• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penerapan Unsur Merugikan Keuangan Negara dalam Delik Tindak Pidana Korupsi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Penerapan Unsur Merugikan Keuangan Negara dalam Delik Tindak Pidana Korupsi"

Copied!
86
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1: Daftar Perkara dan Perbedaan Tuntutan  dengan Vonis soal Uang Pengganti

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil pembahasan menunjukkan beberapa permasalahan seperti: dasar perumusan bagi terjadinya kerugian keuangan negara dalam perkara tindak pidana korupsi

Yuridis Putusan Bebas dalam Tindak Pidana Korupsi Yang Merugikan Keuangan.. Negara (Putusan Mahkamah Agung

Perbuatan tersebut dapat merugikan keuangan Negara atau perekonomian Negara terhadap kelangsungan pembangunan serta masa depan bangsa dan Negara Indonesia. Perekonomian Negara

Dalam penjelasan Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 jo Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang

Perbuatan tersebut dapat merugikan keuangan Negara atau perekonomian Negara terhadap kelangsungan pembangunan serta masa depan bangsa dan Negara Indonesia. Perekonomian Negara

Penyelesaian kerugian negara perlu segera dilakukan untuk mengembalikan kekayaan negara yang hilang atau berkurang serta meningkatkan disiplin dan tanggung jawab

Penerapan pidana tambahan pengganti kerugian negara oleh hakim pada tindak pidana korupsi dalam Putusan Nomor 16/Pid.Sus-TPK/2015/Pn.Pdg sudah tepat, karena

Kerugian keuangan negara Pengertian murni merugikan keuangan negara adalah suatu perbuatan yang dilakukan oleh orang, Pegawai Negeri Sipil “PNS”, dan penyelenggara negara yang melawan