• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Pendapatan dan Strategi Pengembangan Penangkaran Bibit Jeruk Siam di Kabupaten Jember

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Pendapatan dan Strategi Pengembangan Penangkaran Bibit Jeruk Siam di Kabupaten Jember"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.  Sampel  Strategi  Pengembangan  Penangkaran Bibit Jeruk Siam
Tabel  2  menunjukkan  bahwa  rata-rata  pendapatan  penangkar  bibit  jeruk  siam  per  satu  hektar  dalam satu kali panen sebesar Rp 160.781.423
Tabel 6.   Estimasi  Koefisien  Regresi  dari  Fungsi  Pendapatan Penangkar Bibit Jeruk Siam   Variabel  Bebas  Koefisien Regresi  t-hitung  Sig*  Biaya  Produksi  -1,002  -45,289  0,000  Harga Jual  102.524,757  124,692  0,000  Jumlah  Produksi  2.297,740
Gambar 1. Struktur Organisasi Himpunan Penangkar  Jeruk Sentosa
+4

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil dan pembahasan tersebut maka diperoleh simpulan sebagai berikut: (1) Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jeruk siam di Kecamatan

Beberapa faktor yang merupakan peluang dan mendukung prospek pengembangan usahtani jeruk siam di Kecamatan Samarang adalah (1) pengembangan usahatani dalam format

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran umum usahatani jeruk siam, dan besar keuntungan usahatani jeruk siam lahan gambut serta untuk menganalisi faktor apa

Analisis mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jeruk siam dapat dijelaskan berdasarkan hasil pendugaan fungsi produksi rata-rata yaitu dengan memasukkan faktor

Prospek pengembangan usaha pembibitan jeruk siam di Desa Bangorejo Kecamatan bangorejo Kabupaten Banyuwangi dilakukan dengan menganalisis faktor-faktor internal dan

3) Menyusun alternatif-altenatif keputusan yang akan dipilih. Alternatif keputusan yang dipilih yaitu 9 produk olahan komoditas jeruk siam yang disintesa melalui kajian

Laba Bersih 831.846.166,67 41.592.308,33 Sumber: data primer diolah 2015 Tingkat Efisiensi Usaha Tani Jeruk Siam Untuk mengetahui apakah usaha tani jeruk siam di desa Padang

KESIMPULAN Berdasarkan hasil pengolahan data dari metode Analitycal Hierarchy Process AHP, Strategi peningkatan pendapatan petani jeruk siam Banjar di Kabupaten Barito Kuala adalah