PROFIL KAMPUNG BANDAR
Kota Pekanbaru dimekarkan dari 8 wilayah administrasi kecamatan menjadi 12 wilayah administrasi kecamatan. 58 wilayah administrasi kelurahan, 539 Rukun Warga (RW) dan 2.266 RT (Rukun Tetangga) (Perda tahun 2016)
Kampung Bandar merupakan salah satu kampung di Kota Pekanbaru yang mendapatkan bantuan program kota tanpa kumuh, tepatnya pembangunan ruang terbuka hijau dan taman di Tahun 2020.
Kelurahan Kampung Dalam, berada di Kecamatan Senapelan. Kota Pekanbaru. Secara Geografis berada pada tepian sungai siak dan jembatan Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah ( Siak IV )
2 1 3
4
5
6 7
8 9
1. Pasar Bawah
2. Mesjid Raya Kota PKU, dan makam Marhum Baharu
3. Rumah Singgah Tuan Kadi
4. Jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah ( Siak III )
5. Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah ( Siak IV )
6. Taman Tunjuk Ajar Integritas
7. Taman Kota Pekanbaru 8. Rumah Dinas Walikota
PKU
9. Tugu titik Nol Pekanbaru
JUDUL YANG PERNAH ADA :
(Skripsi) Erlina Ayu Ningrum, Isril . 2016. STUDI PENERAPAN GOOD GOVERNANCE DALAM
PENGELOLAAN DESA WISATA KAMPUNG BANDAR KECAMATAN SENAPELAN KOTA PEKANBARU TAHUN 2012-2014. Universitas Riau.
Tujuan : untuk mengetahui penerapan good governance dalam pengelolaan pariwisata di Kota Pekanbaru.
mengidentifikasi dan menganalisis implementasi good governance (Enam asas good governance)dalam pengelolaan Kampung Wisata Kampung Bandar di Kota Pekanbaru.
(Jurnal) Hayana Hayana, Raviola Raviola, Ella Aryani. 2020. Hubungan Cakupan Kepemilikan Jamban di Kelurahan Kampung Baru Kota Pekanbaru.
Populasi : dalam penelitian ini adalah wilayah yang tidak mempunyai jamban setelah dilakukan pengamatan, maka ditetapkan Kelurahan Kampung Baru yang memiliki 275 KK.
Kesimpulan : diperoleh ada hubungan antara pengetahuan, pendapatan, ketersediaan air bersih dengan kepemilikan jamban.
(Skripsi) Maryudha, Ifana Puteri (2017) Revitalisasi kampung Bandar sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya kota Pekanbaru (objek studi: kampung Bandar, kelurahan kampung Bandar,
kecamatan Senapelan, kota Pekanbaru, provinsi Riau) (PL - 895). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara. http://repository.untar.ac.id/15627/
(Penelitian Dosen) Hery Suryadi, Tuti Khairani Harahap, Auradian Marta. 2013. KEBIJAKAN REVITALISASI KAWASAN PASAR BAWAH SEBAGAI KAWASAN WISATA CAGAR BUDAYA DI KOTA PEKANBARU
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:
1. Bagaimana kondisi bangunan sejarah/kuno dan vitalitas yang ada di Kawasan Pasar Bawah ada saat ini?
2. Bagaimana potensi dan permasalahan Kawasan Pasar Bawah untuk dijadikan Kawasan Cagar Budaya?
3. Bagaimana kebijakan arahan pengembangan Kawasan Pasar Bawah sebagai Kawasan Wisata Cagar Budaya?
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah:
1. Mengidentifikasi bangunan sejarah/kuno dan vitalitas yang ada di Kawasan Pasar Bawah.
2. Mengidentifikasi potensi dan masalah Kawasan Pasar Bawah untuk dijadikan Kawasan Cagar Budaya.
3. Merumuskan kebijakan pengembangan Kawasan Pasar Bawah dengan meningkatkan vitalitas kawasan dan pemugaran bangunan-bangunan sejarah/kuno yang ada untuk tujuan pariwisata.
Hasil yang di harapkan menghasilkan kebijakan yang akan menentukan arah pengembangan Kawasan Pasar Bawah di masa depan dengan menghidupkan kembali vitalitas kawasan dengan menetapkan Kawasan Pasar Bawah sebagai Daerah Tujuan Wisata (DTW).
Kebijakan Revitalisasi Pasar Bawah
1. Berdasarkan hasil analisis di atas, maka peneliti dapat merumuskan beberapa kebijakan dalam merevitalisasi Kawasan Pasar Bawah sebagai Kawasan Wisata, yaitu:
2. Obyek wisata yang dapat di revitalisasi di Kawasan Pasar bawah terdiri dari: bangunan bersejarah, sistem sosial dan budaya masyarakat, pasar wisata dan potensi Sungai Siak;
3. Untuk mewujudkan revitalisasi tersebut beberapa hal yang harus pemerintah lakukan antara lain:
perbaikan sarana dan prasarana kawasan, pembentukan lembaga pelestarian kebudaayaan Pasar bawah, pemugaran terhadap bangunan bersejarah dan peningkatan bangunan Pasar Wisata;
4. Penguatan ekonomi masyarakat dengan kemudahan dalam berusaha, penyediaan lokasi/los perdagangan dan keamanan dalam berusaha;
5. Pemberian intensif dan kemudahan bagi masyarakat/lembaga/organisasi /swasta yang ikut serta dalam melestarikan yaitu berupa; kemudahan modal, keringanan pajak dan pembiayaan dan perawatan bangunan bersejarah; dan
6. Meningkatkan potensi Sungai Siak sebagai sarana pendukung ObyekWisata Pasar Bawah yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru melalui kerjasama kelolah dengan swasta.
(Jurnal) Fajri Ramdhan, Rinaldi, Niken Pebriani (2021) Analisis Penempatan Dan Design Bentuk Tata Informasi Di Kawasan Pasar Bawah Kec, Senapelan Kota Pekanbaru
hasil pembahasan dan analisis terkait tentang penempatan papan informasi ,dapat di simpulkan bahwa pentingnya penggunaan atau keberadaan signage pada suatu kawasanguna membantu pengunjung dalam mengetahui posisi maupun tujuan yang akan merekatargetkan.
Ade Wahyud, Faizan Dalilla, Firman Syarif, Muhammad Sofwan. 2023. Pelatihan Pemeliharaan Taman di Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI). Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Islam Riau. Vol. 3, No. 1 Januari2023, Hal. 63- 74
Adapun peserta dalam kegiatan pelatihan ini ialah masyarakat di Kampung Bandar, LKM Kampung Bandar, Dinas PUPR Kota Pekanbaru.
Program KOTAKU hadir sejak tahun 2016 sebagai salah satu program fisik yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan penataan kawasan permukiman, dengan salah satu sub-programnya yaitu pembangunan fasilitas ruang terbuka publik(taman).
Sugiarto. 2011. Penyalahgunaan Narkoba di Kampung Dalam Pekanbaru. Jurnal Industri dan Perkotaan
Tujuan : mengetahui latar belakang munculnya perilaku penyalahgunaan narkoba dan faktor-faktor yang mempengaruhi penyalahgunaan narkoba di Kampung Dalam Kota Pekanbaru. Sifat penelitian bersifat deskriptif yang menggambarkan dan menganalisis berbagai hal yang dikumpulkan data dengan In-Depth Interview dan observasi lapangan. Informan penelitian terdiri dari masyarakat, penyalahguna narkoba, tokoh non formal serta tokoh formal sebanyak 20 orang. Skripsi terdiri dari 105 halaman, 49 daftar lampiran dan daftar pustaka dan
Kata kunci : perilaku menyimpang, penyalahgunaan narkoba, asosiasi deferensial dan teori pertukaran.
Kesimpulan :1) munculnya ketidakgunaan dalam penyalahgunaan narkoba di Kampung Dalam misalnya:
proses belajar secara langsung dan tidak langsung, proses interaksi dan komunikasi antara aktor “pemain baru” dengan bos “pemain lama” adalah sebuah interaksi. proses dan komunikasi yang berjalan dalam jangka waktu yang lama, hubungan antar pengguna narkoba dalam satu kelompok yang sangat erat karena adanya jalinan kepercayaan yang kuat, penyalahgunaan narkoba oleh sebagian masyarakat Kampung Dalam merupakan hal yang lumrah dan itu adalah kebutuhan atau solusi dari pekerjaan terakhir bagi orang-orang untuk menutupi kebutuhan sehari-hari. Beberapa aturan tidak tertulis yang muncul kemudian disusun bersama dan menjadi nilai-nilai yang harus dijunjung tinggi oleh masyarakat khususnya pengguna narkoba di Kampung Dalam dalam kehidupan bermasyarakat.
2) Faktor-faktor yang mempengaruhi tidak digunakannya penyalahgunaan narkoba yang terjadi di Kampung Dalam, misalnya: ada proposisi keberhasilan, jika ada anggota jaringan narkoba yang mendapat keuntungan darinya, maka mereka akan mengulangi kegiatan tersebut. Ada proporsi dorongan bahwa jika ada anggota jaring obat yang mendapat imbalan atau keuntungan dari penggunaan obat, maka mereka akan melakukan hal yang sama. Ada proporsi nilai, jika resiko yang akan mereka terima oleh kurir besar maka imbalan yang mereka terima lebih besar dan sebaliknya. Ada proporsi kesepakatan dan agresi. Kesepakatannya adalah, jika kurir tidak mendapatkan imbalan seperti yang mereka harapkan, misalnya ditangkap oleh polisi maka mereka akan melakukan tindakan agresif yang bersifat mengejar mereka seperti memberikan informasi kepada polisi dan sebaliknya agresi.
(Jurnal) Boby Samra . 2015. Konsep Ruang Dalam Rumah Lama di Kawasan Senapelan Pekanbaru
Isi Pembahasan :
Orientasi Bangunan Rumah Lama
Analisis Bentuk Dasar Bangunan
Analisis Fungsi Ruang Dalam bangunan
(Jurnal) Ade Masya Resa, Zulfan Saam, Suardi Tarumun. 2017. Strategi Penataan Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan Kampung Bandar Kota Pekanbaru
Pencegahan
Strategi pencegahan tumbuh dan berkembangnya permukiman kumuh di Kampung Bandar dapat dilakukan dengan berbagai program sebagai berikut :
1. Peningkatan Kapasitas :
Sosialisasi dan edukasi mengenai aturan bangunan gedung
Sosialisasi dan edukasi mengenai pengelolaan prasarana lingkungan
Sosialisasi dan edukasi mengenai mitigasi bencana banjir dan kebakaran
Sosialisasi dan edukasi mengenai lingkungan hunian sehat
Sosialisasi dan edukasi mengenai desa wisata
Sosialisasi dan edukasi mengenai karakter dan fungsi kawasan untuk mendukung Kawasan Cagar Budaya
Peningkatan ketrampilan untuk rumah tangga miskin 2. Pegawasan dan Pengendalian :
Pengendalian kawasan permukiman di sempadan sungai dan saluran drainase
Pengendalian zona hijau di sekitar kawasan permukiman
Pengendalian peruntukan lahan dan bangunan 3. Pemberdayaan Masyarakat :
Pemberdayaan masyarakat pada kawasan kumuh
Peningkatan kelembagaan lokal terutama dalam pengelolaan sarana prasarana lingkungan
Peningkatan Kualitas
Strategi peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh di Kampung Bandar dapat dilakukan dengan berbagai program sebagai berikut:
1. Pemugaran (Rehabilitasi)
Rehabilitasi rumah tidak layak huni
Pembangunan infrastruktur permukiman
2. Peremajaan (Revitalisasi)
Penataan kawasan bantaran sungai dengan konsep waterfront city
Penataan kawasan permukiman 3. Permukiman Kembali (Relokasi)
Relokasi ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa)
(Jurnal ) Elwira Handayani .2019. DAYA TARIK WISATA YANG ADA DI KECAMATAN SENAPELAN KOTA PEKANBARU
Kecamatan Senapelan merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru. Bila dilihat dari segi lokasi dan dari banyaknya objek wisata, Kecamatan Senapelan khususnya pada Kelurahan Kampung Dalam, Kampung Bandar dan Sago memiliki banyak objek wisata yang letaknya berdekatan. Objek-objek tersebut yaitu:
1. Kompleks Masjid Raya dan Makam Marhum Pekan Kota Pekanbaru 2. Pasar Wisata Pasar Bawah/ Pasar Senapelan Kota Pekanbaru 3. Rumah Tuan Kadhi, Titik Nol Kota Pekanbaru
4. Kampung Cina (Vihara Darmaloka).
Walaupun memiliki banyak peninggalan sejarah dan budaya, objek-objek wisata yang ada di kawasan ini belum terekspos dengan baik misalnya :
a. tapak awal Masjid Nur Alam b. gerbang Masjid Raya Senapelan c. mimbar Masjid Raya Senapelan d. Sumur Tua Masjid Nur Alam
e. Tiang Enam Masjid Raya Pekanbaru
f. Rumah Tuan Kadi yang berada di Jl. Perdagangan dan Jl. Senapelan, g. Tugu Titik Nol Pekanbaru dan lainnya.
Di samping itu, banyak peninggalan sejarah budaya atau yang diduga cagar budaya di Kampung Bandar Senapelan dan kawasan sekitarnya yang belum terungkap.
Makam Marhum Pekan
(Jurnal) Mahya Fiddini Kaffah, Agus S. Ekomadyo (2022) GENIUS LOCI KAMPUNG BANDAR PEKANBARU
Spirit of Natural Place Kampung Bandar
Man-Made Place Kampung Bandar
Penelusuran Genius Loci Kampung Bandar Pekanbaru : menurut Norberg Schultz dengan meninjau empat aspek, antara lain citra (image), ruang (space), karakter (character), dan Genius Loci itu sendiri.
Tujuan : Penelitian ini berusaha menemukan Genius Loci Kampung Bandar menggunakan pendekatan Genius Locimenurut Norberg Schultz dengan meninjau empat aspek, antara lain citra (image), ruang(space), karakter(character),dan Genius Loci itu sendiri
PASAR BAWAH
RUMAH TUAN KADI
KAMPUNG CINA
TUGU NOL PKU
(Skripsi) SAID MUHAMMAD REYNALDO . 2021. PENGEMBANGAN KAMPUNG BANDAR SEBAGAI
KAMPUNG KOTA BERKELANJUTAN DI KOTA PEKANBARU. FAKULTAS TEKNIK. UNIVERSITAS ISLAM RIAU
(Tesis) 2019. TRILOGI MASJID, SUNGAI, DAN TRADISI SEBAGAI LANDASAN TATA RUANG KAMPUNG BANDAR KOTA PEKANBARU
INONG SAFITRI, Prof. Ir. Sudaryono, Ph.D; M.Sani Roychansyah, S.T.,M.Eng.,D.Eng.
http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/170923
(Skripsi) Maulana, Muhammad Rendi (2018) Kajian Pelestarian Kawasan Bangunan Bersejarah di Kota Pekanbaru. Undergraduate thesis, Universitas Islam Riau https://repository.uir.ac.id/1074/
FUNGSI DAN MANFAAT RUANG TERBUKA HIJAU DI KELURAHAN KAMPUNG BANDAR KECAMATAN SENAPELAN KOTA PEKANBARU (Studi Kasus : Taman Rumah Singgah Tuan Kadi dan Taman Leighton 3)
RUDI LASIMON (2017) PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP AKTIFITAS SOSIAL KEAGAMAAN DI RT 02 RW 02 KELURAHAN KAMPUNG DALAM KECAMATAN SENAPELAN KOTA PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Holiq Raus, Baihaki Rahmat Hsb. 2011. Arahan Pola Penggunaan Lahan Kawasan Kelurahan Kampung Bandar dan Kampung dalam Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru
(Skripsi) Reynaldo, Said Muhammad (2021) Pengembangan Kampung Bandar Sebagai Kampung Kota Berkelanjutan Di Kota Pekanbaru. Other thesis, Universitas Islam Riau.
(Jurnal) Laili Dwi Annisa. 2020. TIPOLOGI RUMAH VERNAKULAR BERDASARKAN SISTEM FISIK DI KAMPUNG BANDAR PEKANBARU, RIAU. Universitas Diponegoro.
(Skripsi) ZARIMA DWI HARYANTI , 2022. TINGKAT SENSE OF COMMUNITY PADA RUANG PUBLIK DI KAMPUNG KOTA (STUDI KASUS: KELURAHAN KAMPUNG BANDAR, KECAMATAN SENAPELAN, KOTA PEKANBARU)
(Skripsi) FUTERI ADDINI. 2021. KAJIAN KUALITAS RUANG TERBUKA HIJAU PUBLIK DI KECAMATAN SENAPELAN KOTA PEKANBARU. UNIVERSITAS ISLAM RIAU
(Skrpisi) Kiki Novitasari . 2019. Evaluasi Pelaksanaan Program Kawasan Permukiman Menuju Kota Tanpa Kumuh (kotaku) Dikelurahan Kampung Bandar Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru (Jurnal) Rizqiyah, Umara Hasmarani Nasrullah, Nizar Sulistyantara, Bambang. 2020. Analisis
Persebaran Ruang Terbuka Hijau dan Pengaruhnya terhadap Penurunan Suhu di Kota Pekanbaru. https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/115096
(Skripsi). ZULTRIO FIRDANA PUTRA . 2019. Evaluasi Program Lingkungan Sehat Perumahan Oleh Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Dalam Mengatasi Permasalahan Kawasan
Permukiman Kumuh Di Kota Pekanbaru (studi Di Kelurahan Padang Terubuk Kecamatan Senapelan). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK. UNIVERSITAS ISLAM RIAU