Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 1 dari 12 halaman putusan Nomor 10/PID.SUS-LH/2018/PT PTKP U T U S A N
Nomor 10/PID.SUS-LH/2018/PT PTK
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
Pengadilan Tinggi Pontianak, yang mengadili perkara-perkara pidana pada peradilan tingkat banding telah menjatuhkan putusan seperti tersebut di bawah ini dalam perkara Terdakwa :
Nama lengkap : RADIONO bin JIWO TARUNO (alm); Tempat lahir : Purwerejo;
Umur / tgl.lahir : 30 tahun / 15 Maret 1987; Jenis kelamin : Laki-laki;
Kebangsaan : Indonesia;
Tempat tinggal : Pondok 1 Kencana PT. Kencana Graha Permai Dusun Rangkung Desa Rangkung Kecamatan Marau Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat;
A g a m a : Islam;
Pekerjaan : Karyawan Swasta; Terdakwa ditahan dalam perkara lain;
Terdakwa dipersidangan tidak didampingi oleh Penasihat Hukum, meskipun haknya telah diberikan kepadanya, dan menyatakan bahwa ia akan menghadapi sendiri ;
Pengadilan Tinggi tersebut;
Telah membaca Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak Nomor 10/PID.SUS-LH/2018/PT PTK tanggal 9 Januari 2018 tentang penunjukan Majelis Hakim untuk menyidangkan perkara ini;
Telah membaca berkas perkara dan surat-surat yang bersangkutan serta turunan resmi putusan Pengadilan Negeri Ketapang Nomor 361/Pid.Sus-LH/2017/PN Ktp tanggal 11 Desember 2017;
Telah membaca surat dakwaan Jaksa Penuntut umum Nomor Register perkara PDM-125/KETAP/11/2017 tanggal 27 Nopember 2017 berbunyi sebagai berikut:
PERTAMA
Bahwa terdakwa RADIONO Bin JIWO TARUNO (alm), pada hari Minggu tanggal 30 Juli 2017 sekira pukul 15.00 WIB atau pada suatu waktu
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 2 dari 12 halaman putusan Nomor 10/PID.SUS-LH/2018/PT PTKdalam bulan Juli tahun 2017 atau pada suatu waktu masih dalam tahun 2017 bertempat di Areal Perkebunan Kelapa Sawit Milik PT. Kencana Graha Permai Blok M.31/30 Kencana Estate Dusun Rangkung Desa Rangkung Kecamatan Marau Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat atau pada suatu tempat yang masih dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Ketapang, baik sebagai yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan “secara tidak sah yang memanen dan/atau memungut Hasil
Perkebunan”, dengan cara sebagai berikut :
- Bahwa pada hari Sabtu tanggal 29 Juli 2017 sekira pukul 17.00 WIB terdakwa datang ke rumah Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO dan meminta tolong kepada Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO untuk mencarikan tenaga panen, tenaga muat dan truk guna mengangkut buah sawit terdakwa di hari Minggu tanggal 30 Juli 2017. Kemudian Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO mengajak Saksi ROHMAN SARIFUDIN Bin PARNO dan Saksi AGUS RAMADHAN Bin KARSIDI. Selanjutnya pada hari Minggu tanggal 30 Juli 2017 terdakwa membawa dan menunjukan lokasi lahan buah kelapa sawit yang akan di panen kepada Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO, Saksi ROHMAN SARIFUDIN Bin PARNO dan Saksi AGUS RAMADHAN Bin KARSIDI ke Areal Perkebunan Kelapa Sawit Milik PT. Kencana Graha Permai Blok M.31/30 Kencana Estate Dusun Rangkung Desa Rangkung Kecamatan Marau Kabupaten Ketapang.
- Bahwa setelah sampai di lokasi blok M31/30 tersebut kemudian Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO, Saksi ROHMAN SARIFUDIN Bin PARNO dan Saksi AGUS RAMADHAN Bin KARSIDI melakukan pemanenan buah kelapa sawit di lokasi itu sesuai dengan arahan dan petunjuk dari terdakwa. Kemudian Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO, Saksi ROHMAN SARIFUDIN Bin PARNO dan Saksi AGUS RAMADHAN Bin KARSIDI melakukan pemanenan buah kelapa sawit di lokasi blok M31/30 tersebut dengan cara menurunkan buah kelapa sawit dari pohonnya dengan menggunakan dodos dan setelah buah kelapa sawit tersebut jatuh baru diangkut dengan menggunakan angkong ke tempat buahnya ditumpukan di pinggir jalan. Selanjutnya, Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO berdasarkan suruhan terdakwa, kemudian mencari kendaraan mobil truk untuk mengangkut buah kelapa sawitnya, selanjutnya Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO menemui Saksi EV. LIMSOY Anak Dari BIAS dan meminta bantuan mobil untuk mengangkut
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 3 dari 12 halaman putusan Nomor 10/PID.SUS-LH/2018/PT PTKbuah kelapa sawit, kemudian sekitar pukul 15.00 WIB Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO memandu mobil truk Mitsubishi kabin warna kuning dengan nomor polisi KB 8868 AF Saksi EV. LIMSOY Anak Dari BIAS menuju ke lokasi Blok M31/30 tersebut. .
- Bahwa setelah sampai di blok M31/30 tersebut, selanjutnya Saksi ROHMAN SARIFUDIN Bin PARNO dan Saksi AGUS RAMADHAN Bin KARSIDI memuat buah kelapa sawit yang telah dipanen tersebut ke dalam truk tersebut dan setelah penuh lalu dibawa ke pabrik berdasar suruhan terdakwa. Karena buah kelapa sawit yang dipanen belum habis dimuat, keesokan harinya Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO, Saksi ROHMAN SARIFUDIN Bin PARNO dan Saksi AGUS RAMADHAN Bin KARSIDI datang lagi ke lokasi blok M31/30 itu dengan maksud untuk memuat buah sawit yang belum termuat dengan menggunakan mobil truk Mitsubishi kabin warna kuning dengan nomor polisi KB 8868 AF tersebut, namun saat berada dilokasi datang pihak perusahaan dan anggota Kepolisian mengamankan buah kelapa sawit yang sudah dipanen tersebut sebanyak 524 (lima Ratus Dua Puluh Empat) janjang dengan berat sekitar 5,3 Ton. - Bahwa terdakwa tidak memiliki hak untuk menyuruh Saksi MASNO Anak Dari
(Alm) WONGSO SUWITO, Saksi ROHMAN SARIFUDIN Bin PARNO dan Saksi AGUS RAMADHAN Bin KARSIDI melakukan pemanenan di Areal Perkebunan Kelapa Sawit Milik PT. Kencana Graha Permai Blok M.31/30 Kencana Estate Dusun Rangkung Desa Rangkung Kecamatan Marau Kabupaten Ketapang, dan terdakwa menyuruh Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO, Saksi ROHMAN SARIFUDIN Bin PARNO dan Saksi AGUS RAMADHAN Bin KARSIDI melakukan pemanenan di blok M31/30 tersebut, tanpa seijin dan sepengetahuan dari pihak perusahan yaitu PT. Kencana Graha Permai sebagai pemilik areal perkebunan kelapa sawit tersebut.
- Bahwa atas kejadian tersebut PT. Kencana Graha Permai mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp.18.720.000,- (Delapan Belas Juta Tujuh Ratus Dua Puluh Ribu Rupiah).
Bahwa perbuatan terdakwa RADIONO Bin JIWO TARUNO (alm) tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 107 huruf d
juncto Pasal 55 huruf d Undang-undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang
Perkebunan juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.
A T A U
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 4 dari 12 halaman putusan Nomor 10/PID.SUS-LH/2018/PT PTKKEDUA
Bahwa terdakwa RADIONO Bin JIWO TARUNO (alm), pada hari Minggu tanggal 30 Juli 2017 sekira pukul 15.00 WIB atau pada suatu waktu dalam bulan Juli tahun 2017 atau pada suatu waktu masih dalam tahun 2017 bertempat di Areal Perkebunan Kelapa Sawit Milik PT. Kencana Graha Permai Blok M.31/30 Kencana Estate Dusun Rangkung Desa Rangkung Kecamatan Marau Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat atau pada suatu tempat yang masih dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Ketapang, baik sebagai yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan “mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagaian
kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum,
dengan cara sebagai berikut :
- Bahwa pada hari Sabtu tanggal 29 Juli 2017 sekira pukul 17.00 WIB terdakwa datang ke rumah Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO dan meminta tolong kepada Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO untuk mencarikan tenaga panen, tenaga muat dan truk guna mengangkut buah sawit terdakwa di hari Minggu tanggal 30 Juli 2017. Kemudian Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO mengajak Saksi ROHMAN SARIFUDIN Bin PARNO dan Saksi AGUS RAMADHAN Bin KARSIDI. Selanjutnya pada hari Minggu tanggal 30 Juli 2017 terdakwa membawa dan menunjukan lokasi lahan buah kelapa sawit yang akan di panen kepada Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO, Saksi ROHMAN SARIFUDIN Bin PARNO dan Saksi AGUS RAMADHAN Bin KARSIDI ke Areal Perkebunan Kelapa Sawit Milik PT. Kencana Graha Permai Blok M.31/30 Kencana Estate Dusun Rangkung Desa Rangkung Kecamatan Marau Kabupaten Ketapang.
- Bahwa setelah sampai di lokasi blok M31/30 tersebut kemudian Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO, Saksi ROHMAN SARIFUDIN Bin PARNO dan Saksi AGUS RAMADHAN Bin KARSIDI melakukan pemanenan buah kelapa sawit di lokasi itu sesuai dengan arahan dan petunjuk dari terdakwa. Kemudian Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO, Saksi ROHMAN SARIFUDIN Bin PARNO dan Saksi AGUS RAMADHAN Bin KARSIDI melakukan pemanenan buah kelapa sawit di lokasi blok M31/30 tersebut dengan cara menurunkan buah kelapa sawit dari pohonnya dengan menggunakan dodos dan setelah buah kelapa sawit tersebut jatuh baru diangkut dengan menggunakan angkong ke tempat buahnya ditumpukan di pinggir jalan. Selanjutnya, Saksi MASNO Anak Dari
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 5 dari 12 halaman putusan Nomor 10/PID.SUS-LH/2018/PT PTK(Alm) WONGSO SUWITO berdasarkan suruhan terdakwa, kemudian mencari kendaraan mobil truk untuk mengangkut buah kelapa sawitnya, selanjutnya Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO menemui Saksi EV. LIMSOY Anak Dari BIAS dan meminta bantuan mobil untuk mengangkut buah kelapa sawit, kemudian sekitar pukul 15.00 WIB Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO memandu mobil truk Mitsubishi kabin warna kuning dengan nomor polisi KB 8868 AF Saksi EV. LIMSOY Anak Dari BIAS menuju ke lokasi Blok M31/30 tersebut. . - Bahwa setelah sampai di blok M31/30 tersebut, selanjutnya Saksi ROHMAN
SARIFUDIN Bin PARNO dan Saksi AGUS RAMADHAN Bin KARSIDI memuat buah kelapa sawit yang telah dipanen tersebut ke dalam truk tersebut dan setelah penuh lalu dibawa ke pabrik berdasar suruhan terdakwa. Karena buah kelapa sawit yang dipanen belum habis dimuat, keesokan harinya Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO, Saksi ROHMAN SARIFUDIN Bin PARNO dan Saksi AGUS RAMADHAN Bin KARSIDI datang lagi ke lokasi blok M31/30 itu dengan maksud untuk memuat buah sawit yang belum termuat dengan menggunakan mobil truk Mitsubishi kabin warna kuning dengan nomor polisi KB 8868 AF tersebut, namun saat berada dilokasi datang pihak perusahaan dan anggota Kepolisian mengamankan buah kelapa sawit yang sudah dipanen tersebut sebanyak 524 (lima Ratus Dua Puluh Empat) janjang dengan berat sekitar 5,3 Ton.
- Bahwa terdakwa tidak memiliki hak untuk menyuruh Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO, Saksi ROHMAN SARIFUDIN Bin PARNO dan Saksi AGUS RAMADHAN Bin KARSIDI melakukan pemanenan di Areal Perkebunan Kelapa Sawit Milik PT. Kencana Graha Permai Blok M.31/30 Kencana Estate Dusun Rangkung Desa Rangkung Kecamatan Marau Kabupaten Ketapang, dan terdakwa menyuruh Saksi MASNO Anak Dari (Alm) WONGSO SUWITO, Saksi ROHMAN SARIFUDIN Bin PARNO dan Saksi AGUS RAMADHAN Bin KARSIDI melakukan pemanenan di blok M31/30 tersebut, tanpa seijin dan sepengetahuan dari pihak perusahan yaitu PT. Kencana Graha Permai sebagai pemiliknya areal perkebunan kelapa sawit tersebut.
- Bahwa atas kejadian tersebut PT. Kencana Graha Permai mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp.18.720.000,- (Delapan Belas Juta Tujuh Ratus Dua Puluh Ribu Rupiah).
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 6 dari 12 halaman putusan Nomor 10/PID.SUS-LH/2018/PT PTKPerbuatan Bahwa perbuatan terdakwa RADIONO bin JIWO TARUNO (alm) tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 362 KUHPidana juncto Pasal 55 Ayat (1) KUHPidana;
Membaca, surat tuntutan Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Ketapang tertanggal 11 Desember 2017 Nomor Register Perkara : PDM-125/KETAP/11/2017, Terdakwa telah dituntut sebagai berikut:
1. Menyatakan terdakwa RADIONO Bin JIWO TARUNO (alm) telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan Tindak Pidana ”baik sebagai yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan “secara tidak sah yang memanen dan/atau memungut Hasil
Perkebunan” sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Dakwaan
Pertama melanggar Pasal 107 huruf d juncto Pasal 55 huruf d Undang-undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP;
2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa RADIONO bin JIWO TARUNO (alm) dengan pidana penjara selama 1 (satu) Tahun dan 6 (enam) Bulan penjara dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dan memerintahkan agar terdakwa tetap ditahan;
3. Menyatakan Barang Bukti berupa :
- 1 (satu) unit mobil truk Mitsubishi kabin warna kuning dengan nomor Rangka MHMFE349E2R042407 dan nomor mesin : AD34-2X2410 polisi KB 8868 AF.
Dikembalikan kepada saksi EV. LIMSOY Anak dari BIAS.
- 540 (satu) janjang buah kelapa sawit milik Kencana Estate PT. Kencana Graha Permai.
- 1 (dua) buah SPB (Surat Pengantra Buah) Koperasi KSU Cahaya Indah Dusun Bakong Desa Randai Kecamatan Marau Kabupaten Ketapang.
Dikembalikan kepada PT. Kencana Graha Permai.
4. Membebankan kepada terdakwa membayar biaya perkara sejumlah Rp2.000,00 (seribu rupiah).
Membaca, putusan Pengadilan Negeri Ketapang tanggal 11 Desember 2017 Nomor : 361/Pid.Sus-LH/2017/PN.Ktp, yang amarnya berbunyi sebagai berikut:
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 7 dari 12 halaman putusan Nomor 10/PID.SUS-LH/2018/PT PTK1. Menyatakan Terdakwa RADIONO bin JIWO TARUNO (alm) tersebut diatas, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Secara bersama-sama tidak sah memanen dan memungut Hasil
Perkebunan” sebagaimana dakwaan Pertama Penuntut Umum;
2. Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 (satu) Tahun dan 2 (dua) Bulan;
3. Menetapkan barang bukti berupa:
- 1 (satu) unit truck Mitsubishi kabin warna kuning dengan Nomor Rangka MHMFE349E349E2R042407 dan Nomor Mesin AD34-2X2410 dan Nomor Polisi KB 8868 AF.
Dikembalikan kepada saksi EV. LIMSOY anak dari BIAS.
- 540 (lima ratus empat puluh) janjang buah kelapa sawit.
- 1 (satu) buah SPB (surat pengantar buah) Koperasi KSU Cahaya Indah Dusun Bangkong, Desa Randai, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang.
Dikembalikan kepada PT. Kencana Graha Permai.
4. Membebankan kepada Terdakwa membayar biaya perkara sejumlah Rp2.000,00 (dua ribu rupiah);
Telah membaca:
1. Akta permintaan banding yang dibuat oleh Plh. Panitera Pengadilan Negeri Ketapang bahwa pada tanggal 11 Desember 2017, Terdakwa telah mengajukan permintaan banding terhadap putusan Pengadilan Negeri Ketapang tanggal 11 Desember 2017 Nomor : 361/Pid.Sus-LH/2017/PN.Ktp; 2. Akta pemberitahuan permintaan banding yang dibuat oleh Jurusita
Pengganti Pengadilan Negeri Ketapang bahwa pada tanggal 12 Desember 2017 permintaan banding Terdakwa tersebut telah diberitahukan kepada Jaksa Penuntut Umum;
3. Memori Banding tertanggal 18 Desember 2017, yang diajukan oleh Terdakwa, diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Ketapang pada tanggal 18 Desember 2017, dan telah diserahkan salinan resminya kepada Penuntut Umum pada tanggal 27 Desember 2017;
4. Relaas Pemberitahuan Mempelajari Berkas Banding yang dibuat oleh Jurusita Pengganti Pengadilan Negeri Ketapang tanggal 18 Desember 2017 Nomor : 15/Akta.Pid/2017/PN Ktp Juncto Nomor : 361/Pid.Sus-LH/2017/PN Ktp dan tanggal 27 Desember 2017 Nomor : 15/Akta.Pid/2017/PN Ktp Juncto Nomor : 361/Pid.Sus-LH/2017/PN Ktp ditujukan kepada Terdakwa dan Jaksa
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 8 dari 12 halaman putusan Nomor 10/PID.SUS-LH/2018/PT PTKPenuntut Umum untuk mempelajari berkas perkara tersebut selama 7 (tujuh) hari sebelum pengiriman berkas perkara ke Pengadilan Tinggi.
5. Kontra Memori Banding tertanggal 2 Januari 2018, yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum, diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Ketapang pada tanggal 2 Januari 2018, dan telah diserahkan salinan resminya kepada Terdakwa pada tanggal 3 Januari 2018;
Menimbang, bahwa permintaan banding oleh Terdakwa telah diajukan dalam tenggang waktu dan menurut cara-cara serta syarat-syarat yang ditentukan dalam undang-undang, oleh karena itu permintaan banding tersebut secara formal dapat diterima;
Menimbang, bahwa Terdakwa dalam memori bandingnya pada pokoknya mengemukakan bahwa Terdakwa tidak terbukti bersalah melakukan perbuatan sebagaimana didakwakan kepadanya atau apabila Pengadilan Tinggi berpendapat lain, mohon hukuman yang seringan-ringannya;
Menimbang, bahwa Jaksa Penuntut Umum dalam kontra memori bandingnya pada pokoknya mnegemukakan bahwa hukuman yang dijatuhkan oleh Pengadilan sudah sesuai dengan rasa keadilan yang tumbuh dan berkembang di masyarakat;
Menimbang, bahwa setelah Majelis Hakim Pengadilan Tingkat Banding membaca, mempelajari dengan teliti dan seksama berkas perkara ini yang terdiri dari Berita Acara Persidangan, Salinan Resmi Putusan Pengadilan Negeri Ketapang tanggal 11 Desember 2017 Nomor : 361/Pid.Sus-LH/2017/PN.Ktp, beserta alat-alat bukti, memori banding yang diajukan oleh Terdakwa, dan kontra memori banding yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum, Majelis Hakim Pengadilan Tingkat Banding sependapat dengan pertimbangan hukum Majelis Hakim Pengadilan Tingkat Pertama mengenai terbuktinya unsur-unsur yang didakwakan dalam Pasal 107 huruf d Juncto Pasal 55 huruf d Undang-undang Nomor 39 Tahun 2014 Tentang Perkebunan, pertimbangan Majelis Hakim Pengadilan Tingkat Pertama sudah tepat dan benar, hanya mengenai lamanya pidana yang dijatuhkan kepada Terdakwa Majelis Hakim Pengadilan Tingkat Banding tidak sependapat dengan pertimbangan sebagai berikut :
- Bahwa Terdakwa didakwa dengan dakwaan Pertama yang diJunctokan
dengan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP menempatkan peran Terdakwa dalam perkara ini sebagai orang yang menyuruh melakukan;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 9 dari 12 halaman putusan Nomor 10/PID.SUS-LH/2018/PT PTK- Bahwa untuk memenuhi rumusan unsur Pasal 55 KUHP, pelaku dalam tindak pidana disyaratkan paling sedikit ada 2(dua) orang, yakni sebagai orang yang melakukan dan sebagai orang yang menyuruh lakukan, jadi bukan pelaku utama itu sendiri yang melakukan tindak pidana tetapi dengan bantuan orang lain, meskipun demikian ia dianggap sebagai orang yang melakukan tindak pidana;
- Bahwa berdasarkan fakta-fakta hukum pada hari Sabtu tanggal 29 Juli 2017 sekira pukul 17.00 WIB Terdakwa datang ke rumah Saksi MASNO dan meminta tolong untuk mencarikan tenaga panen, tenaga muat dan truk guna mengangkut buah sawit Terdakwa dan kemudian pada hari Minggu tanggal 30 Juli 2017 Saksi MASNO mengajak ROHMAN SARIFUDIN dan AGUS RAMADHAN Terdakwa membawa dan menunjukan lokasi lahan buah kelapa sawit yang akan di panen kepada Saksi MASNO, ROHMAN SARIFUDIN dan AGUS RAMADHAN ke Areal Perkebunan Kelapa Sawit Milik PT. Kencana Graha Permai Blok M.31/30 Kencana Estate, Desa Rangkung, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang;
- Bahwa setelah sampai di lokasi blok M31/30 tersebut Saksi MASNO, ROHMAN SARIFUDIN dan AGUS RAMADHAN melakukan pemanenan buah kelapa sawit di lokasi itu sesuai dengan arahan dan petunjuk Terdakwa, kemudian Saksi MASNO mencari kendaraan mobil truk untuk mengangkut buah kelapa sawit yangh telah dipanennya tersebut, dengan menemui saksi EV. LIMSOY dan meminta bantuan untuk mengangkut buah kelapa sawit untuk dibawa ke pabrik;
- Bahwa Terdakwa menyuruh Saksi MASNO, ROHMAN SARIFUDIN dan AGUS RAMADHAN melakukan pemanenan di Areal Perkebunan PT. Kencana Graha Permai Blok M.31/30 Kencana Estate, Desa Rangkung, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, tanpa seizin dan sepengetahuan dari pihak perusahan yaitu PT. Kencana Graha Permai sebagai pemilik areal perkebunan kelapa sawit tersebut.
- Bahwa berdasarkan fakta hukum dipersidangan yakni keterangan saksi Masno, Keterangan saksi EV. LIMSOY, dan Keterangan Terdakwa telah bersesuaian satu dengan yang lainnya, maka Majelis berkeyakinan bahwa ada hubungan perbuatan hukum antara Terdakwa selaku orang yang menyuruh dengan saksi MASNO, ROHMAN SARIFUDIN dan AGUS RAMADHAN selaku orang yang disuruh;
- Bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas, maka perbuatan Terdakwa memenuhi rumusan unsur Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 10 dari 12 halaman putusan Nomor 10/PID.SUS-LH/2018/PT PTK- Bahwa oleh karena semua unsur dari 107 huruf d juncto Pasal 55 huruf d Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP telah terpenuhi, maka Terdakwa haruslah dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dalam dakwaan Pertama;
- Bahwa oleh karena dakwaan Penuntut Umum berbentuk alternatif dan dakwaan pertama terlah terpenuhi maka dakwaan lainnya tidak perlu dipertimbangkan atau dibuktikan lagi;
- Bahwa dalam persidangan, Majelis Hakim tidak menemukan hal-hal yang dapat menghapuskan pertanggungjawaban pidana, baik sebagai alasan pembenar dan atau alasan pemaaf, maka Terdakwa harus mempertanggungjawabkan perbuatannya;
Menimbang, bahwa tujuan dari suatu pemidanaan salah satunya adalah memperbaiki atau merehabilitasi sifat-sifat jahat yang ada pada pelaku untuk menjadi orang yang baik dan berguna bagi masyarakat dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari pelaku yang sudah menjadi warga masyarakat yang baik serta berguna bagi masyarakat, disamping itu sifat pemidanaan adalah bukan suatu yang bersifat balas dendam;
Menimbang, bahwa berdasarkan pendapat serta pertimbangan hukum seperti tersebut diatas, maka Putusan Pengadilan Negeri Ketapang tanggal 11 Desember 2017 Nomor : 361/Pid.Sus-LH/2017/PN.Ktp, haruslah diperbaiki dan diubah sekedar mengenai lamanya penjatuhan pidana, sehingga amar selengkapnya seperti tersebut dibawah ini;
Menimbang, bahwa karena Terdakwa dinyatakan bersalah dan dijatuhi pidana, maka kepadanya harus dibebani untuk membayar biaya perkara untuk kedua tingkat peradilan, yang dalam tingkat banding seperti yang disebut dalam amar putusan dibawah ini;
Memperhatikan ketentuan Pasal 107 huruf d Juncto Pasal 55 huruf d Undang-undang Nomor 39 Tahun 2014 Tentang Perkebunan Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana, serta peraturan perundang-undangan lain yang bersangkutan;
MENGADILI :
- Menerima permintaan banding dari Terdakwa tersebut;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 11 dari 12 halaman putusan Nomor 10/PID.SUS-LH/2018/PT PTK- Memperbaiki putusan Pengadilan Negeri Ketapang tanggal 11 Desember 2017 Nomor : 361/Pid.Sus-LH/2017/PN Ktp, yang dimintakan banding tersebut, sekedar mengenai lamanya pidana yang dijatuhkan kepada diri Terdakwa, sehingga amarnya berbunyi sebagai berikut:
1. Menyatakan Terdakwa RADIONO bin JIWO TARUNO (alm) tersebut diatas, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Secara bersama-sama tidak sah memanen dan memungut
Hasil Perkebunan” sebagaimana dakwaan Pertama Penuntut Umum;
2. Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 (satu) Tahun ;
3. Menetapkan barang bukti berupa:
- 1 (satu) unit truck Mitsubishi kabin warna kuning dengan Nomor Rangka MHMFE349E349E2R042407 dan Nomor Mesin AD34-2X2410 dan Nomor Polisi KB 8868 AF.
Dikembalikan kepada saksi EV. LIMSOY anak dari BIAS.
- 540 (lima ratus empat puluh) janjang buah kelapa sawit.
- 1 (satu) buah SPB (surat pengantar buah) Koperasi KSU Cahaya Indah Dusun Bangkong, Desa Randai, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang.
Dikembalikan kepada PT. Kencana Graha Permai.
4. Menetapkan Terdakwa dibebani untuk membayar biaya perkara dalam kedua tingkat peradilan, yang dalam tingkat banding ditetapkan sejumlah Rp. 2.500,- (dua ribu lima ratus rupiah) ;
Demikian diputus dalam musyawarah Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pontianak pada hari Rabu tanggal 31 Januari 2018, oleh kami HENDRA H. SITUMORANG, SH. Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Pontianak, selaku Hakim Ketua Majelis, H. YULMAN, SH.,MH. dan H. SUDARWIN, SH.,MH. sebagai para Hakim Anggota Majelis, yang ditunjuk berdasarkan Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak tanggal 9 Januari 2018 Nomor : 10/PID.SUS-LH/2018/PT PTK, untuk memeriksa dan mengadili perkara ini dalam tingkat banding dan putusan tersebut diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari dan tanggal itu juga oleh Hakim Ketua dengan dihadiri oleh Hakim - Hakim Anggota tersebut serta MARHABAN, SH.,MH.
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 12 dari 12 halaman putusan Nomor 10/PID.SUS-LH/2018/PT PTKPanitera Pengganti pada Pengadilan Tinggi Pontianak tanpa dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum maupun Terdakwa/Penasihat Hukumnya.
Hakim-hakim Anggota: Hakim Ketua,
Ttd 1. H. YULMAN, S.H.,M.H. Ttd HENDRA H. SITUMORANG, SH. Ttd 2. H. SUDARWIN, S.H.,M.H. Panitera Pengganti, Ttd MARHABAN, SH.,MH. Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]