AKUMULASI LOGAM BERAT (Pb DAN Cu) PADA KERANG KEPAH (Polymesoda erosa) DI SUNGAI BATU RUSA MERAWANG SKRIPSI
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Logam Cu dan Pb (terlarut dan tersuspensi) masuk ke dalam air sungai dan mengalir ke arah muara saat perairan surut, namun tertahan saat terjadi pasang, sehinga
Persamaan tersebut menjelaskan bahwa kerapatan vegetasi tidak berpengaruh terhadap kelimpahan kerang kepah hal tersebut ditunjukkan dengan nilai R 2 yang bernilai
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar logam Pb pada air sungai, sedimen dan kerang kijing (Pilsbryoconcha exilis) di sungai Saddang Kabupaten Pinrang serta mengetahui
Penelitian perendaman larutan asam jawa dan belimbing wuluh dengan waktu perendaman 30, 60 dan 90 menit efektif dalam menurunkan kadar logam berat timbal (Pb) pada
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar logam berat timbal (Pb), merkuri (Hg), tembaga (Cu) dan kadmium (Cd) pada daging kerang totok, mengetahui hubungan ukuran
Hasil biokonsentrasi logam Cu pada kerang darah dapat dilihat pada Gambar 6, sedangkan nilai BSAF yang didapatkan pada penelitian di Muara Sungai Lumpur
Kandungan logam berat Pb, Cu dan Zn pada kepah didapat hasil yang berbeda antara daging dan cangkang. Logam Pb tertinggi terdapat dalam cangkang, sedangkan
c.Mengetahui hubungan antara kandungan logam berat Hg dan Pb dalam tubuh Polymesoda sp dengan besar kandungan logarn berat Hg dan Pb dalam sedimen Sungai Donan, Cilacap.. d