• Tidak ada hasil yang ditemukan

DETERMINAN KEBERHASILAN BERHENTI MEROKOK DI KOTA SURAKARTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DETERMINAN KEBERHASILAN BERHENTI MEROKOK DI KOTA SURAKARTA"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

DETERMINAN KEBERHASILAN BERHENTI MEROKOK DI KOTA SURAKARTA

TESIS

Disusun Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Magister Kesehatan Masyarakat Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat

Minat Utama Promosi dan Perilaku Kesehatan

Oleh:

Joko Tri Atmojo S021602020

PASCASARJANA KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SEBELAS MARET

(2)
(3)
(4)

LEMBAR ORISINALITAS DAN HAK PUBLIKASI

Peneliti menyatakan dengan sebenarnya bahwa Tesis yang berjudul

“Determinan Keberhasilan Berhenti Merokok di Kota Surakarta” adalah karya penelitian peneliti sendiri, dan bebas plagiat serta tidak terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh orang lain untuk memperoleh gelar akademik serta tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis ataupun diterbitkan oleh orang lain kecuali secara tertulis digunakan sebagai acuan dalam naskah ini dan disebutkan dalam sumber acuan serta daftar pustaka. Apabila di kemudian hari terbukti terdapat plagiasi dalam karya ilmiah ini, maka peneliti bersedia menerima sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Surakarta, April 2018

Joko Tri Atmojo

(5)

ABSTRAK

Joko Tri Atmodjo. S021602020, 2018. Determinan Keberhasilan Berhenti Merokok Di Kota Surakarta. Principal Adviser: RB Soemanto. Co Adviser: Bhisma Murti.

Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Sebelas Maret.

Latar belakang: Berhenti merokok tidak mudah karena ketergantungan tembakau adalah sekelompok fenomena perilaku, kognitif dan fisiologis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan perilaku berhenti merokok di Kota Surakarta menggunakan pendekatan teori health belief model (HBM), teori PRECEDE-PROCEED, teori determinan kesehatan, dan Theory of Planned Behavior (TPB).

Subjek dan metode: Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di Kota Surakarta pada bulan Desember 2017.

Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik sampling snowball sampling. Subjek penelitian sebanyak 165 orang terdiri dari 68 orang berhasil berhenti merokok dan 97 orang perokok. Variabel dependen adalah keberhasilan berhenti merokok. Variabel independen adalah niat, sikap, adiksi, stres, persepsi kendali perilaku, norma sosial, ekspektasi hasil, pendapatan keluarga, daya beli rokok, lama merokok, akses rokok, dan dukungan sosial. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis jalur.

Hasil: Keberhasilan perilaku berhenti merokok dipengaruhi secara langsung oleh niat kuat (b= 2.39; SE= 0.51; p<0.001), lama merokok (≥10 tahun) (b= -3.46; SE= 0.57;

p<0.001), dan akses memperoleh rokok mudah (b= -1.28; SE= 0.52; p= 0.008). Niat dipengaruhi oleh sikap positif (b= 0.79; SE= 0.39; p= 0.046), persepsi kendali perilaku positif (b= 1.89; SE= 0.40; p<0.001), daya beli rokok tinggi (b= -1.23; SE= 0.39;

p=0.002), dan norma subjektif positif (b= 1.38; SE= 0.40; p= 0.001). Persepsi kendali posotif dipengaruhi oleh lama merokok (≥10 tahun) (b= -2.32; SE= 0.47; p<0.001), outcome expectation positif (b= 1.04; SE= 0.49; p=0.035), dan adiksi berat (b= -2.96;

SE= 0.49; p <0.001). Sikap positif dipengaruhi oleh outcome expectation positif (b= 1.09;

SE= 0.34; p= 0.001). Norma subjektif positif dipengaruhi oleh dukungan sosial kuat (b=

0.77; SE= 0.33; p= 0.020). Outcome expectation positif dipengaruhi oleh dukungan sosial kuat (b= 0.77; SE= 0.33; p= 0.020). Lama merokok dipengaruhi oleh stres berat (b= 0.09;

SE- 0.04; p= 0.018). Daya beli rokok dipengaruhi oleh pendapatan ≥UMR (b= 2.78; SE=

1.43; p= 0.053).

Kesimpulan: Keberhasilan perilaku berhenti merokok dipengaruhi secara langsung oleh niat, lama merokok, dan akses memperoleh rokok. Keberhasilan perilaku berhenti merokok dipengaruhi secara tidak langsung oleh adiksi, norma subjektif, persepsi kendali perilaku, stres, harapan hasil, sikap, daya beli rokok, pendapatan, dan dukungan sosial.

Kata kunci: keberhasilan berhenti merokok, HBM, PRECEDE-PROCEED model, TPB

(6)

ABSTRACT

Joko Tri Atmodjo. S021602020, 2018. Determinants of Successful Smoking Cessation in Surakarta. Principal Adviser: RB Soemanto. Co Adviser: Bhisma Murti. Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret.

Background: Smoking cessation is not an easy endeavor as tobacco addiction is a group of behavioral, cognitive and physiological phenomena. This study aimed to analyze the determinants of successful smoking cessation using health belief model (HBM), PRECEDE-PROCEED model, and theory of planned behavior (TPB).

Subjects and Method: This was an analytic observational study with cross-sectional design. It was conducted in Surakarta, in December 2017. A sample of 165 study subjects consisting of 68 ex-smokers who were successful in smoking cessation and 97 smokers who were unsuccessful in smoking cessation, by snowball sampling. The dependent variable was smoking cessation. The independent variables were intention to quit smoking, attitude toward smoking cessation, outcome expectation, addiction, stress, perceived behavioral control (PBC), subjective norm, social support, family income, purchasing power, smoking duration, and access to cigarette. The data were collected using questionnaire and analyzed using path analysis.

Results: Successful smoking cessation was directly affected by strong intention (b= 2.39, SE= 0.51, p <0.001), duration of smoking (≥10 years) (b= -3.46; SE= 0.57; p <0.001), and easy access to cigarettes (b= -1.28; SE= 0.52; p= 0.008). Intention was affeced by positive attitude (b = 0.79, SE= 0.39, p= 0.046), positive PBC (b= 1.89, SE= 0.40;

p<0.001), high purchasing power (b= -1.23; SE= 0.39; p= 0.002), and positive subjective norm (b= 1.38; SE= 0.40; p= 0.001). Positive PBC was affected by duration of smoking (≥10 years) (b= -2.32; SE= 0.47; p<0.001), positive outcome expectation (b= 1.04; SE=

0.49; p= 0.035), and addiction (b= -2.96; SE= 0.49; p<0.001). Positive attitude was affected by positive expectation outcomes (b= 1.09; SE= 0.34; p= 0.001). Positive subjective norm (b= 0.77; SE = 0.33; p= 0.020) and positive outcome expectation (b=

0.77; SE= 0.33; p= 0.020) were affected by social support. Smoking duration was affected by stress (b= 0.09; SE=- 0.04; p= 0.018). Cigarette purchasing power was affected by high income (b=2.78; SE= 1.43; p= 0.053).

Conclusion: Successful smoking cessation is directly affected by intention, smoking duration, stress, and access to cigarette. Success smoking cessation is indirectly affected by attitude, addiction, PBC, subjective norm, social support, outcome expectation, family income, purchasing power.

Keyword: smoking cessation, HBM, PRECEDE-PROCEED, TPB

(7)

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur peneliti panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas Karunia dan Ridho-Nya peneliti dapat menyelesaikan Tesis dengan judul

“Determinan Keberhasilan Berhenti Merokok di Kota Surakarta”. Dalam penyusunan hingga terwujudnya tesis ini tidak terlepas dari bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak, untuk itu pada kesempatan ini peneliti mengucapkan terima kasih, terutama kepada yang terhormat:

1. Prof. Dr. Ravik Karsidi, M.S selaku Rektor Universitas Sebelas Maret Surakarta.

2. Prof. Dr. M. Furqon Hidayatullah, M.Pd, selaku Direktur Program Pasca- sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta.

3. Prof. Dr. Bhisma Murti, dr, M.Ph, M.Sc, Ph.D, selaku Kepala Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat dan selaku penguji seminar Tesis dan selaku pembimbing kedua yang telah memberikan masukan dan arahan dalam proses bimbingan.

4. Prof.Dr. RB Soemanto, M.A selaku pembimbing pertama yang telah memberikan masukan dan arahan selama proses bimbingan.

5. Dr. H. Endang Sutisna Sulaeman, dr., M.Kes, FISPH, FISCM selaku penguji dalam seminar penelitian.

6. Prof. Drs. Pawito, Ph.D selaku penguji dalam seminar penelitian.

Peneliti menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyusunan tesis ini masih jauh dari sempurna, untuk itu pada kesempatan ini peneliti mohon kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan penyusunan di masa-masa mendatang.

Surakarta, April 2018

Joko Tri Atmojo

(8)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL

HALAMAN SAMPUL DALAM ... i

HALAMAN PERSETUJUAN TESIS ... ii

HALAMAN PENGESAHAN TESIS ... iii

LEMBAR ORISINALITAS PENELITIAN ... iv

ABSTRAK ... v

ABSTRACT ... vi

KATA PENGANTAR ... vii

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR TABEL ... xi

DAFTAR GAMBAR ... xii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiii

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Rumusan Masalah ... 5

C. Tujuan Penelitian ... 6

1. Tujuan Umum ... 6

2. Tujuan Khusus ... 6

D. Manfaat Penelitian ... 6

BAB II TINJAUAN TEORI A. Kajian Teori ... 8

1. Konsep Perilaku Merokok ... 8

2. teori tentang perubahan perilaku merokok ... 19

3. Konsep Model dan Teori yang Mendasari Keberhasilan Berhenti Merokok ... 24

B. Penelitian Relevan ... 47

C. Kerangka Berpikir ... 50

D. Hipotesis Penelitian ... 51

(9)

BAB III METODE PENELITIAN

A. Desain Penelitian ... 53

B. Tempat dan Waktu Penelitian ... 53

C. Populasi dan Tehnik Sampling ... 53

D. Langkah Penelitian ... 54

E. Variabel Penelitian ... 54

1. Variabel independen ... 54

2. Variabel dependen ... 54

F. Definisi Operasional dan Dimensi Penelitian ... 55

G. Instrumen dan Teknik Pengumpulan Data ... 59

H. Uji validitas dan reliabilitas ... 61

I. Teknik pengolahan data ... 62

J. Etika Penelitian ... 63

K. Metode Pengolahan dan Analisis Data ... 63

1. Analisis univariat ... 63

2. Analisis bivariat ... 63

3. Analisis multivariat ... 64

BAB IV HASIL PENELITIAN A. Gambaran Lokasi Penelitian ... 67

B. Hasil Analisis Univariat ... 68

1. Karakterisitik subjek penelitian ... 68

2. Hasil analisis univariat terhadap variabel-variabel penelitian ... 68

C. Hasil Analisis Bivariat ... 71

D. Hasil Analisis Jalur ... 71

1. Spesifikasi model ... 71

2. Identifikasi model ... 71

3. Kesesuaian model dan estimasi parameter ... 71

4. Respesifikasi model ... 71

BAB V PEMBAHASAN A. Pembahasan ... 75

(10)

a. Niat dipengaruhi oleh sikap ... 76

b. Niat dipengaruhi oleh persepsi kendali ... 77

c. Niat dipengaruhi norma subjektif ... 79

d. Niat dipengaruhi oleh daya beli rokok ... 80

2. Keberhasilan perilaku berhenti merokok dipengaruhi secara langsung oleh lama merokok ... 81

3. Keberhasilan perilaku berhenti merokok dipengaruhi secara langsung oleh akses memperoleh rokok ... 81

B. Keterbatasan Penelitian ... 82

BAB VI PENUTUP A. Kesimpulan ... 83

B. Implikasi ... 83

C. Saran ... 84 DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

(11)

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1. Proporsi penduduk Indonesia dengan umur ≥10 tahun

menurut kebiasaan merokok tahun 2013 ... 10

Tabel 2.2. Kandungan bahan berbahaya dalam rokok ... 14

Tabel 2.3. Penyakit yang dapat diakibatkan karena perilaku merokok ... 15

Table 2.4. Tabel 2.4. Konsep dan definisi utama health belief model (HBM) ... 26

Tabel 3.1. Kisi – kisi kuesioner niat berhenti merokok ... 59

Tabel 3.2. Kisi – kisi kuesioner persepsi kendali perilaku ... 59

Tabel 3.3. Kisi – kisi kuesioner sikap ... 59

Tabel 3.4. Kisi – kisi kuesioner akses rokok ... 60

Tabel 3.5. Kisi – kisi kuesioner norma subjektif ... 60

Tabel 3.6. Kisi – kisi kuesioner adiksi ... 60

Tabel 3.7. Kisi–kisi kuesioner dukungan sosial ... 60

Tabel 3.8. Kisi–kisi kuesioner outcome expectation ... 60

Tabel 3.9. Kisi – kisi kuesioner daya beli rokok ... 61

Tabel 3.10. Kisi – kisi kuesioner perilaku berhenti merokok ... 61

Tabel 3.11. Kisi-kisi kuesioner stres ... 61

Tabel 3.12. Hasil uji reliabilitas kuesioner ... 63

Tabel 4.1. Karakteristik subjek penelitian ... 68

Tabel 4.2. Hasil analisis univariat ... 69

Tabel 4.3. Hasil analisis bivariat determinan keberhasilan perilaku ber- henti merokok ... 70

Tabel 4.4. Hasil analisis jalur determinan berhenti merokok ... 74

(12)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1. Prevalensi perokok (usia >15 tahun) di Indonesia tahun 2015

Sumber: BPS, Susenas (Maret 2015) ... 9

Gambar 2.2. Kerangka Konsep Health Belief Model ... 24

Gambar 2.3. Komponen dan Kaitan Health Belief Model ... 25

Gambar 2.4. Model Teoritik dari Teori Planned Behavior ... 29

Gambar 2.5. Model PRECEDE/PROCEED ... 35

Gambar 2.6. Kerangka Berpikir Penelitian ... 49

Gambar 3.1. Langkah Penelitian ... 53

Gambar 4.1. Peta wilayah Kota Surakarta ... 67

Gambar 4.2. Hasil analisis jalur dengan estimate ... 72

(13)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Permohonan menjadi responden ... 85

Lampiran 2. Permohonan persetujuan sebagai responden ... 86

Lampiran 3. Kuesioner penelitian ... 87

Lampiran 4. Pertanyaan kesediaan melakukan uji validitas isi ... 94

Lampiran 5. Pernyataan kesediaan melakukan uji validitas muka ... 95

Lampiran 6. Hasil uji reliabilitas kuesioner dukungan sosial ... 96

Lampiran 7. Hasil uji reliabilitas kuesioner niat ... 97

Lampiran 8. Hasil uji reliabilitas kuesioner persepsi kendali perilaku ... 98

Lampiran 9. Hasil uji reliabilitas kuesioner norma subjektif ... 99

Lampiran 10. Hasil uji reliabilitas kuesioner sikap ... 100

Lampiran 11. Hasil uji reliabilitas kuesioner akses rokok ... 101

Lampiran 12. Hasil uji reliabilitas kuesioner daya beli rokok ... 102

Lampiran 13. Hasil uji reliabilitas kuesioner outcome expectation ... 103

Lampiran 14. Hasil uji reliabilitas kuesioner perilaku berhenti merokok ... 104

Lampiran 15. Hasil uji reliabilitas kuesioner stres ... 105

Lampiran 16. Karakteristik subjek penelitian ... 106

Lampiran 17. Rekapitulasi variabel hasil penelitian ... 110

Lampiran 18. Hasil analisis frekuensi karakteristik subjek penelitian ... 114

Lampiran 19. Hasil analisis univariat ... 115

Lampiran 20. Hasil analisis bivariat ... 116

Lampiran 21. Hasil analisis jalur ... 125

Lampiran 22. Surat ijin penelitian dari pascasarjana ... 129

Lampiran 23. Surat ijin penelitian dari BAPEDA dan KESBANGPOL ... 130

Lampiran 24. Surat ijin dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta ... 131

Lampiran 25. Ethical clereance ... 132

Lampiran 26. Dokumentasi ... 133

Referensi

Dokumen terkait

terhadap gambar peringatan bahaya merokok pada kemasan rokok dengan motivasi.. berhenti

Peranan Sikap, Norma Subjektif dan Perceived Behavioral Control (PBC) Terhadap lntensi Berhenti Merokok Pada.. Perokok Mahasiswa UIN Syarif Hida

Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan keberhasilan berhenti merokok pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan

1 PENGARUH PERINGATAN KESEHATAN BERGAMBAR PADA KEMASAN ROKOK TERHADAP MOTIVASI PEROKOK UNTUK..

Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan berhenti merokok pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kese- hatan

Penelitia n ini seja la n dengan Istifaizah tahun 2017 ‘Hubungan antara Sikap, Norma Subjektif, Persepsi Da n Self-Efficacy dengan Intensi Berhenti Merokok Pa da Remaja Putra

Determinan Subjective Norms (Norma Subjektif) perilaku berhenti mengkonsumsi minuman beralkohol merupakan kontribusi terbesar terhadap intensi berhenti mengkonsumsi

Orang dengan tingkat konsumsi rokok yang tinggi memiliki sikap yang sangat setuju bahwa merokok itu membawa dampak negatif dan juga memiliki minat berhenti merokok yang tinggi pula..