ANALISIS PEMOTONGAN PPH PASAL 4 AYAT 2 TERHADAP LELANG PADA KANTOR PELAYANAN KEKAYAAN NEGARA DAN LELANG MANADO
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Penghasilan inilah berdasarkan jumlah kumulatif dari Penghasilan Kena Pajak sebesar jumlah penghasilan bruto dikurangi PTKP, yang diterima atau diperoleh
Tarif pajak PPh Pasal 4 ayat 2 untuk wajib pajak badan berdasarkan PP nomor 46 tahun 2013.Besarnya tarif pajak penghasilan adalah sebesar 1% (satu persen) dan
Puninar Yusen Logistics Indonesia telah memberlakukan tarif pajak penghasilan dan juga menerapkan mekanisme Pajak Penghasilan mulai dari pemotongan, penyetoran dan pelaporan
Rp.50 M mendapat fasilitas pengurangan tarif sebesar 50% dari tarif Pasal 17 ayat 1 huruf b & ayat 2a, yg dikenakan atas Penghasilan Kena Pajak dari bagian peredaran bruto
a) Bagi penerima penghasilan yang tidak memiliki NPWP, dikenakan pemotongan PPh Pasal 21 dengan tarif lebih tinggi 20% daripada tarif yang diterapkan terhadap wajib pajak
1.5.4.2 Objek Pajak PenghasilanDan Bukan Objek Pajak Penghasilan Objek pajak adalah segala sesuatu (barang, jasa, kegiatan,atau keadaan) yang dikenakan pajak.Objek apajak
2 Dikenakan tarif umum progressif yaitu pasal 17 UU PPh Dikenakan tarif dan dasar pengenaan pajak tertentu yang diatur dengan peraturan pemerintah 3 Jumlah PPh yang dipotong pihak
No Penghasilan DPP Tarif Keterangan Dsr Hkm 10 Dividen yg diperoleh WP OP DN termasuk dividen dari perusahaan asuransi kpd pemegang polis & SHU dari Koperasi Bruto 10% - PP