• Tidak ada hasil yang ditemukan

EKSTRAK DAUN SAWO (Manilkara zapota L.) SEBAGAI INHIBITOR KOROSI BAJA St.37 DALAM MEDIUM ASAM KLORIDA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "EKSTRAK DAUN SAWO (Manilkara zapota L.) SEBAGAI INHIBITOR KOROSI BAJA St.37 DALAM MEDIUM ASAM KLORIDA."

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Ekstrak dari bagian sawo manila dalam hal ini kulit batang, daun, dan buah muda dipilih dalam penelitian ini karena karena sawo ternyata menyimpan banyak khasiat dan memiliki

Hasil statistik menggunakan uji ANNOVA dengan pengolahan secara keseluruhan zona hambat dari masing- masing konsentrasi lotio ekstrak daun sawo manila dalam plate

Berdasarkan permasalahan diatas maka perlu dilakukan penelitian tentang Uji Efek Tonikum Ekstrak Daun Sawo Manila ( M. zapota L) Asal Bengkulu Terhadap Mencit Putih

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan laju korosi baja St-37 dalam medium natrium klorida (NaCl) 3% dan asam klorida (HCl) 3% yang ditambahkan dan tanpa

Keberadaan ekstrak daun belimbing wuluh (DBW) dapat menghambat terjadinya korosi pada baja karbon di dalam larutan asam klorida, dimana peningkatan konsentrasi ekstrak

Saat ditambahkan inhibitor yaitu ekstrak daun mahkota dewa ke dalam medium korosif maka volume gas H 2 yang dihasilkan akan menurun seperti terlihat pada Gambar

Keberadaan ekstrak daun belimbing wuluh (DBW) dapat menghambat terjadinya korosi pada baja karbon di dalam larutan asam klorida, dimana peningkatan konsentrasi ekstrak

Untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan inhibitor korosi dari bahan-bahan alami, maka peneliti menggunakan ekstrak dari daun mahkota dewa (Phaleria macrocarpa ) dengan