ABSTRAK
Perkembangan teknologi mendorong perusahaan untuk menampilkan iklan secara digital atau online. Oleh sebab itu, banyak perusahaan saat ini menggunakan media sosial untuk menjalin komunikasi dengan pelanggan, memberikan informasi produk, maupun merespon atas keluhan pelanggan. Penelitian ini menguji dan menganalisis mengenai pengaruh media sosial pada purchase decision melalui brand awareness sebagai variabel mediasi. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Starbucks Coffee Paris Van Java Mall Bandung, dengan menggunakan jumlah sampel sebesar 250 responden. Teknik pengambilan data yaitu dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 17 pernyataan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan program SPSS 21.0. Dari hasil analisis diperoleh hasil bahwa (1) media sosial berpengaruh positif terhadap purchase decision; (2) brand awareness berpengaruh positif terhadap purchase decision; (3) media sosial berpengaruh positif terhadap brand awareness; dan (4) media sosial berpengaruh positif terhadap purchase decision melalui brand awareness sebagai variabel mediasi. Selanjutnya, pada penelitian ini juga ditemukan hasil bahwa terdapat pengaruh secara simultan antara variabel Media Sosial melalui Brand Awareness sebagai variabel mediasi terhadap Purchase Decision sebesar 2.8% dan sisanya 97.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.
ABSTRACT
The development of technology encourages companies to make advertisements digitally or online. Therfore many companies use social media to communicate with customers, provide product information as well as responding to customer complaints. This study examines and analyzes about the influence of social media on purchase decision through brand awareness as a mediating variable. Population in this research are the consumers of Starbucks Coffee Paris Van Java Mall Bandung, using a sample size of 250 respondents. Data collection techniques by using a questionnaire consisting of 17 statements. The collected data were analyzed using SPSS 21.0. The results showed that (1) social media has a positive influence the purchase decision; (2) brand awareness has a positive influence the purchase decision; (3) social media has a positive influence on brand awareness; and (4) social media has a influence the purchase decision through brand awareness as a mediating variable. Furthermore, this study also found the result that there are significant simultaneously between variable Social media through Brand Awareness as a variable mediation of Purhcase Decision amounted to 2.8% and the remaining 97.2% are influenced by other factors which is not discussed in this study.
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PENGESAHAN ... ii
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN TESIS ... iii
KATA PENGANTAR ... iv
ABSTRAK ... vii
ABSTRACT ... viii
DAFTAR ISI ... ix
DAFTAR GAMBAR ... xiv
DAFTAR TABEL ... xv
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang Penelitian ... 1
1.2 Identifikasi dan Rumusan Masalah ... 9
1.3 Tujuan Penelitian ... 9
1.4 Manfaat Penelitian ... 10
BAB II KAJIAN KEPUSTAKAAN ... 11
2.1 Media Sosial... 11
2.1.1 Dimensi Media Sosial... 13
2.2 Brand Awareness ... 17
2.2.1 Dimensi Brand Awareness ... 18
2.2.2 Piramida Brand Awareness ... 19
2.3 Buyer Purchase Decision ... 20
2.4 Purchase Decision ... 22
BAB III RERANGKA PEMIKIRAN DAN METODE PENELITIAN ... 28
3.1 Rerangka Pemikiran ... 28
3.2 Metode Penelitian ... 30
3.3 Pengembangan Hipotesis ... 31
BAB IV METODE PENELITIAN ... 34
4.1 Populasi dan Teknik Pengambilan Sampel ... 34
4.1.1 Objek Penelitian ... 35
4.2 Metode Penelitian ... 36
4.2.1 Metode Penelitian yang Digunakan ... 36
4.2.2 Teknik Analisis ... 37
4.2.2.1 Uji Instrumen ... 37
4.2.2.2 Uji Validitas ... 37
4.2.2.3 Uji Reliabilitas ... 37
4.2.2.4 Uji Asumsi Klasik ... 38
4.2.2.5 Uji Outliers ... 38
4.2.2.6 Uji Normalitas... 39
4.2.2.7 Uji Multikolinearitas ... 39
4.2.2.8 Uji Heterokedastisitas ... 40
4.2.2.9 Uji Regresi Linear Berganda ... 40
4.3 Operasional Variabel ... 41
BAB V PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN ... 46
5.1 Hasil Penelitian ... 46
5.2 Pembahasan Hasil Penelitian ... 46
5.2.2 Analisis Deskriptif Data Penelitian... 51
5.2.2.1 Media Sosial (X) ... 51
5.2.2.2 Brand Awareness (Z) ... 55
5.2.2.3 Purchase Decision (Y) ... 59
5.2.3 Hasil Pengujian Instrumen ... 62
5.2.3.1 Hasil Uji Validitas ... 62
5.2.3.2 Hasil Uji Reliabilitas ... 64
5.2.4 Hasil Pengujian Asumsi Klasik ... 65
5.2.4.1 Hasil Uji Outliers ... 65
5.2.4.2 Hasil Uji Normalitas ... 67
5.2.4.3 Hasil Uji Multikolinearitas ... 68
5.2.4.4 Hasil Uji Heterokedastisitas ... 68
5.2.5 Hasil Pengujian Regresi Linear Berganda ... 69
5.2.6 Hasil Pengujian Regresi Sederhana ... 70
5.3 Pengujian Hipotesis ... 71
5.3.1 Pengujian Hipotesis Penelitian 1 ... 71
5.3.2 Pengujian Hipotesis Penelitian 2 ... 74
5.3.3 Pengujian Hipotesis Penelitian 3 ... 75
5.3.4 Pengujian Hipotesis Penelitian 4 ... 77
5.4 Implikasi Manajerial ... 79
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN ... 81
6.1 Kesimpulan ... 81
6.2 Saran ... 81
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 2.1 Media Sosial Terpopuler di Indonesia ... 12
Gambar 2.2 Piramida Brand Awareness ... 19
Gambar 2.3Proses Pembelian Oleh Konsumen ... 20
Gambar 3.1 Rerangka Pemikiran ... 30
Gambar 3.2 Model Penelitian ... 31
Gambar 5.1 Profil Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ... 45
Gambar 5.2 Profil Responden Berdasarkan Usia ... 45
Gambar 5.3 Profil Responden Berdasarkan Pengeluaran Per Bulan ... 46
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 1.1 Trend Media Sosial di Indonesia ... 5
Tabel 2.1 Riset Terdahulu Mengenai Media Sosial ... 24
Tabel 2.2 Riset Terdahulu Mengenai Media Sosial (Lanjutan) ... 25
Tabel 2.3 Riset Terdahulu Mengenai Brand Awareness ... 26
Tabel 2.4 Riset Terdahulu Mengenai Purchase Decision ... 27
Tabel 4.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional ... 43
Tabel 4.2 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional (Lanjutan) ... 44
Tabel 4.3 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional (Lanjutan) ... 45
Tabel 5.1 Kecukupan Sampel ... 46
Tabel 5.2 Media Sosial Yang Sering Responden Gunakan ... 49
Tabel 5.3 Media Sosial Yang Sering Responden Ikuti (Follow) ... 49
Tabel 5.4 Skor Jawaban Responden Terhadap Pernyataan Variabel (X) ... 51
Tabel 5.5 Skor Jawaban Responden Terhadap Pernyataan Variabel (Z) ... 55
Tabel 5.7 Hasil Uji Validitas Variabel Media Sosial ... 62
Tabel 5.8 Hasil Uji Validitas Variabel Media Sosial (Lanjutan) ... 63
Tabel 5.9 Hasil Uji Validitas Variabel Brand Awareness ... 63
Tabel 5.10 Hasil Uji Validitas Variabel Purchase Decision ... 64
Tabel 5.11 Hasil Uji Reliabilitas Kuisioner Penelitian ... 65
Tabel 5.12 Chi Square ... 66
Tabel 5.13 Hasil Uji Normalitas ... 67
Tabel 5.14 Hasil Uji Multikolinearitas ... 68
Tabel 5.15 Hasil Uji Heteroskedastisitas ... 69
Tabel 5.17 Pengujian Hipotesis 1 ... 71
Tabel 5.18 Pengujian Hipotesis 2 ... 72
Tabel 5.19 Pengujian Hipotesis 3 ... 74
Tabel 5.19 Pengujian Hipotesis 4 ... 75
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang PenelitianPerkembangan teknologi mendorong perusahaan untuk menampilkan iklan secara
digital atau online. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Julian (2012;32)
menyatakan bahwa media sosial digunakan sebagai cara untuk berkomunikasi
dengan konsumen yaitu dengan cara yang terbuka dan jujur untuk lebih
memahami kebutuhan mereka, membuat konten menarik untuk menghasilkan
lebih banyak penggemar setia, membangun hubungan personal dengan konsumen
melalui strategi pelayanan pelanggan yang efektif, dan menentukan pengukuran
keberhasilan untuk mengukur apakah tujuan telah dicapai atau tidak. Hal ini
didukung oleh Smith (2010:329) yang mengatakan bahwa hubungan masyarakat
secara professional dapat dilakukan menggunakan media sosial yaitu dengan cara
mengkomunikasikan merek dengan konsumen. Penelitian oleh Baruah (2012:9)
menyatakan bahwa media sosial merupakan hal yang sederhana dan termasuk
sebagai suatu cara yang murah untuk mengatur anggota, mengatur pertemuan,
menyebarkan informasi, dan mengukur opini. Media sosial dapat dijadikan media
yang efektif untuk membangun kehidupan sosial baik secara individu maupun
organisasi. Dengan demikian, salah satu konsep dasar dalam media sosial yaitu
bahwa dengan media sosial, seseorang tidak dapat mengendalikan pesan
dapat dihasilkan dari media sosial dapat berupa artikel pribadi, informasi berita,
maupun iklan. Periklanan dapat ditampilkan melalui media sosial seperti
Facebook, Blogspot, Instagram, Twitter, dan Youtube. Zarella (2010:1),
menyatakan bahwa media sosial didefinisikan ke dalam konteks paradigma media
sebelumnya yaitu media tradisional, seperti televisi, surat kabar, radio, dan
majalah yang menjadi media komunikasi satu-arah dengan teknologi siaran statis.
Pengiklan yang menggunakan media sosial tidak harus membayar penerbit
majalah atau menggunakan sejumlah uang untuk menciptakan pesan yang mereka
inginkan, dengan media sosial perusahaan dapat membuat konten yang menarik
dimana penonton akan berdatangan untuk melihatnya.
Penggunaan media sosial ini dari sisi perusahaan dirasakan dapat
memberikan stimulus atau rangsangan kepada brand awareness dalam benak
konsumen sehingga rangsangan tersebut dapat memberikan dampak positif
terhadap perusahaan dan pada akhirnya konsumen akan melakukan keputusan
pembelian. Keputusan pembelian konsumen dapat dipengaruhi ketika produk
memiliki brand awareness yang tinggi (Dodds et.al,. 1998; Grewal et.al., 1998;
Chi et.al., 2009;135). Hoeffler dan Keller (2002;78) mengindikasikan bahwa
brand awareness dapat dibagi menurut kedalaman dan kelebaran. Kedalaman
diartikan bagaimana konsumen untuk menyadari atau mengidentifikasi merek
secara mudah dan kelebaran diartikan sebagai kapan konsumen membeli sebuah
produk, dimana pada saat itu sebuah nama merek akan datang kepada benak
konsumen. Jika sebuah produk memiliki kedalaman merek dan kelebaran merek
spesifik yang akan mereka beli, dan produk tersebut memiliki brand awareness
yang tinggi.
Beberapa perusahaan berusaha memunculkan brand awareness secara
positif dalam benak konsumen agar konsumen dapat dengan mudah mengenali
produk dan jasa yang ditawarkan dan dapat mempertimbangkannya dalam
memutuskan untuk melakukan pembelian. Menurut Kardes et.al, (2011:189)
keputusan pembelian merupakan serangkaian proses dari mulai pengenalan
masalah, pencarian informasi, dan mengevaluasi alternatif pilihan sebelum
mengambil keputusan dalam melakukan pembelian. Media Sosial merupakan
salah satu alternatif bagi perusahaan dalam meningkatkan brand awareness.
Salah satu contoh yang dapat dimanfaatkan dari media sosial seperti yang
Starbucks gunakan pada tahun 2012 yaitu dengan memberikan tantangan bagi
semua konsumen untuk berlomba-lomba untuk menjadi yang pertama dalam
memposting foto poster Starbucks di Twitter. Strategi promosi ini terbilang cukup
efektif, karena banyak orang yang tertarik mempromosikan logo dan merek
Starbuck di media online, sehingga bisa dipastikan apabila merek produk tersebut
semakin dikenal masyarakat luas (2015;www.bisnisukm.com/bisniskedaikopi).
Selain itu Starbucks juga menggunakan media sosial sebagai program digital
coffee talks melalui Twitter dan Instagram untuk berbicara langsung konsumen
dengan barista membahas mengenai pengetahuan kopi dengan menggunakan
hashtag #DigitalCoffeeTalks atau konsumen bisa langsung datang ke gerai
Starbucks setiap hari rabu di waktu tertentu yang dibuat sesuai perjanjian
Starbucks merupakan coffee shop franchise asal Amerika yang berpusat di
Seattle, Washington. Starbucks merupakan kedai kopi terbesar di dunia dengan
memiliki lebih dari 18.000 toko di 62 negara (www.starbucks.com/heritage).
Starbucks Coffee mulai memasuki Indonesia pada 17 Mei 2012 dan hingga 10
April 2013 Starbucks telah membuka cabang lainnya di 147 lokasi yang berbeda
di lebih dari 12 kota (www.starbucks.co.id).
Starbucks merupakan salah satu merek coffee shop dengan system franchise
yang memiliki gerai-gerai di hampir setiap pusat perbelanjaan, khususnya di kota
Bandung. Hingga saat ini Starbucks telah membuka gerai kopinya di kota
Bandung di beberapa tempat seperti di Trans Studio Mall, Bandung Indah Plaza,
Cihampelas Walk, Paris Van Java, Braga Citiwalk, Bandara Husein Sastranegara,
dan Starbucks Dipatiukur yang hampir tidak pernah sepi pelanggan. Mayoritas
pelanggan yang datang ke kedai Starbucks di kota Bandung mulai dari umur 19
tahun ke atas baik hanya untuk sekedar menikmati kopi maupun sebagai tempat
untuk bergaul dan aktifitas sosial lainnya.
Berbagai macam program promosi ditawarkan oleh Starbucks secara seksama
dan menyuluruh di kota Bandung dengan cara yang menarik melalui media
periklanan, bahkan Starbucks di Kota Jakarta memiliki beberapa promosi yang
berbeda tergantung lokasi toko seperti promo yang berlaku di toko luar bandara
berbeda dengan program promosi yang ada di Starbucks bandara Jakarta.
Starbucks mengimplementasikan media sosial sebagai salah satu sarana
promo, maupun tindak lanjut keluhan pelanggan dan juga untuk memberitahukan
kepada konsumennya mengenai kegiatan-kegiatan sosial yang Starbucks lakukan
(www.starbucks.co.id/responsibility/community/community-service).
Media sosial yang digunakan Starbucks dimaksudkan untuk memberikan
kemudahan kepada konsumen maupun calon konsumen dalam berkomunikasi
dengan Starbucks, pemilihan media ini berdasarkan oleh penggunaan media sosial
yang saat ini digandrungi oleh khalayak ramai. Media sosial menarik untuk
dibahas, mengingat pertumbuhan penggunanya yang sangat pesat. Menurut data
dari Kementrian Komunikasi dan Informatika yang mengungkapkan pengguna
internet di Indonesia pada tahun 2012 mencapai 63 juta orang dan 95 persen dari
jumlah tersebut menggunakan internet untuk mengakses jejaring sosial.
Sedangkan pada tahun 2014 menurut data dari Kementrian Komunikasi dan
Informatika pengguna internet telah bertambah menjadi 82 juta orang dengan 80
persen penggunanya adalah remaja yang menggunakan untuk jejaring sosial.
Adapun jumlah pengguna media sosial tersebut yaitu:
Tabel 1.1 Trend Media Sosial di Indonesia Media Sosial Jumlah Pengguna
Facebook 65.000.000 pengguna
Twitter 19.500.000 pengguna
Path 700.000 pengguna
Line 10.000.000 pengguna
Google+ 3.400.000 pengguna
Linkedin 1.000.000 pengguna
Berdasarkan prasurvey yang dilakukan peneliti pada 20 partisipant di kota
Bandung menunjukkan rentang umur pengguna media sosial aktif adalah usia
26-30 tahun. Dari hasil prasurvey tersebut peneliti mengetahui bahwa media sosial
yang mayoritas digunakan partisipant saat ini yaitu :
Facebook (95%)
Twitter (70%)
Instagram (85%)
Path (80%)
Pinterest (20%)
Google+ (25%)
Tumblr (15% )
Dimana dari hasil tersebut diduga bahwa terdapat beberapa partisipant yang
memiliki dan menggunakan beberapa media sosial. Prasurvey menunjukkan 60%
merasa puas dengan media sosial yang telah Starbucks gunakan, 40% menyatakan
tidak puas, dan 75% merasa terbantu dengan adanya informasi mengenai
informasi promo, produk, dan sebagainya melalui media sosial yang telah
Starbucks gunakan dan 25% menyatakan tidak terbantu dengan adanya informasi
mengenai produk dan promo produk Starbucks.
Hasil prasurvey terhadap participant untuk mengetahui media sosial
Starbucks manakah yang partisipant kenali, maka dapat diranking yaitu :
3. Twitter
4. www.mystarbucksidea.com
5. Pinterest
6. Google+
Dalam prasurvey diketahui bahwa 70% pelanggan mengatakan bahwa
dengan adanya media sosial dianggap memberikan dampak kepada keputusan
pembelian pelanggan di Starbucks. 90% partisipant mengetahui merek Starbucks
dan semua partisipant menyatakan bahwa merek Starbucks mudah untuk diingat.
Dari hasil prasurvey tersebut diduga bahwa media sosial yang digunakan
Starbucks berpengaruh terhadap brand awareness. Hal ini didukung oleh
penelitian Shojae dan Azman (2013:72) yang menemukan bahwa sebuah merek
akan mendapatkan keuntungan dari media sosial dalam rangka menciptakan dan
meningkatkan brand awareness, hal ini akan memberikan dampak bahwa
pelanggan akan lebih dekat dengan merek tersebut. Menurut Arora dan Sharma
(2013:1) menemukan bahwa terdapat berbagai macam cara untuk
mempromosikan merek dengan bantuan media sosial, dampak promosi melalui
media sosial sangat besar dan memberikan kecepatan dan relevansi. Awareness
merupakan salah satu faktor penting yang akan menaikkan rasio penjualan produk
di perusahaan tersebut.
Dari hasil pra survey yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa
konsumen merasa media sosial Starbucks seperti Facebook, Twitter, dan
Instagram dirasa kurang up to date, baik berupa tindak lanjut keluhan pelanggan
20 partisipant menunjukkan65% partisipant merasa media sosial yang digunakan
Starbucks kurang up to date untuk secara aktif memposting mengenai informasi
produk dan promo serta menindaklanjuti keluhan pelanggan melalui media sosial
tersebut, sedangkan 35% partisipant merasa media sosial Starbucks sudah up to
date.
Media sosial yang digunakan Starbucks saat ini yaitu Facebook, Twitter,
Instagram, Google+, Pinterest, maupun yang Starbucks ciptakan sendiri seperti
www.mystarbucksidea.com diharapkan mampu untuk mencakup tidak hanya
konsumen yang telah ada guna menjalin komunikasi melainkan untuk calon
konsumen agar lebih aware dengan Starbucks untuk selanjutnya dapat melakukan
keputusan pembelian
Dari hasil prasurvey tersebut dapat disimpulkan bahwa partisipan kurang
merasakan dampak media sosial terhadap purchase decision, terdapat dugaan
bahwa followers media sosial Starbucks bukan mayoritas pembeli dan followers
yang aware terhadap media sosial yang Starbucks gunakan bukan target
konsumen. Berdasarkan latar belakang tersebut maka penulis tertarik untuk
membahas penelitian mengenai pengaruh dari media sosial pada keputusan
pembelian, dan dikarenakan adanya perubahan positif atau negatif pada keputusan
pembelian dapat dipengaruhi oleh brand awareness, sehingga variabel brand
awareness dapat dijadikan variabel mediasi. Sehingga judul penelitian yang
1.2 Identifikasi dan Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan pada latar belakang, maka
identifikasi masalah penelitian tersebut adalah adanya fenomena karena
pilihan media sosial perusahaan Starbucks dirasa kurang update bagi sebagian
besar konsumen hal ini diduga akan berdampak kepada purchase decision
dimana pelanggan Starbucks mayoritas anak muda dan karyawan professional
yang sudah terbiasa menggunakan media sosial. Berdasarkan hal tersebut
peneliti merumuskan masalah yang akan diteliti antara lain:
1. Seberapa besar media sosial berpengaruh terhadap purchase decision
konsumen Starbucks Bandung?
2. Seberapa besar media sosial berpengaruh terhadap brand awareness
konsumen Starbucks Bandung?
3. Seberapa besar brand awareness berpengaruh terhadap purchase
decision konsumen Starbucks Bandung?
4. Seberapa besar media sosial berpengaruh melalui brand awareness
terhadap purchase decision konsumen Starbucks Bandung?
1.3 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis:
1. Pengaruh media sosial terhadap purchase decision konsumen Starbucks
Bandung.
2. Pengaruh media sosial terhadap brand awareness konsumen Starbucks
3. Pengaruh brand awarenesss terhadap purchase decision konsumen
Starbucks Bandung.
4.
Pengaruh media sosial melalui brand awareness terhadap purchasedecision konsumen Starbucks Bandung.
1.4 Manfaat Penelitian
1. Manfaat Teoritis
a. Diharapkan dapat memberikan kontribusi dan referensi yang berkaitan
dengan pemahaman media sosial, keputusan pembelian konsumen,
dan brand awareness dan juga dapat memberikan informasi mengenai
peran dari faktor-faktor tersebut dalam dunia nyata.
b. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan
pengembangan e-wom (electronic word of mouth).
2. Manfaat praktis bagi manajemen Starbucks yaitu diharapkan dapat
memberikan kontribusi dan tambahan informasi yang berguna bagi
manajemen Starbucks untuk selalu berpikir kreatif dan up to date dalam
hal periklanan guna meningkatkan purchase decision di Starbucks kota
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
6.1. Kesimpulan
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui
bagaimana pengaruh dari media sosial terhadap purchase decision melalui brand
awareness sebagai variabel mediasi dengan studi pada konsumen Starbucks di
Kota Bandung, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Media sosial berpengaruh positif terhadap purchase decision. Hal ini
mendukung hipotesis awal yang diajukan dalam penelitian ini.
2. Media sosial berhubungan positif terhadap brand awareness. Hal ini
mendukung hipotesis awal yang diajukan dalam penelitian ini.
3. Brand awareness berpengaruh positif terhadap purchase decision. Hal ini
mendukung hipotesis awal yang diajukan dalam penelitian ini.
4. Media sosial melalui mediasi brand awareness berpengaruh terhadap
purchase decision.
6.2. Saran
Setelah mengamati dan mempelajari hasil penelitian, maka tedapat
beberapa saran yang dapat diberikan kepada Starbucks Coffee Paris Van Java
1. Starbucks perlu memperhatikan kembali dalam penggunaan media sosial
yang digunakannya. Evaluasi dalam penggunaan media sosial perlu
Starbucks lakukan secara berkala sehingga nantinya diharapkan media
sosial yang digunakan oleh Starbucks akan lebih komunikatif dan semakin
baik serta dapat memenuhi kebutuhan akan informasi para konsumennya.
2. Starbucks perlu meningkatkan kembali brand awareness mereknya.
Terdapat beberapa macam cara untuk meningkatkan brand awareness
merek Starbucks seperti dengan menggunakan integrated marketing
communication lainnya yaitu word of mouth, advertising, maupun media
tradisional.
3. Penelitian ini hanya mengukur pengaruh media sosial terhadap purchase
decision dengan brand awareness sebagai variabel mediasi. Penelitian
selanjutnya dapat dikembangkan dengan cara memasukkan variabel
consumers review, brand loyalty, dan customer relationship management
DAFTAR PUSTAKA
Aaker, A.David, 1991, Managing Brand Equity: Capitalizing on the Value of a Brand name, New York, Free Press.
Abdurahman, Drs. Maman. M.pd, 2011, Dasar-Dasar Statistika Untuk Penelitian, Pustaka Setia, Indonesia.
Aerni, Marianne, 2014, The Passionate ‘sharing’ of Creative Women: A Study of Self- Pertrayal on Facebook and Instagram, Stockholm University.
Ahmed, Mirza Ashfaq, Zahra Zahid, 2014, Role of social media marketing to enhance CRM and brand equity in terms of purchase intention, Asian Journal Of Management Research, ISSN 2229 – 3795
As'ad, H. Abu-Rumman, Anas Y. Alhadid, 2014, The Impact of Social Media Marketing .on Brand Equity: An Empirical Study on Mobile Service Providers in Jordan, Society of Interdisciplinary Business Research (www.sibresearch.org).
Ashutosh Nigam, Rajiv Kaushik, 2011, Impact of Brand Equity on Customer
Purchase Decisions: An Empirical Investigation with Special Reference to Hatchback Car Owners in Central Haryana, IJCEM International Journal of Computational Engineering & Management, Vol. 12 ISSN (Online): 2230-7893 www.IJCEM.org
Aurelija Ulbinaite, Marija Kucinskiene, Yannick Le Moullec, 2013,
Determinants of Insurance Purchase Decision Making in Lithuania ,Inzinerine Ekonomika-Engineering Economics.
Baeza, Julia, Caroline Anmo, 2010, Brand Origin – How Does it Impact Brand Awareness and Brand Image, Kristianstad University
Baruah, Trisha Dowerah, May 2012 Effectiveness of Social Media as a tool of
communication and its potential for technology enabled connections: A micro-level study, International Journal of Scientific and Research Publications, Volume 2, Issue 5, 1ISSN 2250-3153.
Bilal,Ghania Mirza Ashfaq Ahmed and Mirza Naveed Shahzad, 2014, Role of Social Media and Social Networks in Consumer Decision Making: A Case of the Garment Sector, International Journal of Multidisciplinary Sciences and Engineering, Vol 5, No.3. Boe, Kenneth and Tord Roise Bjornstad, 2014, Building Brand Awareness for Products with
Low Purchase Frequency, Hogskolen I Alesund,Aalesund University College. Brogi, Stefano, Armando Calabrese, Domenico Campisi, Guelandina Capece, Roberta Costa,
Capece , Guendalina, Roberta Cost, and Francesca Di Pillo, 2013 Communities on Brand Equity in the Luxury Fashion Industry, Department of Enterprise Engineering, University of Rome Tor Vergata, Italy .
Chan, Sylvia. M, Moonhee Cho, Sangwon Lee, 2013, User Perception of Social Media: A Comparative Study of Perceived Characteristics and User Profiles by Social Media, Online Journal of Communication and Media Technologies.
Charles, Henri Gros, 2012, The Influence of Social Media on Consumers During Their Purchasing Decision Making Process and The Implications for Marketers, Dublin Business School
Chi, Hsin Kuang Nanhua University, Taiwan Dr. Huery Ren Yeh, Shih Chien University, Kaohsiung, Taiwan Ya Ting Yang, Graduate Student, Nanhua University, Taiwan, 2009 Perceived Quality and Brand Loyalty,The Journal of International Management Studies, Volume 4, Number 1.
Correa, Teresa, Amber Willard Hinsley dan Homero Gil de Zúñiga, 2010, Who interacts on the Web?: The intersection of users’ personality and social media use, Center for Journalism & Communication Research, School of Journalism, University of Texas at Austin, USA
Darban, Ayda, Wei Li, 2012, The Impact of Online Social Networks on Consumers Purchasing Decision-The Study of Food Retailers, Jonkoping International Business School.
Desai, Preyal, Pratima Shukla, Nikunj Thakkar, 2012, Effect of Facebook on Purchasing Behavior of Youth, R.B. Institute of Management Studies Amhmedabad, Volume No.2, Issue No.11 (November) ISSN 2231-1009.
Doostar, Mohammad, Maryam Kazemi Iman Abadi, Reza Kazemi Iman Abadi, 2012, Impact of Brand Equity on Purchase Decision of Final Consumer Focusing on Products with Low Mental Conflict, Basic. Appl. Sci. Res., 2(10)10137-10144,TextRoad Publication.
Forbes,Lukas P. Ph.D., Western Kentucky University, USA, Eve M. Vespoli, MBA, USA, 2013, Does Social Media Influence Consumer Buying Behavior? An Investigation Of Recommendations And Purchases, Journal of Business & Economics Research, February Volume 11, Number 2.
Hajli, M.Nick, A Study of the Impact of Social Media on Consumers, 2013, International Journal of Market Research Vol.66, Issue 3.
Hallikainen, Petri, 2015,Why People Use Social Media Platforms: Exploring the Motivations and Consequences of Use, Springer International Publishing Switzerland.
the Brand Recognition: An Exploratory Study, Global Journal of Management and Business Research.
Hair, J.F., et. Al. 2006. Multivariate Data Analysis, Penerbit Pearson Education, Inc., Sixth Edition, New Jersey USA.
Hassan Ghorbani, Fatemehsadat Madani, 2012, The analysis of effective factors on product brand image after extension (PBI) in home appliance industry in Iran, African Journal of Business Management Vol. 6(27), pp. 8220-8226, 11 July, Available online at http://www.academicjournals.org/AJBM DOI: 10.5897/AJBM11.2489 ISSN 1993-8233 , Academic Journals.
Hasan, Tanveer, 2008, Influence of Brand Name on Consumer Decision in Car Choice, Umea School of Business and Economics.
Iyengar, Raghuram, Sangman Han, Sunil Gupta, 2009, Do Friends Influence Purchases in a Social Network, Harvard Business School.
Jaeyoung Lee, Euiho Suh, 2013, An Empirical Study of The Factors Influencing Use of Social Network Service, Department of Industrial and Management Engineering, POSTECH, Republic of Korea.
Jogiyanto. 2010. Metodologi Penelitian Bisnis: Salah Kaprah dan Pengalaman- Pengalaman, Edisi Pertama, Penerbit BPFE, Yogyakarta
Julian, Lindsey, 2012, Using Social Media to Increase Consumer Loyalty to a Brand A Senior Project presented to The Faculty of the Journalism Department California Polytechnic State University, San Luis Obispo In Partial Fulfillment of the Requirements for the Degree Bachelor of Science in Journalism .
Kardes, Frank R. s, Maria L. Cronley,Thomas W. Cline, 2011, Consumer Behavior, South- Western, Cengage Learning Library of Congress Control Number: 2009939851, ISBN-13: 978-0-538-74540-6, ISBN-10: 0-538-74540-1, South-Western Cengage Learning 5191 Natorp Boulevard Mason, OH 45040, USA.
Keller L. Kevin,2013, Strategic Brand Management, Building, Measuring, and Managing Brand Equity, Fourth Edition, Pearson Education Limited
Khan, Shahzad, 2012, Role of Brand Characteristics and its Impact on Consumer Buying Behavior A Comparative Study of Middle and Lower Social Classes for Mobiles Handset Purchase, Global Journal of HUMAN SOCIAL SCIENCE Sociology, Economics & Political Science Volume 12 Issue 13 Version 1.0.
Khuong, Mai Ngoc, Vu Ngoc Bich Tram, 2015, The Effects of Emotional Marketing on Consumer Product Perception, Brand Awareness and Purchase Decision-A Study in Ho Chi Minh City, Vietnam, Journal of Economics, Business and Management, Vol. 3, No. 5.
Kotler, Phillip, Gary Armstrong, 2014, Principles of Marketing, Fifteenth Edition, Pearson Education Limited.
Lee, Jaeyong, Euiho Suh, 2013, An Empirical Study of The Factors Influencing Use of Social Network Service.
Li, Hong, Zhong Yao, Yan Bai, 2011, Social Commerce User Purchase Intention Study: What Factors are Taking Effect, School of Economics and Management, Beihang University, China
Macdonald, Emma K, Byron M. Sharp, 2000, Brand Awareness Effects on Consumer
Decision Making for a Common, Repeat Purchase Product: A Replication, Univeristiy of Newcastle, University of South Australia, Journal of Business Research 48,5–15.
Miller, Michael, 2011, The Ultimate Web Marketing Guide, Pearson Education Inc. Naidu, Geetanjali, and Sunil Agrawal, 2013, A Study on Impact of Social Media in Buying
Behavior of Consumer/Customer with Special Reference to Raipur City, Journal Of Harmonized Research in Applied Sciences 1(3), 98-101.
Nasir, Saadia, Dr. Parkash Vel, Hafsa Mateen, 2012, Social Media and Buying Behavior of Women in Pakistan toward Purchase of Textile Garments, Business Management Dynamics, pp 61-69.
Oosthoek, Arian, 2013, What is the Impact of Facebook Tie Strength adn Behavior on Purchase Intention, Erasmus University Rotterdam
Ovidiu, I. Moisescu, 2009, The Importance of Brand Awareness in Consumers Buying Decision and Perceived Assessment, Babeş-Bolyai University of Cluj-Napoca. Odhiambo, Christine Adhiambo, 2012, Social Media as a Tool of Marketing and Creating
Brand Awareness, Business Economics and Tourism.
Prasad, Shantanu, N.K. Titala, I.C. Gupta, 2014, Social Media and Customer Purchase Decision, American International Journal of Research in Humanities, Arts and Social Sciences.
Rangkuti, Freddy, 2002, The Power Of Brands, Teknik Mengelola Brand Equity dan
Strategi Pengembangan Merek, Analisis Kasus dengan SPSS, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Rosman, Randal, Kurt Stuhura, 2013, The Implications of Social Media on Customer
Relationship Management and the Hospitality Industry. University Nevada Las Vegas.
Saeed, Rashid, Rab Nawaz L. odhi, Alhaj Muhammad Junaid Mukhtar, Sarfraz Hussain, Zahid
Mahmood dan Moeed Ahmad, 2013, Factors Affecting Consumer Purchase
Salleh, Salmalina, Noor Hazarina Hashim, dan Jamie Murphy, 2013, Instagram Marketing: A Content Analysis of Top Malaysian Restaurant Brands Journal, Faculty of Management Universiti Teknologi Malaysia.
Sarangan, Balachandran, Victoria Rosanna Ragel, 2014, The Impact of Engagement With Social Media Marketing on Brand Awareness, Indian Journal of Research in Management, Business and Social Sciences.
Shrutti Arora, Anukrati Sharma, 2013, Social Media: A Successful Tool of Brand Awareness, International Journal of Business and, General Management (IJBGM), ISSN 2319-2267, Vol. 2, Issue 3, July 1-14, © IASET
Somayeh Shojaee, Azreen bin Azman, 2013, An Evaluation of Factors Affecting Brand Awareness in the Context of Social Media in Malaysia, Asian Social Science; Vol. 9, No. 17; ISSN 1911-2017 E-ISSN 1911-2025, Published by Canadian Center of Science and Education.
Strauss, J. and Frost, R. (2011) E-marketing. 6th edn. Upper Saddle River, NJ: Pearson Education.
Subhani, Dr. Muhammad Imtiaz, Dr. Syed Akif Hasan, Amber Osman, 2012,
Consumers Recall and Recognition for Brand Symbols, Iqra University Research Center.
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Penerbit Alfabeta, Bandung.
Suliyanto. 2011. Metode Riset Bisnis, Penerbit Andi, Yogyakarta
Sunjoyo, Rony Setiawan, Verani Carolina, Nonie Magdalena, Albert Kurniawan, 2013, Aplikasi SPSS untuk SMART Riset, Program IBM SPSS 21.0, CV. Alvabeta, Bandung.
Taprial, Varinder, Priya Kanwar, 2012, Understanding Social Media, www.bookboon.com ISBN 978-87-7681-992-7
Themba, Godfrey, Monica Mulala, 2013 , Brand-Related eWOM and Its Effects on
Purchase Decisions: An Empirical Study of University of Botswana Students, International Journal of Business and Management; Vol. 8, No. 8ISSN 1833-3850 E-ISSN 1833-8119 Published by Canadian Center of Science and Education
Tilde, Heding, Charlotte F. Knudtzen, Mogens Bjerre, 2009, Brand Management, Research, theory and practice, Routledge 2 Park Square, Milton Park, Abingdon
Vukasovič, Tina, 2013, Brand Developing Relationships Through Social Media, International School for Social and Business Studies.
Westerman, David, 2013, Patric R. Spence, Brandon Van Der Heide, Social Media as
Wijaya, Sandy, Felix Pratama Chianasta, 2014; The Impact of Marketing Promotion
Through Social Media on People’s Buying Decision of Lenovo in Internet Era: A
Survey of Social Media Users in Indonesia, International Journal of Scientific and Research Publication Volume 4, Issue 1.
Yogesh, Funde, Mehta Yesha, 2014, Effect of Social Media on Purchase Decision, Pacific Business Review International Volume 6, Issue 11.
Websites Link:
http://bisnisukm.com/strategi-pemasaran-bisnis-kedai-kopi.html
https://junaidichaniago.files.wordpress.com/2010/04/tabelx2.pdf
http://kominfo.go.id/index.php/content/detail/3415/Kominfo+%3A+Pengguna+Internet+di+I ndonesia+63+Juta+Orang/0/berita_satker#.VMY3G9KUdfQ
http://kominfo.go.id/index.php/content/detail/3980/Kemkominfo%3A+Pengguna+Internet+d i+Indonesia+Capai+82+Juta/0/berita_satker#.VTciV9Kqqko
http://kominfo.go.id/index.php/content/detail/4286/Pengguna+Internet+Indonesia+Nomor+E nam+Dunia/0/sorotan_media#.VSjjtNyUdfQ
http://lifestyle.okezone.com/read/2012/09/29/299/696761/starbucks-peringkat-10-di-indonesia
http://www.merdeka.com/peristiwa/mari-wisata-kuliner-di-kota-kembang.html
http://www.starbucks.com/about-us/our-heritage
http://www.starbucks.co.id/about-us/our-heritage/starbucks-in-indonesia
http://www.starbucks.co.id/responsibility/community/community-service
http://www.starbucks.com/blog/what-s-your-starbucks-signature/674
http://www.statista.com/statistics/284437/indonesia-social-network-penetration/
http://www.tempo.co/read/news/2014/10/10/090613323/Orang-Indonesia-Habiskan-114-Cangkir-Kopi-Setahun