• Tidak ada hasil yang ditemukan

ProdukHukum BankIndonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ProdukHukum BankIndonesia"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

! "# ! $% && ' "( ) *+ ",,- $ . '

$ + . * (!-! $% && ' #( +

",,/ $ . ' ' $ 0 & $ & * *

Tanya : Bagaimana persyaratan agunan milik bank berupa SBI dan/atau SUN dalam pengajuan FPJP?

Jawab : a. Nilai jual SBI dan/atau nilai pasar SUN yang diagunkan ditetapkan berdasarkan perhitungan sebagaimana ketentuan SE Ekstern ini.

b. SBI yang diagunkan memiliki sisa jangka waktu paling kurang 3 (tiga) hari kerja;

c. SUN yang diagunkan memiliki sisa jangka waktu paling kurang 10 (sepuluh) hari kerja.

Tanya : Dengan diterbitkannya perubahan kedua atas SE Ekstern tentang FPJP, jenis surat berharga apa saja yang dapat dijadikan agunan untuk mendapatkan Fasilitas FPJP?

Jawab : a. SBI milik bank.

b. SUN milik bank, dengan jenis Obligasi Negara dengan sistem kupon, Obligasi Negara tanpa kupon atau Surat Perbendaharaan Negara.

Tanya : Bagaimana menghitung nilai pasar SUN dan/ atau nilai jual SBI yang akan diagunkan untuk mendapatkan FPJP?

Jawab : a. Nilai agunan atas surat berharga milik bank ditetapkan oleh Bank Indonesia berdasarkan nilai jual SBI atau nilai pasar SUN pada saat pengajuan permohonan FPJP awal atau perpanjangan FPJP atau pengalihan FLI menjadi FPJP.

b. Nilai jual SBI dan/atau nilai pasar SUN dihitung berdasarkan harga jual dan harga pasar masing-masing surat berharga tersebut.

c. Harga masing-masing surat berharga ditetapkan oleh Bank Indonesia

berdasarkan rumusan/ harga teoritis tertentu sebagaimana

tercantum dalam sarana BI-SSSS.

Tanya : Berapa nilai jual SBI atau nilai pasar SUN yang perlu disediakan bank untuk memperoleh FPJP dalam rangka menutup saldo giro negatif bank?

Jawab : a. Untuk agunan berupa SBI, paling kurang sebesar 100% (seratus per seratus) dari nilai permohonan FPJP.

Referensi

Dokumen terkait

Dalam hal pengajuan penawaran SUN untuk dan atas nama pembeli Bank lain yang bukan Peserta Lelang, dilakukan pengisian sebagai berikut :. Dalam hal pengajuan penawaran pembelian

Yang dimaksud dengan “agunan yang berkualitas tinggi” meliputi surat berharga dan/atau tagihan yang diterbitkan oleh Pemerintah atau badan hukum lain yang mempunyai peringkat

Dalam pengajuan FPJP, Bank harus mengagunkan surat berharga yang?. diterbitkan pemerintah terlebih

Pengajuan permohonan izin atau rencana dan/atau penyampaian laporan oleh Bank kepada Bank Indonesia tersebut antara lain dilakukan dengan menggunakan format yang

10/44/DPM Tentang Tata Cara Pengajuan Repurchase Agreement (Repo) Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan Bank Indonesia, dengan ini kami mengajukan Repo

(5) Aset kredit sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b hanya dapat digunakan sebagai agunan FPJP dalam hal Bank tidak memiliki surat berharga atau surat berharga

Penilaian kualitas Surat Berharga Syariah secara umum ditetapkan berdasarkan faktor-faktor : peringkat yang dimiliki dari Surat Berharga Syariah atau aset yang

1) Nilai pasar SUN pada saat pengajuan permohonan FPJP awal atau perpanjangan FPJP atau pengalihan FLI menjadi FPJP sekurang-kurangnya sebesar 105% (seratus lima per seratus)