SEMINASTIKA, Balikpapan 2018 ISSN: 2655-0881
123
APLIKASI SISTEM ANTRIAN ONLINE
(STUDI KASUS DINAS PERHUBUNGAN DAN PUSKESMAS BONTANG UTARA)
ONLINE QUEUE SYSTEM APPLICATION (CASE STUDY FROM THE TRANSPORTATION DEPARTMENT AND NORTH BONTANG HEALTH
CENTER)
Lapu Tombilayuk1*, Zaini2, Dina Audia3
1,2,3 Sekolah Tinggi Teknologi Bontang
*E-mail: [email protected]
ABSTRAK
Mengantri merupakan kegiatan yang kurang menyenangkan apabila terjadi pada pelayanan publik pemerintah yang tidak tertib. Dengan kondisi tersebut masyarakat bisa saja berpikiran negatif terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Guna memperbaiki paradigma tersebut, serta mengatasi antrian yang tidak tertib, maka sistem informasi antrian diperlukan agar mengurai dan mengorganisir sehingga meningkatkan rasa percaya masyarakat terhadap kinerja ASN di sektor pelayanan publik. Solusi dari permasalahan yang dialami yaitu pengembangan sistem, pelayanan masyarakat harus membuat sistem baru untuk meningkatkan performa dan kinerja dalam menangani masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengembangan aplikasi ini adalah metode waterfall, bahasa pemograman menggunakan PHP dan database MySQL. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa aplikasi antrian online berbasis website dapat berjalan dengan baik yang dibuktikan dengan pengujian blackbox. Dalam penelitian ini terdapat 2 kategori yaitu antrian pemeriksaan pada Puskesmas dan antrian cek kendaraan pada Dinas Perhubungan.
Kata kunci: Antrian Online, Website, Dinas Perhubungan, Puskesmas
ABSTRACT
Queuing is an unpleasant activity carried out on government services that are not orderly. Under these conditions, the community could have a negative mind towards the performance of the State Civil Apparatus (ASN). In order to improve the paradigm, and overcome the disorderly queues, the queuing information system is needed to parse and organize so as to increase public trust in the performance of ASN in the public service sector. The solution to the problems experienced is system development, community service must create a new system to improve performance and performance in dealing with the community. The method used in the development of this application is the waterfall method, programming language using PHP and MySQL databases. The results of this study show that online-based website queue applications can run well as evidenced by blackbox testing. In this study there were 2 categories, namely the queuing check at the Puskesmas and the queue of vehicle checks at the Transportation Department.
Keywords: Antrian Online, Website, Transportation Department, health center
provided by OJS Universitas Mulia (E-Journals)
124 PENDAHULUAN
Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih kebutuhan manusia akan teknologi semakin besar. Peran teknologi akhir-akhir ini sangat diperlukan untuk membantu sebuah instansi dalam menjalankan kegiatan operasionalnya sehari-hari. Dalam hal ini, instansi seperti Dinas Perhubungan dan Puskesmas Bontang Utara memberikan pelayanan kepada masyarakat diantaranya cek uji kir dan layanan berobat. Instansi yang memberikan pelayanan terhadap masyarakat luas dipandang perlu untuk melakukan pengaturan layanan seperti penomoran antrian.
Diyakini oleh peneliti bahwa proses mengantri merupakan hal yang membosankan karena berbagai hal, antara lain proses mengatri yang panjang, ruang tempat menunggu antrian kurang nyaman dan sistem antrian yang kurang bisa memberikan pengaturan antrian.
Dengan kurangnya pelayanan dan ketidaktertiban administrasi antrian menimbulkan keresahan bagi masyarakat dan bahkan masayarakat merasa dirugikan dengan menyita banyak waktunya. Oleh karena itu, sistem informasi dipandang perlu untuk diterapkan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kepada masyarakat secara optimal sehingga masyarakat merasa tidak dirugikan dan terlayani dengan baik.
Adanya sistem informasi yang telah diimplementasi memiliki banyak manfaat, diantaranya pada pemetaan wilayah yaitu memberikan informasi posisi lahan layak bangun [1], pada pemerintahan yaitu e- government yang digunakan untuk administrasi pemerintahan [2], pada pendidikan yaitu e-learing dengan metode blended learning yang memungkinkan aktivitas pembelajaran di kelas dan secara daring [3].
Melalui system pelayanan masyarakat yang memanfaatkan sistem informasi maka
diharapkan dapat meningkatkan performa dan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan perencanaan pembuatan aplikasi pendaftaran online dalam hal pendaftaran antrian untuk layanan Puskesmas dan cek uji KIR diharapkan masalah tersebut bisa teratasi karena ada informasi kapan perkiraan waktu giliran customer sesuai nomor pendaftaran sehingga customer yang telah menjadi anggota, bisa memperkirakan waktu datang tanpa harus menunggu lama ditempat tersebut.
METODOLOGI
Perancangan sistem yang digunakan adalah waterfall. Metode waterfall menyarankan pengembangan perangkat lunak secara sistematik dan berurutan yang dimulai dari tingkatan sistem tertinggi dan berlanjut.
Waterfall meliputi 5 tahapan yaitu analysis, design, implementation, testing, dan maintenance [4]. Kelebihan dari metode ini adalah terstruktur, dinamis dan sequinta [5].
Analysis, mempelajari data dan informasi yang diperoleh dari aktivitas wawancara dengan pegawai dari Dinas Perhubungan dan Puskesmas, observasi untuk memperoleh permasalahan prioritas, dan studi pustaka untuk menemukan alternatif pemecahan yang tepat. Design, merancang dan membuat database, melakukan pengkodingan aplikasi, setelah itu penulis melakukan pengujian trial and error yaitu mencari bug – bug atau kesalahan program.
Implementation dan Testing, dari aplikasi telah selesai di buat elanjutnya melakukan implementasi aplikasi menggunakan data asli, sesuai dengan data yang telah diberikan Dinas Perhubungan dan Puskesmas. Pemeliharaan, penambahan beberapa fasilitas baru ke dalam sistem guna meningkatkan fungsionalitas dan perkembangan sistem.
125
Sistem informasi yang dibangun dapat diamati sebagaimana diagram konteks yang diberikan
RANCANG BAGUN SISTEM APLIKASI ANTRIAN ONLINE
DI KOTA BONTANG
ADMIN
USER
· Info User
· Info Jenis Kendaraan
· Info Kendaraan
· Info Pasien
· Info Rekam Medis
· Info Booking Cek Kendaraan
· Info Jaminan Kesehatan
· Info Poli
· Info Booking Pemeriksaan
· Info Puskesmas
· Info Kendaraan
· Info Pasien
· Info Booking Pemeriksaan
· Info Booking Cek kendaraan
· Data Pasien
· Data Booking Pemeriksaan
· Data Kendaraan
· Data Booking Cek kendaraan
· Data User
· Data Jenis Kendaraan
· Data Kendaraan
· Data Pasien
· Data Rekam Medis
· Data Booking Cek Kendaraan
· Data Jaminan Kesehatan
· Data Poli
· Data Booking Pemeriksaan
· Data Puskesmas ADMIN
PUSKESMAS ADMIN KIR
· Info User
· Info Pasien
· Info Rekam Medis
· Info Jaminan Kesehatan
· Info Poli
· Info Booking Pemeriksaan
· Data User
· Data Pasien
· Data Rekam Medis
· Data Jaminan Kesehatan
· Data Poli
· Data Booking Pemeriksaan
· Data User
· Data Jenis Kendaraan
· Data Kendaraan
· Data Booking Cek Kendaraan
· Info User
· Info Jenis Kendaraan
· Info Kendaraan
· Info Booking Cek Kendaraan
Gambar 1 Diagram konteks sistem informasi
Sedangkan untuk flowchart, DFD level 0, dan relasi antar tabel sistem informasi yang dibangun disajikan pada gambar 2, gambar 3, dan gambar 4.
126
Mulai
Halaman Beranda
Registrasi ?
Halaman Login
Halaman Registrasi
Input Username
& Password
Input Nama, Username, Password & No.HP
Login Gagal
Login
Halaman User
Halaman Data Kendaraan
Input Data Kendaraan
Halaman Booking Antrian Cek Kendaraan
Pilih kendaraan dan tanggal
Halaman Nomor Antrian Halaman Data Pasien
Input Data Pasien
Halaman Booking Antrian Pemeriksaan
Pilih puskesmas, pasien, jamkes, poli dan tanggal
Halaman Nomor Antrian
Selesai Login ?
Ya
Tidak
Ya Tidak
Gagal Registrasi
Berhasil Registrasi
Berhasil Login
Booking Pemeriksaan ? Ya
Booking Cek Kendaraan ?
Tidak
Ya
Tidak
Gambar 2 Flowchart Aplikasi Antrian Online Kota Bontang
127
(1) LOGIN &
REGISTRASI
ADMIN
(2) DATA MASTER
(4) LAPORAN
· Data User
· Data Puskesmas
· Data Jaminan Kesehatan
· Data Poli
· Data Rekam Medis
· Data Pasien
· Data Jenis Kendaraan
· Data Kendaraan
Data LoginFasilitas Admin
Data Login Validasi User
booking
puskesmas user
kendaraan
booking_pem
poli
rekam_medis ADMIN KIR
ADMIN PUSKESMAS
Fasilitas Admin KIR
Fasilitas Admin Puskesmas Data Login
Data Login
· Data User
· Data Jenis Kendaraan
· Data Kendaraan
· Data User
· Data Jaminan Kesehatan
· Data Poli
· Data Rekam Medis
· Data Pasien
(3) ANTRI
USER · Data Pasien
· Data Kendaraan Data Login Fasilitas User
· Input Booking Pemerikasaan
· Input Booking Cek Kendaraan
Input Booking Cek Kendaraan Input Booking Pemerikasaan
· Input Booking Pemerikasaan
· Input Booking Cek Kendaraan
Data booking pemeriksaan Data booking cek kedaraan
Data User
Data Puskesmas
Data Jenis Kendaraan Data Kendaraan
Data Jam
inan K eseh
atan Data Poli Data Rekam
Medis Data Pasien
· Informasi Booking Pemerikasaan · Informasi Booking Cek KendaraanInformasi Booking Cek KendaraanInformasi Booking Pemerikasaan
· Informasi Booking Pemerikasaan · Informasi Booking Cek Kendaraan
Data Jaminan Kesehatan Data Rekam Medis Data Poli Data Pasien Data Kendaraan Data Jenis Kendaraan Data Puskesmas Data User
Data booking cek kedaraan Data booking cek kedaraan Data booking pemeriksaan
Data booking pemeriksaan
· Laporan Pemeriksaan
· Laporan Cek Kendaraan
Laporan Pemeriksaan Laporan Cek Kendaraan
jam_kes pasien jenis_kendaraan Data User
Data Puskesmas
Data Jenis Kendaraan
· Info User
· Info Puskesmas
· Info Jaminan Kesehatan
· Info Poli
· Info Rekam Medis
· Info Pasien
· Info Jenis Kendaraan
· Info Kendaraan
· Info User
· Info Jenis Kendaraan
· Info Kendaraan
· Info User
· Info Jaminan Kesehatan
· Info Poli
· Info Rekam Medis
· Info Pasien
· Info Pasien
· Info Kendaraan
Data Pasien Data P
oli Data Rekam
Medis Data Kendaraan
Data Jam
inan K eseh
atan
Gambar 2 DFD Level 0
128
booking id_antrian no_antrian id_booking id_user id_kendaraan tanggal waktu status_cek FK FK PK user
id_user nama username password no_hp level foto id_puskesmas FK
rekam_medis PK id_nrm nrm no_kk nama_kepala alamat_kepala id_puskesmas FK
PK
jenis_kendaraan id_jenis jns_kendaraan PK
booking_pem id_antrian id_puskesmas no_antrian_umum no_antrian_poli id_booking id_user id_pasien nrm id_jam_kes id_poli tanggal waktu status_cek FK
FK FK FK FK FK PK puskesmas
id_puskesmas nm_puskesmas alamat telpon email PK
jam_kes id_jam_kes jam_kes id_puskesmas FK
PK poli
id_poli poli kd_poli id_puskesmas FK
PK pasien
id_pasien id_user id_puskesmas nrm nm_pasien tempat_lahir ttl umur jkel agama status_perkawinan pendidikan_terakhir pekerjaan golongan_darah alamat alamat2 nama_pasangan nama_ibu nama_ayah tgl_kunjungan telpon jenis_pembayaran FK
FK FK PK
kendaraan id_kendaraan id_user no_kendaraan pemilik alamat jns_kendaraan no_mesin FK
FK PK
Keterangan :
PK = Primary Key (Kunci Utama) FK = Foreign Key (Kunci Tamu)
= One
= Many
Gambar 4 Relasi antar tabel HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil pengujian menggunakan Black box
Pengujian sistem menggunakan black box testing yang difokuksn pada 5 bagian yaitu
login, pengolahan data master, booking antrian, pembuatan laporan, dan logout. Hasil pengujian diperoleh kondisi sebagaimana tabel berikut
1. Pengujian Login
Tabel 1 Tabel Pengujian Login
Data Input Hasil Pengamatan
Username dan password terisi dengan benar
Menampilkan halaman dashboard
Username terisi dengan benar dan password kosong
Menampilkan “anda belum mengisikan password”
Username terisi dengan benar dan password salah
Menampilkan “Maaf Password salah !”
Username salah dan password salah
Menampilkan “Gagal Login, coba ulangi dengan benar!”
2. Pengujian Pengolah Data Master
Tabel 2 Tabel Pengujian Data Master dengan data benar Data yang dimasukkan Hasil Pengamatan Klik menu “Data Master,
Data KIR, Data
Puskesmas, Data Antrian”
Menampilkan data user, data data puskesmas, data jenis kendaraan, data kendaraan, data jaminan kesehatan, data poli, data rekam medis, data pasien.
Klik tombol “tambah data”
Menampilkan form tambah data data user, data data puskesmas, data jenis kendaraan, data kendaraan, data jaminan kesehatan, data poli, data rekam medis,
129 data pasien.
Mengisi textbox tiap field.
Klik “Tambah” Tombol “Tambah” dapat berfungsi sesuai yang diharapkan
Klik “Edit Data” Tombol “Edit Data” dapat berfungsi sesuai yang diharapkan
Klik “Hapus Data” Tombol “Hapus Data” berfungsi sesuai yang diharapkan
Tabel 3 Tabel Pengujian Data Master dengan data salah Data yang dimasukkan Pengamatan
Pengisian textbox kosong. Textbox berfungsi sesuai yang diharapkan 3. Pengujian Booking Antrian
Tabel 4 Tabel Pengujian Booking Antrian dengan data benar Data yang dimasukkan Hasil Pengamatan
Klik menu “Booking Antrian” Menampilkan Data Booking Cek Kendaraan dan Data Booking Pemeriksaan
Klik tombol “tambah data” Menampilkan form tambah Data Booking Cek Kendaraan dan Data Booking Pemeriksaan
Mengisi textbox tiap field. Klik
“Tambah” Tombol “Tambah” dapat berfungsi sesuai yang diharapkan
Klik “Edit Data” Tombol “Edit Data” dapat berfungsi sesuai yang diharapkan
Klik “Hapus Data” Tombol “Hapus Data” berfungsi sesuai yang diharapkan
Tabel 5 Tabel Pengujian Booking Antrian dengan data salah
Data yang dimasukkan Pengamatan
Pengisian textbox kosong. Textbox berfungsi sesuai yang diharapkan 4. Pengujian Pembuatan Laporan
Tabel 6 Tabel Pengujian Pembuatan Laporan
Inputan data Pengamatan
Klik menu Laporan Menampilkan menu laporan Cetak Laporan Cek Kendaraan dan Cetak Laporan Pemeriksaan
Pilih tanggal laporan Tombol “PRINT” berfungsi sesuai yang diharapkan 4.2 Implementasi sistem informasi antrian
online untuk user
Untuk mengakses sistem informasi antrian online yang telah dibuat, url yang dapat
digunakan adalah
http://antrian1.bontangkota.go.id.
Tampilan awal yang diberikan adalah user diminta untuk melakukan pendaftaran dengan mengisi formulir yang diberikan
oleh sistem. Setelah melakukan registrasi, user dapat memperoleh username dan password yang akan digunakan untuk login. Apabila login telah berhasil, user akan diarahkan untuk melihat menu profile yang dapat diedit oleh pemilik user sendiri, KIR, dan puskesmas sebagaimana gambar 5
Gambar 5 Halaman Dasboard user
130 Proses pemilihan antrian, user dapat menggunakan menu
dropdown untuk antrian kendaraan dan antrian puskesmas. User wajib menginputkan data kendaraan sebelum melakukan pembookingan antrian kendaraan. Demikian halnya untuk booking pemeriksaan kesehatan di
Puskesmas. Hasil booking antrian uji KIR dan pemeriksaan kesehatan dengan inputan data kendaraan dan identitas pasien lengkap dapat diamati pada gambar 6 dan gambar 7
Gambar 6 Booking antrian kendaraan
Gambar 7 Booking antrian pemeriksaan kesehatan di puskesmas 4.3 Implementasi sistem informasi antrian
online untuk admin uji KIR
Admin memiliki tugas untuk melakukan pengecekan antrian kendaraan yang berhasil mendaftar di sistem, melakukan verifikasi
antrian, dan mencetak laporan antrian.
Informasi yang diberikan pada area admin dapat diamati pada gambar 8, gambar 9, dan gambar 10
131
Gambar 8 Tampilan informasi pada area admin untuk antrian uji KIR
Gambar 9 Verifikasi antrian yang sdh selesai
Gambar 10 Informasi antrian yang telah selesai dilayani
4.4 Implementasi sistem informasi antrian online untuk admin Puskesmas
Admin memiliki tugas untuk melakukan pengecekan antrian pasien yang berhasil mendaftar di sistem, melakukan verifikasi
antrian, dan mencetak laporan antrian.
Informasi yang diberikan pada area admin dapat diamati pada gambar 11, gambar 12, dan gambar 13
132
Gambar 11 Tampilan informasi pada area admin untuk antrian pasien
Gambar 12 Verifikasi antrian yang sdh selesai
Gambar 13 Informasi antrian yang telah selesai dilayani
KESIMPULAN
Berdasarkan dari pembahasan pada bagian sebelumnya, maka pada bagian ini yang merupakan akhir dari laporan ini, penulis akan mencoba menarik kesimpulan dari penguraian tersebut:
a. Aplikasi Antrian online yang dirancang ini berguna sebagai pendaftaran antrian untuk layanan pada puskesmas dan cek uji KIR.
b. Dengan adanya sistem antrian online mempermudah pengunjung dalam mengetahui berapa banyak antrian yang dituju pada hari itu, sehingga antrian tidak menumpuk pada satu hari dan dapat diurai.
SARAN
Adapun saran yang di usulkan oleh penulis untuk pengembangan aplikasi ini kedepannya antara lain sebagai berikut :
1.
Adanya pendaftaran antrian online padabidang lainnya, seperti di Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil, rumah sakit dan pelayanan masyarakat lainnya.
2.
Interface dan tampilan sebaiknya ditingkatkan lagi.UCAPAN TERIMA KASIH
Disampaikan terima kasih kepada Sekolah Tinggi Teknologi Bontang yang telah memberikan support sehingga penelitian ini dapat terselenggara dengan baik.
133 DAFTAR PUSTAKA
[1] W. Nengsih, “GIS Berbasis Web Untuk Pemetahaan Lahan Menggunakan Classifier Model,” J. Politek. Caltex Riau, vol. 2, no. 1, pp. 1–6, 2016.
[2] Y. Putra, Eka and S. Arifin, Perdana,
“Model E-Vovernment Pada Wilayah Administrasi Pemerintahan Tingkat Kelurahan,” J. Politek. Caltex Riau, vol. 2, no. 1, pp. 7–16, 2016.
[3] H. Pranoto, YanFi, and H. Darmadi,
“Evaluasi Aksesbilitas Learning Object Berdasarkan Web Content Accessibility Guidelines 2.0,” ULTIMATICS, vol. IX, no. 2, pp. 67–71, 2017.
[4] Y. Bassil, “A Simulation Model for the Waterfall Software Development Life Cycle,” Int. J. Enggineering Technol., vol. 2, no. 5, pp. 742–749, 2012.
[5] P. R.S, Software Engineering A Practitioner’s Approach, Seventh Ed.
New York: MC. Graw Hill, 2005.