• Tidak ada hasil yang ditemukan

IDENTIFIKASI IRIS MATA MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "IDENTIFIKASI IRIS MATA MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 3.1. Blok diagram sistem  identifikasi iris dengan metode JST
Tabel IV.2 Hasil Uji Mata Kiri

Referensi

Dokumen terkait

Melihat perkembangan mengenai Jaringan Syaraf Tiruan muncul ide untuk mengaplikasikan Jaringan Syaraf Tiruan ke dalam bidang ilmu Geografi mengenai identifikasi pola

Pada sistem pengenalan ekspresi wajah dengan algoritma Jaringan Syaraf Tiruan Levenberg-Marquardt citra mengalami proses pelatihan dan tahap dan tahap pengujian,

Jadi perangkat lunak jaringan saraf tiruan akan memudahkan dalam menentuan hasil diagnosa melalui kemiripan dari pola iris mata yang mengalami penurunan kondisi2. fungsi

Penggunaan Algoritma Genetika (AG) sebagai metode pembelajaran pada Jaringan Syaraf Tiruan (JST) merupakan suatu prosedur pelatihan jaringan yang terintegrasi untuk mendapatkan

Identifikasi kata maju dan mundur dilakukan dengan menggunakan jaringan syaraf tiruan yang sama dengan jaringan syaraf tiruan buat training dengan bobot yang digunakan adalah

Penerapan GA dalam proses pelatihan jaringan syaraf tiruan selalu memberikan hasil yang lebih baik d ibanding dengan menggunakan algoritma pelatihan JST lain..

Akurasi yang di dapat dalam pengenalan tanda tangan menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Back-Propagation adalah 81.78%, dengan Jaringan Syaraf Tiruan Self Organizing Map 71.83%..

Jadi perangkat lunak jaringan saraf tiruan akan memudahkan dalam menentuan hasil diagnosa melalui kemiripan dari pola iris mata yang mengalami penurunan kondisi