• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Peramalan Beban Listrik Jangka Pendek Menggunakan Metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Peramalan Beban Listrik Jangka Pendek Menggunakan Metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1: Arsitektur Jaringan ANFIS  Arsitektur ANFIS  terdiri  dari  2  input  dan  satu output diproses oleh 5 layer
Gambar 2: Proses Pembelajaran Hybrid ANFIS  a.  Layer 5
Gambar 3: Flowchart peramalan beban listrik  jangka pendek
Gambar 4: Grafik Perbandingan Beban Aktual  dan Perkiraan Beban Listrik Bulan September

Referensi

Dokumen terkait

Pada tahap ini, metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS) akan diimplementasikan ke dalam sistem prediksi beban daya listrik dengan menggunakan bahasa

Namun selain itu, dari hasil simulasi peramalan beban dengan menggunakan metode fuzzy time series yang diajukan oleh Singh, pada gambar 4.4 dan 4.5 dapat

Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan tersebut terlihat bahwa terdapat kelemahan-kelemahan dari masing-masing metode yang digunakan, untuk itu dalam

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar 7 dimana daya yang dihasilkan pada proses peramalan menggunakan koefisien beban PLN memiliki nilai yang cukup jauh

hasil peramalan pada saat beban puncak dapat dilihat bahwa, untuk data training nilai ramalannya mengikuti pola data aktual, sedangkan pada data testing nilai

Peramalan beban listrik jangka pendek pada Sistem Kelistrikan Lombok dengan model fuzzy time series menggunakan data hari senin selama bulan Oktober tahun 2013 sebagai inputannya.. Data

Apabila dilihat pada gambar grafik bulan November 2019, kita dapat menyimpulkan bahwa hasil peramalan beban listrik menggunakan metode backpropagation neural network akan lebih

Penelitian ini berfokus pada pendeteksian outlier dalam data peramalan beban listrik jangka pendek yang tidak memenuhi asumsi distribusi normal karena banyaknya