• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Penambahan 10at.Ni dan Waktu Milling pada Paduan MgAl Hasil Mechanical Alloying dan Sintering

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pengaruh Penambahan 10at.Ni dan Waktu Milling pada Paduan MgAl Hasil Mechanical Alloying dan Sintering"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 3.  Analisa Data XRD Hasil
Gambar. 2. Hasil Uji SEM Dengan Perbesaran 600X Serbuk hasil  2 Jam, b). 5 Jam c). 10 Jam d)
Gambar. 8. Hasil SEM Setelah sintering 6000c pada serbuk  a) 2 jam, b) 5 jam, c) 10 jam, d) 20 jam
Gambar. 9. Hasil Pengujian DSC.TGA Pada Serbuk Dengan Milling Time 20 Jam.

Referensi

Dokumen terkait

Penambahan unsur paduan terhadap alumunium dapat dilakukan untuk meningkatkan kekuatan fisis dan mekanis logam tersebut, seperti paduan antara alumunium dan magnesium

Gambar 4.1 Grafik Hasil Uji XRD pada Sampel Paduan Magnesium Jenis AZ91D .... Mechanical Properties dari paduan magnesium jenis AZ91D ... Standar ASTM untuk Komposisi Kimia AZ910

Komposisi pada Suhu Ruang (PBM4A) Gambar 2 menunjukkan hasil SEM partikel campuran bubuk Bi 20 %atMn yang di Mechanical Alloying menggunakan PBM4A pada suhu kamar dalam interval

Gambar 2 memperlihatkan pola difraksi sinar-x sudut pendek 2θ = 31,5 -37,5 setelah mechanical milling untuk komposisi penambahan aluminium, terlihat terjadi pergeseran

Gambar 2 memperlihatkan pola difraksi sinar-x sudut pendek 2θ = 31,5-37,5 setelah mechanical milling untuk komposisi penambahan aluminium, terlihat terjadi

Gambar 2 memperlihatkan pola difraksi sinar-x sudut pendek 2θ = 31,5 -37,5 setelah mechanical milling untuk komposisi penambahan aluminium, terlihat terjadi pergeseran

“ Ketika proses reactive ball milling dilakukan pada campuran serbuk magnesium, nikel, dan aluminium, maka aluminium akan larut kedalam kristal magnesium membentuk larutan padat

Dapat dilihat bahwa pada milling time 4 dan 6 jam terdapat pergeseran puncak endoterm (menunjukkan melting Alumunium) ke arah temperatur yang lebih rendah, hal ini