DI DUNIA KEMATIAN MATERNAL 99 % DI NEGARA BERKEMBANG ASEAN LAIN 5-60 / KELAHIRAN HIDUP

43 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)
(2)

ANGKA KEMATIAN MATERNAL (AKM)( )

PETUNJUK : GIZI DAN KESEHATAN IBU

KESEHATAN LINGKUNGAN

TINGKAT & KUALITAS PELAYANAN IBU HAMIL

WHO

WHO

WHO

WHO

TINGKAT & KUALITAS PELAYANAN IBU HAMIL - MELAHIRKAN - NIFAS

WHO

WHO

DI DUNIA 500.000 KEMATIAN MATERNAL

99 % DI NEGARA BERKEMBANG

WHO

WHO

DI DUNIA 500.000 KEMATIAN MATERNAL

99 % DI NEGARA BERKEMBANG

99 % DI NEGARA BERKEMBANG

99 % DI NEGARA BERKEMBANG

AKM

AKM

DI INDONESIA

450 / 100 000

KELAHIRAN HIDUP

AKM

AKM

DI INDONESIA

450 / 100 000

KELAHIRAN HIDUP

DI INDONESIA

450 / 100.000

KELAHIRAN HIDUP

ASEAN LAIN

5 - 60 / 100.000

KELAHIRAN HIDUP

DI INDONESIA

450 / 100.000

KELAHIRAN HIDUP

ASEAN LAIN

5 - 60 / 100.000

KELAHIRAN HIDUP

(3)

AKM

AKM

DI BEBERAPA NEGARA

DI BEBERAPA NEGARA

NEGARA

AKM / 100.000 KH

AMERIKA SERIKAT

8

AMERIKA SERIKAT

8

JEPANG

16

HONGKONG

5

HONGKONG

5

SINGAPURA

5

KANADA

3

KANADA

3

INDONESIA

450

PAKISTAN

500

INDIA

340

MALAYSIA

54

THAILAND

60

(4)

AKM TINGGI

DERAJAT KESEHATAN RENDAH

DUGAAN PENYEBAB :

1 STATUS ΕRENDAH : DISKRIMINASI ENDIDIKAN, PEKERJAAN DAN MAKANAN

2 PROSES PRODUKSI GIAT : DINI - RAPAT - BANYAK.

3 SOSIO-EKONOMI JELEK : MISKIN - TIDAK TAHU - BODOH.

4 PELAYANAN KEBIDANAN TERBATAS :TRANSPORTASI SULIT

TIDAK SANGGUP BAYARTIDAK SANGGUP BAYARTENAGA MEDIS KURANGPANTANGAN TERTENTU

(5)

DETERMINAN JAUH DETERMINAN ANTARA HASIL STATUS WANITA DALAM

KELUARGA DAN MASYARAKAT :

STATUS KESEHATAN :

- GIZI

PENY INFEKSI / PARASIT MASYARAKAT :

- PENDIDIKAN - PEKERJAAN - PENDAPATAN - SOSIAL / LEGAL

- PENY. INFEKSI / PARASIT - PENY. MENAHUN - RIW. KOMPLIKASI KEHAMILAN STATUS REPRODUKSI : KEHAMILAN KOMPLIKASI STATUS KELUARGA DALAM

MASYARAKAT : - PENDAPATAN KELUARGA - TANAH - PENDIDIKAN PEKERJAAN - UMUR - PARITAS - STATUS MARITAL AKSES TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN : KOMPLIKASI - PERDARAHAN - INFEKSI - PE / E - PARTUS MACET - RUPTURA UTERI - PEKERJAAN STATUS MASYARAKAT : - KESEHATAN - SUMBERDAYA - TRANSPORTASI PELAYANAN KESEHATAN : - LOKASI

- JENIS PELAYANAN YANG

TERSEDIA - KUALITAS PELAYANAN - AKSES THD INFORMASI MATI / CACAT TRANSPORTASI PERILAKU PELAYANAN KESEHATAN : - KB - ASUHAN ANTENATAL - PELAYANAN PERSALINANPELAYANAN PERSALINAN - PELAYANAN TRADISIONAL - ABORTUS PROVOKATUS

FAKTOR-FAKTOR YANG TIDAK DIKETAHUI / TIDAK DIPERKIRAKAN

(6)

SAFE

SAFE

MOTHERHOOD

KB

PELA

YANAN

PERSA

LINAN

ASUHAN

ANTE

OBSTE

TRI

ESSEN

BERSIH

& AMAN

NATAL

ESSEN

SIAL

PELAYANAN

KEBIDANAN DASAR

PELAYANAN KESEHATAN PRIMER

PEMBERDAYAAN WANITA

(7)

KEHAMILAN PERSALINAN DAN NIFAS

OBSTETRI FISIOLOGIS

OBSTETRI FISIOLOGIS

KEHAMILAN, PERSALINAN, DAN NIFAS

- OBSTETRI FISIOLOGIS

KEHAMILAN, PERSALINAN DAN NIFAS NORMAL

- OBSTETRI FISIOLOGIS

KEHAMILAN, PERSALINAN DAN NIFAS NORMAL

- OBSTETRI PATOLOGIS

KEHAMILAN PERSALINAN DAN NIFAS DENGAN

- OBSTETRI PATOLOGIS

KEHAMILAN PERSALINAN DAN NIFAS DENGAN

KEHAMILAN, PERSALINAN DAN NIFAS DENGAN

KOMPLIKASI

KEHAMILAN, PERSALINAN DAN NIFAS DENGAN

KOMPLIKASI

(8)

PENYAKIT PADA ALAT KANDUNGAN

- OBSTETRI OPERATIF - OBSTETRI OPERATIF - OBSTETRI SOSIAL - OBSTETRI SOSIAL - OBSTETRI OPERATIF - PERINATOLOGI - OBSTETRI OPERATIF - PERINATOLOGI - REPRODUKSI MANUSIA - REPRODUKSI MANUSIA - ONKOLOGI - ONKOLOGI

- KELUARGA BERENCANA DAN KEPENDUDUKAN - ENDOKRINOLOGI

- KELUARGA BERENCANA DAN KEPENDUDUKAN - ENDOKRINOLOGIENDOKRINOLOGIENDOKRINOLOGI

(9)

ALAT KANDUNGAN :

- GENETIKA EKSTERNA

- GENITALIA INTERNA

GENITALIA EKSTERNA

GENITALIA EKSTERNA

GENITALIA EKSTERNA

GENITALIA EKSTERNA

1. MONS VENERIS

6. BULBUS VESTIBULI

2. LABIA MAYORA

5. INTROITUS VAGINAE

1. MONS VENERIS

6. BULBUS VESTIBULI

2. LABIA MAYORA

5. INTROITUS VAGINAE

3. LABIA MINORA

8. PERINEUM

4. CLITORIS

9. KELENJAR SKENE

3. LABIA MINORA

8. PERINEUM

4. CLITORIS

9. KELENJAR SKENE

5. VULVA

10. KELENJAR BARTHOLINI

(10)
(11)

GENITALIA INTERNA

GENITALIA INTERNA

1. VAGINA

1. VAGINA

2 UTERUS

FUNDUS UTERI

2 UTERUS

FUNDUS UTERI

2. UTERUS

: - FUNDUS UTERI

- CORPUS UTERI

- CERVIX UTERI

2. UTERUS

: - FUNDUS UTERI

- CORPUS UTERI

- CERVIX UTERI

C

U

DINDING UTERUS : - ENDOMETRIUM

- MYOMETRIUM

PERIMETRIUM

C

U

DINDING UTERUS : - ENDOMETRIUM

- MYOMETRIUM

PERIMETRIUM

- PERIMETRIUM

- PERIMETRIUM

3. TUBA FALLOPII : - PARS INTERSTITIALIS

- PARS ISTHMICA

3. TUBA FALLOPII : - PARS INTERSTITIALIS

- PARS ISTHMICA

- PARS ISTHMICA

- PARS AMPULARIS

- PARS INFUNDIBULARIS

- PARS ISTHMICA

- PARS AMPULARIS

- PARS INFUNDIBULARIS

4. OVARIUM (INDUNG TELUR)

4. OVARIUM (INDUNG TELUR)

(12)
(13)
(14)
(15)

LIGAMENTUM UTERUS

)

L. CARDINALE

)

L. SACROUTERINA

)

L ROTUNDUM

)

L. ROTUNDUM

)

L. LATUM

)

L. INFUNDIBULO PELVICUM

)

L. OVARII PRORIUM

(16)

ORGAN YANG TERLIBAT DALAM SIKLUS HAID

)

KORTERKS SEREBRI

)

HIPOTALAMUS

)

HIPOFISA ANTERIOR

)

HIPOFISA ANTERIOR

)

OVARIUM

)

ENDOMETRIUM (UTERUS)

(17)

SIKLUS HAID

SIKLUS HAID

(18)

ENDOMETRIUM PADA SIKLUS HAID

ENDOMETRIUM PADA SIKLUS HAID

(19)

OVULASI, FERTILISASI DAN NIDASI

OVULASI, FERTILISASI DAN NIDASI

(20)

PERKEMBANGAN SEL BENIH JANTAN DAN BETINA PERKEMBANGAN SEL BENIH JANTAN DAN BETINA

(21)

FERTILISASI FERTILISASI

(22)

PERKEMBANGAN SEL TELUR SAMPAI BLASTOKISTA PERKEMBANGAN SEL TELUR SAMPAI BLASTOKISTA

(23)

PERMBUAHAN

(24)
(25)
(26)
(27)
(28)

ANATOMI DAN FISIOLOGI PLASENTA DAN AIR KETUBAN

PLASENTA

- LENGKAP KEHAMILAN 16 MINGGU, BUNDAR, LENGKAP KEHAMILAN 16 MINGGU, BUNDAR, φφ 20 cm, 20 cm,

TEBAL 2½ cm, BERAT ± 500 gr.

- 2 PERMUKAAN : MATERNAL DAN FOETAL

(TEMPAT LEKAT TALI PUSAT)

- DARAH IBU & JANIN TIDAK BERCAMPUR, DIPISAHKAN LAPISAN

TROFOBLAS DARAH IBU DALAM RUNGAN INTERVILLER TROFOBLAS, DARAH IBU DALAM RUNGAN INTERVILLER.

- DARAH JANIN DARI TALI PUSAT CHORION VILLI KORIALES.

- VILLI KORIALES : - LAPISAN TROFOBLAS

- SINSISIO TROFOBLAST - CITOTROFOBLAST

- JARINGAN STROMA

(29)
(30)
(31)

FUNGSI PLASENTA

-. NUTRITIF, RESPIRASI, EKSKRESI, KELENJAR BUNTU,

MENYALURKAN ANTIBODI, BARRIER (PENGHALANG), DLL. -. PENYALUR ZAT-ZAT : - DIFUSI DAN FILTRASI

- PENYALURAN SECARA AKTIF

-. OBAT, ANTIBODI, BAKTERI DAN VIRUS JUGA DAPAT MELALUI PLASENTA.

-. HORMON YANG DIHASILKAN : HCG, HPL, OESTROGEN DAN PROGESTERON.

-. FUNGSI PLASENTA DAPAT DIKETAHUI DARI HORMON YANG DIHASILKAN

PEMBERIAN OBAT HARUS HATI HATI DAPAT MENYEBABKAN

-. PEMBERIAN OBAT HARUS HATI-HATI, DAPAT MENYEBABKAN

(32)

AIR KETUBAN

-. DIHASILKAN MELALUI : - TRANSUDASI PLASMA IBU

- PRODUKSI URINE JANINPRODUKSI URINE JANIN

-. SIRKULASI AIR KETUBAN : 500 cc / JAM

-. AIR KETUBAN DI TELAN JANIN

DIKELUARKAN MELALUI URINE JANIN

- AIR KETUBAN : JERNIH VOLUME 1 LITER BAU KHAS

-. AIR KETUBAN : JERNIH, VOLUME 1 LITER, BAU KHAS,

B.D. 1,008, pH 7,2

- HYDRAMNION > 2 LITER ; OLIGOHIDRAMNION < 500 cc

-. HYDRAMNION > 2 LITER ; OLIGOHIDRAMNION < 500 cc.

-. KOMPOSISI : 98 % AIR, SEL JANIN, LANUGO, RAMBUT KEPALA,

VERNIX CASEOSA LEKOSIT ALBUMIN ASAM URAT VERNIX CASEOSA, LEKOSIT, ALBUMIN, ASAM URAT, DAN BERBAGAI GARAM ORGANIK DAN INORGANIK.

(33)
(34)

FUNGSI AIR KETUBAN

1. MELINDUNGI JANIN TERHADAP TRAUMA LANGSUNG

2. MEMPERTAHANKAN SUHU JANIN

3. JANIN DAPAT BERGERAK BEBAS

4. PADA PERSALINAN : MERATAKAN TEKANAN DAN MELICINKAN JALAN LAHIR

(35)

DENGAN MENGAMBIL CONTOH AIR KETUBAN, DAPAT DIKETAHUI :

- UMUR JANIN

- KEADAAN JANIN

- JENIS KELAMIN JANIN

(36)

ADAPTASI TUBUH PADA KEHAMILAN

-

PERUBAHAN TUBUH KARENA HORMON :

-

ESTROGEN, PROGESTERON, SOMATOMAMMOTROFIN

PERUBAHAN PADA :

- ALAT REPRODUKSI

PERUBAHAN PADA :

- PAYUDARA

S C S S

- SISTEM CARDIO VASKULER

- SALURAN PENCERNAAN, SALURAN PERNAFASAN DAN SALURAN KENCING

- KULIT

- KULIT

(37)
(38)
(39)

ALAT REPRODUKSI

VAGINA : LEMBUT, HIPERVASKULARISASI

UTERUS : SALURAN KEMIH :

- BERAT : 50 – 70 gr - BERAT : 50 – 70 gr - UKURAN : 7,5 x 5,0 x 2,5 cm VOLUME 10 KEHAMILAN : - VOLUME : 10 cc - BERAT : 800 – 1200 gr - UKURAN : 25 x 25 x 22 cmUKURAN : 25 x 25 x 22 cm - VOLUME : 5000 cc

(40)

KARDIO VASKULER

KARENA PELEBARAN PEMBULUH DARAH, PEMBESARAN UTERUS ADANYA PLASENTA METABOLISME JANIN → PERUBAHAN SISTEM CARDIO VASKULER -. CARDIAC OUTPUT : + 30 – 50 % -. HEART RATE : + 10 – 15 % STROKE VOLUME + 20 40 % -. STROKE VOLUME : + 20 – 40 % -. BLOOD VOLUME : + 20 – 100 %

SALURAN CERNA

(41)

SALURAN PERNAFASAN

-. PEMBESARAN UTERUS → PEMBESARAN DIAFRAGMA

KEBUTUHAN O2 MENINGKAT PERNAFASAN LEBIH SULIT KEBUTUHAN O2 MENINGKAT → PERNAFASAN LEBIH SULIT

TRIMESTER PERTAMA KARENA PEMBESARAN UTERUS

SALURAN KENCING

-. TRIMESTER PERTAMA, KARENA PEMBESARAN UTERUS

DALAM RONGGA PELVIS → PENEKANAN KANDUNG KENCING SERING KENCING

-. TRIMESTER KEDUA BIASA

-. AKHIR KEHAMILAN →AKHIR KEHAMILAN → TEKANAN KEPALA JANINTEKANAN KEPALA JANIN

(42)

KULIT

MELANOPHORE STIMULATING HORMON HIPERPIGMENTASI

-. DAHI, PIPI, KENING CHLOASMA GRAVIDARUM -. KULIT PERUT : STRIAE LIVIDAE DAN LINEA ALBA

BERAT BADAN

-. KENAIKAN BERAT BADAN SELAMA TRIMESTER 6,5 – 16,5 kg -. SETELAH KEHAMILAN 20 MINGGU → 2 kg / BULAN

-. RETENSI CAIRAN → KENAIKAN BERAT BADAN BERLEBIHAN -. PREEKLAMPSIA DAN EKLAMPSIA

(43)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :