IZIN POLIGAMI YANG DIPUTUS TANPA KEHADIRAN TERMOHON (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Kudus
Nomor 0748/Pdt.G/2018/Pa.Kds)
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana (S.1) Dalam Bidang Hukum Keluarga Islam (HKI)
Oleh : Hilmi Maula NIM. 1820110044
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI KUDUS FAKULTAS SYARIAH
PROGRAM STUDI HUKUM KELUARGA ISLAM
TAHUN 2022
ii
iii
iv
vi
MOTTO
“Sungguh Allah menyuruhmu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaknya kamu menetapkannya dengan adil.
Sungguh, Allah sebaik-baik yang memberi pengajaran kepadamu.
Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Melihat.”
(QS. An-Nisa 58)
vii
PERSEMBAHAN
Dengan mengucapkan alhamdulillah wasyukurillah kepada Allah Subhanahu Wa Ta‟ala yang telah memberikan nikmat iman, islam dan kesehatan sehingga dapat terselesaikannya penulisan skripsi ini sebgai tugas akhir saya dalam mendapat gelas Sarjana (S1). Tentunnya skripsi ini saya persembahkan kepada:
1. Keluarga dan kedua orang tuaku, Bapak Abdul Malik dan Ibu Zahroh, juga kakak dan adikku yang senantiasa memberikan support dan do‟a untuk diberikan kelancaran dan kemudahan dalam menyelesaikan pendidikan dan penelitian ini.
2. Bapak Zainal Arifin, S.Ag. selaku Ketua Pengadilan Agama Kudus yang telah memberikan izin untuk melakukan penelitian di Pengadilan Agama Kudus, tanapa izin beliau maka tidak adalah penelitian ini
3. Bapak Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi, Lc. M.Si selaku direktur Pasca Sarjana IAIN Kudus yang sekaligus menjadi dosen pembimbing saya yang senantiasa memberikan pengarahan dalam menyelesaikan skripsi ini.
4. Kepada teman-teman HKI B 2018 yang selalu menjadi kawan setiap langkah yang saya tempuh dalam menjalani perkuliahan.
5. Serta semua pihak yang telah berjasa membantu dalam menyusun penelitian ini yang tidak bisa daya sebutkan satu persatu.
Semoga mereka semua selalu diberikan kemudahan untuk setiap urusannya dan semoga selalu mendapatkan berkah dari Allah Subhanahu Wa ta‟ala dalam hidupnya. Aamiin.
viii
PEDOMAN TRANSLASI ARAB – LATIN
HurufArab Nama Huruf Latin Nama
ا
Alif dilambangkan Tidak Tidak dilambangkanب
Ba B Beت
Ta T Teث
Ṡa Ṡ Es (dengan titik diatas)
ج
Ja J Jeح
Ḥa Ḥ Ha (dengan titik dibawah)
خ
Kha Kh Ka dan Haد
Dal D Deذ
Żal Ż Zet (dengan titik diatas)
ر
Ra R Erز
Za Z Zetس
Sa S Esش
Sya SY Es dan Yeص
Ṣa Ṣ Es (dengan titik dibawah)
ض
Ḍat Ḍ De (dengan titik dibawah)
ط
Ṭa Ṭ Te (dengan titik dibawah)
ix
ظ
Ẓa Ẓ Zet (dengan titik dibawah)
ع
„Ain „ Apostrof Terbalikغ
Ga G Geؼ
Fa F Efؽ
Qa Q Qiؾ
Ka K Kaؿ
La L Elـ
Ma M Emف
Na N Enو
Wa W Weػه
Ha H Haء
Hamzah ‟ Apostrofي
Ya Y YeHamzah (ء) yang terletak di awal kata mengikuti vokalnya tanpa diberi tanda apa pun. Jika hamzah (ء) terletak di tengah atau di akhir, maka ditulis dengan tanda (‟).
x
KATA PENGANTAR
Alhamdulillahirobbil „alamiin, segala puji bagi Allah atas berkah rahmat, taufiq serta hidayah-Nya yang senantiasa menyertai penulis hingga dapat terselesaikannya penyusunanan skripsi ini yang berjudul “IZIN POLIGAMI YANG DIPUTUS TANPA KEHADIRA TERMOHON (Studi Kasus Putusan Nomor 0748/Pdt.G/2018/Pa.Kds)”. Sholawat serta salam tak lupa senantiasa penulis curahkan kepada nabi agung Nabi Muhammad Shallallahu „allaihi Wasallam yang kelak kita nanti syafaatnya dihari akhir juga yang mengantarkan kita dari masa kegelapan menuju masa yang terang benderang ini.
Skripsi ini disusun guna memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Hukum (SH) pada Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah IAIN Kudus. Tanpa dukungan dari berbagai pihak kepada penulis, tentunya penulisan penelitian ini tidak akan terselesaikan dengan baik. Oleh sebab itu penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang turut membantu dalam menyusun skripsi ini terutama kepada:
1. Bapak Dr. H. Mundakir, M.Ag selaku Rektor Institut Agama Islam Negeri Kudus.
2. Ibu Dr. Any Ismayawati, SH, M.Hum selaku Dekan Fakultas Syariah yang telah memberikan bimbingan dan nasehat, serta persetujuan tentang penulisan skripsi.
3. Bapak H. Fuad Riyadi. Lc., M.Ag selaku Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam IAIN Kudus yang telah memberikan persetujuan mengenai penulisan skripsi.
4. Bapak Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi, Lc. M.Si selaku dosen pembimbing yang senantiasa memberikan pengarahan dan bimbingan serta semangat dalam menyusun skripsi ini.
5. Para Dosen dan seluruh Staf Pengajar di lingkungan Institut Agama Islam Negeri Kudus khususnya para Dosen dan Staff Fakultas Syariah yang telah membantu penulis selama menjalani studi.
6. Kedua orang tua, bapak H. Abdul Malik Makmun dan ibu Hj.
Zahroh serta kakak adik saya yang selalu memberikan do‟a dan dukungan kepada penulis, sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini dengan penuh suka cita.
xi
7. Bapak Zainal Arifin, S.Ag. selaku Ketua Pengadilan Agama Kudus yang telah memberikan ijin penelitian.
8. Seluruh pihak yang secara langsung maupun tidak langsung yang telah memberikan bantuannya mulai dari pelaksanaan hingga penyusunan skripsi ini.
9. Teman-teman seperjuangan secara umum terlebih secara khusus dari Hukum Keluarga Islam angkatan 2018 kelas B
Penulis sadar bahwa skripsi ini masih jauh dari kata sempurna dalam arti sebenarnya. Oleh karena itu, kritik dan saran selalu penulis harapkan sebagai bekal untuk lebih baik dalam proses kreatif penulis selanjutnya. Namun, sekecil apapun makna yang ada dalam tulisan ini, besar harapan dan manfaatnya baik bagi penulis sendiri juga bagi pembaca pada umumnya.
Kudus, 11 April 2022 Penulis,
Hilmi Maula NIM. 1820110044