PEMANFAATAN MEDIA, ALAT PERAGA, LKS DAN
PENGELOLAAN KELAS
Bunga Auliya Sani (1501210)
Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Fakultas Ilmu Pendidikan [email protected]
Pemanfaatan merupakan turunan kata dari kata ’Manfaat’, yakni suatu penghadapan yang semata-mata menunjukan kegiatan menerima. Penghadapan tersebut pada umumnya mengarah pada perolehan atau pemakaian yang hal-hal yang berguna baik di pergunakan secara langsung maupun tidak langsung agar dapat bermanfaat. Media adalah segala yang dapat digunakan untuk menyampaikan atau memperjelas pesan pembelajaran dan pengertian yang kedua adalah media yang dirancang secara khusus untuk mencapai tujuan atau kompetensi pembelajaran tertentu. Dalam pemanfaatan media pembelajaran, ada beberapa pemanfaatan media pembelajaran, yaitu:
1. Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis (dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan belaka).
2. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indera.
3. Penggunaan media pendidikan secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif anak didik.\
Sudjana (2009) Pengertian Alat Peraga Pendidikan adalah suatu alat yang dapat diserap oleh mata dan telinga dengan tujuan membantu guru agar proses belajar mengajar siswa lebih efektif dan efisien. Manfaat dari alat peraga yaitu:
1. Menimbulkan minat sasaran pendidikan. 2. Mencapai sasaran yang lebih banyak.
3. Membantu dalam mengatasi berbagai hambatan dalam proses pendidikan.
4. Mempermudah penyampaian bahan/materi pendidikan/informasi oleh para pendidik atau pelaku pendidikan.
“LKS” merupakan lembar kerja bagi siswa baik dalam kegiatan intrakurikuler maupun kokurikuler untuk mempermudah pemahaman terhadap materi pelajaran yang didapat (Azhar, 1993 : 78). Menurut tim instruktur PKG dalam Sudiati (2003 : 11-12), tujuan Lembar Kerja Siswa (LKS), antara lain:
1. Sebagai alternatif guru untuk mengarahkan pengajaran atau memperkenalkan suatu kegiatan tertentu.
2. Dapat mempercepat proses belajar mengajar dan hemat waktu mengajar.
3. Dapat mengoptimalkan alat bantu pengajaran yang terbatas karena siswa dapat menggunakan alat bantu secara bergantian.
1. Memupuk anak didik untuk berani mengeluarkan pendapat tentang suatu masalah secara bebas.
2. Memupuk rasa kepercayaan diri sendiri.
3. Memberi kesempatan untuk mengembangkan kebebasan intelektual anak didik. 4. Memberi kesempatan berpikir kepada anak didik untuk menguji dan mengubah serta
memperbaiki pandangan, nilai dan pertimbangan.
Daftar Pustaka
Kustandi, Cecep dan Sutjipto, Bambang. 2011. Media Pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.
Sukses, Penulis. 2012. Fungsi Alat Peraga dalam Pendidikan. http://id.shvoong.com/social-science/education/2256721-fungsi-alat-peraga-dalam-pendidikan/. [Online] diakses pada tanggal 3 April 2017