• Tidak ada hasil yang ditemukan

IDENTIFIKASI SEBARAN BIJI BESIDENGAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK HAMBATAN JENIS DI DESA OGOWELE KABUPATEN TOLITOLI. Abstrak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "IDENTIFIKASI SEBARAN BIJI BESIDENGAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK HAMBATAN JENIS DI DESA OGOWELE KABUPATEN TOLITOLI. Abstrak"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  1  Nilai  hambatan  jenis  beberapa  mineral  dan  Batuan (Telford,1990)  Bahan  Resistivitas (Ωm) Kovelit Kalkosit Kalkopirit Pirit Galena Spalerit Arsenopirit Kromit Hematit Limonit Magnetit Ilmenit Kasiterit Kalsit Syenit Kwarsa Granit Andesit Basal Tanah Pasiran Batu gamping Batu pasir  Pasir Lempung Kerikil kering Aluvium dan pasir Kerikil 3 x 10-7  – 8 x 10 -53 x 10-5 – 8 x 10-11,2 x 10-5  – 3 x 10 -12,9 x 10-5 – 15 x 10 -13 x 10-5 - 3 x 1021,5 x 1072 x 10-5 – 15 1 x 1063,5 x 10-3 – 10-7103 - 1070,01 - 10310-3 – 50 4 x 10-4 – 1042 x 1012102  – 106 500 – 800000 200 – 100.000 1,7x102 – 45x104200 – 100000 1 – 10   3 – 70 500 – 10000 200 – 8000 1 – 1000 1 – 100 600 – 10000 10 – 800 100 - 600
Gambar 5Penampang hambatan jenis 2D Lintasan 1

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil pengolahan dengan software EarthImager2D, pada lintasan ini terlihat adanya sebaran panasbumi dengan nilai resistivitas 1 Ωm - 10 Ωm sebagai

Penampang ini terdiri dari 2 lapisan, yang berada pada satuan Endapan Danau dan Sungai yang diinterpretasikan sebagai berikut: Lapisan berhambatan jenis 10  m -

Dari Tabel 1, terlihat bahwa bijih besi yang terdapat pada lintasan AB adalah jenis batuan hematit dengan kedalaman yang bervariasi (2,1 meter s.d 30,8 meter). Hasil

Secara akumulatif dari lintasan satu sampai lintasan ketiga didapat interpretasi yang didasarkan pada tiga jenis klasifikasi lapisan bawah permukaan berdasarkan penampang hasil

Dari lima lintasan pengukuran dengan konfigurasi Wenner, ditunjukkan secara umum ada tiga jenis material dengan resistivitas ρ<20 Ωm, ditafsirkan sebagai zona penyebaran

Hasil Penampang 2D resistivitas bawah permukaan pada daerah penelitian menunjukan nilai resistivitas lapisan bawah permukaan bervariasi antara 0,2 – 10 ohm.m pada ketiga

Lapisan dengan nilai hambatan jenis 30Ωm-100Ωm dengan faktor formasi >1,5 diduga merupakan lapisan aquifer yang terdapat pada seluruh lintasan yang berada dekat

penampang tahanan jenis batuan pada lokasi tambang yang sudah diketahui keberadaan lapisan aspalnya, dimana pada permukaan tanah dengan ketebalan ± 0.6 meter