PENEGAKAN HUKUM TERHADAP KAPAL ASING YANG MELAKUKAN ILLEGAL FISHING DI WILAYAH ZONA EKONOMI EKSKLUSIF INDONESIA DITINJAU DARI HUKUM LAUT INTERNASIONAL (STUDI KASUS KAPAL KWAY FEY 10078 BERBENDERA TIONGKOK). - UNS Institutional Repository
Teks penuh
Dokumen terkait
Illegal fishing adalah suatu kegiatan penangkapan ikan yang dilakukan oleh orang atau kapal asing di suatu perairan yurisdiksi suatu negara tanpa izin dari negara yang bersangkutan,
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tindakan pembakaran dan atau penenggelaman kapal perikanan berbendera asing secara yuridis tidak sesuai dengan
Hal ini dilatarbelakangi dengan semakin maraknya praktek illegal fishing yang terjadi di ZEEI, namun dalam prakteknya antara kapal yang ditangkapkarena diduga
Permasalahan yang diangkat dalam skripsi ini yaitu pengaturan atas eksploitasi sumber daya perikanan di wilayah laut Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) oleh kapal asing menurut
saragih: Penegakan Hukum Di laut Teritorial Berkenaan Dengan Lintas Damai Bagi Kapal Asing Di Perairan Indonesia, 2004... saragih: Penegakan Hukum Di laut Teritorial Berkenaan
Kebijakan moratorium kapal eks-asing dinyatakan efektif apabila memenuhi lima indikator yaitu (1) Pengurangan jumlah tindak illegal fishing yang terjadi di perairan
Dengan demikian di perairan zona ekonomi tidak ada pengaturan mengenai hak lintas damai bagi kapal asing sesuai dengan ketentuan hukum laut internasional, bahwa perairan ZEE
Urgensi Optimalisasi Kebijakan Penegakan Hukum Pidana sebagai Primum Remedium dalam Penanggulangan Illegal Fishing Ketentuan sanksi pidana menjadi instrumen penting dalam penegakan