Peramalan Beban Listrik Jangka Pendek pada Sistem Kelistrikan Jawa Timur dan Bali Menggunakan Fuzzy Time Series
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil Peramalan dengan menggunakan metode Fuzzy Time Series memiliki nilaiAverage Forecasting Error Rate (AFER) lebih kecil dibandingkan metodeHolt- Winter Aditif sehingga
Hasil Peramalan dengan menggunakan metode Fuzzy Time Series memiliki nilai Average Forecasting Error Rate (AFER) lebih kecil dibandingkan metode Holt- Winter
Metode ANFIS juga memiliki hasil yang baik untuk melakukan peramalan pada data time series tipe stasioner (data sunspot) dan musiman (data beban listrik), hal ini dapat dilihat
Sehingga bisa disimpulkan jika peramalan metode analisis time series proyeksi tren quadratic merupakan metode yangntepat untuk digunakan pada peramalan jumlah
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar 7 dimana daya yang dihasilkan pada proses peramalan menggunakan koefisien beban PLN memiliki nilai yang cukup jauh
Dalam peramalan data runtun waktu IHSG, peneliti menggunakan dasar fuzzy time series sebagai metode peramalan dan kriteria MSE dan MAPE untuk mengukur tingkat akurasi serta
Metode fuzzy time series ini diusulkan peneliti untuk digunakan dalam menyelesaikan permasalahan peramalan saham Jakarta Islamic Index (JII) tanpa memperhatikan
Kesimpulan Peramalan harga batubara dari data time series 24 bulan yang lalu dari bulan januari 2021-januari 2022 dapat dihitung dengan metode fuzzy time series lee yang menghasilkan