• Tidak ada hasil yang ditemukan

KETUA MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "KETUA MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA (1)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

KETUA MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

Jakarta, 30 Januari 2002 Nomor : MA/Kumdil/003/I/K/2002

Kepada Yth. Sdr .

1. Ketua Pengadilan Negeri 2. Ketua Pengadilan Agama 3. Ketua Pengadilan TUN di –

Seluruh Indonesia

SURAT EDARAN Nomor : 3 Tahun 2002

Tentang

Penanganan Perkara yang berkaitan dengan Azas Nibis In Idem

Sehubungan dengan banyaknya laporan mengenai pengulangan perkara dengan obyek dan subyek yang sama dan telah diputus serta mempunyai kekuatan hukum tetap baik dari tingkat judex factie sampai

denga tingkat kasasi baik dari lingkuangan Peradilan Umum, Peradilan Agama, dan Peradilan Tata Usaha Negara, maka dengan ini Mahkamah Agung meminta perhatian sungguh-sungguh dari seluruh Ketua Pengadilan Tingkat Pertama mengenai masalah tesebut.

(2)

I. Proses di Pengadilan yang sama

a. Panitera harus cermat memeriksa berkas perkara dan

melaporkan kepada Ketua Pengadilan apabila terdapat perkara serupa yang telah diputus di masa lalu;

b. Ketua Pengadilan Wajib memberi catatan untuk Majelis Hakim mengenai keadaan tersebut;

c. Majelis Hakim wajib mempertimbangkan baik pada putusan eksepsi maupun pada pokok perkara, mengenai perkara serupa yang pernah diputus di masa lalu.

II. Proses di Pengadilan yang berbeda lingkungan

a. Panitera Pengadilan yangbersangkutan wajib memberitahukan kepada Pengadilan dimana perkara tersebut pernah diputus; b. Melaporkan kepada Ketua Pengadilan yang bersangkutan

adanya perkara yang berkaitan dengan nebis in idem. III. Proses pengiriman ke Mahkamah Agung

a. Pengadilan yang bersangkutan wajib melaporkan kepada Mahkamah Agung tentang adanya perkara yang berkaitan dengan azas nebis in idem.

Demikian untuk diperhatikan dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya

KETUA MAHKAMAH AGUNG RI Ttd.

BAGIR MANAN

Tembusan :

1. Wakil Ketua Mahkamah Agung RI; 2. Para Ketua Muda Mahkamah Agung RI;

3. Panitera/Sekretaris Jenderal Mahkamah Agung RI; 4. Ketua Pengadilan Tinggi Seluruh Indonesia;

Referensi

Dokumen terkait

Pengujian yang dilakukan adalah pengujian terhadap daftar fungsi aplikasi yang telah dijabarkan pada Bab III dan terhadap tujuan dibuatnya aplikasi ini, yakni melakukan

a. Merencanakan dan menganggarkan program Bantuan Pembangunan Perpustakaan Pada Pondok Pesantren Tahun Anggaran 2019 melalui DIPA Kanwil Kemenag..

Pengadilan wajib mengirimkan salinan putusan Mahkamah Agung, dalam hal perkara telah diputus oleh Mahkamah Agung, kepada Pengadilan Tingkat Pertama untuk

prestasi belajar ekonomi (Y) sebagai variabel terikat. Metode pengumpulan data dengan dokumentasi dan angket. Dokumentasi digunakan untuk mengetahui data tentang pemberian

Lahimya Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2009 tentang Biaya Proses Penyelesaian Perkara dan Pengelolaannya Pada Mahkamah Agung Republik Indonesia dan

(1) Ketua/Kepala Pengadilan Tingkat Banding wajib melaporkan kepada Kepala Badan Pengawasan Mahkamah Agung, dalam hal Hakim di pengadilan yang dipimpinnya atau

Bahwa dengan adanya peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2009 tentang Biaya Proses Penyelesaian Perkara dan pengelolaannya pada Mahkamah Agung dan Badan

penyusunan arsip di rak yang baik, yaitu dengan cara menyandarkan arsip dalam keadaan tegak lurus, tidak bertumpu pada bagian punggung folder arsip karena menyebabkan teks