• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN ONSHORE PIPELINE

MENGGUNAKAN PIPA BERBAHAN KOMPOSIT

GRP

TUGAS SARJANA

Karya ilmiah sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

Sarjana Teknik dari Institut Teknologi Bandung

Oleh

PARIS HUTAGAOL

13103089

PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN

FAKULTAS TEKNIK MESIN DAN DIRGANTARA

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

(2)

Lembaran Pengesahan

Tugas Sarjana

Perancangan Onshore Pipeline Menggunakan Pipa Berbahan

Komposit GRP

Oleh

PARIS HUTAGAOL

13103089

Program Studi Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung

Disetujui pada Tanggal : Februari 2008

Pembimbing

Dr. Ir. IGN Wiratmaja Puja NIP : 131 835 240

(3)

Judul

Perancangan Onshore Pipeline Menggunakan Pipa Berbahan Komposit

GRP

Paris Hutagaol

Program Studi Teknik Mesin 13103089

Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung

Abstrak

Pada industri minyak dan gas, pipa baja merupakan jenis pipa yang paling banyak digunakan untuk pipeline. Namun begitu masalah utama yang sering dihadapi pada penggunaan pipa baja adalah rendahnya ketahanan pipa baja terhadap korosi, terutama pada pipeline yang mentransmisikan fluida yang bersifat korosif serta melewati lingkungan yang agresif. Untuk mengatasi permasalahan korosi tersebut salah satu alternatif yang muncul adalah dengan menggunakan pipa yang terbuat dari material lain yang kuat namun tahan terhadap korosi. Salah satu jenis pipa yang sesuai dengan kriteria tersebut adalah pipa komposit Glass

Reinforced Plastics (GRP).

Pada tugas sarjana ini dilakukan studi perancangan pipeline menggunakan pipa komposit GRP. Studi perancangan dalam tugas sarjana ini mencakup pemilihan tebal pipa, analisis statik span, analisis kedalaman penguburan, analisis tegangan, fleksibilitas dan global buckling serta analisis elektrostatik sistem perpipaan GRP yang dilakukan berdasarkan standard ISO 14692:2002.

Studi kasus dilakukan terhadap pipeline yang berada di lapangan migas Pondok Tengah. Pipeline ini menghubungkan cluster-cluster dan unit pengolahan untuk penyaluran crude, well fluid dan gas. Dari hasil analisis terhadap semua aspek perancangan yang dilakukan diperoleh bahwa produk pipa yang dipilih yaitu

Star FRP Series 1500-ACT (API 15HR Design) NPS 8”, 6”, 4” untuk transmisi well fluid dan gas serta Star FRP Series 800-ACT (API 15HR Design) NPS 8”

untuk transmisi crude aman digunakan baik pada kondisi instalasi, operasi maupun kondisi hydrotest.

(4)

Title Onshore Pipeline Design Using GRP

Pipe Material Paris Hutagaol

Major Mechanical Engineering 13103089

Faculty of Industrial Technology Institute of Technology Bandung

Abstract

In oil and gas industries, steel pipes are mostly applied for pipeline. However there is a fundamental problem at the usage of steel pipes which is low resistance of steel pipes to corrosion, especially at a pipeline in which the corrosive fluid is transmitted while it passes an aggressive area. To solve this problem, one of the alternatives is by using pipe made from corrosive resistant material, such as Glass Reinforced Plastics (GRP) composite pipe.

This final project studied the pipeline design using GRP composite pipe. It includes selection of pipe wall thickness, static span analysis, burial analysis, stress analysis, flexibility analysis, global buckling analysis, and electrostatic analysis of GRP pipes system. All analysis based on Standard ISO 14692:2002.

The case study is at the pipelines at Pondok Tengah oil and gas field. This pipelines connect all clusters and processing units for well fluid, gas and crude transmission. From the analysis result, considering all design aspect, it is obtained that the pipe product selected by Star FRP Series 1500-ACT (API 15HR Design) NPS 8", 6”, 4” for well fluid and gas transmission and Star FRP Series 800-ACT ( API 15HR Design) NPS 8” for crude transmission is safe to be applied for the installation, operation and hydrotest condition.

(5)

i

KATA PENGANTAR

Segala syukur dan hormat kepada Tuhan Yesus Kristus atas segala berkat dan anugerah-Nya, sehingga laporan tugas sarjana yang berjudul “Perancangan Onshore Pipeline Menggunakan Pipa Berbahan Komposit GRP” ini dapat diselesaikan. Tugas sarjana ini membahas aspek-aspek perancangan pipeline menggunakan pipa berbahan komposit GRP berdasarkan code dan standard yang berlaku.

Dalam kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan rasa hormat dan terima kasih terhadap orang-orang yang telah berperan dalam membantu penyelesaian tugas sarjana ini, yaitu kepada:

1. Dr. Ir. IGN Wiratmaja Puja selaku dosen pembimbing yang telah begitu banyak memberikan pengarahan, masukan, nasehat, dan berbagai nilai-nilai positif lain di luar akademis kepada penulis. Terima kasih Pak buat kesabarannya dalam membimbing.

2. Ir. Kemas Rifian, M.Sc. selaku dosen wali yang telah membimbing penulis sejak penulis memasuki ITB.

3. Bapa, Oma, Risma, Kery, Eko dan Togi tercinta untuk doa, kasih sayang, teguran, nasehat, dan dukungan selama ini. Penulis sangat bersyukur memiliki orang tua, kakak dan adik-adikku yang luar biasa.

4. Nancy Florence Batubara yang telah banyak memberikan kasih sayang, doa, kesetiaanya dalam memberikan semangat, dan membuat hari-hariku lebih ceria dalam mengerjakan tugas akhir ini.

5. Yusuf mesin 2000 yang telah banyak membantu penulis menyediakan data-data perancangan dan masukan-masukan lainya yang membantu penulis menyelesaikan tugas akhir ini. Makasih banyak mas!

6. Teman-teman dari Lab. EDC: Arnold, Hadi, Reza, Christian, Tomi, Anto, Dicky, Rio, Dipta, Azis, Hisar, Erick, Christian, Adicahyo, Idris, Harsa, Ingot, dan teman-teman lain yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Terima kasih buat kebersamaan dan pertolongannya selama ini.

(6)

ii

7. Staff Lab. EDC: Mas Jajang, Mas Dadang, Mas Iin, dan Teh Rini. Terima kasih untuk bantuannya.

8. Seluruh teman-teman M2003: Dony, Ferdinand, Franky, Tohom, Ismael dan teman-teman M2003 yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Terima kasih banyak fren.

9. Teman satu kosan: Lamhot, Marwan, Agus, Saqban, Mas Habib dan teman-teman yang sering datang ke kost Tording, Budiarto, Ediston teman SMAku. Terima kasih coi.

10. Keluarga besar dan kenalan keluarga penulis yang pernah menyemangati dan mendoakan penulis dalam penyelesaian tugas sarjana ini. Doa kalian telah dijawab. Terima kasih banyak.

Laporan tugas sarjana ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu segala kekurangan yang ada mohon dimaafkan. Sebagai proses pendewasaan diri segala bentuk kritik dan saran akan diterima dengan baik.

Besar harapan agar laporan tugas sarjana yang telah disusun ini dapat berguna dan bermanfaat bagi sumber pengetahuan serta bahan evaluasi untuk pelaksanaan tugas sarjana di masa mendatang.

Bandung, Februari 2008

(7)

iii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... iii

DAFTAR GAMBAR ... viii

DAFTAR TABEL ... xi

Bab I Pendahuluan ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Tujuan Studi ... 3

1.3 Ruang Lingkup Pembahasan ... 3

1.4 Metodologi Perancangan ... 3

1.5 Sistematika Penulisan ... 4

Bab II Tinjauan Pustaka ... 6

2.1 Material Komposit[3] ... 6

2.1.1 Klasifikasi Material Komposit[3] ... 7

2.1.2 Bahan Komposit[5] ... 8

2.1.3 Teori Kegagalan Material Komposit[6&7] ... 10

2.1.4 Glass Reinforcement Plastics (GRP)[3&8] ... 12

2.2 Sistem Perpipaan ... 13

2.2.1 Pipa Komposit GRP[2] ... 14

2.2.2 Proses Manufaktur Pipa Komposit GRP ... 14

2.2.2.1 Proses Filament Winding[3&9] ... 15

2.2.2.2 Proses Centrifugal Casting[9] ... 15

2.2.2.3 Perbandingan Proses Manufaktur Pipa Komposit GRP ... 16

2.2.3 Metode Penyambungan Pipa Komposit GRP[8] ... 17

2.2.4 Code dan Standard Perancangan Pipa Komposit GRP ... 18

2.2.5 Tipe Pembebanan[8] ... 19

2.3 Kriteria Perancangan[8] ... 20

2.4 Dasar Perancangan[8] ... 21

2.4.1 Pemilihan Material ... 22

(8)

iv

2.5.1 Syarat Dimensi ... 22

2.5.2 Syarat Material ... 23

2.6 Verifikasi Tekanan Dalam (Internal Pressure) ... 23

2.6.1 Qualified Pressure[8] ... 23

2.6.2 Factored Qualified Pressure[8] ... 24

2.6.3 Tekanan Perancangan Sistem[8] (System Design Pressure) ... 25

2.7 Pemilihan Tebal Pipa Berdasarkan Rating Tekanan Statik[11] ... 27

2.8 Analisis Span Statik[8] ... 27

2.8.1 Berdasarkan Tegangan Aksial Maksimum[8] ... 28

2.8.2 Berdasarkan Euler Buckling ... 29

2.9 Analisis Burial ... 29

2.9.1 Berdasarkan Tekanan Collapse Buckling ... 30

2.9.2 Berdasarkan Tegangan Hoop Maksimum[8,10 & 18] ... 30

2.10 Perancangan Crossing ... 31

2.10.1 Crossing Jalan Raya[14] ... 31

2.10.2 Crossing Sungai ... 33

2.11 Analisis Tegangan, Fleksibilitas dan Buckling ... 33

2.11.1 Batas Tegangan Maksimum Perancangan[8] ... 34

2.11.2 Tegangan Akibat Tekanan Dalam[8] ... 34

2.11.3 Tegangan Aksial Akibat Bending Pada Span ... 34

2.11.4 Tegangan Akibat Ekspansi [8] ... 35

2.11.5 Tegangan Bending Akibat Beban Luar ... 36

2.11.6 Shell Buckling[8] ... 38

2.11.7 Analisis Tegangan Menggunakan software CAESAR II v 4.5[16] ... 39

2.13 Hydrostatic Test[3] ... 42

2.14 Analisis Elektrostatik[3] ... 42

Bab III Data Perancangan GRP Pipeline ... 45

3.1 Sistem Perpipaan ... 45

3.2 Lokasi Perancangan Pipeline ... 46

3.3 Data Operasi ... 47

3.3.1 Umur Perancangan ... 47

(9)

v

3.3.3 Parameter Perancangan ... 49

3.3.4 Corrosion Allowance ... 50

3.4 Data Pipa ... 50

3.4.1 Data Material Pipa ... 50

3.4.2 Data Produk Pipa ... 50

3.4.3 Data Material Casing ... 52

3.4.4 Jenis Sambungan Pipa ... 52

3.5 Data Lingkungan ... 52

3.5.1 Data Atmosfir ... 53

3.5.2 Data Kondisi Tanah ... 53

3.6 Data Crossing Pipa ... 53

Bab IV Analisis Perancangan Struktur GRP Pipeline Berdasarkan ISO 14692 ... 58

4.1 Flowchart Perancangan GRP Pipeline ... 58

4.2 Pemilihan Tebal Dinding Pipa Berdasarkan Rating Tekanan Statik ... 59

4.2.1 Pengaruh Tekanan Dalam Terhadap Tebal Dinding Pipa ... 60

4.3 Verifikasi Syarat Perancangan Berdasarkan ISO 14692... 61

4.3.1 Verifikasi Syarat Dimensi ... 61

4.3.2 Verifikasi Material ... 62

4.4 Verifikasi Tekanan Dalam ... 62

4.4.1 Perhitungan Qualified Pressure ... 62

4.4.2 Perhitungan Factored Qualified Pressure ... 63

4.4.3 Analisis Tekanan Perancangan Sistem ... 64

4.4.3.1 Untuk Pipa dengan Beban Ekspansi Termal ... 65

4.4.3.2 Untuk Pipa Tanpa Beban Ekspansi Termal ... 66

4.4.4 Analisis Tekanan Hydrotest Sistem ... 67

4.5 Analisis Span Statik ... 68

4.5.1 Panjang Span Berdasarkan Tegangan Aksial Maksimum ... 69

4.5.2 Panjang Span Berdasarkan Ketahanan Terhadap Euler Buckling ... 70

4.5.3 Panjang Span Bagian Restraint ... 73

4.5.4 Panjang Span Bagian Unrestraint ... 74

(10)

vi

4.6 Analisis Burial ... 77

4.6.1 Pembuatan Parit ... 77

4.6.2 Analisis Kedalaman Penguburan ... 78

4.6.2.1 Berdasarkan Tekanan Collapse Buckling ... 78

4.6.2.2 Berdasarkan Tegangan Hoop Maksimum ... 79

4.6.3 Kedalaman Kubur Pipa Bukan Crossing ... 61

4.6.4 Penguburan Pada Daerah Crossing ... 81

4.6.5 Pengaruh Parameter Terhadap Kedalaman Kubur Maksimum ... 82

4.7 Perancangan Crossing ... 84

4.7.1 Tipe Crossing ... 84

4.7.2 Pemilihan Tebal Casing ... 84

4.7.2.1 Crossing Jalan Raya ... 85

4.7.3 Crossing Sungai ... 86

Bab V Analisis Tegangan, Fleksibilitas, Global Buckling dan Elekstrostatik GRP Pipeline ... 87

5.1 Analisis Tegangan dan Fleksibilitas ... 87

5.1.1 Pemodelan Rute Pipeline ... 87

5.1.2 Analisis pada Kondisi Operasi ... 89

5.1.2.1 Analisis Tegangan ... 89

5.1.2.2 Analisis Fleksibilitas ... 91

5.1.3 Analisis pada Kondisi Sustained ... 94

5.1.3.1 Analisis Tegangan ... 94

5.1.3.2 Analisis Fleksibilitas ... 96

5.1.4 Analisis pada Kondisi Ekspansi ... 97

5.1.4.1 Analisis Tegangan ... 97

5.1.4.2 Analisis Fleksibilitas ... 98

5.3 Analisis Tegangan pada Crossing Sungai ... 100

5.2.1 Pemodelan Crossing Sungai ... 100

5.2.2 Hasil Analisis Tegangan ... 101

5.3 Analisis Shell Buckling ... 103

5.3.1 Pengaruh Parameter Perancangan Terhadap Shell Buckling... 106

(11)

vii

5.4.1 Tegangan Tekan Aksial Maksimum Euler Buckling ... 109

5.5 Analisis Elektrostatik ... 111

Bab VI Kesimpulan dan Saran ... 113

6.1 Kesimpulan ... 113

6.2 Saran ... 114

DAFTAR PUSTAKA ... 115 LAMPIRAN-LAMPIRAN

LAMPIRAN A. Contoh Perhitungan Analisis Statik Span

Menggunakan MathCAD 2000

LAMPIRAN B. Contoh Perhitungan Kedalaman Kubur Maksimum Menggunakan MathCAD 2000

LAMPIRAN C. Contoh Perhitungan Tebal Minimum Casing Pada

Road Crossing Menggunakan Microsoft Excel 2007

LAMPIRAN D. Contoh Perhitungan Analisis Shell Buckling Menggunakan MathCAD 2000

LAMPIRAN E. Typical Drawing Sistem Perpipaan

LAMPIRAN F. Data Spesifikasi Produk Pipa Star™ Aliphatic Amine Line Pipe

(12)

viii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Pipa komposit GRP[2] ... 2

Gambar 2.1 Tingkat kebutuhan material berdasarkan porsi waktu[4] ... 6

Gambar 2.2 Klasifikasi material komposit berdasarkan jenis penguatan[3] ... 8

Gambar 2.3 Proses filament winding[10] ... 15

Gambar 2.4 Proses centrifugal casting[10] ... 16

Gambar 2.5 Adhesive bonded joint[8] ... 17

Gambar 2.6 Laminated joint[8] ... 17

Gambar 2.7 Standard API joint[8] ... 17

Gambar 2.8 Joining system[10] ... 18

Gambar 2.9 Span pada pipa[12] ... 28

Gambar 2.10 Euler buckling[13] ... 29

Gambar 2.11 Casing pada crossing jalan raya[15] ... 32

Gambar 2.12 Influence value Iσ for conentrated or uniformsurcharge of limited extent[10] ... 38

Gambar 2.13 Kurva envelope ideal dan kurva envelope aktual[16] ... 39

Gambar 2.14 Kurva envelope berdasarkan code UKOOA[16]... 40

Gambar 3.1 Pipeline keyplan lapangan migas Pondok Tengah[17] ... 44

Gambar 3.2 Peta lokasi lapangan Pondok Tengah ... 46

Gambar 3.3 Snapshot lokasi pembangunan lapangan migas Pondok Tengah ... 46

Gambar 3.4 Peta lokasi crossing dari Cluster-N, PDT-B, & L ke BSU ... 53

Gambar 3.5 Peta lokasi crossing dari Cluster-K dan I ke BSS ... 54

Gambar 3.6 Peta lokasi crossing dari Cluster-E ke Junction 5 ... 54

Gambar 3.7 Peta lokasi crossing dari Cluster-J ke BSU ... 55

Gambar 3.8 Peta lokasi Data crossing dari BSS ke PDT-A dan Tambun ... 56

Gambar 4.1 Flowchart perancangan onshore pipeline menggunakan pipa komposit GRP ... 58

Gambar 4.2 Pengaruh tekanan dalam terhadap tebal pipa minimum ... 61

(13)

ix

Gambar 4.4 Pengaruh tekanan dalam terhadap panjang span maksimum pipa GRP ... 76 Gambar 4.5 Pengaruh temperatur operasi terhadap panjang span

maksimum pipa GRP ... 76 Gambar 4.6 Instalasi tipe parit (trench)[12] ... 80 Gambar 4.7 Pengaruh tekanan dalam terhadap kedalaman kubur maksimum untuk pipa well fluid dan gas ... 82

Gambar 4.8 Pengaruh tekanan dalam terhadap kedalaman kubur maksimum untuk pipa crude ... 83

Gambar 4.9 Pengaruh temperatur operasi terhadap kedalaman kubur

maksimum untuk pipa penyalur well fluid dan gas ... 83 Gambar 4.10 Pengaruh temperatur operasi terhadap kedalaman kubur

maksimum untuk pipa penyalur crude ... 84 Gambar 4.11 Crossing jalan raya[17] ... 85 Gambar 4.12 Crossing sungai[17] ... 86 Gambar 5.1 Model tiga dimensi rute pipeline (Block Station Selatan to

Tambun) ... 88 Gambar 5.2 Penomoran nodal pada model pipeline (Block Station Selatan

to Tambun) ... 88

Gambar 5.3 Model pipa GRP terkubur (Cluster-K to Block Station Selatan) ... 89 Gambar 5.4 Lokasi tegangan maksimum pada kondisi operasi (J5

to BSS) ... 91 Gambar 5.5 Posisi displacement maksimum dalam arah x (Cluster-I

to BSS) ... 92

Gambar 5.6 Posisi displacement maksimum dalam arah y (BSS

to Tambun) ... 92

Gambar 5.7 Posisi displacement maksimum dalam arah z (Cluster-I

to BSS) ... 93

Gambar 5.8 Model crossing sungai pipa GRP ... 100 Gambar 5.9 Pengaruh rasio t/D terhadap tegangan shell buckling pada pipa penyalur well fluid, crude dan gas ... 105 Gambar 5.10 Pengaruh rasio t/D terhadap tegangan kompresi pada

(14)

x

pipa penyalur well fluid dan gas ... 105 Gambar 5.11 Pengaruh rasio t/D terhadap tegangan kompresi pada pipa penyalur crude ... 106 Gambar 5.12 Pengaruh tekanan dalam terhadap safety factor shell buckling

pada pipa penyalur well fluid dan gas ... 106 Gambar 5.13 Pengaruh tekanan dalam terhadap safety factor shell buckling

pada pipa penyalur crude ... 107 Gambar 5.13 Pengaruh temperatur operasi terhadap safety factor shell

buckling pada pipa penyalur well fluid dan gas ... 107

Gambar 5.13 Pengaruh temperatur operasi terhadap safety factor shell

(15)

xi

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Sifat-sifat mekanik beberapa jenis bahan komposit[5] ... 9

Tabel 2.2 Kelebihan dan kekurangan pipa komposit GRP ... 14

Tabel 2.3 Perbandingan proses manufaktur pipa komposit ... 16

Tabel 2.4 Jenis pembebanan pada pipa[8] ... 20

Tabel 2.5 Ketahanan tipe resin terhadap temperatur[8] ... 23

Tabel 2.6 Faktor pembebanan[3] ... 26

Tabel 2.7 Safety factor[11] ... 27

Tabel 2.8 Kedalaman crossing jalan raya[14] ... 32

Tabel 3.1 Onshore pipeline Lapangan Migas Pondok Tengah ... 45

Tabel 3.2 Data fluida ... 47

Tabel 3.3 Data Komposisi Well Fluid ... 47

Tabel 3.4 Data Komposisi Gas ... 48

Tabel 3.5 Data Komposisi Crude ... 48

Tabel 3.6 Parameter perancangan ... 48

Tabel 3.7 Data material pipa ... 49

Tabel 3.8 Data produk pipa ... 49

Tabel 3.9 Data kekuatan pipa arah hoop terhadap temperatur ... 50

Tabel 3.10 Data kekuatan pipa arah aksial... 50

Tabel 3.11 Data material casing... 51

Tabel 3.12 Data kondisi atmosfer ... 52

Tabel 3.13 Data kondisi tanah ... 52

Tabel 3.14 Data crossing dari Cluster-N, PDT-B, dan L ke BSU ... 53

Tabel 3.15 Data crossing dari Cluster-K dan I ke BSS ... 53

Tabel 3.16 Data crossing dari Cluster-E ke Junction 5 ... 54

Tabel 3.17 Data crossing dari Cluster-J ke BSU ... 55

Tabel 3.18 Data crossing dari BSS ke PDT-A dan Tambun... 56

Tabel 4.1 Tebal pipa minimum yang dibutuhkan untuk berbagai jenis pipeline ... 59

(16)

xii

Tabel 4.3 Perbandingan tr/D untuk berbagai pipeline ... 62

Tabel 4.4 Nilai qualified pressure untuk berbagai jenis pipeline ... 63

Tabel 4.5 Nilai factored qualified pressure untuk berbagai jenis pipeline ... 64

Tabel 4.6 Nilai safety factor untuk pipa dengan beban ekspansi termal ... 66

Tabel 4.7 Nilai safety factor untuk pipa tanpa beban ekspansi termal... 67

Tabel 4.8 Nilai safety factor untuk pipa dengan beban hydrotest ... 68

Tabel 4.9 Parameter operasi sistem perpipaan ... 68

Tabel 4.10 Panjang span berdasarkan tegangan aksial maksimum ... 70

Tabel 4.11 Panjang span maksimum berdasarkan euler buckling ... 72

Tabel 4.12 Hasil perhitungan span pada bagian restraint ... 73

Tabel 4.13 Hasil perhitungan span pada bagian unrestraint ... 74

Tabel 4.14 Data perancangan kedalaman kubur pipa ... 77

Tabel 4.15 Pemilihan lebar parit berdasarkan ukuran pipa ... 78

Tabel 4.16 Hasil perhitungan kedalaman kubur berdasarkan tekanan collapse buckling ... 79

Tabel 4.17 Hasil perhitungan kedalaman kubur pipa bukan crossing berdasarkan tegangan hoop maksimum ... 81

Tabel 4.18 Hasil pemilihan casing untuk crossing jalan ... 86

Tabel 5.1 Hasil analisis tegangan pipa pada kondisi beban operasi ... 90

Tabel 5.2 Hasil analisis fleksibilitas pipa pada kondisi beban operasi ... 93

Tabel 5.3 Hasil analisis tegangan untuk kondisi beban sustained ... 95

Tabel 5.4 Hasil analisis fleksibilitas pipa pada kondisi beban sustained ... 96

Tabel 5.5 Hasil analisis tegangan pada kondisi beban ekspansi ... 97

Tabel 5.6 Hasil analisis fleksibilitas pipa pada kondisi beban ekspansi ... 98

Tabel 5.7 Hasil analisis tegangan maksimum river crossing pada kondisi beban operasi ... 101

Tabel 5.8 Hasil analisis tegangan river crossing pada kondisi beban sustained ... 101

Tabel 5.9 Hasil analisis tegangan river crossing pada kondisi beban ekspansi ... 102

Tabel 5.10 Hasil analisis tegangan shell buckling ... 104

(17)

xiii

Tabel 5.12 Hasil perhitungan tegangan euler buckling ... 110 Tabel 5.13 Hasil pendekatan berdasarkan konsekuensi dari efek

elektrostatik ... 111 Tabel 5.14 Hasil pendekatan berdasarkan kemungkinan terjadinya efek

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini berarti, sekali Anda mengirim sebuah pesan, Anda dapat memastikan bahwa pesan tersebut akan berhasil dikirim kepada recipient dengan format yang sama

Disinilah user bisa mengubah data nama dan hobi, kemudian setelah menekan button “update”, barulah method updateBaris() pada baris 92-95 bekerja menangkap isi editteks

10 Dengan demikian meskipun perjanjian kredit dengan jaminan Hak Tanggungan yang telah dilakukan oleh bank selaku kreditur kepada debitur pemegang Hak Tanggungan

Pengadaan merupakan proses penyediaan obat yang dibutuhkan di Rumah Sakit dan untuk unit pelayanan kesehatan lainnya yang diperoleh dari pemasok eksternal melalui pembelian

28 Apabila harta warisan akan dibagi maka yang menjadi juru bagi dapat ditentukan antara lain adalah: 29 Orang tua yang masih hidup (janda atau duda dari pewaris),

Jika kelas Nita terdiri dari 30 orang (termasuk Nita), maka nilai ulangan Nita yang sebenarnya adalah ...... Seseorang membeli dua macam tablet: tablet A dan tablet B sebagai

Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menghindari kejenuhan siswa dalam mempelajari huruf kana (hiragana dan katakana) yang dapat berakibat pada munculnya penolakan siswa