• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAMPAK PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KETERBUKAAN TERHADAP PERTUMBUHAN KOTA DI INDONESIA TAHUN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAMPAK PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KETERBUKAAN TERHADAP PERTUMBUHAN KOTA DI INDONESIA TAHUN"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Indeks Primacy 6 Kota Besar di Indonesia Tahun 1980 – 2000  Core  1980  1985  1990  1995  2000  Rata-rata  Jakarta  0.51  0.52  0.51  0.50  0.48  0.50  Bandung  0.12  0.10  0.12  0.13  0.12  0.12  Semarang  0.07  0.07  0.06  0.06  0.07  0.07  Sura
Gambar 1. Uji J-B-Normality Test
Tabel 3. Hasil Pengujian Stasionaritas Data  Uji Stasionaritas
Tabel 5. Pengaruh jangka pendek dan jangka panjang   variabel independent terhadap varibel dependent  Variabel Independent  Jangka Pendek  Jangka Panjang

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien determinasi diperoleh nilai sebesar 0,675 yang berarti bahwa 67,5% pengalokasian belanja modal dipengaruhi oleh Pertumbuhan

Berdasarkan hasil perhitungan dengan analisis ECM untuk model di atas, dapat diketahui besarnya nilai variabel ECT ( Error Correction Term ) signifikan pada

Pada hasil VD tersebut menunjukkan bahwa peran pertumbuhan ekonomi lebih berpengaruh terhadap kegiatan perdagangan internasional dan didorong oleh peningkatan kredit dalam

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak keterbukaan perdagangan terhadap pertumbuhan ekonomi di Asia Timur menggunakan data panel di 6 negara selama tahun

Dari hasil pengujian tabel 6 dapat diketahui bahwa variabel investasi sektor pariwisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Hasil Estimasi ECM pada Tabel 5.8 menunjukkan nilai koefisien ECT sebesar 0,0852 yaitu signifikan pada level 5% (0,0852 < 0,05 ) menunjukkan bahwa Error Correction

18 Dimana: Y = Tingkat Pengangguran Variabel terikat/dependen β0 = Konstanta/Intersep β1 dan β2 = Koefisien regresi parsial X1 = Pertumbuhan Ekonomi Variabel bebas/independen 1 X2 =

Sedangkan hipotesis dari variabel Jumlah Angkatan Kerja X2 adalah nilai koefisien regresi jumlah angkatan kerja sebesar 3,5429 menunjukkan bahwa setiap kenaikan pertumbuhan ekonomi