LAMPIRAN 1 SURAT IJIN PENELITIAN

Teks penuh

(1)

LAMPIRAN 1

SURAT IJIN

(2)
(3)

LAMPIRAN 2

SURAT KETERANGAN

(4)
(5)

LAMPIRAN 3

RPP SIKLUS 1

(6)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS I

PERTEMUAN I

Sekolah : SD Negeri 1 Jiken Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Kelas / Semester : V / II

Alokasi Waktu : (2 x 35 menit) I. STANDAR KOMPETENSI :

5. Memahami hubungan antara gaya, gerak, dan energi, serta fungsinya.

II. KOMPETENSI DASAR :

5.1 Mendeskripsikan hubungan antara gaya, gerak dan energi melalui percobaan (gaya gravitasi, gaya gesek, gaya magnet).

III. INDIKATOR :

- Mengelompokkan benda-benda yang bersifat magnetis dan yang tidak magnetis.

- Menunjukkan kekuatan gaya magnet dalam menembus beberapa benda melalui percobaan.

- Memberi contoh penggunaan gaya magnet dalam kehidupan sehari-hari.

IV. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Melalui tanya jawab, siswa dapat menyebutkan benda yang dapat ditarik magnet dan benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet dengan benar. 2. Melalui percobaan, siswa dapat menunjukkan kekuatan gaya magnet

dalam menembus benda dengan ketebalan berbeda dengan benar.

3. Melalui percobaan, siswa dapat menyebutkan penggunaan gaya magnet dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.

(7)

V. MATERI PEMBELAJARAN

GAYA MAGNET

Gaya magnet banyak digunakan untuk membantu pekerjaan manusia. Ada alat yang menggunakan gaya magnet yang besar untuk mengangkut sampah besi-besi tua untuk dikumpulkan di suatu tempat. Alat ini terbuat dari magnet listrik. Sifat kemagnetan dari alat ini hanya sementara. Jika tidak ada arus listrik, sifat kemagnetannya hilang sehingga besi-besi tua yang menempel akan jatuh.

Gaya magnet adalah gaya yang ditimbulkan oleh magnet. Salah satu ciri magnet adalah memiliki kutub selatan dan kutub utara. Bagian kutub memiliki kekuatan menarik yang paling besar. Sedangkan bagian tengah magnet memiliki kekuatan magnet yang paling lemah. Semakin mendekati kutub tak sejenis maka kekuatan menarik akan semakin besar. Kekuatan ini disebut sebagai kekuatan magnetis.

Kekuatan gaya magnet untuk menarik benda-benda yang bersifat magnetis dipengaruhi oleh garis gaya magnet dan jarak magnet dengan suatu benda.

1. Garis gaya magnet

Kekuatan gaya tarik magnet tidaklah merata di seluruh bagiannya. Bagian manakah yang memiliki kekuatan gaya magnet paling besar? Pada saat batang magnet di letakkan di bawah kertas HVS yang terdapat serbuk besi maka serbuk besi akan membentuk pola-pola garis yang disebut garis gaya magnet.

Garis gaya magnet Pola garis yang

(8)

Daerah yang dilingkupi oleh garis gaya magnet merupakan medan magnet. Pada gambar tampak serbuk besi banyak berkumpul di ujung-ujung magnet. Ujung-ujung magnet disebut juga kutub magnet. Pada bagian inilah magnet memiliki kekuatan terbesar dibandingkan bagian magnet lainnya.

2. Sifat-sifat magnet

Magnet memiliki sifat sebagai berikut :

- Kutub-kutub sejenis jika didekatakan akan saling tolak-menolak. - Kutub-kutub berlawanan jika didekatkan akan saling tarik-menarik.

- Magnet dapat menarik benda seperti besi atau baja.

Benda bersifat magnetis dan bersifat nonmagnetis. Magnet dapat menarik atau menolak benda. Artinya magnet memiliki gaya hingga dapat menggerakkan benda. Gaya itu disebut gaya magnet. Tetapi tidak semua benda yang dikenai dengan gaya magnet dapat bergerak. Benda yang dapat digerakkan oleh magnet disebut benda bersifat magnetis. Benda yang tidak dapat digerakkan oleh magnet disebut benda bersifat nonmagnetis. Benda bersifat magnetis dapat terbuat dari besi, baja, kobalt, atau nikel. Benda bersifat nonmagnetis dapat terbuat dari emas, tembaga, plastik, aluminium, kaca, karet, kayu, atau kertas.

3. Jenis-jenis benda yang ditarik oleh magnet

- Feromagnetik adalah benda yang ditarik kuat oleh magnet, contohnya besi dan baja.

- Paramagnetik adalah benda yang ditarik lemah oleh magnet, contohnya kobalt dan platina.

- Diamagnetik adalah benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet, contohnya kayu dan plastik.

(9)

4. Cara membuat magnet

Magnet dibedakan menjadi dua macam berdasarkan cara terbentuknya. Magnet tersebut yaitu magnet alam dan magnet buatan. Magnet alam terjadi secara alami, contohnya magnet bumi. Magnet buatan merupakan magnet yang sengaja dibuat. Ada beberapa bentuk magnet buatan, misalnya magnet batang, tabung (silinder), jarum, huruf U, dan magnet berbentuk ladam (tapal kuda).

Untuk membuat magnet dapat dilakukan dengan cara berikut :

- Menggosokkan magnet secara searah pada sebatang besi. Semakin lama waktu penggosokan, semakin lama pula sifat kemagnetan bertahan di dalam batang besi atau baja tersebut.

- Induksi, menempelkan atau mendekatkan magnet pada benda magnetis yang akan dijadikan magnet. Pembuatan magnet secara induksi sangat mudah dilakukan. Akan tetapi, sifat kemagnetan hasil induksi ini bersifat sementara.

(10)

- Elektomagnetik dibuat dengan mengalirkan arus listrik pada kawat penghantar. Elektromagnet pertama kali ditemukan oleh Hans Christian Oersted pada tahun 1819. Elektromagnet bersifat sementara. Artinya, jika arus listrik diputus, sifat magnet itu akan hilang. Kita dapat membuat elektromagnet mempunyai kekuatan lebih besar dengan menambah jumlah baterai dan menambah jumlah lilitan.

5. Manfaat Magnet

Penggunaan gaya magnet dalam kehidupan sehari-hari - Kompas (penunjuk arah)

- Dinamo mobil mainan - Perekat pintu lemari es - Speaker radio

- Pengangkut sampah besi tua - Ujung gunting dan obeng

6. Cara menghilangkan sifat magnet

Untuk menghilangkan sifat magnet pada suatu benda dapat dilakukan dengan cara :

- Dipukul-pukul - Dibakar

- Tidak dialiri arus listrik

VI. STRATEGI PEMBELAJARAN - Strategi Pembelajaran Inquiry

(11)

VII. LANGKAH – LANGKAH PEMBELAJARAN a. Kegiatan Awal (10 menit)

- Guru meminta ketua kelas untuk memimpin doa bersama sebelum memulai pelajaran. (religius)

- Guru mengecek kehadiran siswa. (presensi)

- Menyiapkan kondisi fisik yaitu kelengkapan pembelajaran seperti buku pelajaran, alat peraga, lembar kerja siswa. (persiapan)

- Menyiapkan kondisi mental siswa untuk mengikuti pembelajaran dengan menyampaikan salam “Selamat pagi anak-anak, apa kabar pagi ini?.” (ramah)

- Guru melakukan apersepsi dengan bertanya pada siswa “Adakah lemari es di rumahmu?” “Jika ada, apa yang akan terjadi bila pintu lemari es dibuka lalu ditutup kembali?” “Pintu itu dapat tertutup rapat walaupun tanpa selot” “Mengapa bisa seperti itu?.”

- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang gaya magnet.

a. Kegiatan Inti (45 menit) Eksplorasi

- Guru memberikan gambaran tentang materi yang akan dipelajari yaitu gaya magnet.

- Guru membimbing siswa mengidentifikasi masala yang terkait dengan magnet.

- Guru membimbing siswa merumuskan hipotesis yang relevan dengan masalah-masalah yang diberikan siswa.

- Guru membagi siswa dalam kelompok dengan anggota kelompok 4 orang.

- Guru mengemukakan masalah yang akan dicari jawabannya melalui kegiatan kelompok.

(12)

Elaborasi

- Siswa berkelompok sesuai kelompoknya masing-masing untuk berdiskusi tentang gaya magnet. (tanggung jawab)

- Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang tugas yang akan diberikan secara kelompok.

- Guru memperkenalkan masalah benda yang dapat dan tidak dapat di tarik oleh magnet, letak kekuatan gaya magnet, benda yang dapat ditembus dan tidak dapat ditembus oleh magnet.

- Masing-masing kelompok diharapkan menemukan permasalahan yang timbul dari kegiatannya.

- Masing-masing kelompok menetapkan jawaban sementara terhadap permasalahan yang dihadapi. (hipotesis sementara)

- Masing-masing kelompok menghimpun informasi atau data dari hasil pengamatannya untuk menjawab hipotesis.

- Setiap kelompok membuat laporan atas permasalahan yang dihadapi. (kerja keras dan bertanggung jawab)

- Perwakilan dari kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas. (percaya diri)

- Kelompok lain memperhatikan presentasi masing-masing kelompok dan diberi kesempatan untuk menanggapinya.

Konfirmasi

- Siswa dan guru bertanya jawab tentang gaya magnet. (rasa ingin tahu) - Guru dan siswa besama-sama mencari jawaban tentang gaya magnet

yang belum dipahami.

- Guru dan siswa menyimpulkan hasil jawaban tentang gaya magnet yang belum dipahami.

(13)

b. Kegiatan Akhir (10 menit)

- Guru membagikan lembar evaluasi pada siswa.

- Siswa mengumpulkan lembar evaluasi yang sudah dikerjakan. (tanggung jawab)

- Guru memberikan refleksi tentang materi gaya magnet yang sudah di bahas.

- Guru bersama siswa membuat rangkuman tentang materi gaya magnet.

- Guru menutup pembelajaran dengan salam.

I. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN  SUMBER

- IPA 5 Salingtemas untuk Kelas V SD/MI, halaman 81 – 92. BSE 2008. Azmiyawati, dkk. Jakarta. Pusat Perbukuan. Departemen Pendidikan Nasional.

- Jelajah IPA untuk kelas 5 SD, halaman 70 – 80. Yudhistira 2006. Kemala, Rosa. Jakarta. Ghalia Indonesia.

- Ilmu Pengetahuan Alam untuk Sekolah Dasar Kelas 5, halaman 110 – 119. Erlangga 2003. Drs. Haryanto. Jakarta. Erlangga.

- Siap Ujian Akhir SIAPUJA Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD/MI Kelas V, halaman 64 – 68. Erlangga 2013. Irene. Karli, Hilda. Jakarta. Erlangga. PT Gelora Aksara Pratama.

 MEDIA

- Gambar macam-macam bentuk magnet.

- Beberapa benda yang dapat di tarik magnet dan benda yang tidak dapat ditarik magnet.

(14)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS I

PERTEMUAN 2

Sekolah : SD Negeri 1 Jiken Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Kelas / Semester : V / II

Alokasi Waktu : (2 x 35 menit) I. STANDAR KOMPETENSI :

5. Memahami hubungan antara gaya, gerak, dan energi, serta fungsinya.

II. KOMPETENSI DASAR :

5.1 Mendeskripsikan hubungan antara gaya, gerak dan energi melalui percobaan (gaya gravitasi, gaya gesek, gaya magnet).

III. INDIKATOR :

- Menyimpulkan bahwa gaya gravitasi menyebabkan benda bergerak ke bawah.

- Memprediksi seandainya tidak ada gaya gravitasi di bumi.

- Menjelaskan berbagai cara memperkecil atau memperbesar gaya gesekan. - Menjelaskan manfaat dan kerugian yang ditimbulkan oleh gaya gesekan

dalam kehidupan sehari-hari.

IV. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Melalui tanya jawab, siswa dapat menyebutkan arti dari gaya gravitasi dengan benar.

2. Melalui percobaan, siswa dapat menyimpulkan bahwa gaya gravitasi menyebabkan benda bergerak ke bawah dengan benar.

3. Melalui pengamatan, siswa dapat memprediksi seandainya tidak ada gaya gravitasi di bumi dengan benar.

(15)

4. Melalui pengamatan, siswa dapat membandingkan gerak benda pada permukaan yang berbeda-beda (kasar, halus) dengan benar.

5. Melalui percobaan, siswa dapat menjelaskan cara memperkecil atau memperbesar gaya gese dengan benar.

6. Melalui percobaan, siswa dapat menjelaskan manfaat dan kerugian yang ditimbulkan oleh gaya gesekan dalam kehidpan sehari-hari dengan benar.

V. MATERI PEMBELAJARAN

GAYA A. Pengertian Gaya

Dalam aktivitas sehari-hari kita banyak menemukan kejadian yang berhubungan dengan gaya. Misalnya, ketika kita membuka dan menutup pintu. Tahukah kamu bahwa pada saat itu kita melakukan gaya tarik dan gaya dorong? Gerakan menarik dan mendorong yang dilakukan merupakan sebuah gaya. Jadi, gaya adalah sesuatu yang berupa tarikan atau dorongan terhadap suatu benda.

B. Pengaruh Gaya

Gaya yang dikerjakankan pada suatu benda akan mempengaruhi benda tersebut. Pengaruh gaya terhadap suatu benda dapat menyebabkan hal-hal sebagai berikut :

1. Benda dari keadaan diam menjadi bergerak, misalnya sepeda awalnya diam kemudian dikayuh sehingga bergerak.

2. Benda dapat mengubah bentuk dan ukuran benda, misalnya tanah liat yang ditekan akan berubah bentuk. Selain itu dengan menekan kaleng bekas minuman, kaleng akan menjadi penyok.

(16)

kaleng ditekan berubah karet berubah ukuran karena

bentuk pengaruh gaya

3. Benda berubah arah, misalnya bola tenis yang awalnya bergerak ke arah pemain tenis, saat dipukul dengan raket, bola akan berubah arah menjauhi pemain tenis tersebut.

4. Benda bergerak dipercepat atau diperlambat, misalnya saat kita mengayuh sepeda dengan kencang dan menekan rem ketika mengendarai sepeda.

C. Macam-macam Gaya

macam-macam gaya sering kamu temukan di sekitarmu. Di pasar tradisional, kamu akan melihat orang yang mendorong atau menarik gerobak, bahkan orang yang memikul dagangannya. Di pedesaan juga dapat ditemukan kerbau yang menarik gerobak atau orang yang sedang menimba air.

1. Gaya ada dua macam berdasarkan cara kerjanya, yaitu gaya sentuh dan gaya tak sentuh. Gaya sentuh terjadi jika antara gaya dengan benda yang diberikan gaya terjadi kontak langsung, misalnya gaya gesek. Gaya tak sentuh terjdi jika antara gaya dengan benda yang diberikan gaya tidak terjadi kontak secara langsung, misalnya gaya magnet.

(17)

2. Gaya berdasarkan sumbernya terdiri atas gaya magnet, gaya gesek, gaya gravitasi. Pada pertemuan pertama kita sudah membahas tentang gaya magnet. Disini kita akan membahas gaya gravitasi dan gaya gesek.

a. Gaya Gesek

Gaya gesek merupakan gaya yang ditimbulkan oleh dua permukaan benda yang bersentuhan. Gaya gesek dapat menyebabkan benda yang bergerak terhambat geraknya, kemudian lama-kelamaan benda tersebut akan berhenti bergerak.

Permukaan benda yang berbeda akan mengakibatkan gaya gesek yang besarnya juga berbeda. Benda yang permukaannya halus memiliki gaya gesek yang lebih kecil dibandingkan dengan benda yang permukaannya kasar.

Untuk mempermudah melakukan suatu kegiatan, manusia mengatur besar kecilnya gaya gesek yang diperlukan, misalnya sebagai berikut : 1. Memperkecil gaya gesek antara gir dan rantai pada sepeda, dengan

memberikan pelumas atau oli.

2. Merancang sepatu pemain sepak bola dengan pul di bagian solnya. Pul pada sepatu bertujuan untuk memperbesar gaya gesek agar pemain sepak bola tidak tergelincir saat berlari atau menendang bola.

3. Merancang ban mobil atau motor dengan alur-alur pada permukaannya. Alur pada ban bertujuan memperbesar gaya gesek antara ban dan permukaan jalan.

(18)

b. Gaya Gravitasi

Gaya gravitasi adalah gaya tarik yang terjadi antara semua benda yang mempunyai massa di alam semesta. Bumi mempunyai massa yang sangat besar sehingga Bumi menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar untuk menarik benda-benda di sekitarnya. Gaya gravitasi yang dihasilkan oleh Bumi disebut gaya gravitasi bumi. Gaya gravitasi juga menyebabkan benda-benda yang ada di luar angkasa, seperti meteor, satelit buatan manusia, dan Bulan selalu berada di tempatnya.

Gravitasi bumi menyebabkan benda bergerak dan tertarik ke bawah atau ke pusat bumi. Contohnya buah yang jatuh dari pohon, air yang mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah, dan bola yang dilempar ke atas akan jatuh ke tanah.

VI. STRATEGI PEMBELAJARAN - Strategi Pembelajaran Inquiry

VII. LANGKAH – LANGKAH PEMBELAJARAN a. Kegiatan Awal (10 menit)

- Guru meminta ketua kelas untuk memimpin doa bersama sebelum memulai pelajaran. (religius)

- Guru mengecek kehadiran siswa. (presensi)

- Menyiapkan kondisi fisik yaitu kelengkapan pembelajaran seperti buku pelajaran, alat peraga, lembar kerja siswa. (persiapan)

- Menyiapkan kondisi mental siswa untuk mengikuti pembelajaran dengan menyampaikan salam “Selamat pagi anak-anak, apa kabar pagi ini?” (ramah)

- Guru melakukan apersepsi dengan bertanya pada siswa “Apakah yang akan terjadi jika sebuah bola dilempat ke atas?” “Apakah bola akan jatuh ke atas atau melayang di udara?”. “Begitu pula dengan

(19)

daun-daun yang kering akan berjatuhan ke tanah, Apakah yang memengaruhi gerak bola dan daun-daun itu jatuh ke tanah?.”

- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang sifat-sifat cahaya.

b. Kegiatan Inti (45 menit) Eksplorasi

- Guru memberikan gambaran tentang materi yang akan dipelajari yaitu gaya gravitasi bumi dan gaya gesek.

- Guru membimbing siswa mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan gaya gravitasi bumi dan gaya gesek.

- Guru membimbing siswa merumuskan hipotesis yang relevan dengan masalah-masalah yang diberikan siswa.

- Guru mengorganisasikan siswa dalam kelompok, tiap kelompok terdiri dari 4 orang.

- Masing-masing kelompok melakukan percobaan atau kegiatan untuk mengetahui penyebab terjadinya gaya gravitasi dan gaya gesek dengan contohnya.

Elaborasi

- Siswa berkelompok sesuai kelompoknya masing-masing untuk berdiskusi tentang gaya gravitasi bumi dan gaya gesek. (tanggung jawab)

- Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang tugas yang akan diberikan secara kelompok.

- Masing-masing kelompok menyimpulkan sementara penyebab dan contoh benda yang mengalami gaya gravitasi dan gaya gesek.

- Masing-masing kelompok menghimpun informasi atau data dari hasil pengamatannya.

- Masing-masing kelompok menyimpulkan jawaban atas permasalahan yang dihadapinya. (generalisasi)

(20)

- Setiap kelompok membuat laporan dari hasil penemuan diskusinya. (kerja keras dan bertanggung jawab)

- Perwakilan dari kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas. (percaya diri)

- Kelompok lain memperhatikan presentasi masing-masing kelompok dan diberi kesempatan untuk menanggapinya.

Konfirmasi

- Siswa dan guru bertanya jawab tentang gaya gravitasi bumi dan gaya gesek. (rasa ingin tahu)

- Guru dan siswa besama-sama mencari jawaban tentang gaya gravitasi bumi dan gaya gesek yang belum dipahami.

- Guru dan siswa menyimpulkan hasil jawaban tentang gaya gravitasi bumi dan gaya gesek yang belum dipahami.

c. Kegiatan Akhir (10 menit)

- Guru membagikan lembar evaluasi pada siswa.

- Siswa mengumpulkan lembar evaluasi yang sudah dikerjakan. (tanggung jawab)

- Guru memberikan refleksi tentang materi gaya gravitasi bumi dan gaya gesek yang sudah di bahas.

- Guru bersama siswa membuat rangkuman tentang materi gaya gravitasi bumi dan gaya gesek.

- Guru menutup pembelajaran dengan salam.

VIII. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN  SUMBER

- IPA 5 Salingtemas untuk Kelas V SD/MI, halaman 81 – 92. BSE 2008. Azmiyawati, dkk. Jakarta. Pusat Perbukuan. Departemen Pendidikan Nasional.

(21)

- Jelajah IPA untuk kelas 5 SD, halaman 70 – 80. Yudhistira 2006. Kemala, Rosa. Jakarta. Ghalia Indonesia.

- Ilmu Pengetahuan Alam untuk Sekolah Dasar Kelas 5, halaman 110 – 119. Erlangga 2003. Drs. Haryanto. Jakarta. Erlangga.

- Siap Ujian Akhir SIAPUJA Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD/MI Kelas V, halaman 64 – 68. Erlangga 2013. Irene. Karli, Hilda. Jakarta. Erlangga. PT Gelora Aksara Pratama.

IX. PENILAIAN Soal Evaluasi

- Teknik penilaian : Tes tertulis - Item tes : Pilihan ganda - Pedoman Penilaian : Benar × 4

(22)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS II

PERTEMUAN I

Sekolah : SD Negeri 1 Jiken Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Kelas / Semester : V / II

Alokasi Waktu : (2 x 35 menit) 1 pertemuan

I. STANDAR KOMPETENSI :

5. Memahami hubungan antara gaya, gerak, dan energi serta fungsinya.

II. KOMPETENSI DASAR :

5.2. Menjelaskan pesawat sederhana yang dapat membuat pekerjaan lebih mudah lebih cepat.

III. INDIKATOR :

- Mengidentifikasi berbagai jenis pesawat sederhana, misalnya pengungkit, bidang miring, katrol, dan roda.

- Menggolongkan berbagai alat rumah tangga sebagai pengungkit, bidang miring, katrol, dan roda.

IV. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Melalui pengamatan kelompok, siswa dapat mengidentifikasi berbagai jenis pesawat sederhana, misalnya pengungkit, bidang miring, katrol, dan roda dengan benar.

2. Melalui diskusi kelompok, siswa dapat menggolongkan berbagai alat rumah tangga sebagai pengungkit, bidang miring, katrol, dan roda.

(23)

V. MATERI PEMBELAJARAN

Pesawat Sederhana

Sejak zaman dahulu manusia sudah menggunakan alat-alat untuk memudahkan pekerjaan. Semua alat yang berguna untuk memudahkan pekerjaan disebut pesawat. Pesawat ada yang rumit dan ada yang sederhana. Pesawat rumit tersusun atas pesawat-pesawat sederhana. Pada prinsipnya, pesawat sederhana terbagi menjadi empat macam, yaitu pengungkit, bidang miring, katrol, dan roda berporos. Tujuan menggunakan pesawat sederhana adalah :

a. Melipatgandakan gaya atau kemampuan kita b. Mengubah arah gaya yang kita lakukan

c. Untuk menempuh jarak yang lebih jauh untuk memperbesar kecepatan.

Jenis-jenis pesawat sederhana : 1. Pengungkit atau Tuas

Di sekitar kita banyak peralatan yang menggunakan prinsip kerja pengungkit. Contohnya gunting dan pemotong kuku. Berdasarkan letak

Pesawat Sederhana

Mendemonstrasikan cara menggunakan pesawat sederhana Alat rumah tangga

dan kegiatan yang menggunakan pesawat sederhana Berbagai jenis pesawat sederhana - Pengungkit atau tuas - Bidang miring - Katrol - Roda berboros

(24)

beban, kuasa, dan penumpunya, pengungkit dibedakan menjadi tiga golongan sebagai berikut :

a. Pengungkit Golongan I

Pada tuas golongan pertama, posisi titik tumpu berada di antara beban dan kuasa. Contohnya jungkat-jungkit, gunting, palu untuk mencabut paku, dan linggis.

b. Pengungkit Golongan II

Pada tuas golongan kedua, posisi beban berada di antara posisi kuasa dan titik tumpu. Contohnya saat kita mendorong gerobak pasir dan pada alat pemecah buah atau biji, pembuka kaleng, dan pemotong kertas.

c. Pengungkit Golongan III

Pada tuas golongan ketiga, posisi kuasa berada di antara titik tumpu dan beban. Contohnya pada saat kita menggunakan sekop untuk mengambil tanah. Benda lain yang menggunakan prinsip pengungkit golongan ketiga adalah stapler, pinset, dan sapu.

(25)

2. Bidang Miring

Permukaan datar dengan salah satu ujungnya lebih tinggi daripada ujung yang lain disebut bidang miring. Jalan berkelok-kelok di pegunungan, tangga dan papan luncur yang merupakan tempat anak bermain merupakan contoh bidang miring. Contoh lainnya adalah pisau, kapak, pahat, dan paku menggunakan prinsip kerja bidang miring. Bagian yang tajam dari alat-alat tersebut merupakan bidang miring.

\

Bidang miring berguna untuk membantu memindahkan benda-benda yang terlalu berat. Keuntungan menggunakan bidang miring ialah tenaga yang dibutuhkan untuk memindahkan suatu benda lebih kecil. Namun demikian, bidang miring memiliki kelemahan, yakni untuk melaluinya harus menempuh perjalanan yang jauh. Bidang miring tidak mengurangi pekerjaan, melainkan mempermudah pekerjaan.

3. Katrol

Katrol adalah roda yang berputar pada porosnya. Katrol biasanya digunakan bersama-sama dengan mata rantai atau tali. Benda-benda yang berat dapat diangkat dengan menggunakan katrol. Katrol dapat mengubah arah gaya yang digunakan untuk menarik atau mengankat benda. Pada

(26)

prinsipnya, katrol merupakan pengungkit karena mempunyai titik tumpu, kuasa, dan beban.

Ada beberapa jenis katrol yang akan kita bahas dalam uraian berikut, yaitu katrol tetap, katrol bebas, katrol majemuk, dan balok katrol.

a. Katrol tetap

Katrol yang posisinya tidak berubah disebut katrol tetap. Katrol jenis ini dipasang pada tempat tertentu. Contoh katrol tetap yang mudah ditemui adalah katrol pada sumur timba. Dengan menarik ujung tali yang tidak terikat pada beban, maka beban akan terangkat. Kuasa yang dibutuhkan lebih kecil daripada beban itu sendiri.

b. Katrol bebas

Katrol yang posisinya selalu berubah disebut katrol bebas. Katrol bebas tidak dipasang pada tempat tertentu. Katrol ditempatkan di atas tali dengan beban dikaitkan pada katrol. Salah satu ujung tali diikat pada suatu tempat yang tetap. Ujung yang lain ditarik ke atas. Akibat tarikan itu, katrol dan beban akan naik. Kuasa yang diperlukan pada katrol bebas untuk mengangkat beban, lebih kecil daripada kuasa yang diperlukan pada katrol tetap.

(27)

c. Katrol majemuk

Katrol majemuk merupakan perpaduan antara katrol tetap dan katrol bebas yang dihubungkan dengan tali. Beban dikaitkan pada katrol yang bebas. Salah satu ujung tali diikat pada penopang katrol tetap. Ujung tali yang lain kita tarik. Akibat tarikan itu beban dan katrol yang bebas akan terangkat.

d. Balok katrol

Selain ada katrol tetap, katrol bebas, dan katrol majemuk ada pula blok katrol. Blok katrol terdiri atas dua katrol yang dipasang secara berdampingan pada satu poros.

Katrol yang digunakan pada mesin-mesin penggerak, biasanya merupakan perpaduan antara blok katrol dan katrol majemuk. Katrol ini digunakan untuk mengangkat beban yang sangat berat. Oleh karena itu, katrol digerakkan dengan tenaga mesin.

(28)

4. Roda Berporos

Roda berporos merupakan alat yang sangat penting sebab digunakan pada banyak pesawat. Contoh : setir mobil atau setir kapal, gerinda (roda asahan), tombol kunci pintu, dan roda sepeda atau roda gerobak. Roda berporos terdiri dari sebuah roda yang dihubungkan dengan sebuah poros. Roda dan poros ini dapat berputar bersama-sama.

VI. STRATEGI PEMBELAJARAN Inquiry

VII. LANGKAH – LANGKAH PEMBELAJARAN c. Kegiatan Awal (10 menit)

- Guru meminta ketua kelas untuk memimpin doa bersama sebelum memulai pelajaran. (religius)

- Guru mengecek kehadiran siswa. (presensi)

- Menyiapkan kondisi fisik yaitu kelengkapan pembelajaran seperti buku pelajaran, alat peraga, lembar kerja siswa. (persiapan)

- Menyiapkan kondisi mental siswa untuk mengikuti pembelajaran dengan menyampaikan salam “Selamat pagi anak-anak, apa kabar pagi ini?” (ramah)

- Guru melakukan apersepsi dengan bertanya pada siswa “Apakah kalian pernah memotong kertas?” “Alat apa yang kalian gunakan?” “Alat yang kalian gunakan untuk memotong itu, apakah mempermudah pekerjaan kalian?”

- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang pesawat sederhana yang dapat membuat pekerjaan lebih mudah lebih cepat.

d. Kegiatan Inti (45 menit) Eksplorasi

- Guru memberikan gambaran tentang materi yang akan dipelajari yaitu tentang pesawat sederhana.

(29)

- Siswa dan guru bertanya jawab tentang macam-macam pesawat sederhana. (rasa ingin tahu)

- Guru mengemukakan masalah yang akan dicari jawabannya melalui kegiatan kelompok.

- Guru membimbing siswa merumuskan hipotesis yang relevan dengan masalah-masalah yang diberikan siswa.

- Guru mengorganisasikan siswa dalam kelompok, setiap kelompok dengan anggota 4 orang.

Elaborasi

- Siswa berkelompok sesuai kelompoknya masing-masing untuk berdiskusi tentang pesawat sederhana. (tanggung jawab)

- Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang tugas yang akan diberikan secara kelompok.

- Guru memperkenalkan masalah berbagai jenis pesawat sederhana, misalnya pengungkit, bidang miring, katrol, dan roda.

- Masing-masing kelompok diharapkan menemukan permasalahan yang timbul dari kegiatannya.

- Masing-masing kelompok menetapkan jawaban sementara terhadap permasalahan yang dihadapi. (hipotesis sementara)

- Masing-masing kelompok menghimpun informasi atau data dari hasil pengamatannya.

- Masing-masing kelompok diharapkan menemukan permasalahan yang timbul dari kegiatannya.

- Setiap kelompok membuat laporan dari hasil penemuan diskusinya. (kerja keras dan bertanggung jawab)

- Perwakilan dari kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas. (percaya diri)

- Kelompok lain memperhatikan presentasi masing-masing kelompok dan diberi kesempatan untuk menanggapinya.

(30)

Konfirmasi

- Siswa dan guru bertanya jawab tentang berbagai jenis pesawat sederhana, misalnya pengungkit, bidang miring, katrol, dan roda. (rasa ingin tahu)

- Guru dan siswa besama-sama mencari jawaban tentang pesawat sederhana yang belum dipahami.

- Guru dan siswa menyimpulkan hasil jawaban tentang pesawat sederhana yang belum dipahami.

e. Kegiatan Akhir (10 menit)

- Guru membagikan lembar evaluasi pada siswa.

- Siswa mengumpulkan lembar evaluasi yang sudah dikerjakan. (tanggung jawab)

- Guru memberikan refleksi tentang materi pesawat sederhana yang sudah di bahas.

- Guru bersama siswa membuat rangkuman tentang materi pesawat sederhana.

- Guru menutup pembelajaran dengan salam.

VIII. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN  SUMBER

- IPA 5 Salingtemas untuk Kelas V SD/MI, halaman 97 – 105. BSE 2008. Azmiyawati, dkk. Jakarta. Pusat Perbukuan. Departemen Pendidikan Nasional.

- Ilmu Pengetahuan Alam untuk sekolah dasar kelas 5, halaman 126 – 133. Erlangga 2003. Drs. Haryanto. Jakarta. Erlangga. PT. Gelora Aksara Pratama.

- Sains Jilid 5 untuk Sekolah Dasar Kelas V, halaman 120 – 129. Erlangga 2007. Haryanto. Jakarta. Erlangga. PT. Gelora Aksara Pratama.

(31)

 MEDIA

- Gambar pesawat sederhana

- Gambar alat-alat rumah tangga yang menggunakan prinsip pesawat sederhana

(32)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS II

PERTEMUAN II

Sekolah : SD Negeri 1 Jiken Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Kelas / Semester : V / II

Alokasi Waktu : (2 x 35 menit) 1 pertemuan

I. STANDAR KOMPETENSI :

5. Memahami hubungan antara gaya, gerak, dan energi serta fungsinya.

II. KOMPETENSI DASAR :

5.2. Menjelaskan pesawat sederhana yang dapat membuat pekerjaan lebih mudah lebih cepat.

III. INDIKATOR :

 Mengidentifikasi kegiatan yang menggunakan pesawat sederhana.  Mendemonstrasikan cara menggunakan pesawat sederhana.

IV. TUJUAN PEMBELAJARAN

1) Melalui tanya jawab, siswa dapat menyebutkan kegiatan yang menggunakan berbagai jenis pesawat sederhana dengan benar.

2) Melalui pengamatan, siswa dapat menyebutkan benda di sekitar lingkungan yang menggunakan prinsip kerja pesawat sederhana dengan benar.

3) Melalui diskusi kelompok, siswa dapat mendemonstrasikan cara menggunakan pesawat sederhana dengan benar.

(33)

V. MATERI PEMBELAJARAN

Pesawat Sederhana 1. Tuas (Pengungkit)

Tuas merupakan alat pengungkit. Tuas biasa terbuat dari kayu atau linggis. Sebuah tuas terdiri atas tiga bagian utama, yaitu:

a. Titik tumpuan (TT) adalah titik di mana tempat batang tuas bertumpu. b. Titik kuasa (TK) adalah titik di mana tempat mengumpulkan gaya. c. Titik beban (TB) adalah titik di mana benda yang akan diangkat

diletakkan.

Berdasarkan letak titik beban, titik tumpu, dan titik kuasanya, tuas dibagi menjadi tiga jenis.

a. Tuas Jenis Pertama

Tuas jenis pertama merupakan tuas dengan titik tumpu berada di antara titik beban dan titik kuasa.

Alat-alat yang termasuk dalam tuas jenis pertama di antaranya : gunting, jungkat-jungkit, tang, linggis, timbangan, dan pemotong kuku.

(34)

b. Tuas Jenis Kedua

Sebuah tuas yang titik bebannya terletak di antara titik tumpu dan titik kuasa disebut tuas jenis kedua. Beberapa alat yang termasuk tuas jenis kedua ini di antaranya pisau pemotong kertas, gerobak beroda satu, pemecah kemiri, dan pembuka botol.

c. Tuas Jenis Ketiga

Tuas jenis ketiga merupakan tuas yang posisi kuasa berada di antara titik tumpu dan titik beban. Contoh peralatan yang termasuk tuas jenis ketiga antara lain lengan kita, sekop pasir, pinset, penjepit roti, penjepit es, dan lain-lain.

2. Bidang Miring

Ternyata bidang miring berguna untuk membantu memindahkan benda-benda yang terlalu berat. Prinsip kerja bidang miring dimanfaatkan orang untuk membuat baji. Beberapa alat yang menggunakan prinsip baji, diantaranya kapak, pisau, linggis, obeng, paku ulir, sekrup, jarum, paku, tatah, dan lain-lain.

(35)

3. Katrol

Katrol merupakan roda yang dapat berputar pada porosnya yang berguna sebagai alat pengangkat atau penarik benda. Prinsip kerja katrol sama dengan pengungkit, yaitu memiliki tiga titik, antara lain titik tumpu (TT), titik beban (TB), dan titik kuasa (TK).

Berdasarkan jenisnya, ada empat macam katrol, yaitu katrol tetap, katrol bebas atau lepas, katrol berganda, dan blok katrol.

a. Katrol Tetap

Katrol tetap merupakan katrol yang posisinya tidak berubah. Katrol tetap hanya berfungsi untuk mengubah arah gaya. Katrol tetap memudahkan kamu melakukan pekerjaan. Dalam kehidupan sehari-hari, sering kamu temui penggunaan katrol tetap pada sumur timba, tiang bendera, dan sangkar burung.

b. Katrol Bebas

Katrol bebas adalah katrol yang dapat bergerak bebas atau dipindah-dipindahkan. Sedangkan bebannya digantungkan pada katrolnya. Kuasa yang diperlukan pada katrol bebas untuk mengangkat beban lebih kecil daripada katrol tetap.

Gaya yang digunakan untuk mengangkat beban hanya setengahnya, misal beban yang diangkat beratnya 100 kg, maka hanya dibutuhkan kuasa sebesar 50 kg. Katrol bebas biasa digunakan oleh pekerja pabrik, pelabuhan, atau pedagang grosir untuk memudahkan pekerjaannya. c. Katrol Berganda

Katrol berganda atau majemuk merupakan perpaduan antara katrol tetap dan katrol bebas yang dihubungkan dengan tali. Beban dikaitkan pada katrol bebas. Sedangkan salah satu ujung tali diikat pada penopang katrol tetap. Ujung tali yang lain ditarik. Akibat tarikan itu beban dan katrol bebas akan terangkat.

d. Blok Katrol

Blok katrol terdiri atas dua katrol yang dipasang secara berdampingan pada satu poros. Blok katrol biasa digunakan untuk mengangkat beban

(36)

yang sangat berat. Oleh karena itu, katrol digerakkan dengan tenaga mesin.

4. Roda dan Poros

Roda berporos merupakan pesawat sederhana yang prinsip kerjanya seperti katrol. Roda berporos terdiri atas roda berbentuk silinder yang dihubungkan dengan sebuah poros. Roda dan poros berputar bersama-sama. Contoh alat-alat dengan prinsip roda berporos adalah roda sepeda, roda gerobak, roda sepeda motor, dan roda mobil.

VI. STRATEGI PEMBELAJARAN Inquiry

VII. LANGKAH – LANGKAH PEMBELAJARAN a. Kegiatan Awal (10 menit)

- Guru meminta ketua kelas untuk memimpin doa bersama sebelum memulai pelajaran. (religius)

- Guru mengecek kehadiran siswa. (presensi)

- Menyiapkan kondisi fisik yaitu kelengkapan pembelajaran seperti buku pelajaran, alat peraga, lembar kerja siswa. (persiapan)

- Menyiapkan kondisi mental siswa untuk mengikuti pembelajaran dengan menyampaikan salam “Selamat pagi anak-anak, apa kabar pagi ini?” (ramah)

- Guru melakukan apersepsi dengan bertanya pada siswa “Apakah kalian pernah menimba air?” “Alat apa yang kalian gunakan untuk menimba air?” “Lebih mudah menggunakan kerekan atau menggunakan tampar saat menimba air?”

(37)

b. Kegiatan Inti (45 menit) Eksplorasi

- Guru membimbing siswa mengidentifikasi masalah yang terkait dengan benda apa saja yang menggunakan cara kerja pesawat sederhana.

- Guru membimbing siswa merumuskan hipotesis yang relevan dengan masalah-masalah yang diberikan siswa.

- Guru mengorganisasikan siswa dalam kelompok, setiap kelompok dengan anggota 4 orang.

- Guru membimbing siswa dalam kelompok untuk melakukan percobaan penggunaan pesawat sederhana.

- Guru mengawasi siswa selama percobaan. Elaborasi

- Masing-masing kelompok diharapkan menemukan permasalahan yang timbul dalam kegiatannya.

- Masing-masing kelompok menetapkan jawaban sementara terhadap permasalahan yang dihadapi. (hipotesis sementara)

- Masing-masing kelompok diminta untuk mencari informasi data dan fakta yang relevan guna menjawab hipotesis.

- Masing-masing kelompok mengumpulkan jawaban sementara atas permasalahan yang dihadapi. (generalisasi)

- Masing-masing kelompok mempresentasikan simpulan permasalahan hasil diskusi didepan kelas.

- Kelompok lain memperhatikan presentasi masing-masing kelompok dan diberi kesempatan untuk menanggapinya.

Konfirmasi

- Siswa dan guru bertanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan dengan pesawat sederhana yang belum dipahami siswa. (rasa ingin tahu) - Guru dan siswa besama-sama mencari jawaban tentang hal-hal yang

(38)

- Guru dan siswa menyimpulkan hasil jawaban tentang pesawat sederhana yang belum dipahami.

c. Kegiatan Akhir (10 menit)

- Guru membagikan lembar evaluasi pada siswa.

- Siswa mengumpulkan lembar evaluasi yang sudah dikerjakan. (tanggung jawab)

- Guru memberikan refleksi tentang materi pesawat sederhana yang sudah di bahas.

- Guru bersama siswa membuat rangkuman tentang materi pesawat sederhana.

- Guru menutup pembelajaran dengan salam.

VIII. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN  SUMBER

- IPA 5 Salingtemas untuk Kelas V SD/MI, halaman 97 – 105. BSE 2008. Azmiyawati, dkk. Jakarta. Pusat Perbukuan. Departemen Pendidikan Nasional.

- Ilmu Pengetahuan Alam untuk sekolah dasar kelas 5, halaman 126 – 133. Erlangga 2003. Drs. Haryanto. Jakarta. Erlangga. PT. Gelora Aksara Pratama.

- Sains Jilid 5 untuk Sekolah Dasar Kelas V, halaman 120 – 129. Erlangga 2007. Haryanto. Jakarta. Erlangga. PT. Gelora Aksara Pratama.

- IPA 5 untuk SD/MI kelas 5, halaman 102 – 134. BSE 2010. Susilowati, Eko dkk. Jakarta. Pusat Perbukuan Kementrian Pendidikan Nasional.

- Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD dan MI kelas V, halaman 103 - 114. BSE. Priyono, Titik. Jakarta. Pusat Perbukuan Kementrian Pendidikan Nasional.

(39)

 MEDIA

- Gambar pesawat sederhana

- Gambar alat-alat rumah tangga yang menggunakan prinsip pesawat sederhana

IX. PENILAIAN Soal Evaluasi

- Teknik penilaian : Tes tertulis - Item tes : Pilihan ganda - Pedoman Penilaian : 𝐵𝑒𝑛𝑎𝑟 × 4

(40)

LAMPIRAN 4

LEMBAR OBSERVASI

(41)

LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS GURU STRATEGI PEMBELAJARAN INQUIRY

Pertemuan ke : Kelas/Semester :

Tanggal :

Mata Pelajaran : Materi Pembelajaran :

Petunjuk : Berilah tanda centang (√) pada kolom skala proses pembelajaran, sesuai hasil pengamatan pada saat mengamati proses pembelajaran!

Keterangan :

Skor 1 : jika kinerja guru kurang baik terhadap pernyataan dari aspek penilaian

Skor 2 : jika kinerja guru cukup baik terhadap pernyataan dari aspek penilaian

Skor 3 : jika kinerja guru baik terhadap pernyataan dari aspek penilaian Skor 4 : jika kinerja guru sangat baik terhadap pernyataan dari aspek

penilaian

No Aspek yang Diamati Skor Jml

1 2 3 4 I Pra Pembelajaran

1. Kesiapan ruang, alat dan media pembelajaran 2. Memeriksa kesiapan siswa

II Membuka Pembelajaran

3. Kesesuaian kegiatan apersepsi dengan materi ajar

4. Menyampaikan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai

(42)

No Aspek yang Diamati Skor Jml 1 2 3 4

III Kegiatan Inti Pembelajaran

A. Penguasaan Materi Pembelajaran

5. Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran 6. Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain

yang relevan

7. Menyampiakan materi ajar sesuai dengan hierarki belajar

8. Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan B. Strategi Pembelajaran

9. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai 10. Melaksanakan pembelajaran dengan

menggunakan metode inquiry

11. Melaksanakan pembelajaran secara runtut 12. Menguasai kelas

13. Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual

14. Melaksanakan pembelajaran yang

memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif 15. Melaksankan pembelajaran sesuai dengan

alokasi waktu yang telah dialokasikan C. Pemanfaaan media pembelajaran/sumber

belajar

16. Menunjukkan ketrampilan dalam penggunaan media

17. Menghasilkan pesan yang menarik

18. Menggunakan media secara efektif dan efisien 19. Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media

(43)

No Aspek yang Diamati Skor Jml 1 2 3 4

D. Pembelajaran yang menantang dan memacu keterlibatan siswa

20. Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran

21. Merespons positif terhadap partisipasi siswa 22. Memfasilitasi terjadinya interaksi guru, siswa,

dan sumber belajar

23. Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa

24. Menunjukkan hubungan antar pribadi yang positif

25. Menunjukkan keceriaan dan antusiasme siswa dalam belajar

E. Penilian proses dan hasil belajar 26. Memantau kemajuan belajar

27. Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi

F. Penggunaan bahasa

28. Menggunakan bahasa lisan secara jelas dan lancar

29. Menggunakan bahasa tulis yang baik dan benar 30. Menyampaikan dengan gaya yang sesuai

Penutup

31. Melakukan refleksi pembelajaran dengan melibatkan siswa

32. Menyusun rangkuman dengan melibatkan siswa

33. Melaksanakan tindak lanjut Total

(44)

Jumlah skor pengamatan aktivitas Guru KriteriaPenilaian :

No Skor Kualifikasi Kategori

1 116 – 132 A Sangat Baik 2 95 – 115 B Baik 3 74 – 94 C Cukup 4 54 – 74 D Kurang 5 33 – 53 E Sangat Kurang Total Skor = ... Kriteria = ... Blora, ... 2014 Observer ...

(45)

LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS BELAJAR SISWA STRATEGI PEMBELAJARAN INQUIRY

Pertemuan ke : Kelas/Semester :

Tanggal :

Mata Pelajaran : Materi Pembelajaran :

Petunjuk : Berilah tanda centang (√) pada kolom skala proses pembelajaran, sesuai hasil pengamatan pada saat mengamati proses pembelajaran!

Keterangan :

Skor 1 : jika pernyataan tersebut dilakukan oleh kurang dari 10% dari seluruh jumlah siswa yang ada.

Skor 2 : jika pernyataan tersebut dilakukan antara 11% - 40% dari seluruh jumlah siswa yang ada.

Skor 3 : jika pernyataan tersebut dilakukan oleh 41% - 70% dari seluruh jumlah siswa yang ada.

Skor 4 : jika pernyataan tersebut dilakukan lebih dari 71% dari seluruh jumlah siswa yang ada.

No Aspek yang Diamati Skor

1 2 3 4 I Pra Pembelajaran

1. Siswa menempati tempat duduknya masing-masing 2. Siswa siap mengikuti pelajaran

II Kegiatan Awal 3.

Siswa memperhatikan apersepsi yang disampaikan oleh guru

(46)

tujuan pembelajaran yang hendak dicapai

No Aspek yang Diamati Skor

1 2 3 4

III Kegiatan Inti Pemebelajaran A Penjelasan materi pelajaran

5. Memperhatikan dengan serius ketika dijelaskan materi pelajaran

6. Aktif bertanya ketika proses penjelasan materi 7. Adanya interaksi positif diantara siswa

8. Siswa memiliki pemahaman yang sama tentang materi pelajaran yang dijelaskan

B. Strategi Pembelajaran

9. Siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran

10. Siswa memberikan pendapatnya ketika diberikan kesempatan

11. Aktif mencatat berbagai penjelasan yang diberikan

12. Siswa termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran

13. Siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dengan santai dan tidak penuh tekanan

14. Siswa merasa senang ketika berbagai strategi pembelajaran dilakukan dalam pembelajaran

C Pemanfaatan media pembelajaran/sumber belajar

15. Adanya interaksi positif saat media pembelajaran disajikan

16. Keterkaitan siswa terhadap materi yang disajikan meningkat saat media pembelajaran disajikan

17. Siswa semakin jelas dan konkret saat penjelasan materi yang disajikan dengan media pembelajaran

(47)

D Penilaian proses dan hasil belajar

No Aspek yang Diamati Skor

1 2 3 4

18. Siswa merasa terbimbing

19. Mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan guru dengan benar

E Penggunaan bahasa

20. Penjelasan dapat dengan mudah dimengerti siswa

21. Siswa tidak menemui kesulitan dalam pemahaman ketika disajikan materi pelajaran

F Penutup

22. Siswa secara aktif membuat rangkuman

23. Siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran secara runtut

24. Siswa mengerjakan soal evaluasi Total

Keterangan skor aktivitas siswa

No Skor Kualifikasi Kategori

1 80 – 96 A Sangat Baik 2 66 – 79 B Baik 3 52 – 65 C Cukup 4 38 – 51 D Kurang 5 24 – 37 E Sangat Kurang Total Skor = ... Kriteria = ... Blora, ... 2014 Observer ...

(48)

LAMPIRAN 5

SOAL EVALUASI

SIKLUS 1 & 2

SEBELUM UJI

(49)

Soal Siklus I

Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling benar!

1. Dua alat yang menggunakan magnet contohnya... .

a. baterai dan panci c. peniti dan baterai b. kulkas dan gunting d. radio dan sisir 2. Magnet mempunyai dua kutub yaitu... .

a. kutub timur dan kutub barat c. kutub timur dan utara

b. kutub barat dan kutub selatan d. kutub utara dan kutub selatan 3. Benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet dibawah ini adalah... .

a. paku payung c. emas

b. jarum d. peniti

4. Yang dimaksud dengan benda magnetis yaitu... . a. benda yang dapat ditarik oleh magnet

b. benda yang mengandung magnet

c. benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet d. benda yang tidak mengandung magnet

5. Jika kita mendekatkan dua kutub magnet yang senama, maka keduanya akan... .

a. diam c. tolak menolak

b. menarik dan menolak d. tarik menarik

6. Besi dapat dibuat menjadi magnet karena mempunyai sifat feromagnetik. Yang dimaksud dengan feromagnetik adalah... .

a. bersifat magnet yang lemah c. tidak bersifat magnet b. bersifat magnet yang kuat d. bersifat benda yang ringan 7. Di bawah ini benda yang tidak dapat ditarik magnet yaitu... .

a. logam c. nikel

b. besi d. aluminium

8. Gaya magnet berupa... .

a. tarikan c. dorongan

(50)

9. Kekuatan gaya tarik magnet dipengaruhi oleh ... penghalang antara magnet dan benda magnetis.

a. besarnya magnet c. ketebalan b. besarnya benda magnetis d. beratnya benda

10. Jenis magnet yang biasa digunakan untuk kompas adalah magnet... .

a. magnet batang c. magnet u

b. magnet jarum d. magnet ladam

11. Bila sebuah magnet dipotong menjadi dua, maka setiap potongan magnet itu akan... .

a. menjadi magnet dengan dua kutub b. menjadi magnet dengan satu kurub c. hilang kemagnetannya

d. menjadi setengah magnet

12. Pembuatan magnet di bawah dilakukan dengan cara... .

a. induksi c. gosokan

b. konduksi d. dialiri arus listrik

13. Pembuatan magnet dengan cara induksi menghasilkan magnet yang bersifat...

a. tetap c. sementara

b. kuat d. kekal

14. Yang bukan meruapakan cara pembuatan magnet adalah... . a. menginduksi c. mengaliri arus listrik

b. memanaskan d. menggosok

15. Bagian magnet yang paling kuat gaya tariknya yaitu... .

a. atas c. tengah

(51)

16. Paku di dalam gelas yang berisi air selalu mengikuti gerak-an magnet yang digeser-geserkan pada dinding gelas. Hal tersebut membuktikan bahwa .... a. air mempunyai gaya tarik

b. dinding gelas menjadi magnet

c. gaya magnet dapat menembus dinding gelas dan air d. paku mempunyai sifat kemagnetan

17. Pola garis-garis lengkung di sekitar medan magnet disebut ....

a. garis lurus c. garis gaya magnet

b. garis magnet d. garis lengkung magnet 18. Pembuatan magnet seperti gambar dibawah dilakukan secara ....

a. induksi b. gosokan c. elektromagnet d. aliran listrik

19. Paku dapat ditarik oleh magnet, paku merupakan benda... .

a. tidak magnetis c. padat

b. magnetis d. keras

20. Cara yang benar untuk membuat magnet dengan gosokan ditunjukkan pada gambar... .

a. . c. .

b. . d.

21. Buah yang jatuh dari pohon merupakan peristiwa... .

a. tarikan atau dorongan c. kemalasan benda bergerak

(52)

22. Jika permukaan suatu benda licin, maka gaya gesek pada benda akan... . a. mengubah bentuk benda c. mengubah arah gerak benda b. mengubah wujud benda d. mempercepat gerak benda 23. Gaya gravitasi disebabkan oleh... .

a. gaya tak sentuh c. gaya tarik bumi

b. gaya gesek d. gaya magnet

24. Permukaan alas sandal dibuat kasar bertujuan... .

a. mampermudah pemakaian c. memperpanjang masa pemakaian b. mempermudah pembuatan d. memperbesar gaya gesek

25. Bola yang dilempar dan melambung tinggi akhirnya... . a. melesat ke angkasa c. berputar di udara

b. jatuh ke bumi d. kembali ke tempat semula 26. Gaya gesekan paling kecil pada... .

a. permukaan kering c. permukaan basah b. permukaan miring d. permukaan licin

27. Gesekan menyebabkan kendaraan mudah diberhentikan sewaktu diperlukan. Ini merupakan salah satu ... gaya gesek.

a. keistimewaan c. keuntungan

b. kekurangan d. kerugian

28. Yang bukan cara untuk memperkecil gaya adalah... a. memperluas permukaan benda

b. menghaluskan benda yang bersentuhan c. memberi pelumas

d. memasang roda

29. Jika di bumi tidak ada gaya gravitasi maka benda... .

a. diam c. bertambah besar

b. bertambah kecil d. tidak bisa menetap 30. Minyak atau pelumas mesin digunakan untuk... .

a. mempercepat gaya gesek c. memperbesar gaya gesek b. memperkecil gaya gesek d. mengurangi gaya gesek

(53)

31. Kemungkinan yang terjadi seandainya di bumi tidak ada gaya gravitasi adalah... .

a. benda-benda diam di tempatnya

b. benda-benda melayang-layang di udara c. benda-benda memiliki berat

d. benda-benda jatuh di bumi

32. Gaya gesek dapat dikurangi dengan... .

a. menghidupkan mesin setiap hari c. menggunakan minyak/pelumas b. memanaskan mesin setiap hari d. memperkasar permukaan benda 33. Pernyataan yang benar tentang gaya gravitasi adalah... .

a. gaya gravitasi di seluruh bagian bumi adalah sama b. gaya gravitasi berpusat di garis katulistiwa

c. makin jauh dari bumi gaya gravitasi semakin kecil d. makin jauh dari bumi gaya gravitasi semakin besar

34. Kelapa yang jatuh dari pohonnya akan selalu jatuh ke tanah hal ini disebabkan karena adanya... .

a. gaya gesek c. gaya magnet

b. gaya tarik d. gaya gravitasi

35. Astronaut di luar angkasa dapat melayang-layang karena terbebas dari gaya...

a. gravitasi c. gesek

b. magnet d. pegas

36. Di bawah ini merupakan kerugian dari gaya gesek... . a. berjalan di lantai tidak mudah tergelicir

b. roda dengan porosnya perputarannya lambat

c. tali timba dengan roda katrol berfungsi mengambil air

d. rem pada kendaraan mudah diberhentikan sewaktu diperlukan 37. Mendorong lemari di lantai yang licin lebih mudah karena ....

a. gaya geseknya sama saja c. gaya geseknya kecil b. gaya geseknya sangat besar d. gaya geseknya besar

(54)

38. Cara yang tepat untuk memperbesar gaya gesekan, dengan menggunakan… .

a. roda c. bantalan peluru

b. pelumas d. pul atau paku-paku

39. Kita lebih mudah berjalan di jalan beraspal daripada berjalan di atas es karena… .

a. gaya gesek jalan beraspal lebih besar daripada gaya gesek es b. gaya gesek jalan beraspal sama dengan gaya gesek es

c. gaya gesek jalan beraspal lebih kecil daripada gaya gesek es d. jalan beraspal tidak mempunyai gaya gesek

40. Contoh peristiwa yang disebabkan oleh adanya gaya gravitasi bulan adalah… . a. angin laut c. pasang surut air laut

(55)

Soal Siklus II

Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling benar!

1. Sapu merupakan pesawat sederhana jenis... .

a. pengungkit c. katrol

b. bidang miring d. roda berporos 2. Alat di bawah ini yang merupakan bidang miring adalah... .

a. sepatu roda c. papan luncur

b. katrol d. timba air

3. Pembuatan sekrup dan baut menggunakan prinsip... .

a. tuas c. roda

b. bidang miring d. poros

4. Berikut ini yang menggunakan katrol tetap adalah... .

a. mesin traktor c. sumur pompa

b. jungkat-jungkit d. sumur timba 5. Pembuatan atap rumah menggunakan prinsip... .

a. katrol c. bidang miring

b. tuas d. roda

6. Pesawat sederhana dikelompokkan menjadi...macam.

a. 5 c. 3

b. 4 d. 2

7. Katrol mempunyai titik tumpu, kuasa, dan beban. Oleh karena itu, pada prinsipnya katrol termasuk... .

a. roda c. bidang datar

b. bidang miring d. pengungkit

8. Roda termasuk pesawat sederhana jenis... .

a. katrol bebas c. pengungkit

b. katrol tetap d. bidang miring

9. Sekop yang kita gunakan untuk menyerok tanah merupakan tuas golongan... .

a. pertama c. ketiga

b. kedua d. keempat

(56)

10. Keuntungan tuas golongan kedua adalah... . a. murah

b. beban yang berat dapat digerakkan dengan ringan c. beban yang berat tidak dapat digerakan dengan ringan d. lebih cepat

11. Untuk mengangkat atau menarik benda, sebaiknya kita menggunakan... .

a. katrol c. roda berputar

b. bidang miring d. tuas

12. Di bawah ini yang merupakan contoh penggunaan pengungkit adalah... .

a. setir mobil c. roda sepeda

b. setir kapal d. dongkrak

13. Bayu sedang memotong kukunya yang panjang, maka ia menggunakan pengungkit jenis... .

a. katrol c. tuas

b. bidang miring d. roda

14. Alat yang menggunakan prinsip kerja pengungkit yaitu... .

a. derek c. timba sumur

b. pembuka botol d. kursi roda

15. Saat mengangkat beban dengan katrol, gaya yang diperlukan bertumpu pada...

a. gaya gesek dan berat benda c. gaya gesek dan gaya tarik b. gaya tarik dan berat beban d. gaya gravitasi dan berat beban 16. Benda di bawah ini yang termasuk tuas golongan ke-2 adalah... .

a. sekop c. gunting

b. sapu d. pemotong kertas

17. Di bawah ini yang bukan merupakan bagian-bagian dari pengungkit adalah...

a. titik tumpu c. titik berat

b. titik beban d. titik kuasa

18. Permukaan datar dengan salah satu ujungnya lebih tinggi daripada ujung yang lain disebut... .

(57)

b. tuas d. bidang miring

19. Paku yang menancap di tembok lebih mudah dicabut menggunakan pesawat sederhana berupa... .

a. pengungkit c. katrol

b. bidang miring d. roda berporos 20. Alat di bawah ini yang bukan pengungkit adalah... .

a. gunting c. sekop

b. gerobak pasir d. timba air

21. Tuas yang memiliki susunan

TB TK TT

l l l

adalah... .

a. katrol bebas c. pembuka kaleng

b. pemotong kuku d. penjepit es 22. Pada tuas, beban akan terasa lebih ringan jika letak beban... .

a. jauh dari titik tumpu c. dekat dengan titik tumpu b. jauh dari titik kuasa d. dekat dengan titik kuasa

23. Beban seberat 100 kg jika diangkut menggunakan katrol bebas membutuhkan tenaga sebesar... .

a. 25 kg c. 100 kg

b. 50 kg d. 200 kg

24. Beberapa roda katrol yang disusun berdampingan dalam satu poros disebut... . a. katrol tetap c. blok katrol berganda

b. katrol berganda d. katrol lepas

25. Engsel pintu termasuk pesawat sederhana yang menggunakan prinsip... .

a. pengungkit c. katrol

b. bidang miring d. roda berporos 26. Palu termasuk pesawat sederhana jenis... .

a. tuas c. roda berporos

(58)

27. Petugas Jasa Marga mengangkat sebuah truk yang mengalami kecelakaan menggunakan mobil derek. Prinsip kerja pada mobil derek menggunakan pesawat sederhana jenis... .

a. katrol c. roda berporos

b. bidang miring d. pengungkit

28. Katrol pada prinsipnya juga termasuk . . . .

c. bidang datar c. pengungkit

d. bidang miring d. roda berporos 29. Tuas jenis kedua diterapkan dalam peralatan... .

a. baji c. obeng

b. sekop d. kereta

30. Jenis paku yang batangnya menggunakan prinsip bidang miring adalah... .

a. paku payung c. paku ulir

b. paku pines d. paku jarum

31. Posisi beban yang berada di antara kuasa dan titik tumpu dimiliki oleh tuas golongan... .

a. satu c. tiga

b. dua d. empat

32. Katrol majemuk merupakan perpaduan antara ... dan ... yang dihubungkan dengan tali.

a. katrol tetap dan katrol ganda c. katrol ganda dan katrol bebas b. katrol tetap dan blok katrol d. katrol tetap dan katrol bebas 33. Makin tegak tangga rumah, maka kuasa yang diperlukan... .

a. makin besar c. makin kecil

b. makin kuat d. sama

34. Keuntungan mekanik dari roda berporos tergantung pada... .

a. panjang pendeknya poros c. panjang pendeknya roda b. besar kecilnya poros d. besar kecilnya diameter roda 35. Katrol digolongkan menjadi empat yaitu katrol... .

a. tetap, tunggal, ganda, blok katrol c. tetap, bebas, ganda, blok katrol b. tetap, tunggal, bebas, ganda d. tetap, bebas, tunggal, ganda

(59)

36. Berikut ini merupakan pengungkit jenis kedua adalah... .

A. . c. .

B. . d. ,

37. Wahyu sedang memotong kukunya yang panjang, maka ia menggunakan pesawat jenis... .

a. roda c. katrol

b. tuas d. bidang miring

38. Katrol ganda diterapkan dalam sistem kerja... .

a. derek mobil c. penarik layar kapal b. kerekan sumur timba d. katrol penarik kereta api 39. Keuntungan menggunakan tuas jenis kedua adalah... .

a. murah b. lebih cepat

c. beban yang berat dapat digerakkan dengan ringan d. beban yang berat tidak dapat digerakkan dengan ringan

40. Contoh peralatan yang termasuk jenis katrol bebas ditunjukkan oleh gambar… .

a. . c.

(60)

LAMPIRAN 6

SOAL EVALUASI

SIKLUS 1 & 2

SETELAH UJI

(61)

Soal Evaluasi I

Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling benar!

1. Yang dimaksud dengan benda magnetis yaitu... . a. benda yang dapat ditarik oleh magnet

b. benda yang mengandung magnet

c. benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet d. benda yang tidak mengandung magnet

2. Besi dapat dibuat menjadi magnet karena mempunyai sifat feromagnetik. Yang dimaksud dengan feromagnetik adalah... .

a. bersifat magnet yang lemah c. tidak bersifat magnet b. bersifat magnet yang kuat d. bersifat benda yang ringan 3. Di bawah ini benda yang tidak dapat ditarik magnet yaitu... .

a. logam c. nikel

b. besi d. aluminium

4. Kekuatan gaya tarik magnet dipengaruhi oleh ... penghalang antara magnet dan benda magnetis.

a. besarnya magnet c. ketebalan b. besarnya benda magnetis d. beratnya benda

5. Bila sebuah magnet dipotong menjadi dua, maka setiap potongan magnet itu akan... .

a. menjadi magnet dengan dua kutub b. menjadi magnet dengan satu kurub c. hilang kemagnetannya

d. menjadi setengah magnet

(62)

a. induksi c. gosokan

b. konduksi d. dialiri arus listrik

7. Pembuatan magnet dengan cara induksi menghasilkan magnet yang bersifat...

a. tetap c. sementara

b. kuat d. kekal

8. Yang bukan meruapakan cara pembuatan magnet adalah... . a. menginduksi c. mengaliri arus listrik

b. memanaskan d. menggosok

9. Paku di dalam gelas yang berisi air selalu mengikuti gerak-an magnet yang digeser-geserkan pada dinding gelas. Hal tersebut membuktikan bahwa .... a. air mempunyai gaya tarik

b. dinding gelas menjadi magnet

c. gaya magnet dapat menembus dinding gelas dan air d. paku mempunyai sifat kemagnetan

10. Pembuatan magnet seperti gambar dibawah dilakukan secara .... e. induksi

f. gosokan g. elektromagnet h. aliran listrik

11. Cara yang benar untuk membuat magnet dengan gosokan ditunjukkan pada gambar... .

a. . c. .

(63)

12. Buah yang jatuh dari pohon merupakan peristiwa... .

a. tarikan atau dorongan c. kemalasan benda bergerak b. gravitasi d. melayang-layang di udara 13. Jika permukaan suatu benda licin maka, gaya gesek pada benda akan... .

a. mengubah bentuk benda c. mempercepat gerak benda b. mengubah wujud benda d. mengubah arah gerak benda 14. Permukaan alas sandal dibuat kasar bertujuan... .

a. mampermudah pemakaian c. memperpanjang masa pemakaian b. mempermudah pembuatan d. memperbesar gaya gesek

15. Bola yang dilempar dan melambung tinggi akhirnya... . a. melesat ke angkasa c. berputar di udara

b. jatuh ke bumi d. kembali ke tempat semula 16. Gaya gesekan paling kecil pada... .

a. permukaan kering c. permukaan basah b. permukaan miring d. permukaan licin 17. Yang bukan cara untuk memperkecil gaya adalah...

a. memberi pelumas

b. menghaluskan benda yang bersentuhan c. memperluas permukaan benda

d. memasang roda

18. Minyak atau pelumas mesin digunakan untuk... .

a. mempercepat gaya gesek c. memperbesar gaya gesek b. memperkecil gaya gesek d. mengurangi gaya gesek

19. Kemungkinan yang terjadi, seandainya di bumi tidak ada gaya gravitasi adalah... .

a. benda-benda diam ditempatnya

b. benda-benda melayang-layang di udara c. benda-benda memiliki berat

(64)

20. Gaya gesek dapat dikurangi dengan... .

a. menghidupkan mesin setiap hari c. menggunakan minyak/pelumas b. memanaskan mesin setiap hari d. memperkasar permukaan benda 21. Pernyataan yang benar tentang gaya gravitasi... .

a. gaya gravitasi di seluruh bagian bumi adalah sama b. gaya gravitasi berpusat di garis katulistiwa c. makin jauh dari bumi gaya gravitasi makin kecil d. makin jauh dari bumi gaya gravitasi makin besar

22. Astronaut di luar angkasa dapat melayang-layang karena terbebas dari gaya...

a. magnet c. gesek

b. gravitasi d. pegas

23. Di bawah ini merupakan kerugian dari gaya gesek... . a. berjalan di lantai tidak mudah tergelincir

b. roda dengan porosnya perputarannya lambat

c. tali timba dengan roda katrol berfungsi untuk mengmbil air d. rem pada kendaraan mudah diberhentikan sewaktu diperlukan 24. Mendorong lemari di lantai yang licin lebih mudah karena ....

a. gaya geseknya sama saja c. gaya geseknya kecil b. gaya geseknya sangat besar d. gaya geseknya besar

25. Kita lebih mudah berjalan di jalan beraspal daripada berjalan di atas es karena… .

a. gaya gesek jalan beraspal lebih besar daripada gaya gesek es b. gaya gesek jalan beraspal sama dengan gaya gesek es

c. gaya gesek jalan beraspal lebih kecil daripada gaya gesek es d. jalan beraspal tidak mempunyai gaya gesek

(65)

Soal Siklus II

Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling benar!

1. Alat di bawah ini yang merupakan bidang miring adalah... .

a. sepatu roda c. papan luncur

b. katrol d. gegep

2. Berikut ini yang menggunakan katrol tetap adalah... .

a. mesin traktor c. sumur pompa

b. jungkat-jungkit d. sumur timba 3. Pesawat sederhana dikelompokkan menjadi...macam.

a. 5 c. 3

b. 4 d. 2

4. Katrol mempunyai titik tumpu, kuasa, dan beban. Oleh karena itu, pada prinsipnya katrol termasuk... .

a. roda c. bidang datar

b. bidang miring d. pengungkit

5. Roda termasuk pesawat sederhana jenis... .

a. katrol bebas c. pengungkit

b. katrol tetap d. bidang miring

6. Keuntungan tuas golongan kedua adalah... . a. murah

b. beban yang berat dapat digerakkan dengan ringan c. beban yang berat tidak dapat digerakan dengan ringan d. lebih cepat

7. Bayu sedang memotong kukunya yang panjang, maka ia menggunakan pengungkit jenis... .

a. katrol c. tuas

b. bidang miring d. roda

8. Alat yang menggunakan prinsip kerja pengungkit yaitu... .

a. derek c. timba sumur

b. pembuka botol d. kursi roda

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :