• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Perbedaan Dosis Limbah Cair Bioetanol (Vinasse) Terfermentasi Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Kakao (Theobroma Cacao L.)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengaruh Perbedaan Dosis Limbah Cair Bioetanol (Vinasse) Terfermentasi Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Kakao (Theobroma Cacao L.)"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Tinggi batang bibit kakao dengan pemberian limbah cair bioetanol  Limbah Cair Bioetanol
Tabel 2. Diameter batang bibit kakao dengan pemberian limbah cair bioetanol  Limbah Cair Bioetanol
Tabel 4. Luas daun bibit kakao dengan pemberian limbah cair bioetanol  Limbah Cair Bioetanol
Tabel 6. Rasio tajuk akar bibit kakao dengan pemberian limbah cair bioetanol  Limbah Cair Bioetanol

Referensi

Dokumen terkait

Sanggam Dera Rosa Tampubolon : Pemanfaatan Limbah Cair Biji Kakao (Theobrama cacao L.) Untuk…, 2000 USU Repository © 2008... Sanggam Dera Rosa Tampubolon : Pemanfaatan Limbah Cair

Penelitian tentang pengaruh pemberian pupuk dari limbah cair tahu menunjukkan pengaruh pemberian pupuk organik cair limbah tahu dengan konsentrasi 10 % terhadap pertumbuhan

Pemberian pupuk organik cair dan NPK 17:17:17 tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 3 sampai 10 MSPT, hal ini disebabkan dosis kedua pupuk tidak dapat

Terakhir, dalam rangka menyelesaikan studinya, penulis melakukan penelitian dengan mengambil judul Perancangan Bangunan Kolam Penampung dan Permodelan Karakteristik Limbah

Pemberian pupuk kandang ayam pengaruh nyata terhadap total luas daun bibit kakao, sedangkan pemberian pupuk organik cair berpengaruh tidak nyata terhadap total

Respons Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.) Terhadap Aplikasi Pupuk Organik Cair Pada Jenis Aksesi Buah Kakao Yang

Peningkatan dosis perlakuan limbah cair biogas dan pupuk N, P, K menunjukkan pertumbuhan tinggi bibit yang kurang optimal, hal ini dikarenakan dosis yang diberikan

Lebih besarnya diameter batang yang diberi perlakuan interaksi kompos limbah kulit buah kakao 100 g/bibit dan pupuk NPK 3,75 g/bibit diduga karena ketersediaan unsur