• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor SK.31 DJA 1982

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor SK.31 DJA 1982"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PUSAT HUKUM DAN HUMAS BPN RI SJDI HUKUM MENTERI DALAM NEGERI

KEPUTUSAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR SK.31/DJA/1982

TENTANG

PENGANGKATAN ANGGOTA-ANGGOTA SEKRETARIAT PANITIA PERTIMBANGAN LANDREFORM PUSAT

MENTERI DALAM NEGERI,

Menimbang : bahwa dalam rangka melaksanakan pasal 8 ayat (3) Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 55 tahun 1980, perlu segera mengangkat anggota-anggota Sekretariat Panitia Pertimbangan Landreform Pusat.

Mengingat : 1. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat No. Iv/MPR/1978 tentang Garis-Garis Besar Haluan Negara;

2. Unang-Undang No. 5 tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (Lembaran Negara Tahun 1960 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2043);

3. Undang-Undang No. 2 Tahun 1960 tentang Perjanjian Bagi Hasil (Lembaran Negara 1960 No. 2, Tambahan Lembaran Negara Nomor 1934);

4. Undang-Undang No. 56 Prp tahun 1960 tentang Penetapan Luas Tanah Pertanian (Lembaran Negara Tahun 1960 Nomor 174, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2117);

5. Keputusan Presiden Nomor 7 tahun 1979 tentang Rencana Pembangunan Lima Tahun Ketiga (Repelita III);

6. Keputusan Presiden Nomor 55 tahun 1980 tentang Organisasi dan Tata Kerja Penyelenggaraan Landreform;

7. Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 37 tahun 1981 tentang pembentukan Panitia Pertimbangan Landreform sebagai dimaksud dalam Keputusan Presiden No. 55 tahun 1980;

8. Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 38 tahun 1981 tentang Pelaksanaan Keputusan Presiden No. 55 tahun 1980 mengenai perincian tugas dan tata kerja Pelaksanaan Landreform;

9. Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 28 tahun 1982 tentang pengangkatan anggota-anggota Panitia Pertimbangan Landreform Pusat.

M E M U T U S K A N

Menetapkan :

Pertama : Mengangkat para pejabat yang nama-namanya tercantum dalam Lampiran Surat Keputusan ini sebagai anggota Sekretariat Panitia Pertimbangan Landreform Pusat.

Kedua : Sekretariat Panita Pertimbangan Landreform Pusat mempunyai tugas:

(2)

2

-PUSAT HUKUM DAN HUMAS BPN RI SJDI HUKUM

b. menyelenggarakan segala sesuatu yang bersangkutan dengan administrasi pelaksanaan tugas Panitia Pertimbangan Landreform Pusat.

Ketiga : Para anggota Sekretariat Panita Pertimbangan Landreform Pusat sebagaimana dimaksud dalam Diktum Pertama Surat Keputusan ini menerima honorarium tetap yang dibebankan kepada Anggaran Departemen Dalam Negeri c.q. Direktorat Jenderal Agraria dan Yayasan Dana Landreform menurut ketentuan yang akan diatur lebih lanjut dengan keputusan tersendiri.

Keempat : Apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini, akan diubah dan ditambah sebagaimana mestinya.

Kelima : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal di tetapkan.

Ditetapkan di : Jakarta Pada tanggal : 8 Maret 1982

A.n. MENTERI DALAM NEGERI DIREKTUR JENDRAL AGRARIA,

Ttd (DARYONO)

SALINAN : Surat Keputusan ini disampaikan kepada Yth.: 1. Menteri Dalam Negeri.

2. Menteri Keuangan.

3. Ketua Badan Pemeriksa Keuangan.

4. Inspektur Jenderal Departemen Dalam Negeri. 5. Panita Pertimbangan Landreform Pusat. 6. Administratur Yayasan Dana Landreform.

Referensi

Dokumen terkait

Sehubungan dengan itu maka oleh Menteri Dalam Negeri dikeluarkan Instruksi Nomor 2 tahun 1982 untuk menertibkan pembebasan dan pemanfaatan tanah-tanah yang

Tanah yang terletak di Kelurahan Karet, Karet Kuningan dan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Wilayah Jakarta Selatan, DKI Jakarta sebagaimana dimaksud dalam Surat Keputusan

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Keputusan Menteri Daiam Negeri tentang Penetapan Kabupaten/Kota sebagai Pelaksana

Ketiga : Memerintahkan kepada Bupati/Kotamadya Kepala Daerah untuk mengadakan langkah-langkah pengawasan yang intensif dan memberikan jangka waktu sampai dengan tanggal 24

(1) Kecuali bilamana ada peraturan yang secara tegas telah menentukan bahwa biaya yang diperlukan untuk suatu Panitya Pemeriksaan tanah/rumah dibebankan kepada fihak yang akan

b. menyampaikan pertimbangan kepada Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal Pusat baik mengenai lokasi perusahaan maupun kemungkinan penyediaan tanahnya. Tembusan

Penunjukan/pengangkatan pejabat-pejabat dan personalia Sub Direktorat Landreform tersebut dilaksanakan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri atas usul dari Direktur Jenderal

Tanah kelebihan maksimum dan guntai (absentee) obyek redistribusi landreform yang akan diberikan ganti kerugian adalah tanah kelebihan dari batas maksimum dan atau tanah