• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA. Alimul Aziz Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA. Alimul Aziz Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika."

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Adnani Hariza, 2010. Perilaku Petugas Pengumpul Sampah Untuk Melindungi Dirinya Dari Penyakit Bawaan Sampah di Wilayah Patangpuluhan Yogyakarta. Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat. Vol. 4, No. 3. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Ahmad Daulan. [diakses pada 2 Desember 2019].

Alamsyah D, Saleh I, dan Nurijah. 2017. Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Infeksi Kecacingan pada Petugas Sampah di Desa Lingga Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya Tahun 2017. [diakses pada 2 Desember 2019]. Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan. Vol 4, No.2: 1-10.

Alimul Aziz. 2010. Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisa Data.

Jakarta: Salemba Medika.

Andaruni A, Fatimah Sari, dan Simangunsong B. 2012. Gambaran Faktor-faktor Penyebab Infeksi Kecacingan pada Anak di SDN 01 Pasirlangu Cisarua.

Students e-journal. Vol. 1, No. 1: 1-15. Fakultas Ilmu Keperawatan.

Universitas Padjajaran. [diakses pada 6 Desember 2019].

Andarnita. 2012. Tinjauan Pustaka Kecacingan. Universitas Lampung. [diakses pada 3 Juni 2019]. Tersedia: http://digilib.unila.ac.id.

Aprilianty. 2017. Hubungan Personal Hygiene dan Pemakaian Alat Pelindung Diri pada Petugas Sampah dengan Infeksi Cacing di Desa Paribun Kecamatan Barus Jahe Kabupaten Karo. [Skripsi]. Medan. Universitas Sumatera Utara.

[diakses pada 3 Desember 2019].

Ardiyanti, 2012. Tinjauan Pustaka Penularan Kecacingan.[skripsi]. Surakarta:

Universitas Sebelas Maret. [diakses pada 3 Juni 2019].

(2)

Annisa, yulida. 2015. Kejadian Infeksi soil transmitted helminth pada Petani.

[Skripsi]. Universitas Lampung. [diakses pada 3 Januari 2020]. Tersedia:

http://repository.unla.ac.id.

Arikunto. 2010. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Ariwati, Ni Luh. 2017. Nematoda Intestinal yang Menginfeksi Manusia. Jurnal Kesehatan Andalas. Vol. 7, No. 3. Program Studi Kedokteran. Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang. [diakses pada 3 Desember 2019].

Assefa M, dan Kumie A. 2014. Assesment of factors influencing hygiene behaviour among school children in mereb-leke district, northern ethiopia: across- sectional study. Journal BMC Public Health. Vol. 14, No. 1: 1-13. [diakses pada 11 Februari 2020].

Badan Pusat Statistik. 2020. Jumlah dan Distribusi Penduduk. [diakses pada 3 Juni

2019]. Tersedia:

http://sp2010.bps.go.id/index.php/site?d=3578000000&wilayah=Kota- Subang.

Badan Pusat Statistik. 2017. Penduduk Berumur 15 Tahun Keatas yang Bekerja Menurut Lapangan Pekerjaan Utama. [Online Journal]. [diakses pada 3 Juni 2019]. Tersedia : https://www.bps.go.id.

Bamandhita, Rahma. 2015. Serangkaian Gejala Kecacingan yang Dialami Orang Dewasa. Jurnal Ilmiah Kedokteran. Vol. 1, No. 1: 1-20. [diakses pada 5 Desember 2019].

CDC. 2013. CDC: Soil Transmitted Helminth. [Online journal]. [diakses pada 5 Desember 2019]. Tersedia: https://www.cdc.gov/parasites/sth/index.html..

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2011. Personal Hygiene perorangan.

[diakses pada 5 Desember 2019]. Tersedia: http://dinkes-tts.

(3)

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2017.Perilaku Hidup Besih dan Sehat (PHBS). [diakses pada 5 Desember 2019]. Tersedia:

http://www.depkes.go.id.

Dino, Ambariski. 2015. Sistem Pengangkutan Sampah Berdasarkan Kapasitas Kendaraan Pengangkut dan Kondisi Kontainer Sampah di Surabaya Barat.

Jurnal Teknik ITS. Vol. 5, N0. 2: 35-39. [diakses pada 5 Desember 2019].

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. 2015. Profile Kesehatan terkait Peilaku Hidup Bersih (PHBS) di Jawa Barat. [diakses pada 6 Desember 2019].

Teropiy///ia: www.diskes.jabarprov.go.id.

Dinas Kesehatan Kota Subang. 2015. [diakses pada 5 Juni 2019]. Jumlah Penderita Penyakit Kecacingan.

Garcia, J. 2016. Masa Inkubasi dalam Riwayat Alamiah Penyakit. [diakses pada 10 Juni 2019]. Tersedia: https://www.honestdocs.id.

Hanifah, 2018. Sampah Sebagai Sumber Penyakit. [diakses pada 10 Juni 2019].

Tersedia: http://digilib.unila.ac.id.

Hariza, Herumurti. 2010. Gambaran Perilaku Petugas Pengangkut Sampah dalam Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Wilayah Patangpuluhan Yogyakarta. Tersedia: http://journal.uin-alaudin.ac.id.[diakses pada 11 Februari 2020].

Islami, L.N., Sulastrianah, dan Waode, S.A.U., 2014. Perbedaan Kejadian Infeksi Antara Petugas Pengangkut Sampah yang Menggunakan Alat Pelindung Diri dengan Petugas Sampah yang Tidak Menggunakan Alat Pelindung Diri.

Medula Vol. 2 No. 1: 108-111. [diakses pada 3 Januari 2020].

Ikhtiar. 2016. Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Penerbit . CV. Sosial Politic.

Isro’in, Laily. 2012. Personal Hygiene, Konsep, Proses, dan Aplikasi dalam Praktik Keperawatan. Cetakan Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu.

(4)

Iqbal, Wahid. 2016. Pengelolaan Sampah atau Waste Management. Universitas Negeri Yogyakarta. [diakses pada 3 Juni 2019]. Tersedia: eprintis.uny.ac.id.

Jaya IKS dan Rohmadilah, 2013. Hubungan Infeksi Kecacingan dan Personal Hygiene dengan Kadar Hemoglobin (hb) Siswa SDN 51 Cakranegara Kota Mataram tahun 2013. Jurnal Media Bina Ilmiah. Vol. 7, No. 1: 42-45.

[diakses pada 3 Januari 2020].

Justfaega, Nurhidayanah dan Syarfaini. 2016. Perilaku Personal Hygiene Terhadap Anak Jalanan di Kota Makassar Tahun 2016. Hygiene. Vol. 2, No. 3: 148 – 154. [diakses opada 3 Januari 2020]

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2012. Pedoman Pengendalian Kecacingan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Kurniawaty, Yenni Dwi dan Azizah.R. 2016. Gambaran Higiene dn Infeksi Kecacingan Petugas Pengangkut Sampah di Kelurahan Kebraon, Kecamatan KarangPilang, Surabaya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada. Vol. 05, No. 02: 84-86. [diakses pada 3 Januari 2020].

Kusnandar, I. 2015. Parasitology: Berbagai Penyakit yang Mempengaruhi Kesehatan. Bandung: Yrama Widya, CET.

Maharani, Amita. 2016. Evaluasi Data Pelaksanaan Rumah Tangga Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat di Wilayah Kerja Puskesmas Sigaluh 2 Kabupaten Banjarnegara [Skripsi]. [diakses pada 11 Februari 2020]. Semarang:

Universitas Diponegoro.

Nezar MR. 2014. Jenis Cacing pada Feses Sapi di TPA Jatibarang dan KTT Sidomulyo Desa Nongkosawit Semarang. [skripsi]. [diakses pada 11 Februari 2020]. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Nurfalq DKF, Saleh I, dan Rochmawati. 2016. Hubungan Karakteristik Individu, Personal Hygiene, Penggunaan APD dan Lama Bekerja dengan Kejadian

(5)

Infeksi Soil Transmitted Helminth. Jurnal STH. Vol. 1, No. 1: 1–7. [diakses pada 15 Februari 2020].

Notoatmodjo, Soekidjo. 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Cetakan Kedua.

Anggota IKAPI. PT Rineka Cipta. Jakarta.

Nurul, Hadi. 2016. Enterobius vermicularis Indonesian Medical Laboratory.

Jakarta. [diakses pada 3 Juni 2019]. Tersedia:

https://medlab.parasitologi.ac.id.

Ottay, R.I., 2010. Hubungan Antara Perilaku Pemulung dengan Kejadian Penyakit Cacingan di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Sumompo Kota Manado.

Jurnal Biomedik, Vol.2, No. 1: 38-43. [diakses pada 11 Februari 2020].

Palgunandi BU. 2010. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Kecacingan yang Disebabkan oleh soil-transmites-helminth di Indonesia. Jurnal Ilmiah Kedokteran. Vol. 1, No. 1: 1-15. [diakses pada 3 Januari 2020].

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2010. Pedoman Pengelolaan Sampah.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor KEP. 250/M2N/XII/2008 Tentang Klasifikasi dan Karakteristik Data dari Jenis Informasi Ketenagakerjaan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia

Polaku, N. 2014. Identifikasi Telur Cacing pada Kuku dan Higiene Pekerja Pengangkut Sampah di Kota Gorontalo. Skripsi. Universitas Negeri Gorontalo: Gorontalo. [diakses pada 11 Februari 2020].

(6)

Prety, Hidayati. 2014. Faktor Resiko Terjadinya Kecacingan Serta Mekanisme Penularan . Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta. [diakses pada 3 Juni 2019]. Tersedia: https://repository.ugm.ac.id.

Rahayu N, dan Ramdani M. 2013. Faktor Resiko Terjadinya Kecacingan di SDN Tebing Tinggi di Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Buski (Jurnal Epidemiologi dan Penyakit Bersumber Binatang.). Vol. 4, No.

3: 150-154. [diakses pada 11 Februari 2020].

Rahman N. 2014. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Personal Hygiene pada Saat Menstruasi di SMP Muhammadiyah 5 Yogyakarta tahun 2014. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Aisyiyah. Yogyakarta. [dikses pada 17 Februari 2020].

Rimantho, Dino. 2015. Identifikasi Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja pada Pekerja Pengumpul Sampah di Kota Jakarta. Artikel Kesehatan. Universitas Pancasila. Jakarta. [diakses pada 18 Maret 2020]. Tersedia:

http://dosen.univpancasila.ac.id.

Sanny S Duwita, 2018. Hubungan Personal Higiene dengan Penyakit Kecacingan pada Petugas Pengangkut Sampah Kecamatan Salak Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2018. [Skripsi]. Universitas Sumatera Utara: Medan. [diakses

pada 18 Maret 2020]. Tersedia:

http://repository.usu.ac.id/hanle/123456789/5983.

Sarirah M. 2018. Evaluasi Formalin 10% Sebagai Bahan Pengawet Tinja.

Yogyakarta. [diakses pada 23 Maret 2020]. Tersedia : https://respository.ugm.ac.id.

Sasmitha N, dan Ayuningsari A. 2015. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Pengrajin Industri Kerajinan Bambu di Desa Belega Kabupaten Gianyar. E-Jurnal EP Unud. 6(1): 64 – 84. [diakses pada 3 Januari 2020].

(7)

Satari, 2010. Infeksi Cacing Gelang. Universitas Muhammadiyah Semarang.

Semarang. [diakses pada 3 Juni 2019]. Tersedia:

https://repository.unimus.ac.id.

Siregar, I. 2013. Hubungan Personal Higiene dengan Penyakit Cacing (Soil Transmitted Helminth) pada Pekerja Petugas Pengangkut Sampah. Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Riau: 93-102. [diakses pada 23 Maret 2020]. Tersedia: ejournal.unri.ac.id/index.php/JKL/article/view/1281.

Sri Kusumo. 2015. Mekanisme Penularan Kecacingan. Jakarta. Tersedia: EGC Suryani, 2010. Prevalensi Kecacingan Pada Murid Sekolah Dasar Negeri Desa

Cihanjuang Rahayu Parongpong Bandung Barat. Jurnal Fakultas Keperawatan Unai.

Thanh GN, Lormphongs S, dan Phatrabuddha N. 2014. Factors related to hookworm infection among farmers in phu xuan sub-district, phu xang district, thua thien hue province. Vietam. Vol. 8, No. 2: 109-119. [diakses pada 23 Maret 2020].

Traub, R.J., Roberston, I. D., Irwin, P., Mencke, N., et al (2011). The prevalence, intensities and risk factors associated with geohelminth infection in tea- growing communities of Assam. Tropiucal Medecine and International Health. Tersedia: http://web.ebscohost.com.[diakses pada 23 Maret 2020].

Trisnawati Elly, dan Rochmawati. Risiko Infeksi Kecacingan Pada Pekerja Peternakan Ayam di Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Ikesma.

Vol. 12, No. 2: 103-104.[diakes pada 11 Februari 2020].

WHO (World Health Organization). 2016. Countries indicators soil-transmitted helminthiaes. [Online journal] [diakses pada 5 Desember 2019]. Tersedia:

http://apps.who.int/neglected_diseases/ntddata/sth/sth.html.

Wintoko. 2014. Dampak Penyakit cacingan pada penderita kecacingan di wilayah TPA. Jakarta. [diakses pada 11 Februari 2020]. Tersedia: http://scholar.ac.id.

(8)

Zahriati, F. 2017. Infeksi Cacing Tambang. Universitas Muhammadiyah Semarang.

Semarang. [diakses pada 3 Januari 2020]. Tersedia:

https://repository.unimus.ac.id.

Zulkifli, Arif. 2014. Dasar-dasar Ilmu Lingkungan. Jakarta: Salemba Teknika.

Zulkoni, H. A, 2010. Parasitologi. Cetakan Pertama. Yogyakarta: Penerbit Nuha Medika.

Referensi

Dokumen terkait