strategi yang kira-kira dapat dimanfaatkan yang bersumber pada kegiatan ataupun strategi dari institusi sejenis lainnya. Hal ini memerlukan penerapan strategi benchmarking dengan membentuk jejaring atau kerjasama dengan institusi lain di tingkat Nasional dan Internasional.

Melihat dampak positif yang diberikan oleh kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan mengingat peran Program dalam Tridharma Perguruan Tinggi, keikutsertaan dosen dan mahasiswa bersama- sama dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah suatu keharusan. Hal yang perlu memperhatikan adalah bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat tidak hanya melibatkan dosen, tetapi juga mahasiswa serta memperhatikan kepentingan masyarakat untuk dapat menyelesaikan masalah yang ada dan meningkatkan potensi saing bangsa didunia internasional.

(29)

Program Studi S1-Manajemen Universitas Gunadarma

| Rencana Operasional 2012-2016 1

3 PENUTUP

Rencana Operasional Program Studi S1 Manajemen ditetapkan untuk melaksanakan program pengembangan sehingga dapat dicapai secara efektif dan efisien. Capaian yang diharapkan pada rencana operasional ini adalah target pencapaian yang sesuai dan selaras dalam upaya pencapaian visi dan misi.

Dalam pelaksanaannya, seluruh kegiatan yang ada pada rencana operasional ini tidak terlepas dari faktor kendala sehingga capaian yang diinginkan dapat berubah, maka perlu adanya tolerasi capaian sehingga pelaksanaan program pengembangan tidak menganggu jalannya operasional kegiatan ini. Segala masukan dan perubahan dimungkinkan setelah melalui diskusi dan pertimbangan yang mendapat persetujuan dari Badan Penjaminan Mutu.

Referensi

Dokumen terkait

Sikap adalah gejala internal yang berdimensi afektif berupa kecenderungan untuk mereaksi atau merespon dengan cara yang relatif terhadap objek orang, barang, dan

3. Lokasi KKL merupakan tempat yang representatif sesuai dengan konsentrasi studi atau kebutuhan akademis, serta telah disetujui dan memperoleh surat ijin dari dosen pembimbing

Dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji Mann Whitney, didapatkan nilai p value = 0,000 dengan α = 0,05, karena p value kurang dari α maka dapat disimpulkan

Keanggotaan adalah semua masyarakat desa yang memiliki kepentingan yang sama dalam berusaha, selain itu aparat pemerintah desa juga akan memfasilitasi, dan bisa juga

Dari hasil uji hipotesis melalui regresi linear sederhana Dengan SPSS versi 25 diperoleh ada korelasi (hubungan) yang signifikan antara variable manajemen tenaga

Berdasarkan uraian latar belakang masalah diatas, maka perumusan masalah yang akan dikemukakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah Efektivitas Iklan simPATI

Berdasarkan data yang diperoleh dari Tabel 7, hasil casting dengan kadar rasio C/N terendah dihasilkan dari makanan dengan komposisi 10 kg tikar, 10 kg pelepah pisang, 40 kg sludge

Variabel tata niaga sebelum BPPC dan oleh BPPC berpengaruh nyata dengan koefisien regresi yang negatif menunjukkan bahwa harga ekuilibrium cengkeh di tingkat