commit to user
i
APLIKASI KURSUS MEMASAK MASAKAN TRADISIONAL INDONESIA BERBASIS J2ME
TUGAS AKHIR
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Mencapai Gelar Ahli Madya
Program Diploma III Teknik Informatika
Diajukan oleh :
APRILIANA SUCI WULANDARI
NIM. M3108074
PROGRAM DIPLOMA III TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
▸ Baca selengkapnya: contoh kliping masakan nusantara
(2)commit to user
ii
HALAMAN PERSETUJUAN
APLIKASI KURSUS MEMASAK MASAKAN TRADISIONAL INDONESIA BERBASIS J2ME
Disusun oleh
APRILIANA SUCI WULANDARI
NIM. M3108074
Tugas akhir ini telah disetujui untuk dipertahankan
Di hadapan dewan penguji
Pada tanggal 22 Juni 2011
Pembimbing
commit to user
iii
HALAMAN PENGESAHAN
APLIKASI KURSUS MEMASAK MASAKAN TRADISIONAL INDONESIA BERBASIS J2ME
Disusun Oleh:
APRILIANA SUCI W NIM. M3108074
Dibimbing oleh: Pembimbing Utama
AgusPurbayu, S.Si NIDN. 0629088001
Tugas Akhir ini telah diterima dan disahkanoleh dewan penguji Tugas Akhir Program Diploma III Teknik Informatika
pada hariSelasatanggal05 Juli 2011
Dewan Penguji
1. Penguji 1 Agus Purbayu, S.Si ( ) NIDN. 0629088001
2. Penguji 2 Muhammad Asri Safi’ie, S.Si ( ) NIDN. 0603118103
3. Penguji 3 Nanang Maulana Y, S.Si ( )
Disahkan Oleh
Dekan FMIPA UNS Ketua Program Studi
DIII Ilmu Komputer UNS
Ir. Ari Handono Ramelan, M.Sc(Hons), Ph.D Drs. YS. Palgunadi, M.Sc
commit to user
iv
ABSTRAK
APRILIANA SUCI WULANDARI, 2011, APLIKASI KURSUS
MEMASAK MASAKAN TRADISIONAL INDONESIA BERBASIS J2ME. Diploma III Teknik Informatika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret.
Aplikasi Mobile Cooking Course merupakan aplikasi kursus memasak masakan tradisional Indonesia. Aplikasi ini digunakan untuk mempermudah pembelajaran mengenai memasak masakan tradisional Indonesia.
Aplikasi Mobile Cooking Course dibangun meliputi dua sisi yaitu sisi pelanggan dan sisi administrator. Sisi pelanggan dibuat berbasis Java 2 Micro
Edition (J2ME) sedangkan sisi administrator dibuat dengan PHP. Aplikasi ini
menggunakan jaringan GPRS untuk pemanfaatannya.
Telah dibuat aplikasi kursus memasak masakan tradisional Indonesia berbasis J2ME. Aplikasi ini menggunakan teknologi J2ME karena teknologi ini bersifat multiplatform. Disamping itu aplikasi ini hanya memerlukan kapasitas memori kecil untuk instalasi sehingga tidak memberatkan handphone sebagai perangkat pengguna aplikasi.
commit to user
v
ABSTRACT
APRILIANA SUCI WULANDARI, 2011, COOKING COURSE OF INDONESIAN TRADITIONAL FOOD APPLICATION BASED ON J2ME. Diploma of Information Engineering, Faculty of Mathematics and Sciences, Sebelas Maret University.
Mobile Cooking Course application is a cooking course of traditional Indonesian food application. This application is used to simplify learning about cooking traditional food of Indonesia.
Mobile Cooking Course application covered two side of the customer and the administrator. Customer side was made based on Java 2 Micro Edition (J2ME), while the administrator side was made by PHP. This application used facilities of GPRS network.
It has already been developed cooking course of traditional Indonesian food application based on J2ME. This application uses J2ME technology because this technology is multiplatform. Beside that this application only require small memory capacity for installation so it does not burden the mobile phone as user device.
commit to user
vi
MOTTO
Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat.Tidak ada yang dapat
menggantikan kerjakeras.Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika
kesempatan bertemu dengan kesiapan
(Thomas A. Edison)
Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan.
Dan semua hasrat -keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan .
Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran.
Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta
commit to user
vii
PERSEMBAHAN
Tugas Akhir ini kupersembahkan untuk:
Ibu , Ayah, Kakak, Adik dan Keluarga tercinta yang selalu mendoakan setiap
langkahku
Muhammad Halim Nurrofiq atas dukungan dan motivasi yang tiada henti
Siapapun yang telah menjadi motivasi dan inspirasiku dalam menjalani indahnya
hari-hariku, kalian semua telah memberiku arti kehidupan di dunia ini
commit to user
viii
KATA PENGANTAR
Segala puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang
senantiasa selalu melimpahkan rahmat, karunia dan hidayah-Nya sehingga penulis
dapat menyelesaikan laporan Tugas Akhir dengan judul “APLIKASI KURSUS
MEMASAK MASAKAN TRADISIONAL INDONESIA BERBASIS J2ME”
sebagai salah satu persyaratan kelulusan Program Diploma III Teknik Informatika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret
Surakarta..
Dari pembuatan hingga penyelesaian laporan ini penulis banyak mendapatkan
bantuan, bimbingan dan saran dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis ingin
menyampaikan ucapan terima kasih kepada :
1. Allah SWT yang telah melimpahkan segala nikmat dan karunia-Nya.
2. Drs. Y.S. Palgunadi, M.Sc. selaku Ketua Program Diploma III Teknik
Informatika FMIPA UNS.
3. Agus Purbayu, S.Si selaku dosen pembimbing Tugas Akhir yang telah
memberikan banyak pengarahan dan petunjuk dalam menyelesaikan laporan
ini.
4. Bapak, Ibu, Adik dan Kakak tersayang yang telah memberikan dukungan baik
moral maupun spiritual.
5. Teman-teman Teknik Informatika B angkatan 2008 Diploma III Teknik
Informatika FMIPA UNS, terutama Nunung Lestari Handayani, Nirma Yulia
dan Dyah Rahmawati.
Semoga laporan ini dapat memberikan manfaat di masa mendatang.
Surakarta, Juni 2011
commit to user
ix
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PERSETUJUAN ... ii
HALAMAN PENGESAHAN ... iii
ABSTRAK ... iv
ABSTRACT ... v
MOTTO ... vi
PERSEMBAHAN ... vii
KATA PENGANTAR ... viii
DAFTAR ISI ... ix
DAFTAR TABEL ... xii
DAFTAR GAMBAR ... xiii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang Masalah ... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 1
1.3 Batasan Masalah ... 2
1.4 Tujuan dan Manfaat ... 2
1.5 Metodologi Penelitian ... 2
1.6 Sistematika Penulisan ... 3
BAB II LANDASAN TEORI ... 4
2.1 Pengertian Mobile Learning ... 4
2.2 Pengertian J2ME ... 4
2.3 Pengertian MIDlet ... 6
2.5 Pengertian UML ... 6
commit to user
x
2.5.2 Sequence Diagram... 8
2.5.3 Class Diagram ... 9
2.5.4 Activity Diagram ... 10
2.6 Pengertian PHP ... 11
2.7 Pengertian MySQL ... 11
2.8 Pengertian Web Server ... 11
2.9 Pengertian Apache ... 12
BAB III DESAIN DAN PERANCANGAN ... 13
3.1 Desain Sistem ... 13
3.1.1 Hierarki Input Proses Output ... 13
3.1.2 Deskripsi Sistem ... 13
3.1.2.1 Gambaran Alur Kerja Sistem ... 13
3.1.2.2 General Menu Aplikasi Mobile Cooking Course ... 15
3.1.2.3 Menu Utama Aplikasi Mobile Cooking Course untuk Bahasa Indonesia ... 15
3.1.2.4 Menu Utama Aplikasi Mobile Cooking Course untuk Bahasa Inggris ... 17
3.2 AnalisaSistem ... 18
3.2.1 Identifikasi Masalah ... 18
3.2.2 Spesifikasi Aplikasi ... 19
3.2.3 Spesifikasi Pengguna ... 19
3.2.4 Perangkat Pengembangan Sistem ... 19
3.2.5 Perangkat Pengguna ... 20
3.3 Perancangan Sistem ... 20
commit to user
xi
3.3.2 Class Diagram ... 23
3.3.3 Sequence Diagram... 24
3.3.3.1 Sequence Diagram Pendaftaran Pelanggan ... 24
3.3.3.2 Sequence Diagram Login ... 25
3.3.3.3 Sequence Diagram Alat ... 26
3.3.3.4 Sequence Diagram Bumbu ... 27
3.3.3.5 Sequence Diagram Bahan ... 28
3.3.3.6 Sequence Diagram Proses Memasak ... 29
3.3.3.7 Sequence Diagram Tips ... 30
3.3.3.8 Sequence Diagram Input Resep ... 31
3.3.3.9 Sequence Diagram Lihat Resep ... 32
3.3.3.10 Sequence Diagram Saran ... 33
3.3.4 Activity Diagram ... 34
3.3.5 Relationship Diagram ... 35
3.4 Perancangan Database ... 36
3.5 Rancangan Desain Sistem ... 43
BAB IV IMPLEMENTASI DAN ANALISA ... 46
4.1 Implementasi Desain dan Perancangan ... 46
4.1.1 Tampilan Sisi Pelanggan ... 46
4.1.2 Tampilan Sisi Administrator ... 57
4.2 Evaluasi Sistem ... 75
BAB V PENUTUP ... 76
5.1 Kesimpulan ... 76
5.2 Saran ... 77
commit to user
xii
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Simbol Use Case ... 8
Tabel 2.2 Tabel Simbol Sequence Diagram ... 9
Tabel 2.3 Tabel Simbol Class Diagram ... 9
Tabel 2.4 Tabel Simbol Activity Diagram ... 10
Tabel 3.1 Tabel Deskripsi Use Case ... 22
Tabel 3.2 Tabel Admin ... 37
Tabel 3.3 Tabel Alat ... 37
Tabel 3.4 Tabel Bahan ... 38
Tabel 3.5 Tabel Buku Tamu ... 38
Tabel 3.6 Tabel Bumbu ... 39
Tabel 3.7 Tabel Kategori... 39
Tabel 3.8 Tabel Pelanggan ... 39
Tabel 3.9 Tabel Tips ... 40
Tabel 3.10 Tabel Saran ... 41
Tabel 3.11 Tabel Resep ... 41
Tabel 3.12 Tabel Prosmem ... 42
Tabel 3.13 Tabel Resepalat ... 42
Tabel 3.14 Tabel Resepbumbu ... 43
commit to user
xiii
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Arsitektur J2ME ... 5
Gambar 3.1 Alur Kerja Mobile Cooking Course ... 14
Gambar 3.2 Use Case Diagram ... 21
Gambar 3.3 Class Diagram... 23
Gambar 3.4 Sequence Diagram Pendaftaran Pelanggan... 24
Gambar 3.5 Sequence Diagram Login ... 25
Gambar 3.6 Sequence Diagram Alat ... 26
Gambar 3.7 Sequence Diagram Bumbu ... 27
Gambar 3.8 Sequence Diagram Bahan ... 28
Gambar 3.9 Sequence Diagram Proses Memasak ... 29
Gambar 3.10 Sequence Diagram Tips ... 30
Gambar 3.11 Sequence Diagram Input Resep ... 31
Gambar 3.12 Sequence Diagram Lihat Resep ... 32
Gambar 3.13 Sequence Diagram Saran ... 33
Gambar 3.14 Activity Diagram ... 34
Gambar 3.15 Relationship Diagram ... 35
Gambar 3.16 Rancangan Desain Web Administrator ... 44
Gambar 3.17 Rancangan Menu dengan Bahasa Indonesia pada Sisi Pelanggan ... 45
Gambar 3.18 Rancangan Menu dengan Bahasa Inggris pada Sisi Pelanggan ... 45
Gambar 4.1 Form Depan Pelanggan ... 46
Gambar 4.2 Form Pendaftaran Pelanggan ... 47
Gambar 4.3 Form Login Pelanggan ... 47
commit to user
xiv
Gambar 4.5 Form Menu Utama Bahasa Indonesia ... 48
Gambar 4.6 Form Menu Utama Bahasa Inggris ... 49
Gambar 4.7 Form Pengenalan Alat Masak Tradisional ... 49
Gambar 4.8 Form Introduce of Traditional Cooking Tools ... 50
Gambar 4.9 Form Pengenalan Bumbu Masakan Tradisional ... 50
Gambar 4.10 Form Introduce of Traditional Cooking Seasonings ... 51
Gambar 4.11 Form Pengenalan Proses Memasak Tradisional... 51
Gambar 4.12 Form Introduce of Traditional Cooking Process ... 52
Gambar 4.13 Form Resep Tradisional ... 52
Gambar 4.14 Form Cooking Recipe ... 53
Gambar 4.15 Form Tips dalam Bahasa Indonesia ... 53
Gambar 4.16 Form Tips dalam Bahasa Inggris ... 54
Gambar 4.17 Form Saran ... 54
Gambar 4.18 Form Suggestion ... 55
Gambar 4.19 Form Petunjuk ... 55
Gambar 4.20 Form Help ... 56
Gambar 4.21 Form Tentang Kami ... 56
Gambar 4.22 Form About Us ... 57
Gambar 4.23 Halaman Utama Admin ... 58
Gambar 4.24 Halaman Utama Superadmin ... 58
Gambar 4.25 Halaman Input Resep ... 59
Gambar 4.26 Halaman Resep ... 60
Gambar 4.27 Halaman Detail Resep ... 60
Gambar 4.28 Halaman Input Alat Memasak... 61
commit to user
xv
Gambar 4.30 Halaman Detail Alat Memasak ... 62
Gambar 4.31 Halaman Input Bahan Masakan ... 63
Gambar 4.32 Halaman Bahan Masakan ... 64
Gambar 4.33 Halaman Input Bumbu ... 65
Gambar 4.34 Halaman Bumbu ... 65
Gambar 4.35 Halaman Detail Bumbu ... 66
Gambar 4.36 Halaman Input Proses Memasak ... 67
Gambar 4.37 Halaman Proses Memasak ... 68
Gambar 4.38 Halaman Detail Proses Memasak ... 68
Gambar 4.39 Halaman Input Tips ... 69
Gambar 4.40 Halaman Tips ... 70
Gambar 4.41 Halaman Pelanggan ... 71
Gambar 4.42 Halaman Suara Pelanggan ... 72
commit to user
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Indonesia adalah negara yang memiliki keanekaragaman masakan tradisional
dengan pesona bumbu dan rempah yang mampu menghipnotis peminatnya. Resep
masakan tradisional Indonesia merupakan warisan yang tidak ternilai harganya,
namun saat ini masakan – masakan tradisional tersebut seakan ditelan oleh
perkembangan jaman.
Melestarikan budaya bangsa Indonesia merupakan kewajiban masyarakat
Indonesia. Untuk menjaga dan melestarikan resep masakan tradisional Indonesia
dapat dimulai dengan menghidangkan kelezatan masakan – masakan asli
Indonesia untuk keluarga. Dengan menghidangkan masakan – masakan asli
Indonesia terus - menerus berarti memperkenalkan masakan – masakan tersebut
terhadap generasi selanjutnya. Selain itu dengan membiasakan generasi penerus
bangsa untuk menyantap masakan tradisional Indonesia sesering mungkin, berarti
mengajak mereka untuk ikut menjaga warisan kuliner nusantara.
Salah satu persepsi negatif mengenai masakan tradisional Indonesia adalah
sulit dipelajari. Persepsi negatif ini membuat masyarakat Indonesia lebih memilih
masakan yang lebih mudah dipelajari untuk disajikan di meja makan. Hal ini
menjadi kendala terbesar dalam melestarikan warisan kuliner tradisional
nusantara, untuk itu diperlukan sebuah aplikasi yang dapat mengubah persepsi
negatif mengenai memasak masakan tradisional Indonesia.
1.2 Rumusan Masalah
Bagaimana membuat aplikasi kursus memasak masakan tradisional Indonesia
commit to user 1.3 Batasan Masalah
a. Aplikasi ini hanya menampilkan alat masak tradisional, bumbu masakan
tradisional, proses masak tradisional, resep tradisional dan tips berguna
seputar dunia memasak.
b. Aplikasi ini hanya berjalan pada handphone yang terhubung dengan GPRS
dan membutuhkan memori kurang lebih 1 MB, minimal berjalan di MIDP
2.0 dan CLDC 1.1.
c. Calon pelanggan harus melakukan registrasi terlebih dahulu untuk dapat
menggunakan aplikasi ini.
1.4 Tujuan dan Manfaat
a. Tujuan
Tujuan dari pembuatan Tugas Akhir ini yaitu membuat aplikasi kursus
memasak masakan tradisional Indonesia berbasis J2ME sebagai sarana
untuk mempermudah pembelajaran memasak masakan tradisional
Indonesia.
b. Manfaat
Manfaat dari pembuatan Tugas Akhir ini yaitu mempermudah masyarakat
Indonesia dalam pembelajaran memasak masakan tradisional Indonesia
melalui aplikasi yang dibuat.
1.5 Metodologi Penelitian
Dalam meyelesaikan sistem ini metodologi yang akan digunakan adalah studi
pustaka, yaitu dengan mencari buku-buku resep masakan tradisional Indonesia
serta tutorial dari internet yang membahas cara pembuatan Mobile Application
commit to user 1.6 Sistematika Penulisan
Sistematika yang digunakan dalam penulisan ini disusun dalam lima bab
meliputi :
BAB I Pendahuluan
Dalam bagian pendahuluan akan dijelaskan tentang latar belakang masalah,
batasan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, metode penyelesaian masalah,
serta sistematika penulisan laporan.
BAB II Landasan Teori
Berisi teori yang mendasari penyusunan dan pembuatan penelitian ini.
BAB III Desain dan Perancangan
Berisi tentang perancangan aplikasi meliputi perancangan sistem menggunakan
UML (Unified Modeling Language) termasuk di dalamnya Use Case Diagram,
Class Diagram, Sequence Diagram dan Activity Diagram. Sedangkan untuk
perancangan database menggunakan Skema Diagram.
BAB IV Implementasi dan Analisa
Memuat hasil dari analisis dan perancangan sistem yang ditampilkan dalam
bentuk aplikasi yang diharapkan.
BAB V Penutup
Merupakan bab terakhir yang memuat kesimpulan dari aplikasi ini secara
keseluruhan untuk diimplementasikan serta saran-saran yang diperlukan dalam
commit to user BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Mobile Learning
Menurut Darytamo, dkk (2007), Perkembangan teknologi informasi dan
komunikasai telah memberi pengaruh besar bagi dunia pendidikan dan pelatihan.
Munculnya teknologi telah melahirkan Computer Based Learning (CBL) yang
merupakan pembelajaran yang di dukung oleh perangkat dan media elektronik
digital, e-learning sampai m- learning yang merupakan pembelajaran yang
didukung oleh perangkat bergerak dan transmisi nirkabel. Perangkat bergerak
telah muncul sebagai salah satu teknologi yang cukup potensial untuk mendukung
pembelajaran.
Istilah mobile learning mengacu kepada penggunaan perangkat teknologi
informasi genggam dan bergerak seperti PDA, telepon genggam atau handphone,
laptop dan tablet PC. Dalam pengajaran dan pembelajaran mobile learning
merupakan bagian dari e-learning.
2.2 Pengertian J2ME (Java 2 Micro Edition)
Menurut Shalahuddin dan Rosa (2010), Java 2 Micro Edition atau disebut
J2ME adalah lingkungan pengembangan yang didesain untuk meletakkan
perangkat lunak java pada barang elektronik beserta perangkat pendukungnya.
Pada J2ME, jika perangkat lunak berfungsi dengan baik pada sebuah perangkat,
maka belum tentu dapat berjalan dengan baik pula pada perangkat lainnya. J2ME
membawa Java ke dunia informasi, komunikasi, dan perangkat komputasi selain
perangkat komputer dekstop yang biasanya lebih kecil dari perangkat komputer
dekstop. J2ME biasanya digunakan pada telepon selular, pager, PDA dan
commit to user
J2ME adalah bagian dari J2SE, karena itu tidak semua library yang ada pada
J2SE dapat digunakan pada J2ME. Tetapi J2ME memiliki library khusus yang
tidak dimiliki J2SE. Arsitektur J2ME dapat dilihat pada gambar berikut :
Profile
Configuration Library
JVM
Sistem Operasi
Gambar 2.1 Arsitektur J2ME
Teknologi juga memiliki beberapa keterbatasan terutama jika diaplikasikan
pada ponsel. J2ME sangat tergantung pada device yang digunakan, biasanya dari
segi merk ponsel maupun kemampuan ponsel dan dukungannya terhadap
teknologi J2ME. Salah satu contohnya adlah ukuran aplikasi, karena memori pada
ponsel sangat terbatas. Sebagian jenis ponsel tidak mengijinkan aplikasi J2ME
menulis pada file dengan alasan keamanan.
Configuration merupakan Java Library minimun dan kapabilitas yang
dipunya oleh para pengembang J2ME, yang maksudnya sebuah mobile device
dengan kemampuan Java yang dioptimalkan untuk menjadi sesuai. Configuration
hanyalah mengatur hal-hal tentang keamanan sehingga dapat dijadikan ukuran
kesesuaian antar device. Dalam J2ME telah didefinisikan dua jenis konfigurasi
yaitu CLDC (Connected Limited Device Configuration) untuk perangkat kecil dan
CDC (Connected Device Configuration) untuk perangkat yang lebih besar
menjadi sesuai. Configuration hanyalah mengatur hal-hal tentang keamanan
sehingga dapat dijadikan ukuran yang kesesuaian antar device. Dalam J2ME telah
didefinisikan dua jenis konfigurasi yaitu CLDC (Connected Limited Device
Configuration) untuk perangkat kecil dan CDC (Connected Device Configuration)
commit to user
Profile berbeda dengan Configuration, Profile membahas salah satu yang
spesifik untuk sebuah perangkat. Sebagai contoh misalnya, sebuah sepeda dengan
merk tertentu memiliki ciri spesifik dengan sepeda lain. Dalam J2ME terdapat dua
buah profile yaitu MIDP dan Foundation Profile.
2.3 Pengertian MIDlet
Menurut Shalahuddin dan Rosa (2010), MIDlet adalah aplikasi yang ditulis
untuk MIDP. MIDlet berupa kelas abstrak yang merupakan sub kelas dari bentuk
dasar aplikasi sehingga antarmuka antara aplikasi J2ME dan aplikasi manajemen
pada perangkat dapat terbentuk.
2.4 Pengertian UML (Unified Modelling Language)
Menurut Munawar (2005), UML (Unified Modelling Language) adalah salah
satu alat bantu yang sangat handal di dunia pengembangan sistem yang sangat
berorientas objek. Hal ini disebabkan karena UML menyediakan bahasa
pemodelan visual yang memungkinkan bagi pengembang sistem untuk membuat
cetak biru atas visi mereka dalam bentuk baku, mudah dimengerti serta dilengkapi
dengan mekanisme yang efektif untuk berbagi dan mengkomunikasikan
rancangan dengan yang lain. Paling tidak ada tiga karakter yang penting yang
melekat di UML, yaitu sketsa, cetak biru dan bahasa.
Dengan menggunakan UML kita dapat membuat model untuk semua jenis
aplikasi piranti lunak, dimana aplikasi tersebut dapat berjalan pada piranti keras,
sistem operasi dan jaringan apapun, serta ditulis dalam bahasa pemrograman
apapun. Tetapi karena UML juga menggunakan class dan operation dalam konsep
dasarnya, maka ia lebih cocok untuk penulisan piranti lunak dalam bahasa-bahasa
berorientasi objek seperti C++, Java, C# atau VB.NET.
Pada UML dikenal beberapa diagram, diantaranya Use Case Diagram,
commit to user
2.4.1 Use CaseDiagram
Menurut Munawar (2005), Use Case adalah deskripsi fungsi dari sebuah
sistem dari prespektif pengguna. Use Case bekerja dengan cara mendeskripsikan
tipikal interaksi antara (pengguna) sebuah sistemnya sendiri melalui sebuah cerita
dimana sistem dipakai. Urutan langkah-langkah yang menerangkan antara
pengguna dan sistem disebut scenario. Setiap scenario mendeskripsikan urutan
kejadian. Setiap urutan diinialisasi oleh orang, sistem yang lain, perangkat keras
atau urutan waktu. Dalam pembicaraan tentang Use Case, pengguna biasanya
disebut dengan actor. Actor adalah sebuah peran yang bisa dimainkan oleh
pengguna dalam interaksinya denga sistem. Pada notasi Use Case diagram dapat
menunjukkan tiga aspek dari sistem yaitu : actor, Use Case dan sistem atau sub
sistem boundary. Actor mewakili peran orang, sistem yang lain atau alat ketika
berkomunikasi dengan Use Case.
Use Case Diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari
sebuah sistem. Yang ditekankan adalah apa yang diperbuat sistem, dan bukan
bagaimana. Sebuah Use Case merepresentasikan sebuah interaksi antara actor
dengan sistem. Use Case merupakan sebuah pekerjaan tertentu, misalnya login ke
sistem, membuat sebuah daftar belanja, dan sebagainya. Seorang atau sebuah
actor adalah sebuah entitas manusia atau mesin yang berinteraksi dengan sistem
untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu. Notasi Use Case dapat dilihat
commit to user
Tabel 2.1 Simbol Use Case
No. Simbol Nama Deskripsi
1.
UseCase
Case Menggambarkan proses atau
kegiatan yang dapat
dilakukan oleh actor
2.
Actor
Actor Menggambarkan entitas atau
subyek yang dapat
melakukan suatu proses
3. <<include>>
<<extend>>
Relation Relasi antara case dengan
actor ataupun case yang lain
2.4.2 Sequence Diagram
Menurut Munawar (2005), Sequence Diagram digunakan untuk
menggambarkan perilaku pada sebuah scenario. Diagram ini menunjukkan
sejumlah contoh obyek dan pesan (message) yang diletakkan diantara
obyek-obyek ini di dalam Use Case. Diawali dari apa yang men-trigger aktivitas
tersebut, proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output apa
yang dihasilkan.
Komponen utama Sequence Diagram terdiri atas obyek yang dituliskan
dengan kotak segi empat bernama. Message diwakili oleh garis dengan tanda
panah dan waktu yang ditunjukkan dengan progress vertical (waktu) dan dimensi
horizontal (objek-objek yang terkait). Notasi Sequence Diagram dapat dilihat
commit to user
Tabel 2.2 Simbol Sequnce Diagram
No. Simbol Nama Deskripsi
1. Object Object Menggambarkan pos-pos obyek
yang pengirim dan penerima
message
2. Object
Message
Menggambarkan aliran pesan yang
dikirim oleh pos-pos obyek
3. Note Menuliskan catatan
2.4.3 Class Diagram
Class adalah sebuah spesifikasi yang jika diinstansiasi akan menghasilkan
sebuah objek dan merupakan inti dari pengembangan dan desain berorientasi
objek. Class menggambarkan keadaan (atribut/properti) suatu sistem, sekaligus
menawarkan layanan untuk memanipulasi keadaan tersebut (metoda/fungsi).
Class Diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class, package dan
objek beserta hubungan satu sama lain seperti containment, pewarisan, asosiasi,
dan lain-lain. Simbol-simbol Class Diagram dapat dilihat pada tabel 2.3.
Tabel 2.3 Simbol Class Diagram
No. Simbol Nama Deskripsi
1. class Class Menggambarkan sebuah kelas yang terdiri dari
atribut dan method
2. Relation Menggambarkan hubungan
komponen-komponen di dalam Class Diagram
commit to user
2.4.4 Activity Diagram
Menurut Munawar (2005), Activity Diagram adalah teknik untuk
mendeskripsikan logika prosedural, proses bisnis dan aliran kerja dalam banyak
kasus. Activity Diagram mempunyai peranan seperti halnya flowchart akan tetapi
perbedaannya dengan flowchart adalah Activity Diagram bisa mendukung
perilaku paralel sedangkan flowchart tidak bisa.
Activity Diagram merupakan state diagram khusus, di mana sebagian besar
state adalah action dan sebagian besar transisi di-trigger oleh selesainya state
sebelumnya (internal processing). Oleh karena itu Activity Diagram tidak
menggambarkan behaviour internal sebuah sistem (dan interaksi antar subsistem)
secara eksak, tetapi lebih menggambarkan proses-proses dan jalur-jalur aktivitas
dari level atas secara umum. Simbol-simbol yang sering digunakan pada saat
pembuatan Activity Diagram dapat dilihat pada tabel 2.4.
Tabel 2.4 Simbol Activity Diagram
No. Simbol Nama Deskripsi
1. Action
State
Menggambarkan keadaan dari suatu
elemen dalam suatu aliran aktifitas
2.
State
State Menggambarkan kondisi suatu elemen
3. Flow
Control
Menggambarkan aliran aktifitas dari suatu
elemen ke elemen lain
4. Initial
State
Menggambarkan titik awak siklus hidup
suatu elemen
5. Final
State
Menggambarkan titik akhir yang menjadi
commit to user
2.5 Pengertian PHP (Hypertext Preprocessor)
Menurut Jawaad (2009), PHP adalah singkatan dari Hypertext Preprocessor,
bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini. PHP banyak
dipakai untuk memrogram situs web dinamis, walaupun tidak tertutup
kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain.
PHP merupakan bahasa pemograman web yang bersifat server-side, Sifat
server-side berarti pengerjaan skrip PHP akan dilakukan di sebuah web server,
kemudian hasilnya akan dikirimkan ke browser.
2.6 Pengertian MySQL
Menurut Suja (2005), MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem
manajemen basis data SQL atau DBMS yang multithread, multiuser, dengan
penggunaan yang luas di seluruh dunia. Pengguna dapat menggunakan MySQL
stand-alone ataupun MySQL yang di-bundle dengan Apache Web server, XAMPP,
WAMP, maupun PHPTriad. Beberapa kelebihan yang diberikan oleh MySQL
antara lain adalah free (bebas diunduh), stabil dan tangguh, fleksibel dengan
berbagai bahasa pemrograman, fitur keamanan yang baik, dukungan dari banyak
komunitas, kemudahan melakukan manajemen database, mendukung transaksi
dan perkembangan softwarenya yang cukup cepat.
2.7 Pengertian Web server
Menurut SyahPutra (2003), web server adalah merupakan suatu server
Internet yang menggunakan protokol HTTP ( Hypertext Transfer Protocol) untuk
melayani semua proses pentransferan data. Web server hingga saat ini merupakan
server yang dapat dikatakan sebagai tulang punggung bagi semua pengguna
internet. Hal ini dikarenakan, web server bukan hanya bisa dapat melayani jenis
data dalam bentuk teks, akan tetapi juga dapat menampilkan format – format data
dalam bentuk gambar, baik gambar dalam bentuk 2D atau 3D, suara dan juga
dapat berinteraksi dalam dunia Wireless Access Protocol (WAP) gateway dan
commit to user 2.8 Pengertian Apache
Menurut SyahPutra (2003), apache merupakan turunan dari web server yang
dikembangkan oleh NCSA (National Center for Supercomputing Application)
sekitar tahun 1995 yang dikenal dengan NCSA HTTP Daemon (NTSA HTTPd)
yang pada RedHat Linux 7.1 telah digunakan patch untuk mengganti NCSA
HTTPd tersebut. Apache web server memiliki program pendukung cukup banyak
commit to user BAB III
DESAIN DAN PERANCANGAN
3.1 Desain Sistem
3.1.1 Hierarki Input Proses Output
a. Hierarki
Aplikasi yang dibuat merupakan aplikasi kursus memasak masakan
tradisional Indonesia. Aplikasi ini memuat berbagai resep kuliner tradisional
nusantara, berbagai bumbu tradisional Indonesia, aneka ragam alat memasak
tradisional, bermacam – macam jenis proses memasak dan tips – tips bermanfaat
seputar dunia memasak.
b. Input
Pelanggan melakukan input untuk proses pendaftaran pelanggan, login, dan
mengisi saran sebagai pendapat dari sisi pelanggan terhadap aplikasi.
c. Proses
Pemrosesan data sesuai input dari pelanggan ketika proses pendaftaran
pelanggan, login, dan pengisian saran.
d. Output
Segala fitur – fitur pada aplikasi kursus memasak masakan tradisional
Indonesia dapat digunakan dan dinikmati oleh pelanggan.
3.1.2 Deskripsi Sistem
3.1.2.1 Gambaran Alur Kerja Sistem
Gambaran alur kerja dari aplikasi Mobile Cooking Course yang dibuat
commit to user internet
internet
`
Admin
DB mobile
BTS
Pengguna
b, c, d,f
Server
a
b, c, d, f b, c, d, f
e, h
e, h g
Gambar 3.1 Alur Kerja Mobile Cooking Course
Keterangan :
1. Pelanggan melakukan pemasangan aplikasi Mobile Cooking Course di
handphone.
2. Setelah pemasangan aplikasi berhasil, pelanggan terlebih dahulu
melakukan registrasi data dirinya secara valid melalui aplikasi Mobile
Cooking Course yang ada di handphone masing - masing.
3. Setelah itu aplikasi akan membuka http connection ke web server lewat
jaringan GPRS.
4. Pelanggan akan mendapatkan ID Pelanggan secara otomatis dari sistem.
5. ID Pelanggan hanya dapat digunakan oleh pelanggan setelah admin
mengaktifkan ID Pelanggan tersebut.
6. Pelanggan login aplikasi Mobile Cooking Course di handphone, dengan
menginputkan ID Pelanggan yang didapatkan dari proses registrasi
yang telah diaktifkan oleh admin dan password masing – masing.
commit to user
sehingga pelanggan dapat masuk ke Form Bahasa untuk memilih
bahasa. Setelah menu bahasa pelanggan dapat melakukan aktivitas yang
berkaitan dengan kursus memasak masakan tradisional Indonesia yang
datanya diambil dari database server.
7. Data akan ditampilkan pada aplikasi dapat berupa teks ataupun gambar.
8. Admin menginputkan data – data mengenai resep kuliner tradisional
Indonesia.
3.1.2.1 General Menu Aplikasi Mobile Cooking Course
General menu merupakan menu – menu yang ada sebelum pelanggan
masuk ke menu utama. Menu – menu tersebut antara lain:
a. Menu Registrasi
Form ini merupakan form dimana pelanggan melakukan proses
registrasi data dirinya. Proses ini hanya dilakukan satu kali sebelum
menggunakan aplikasi ini.
b. Menu Login
Proses Login diperlukan untuk mengetahui validasi data pelanggan
sebelum masuk sistem.
c. Menu User Guide
Menu User Guide diperlukan untuk membantu pelanggan yang belum
bisa mengoperasikan aplikasi Mobile Cooking Course.
d. Menu Bahasa
Menu Bahasa merupakan menu dimana pelanggan dapat memilih
bahasa yang ingin digunakan. Pilihan bahasa yang ada adalah bahasa
Indonesia dan bahasa Inggris.
3.1.2.2 Menu Utama Aplikasi Mobile Cooking Course untuk Bahasa
Indonesia
Menu utama Aplikasi Mobile Cooking Course untuk Bahasa
Indonesia antara lain :
commit to user
Menu alat memasak adalah menu yang digunakan untuk mengenalkan
berbagai alat masak tradisional keterangan gambar mengenai masing –
masing alat beserta kegunaan masing – masing alat dalam bahasa
Indonesia.
b. Menu Bumbu Masakan
Menu bumbu masakan adalah menu yang digunakan untuk
mengenalkan berbagai bumbu masakan tradisional, keterangan gambar
mengenai masing – masing bumbu beserta kegunaan masing – masing
bumbu dalam bahasa Indonesia.
c. Menu Proses Memasak
Menu proses memasak adalah menu yang digunakan untuk
mengenalkan berbagai proses memasak tradisional, keterangan gambar
mengenai masing – masing proses memasak beserta pengertian dari
masing – masing proses memasak dalam bahasa Indonesia.
d. Menu Resep Masakan
Menu resep masakan merupakan menu utama pada aplikasi ini, pada
menu ini pelanggan dapat melihat berbagai resep menu masakan
tradisional Indonesia yang meliputi alat – alat masak yang digunakan,
bumbu masakan yang digunakan, bahan – bahan yang digunakan,
keterangan gambar dan cara memasak dari masing – masing menu
masakan. Selain itu, terdapat keterangan mengenai masing – masing
menu masakan yang berfungsi untuk mengenalkan daerah asal dari
masakan – masakan tradisional tersebut dalam bahasa Indonesia.
e. Menu Tips
Menu tips menyajikan tips – tips yang sangat bermanfaat dalam hal
memasak dalam bahasa Indonesia.
f. Menu Kirim Saran
Menu kirim saran digunakan masing – masing pelanggan untuk
mengirimkan pendapat mengenai aplikasi Mobile Cooking Course
dalam bahasa Indonesia.
commit to user
Menu ganti bahasa memudahkan pengguna dalam mengganti bahasa
aplikasi sesuai keinginan pelanggan itu sendiri.
h. Menu Petunjuk
Menu petunjuk berisi tentang kegunaan dari masing – masing menu
yang ada pada aplikasi Mobile Cooking Course dalam bahasa
Indonesia.
i. Menu Tentang Kami
Menu about berisi tentang pembuat aplikasi ini dalam bahasa Indonesia.
3.1.2.3 Menu Utama Aplikasi Mobile Cooking Course untuk Inggris
Menu utama Aplikasi Mobile Cooking Course untuk Bahasa Inggris
antara lain :
a. Menu Cooking Tools
Menu cooking tools adalah menu yang digunakan untuk mengenalkan
berbagai alat masak tradisional keterangan gambar mengenai masing –
masing alat beserta kegunaan masing – masing alat dalam bahasa
Inggris.
b. Menu Cooking Seasonings
Menu cooking seasonings adalah menu yang digunakan untuk
mengenalkan berbagai bumbu masakan tradisional, keterangan gambar
mengenai masing – masing bumbu beserta kegunaan masing – masing
bumbu dalam bahasa Inggris.
c. Menu Cooking Processes
Menu cooking process adalah menu yang digunakan untuk
mengenalkan berbagai proses memasak tradisional, keterangan gambar
mengenai masing – masing proses memasak beserta pengertian dari
masing – masing proses memasak dalam bahasa Inggris.
d. Menu Cooking Recipe
Menu cooking recipe merupakan menu utama pada aplikasi ini, pada
menu ini pelanggan dapat melihat berbagai resep menu masakan
commit to user
bumbu masakan yang digunakan, bahan – bahan yang digunakan,
keterangan gambar dan cara memasak dari masing – masing menu
masakan. Selain itu, terdapat keterangan mengenai masing – masing
menu masakan yang berfungsi untuk mengenalkan daerah asal dari
masakan – masakan tradisional dalam bahasa Inggris.
e. Menu Tips
Menu tips menyajikan tips – tips yang sangat bermanfaat dalam hal
memasak dalam bahasa Inggris.
f. Menu Send Suggestion
Menu send suggestion digunakan masing – masing pelanggan untuk
mengirimkan pendapat mengenai aplikasi Mobile Cooking Course
dalam bahasa Inggris.
j. Menu Change Language
Menu change language memudahkan pengguna dalam mengganti
bahasa aplikasi sesuai keinginan pelanggan itu sendiri.
g. Menu Help
Menu petunjuk berisi tentang kegunaan dari masing – masing menu
yang ada pada aplikasi dalam bahasa Inggris.
h. Menu About
Menu about berisi tentang pembuat aplikasi ini dalam bahasa Inggris.
3.2 Analisis Sistem
3.2.1 Identifikasi Masalah
Aplikasi kursus memasak masakan tradisional Indonesia Mobile Cooking
Course, merupakan sebuah aplikasi mobile learning. Aplikasi mobile learning
merupakan aplikasi pembelajaran berbasis J2ME dimana aplikasi ini dijalankan
dengan media handphone.
Resep kuliner tradisional Indonesia merupakan warisan bangsa yang harus
commit to user
hal yang menjadi presepsi dalam memasak masakan tradisional, sehingga pada
akhirnya berujung kepada masakan yang lebih praktis untuk disajikan di meja
makan. Hal ini menjadi kendala terbesar dalam melestarikan warisan kuliner
tradisional Indonesia. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat memudahkan
bangsa Indonesia dalam menjaga warisan resep kuliner tradisionalnya.
3.2.2 Spesifikasi Aplikasi
Aplikasi yang dibuat mempunyai kemampuan sebagai berikut yaitu :
1. Melakukan proses registrasi pelanggan langsung dari handphone masing-
masing dan datanya disimpan pada database server.
2. Menampilkan beraneka ragam resep menu masakan tradisional, alat masak
tradisional, bumbu masakan tradisional, tips seputar dunia memasak,
melakukan umpan balik terhadap server berupa pengiriman saran secara
online langsung melalui handphone menggunakan media GPRS.
3.2.3 Spesifikasi Pengguna
Aplikasi Mobile Cooking Course ditujukan kepada pelanggan dari semua
kalangan yang ingin belajar memasak masakan tradisional Indonesia.
3.2.4 Perangkat Pengembangan Sistem
Perangkat pengembangan sistem terbagi menjadi dua yaitu perangkat keras
dan perangkat lunak.
a. Perangkat Keras (hardware)
Seperangkat komputer yang digunakan dengan spesifikasi :
a. Processor : Intel Dual Core 1,8 GHz atau lebih
b. VGA : Nvidia GForce 9100 MG
c. RAM : 512 MB atau lebih
d. Harddisk : 80 GB atau lebih
commit to user
b. Perangkat Lunak (software)
1. JDK (Java Development Kit)
Merupakan toolkit yang menyediakan library untuk pembuatan dan
menjalankan aplikasi yang dibuat dengan menggunakan bahasa
pemrograman Java.
2. Sun Java(TM) Wireless Toolkit 2.5.2 for CLDC.
Sun Java(TM) Wireless Toolkit 2.5.2 merupakan toolkit yang digunakan
untuk mengcompile dan menjalankan simulator terutama untuk aplikasi
pemrograman Java 2 Micro Edition (J2ME).
3. Web Server Apache versi 2.2.5.
4. Database Management System MySQL versi 5.0.27.
5. Netbeans IDE 6.5 yang digunakan untuk editor Java.
6. Adobe Dreamweaver CS3 untuk editor bahasa PHP.
7. Mozilla Firefox sebagai webbrowser.
3.2.5 Perangkat Pengguna
Berjalan di handphone dengan memori minimal 1 MB, mendukung profile
MIDP 2.0 dan configuration CLDC 1.1, mendukung akses jaringan GPRS dan
mempunyai resolusi layar 240x320 pixel.
3.3Perancangan Sistem
3.3.1 Use Case Diagram
Use case mendefinisikan fitur-fitur atau fungsionalitas yang ada pada
suatu sistem. Use case pada gambar 3.2 dijelaskan mengenai hubungan interaksi
antara aktor dan sistem. Pada gambar 3.2 yang berperan sebagai aktor adalah
commit to user
Admin Biasa
Manage data Admin Superadmin
Memperoleh data login Manage data resep
Validasi Isi buku tamu Menage data alat
Manage data bumbu
Manage data bahan
Manage data proses memasak
Manage data tips
Manage data pelanggan
Validasi pelanggan Admin
lihat data resep
Mengisi saran Register Lihat data alat
lihat data bumbu
Lihat data proses memasak
Lihat Data Tips
[image:36.595.144.475.200.706.2]Client
commit to user
Deskripsi use case aplikasi kursus memasak Mobile Cooking Course
[image:37.595.113.518.172.666.2]dijelaskan pada tabel 3.1.
Tabel 3.1 Tabel Deskripsi Use Case
No Aktor Use Case Deskripsi Singkat
1 Pelanggan 1. Melakukan register
Pelanggan dapat melakukan registrasi di sistem Mobile Cooking Course
2. Memperoleh data
login
Pelanggan mendapatkan data
login dari hasil registrasi
setelah divalidasi oleh admin. 3. Lihat Data - Pelanggan dapat melihat data
resep tradisional
- Pelanggan dapat melihat data alat
- Pelanggan dapat melihat data bumbu
- Pelanggan dapat melihat data proses memasak
- Pelanggan dapat melihat data tips
4. 1) Mengisi Saran Pelanggan dapat mengirimkan saran melalui aplikasi Mobile
Cooking Course ke system
Mobile Cooking Course
2 Admin 5. 2) Validasi - Admin memvalidasi data registrasi dari pelanggan yang masuk apakah valid atau tidak
- Admin dapat memvalidasi buku tamu dari pengunjung web administrator
6. Manage Data Admin dapat melakukan proses
manage data resep, alat,
bumbu, bahan dan tips
3 Superadmin 7. Manage Admin Superadmin dapat manage
commit to user 3.3.2 Class Diagram
commit to user
3.3.3 Sequence Diagram
a. Sequence Diagram Pendaftaran (Register) Pelanggan
: Client : Form Register : Kontrol Registrasi : Pelanggan
setDataPelanggan()
getInfo( )
cekFormat( )
tampil pesan error
getSQL( ) initKoneksi( )
tampil( )
Gambar 343 Sequence DiagramRegister
Sequence Diagram pada gambar 3.4 menggambarkan proses
dimana pelanggan melakukan registrasi di sistem ini. Pelanggan
melakukan proses registrasi dengan handphone melalui aplikasi Mobile
Cooking Course. Data tersebut kemudian divalidasi oleh admin dan
commit to user
b. Sequence DiagramLogin
: Admin : Client : Form Login : Kontrol Login : Form Utama Admin : Form Bahasa CLient : Admin : Pelanggan set Username dan Password( )
set Username dan Password( )
getUsernamedanPassword( )
getUsernamedanPassword( ) cekInput( )
tampil Pesan Error
login berhasil
Login Gagal
Login Berhasil
Login Gagal initKoneksi( )
validateAdmin( )
cekInput( )
tampil pesan error
initKoneksi( )
validateClient( )
Gambar 3.5 Sequence DiagramLogin
Sequence Diagram pada gambar 3.5 merupakan ilustrasi dari
proses login pelanggan dan admin. Pelanggan login dengan memasukan ID
Pelanggan dan password. Apabila data dicek sistem dan sesuai maka
pelanggan akan masuk ke form bahasa dimana pelanggan dapat memilih
menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris, dan apabila tidak
benar akan ditampilkan pesan kesalahan. Untuk admin, dia menginputkan
username dan password. Ketika berhasil dia akan masuk ke menu admin,
commit to user
c. Sequence Diagram Alat
: Admin : Client : form input alat : form alat : Kontrol : Alat
setDataAlat()
getInfo( ) cekFormat( )
tampil pesan error
tampil( )
initKoneksi( ) initKoneksi( )
getISQL( )
getISQL( ) lihatData( )
getInfo( )
tampil()
[image:41.595.171.496.149.585.2]Gambar 3.6 Sequence Diagram Alat
Gambar 3.6 adalah Sequence Diagram Alat yang ada di sistem. Admin
terlebih dahulu menginputkan data-data terkait alat memasak tradisional ke
database melalui sisi administrator. Untuk proses pelanggan memang berbeda
karena pelanggan hanya meminta data-data dari database alat untuk
commit to user
d. Sequence Diagram Bumbu
: Admin : Client : Form Input Bumbu : Form Bumbu : Kontrol : Bumbu setDataBumbu()
getInfo( ) cekFormat( )
initKoneksi( )
getSQL( ) pesan error
initKoneksi( )
getSQL( ) tampil( )
lihatBumbu( )
getInfo( )
tampil( )
Gambar 3.7 Sequence Diagram Bumbu
Gambar 3.7 adalah Sequence Diagram Bumbu yang ada di sistem.
Admin terlebih dahulu menginputkan data-data terkait bumbu masakan
tradisional ke database melalui sisi administrator. Untuk proses pelanggan
memang berbeda karena pelanggan hanya meminta data-data dari database
commit to user
e. Sequence Diagram Bahan
: Admin : Client : Form Input Tips : Form Tips : Kontrol : Tips
setDataTips()
getInfo( )
cekFormat( )
initKoneksi( ) tampil pesan error
tampil( )
getSQL( )
lihatData( )
getInfo( )
initKoneksi( )
getSQL( )
tampil()
Gambar 3.8 Sequence Diagram Bahan
Gambar 3.8 adalah Sequence Diagram Bahan yang ada di sistem.
Admin terlebih dahulu menginputkan data-data terkait tips bahan masakan ke
commit to user
f. Sequence Diagram Proses Memasak
: Admin : Client : Form Input Prosmem : form prosmem : Kontrol : Proses Memasak
setDataProsmem()
getInfo( ) cekFormat( )
initKoneksi( )
getSQL( ) tampil pesan error
tampil( )
lihatData( )
getInfo( )
initKoneksi( )
getSQL( )
tampil()
Gambar 3.9 Sequence Diagram Proses Memasak
Gambar 3.9 adalah Sequence Diagram Proses Memasak yang ada di
sistem. Admin terlebih dahulu menginputkan data-data terkait proses
memasak tradisional ke database melalui sisi administrator. Untuk proses
pelanggan memang berbeda karena pelanggan hanya meminta data-data dari
commit to user
g. Sequence Diagram Tips
: Admin : Client : Form Input Tips : Form Tips : Kontrol : Tips
setDataTips()
getInfo( )
cekFormat( )
initKoneksi( ) tampil pesan error
tampil( )
getSQL( )
lihatData( )
getInfo( )
initKoneksi( )
getSQL( )
tampil()
Gambar 3.10 Sequence Diagram Tips
Gambar 3.10 adalah Sequence Diagram Tips yang ada di sistem.
Admin terlebih dahulu menginputkan data-data terkait tips seputar dunia
memasak ke database melalui sisi administrator. Untuk proses pelanggan
memang berbeda karena pelanggan hanya meminta data-data dari database
commit to user
h. Sequence Diagram Input Resep
: Admin : Form Resep : FormInputBahanResep : FormInputResepalat : Kontrol : Resep : resepBahan : resepBumbu : resepAlat setDataResep() setDataBahanResep() setDataResepAlat() tampil( ) getInfo( ) getInfo( ) getInfo( ) cekFormat( ) cekFormat( ) cekFormat( ) initKoneksi( ) tampil pesan error
getSQL( )
tampil pesan error : FormInputBumbuResep setDataBumbuResep() getInfo( ) cekFormat( ) getSQL( ) tampilDaftarBumbu( )
tampil pesan error
initKoneksi( )
getSQL( ) tampilDaftarBumbu( )
init koneksi( )
getSQL( )
tampilNamaAlat( ) tampil pesan error
initKoneksi( )
Gambar 3.11 Sequence Diagram Resep
Gambar 3.11 adalah Sequence Diagram Resep yang ada di sistem.
Admin terlebih menginputkan data-data terkait resep masakan tradisional ke
commit to user
i. Sequence Diagram Lihat Resep
: Client : Form Resep : Kontrol : Resep : resepBahan : resepBumbu : resepAlat
lihatData( )
getInfo( )
initKoneksi( )
getSQL( )
initKoneksi( )
getSQL( )
initKoneksi( )
getSQL( )
init koneksi( )
getSQL( ) tampil( )
tampil( )
tampil( )
tampil( )
Gambar 3.12 Sequence Diagram Lihat Resep
Gambar 3.12 adalah Sequence Diagram Lihat Resep yang ada di
sistem. Data – data resep yang telah diinputkan admin pada web administrator
commit to user
j. Sequence Diagram Saran
: Client : Form Saran : Kontrol Registrasi : Tabel saran
setDataSaran()
getInfo( ) cekFormat( )
initKoneksi( )
getSQL( )
tampilResult( ) tampil pesan error
Gambar 3.13 Sequence Diagram Saran
Gambar 3.13 adalah Sequence Diagram Saran yang ada di sistem.
Pelanggan dapat mengirimkan saran ke sistem melalui aplikasi Mobile
Cooking Course. Setelah saran berhasil terkirim ke server maka akan ada
commit to user 3.3.4 Activity Diagram
Start Membuka Aplikasi MIDlet Menu Awal 1. Register 2. Login 3. User Guide 4. Keluar Melakukan Registrasi Input login Melihat Petunjuk
Melihat List Traditional Cooking Seasonings Melihat List Traditional
Cooking Tools
Melihat List Traditional Recipe Melihat Detail Traditional
Cooking Tools Kembali
Melihat Detail Traditional Cooking Seasonings
Kembali Melihat Detail Traditional
Cooking Processes Melihat List Tips Melihat Detail Tips Kembali Menulis Suggestion Input Suggestion About Help Melihat List Traditional
Cooking Processes
Kembali Melihat List Alat
Masak Tradisional Melihat List Proses
Memasak Tradisional
Melihat Detail Proses Memasak Tradisional Kembali
Melihat Detail Alat Masak Tradisional
Kembali
Melihat Daf tarTips
Melihat Detail Bumbu Masak Tradisional Melihat Detail Tips Kembali Menulis Saran
Melihat Daf tar Resep Tradisional
Input Saran
Melihat Detail Resep Tradisional Kembali Tentang Petunjuk Melihat Detail Traditional Recipe kembali Tidak Lihat Detail Ya Ya Tidak Ya
Tidak Lihat Detail
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Input Saran Ya Tidak Lihat Det... Ya Ya Tidak Ya PILIH PILIH PILIH PILIH PILIH PILIH Lo... Petunjuk Register PILIH PILIH tidak Lihat Detail PILIH PILIH PILIH PILIH PILIH PILIH PILIH PILIH Keluar Selesai Melihat Bahan y ang Digunakan Kembali
Melihat Bumbu y ang Digunakan Kembali
Melihat Cara memasak Kembali
Melihat Alat y ang Digunakan Melihat Cooking Tools Kembali Melihat cooking seasonings Kembali Melihat Cooking materials Kembali
Melihat How To Process Kembali PILIH PILIH List Menu Awal kembali Kembali List menu Bahasa Keluar Memilih Bahasa Indonesia Memilih Bahasa Inggris
List Menu Bahasa Indonesia
Melihat Daf tar Bumbu Masak Tradisional Kembali Tidak Lihat Detail List Menu Bahasa Inggris Keluar Lihat Detail Lihat Detail
Input Sa... Lihat Detail
Keluar Keluar Keluar Keluar Keluar Keluar Lihat detail KeluarKeluar Keluar Lihat Detail Keluar Keluar Keluar Keluar Keluar Keluar Keluar Keluar Keluar Proses Mema... Alat Saran Resep Tentang Petunjuk tips Bumbu Cooking Processes Tools TipsSeasonings Suggestion Recipe About Help Kembali
commit to user
Activity Diagram seperti yang ditunjukan oleh gambar 3.14 adalah proses
yang menggambarkan aktivitas secara umum dilakukan tanpa mengikutsertakan
objek yang bertanggungjawab kepada aktivitas tersebut. Kondisi pertama adalah
saat aplikasi dibuka melalui ponsel dan menampilkan menu yaitu Register, Login
dan Petunjuk. Bagi pelanggan sudah pernah mendaftar maka dapat memilih menu
Login dan bagi pelanggan yang belum melakukan proses registrasi ke system
Mobile Cooking Course, maka pelanggan harus meregistrasikan dirinya melalui
menu Register, bagi pelanggan yang membutuhkan bantuan dalam menggunakan
aplikasi Mobile Cooking Course dapat memilih menu Petunjuk. Setelah data
pelanggan yang melakukan registrasi telah divalidasi oleh admin, pelanggan dapat
login ke aplikasi Mobile Cooking Course dan masuk Menu Bahasa yang
digunakan untuk memilih bahasa. Tersedia bahasa Indonesia dan bahasa Inggris
yang dapat dipilih oleh pelanggan. Setelah memilih bahasa, pelanggan akan
masuk ke Menu Utama. Apabila pelanggan memilih Bahasa Indonesia pada Menu
bahasa, maka akan tersedia delapan menu utama yaitu Pengenalan Alat Masak
Tradisional, Pengenalan Bumbu Masakan Tradisional, Pengenalan Proses
Memasak Tradisional, Resep Tradisional, Tips, Saran, Petunjuk dan Tentang
Kami. Apabila pelanggan memilih Bahasa Inggris pada Menu bahasa, maka akan
tersedia delapan menu utama yaitu Introduce Traditional Cooking Tools,
Introduce Traditional Cooking Seasonings, Introduce Traditional Cooking
Process, Traditional Recipe, Tips, Send Suggestion, Help dan About.
3.3.5 Relationship Diagram
Relationship diagram relasi antar tabel perancangan sistem Mobile
commit to user
Gambar 3.15 Relationship Diagram
3.4 Perancangan Database
Perancangan database untuk pembuatan aplikasi kursus memasak masakan
tradisional Indonesia berbasis J2ME menggunakan database MySQL adalah
sebagai berikut yaitu Tabel admin, Tabel alat, Tabel bahan, Tabel bukutamu,
Tabel bumbu, Tabel kategori, Tabel pelanggan, Tabel tips, Tabel resep, Tabel
[image:51.595.109.502.115.527.2]commit to user 3.4.1 Tabel admin
Tabel admin digunakan untuk menyimpan data dari admin website, yang
ditunjukan seperti Tabel 3.2.
Tabel 3.2 Tabel Admin
Nama Field Tipe Data Ukuran Field Null Keterangan
id_admin Integer 11 No Primary Key
nama_admin Varchar 30 No -
username Varchar 30 No -
password Varchar 30 No -
akses Varchar 30 No -
3.4.2 Tabel alat
Tabel alat digunakan untuk menyimpan data beraneka ragam alat memasak
tradisional Indonesia, yang ditunjukan seperti Tabel 3.3.
Tabel 3.3 Tabel Alat
Nama Field Tipe Data Ukuran Field Null Keterangan
id_alat Varchar 10 No Primary Key
nama_alat Varchar 50 No Nama alat memasak
dalam bahasa Indonesia
nama_alat2 Varchar 50 No Nama alat memasak
dalam bahasa Inggris
ket_alat Text - No Keterangan alat
memasak dalam bahasa Indonesia
ket_alat2 Text - No Keterangan alat
memasak dalam bahasa Indonesia
foto Integer 30 No -
commit to user 3.4.3 Tabel bahan
Tabel bahan digunakan untuk menyimpan data bahan masakan untuk resep
tradisional Indonesia yang ditunjukan seperti Tabel 3.4.
Tabel 3.4 Tabel bahan
Nama Field Tipe Data Ukuran Field Null Keterangan
id_bahan Varchar 10 No Primary Key
nama_bahan Varchar 50 No Nama bahan masakan
dalam bahasa Indonesia
nama_bahan2 Varchar 50 No Nama bahan masakan
dalam bahasa Inggris
satuan Varchar 30 No Satuan bahan
masakan dalam bahasa Indonesia
satuan2 Varchar 30 No Satuan dalam bahasa
Inggris
tgl_update Date - No -
3.4.4 Tabel bukutamu
Tabel bukutamu digunakan untuk menyimpan data dari guest book pada website,
yang ditunjukan seperti Tabel 3.5.
Tabel 3.5 Tabel bukutamu
Nama Field Tipe Data Ukuran Field Null Keterangan
id_tamu Integer 11 No Primary Key
nama_tamu Varchar 30 No -
Email_tamu Varchar 30 No -
pesan Text 30 No -
tanggal Date - No -
commit to user 3.4.5 Tabel bumbu
Tabel bumbu digunakan untuk menyimpan data beraneka ragam bumbu masakan
tradisional Indonesia, yang ditunjukan seperti Tabel 3.6.
Tabel 3.6 Tabel bumbu
Nama Field Tipe Data Ukuran Field Null Keterangan
id_bumbu Varchar 10 No Primary Key
nama_bumbu Varchar 50 No -
nama_bumbu2 Varchar 50 No -
ket_bumbu Text - No -
ket_bumbu2 Text - No -
foto Integer 20 No -
tgl_update Datetime - No -
3.4.6 Tabel kategori
Tabel kategori digunakan untuk menyimpan berbagai macam kategori resep, yang
ditunjukan seperti Tabel 3.7.
Tabel 3.7 Tabel kategori
Nama Field Tipe Data Ukuran Field Null Keterangan
id_kat Varchar 5 No Primary Key
nama_kat Varchar 30 No Nama Kategori dalam
bahasa Indonesia
nama_kat2 Varchar 30 No Nama Kategori dalam
bahasa Inggris
3.4.7 Tabel Pelanggan
Tabel Pelanggan digunakan untuk menyimpan data pelanggan yang telah
commit to user
Tabel 3.8 Tabel Pelanggan
Nama Field Tipe Data
Ukuran Field Null Keterangan
id_pelanggan Varchar 10 No Primary Key
nama_pelanggan Varchar 30 No -
alamat Text - No -
telp Varchar 12 No -
pekerjaan Varchar 50 No -
password Varchar 30 No -
tgl_daftar Datetime No -
status Enum (‘aktif’,’nonaktif’) No -
3.4.8 Tabel tips
Tabel tips digunakan untuk menyimpan data beraneka ragam bumbu masakan
tradisional Indonesia tips – tips bermanfaat seputar dunia memasak, yang
ditunjukan seperti Tabel 3.9.
Tabel 3.9 Tabel Tips
Nama Field Tipe Data Ukuran Field Null Keterangan
id_tips Varchar 10 No Primary Key
nama_ tips Varchar 50 No -
nama_ tips2 Varchar 50 No -
isi Text - No -
isi2 Text - No -
commit to user 3.4.9 Tabel saran
Tabel saran digunakan untuk menyimpan data saran yang dikirimkan oleh
pelanggan melalui aplikasi Mobile Cooking Course, yang ditunjukan seperti Tabel
3.10.
Tabel 3.10 Tabel Saran
Nama Field Tipe Data Ukuran Field Keterangan
id_saran Varchar 10 Primary Key
nama Varchar 30 -
saran Varchar 255 -
tgl_update Datetime - -
3.4.10 Tabel resep
Tabel resep digunakan untuk menyimpan data resep masakan tradisional
Indonesia, yang ditunjukan seperti Tabel 3.11.
Tabel 3.11 Tabel Resep
Nama Field Tipe Data Ukuran Field Keterangan
id_resep Varchar 10 Primary Key
nama_resep Varchar 30 Nama resep tradisional dalam bahasa Indonesia
nama_resep Varchar 30 Nama resep tradisional dalam bahasa Inggris
id_kat Varchar 20 Id kategori resep
keterangan Text - Keterangan resep tradisional dalam bahasa Indonesia
Keterangan2 Text - Keterangan resep tradisional dalam bahasa Indonesia
cara_memasak Text -
foto Varchar 25 -
commit to user 3.4.11 Tabel prosmem
Tabel prosmem digunakan untuk menyimpan data beraneka ragam proses
memasak tradisional Indonesia, yang ditunjukan seperti Tabel 3.12 di bawah ini.
Tabel 3.12 Tabel Prosmem
Nama Field Tipe Data
Ukuran Field
Null Keterangan
id_prosmem Varchar 10 No Primary Key
nama_prosmem Varchar 50 No Nama proses memasak dalam bahasa Indonesia
nama_prosmem2 Varchar 50 No Nama proses memasak dalam bahasa Inggris
ket_prosmem Text - No Keterangan proses
memasak dalam bahasa Indonesia
ket_prosmem2 Text - No Keterangan proses
memasak dalam bahasa Indonesia
foto Integer 20 No -
tgl_update Datetime - No -
3.4.12 Tabel resepalat
Tabel resepalat merupakan tabel baru yang terbentuk dari relasi many to many
dari table resep dan table alat. Tabel resepalat ditunjukkan seperti Tabel 3.13.
Tabel 3.13 Tabel Resepalat
Nama Field Tipe Data Ukuran Field Keterangan
id_resep Varchar 10 Primary Key
commit to user 3.4.13 Tabel resepbumbu
Tabel resepalat merupakan tabel baru yang terbentuk dari relasi many to many
dari table resep dan table bumbu. Tabel resepbumbu ditunjukkan seperti Tabel
3.14.
Tabel 3.14 Tabel Resepbumbu
Nama Field Tipe Data Ukuran Field Keterangan
id_resep Varchar 10 Primary Key
id_bumbu Varchar 10 Primary Key
3.4.14 Tabel resepbahan
Tabel resepalat merupakan tabel baru yang terbentuk dari relasi many to many
dari table resep dan table bahan. Tabel resepbahan ditunjukkan seperti Tabel 3.15.
Tabel 3.15 Tabel Resepbahan
Nama Field Tipe Data Ukuran Field Keterangan
id_resep Varchar 10 Primary Key
id_bahan Varchar 10 Primary Key
3.5Rancangan Desain Sistem
a. Rancangan desain website Administrator
Perancangan desain website untuk Administrator ditunjukan seperti
gambar 3.2 di bawah ini yang terbagi menjadi beberapa bagian yaitu :
1. Header, bagian ini adalah tampilan atas dari desain yang berisi judul
untuk aplikasi Mobile Cooking Course.
2. Main menu, adalah bagian yang memuat tentang tombol navigasi dari
website. Navigasi tersebut diatas digunakan untuk mengakses
halaman-halaman berikut ini:
a. Home, admin, resep, alat memasak, proses memasak, tips,
pelanggan, suara pelanggan, guest book dan logout untuk user
commit to user
b. Home, resep, alat memasak, proses memasak, tips, pelanggan, suara
pelanggan, guest book dan logout untuk user admin.
3. Content, adalah isi utama dari website berisi tentang tabel – tabel yang
digunakan pada aplikasi kursus memasak masakan tradisional Indonesia
berbasis J2ME.
4. Footer, berisi hak cipta pembuat website.
Gambar 3.16 Rancangan Desain Web Administrator
b. Rancangan aplikasi J2ME untuk client atau pelanggan
Perancangan aplikasi untuk klien berbasiskan J2ME yang dapat
diintegrasikan ke handphone dan desainnya ditampilkan seperti gambar
3.17 dan gambar 3.18 di bawah ini.
HEADER MAIN MENU
CONTENT
commit to user
a. Rancangan menu dengan bahasa Indonesia pada sisi pelanggan
Gambar 3.17 Rancangan Menu dengan Bahasa Indonesia pada sisi Pelanggan
b. Rancangan menu dengan bahasa Inggris pada sisi pelanggan
Gambar 3.18 Rancangan Menu dengan Bahasa Inggris pada sisi Pelanggan
Alat Memasak Bumbu Memasak Proses Memasak Masakan
Tips
Ganti Bahasa
Tentang Petunjuk Kirim Saran
Cooking Tools Cooking Seasonings Cooking Process Cooking Recipe Tips
Send Suggestion
About Help
commit to user BAB IV
IMPLEMENTASI DAN ANALISA
4.1 Implementasi Desain dan Perancangan
Desain dan perancangan yang telah dibuat kemudian di realisasikan ke
dalam pembuatan website Admin dan aplikasi mobile J2ME. Berikut ini adalah
tampilan dari hasil desain dan perancangan website serta aplikasi mobile.
4.1.1 Tampilan Sisi Pelanggan
Tampilan aplikasi untuk sisi klien terbagi menjadi beberapa form antara lain :
4.1.1.1 Form Depan Pelanggan
Sistem Pelanggan diimplementasikan dengan aplikasi berbasis
J2ME. Gambar 4.1 adalah tampilan awal aplikasi di sisi Pelanggan. Di
form ini terdapat beberapa menu yaitu Keluar, Registrasi, User Guide dan
Login.
Gambar 4.1 Form Depan Pelanggan
4.1.1.2 Form Registr