• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Efisiensi Usahatani Padi di Kabupaten Lampung Tengah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Efisiensi Usahatani Padi di Kabupaten Lampung Tengah"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.   Luas Lahan, Produksi dan Produktivitas Padi Sawah di Kabupaten Lampung  Tengah Tahun 2009-2013
Gambar 1. Efisiensi Teknis dan Alokatif  Sumber : Coelli, Rao, Battese, 1998
Tabel 2.   Produktivitas dan Penggunaan/Pengeluaran Input per Hektar Usahatani Padi  secara Nasional dan di Lokasi Penelitian Tahun 2014
Tabel 3.  Hasil Estimasi Model Produksi Cobb-Douglas Stochastic Frontier Usahatani Padi  Menggunakan Metode MLE
+3

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa rata-rata efisiensi teknis, efisiensi harga (alokatif) dan efisiensi ekonomi ini sejalan dengan hasil return

Penelitian tersebut mengasilkan rata-rata nilai efisiensi teknis petani padi yaitu 0.789 dan dapat disimpulkan bahwa petani tersebut sudah cukup efisien secara teknis

Penelitian tersebut mengasilkan rata-rata nilai efisiensi teknis petani padi yaitu 0.789 dan dapat disimpulkan bahwa petani tersebut sudah cukup efisien secara teknis

Rata-rata tingkat efisiensi teknis dan rata-rata produktivitas yang dicapai petani dalam usahatani padi sebesar 80% dengan menggunakan analisis frontier yakni

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ketersediaan input usahatani bawang merah per petani/ha, untuk mengetahui besarnya harga rata-rata input, harga output,

Rata-rata efisiensi teknis dalam usahatani jagung yang diperoleh adalah 79 persen shingga disimpulkan bahwa petani telah efisien secara teknis, namun secara

Petani padi sawah dalam mengkombinasikan faktor produksi luas lahan belum mencapai efisiensi ekonomi, penggunaan faktor produksi tenaga kerja dan benih tidak efisien, sedangkan

Sebaran efisiensi Teknis, Alokatif dan Ekonomis Petani Responden Menggunakan Fungsi Produksi Stochastic Frontier Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa penanganan massalah