DAFTAR PUSTAKA
Abdullah, N., Andrajati, R. and Supardi, S. (2010). Pengetahuan, sikap dan kebutuhan pengunjung apotek terhadap informasi obat di Kota Depok. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan. Volume 13(4): 344-352.
Aini, F., 2011,Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kekambuhan pasien asma. Skripsi. Riau: Program studi keperawatan, Universitas Riau
Aliya, R. (2015). Pengaruh pemberian konseling apoteker terhadap hasil terapi pasien asma di Balai Pengobatan Penyakit Paru-Paru (BP4) Yogyakarta.Permata Indonesia. Volume 6(1): 49-57.
Andayani, N. and Waladi, Z. (2014). Hubungan tingkat pengetahuan pasien dengan tingkat kontrol asma di poliklinik paru RSUD DR. Abidin Banda Aceh. Kedokteran Syiah Kuala. Volume 14(3): 139-145. Antariksa, Budi. 2009. Diagnosis dan penatalaksanaan asma. Jakarta:
Departemen Pulmonologi dan ilmu kedokteran respiratori FKUI. Antoro, B. (2015). Pengaruh senam asma terstruktur terhadap peningkatan
arus puncak ekspirasi (APE) pada pasien asma. Jurnal kesehatan. Volume 6(1): 69-74.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Satu Pendekatan Praktik. Jakarat: PT Rineka Cipta.
Arhayani, W., 2007, Perencanaan dan penyiapan pelayanan konseling obat serta pengkajian resep bagi penderita rawat jalan di RS Immanuel Bandung. Skripsi. Bandung. Fakultas Farmasi, Institut Teknologi Bandung
Astuti, S., 2015, Gambaran peran apoteker dalam pelayanan di apotek wilayah kota Medan. Skripsi. Jakarta. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negerei Syarif Hidayatullah Jakarta Atmoko,W. et al. (2011). Prevalensi asma tidak terkontrol dan faktor-faktor
yang berhubungan dengan tingkat kontrol asma di poliklinik asma rumah sakit persahabatan. Respir Indonesia. Volume 31(2):53-60. [BPS] Badan Pusat Statistik. (2015). Kabupaten Purbalingga Dalam Angka
Budiman dan Agus, R. (2013). Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.
Dahlan sopiyudin M. (2010). Besar sampel dan cara pengambilan sampel. Edisi 3. Jakarta: Salemba Medika.
[Depkes RI] Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2004).Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Jakarta: Balai Pustaka.
[Depkes RI] Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2006). Profil Kesehatan 2005. Jakarta: Balai Pustaka.
[Depkes RI] Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2007). Pharmaceutical care untuk penyakit asma. Jakarta: Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan Klinik Ditjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Departemen Kesehatan RI.
Ekarini, N., 2012, Analisis faktor-faktor pemicu dominan terjadinya serangan asma pada pasien asma. Tesis. Depok. Fakultas ilmu keperawatan, Universitas Indonesia
[Gina]. Global Initiative for Asthma. (2014). Pocket Guide for Asthma Management and Prevension in Children. Based on the Global Strategi for Asthma Management and Prevention.
Hidayat. (2011). Metode penelitian keperawatan dan teknis analisis data. Jakarta: Salemba Medika.
Kayyali, R. (2016). Patients Perceptions of Medication Counselling from Community Pharmacies.Pharmacy & Pharmacology International Journal. Volume 4(2): 1-5.
Lutfiyati, H. (2016). Pelaksanaan konseling oleh apoteker di apotek Temanggung. Farmasi sains dan praktis. Volume 2(1): 24-28. Monalisa, 2012, Pengalaman Ibu Merawat Anak Penderita Asma Yang
Mengalami Masalah Kualitas Hidup. Skripsi. Depok. Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia
Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Oemiati, R., Sihombing, M. and Qomariah.(2010). Faktor-faktor yang berhubungan dengan penyakit asma di Indonesia. Media Litbang Kesehatan. Volume 20(1): 41-49.
Prasetyo, B. 2010. Seputar masalah asma. Yogyakarta: Diva Press.
Rakih, Y., 2014, Hubungan persepsi apoteker terhadap pelaksanaan konseling kepada pasien dengan evaluasi pelaksanaan konseling di apotek-apotek Kabupaten Magetan. Skripsi. Surakarta. Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Riduwan, M. (2011). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Riyadi, T., 2016, Hubungan peran keluarga dengan tingkat kekambuhan pada pasien asma di RSUD Kota Surakarta.skripsi. Surakarta. Fakultas Keperawatan, Universitas Kusuma Husada
Riyanto. (2011). Aplikasi Metode Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Shatri, H. et al. (2015). Kepatuhan berobat pada pasien asma tidak terkontrol dan faktor-faktor yang berhubungan.Jurnal Penyakit dalam Indonesia. Volume 2(3): 140-148.
Sihombing, M. Alwi, Q. and Nainggolon, O. (2007). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Penyakit Asma Pada Usia Lebih Dari 10 tahun Di Indonesia. Respir Indo.Volume 30(2): 87-91.
Sukandar, Yulinah Elin dkk. (2009). ISO Farmakoterapi. Jakarta: PT IF
Tomigolung, G. Kumaat, L. and Onibala, F. (2016). Hubungan tingkat kecemasan dengan serangan asma pada penderita asma di Kelurahan Mahakeret barat dan Mahakeret timur Kota Manado. Journal Keperawatan. Volume 4(2): 1-8.
Utami,K. Mujiono, N. and Fitria, C. (2014). Hubungan ringkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan dini kekambuhan asma pada pasien asma bronchial di RSUD Dr. Moewardi. Jurnal Keperawatan 17 Karanganyar. Volume 1(2): 105-116.
Lampiran 1 Lembar Informasi dan Kesediaan
Lembar Informasi dan Kesediaan
(Information and Consent Form)
Saya Dwi Nofiana Rahmawati, mahasiswa jurusan Farmasi dari Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Saya, selaku peneliti, ingin mengajak
Anda untuk berpartisipasi dalam penelitian saya yang berjudul “ Persepsi Pasien Asma Terhadap Konseling yang diberikan oleh Apoteker di Apotek Wilayah Kabupaten Purbalingga.
1. Tujuan penelitian
Tujuan penelitian ini adalah
a. Menganalisis Persepsi pasien asma terhadap konseling yang telah diberikan oleh apoteker di apotek wilayah kabupaten purbalingga.
2. Keikutsertaan sukarela
Partisipasi Anda dalam penelitian ini adalah sukarela tanpa paksaan. Anda berhak untuk menolak keikutsertaan dan berhak pula untuk mengundurkan diri dari penelitian ini, meskipun Anda sudah menyatakan kesediaan untuk berpartisipasi. Tidak akan ada kerugian atau sanksi apa pun (termasuk kehilangan perawatan kesehatan maupun terapi yang seharusnya Anda terima) yang akan Anda alami akibat penolakan atau pengunduran diri Anda. Jika Anda memutuskan untuk tidak berpartisipasi atau mengundurkan diri dari penelitian ini, Anda dapat melakukannya kapan pun.
3. Durasi (lama) penelitian, prosedur penelitian, dan tanggung jawab
partisipan
pengambilan data primer dari partisipan menggunakan kuesioner. Anda selaku partisipan diharapkan mau berpartisipasi dalam penelitian ini.
4. Manfaat penelitian
Partisipasi Anda dalam penelitian ini dapat memberikan manfaat untuk Anda yaitu dapat menambah wawasan dan informasi menganai persepsi pasien asma terhadap konseling yang diberikan oleh apoteker untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai sumber informasi, evaluasi, dan pertimbangan tertentu untuk berbagai keperluan.
5. Risiko dan ketidak nyamanan
Tidak ada resiko dan atau efek samping yang diperkirakan mungkin terjadi pada Anda akibat prosedur dalam penelitian ini.
6. Kompensasi
Tidak ada kompensasi yang Saya berikan kepada anda. 7. Kerahasiaan
Saya menjamin kerahasiaan seluruh data dan tidak akan mengeluarkan atau mempublikasikan informasi tentang data diri Anda tanpa ijin langsung dari Anda sebagai partisipan. Data identitas Anda (usia, jenis kelamin ,dll) dan informasi medis akan dicatat dan dipakai untuk tujuan ilmu pengetahuan oleh peneliti. Semua informasi yang dicatat tidak akan mencantumkan data identitas peserta. Nama Anda bersifat rahasia dan tidak akan muncul pada laporan penelitian. Peserta hanya dapat dikenali dari nomor pesertanya. Data identitas dan nomor peserta penelitian disimpan oleh peneliti. Data anda akan tetap bersifat rahasia sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku.
8. Klarifikasi
Jika Anda memiliki pertanyaan apapun terkait prosedur penelitian, atau membutuhkan klarifikasi serta tambahan informasi tentang penelitian ini, Anda dapat menghubungi:
9. Kesediaan
Jika Anda bersedia untuk berpartisipasi maka Anda akan mendapatkan satu salinan dari lembar informasi dan kesediaan ini. Tanda tangan Anda pada lembar ini menunjukkan kesediaan Anda untuk menjadi partisipan dalam penelitian.
Tanggal:
Tanda tangan Partisipan,
(Nama lengkap dengan huruf balo)
Yang menyampaikan informasi: Dwi Nofiana Rahmawati
PERSETUJUAN KEIKUTSERTAAN DALAM PENELITIAN (Untuk responden/peneliti)*
Semua penjelasan tersebut telah disampaikan kepada saya dan semua pertanyaan saya telah dijawab oleh peneliti. Saya mengerti bahwa bila memerlukan penjelasan, saya dapat menanyakan kepada Dwi Nofiana Rahmawati.
Dengan menandatangani formulir ini, saya setuju untuk ikut serta dalam penelitian ini.
Tanda tangan subyek
Tanggal: ……….
Nama Lengkap : ……….
Jenis kelamin : ……….
Usia : ……….
Alamat : ……….
pekerjaan : .……….
Pendidikan terakhir : ………..
Tanda tangan saksi :
Nama lengkap : (……….)
Lampiran 2Blue Print Kuisioner Konseling
No aspek Favorable Unfavorable Jumlah Presentasi (%)
1. Pengertian Konseling 1 13 2 7, 69%
2. Tujuan konseling 4, 5, 7, 16, 24,25
10, 8, 12, 17, 22,26
12 46,15%
3. Komunikasi dan ferifikasi
2, 11, 6, 14, 20 5 19,23%
4. Dampak gaya hidup 3, 15 23, 9 4 15,38%
5. Sarana penunjang 18 19, 21 3 11,53%
Lampiran 3 Kuisioner
Kuisioner persepsi pasien Asma terhadap konseling apoteker. Berilah tanda
centang (√) pada pilihan jawaban yang tersedia.
Persepsi
STP= Sangat Tidak Penting TP = Tidak Penting
P = Penting SP= Sangat Penting
No Pertanyaan STP TP P SP
1. Menurut saya apoteker telah tepat memberikan saya konseling terkait penyakit saya.
2. Menurut saya apoteker memperkenalkan diri sebelum memulai konseling.
3. Menurut saya apoteker menyarankan saya agar melakukan olahraga ringan secara rutin.
4. Menurut saya apoteker memberitahukan nama obat. 5. Menurut saya apoteker memberitahukan kontra
indikasi obat.
6. Menurut saya apoteker tidak memberikan rasa empaty selama konseling.
7. Menurut saya apoteker telah memberitahukan informasi tentang efek samping penggunaan obat. 8. Menurut saya apoteker tidak perlu menyampaikan
dosis obat karena sudah tertera di kemasan.
9. Menurut saya, saran dan nasehat diberikan apabila saya memerlukan saja.
10. Menurut saya obat dapat dikonsumsi bersama makanan atau minuman apa saja.
11. Menurut saya apoteker berpenampilan rapih disertai identitas sebagai apoteker dan informasi yang diberikan meyakinkan.
12. Menurut saya apoteker tidak perlu menjelaskan cara pemakaian obat.
13. Menurut saya penjelasan tentang konseling tidak diperlukan.
14. Menurut saya apoteker tidak menanyakan kepada saya kesulitan apa saja yang saya hadapi dalam menjalankan terapi penyakit saya.
16. Menurut saya apoteker menyampaikan interaksi obat secara umum saja (termasuk obat lain yang dapat dikonsumsi bersamaan).
17. Menurut saya apoteker tidak menanyakan kepada saya apakah keadaan saya menjadi lebih baik setelah mendapat pengobatan.
18. Menurut saya apoteker melakukan pencatatan pada kartu pengobatan selama konseling.
19. Menurut saya konseling dapat dilakukan dimana saja, tidak perlu diruangan khusus.
20. Menurut saya apoteker tidak perlu menjelaskan dan memperagakan cara penggunaan obat, seperti penggunaan inhaler.
21. Menurut saya apoteker memberikan konseling tanpa mempersilahkan saya duduk atau dalam keadaan berdiri.
22. Menurut saya penyimpanan obat tidak perlu ada perlakuan khusus.
23. Menurut saya apoteker menyarankan saya untuk tetap beraktifitas seperti biasa ketika saya belum menderita asma.
24. Menurut saya apoteker menjelaskan mekanisme terjadinya keracunan akibat obat yang saya konsumsi secara sederhana.
25. Menurut saya apoteker menjelaskan waktu kapan saya mengkonsumsi obat.
26. Apoteker tidak menyampaikan jangka waktu penggunaan obat.
Lampiran 4 Validitas Persepsi terhadap Konseling Apoteker
-P11
P14 P15 P16 P17 P18 P19 P20 P21 P22 P23 P24 P25 P26 P27 P28
Correlation 0.099
P27 0.136 .367* 0.285 0.022 0.014
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). Reliabilitas Persepsi Terhadap Konseling Apoeker.
Reliability Statistics
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha N of Items
Item-Total Statistics Scale Mean if Item
Deleted
Scale Variance if Item Deleted
Corrected Item-Total Correlation
Cronbach's Alpha if Item
Deleted
P1 72.8 119.959 0.507 0.877
P2 71.67 122.23 0.412 0.879
P3 72.87 123.292 0.485 0.878
P4 71.27 124.133 0.463 0.879
P5 71.47 123.361 0.358 0.88
P6 71.27 124.133 0.463 0.879
P7 72.67 122.92 0.288 0.882
P8 72.57 122.737 0.336 0.881
P9 72.87 123.292 0.485 0.878
P10 71.83 116.075 0.593 0.874
P11 71.77 120.047 0.488 0.877
P12 72.53 116.051 0.547 0.876
P13 72.6 119.352 0.42 0.879
P14 72.73 123.513 0.304 0.882
P15 72.3 119.666 0.441 0.879
P16 71.27 124.133 0.463 0.879
P17 72.6 122.317 0.39 0.88
P18 71.87 122.395 0.391 0.88
P19 72.8 119.959 0.507 0.877
P20 72.57 115.289 0.587 0.874
P21 72.03 122.723 0.254 0.884
P22 72.8 119.959 0.507 0.877
P23 71.8 124.303 0.241 0.883
P24 71.73 119.72 0.525 0.877
P25 72.4 121.766 0.307 0.882
P26 71.93 118.961 0.538 0.876
P27 71.6 122.8 0.388 0.88
Lampiran 5 Analisis Data
Frequency Table
Frequency Table
P1
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid sangat tidak penting 14 11.7 11.7 11.7
tidak penting 10 8.3 8.3 20.0
Penting 72 60.0 60.0 80.0
sangat penting 24 20.0 20.0 100.0
Total 120 100.0 100.0
P2
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid sangat tidak penting 21 17.5 17.5 17.5
tidak penting 36 30.0 30.0 47.5
penting 56 46.7 46.7 94.2
sangat penting 7 5.8 5.8 100.0
Total 120 100.0 100.0
P1 P2 P3 P4 P5 P6 P7 P8 P9 P10 P11 P12 P13 P14 P15 P16 P17 P18 P19 P20 P21 P22 P23 P24 P25 P26 Valid
12
0 120 120 120 120 120 120 120 120 120 120 120 120 120 120 120 120 120 120 120 120 120 120 120 120 120
P3
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid sangat tidak penting 30 25.0 25.0 25.0
tidak penting 18 15.0 15.0 40.0
penting 63 52.5 52.5 92.5
sangat penting 9 7.5 7.5 100.0
Total 120 100.0 100.0
P4
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid sangat tidak
penting 17 14.2 14.2 14.2
tidak penting 9 7.5 7.5 21.7
penting 45 37.5 37.5 59.2
sangat penting 49 40.8 40.8 100.0
Total 120 100.0 100.0
P5
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid sangat tidak
penting 26 21.7 21.7 21.7
tidak penting 26 21.7 21.7 43.3
penting 52 43.3 43.3 86.7
sangat penting 16 13.3 13.3 100.0
Total 120 100.0 100.0
P6
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid sangat penting 32 26.7 26.7 26.7
penting 54 45.0 45.0 71.7
tidak penting 29 24.2 24.2 95.8
sangat tidak
penting 5 4.2 4.2 100.0
P7
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid sangat tidak
penting 16 13.3 13.3 13.3
tidak penting 13 10.8 10.8 24.2
penting 43 35.8 35.8 60.0
sangat penting 48 40.0 40.0 100.0
Total 120 100.0 100.0
P8
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid sangat penting 29 24.2 24.2 24.2
penting 61 50.8 50.8 75.0
tidak penting 24 20.0 20.0 95.0
sangat tidak
penting 6 5.0 5.0 100.0
Total 120 100.0 100.0
P9
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid sangat penting 33 27.5 27.5 27.5
penting 51 42.5 42.5 70.0
tidak penting 33 27.5 27.5 97.5
sangat tidak
penting 3 2.5 2.5 100.0
Total 120 100.0 100.0
P10
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid sangat penting 31 25.8 25.8 25.8
penting 55 45.8 45.8 71.7
tidak penting 28 23.3 23.3 95.0
sangat tidak
penting 6 5.0 5.0 100.0
P11
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid sangat tidak
penting 25 20.8 20.8 20.8
tidak penting 16 13.3 13.3 34.2
penting 61 50.8 50.8 85.0
sangat penting 18 15.0 15.0 100.0
Total 120 100.0 100.0
P12
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid sangat penting 26 21.7 21.7 21.7
penting 61 50.8 50.8 72.5
tidak penting 23 19.2 19.2 91.7
sangat tidak
penting 10 8.3 8.3 100.0
Total 120 100.0 100.0
P13
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid sangat penting 32 26.7 26.7 26.7
penting 55 45.8 45.8 72.5
tidak penting 30 25.0 25.0 97.5
sangat tidak
penting 3 2.5 2.5 100.0
Total 120 100.0 100.0
P14
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid sangat penting 39 32.5 32.5 32.5
penting 47 39.2 39.2 71.7
tidak penting 29 24.2 24.2 95.8
sangat tidak
penting 5 4.2 4.2 100.0
P15
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid sangat tidak
penting 23 19.2 19.2 19.2
tidak penting 12 10.0 10.0 29.2
penting 53 44.2 44.2 73.3
sangat penting 32 26.7 26.7 100.0
Total 120 100.0 100.0
P16
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid sangat tidak
penting 28 23.3 23.3 23.3
tidak penting 18 15.0 15.0 38.3
penting 48 40.0 40.0 78.3
sangat penting 26 21.7 21.7 100.0
Total 120 100.0 100.0
P17
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid sangat penting 44 36.7 36.7 36.7
penting 41 34.2 34.2 70.8
tidak penting 31 25.8 25.8 96.7
sangat tidak
penting 4 3.3 3.3 100.0
Total 120 100.0 100.0
P18
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid sangat tidak
penting 29 24.2 24.2 24.2
tidak penting 18 15.0 15.0 39.2
penting 49 40.8 40.8 80.0
sangat penting 24 20.0 20.0 100.0
P19
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid sangat penting 32 26.7 26.7 26.7
penting 52 43.3 43.3 70.0
tidak penting 34 28.3 28.3 98.3
sangat tidak
penting 2 1.7 1.7 100.0
Total 120 100.0 100.0
P20
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid sangat penting 34 28.3 28.3 28.3
penting 61 50.8 50.8 79.2
tidak penting 19 15.8 15.8 95.0
sangat tidak
penting 6 5.0 5.0 100.0
Total 120 100.0 100.0
P21
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid sangat penting 35 29.2 29.2 29.2
penting 50 41.7 41.7 70.8
tidak penting 29 24.2 24.2 95.0
sangat tidak
penting 6 5.0 5.0 100.0
Total 120 100.0 100.0
P22
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid sangat penting 33 27.5 27.5 27.5
penting 57 47.5 47.5 75.0
tidak penting 24 20.0 20.0 95.0
sangat tidak
penting 6 5.0 5.0 100.0
P23
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid sangat penting 36 30.0 30.0 30.0
penting 61 50.8 50.8 80.8
tidak penting 20 16.7 16.7 97.5
sangat tidak
penting 3 2.5 2.5 100.0
Total 120 100.0 100.0
P24
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid sangat tidak
penting 37 30.8 30.8 30.8
tidak penting 14 11.7 11.7 42.5
penting 58 48.3 48.3 90.8
sangat penting 11 9.2 9.2 100.0
Total 120 100.0 100.0
P25
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid sangta tidak
penting 24 20.0 20.0 20.0
tidak penting 11 9.2 9.2 29.2
penting 51 42.5 42.5 71.7
sangat penting 34 28.3 28.3 100.0
Total 120 100.0 100.0
P26
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid sangat penting 40 33.3 33.3 33.3
penting 42 35.0 35.0 68.3
tidak penting 31 25.8 25.8 94.2
sangat tidak
penting 7 5.8 5.8 100.0
Frequency Table
Statistics
jenis_kelami
n usia pendidikan pekerjaan persepsi
N Valid 120 120 120 120 120
Missing 0 0 0 0 0
jenis_kelamin
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid laki-laki 57 47.5 47.5 47.5
perempuan 63 52.5 52.5 100.0
Total 120 100.0 100.0
Usia
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid <50 tahun 58 48.3 48.3 48.3
>50 tahun 62 51.7 51.7 100.0
Total 120 100.0 100.0
Pendidikan
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Tinggi 30 25.0 25.0 25.0
Rendah 90 75.0 75.0 100.0
Total 120 100.0 100.0
Pekerjaan
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Bekerja 82 68.3 68.3 68.3
Tidak bekerja 38 31.7 31.7 100.0
persepsi
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Baik 91 75.8 75.8 75.8
Tidak baik 29 24.2 24.2 100.0
Total 120 100.0 100.0
Pendidikan
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid SD 25 20.8 20.8 20.8
SMP 65 54.2 54.2 75.0
SMA/Sederajat 26 21.7 21.7 96.7
S1 4 3.3 3.3 100.0
Total 120 100.0 100.0
Pekerjaan
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Pelajar 4 3.3 3.3 3.3
IRT 33 27.5 27.5 30.8
Buruh 62 51.7 51.7 82.5
Pedagang 17 14.2 14.2 96.7
PNS 4 3.3 3.3 100.0
Total 120 100.0 100.0
Crostabe
Case Processing Summary
Cases
Valid Missing Total
N Percent N Percent N Percent
jenis_kelamin * persepsi 120 100.0% 0 .0% 120 100.0%
usia * persepsi 120 100.0% 0 .0% 120 100.0%
pendidikan * persepsi 120 100.0% 0 .0% 120 100.0%
jenis_kelamin * persepsi
Crosstab Count
persepsi
Total Baik Tidak baik
Jenis_kelamin laki-laki 40 17 57
perempuan 51 12 63
Total 91 29 120
Chi-Square Tests
Value df
Asymp. Sig. (2-sided)
Exact Sig. (2-sided)
Exact Sig. (1-sided)
Pearson Chi-Square 1.896a 1 .168
Continuity Correctionb 1.354 1 .245
Likelihood Ratio 1.899 1 .168
Fisher's Exact Test .203 .122
Linear-by-Linear
Association 1.881 1 .170
N of Valid Casesb 120
a. 0 cells (.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 13.78. b. Computed only for a 2x2 table
usia * persepsi
Crosstab Count
persepsi
Total Baik Tidak baik
usia <50 tahun 42 11 53
>50 tahun 49 18 67
Chi-Square Tests
Value df
Asymp. Sig. (2-sided)
Exact Sig. (2-sided)
Exact Sig. (1-sided)
Pearson Chi-Square .603a 1 .437
Continuity Correctionb .316 1 .574
Likelihood Ratio .608 1 .435
Fisher's Exact Test .522 .288
Linear-by-Linear
Association .598 1 .439
N of Valid Casesb 120
a. 0 cells (.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 12.81. b. Computed only for a 2x2 table
pendidikan * persepsi
Crosstab Count
Persepsi
Total Baik Tidak baik
pendidikan Tinggi 24 6 30
Rendah 67 23 90
Total 91 29 120
Chi-Square Tests
Value df
Asymp. Sig. (2-sided)
Exact Sig. (2-sided)
Exact Sig. (1-sided)
Pearson Chi-Square .379a 1 .538
Continuity Correctionb .136 1 .712
Likelihood Ratio .390 1 .532
Fisher's Exact Test .628 .363
Linear-by-Linear
Association .376 1 .540
N of Valid Casesb 120
pekerjaan * persepsi
Crosstab Count
persepsi
Total Baik Tidak baik
pekerjaan Bekerja 61 21 82
Tidak bekerja 30 8 38
Total 91 29 120
Chi-Square Tests
Value df
Asymp. Sig. (2-sided)
Exact Sig. (2-sided)
Exact Sig. (1-sided)
Pearson Chi-Square .294a 1 .588
Continuity Correctionb .098 1 .754
Likelihood Ratio .299 1 .584
Fisher's Exact Test .653 .382
Linear-by-Linear
Association .292 1 .589
N of Valid Casesb 120
Lampiran 6 Tabulasi Silang Hubungan Karakteristik Responden dan Persepsi Tabulasi Silang Jenis Kelamin dan Persepsi
Jenis Kelamin Persepsi
Total Perempuan Jumlah
Persentase (%) Tabulasi Silang Usia dan Persepsi
Usia Persepsi
Total Tabulasi Silang Pendidikan dan Persepsi
Pendidikan Persepsi
Tabulasi Silang Pekerjaan dan Persepsi
Pekerjaan Persepsi
Total
P Value Baik Tidak
baik Bekerja Jumlah
Persentase (%)
61 (74,3%)
21 (25,6%)
82 100%
0,588
Tidak Bekerja Jumlah Persentase (%)
30 (78,9%)
8 (21%)
38 100% Total Jumlah
Persentase (%)
91 (75,8%)
29 (24,1%)
Lampiran 7 Persentase Skor Persepsi Terhadap Konseling Apoteker di Apotek Persepsi terhadap Konseling
Apoteker di Apotek
89. % Skor =