Dipresentasikan di UPT. Pusdainfo 13 Februari 2014
SERTIFIKASI DOSEN
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
Data D1 adalah data nominasi calon peserta serdos tahun 2014 sudah diluncurkan pada tanggal 27 Januari 2014 pada lamanhttp://forlap.dikti.go.idpada menu manajemen serdos
PTN/Kopertis agar mencermati data D1 untuk memastikan bahwa seluruh dosen yang berhak dapat mengikuti serdos 2014.
Jika ada dosen yang berhak belum masuk ke D1 PTN/Kopertis dapat melakukan pemutakhiran data dosen di PDPT (http://forlap.dikti.go.id) dan dapat dilakukan pada periode 27 Januari – 26 Februari 2014.
Tanggal 10 Maret akan diluncurkan data D3 yang merupakan himpunan data dosen yang berhak mengikuti serdos dengan batasan kuota nasional.
Tanggal 27 Maret akan diluncurkan data D4 yang merupakan data dosen yang dipastikan mengikuti Serdos 2014
Pelaksanaan Serdos dijadwalkan mulai tanggal 14 April s/d 26 April 2014 dan diumumkan pada 2 Mei 2014.
Aplikasi Dikti yang jadi referensi adalahhttp://forlap.dikti.go.id(A) dan aplikasi beasiswa BPPS dan Beasiswa LN (B).
Jika A sudah lengkap namun calon Dosen yang Disertifikasi masih tercantum di aplikasi BPPS dan Beasiswa LN (B) maka tidak bisa masuk data D1 serdos. Uniknya ini khusus yang > 2011, jika penerima beasiswa tahun 2010 ke bawah namanya masih muncul.
Jika A belum lengkap, maka sudah pasti tidak masuk data D1 serdos. Untuk itu segera lengkapi data Dosen dengan mengirimkan berkas yang diperlukan ke
Terkait B yang harus dilakukan:
1. Menghubungi sekolah asal untuk meminta status BPPS di aplikasi dicabut.
2. Surat pengantar dari kampus studinya untuk menerangkan bahwa Dosen dikembalikan kembali dari tugas belajarnya.
3. Mengirimkan Surat Pengembalian dari kampus tugas belajarnya ke
Syarat Bisa Masuk Data D1
Bahwa dosen yang masih sekolah bisa diajukan serdos. Penjelasan: bahwa
data dosen yang masuk database aplikasi BPPS maka akan otomatis tidak akan masuk dalam data D1 serdos.
Bahwa akan ada nilai minimum untuk Kompetensi Bahasa Inggris dan Kompetensi Dasar. Penjelasan : hingga detik ini belum ada kepastian/informasi
berapa nilai minimum yang dipersyaratkan, adapun soal persyaratan minimum pernah disampaikan dipertemuan di Jakarta Oktober 2013 untuk tahun 2014, namun baru hanya secara lisan.
Seluruh dosen yang gagal serdos pada tahun lalu tidak bisa mengikuti serdos pada tahun ini. Penjelasan : benar sesuai aturan memang begitu, namun
kita masih berahap dan akan berusaha agar dapat tetap dilibatkan pada tahun ini.
27 Januari
27 Februari
10 Maret
27 Maret
Menilai profesionalisme dosen guna menentukan kelayakan dosen dalam melaksanakan tugas Melindungi profesi dosen sebagai agen pembelajaran di perguruan tinggi Meningkatkan proses dan hasil pendidikan Mempercepat terwujudnya tujuan pendidikan nasional
STRATEGI
Portofolio
sebagai
Ukuran Profesionalisme
BUKTI PORTOFOLIO
Penilaian Empirikal
Penilaian Persepsional
Deskripsi Diri
PRASYARAT
Hasil penilaian profesionalisme dosen akan valid hanya bila penilaian seluruh komponen penilaian dilakukan dengan jujur
Kejujuran merupakan bagian tidak terpisahkan dari profesionalisme
1. Empirikal
SK Pangkat dan Jabatan Akademik terakhir
2. Persepsional
a. Penunjukan penilai tidak boleh dilakukan oleh DosenYang Disertifikasi (DYS)
b. Penilaian oleh mahasiswa dilakukan setelah paling sedikit 5 (lima) kali perkuliahan pada kelompok mahasiswa yang sama
c. Penilaian dilakukan secara mandiri/independen
3. Deskripsi Diri
Pernyataan deskripsi diri harus diketahui atasan langsung
KELULUSAN
1
• Persepsional oleh mahasiswa, teman sejawat, atasan dan diri sendiri;
2 • Deskripsi diri oleh Asesor;
3
• Konsistensi antara nilai persepsional dengan deskripsi diri; dan
4 • Gabungan nilai angka kredit (PAK) dan nilai persepsional.
Dosen yang lulus, mendapat sertifikat dan
tunjangan profesi dosen sesuai ketentuan
peraturan perundang-undangan (Pasal 4 dan 12
Permendiknas No. 47/2009)
Dosen yang tidak lulus, melakukan pengembangan
profesionalisme paling sedikit 1 (satu) tahun
1.
kualifikasi akademik sekurang-kurangnya S2/setara dari
Program Studi Pasca Sarjana yang terakreditasi;
2.
dosen tetap di perguruan tinggi negeri atau dosen DPK atau
dosen tetap yayasan yang telah mendapatkan inpassing dari
pejabat berwenang yang diberi kuasa oleh Mendikbud;
3.
telah memiliki masa kerja sekurang-kurangnya dua tahun di
perguruan tinggi di mana ia bekerja sebagai dosen tetap;
4.
memiliki jabatan akademik sekurang-kurangnya Asisten Ahli;
5.melaksanakan Tridharma perguruan tinggi dengan
beban
kerja
paling sedikit sepadan dengan 12 (dua belas) sks pada
setiap semester
SYARAT PESERTA (1)
SYARAT PESERTA (2)
6.
Dosen yang telah selesai mengikuti tugas belajar dapat
diikutkan sertifikasi apabila:
a. telah dikembalikan secara resmi oleh institusi tempat belajar,
b. telah diberi tugas mengajar oleh Ketua Jurusan atau yang berwenang memberi tugas mengajar
c. telah aktif mengajar paling sedikit 5 (lima) kali pada kelompok mahasiswa yang sama yang akan dimintai menilai kinerjanya sesuai instrumen persepsional mahasiswa.
7. Dosen yang belum memiliki kualifikasi akademik magister (S2)/setara dapat mengikuti sertifikasi apabila (a) mencapai usia 60 tahun dan mempunyai pengalaman kerja 30 tahun sebagai dosen, atau
mempunyai jabatan akademik lektor kepala dengan golongan IV/c, dan (b) memiliki kriteria sesuai butir 2 sd 5 di atas.
1.Sesuai dengan PP 37/2009 (a) dosen yang belum memiliki kualifikasi akademik magister (S2)/setara mencapai usia 60 tahun dan mempunyai pengalaman kerja 30 tahun sebagai dosenatau(b) mempunyai jabatan akademik lektor kepala dengan golongan IVc;
2.Jabatan akademik; 3.Pendidikan terakhir;
4.Daftar Urut Kepangkatan (DUK) bagi PNS atau yang setara untuk dosen non PNS pada tingkat perguruan tinggi.
URUTAN PRIORITAS PESERTA
INSTRUMEN PENILAIAN
Konsistensi
Jabatan Akademik
SK GOL (NKP) DAN JABATAN AKADEMIK (NAP) TERAKHIR DENGAN LAMPIRAN RINCIAN ANGKA KREDIT
Penilaian
Persepsional(NPS) • ATASAN 1 ORG • REKAN SEJAWAT 3 ORG • MAHASISWA 5 ORG • DIRI SENDIRI
Penilaian Deskripsi Diri OLEH 2 ORG ASESOR
• Dokumen/sertifikat kemampuan berbahasa Inggris (NBI).
• Dokumen/sertifikat hasil tes potensi akademik (NPA).
INSTRUMEN SERDOS
INSTRUMEN PERSEPSIONAL
INSTRUMEN PERSONAL (DESKRIPSI DIRI) deskripsi diri dosen yang disertifikasi
curriculum vitae dosen yang disertifikasi
dokumen/sertifikat kemampuan berbahasa inggris. dokumen/sertifikat hasil tes potensi akademik.
RERATA SKOR KOMPONEN PERSEPSIONAL
. 1 . 2 . 3 . 4 . 5 .
5
komp mhs komp mhs komp mhs komp mhs komp mhs komponen mhs
X
X
X
X
X
X
=
+
+
+
+
3
3 . 2 . 1 . . sjwt komp sjwt komp sjwt komp sejawat komponenX
X
X
X
=
+
+
4
. . ..mhs komp sejwt kompatas kompdiri komp komponen
X
X
X
X
X
=
+
+
+
RERATA SKOR TOTAL
INSTRUMEN PERSEPSIONAL
4
. .
.
.mhs totalsejwt totalatas totaldiri total total
X
X
X
X
X
=
+
+
+
Skoring untuk Penilaian Kompetensi
(Persepsional)
KOMPETENSI JUMLAH BUTIR RENTANG SKORPEDAGOGIK
9
9 - 63
PROFESIONAL
8
8 - 56
KEPRIBADIAN
6
6 - 42
SOSIAL
5
5 - 35
TOTAL = (NPS)
28
28 - 196
Kategorisasi
Nilai Persepsional
PEROLEHAN NILAI KATEGORI KODE
> 70%
Tinggi
T
50% - 70%
Sedang
S
PENSKORAN INSTRUMEN
DESKRIPSI DIRI
• Pemberian skor dengan melihat isi deskripsi diri dosen dan rentang skor yang ada dalam rubrik.
• Skor rata-rata dan pembobotan digunakan sebagai acuan penilaian • Kategori Skor: 1 Sertifikasi Dosen 2012 28 Re 34 Re 16 Re 12 Re 10 Re 100
rataA rataB rataC rataD rataE
NA= + + + +
[
]
100 ) ( ) (∑
= BobotSubUnsur x SkorSubUnsur NA
UNSUR PENILAIAN BOBOT
UNSUR SUB UNSUR BOBOT SUB UNSUR
ASESOR 1 ASESOR 2 SKOR BxS SKOR BxS A. Pengembangan Kualitas Pembelajaran 28 1. Usaha Kreatif 8 2. Dampak Perubahan 8 3. Kedisiplinan 4 4. Keteladanan 4 5. KeterbukaanTerhadap Kritik 4 B. Pengembangan Keilmuan/ Keahlian 34
6. Publikasi Karya Ilmiah 18 7. Makna dan Kegunaan 4 8. Usaha Inovatif 4 9. Konsistensi 4 10. Target Kerja 4 C Pengabdian Kepada Masyarakat 16 11. Kegiatan PKM 5 12. Dampak Perubahan 4 13. Dukungan Masyarakat 3 14. Kemampuan Berkomunikasi 2 15. Kemampuan Kerjasama 2 D. Manajemen/ Pengelolaan Institusi 12
16. Implementasi Kegiatan dari usulan/pemikiran
3
17. Dukungan institusi 3 18. Kendali Diri 2 19. Tanggung Jawab 2 20. Keteguhan pada Prinsip 2
PERHATIAN PENTING!
1. Isian (esai) DD setiap butir minimal 150 kata.
2. Jika esai kurang dari 150 kata, akan mendapat peringatan dari sistem, sebelum divalidasi
3. Esai kurang dari 150 kata maka skor maksimum adalah 2 (dua)
4. Tanda huruf K menunjukkan nilai mati, peserta tidak lulus.
Kondisi yg mengakibatkan nilai mati adalah (1) butir DD kosong, dan (2) ada kemiripan DD
5. Sistem akan memperingatkan apabila terjadi kasus pada butir 3 dan 4
SKORING UNTUK PENILAIAN
DESKRIPSI DIRI
KOMPETENSI JML BUTIR RENTANG SKORPEDAGOGIK
PROFESIONAL
KEPRIBADIAN
SOSIAL
24
24 - 148
KATEGORISASI NILAI DESKRIPSI DIRI
PEROLEHAN NILAI KATEGORI KODE
> 70%
Tinggi
T
50% - 70%
Sedang
S
< 50%
Rendah
R
Penilaian Konsistensi
PERSEPSI DESKRIPSI DIRI KONSISTENSI
T T S S T R R T S S S T S R R S T R R R T
Skoring untuk
Penilaian NAP
No. Urut Jabatan Akademik Pendidikan Tertinggi Skor 1. Asisten Ahli Lulusan S-1* 3Lulusan S-2 4 Lulusan S-3 5 2. Lektor Lulusan S-1* 4 Lulusan S-2 5 Lulusan S-3 6 3. Lektor Kepala Lulusan S-1* 5 Lulusan S-2 6 Lulusan S-3 7
Skoring untuk
Penilaian NKP
No. Urut Golongan Skor
1. III/a 4 III/b 4 2. III/c 5 III/d 5 3. IV/a 6 IV/b 6 IV/c 6 4. IV/d 7 IV/e 7
Skoring untuk hasil tes kemampuan
berbahasa Inggris (NBI)
NILAI ANGKA
SKOR TES KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS TOEFL IELTS TOEP Paper-based (PBT) Computer-based (CBT) Internet-based (iBT) 1 < 394 < 91 < 30 < 4.0 < 26 2 397 – 433 93 – 120 30 – 40 4.0 26 – 35 3 437 – 473 123 – 150 41 – 52 4.5 36 – 45 4 477 – 510 153 – 180 53 – 64 5.0 46 – 55 5 513 - 547 183 – 210 65 – 78 5.5 56 – 65 6 550 – 587 213 – 240 79 – 95 6.0 66 – 75 7 ≥ 590 ≥ 243 ≥ 96 ≥ 6.5 ≥ 76
Skoring untuk hasil tes potensi
akademik (NPA)
NILAI ANGKA SKOR POTENSI AKADEMIK
1 < 25 2 25 – 34 3 35 – 44 4 45 – 54 5 55 – 64 6 65 – 74 7 > 74
PENENTUAN KELULUSAN
Nilai Gabungan:
1.
PENENTUAN KELULUSAN
Peserta Dinyatakan LULUS Jika Memenuhi Kriteria
1. Instrumen Persepsional
• Rerata skor komponen Persepsional≥ 4.0
• Rerata skor keseluruhan instrumen≥ 4.5 2. Instrumen Personal (Deskripsi Diri)
• Nilai Akhir≥ 4.0
3. Konsistensi: Tinggi atau Sedang
PENGISIAN PORTOFOLIO
Pengisian Deskripsi Diri (DD) oleh DYS
DYS harus menyusun CuricullumVitae (CV), diantaranya publikasi karya ilmiah
DYS wajib mengunggah naskah publikasi karya ilmiah sebagaimana yang dicantumkan pada CV dalam bentuk dokumen atau alamat akses (URL).
Setelah melakukan pengisian borang CV, DYS menyusun narasi atau esai DD dengan mengacu pada borang CV (sekurang-kurangnya 150 kata)
PENILAIAN
Penilaian internal oleh Penilai Persepsional
Masing-masing DYS dinilai secara internal oleh 10 PP: 5 (lima) mahasiswa, 3 (tiga) sejawat, 1 (satu) atasan dan DYS sendiri.
PP dengan menggunakan Akun yang telah diterima,
login ke situs web serdos.dikti.go.id untuk melihat
data penugasan PP untuk seorang DYS.
PP dengan jujur memberikan penilaian dengan men-klik skor dalam interval penilaian pada setiap butir pernyataan yang dianggap tepat untuk DYS.
PENILAIAN (Lanj…)
Penilaian DD oleh Asesor
Dengan menggunakan Akun Asesor yang telah
diberikan oleh PSD PTPS, Asesor masuk (login) ke situs web serdos.dikti.go.id.
Asesor secara jujur dan bertanggungjawab
memberikan penilaian dengan men-klik skor dalam interval penilaian untuk setiap butir DD.
Setelah penilaian dilakukan dengan lengkap, maka Asesor melakukan finalisasi dengan mengklik tombol SETUJU.
Tombol SETUJU hanya dapat di-klik, jika semua butir DD telah dinilai.
ALUR PIKIR PEMBAHARUAN
SERDOS 2013
REKAM JEJAK KOMPETENSI DOSEN SKOR PENILAIAN PERSEPSIONAL DOSEN PROFE-SIONAL SKOR TES BAHASA INGGRIS REKAM JEJAK PRESTASI TRIDHARMA SKOR PUBLIKASI ILMIAH SKOR TPA POTENSI AKADEMIK SKOR PENILAIAN DESKRIPSI DIRI & CVMengukur kemampuan pemahaman dan penalaran
seseorang,
Mengukur potensi seseorang untuk dapat berhasil dan
berkembang dalam menempuh pendidikan tinggi
Tidak terkait dengan materi bidang studi tertentu.
Hasilnya tidak dipengaruhi oleh variasi jenjang
pendidikan sebelumnya (jenis, lokasi, fasilitas dan
mutu).
Dapat mengembangkan kompetensi
profesional melalui pengunaan literatur yang
mayoritas berbahasa Inggris
Dapat menulis karya ilmiah dalam bahasa
Inggris dengan baik dan benar
Dapat melakukan komunikasi dengan ilmuwan
di dunia dengan bahasa Inggris
KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS
Dosen adalah pendidik dan ilmuwan,
Indikator sebagai ilmuwan adalah kemampuannya untuk
mengembangkan ilmu pengetahuan melalui karya
ilmiah.
Karya ilmiah disebarluaskan/dipublikasikan dalam
jurnal ilmiah,
Publikasi ilmiah merupakan salah satu butir dalam
deskripsi diri yang terpenting, sehingga mempunyai
bobot penilaian yang tertinggi.
Dikti mengembangkan Pusat Layanan Tes Indonesia (PLTI) untuk
keperluan pengembangan karir pendidik dan tenaga kependididkan
Dikti menunjuk perguruan tinggi terpilih untuk menjadi
penyelenggara layanan tes (PLT) online
Sejalan dengan upaya mengembangkan kapasitas organisasi professi,
maka dalam menyiapkan materi tes melibatkan organisasi profesi
yang diakui oleh Dikti
Untuk tes kemampuan berbahasa Inggris oleh TEFFLIN dan untuk
tes potensi akademik oleh HIMPSI
PENYELENGGARA TES
1.UNM
2.UNTIRTA
3.UM
4.UNDANA
5.UNRAM
6.UNRI
7.UNSRI
8.UNHALU
9.UNSYIAH
11.
UNG
12.
UNIMED
13.
USU
14.
UNMUL
15.
UNILA
16.
UNAIR
17.
UNUD
18.
UNDIKSHA
19.
UNTAN
21.
UPI
22.UNLAM
23.ITS
24.IPB
25.UNTAD
26.UNY
27.UNNES
28.UB
29.UNEJ
30.UNJ
31.POLI BENGKALIS
32.POLITANI KUPANG
33.POLMAN BABEL
34.UII
35.UBINUS
36.UDINUS
37.UG
PT-PLT (TPA DAN KBI)
PEMBAHARUAN PENILAIAN
Aspek Lama Baru
SKORING PERSEPSIONAL SEMANTIK 1-5 SEMANTIK 1-7 KEMAMPUAN DASAR :
POTENSI AKADEMIK
TIDAK DINILAI DINILAI DARI SKOR TPA & KBI
KARYA ILMIAH PUBLIKASI ILMIAH TIDAK PERLU DIUNGGAH
PUBLIKASI ILMIAH HARUS DIUNGGAH
BATAS KELULUSAN -PERSEPSIONAL
1. RERATA KOMPONEN ≥3,0 2. RERATA KESELURUHAN ≥3,5 -DESKRIPSI DIRI RERATA ≥3,0 -NILAI GABUNGAN ≥75 PERSEPSIONAL 1. RERATA KOMPONEN ≥4,0 2. RERATA KESELURUHAN ≥4,5 -DESKRIPSI DIRI RERATA ≥4,0 -NILAI GABUNGAN >4,0