BERITA NEGARA
REPUBLIK INDONESIA
No.767, 2020 BSN. Penyusunan Analisis Dampak Regulasi.
Pelaksanaan Kewajiban Internasional. Tata Cara.
Pencabutan.
PERATURAN BADAN STANDARDISASI NASIONAL NOMOR 8 TAHUN 2020
TENTANG
TATA CARA PENYUSUNAN ANALISIS DAMPAK REGULASI DAN PELAKSANAAN KEWAJIBAN INTERNASIONAL
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN STANDARDISASI NASIONAL,
Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 25 ayat (4) dan ketentuan Pasal 93 ayat (6) Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2018 tentang Sistem Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian Nasional, perlu menetapkan Peraturan Badan Standardisasi Nasional tentang Tata Cara Penyusunan Analisis Dampak Regulasi dan Pelaksanaan Kewajiban Internasional;
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1994 tentang Pengesahan Agreement Establishing The World Trade Organization (Persetujuan Pembentukan Organisasi Perdagangan Dunia) (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1994 Nomor 57, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3564);
2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 216
www.peraturan.go.id
legalitas.orgTambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5584);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2018 tentang Sistem Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 110, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6225);
4. Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2018 tentang Badan Standardisasi Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 10);
5. Peraturan Badan Standardisasi Nasional Nomor 10 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Standardisasi Nasional (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 1325);
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : PERATURAN BADAN STANDARDISASI NASIONAL TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN ANALISIS DAMPAK REGULASI DAN PELAKSANAAN KEWAJIBAN INTERNASIONAL.
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Peraturan Badan ini yang dimaksud dengan:
1. Regulasi Teknis adalah dokumen yang menetapkan karakteristik Barang dan/atau Jasa atau metode dan Proses yang terkait dengan Barang dan/atau Jasa berdasarkan SNI, persyaratan acuan lain, standar lain, prosedur penilaian kesesuaian, dan/atau persyaratan administratif yang pemenuhannya bersifat wajib.
2. Standar adalah persyaratan teknis atau sesuatu yang dibakukan, termasuk tata cara dan metode yang disusun berdasarkan konsensus semua pihak/pemerintah/
keputusan internasional yang terkait dengan memperhatikan syarat keselamatan, keamanan, kesehatan, lingkungan hidup, perkembangan ilmu
www.peraturan.go.id
legalitas.org2020, No.767 -3-
pengetahuan dan teknologi, pengalaman, serta perkembangan masa kini dan masa yang akan datang untuk memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya.
3. Badan Standardisasi Nasional yang selanjutnya disingkat BSN adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang bertugas dan bertanggung jawab di bidang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian.
4. Standar Nasional Indonesia yang selanjutnya disingkat SNI adalah standar yang ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional dan berlaku di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
5. Notifikasi adalah kegiatan pemenuhan kewajiban internasional untuk menginformasikan rancangan peraturan menteri/kepala lembaga pemerintah nonkementerian atau peraturan menteri/kepala lembaga pemerintah nonkementerian yang terkait dengan Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian yang berpotensi menyebabkan hambatan perdagangan internasional kepada Anggota WTO.
6. Badan Notifikasi (Notification Body) adalah satu institusi di tingkat pusat di wilayah anggota WTO yang memiliki kewenangan untuk menotifikasikan rancangan Regulasi Teknis kepada Sekretariat WTO untuk disebarkan kepada anggota WTO lain, jika rancangan tersebut dapat memberikan pengaruh pada perdagangan anggota WTO lain.
7. Pusat Penyelisikan (Enquiry Point) adalah suatu institusi di wilayah anggota WTO yang bertugas untuk memantau kebijakan dan peraturan negara lain tentang pemberlakuan standar, persyaratan lain, dan skema penilaian kesesuaian yang berpengaruh terhadap kepentingan nasional, dan menangani pertanyaan- pertanyaan dari anggota WTO lain serta pihak lain yang berkepentingan mengenai suatu subjek tertentu seperti hambatan teknis perdagangan dan informasi lain yang terkait dengan kegiatan standardisasi dan penilaian kesesuaian.
www.peraturan.go.id
legalitas.org8. Perjanjian Technical Barrier to Trade World - Trade
Organization yang selanjutnya disebut Perjanjian TBT -WTO adalah salah satu perjanjian di bawah payung
WTO yang bertujuan agar Standar, Regulasi Teknis, dan prosedur Penilaian Kesesuaian tidak menjadi hambatan yang tidak diperlukan dalam perdagangan.
9. Analisis Dampak Regulasi (Regulatory Impact Assessment) adalah pendekatan sistemik untuk menilai efek positif dan negatif termasuk risiko dari regulasi yang diusulkan dan jika regulasi tidak diberlakukan.
Pasal 2
Lingkup pengaturan Peraturan Badan ini meliputi:
a. Analisis Dampak Regulasi; dan
b. pelaksanaan kewajiban internasional.
Pasal 3
(1) Menteri dan/atau kepala lembaga pemerintah nonkementerian dalam menetapkan pemberlakuan SNI secara wajib harus terlebih dahulu mempertimbangkan hasil Analisis Dampak Regulasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf a.
(2) Tata cara penyusunan Analisis Dampak Regulasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Badan ini.
Pasal 4
(1) Pelaksanaan kewajiban internasional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf b dilakukan melalui:
a. Notifikasi Regulasi Teknis atau rancangan Regulasi Teknis; dan
b. pemantauan kebijakan dan peraturan negara lain terkait pemberlakuan standar, persyaratan lain, dan skema penilaian kesesuaian yang berpengaruh terhadap kepentingan nasional.
www.peraturan.go.id
legalitas.org2020, No.767 -5-
(2) Notifikasi Regulasi Teknis atau rancangan Regulasi Teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dilakukan oleh BSN sebagai Badan Notifikasi dan Pusat Penyelisikan terkait perjanjian TBT WTO.
(3) Pemantauan kebijakan dan peraturan negara lain sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, dilakukan oleh BSN bekerja sama dengan kementerian/lembaga pemerintah nonkementerian atau pemangku kepentingan lainnya.
(4) Pelaksanaan kewajiban internasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Badan ini.
Pasal 5
Pada saat Peraturan Badan ini mulai berlaku, Peraturan Kepala Badan Standardisasi Nasional Nomor 3 Tahun 2012 tentang Pedoman Standardisasi Nasional tentang Notifikasi dan Penyelisikan dalam Kerangka Pelaksanaan Agreement on Technical Barriers to Trade – World Trade Organizations (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 409), dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Pasal 6
Peraturan Badan ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
www.peraturan.go.id
legalitas.orgAgar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Badan ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 19 Maret 2020
KEPALA BADAN STANDARDISASI NASIONAL REPUBLIK INDONESIA,
ttd
BAMBANG PRASETYA
Diundangkan di Jakarta pada tanggal 14 Juli 2020
DIREKTUR JENDERAL
PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,
ttd
WIDODO EKATJAHJANA
www.peraturan.go.id
legalitas.org2020, No.767 -7-
www.peraturan.go.id
legalitas.orgwww.peraturan.go.id
legalitas.org2020, No.767 -9-
www.peraturan.go.id
legalitas.orgwww.peraturan.go.id
legalitas.org2020, No.767 -11-
www.peraturan.go.id
legalitas.orgwww.peraturan.go.id
legalitas.org2020, No.767 -13-
www.peraturan.go.id
legalitas.orgwww.peraturan.go.id
legalitas.org2020, No.767 -15-
www.peraturan.go.id
legalitas.orgwww.peraturan.go.id
legalitas.org2020, No.767 -17-
www.peraturan.go.id
legalitas.orgwww.peraturan.go.id
legalitas.org2020, No.767 -19-
www.peraturan.go.id
legalitas.orgwww.peraturan.go.id
legalitas.org2020, No.767 -21-
www.peraturan.go.id
legalitas.orgwww.peraturan.go.id
legalitas.org2020, No.767 -23-