PENGORGANISASIAN,
PERANCANGAN DAN
PENGEMBANGAN
Oleh:
Farida Nuraini (140131603858)
Fauzi Firmansyah Putra (140131603034) Icmi Noorwihenrita W. W. (140131603088)
Lina Apriliani (140131602394)
A. RANCANGAN ORGANISASI
(
ORGANIZATION DESIGN
)
1. Proses Pengorganisasian (The Process of Organizing)
Dapat digambarkan sebagai rancangan,
pengembangan, dan pemeliharaan dari sebuah sistem aktivitas .
2. Tujuan (Aim)
Tujuan dapat diartikan sebagai pengoptimalan
3. Pelaksanaan Ulasan Organisasi (Conducting Organization Reviews)
Pelaksanaan ulasan organisasi dapat ditempuh
dengan: sebuah analisa, sebuah diagnosis, sebuah rencana, dan implementasi rencana.
4. Analisis Organisasi (Organization Analysis) Pelaksanaan analisis organisasi dapat ditempuh
dengan: Lingkungan eksternal, Lingkungan internal, Strategi persoalan dan sasaran, Kegiatan, dan
5. Diagnosis Organisasi (Organization Diagnosis) Diagnosis organisasi didasarkan pada analisis dan sebuah persetujuan oleh mereka yang berurusan dengan tujuan organisasi yang seharusnya.
6. Perencanaan Organisasi (Organization Planning)
Perencanaan organisasi merupakan proses
mengubah analisis menjadi rancangan/desain.
7. Pertanggungjawaban Rancangan Organisasi (Responsibility for Organization Design)
B. DESAIN PEKERJAAN DAN PENGEMBANGAN
PERAN (
JOB DESIGN AND ROLE DEVELOPMENT
)
1. Pekerjaan dan Peran (Jobs and Roles) Pekerjaan
2. Faktor yang Mempengaruhi Rancangan Pekerjaan (Factors Affecting Job Design)
•Proses Motivasi Intrinsik
•Karakteristik Struktur Tugas
•Karakteristik Memotivasi Pekerjaan
•Pentingnya Model Karakteristik Pekerjaan •Memberikan Motivasi Intrinsik
3. Desain Pekerjaan (Job Design)
Desain pekerjaan didefinisikan oleh Davis (1966) sebagai: "spesifikasi isi,metode, dan hubungan
Prinsip-prinsip Desain Pekerjaan (Principles of Job Design)
Robertson dan Smith (1985) menyarankan lima prinsip berikut desain pekerjaan:
-Untuk mempengaruhi berbagai keterampilan -Untuk mempengaruhi identitas tugas
-Untuk mempengaruhi signifikansi tugas -Untuk mempengaruhi otonomi
Pendekatan Untuk Desain Pekerjaan (Approaches to job design)
*Rotasi kerja (job rotation).
*Pembesaran pekerjaan (job enlargement). *Pengayaan kerja (job enrichment).
4. Pengayaan Pekerjaan(Job Enrichment)
Pengayaan pekerjaan bertujuan untuk memaksimalkan kepentingan dan tantangan kerja dengan menyediakan karyawan yang memiliki karakteristik berikut:
• Merupakan bagian lengkap dari pekerjaan
• Menghasilkan karyawan yang bervariasi dan tanggung jawab
5. Tim yang Dikelola Sendiri (Self-Managing Teams)
Emery (1980) menyatakan, sebuah tim yang dikelola sendiri:
• Membesar keterampilan operasi (berkemampuan lebih dari satu);
• Adanya perencanaan, penjadwalan dan pengendalian pekerjaan;
6. Desain Kinerja Tinggi (High-Performance Work Design)
Hal ini memerlukan langkah-langkah berikut:
• Metode produksi dan hasil yang diharapkan • Berkemampuan ganda
• Peralatan yang digunakan dipilih dan ditata
7. Pengembangan Peran (Role Development)
Pengembangan peran merupakan proses yang
berkesinambungan yang berlangsung dalam konteks hari-hari saat bekerja, dan oleh karena itu adalah
C. PENGEMBANGAN ORGANISASI,
PERUBAHAN, DAN TRANSFORMASI
(
ORGANIZATIONAL DEVELOPMENT,
CHANGE AND TRANSFORMATION
)
Apa yang Dimaksud Pengembangan Organisasi? (What Is Organizational Development?)
1. Pengembangan Organisasi (Organization Development)
Menurut Bennis (1960) Pengembangan Organisasi (OD) adalah respon untuk mengubah, strategi
pendidikan yang kompleks yang dimaksudkan untuk mengubah keyakinan, sikap, nilai, dan struktur
organisasi sehingga mereka lebih baik dapat beradaptasi dengan teknologi baru, pasar, dan tantangan, dan tingkat yang memusingkan
b. Karakteristik dari pendekatan tradisional untuk OD (Characteristics of the traditional approach to OD)
Organisasi dianggap total, apabila menekankan pada hubungan timbal balik, interaksi dan saling
ketergantungan dari berbagai aspek dan bagaimana sistem beroperasi.
Tiga fitur utama dari program OD adalah: Berhasil atau *Setidaknya yang direncanakan
*Rencana pengembangan organisasi
Kegiatan yang dapat dimasukkan dalam program OD tradisional dirangkum di bawah ini.
*Tindakan penelitian (action research). *Survei timbal balik (survey feedback). *Campur tangan (Interventions)
*Proses konsultasi (process consultation).
*Campur tangan tim yang membangun (team-building interventions).
*Campur tangan konflik dalam kelompok (inter-group conflict interventions).
2. Manajemen Perubahan (
Change
Management
)
a. Proses Perubahan (The change process)
Proses perubahan secara konseptual adalah proses
perubahan yang dimulai dari kesadaran akan perlunya perubahan.
b.Jenis perubahan (Types of change)
- Perubahan strategis
c. Resistensi terhadap perubahan (Resistance to change)
Alasan utama dalam penolakan perubahan adalah sebagai berikut:
• Kejutan baru
• Ketakutan ekonomi • Ketidaknyamanan • Ketidakpastian
• Simbolis ketakutan
• Ancaman kepada hubungan antar personal • Ancaman status atau keterampilan
d. Mengatasi Resistensi Terhadap Perubahan (Overcoming Resistance to Change)
menganalisis potensi dampak perubahan dengan mempertimbangkan bagaimana hal itu akan
e. Pedoman Manajemen Perubahan (Guidelines for Change Management)
Pencapaian perubahan yang berkelanjutan
membutuhkan komitmen yang kuat dan kepemimpinan visioner dari atas.
Budaya organisasi diperlukan untuk memahami
perubahan yang paling mungkin untuk menjadi efektif dalam budaya itu.
Orang mendukung apa yang mereka ciptakan. Sistem reward harus mendorong inovasi dan
3. Transformasi Organisasi
Organisasi transformasi adalah proses
memastikan organisasi dapat mengembangkan dan mengimplementasikan program perubahan utama yang akan berkesinambungan dengan
a. Tipe transformasi perubahan (Types of transformational change)
Ada empat tipe transformasi perubahan yang diidentifikasi oleh Beckhard (1989) yaitu :
• perubahan merupakan gerakan organisasi
• sebuah pokok perubahan ada pada hubungan antara bagian dari organisasi
• sebuah perubahan utama pada kebiasaan dalam bekerja • sebuah keutamaan, perubahan budaya pada norma,
b. Transformasi lanjutan kepemimpinan (Transformation through leadership)
Pemimpin melakukan tindakan dan berfokus pada tingkat pertumbuhan kesiapan menghadapi masa depan dengan penuh tanggung jawab menuju
keberhasilan masa depan.
c. Tata laksana peralihan (Managing the transition)
d. Transformasi program (The transformation programme)
Menurut Kotter (1995) Ada delapan langkah untuk mengubah sebuahh organisasi yakni:
• Menetapkan manfaat
• Membentuk persatuan untuk menghasilkan kekuatan • Menciptakan visi
• Komunikasi visi
• Pemberdayaan orang lain untuk mencapai harapan • Perencanaan dan penciptaan untuk meraih
kemenangan
• Adanya perubahan yang lebih dari Konsolidasi kemajuan dan ketenangan produksi
e. Peran HR organisasi transformasi (The role of HR in organizational transformation)
HR dapat memberikan petunjuk pada program untuk perencanaan dan pengaplikasian pelatihan utama, penghargaan, komunikasi, dan aspek
PERKEMBANGAN DAN PROSES PERUBAHAN
(
DEVELOPMENT AND CHANGE PROCESSES
)
Tim pendiri (Team building)
Tim-perubahan memiliki aktifitas tujuan untuk memperbaiki dan mengembangkan keefektifan
sebuah kelompok yang mana terdapat orang-orang
Aktivitas dalam tim pendiri program diantaranya:
Meningkatkan kesadaran pada proses sosial
Perkembangan timbal balik atau hubungan antar
perseorangan memungkinkan seseorang untuk melakukan fungsi efektitas pada semua tim
Pertambahan secara keseluruhan keefektifan
Perbaikan yang terus menerus (Continuous improvement)
Perbaikan yang terus menerus adalah sebuah filosifi menajemen yang mana berpendapat bahwa berbagai hal dapat menjadi terbaik.
Business process re-engineering