• Tidak ada hasil yang ditemukan

BULETIN PRAKIRAAN HUJAN BULAN SEPTEMBER 2018

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BULETIN PRAKIRAAN HUJAN BULAN SEPTEMBER 2018"

Copied!
64
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Stasiun Klimatologi Semarang secara berkala menerbitkan buletin Prakiraan Hujan

bulanan dan Prakiraan Musim Jawa Tengah. Prakiraan Hujan Bulan September, Oktober

dan November 2018 ini disusun berdasarkan hasil Analisa data curah hujan di Jawa

Tengah dengan mempertimbangkan kondisi fisis dan dinamika atmosfer regional maupun

global yang sedang berlangsung serta kecenderungannya yang dapat mempengaruhi

kondisi iklim di Jawa Tengah.

Prakiraan Curah Hujan wilayah Jawa Tengah bulan September 2018 pada

umumnya berkisar antara 21

– 100 mm, kecuali untuk Kota tegal dan Kota Pekalongan;

sebagian besar wilayah Kab. Rembang, Pati, Kudus,Jepara, Klaten, Wonogiri dan

Purworejo; sebagian wilayah Kab. Kebumen, Demak, Sragen, Boyolali, Sukoharjo, Kendal

dan Batang; sebagian wilayah utara Kab. Brebes, Tegal, Pemalang dan Pekalongan;

sebagian wilayah selatan Kab. Magelang; sebagian kecil Kota Semarang, Grobogan dan

Blora curah hujan < 21 mm. Sedangkan sebagian wilayah selatan Kab. Cilacap >100 mm

(101 – 150 mm) dengan sifat hujan umumnya Bawah Normal (BN).

Dalam buletin ini disampaikan pula hasil Analisa Hujan dan informasi banyaknya

hari hujan, intensitas hujan, iklim mikro, informasi cuaca ekstrim yang terjadi di Jawa

Tengah selama bulan Juli 2018 serta Analisa Indeks Kekeringan dengan Metode

Standardized Precipitation Index (SPI) bulan Mei - Juli 2018.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Instansi terkait yang telah membantu

kegiatan pengumpulan data. Harapan kami semoga buletin Prakiraan Hujan ini

bermanfaat sebagai bahan acuan dalam pengambilan kebijakan bagi semua pihak yang

berkepentingan. Kritik dan saran sangat kami harapkan guna peningkatan kualitas

publikasi ini.

Semarang, 15 Agustus 2018

KEPALA STASIUN

Ir. TUBAN WIYOSO, MSi

NIP. 196306281989031001

(3)

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ...iii

DAFTAR TABEL ... v

DAFTAR GAMBAR ... vi

DAFTAR LAMPIRAN ...vii

I.

PENGERTIAN ... 1

1.1

Sifat Hujan ... 1

1.2

Normal Curah Hujan ... 1

1.3

Kekeringan Meteorologis ... 1

II.

RINGKASAN... 3

2.1

Kondisi Dinamika Atmosfir ... 3

2.2

Analisa Hujan Bulan Juli 2018 ... 7

2.3

Prakiraan Hujan Bulan September 2018 ... 8

2.4

Prakiraan Hujan Bulan Oktober 2018 ... 8

2.5

Prakiraan Hujan Bulan November 2018 ... 9

2.6

Informasi Hari Hujan Dan Cuaca Ekstrem Bulan Juli 2018 ... 9

2.7

Analisis Indeks Kekeringan Bulan Juli 2018 ... 10

III.

ANALISA HUJAN BULAN JULI 2018 ... 11

3.1

Analisa Sifat Hujan Bulan Juli 2018 ... 11

3.2

Analisa Curah Hujan Bulan Juli 2018 ... 11

IV.

PRAKIRAAN HUJAN BULAN SEPTEMBER - NOVEMBER 2018 ... 12

4.1

Prakiraan Hujan Bulan September 2018 ... 12

4.1.1. Prakiraan Sifat Hujan Bulan September 2018 ... 12

4.1.2. Prakiraan Curah Hujan Bulan September 2018 ... 12

4.2.

Prakiraan Hujan Bulan Oktober 2018 ... 13

4.2.1. Prakiraan Sifat Hujan Bulan Oktober 2018... 13

4.2.2. Prakiraan Curah Hujan Bulan Oktober 2018 ... 14

4.3.

Prakiraan Hujan Bulan November 2018 ... 14

4.3.1. Prakiraan Sifat Hujan Bulan November 2018 ... 14

(4)

5.1

Data Iklim Wilayah Jawa Tengah Bulan Juli 2018 ... 17

5.2. Informasi Banyaknya Hari Hujan Bulan Juli 2018 ... 17

5.3. Intensitas Hujan Maksimum Bulan Juli 2018 ... 18

5.4.

Informasi Iklim Mikro Bulan Juli 2018 ... 18

5.5

Informasi Cuaca/Iklim Ekstrim Bulan Juli 2018 ... 20

(5)

DAFTAR TABEL

Tabel 2 1. Cuaca Ekstrim Bulan Juli 2018 ... 9

Tabel 3. 1. Analisa Sifat Hujan Bulan Juli 2018 ... 11

Tabel 3. 2. Analisa Curah Hujan Bulan Juli 2018 ... 11

Tabel 4. 1. Prakiraan Sifat Hujan Bulan September 2018 ... 12

Tabel 4. 2. Prakiraan Curah Hujan Bulan September 2018 ... 12

Tabel 4. 3. Prakiraan Sifat Hujan Bulan Oktober 2018 ... 13

Tabel 4. 4. Prakiraan Curah Hujan Bulan Oktober 2018 ... 12

Tabel 4. 5. Prakiraan Sifat Hujan Bulan November 2018 ... 12

Tabel 4. 6. Prakiraan Curah Hujan Bulan November 2018 ... 13

Tabel 5. 1. Data Iklim Wilayah Jawa Tengah Bulan Juli 2018 ... 17

Tabel 5. 2. Banyak Hari Hujan Bulan Juli 2018 ... 17

Tabel 5. 3. Intensitas Hujan Maksimum Bulan Juli 2018 ... 18

Tabel 5. 4. Informasi Cuaca Ekstrim Bulan Juli 2018 UPT BMKG dan SMPK Jawa Tengah

... 20

Tabel 5. 5. Kejadian Bencana di Jawa Tengah Bulan Juli 2018 ... 21

Tabel 6. 1. Tingkat Kekeringan Berdasarkan Metode SPI di Jawa Tengah ... 22

(6)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2 1. SirkulasiAngin di Wilayah Indonesia Dasarian I Agustus 2018 ... 3

Gambar 2 2. Suhu Permukaan Laut Wilayah Indonesia Dasarian I Agustus 2018 ... 4

Gambar 2 3. Anomali Suhu Permukaan Laut Wilayah Indonesia Dasarian I Agustus 2018 4

Gambar 2 4. Prediksi Spasial Anomali SST Indonesia Agustus s/d Januari 2018 ... 5

Gambar 2 5. Prediksi El Nino - La Nina sampai dengan Januari 2019 ... 6

Gambar 2 6. Prediksi Indeks Dipole Mode sampai dengan Januari 2019 ... 7

Gambar 5 1. Grafik Suhu Tanah Berumput ... 18

Gambar 5 2. Grafik Suhu Tanah Gundul ... 18

Gambar 5 3. Grafik Intensitas Penyinaran Matahari (Gun Belani) ... 19

Gambar 5 4. Grafik Laju Penguapan ... 19

Gambar 5 5. Grafik Kelembaban Udara Rata-rata... 19

Gambar 5 6. Grafik Suhu Udara Rata-rata ... 19

Gambar 5 7. Grafik Intensitas Hujan ... 19

(7)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Tabel 1

: Analisa Curah dan Sifat Hujan Bulan Juli 2018

Lampiran 2 Tabel 2 : Prakiraan Curah dan Sifat Hujan Bulan September 2018

Lampiran 3 Tabel 3 : Indeks SPI Tiga Bulanan

Lampiran 4

: Peta Distribusi Sifat Hujan Bulan Juli 2018

Lampiran 5

: Peta Distribusi Curah Hujan Bulan Juli 2018

Lampiran 6

: Peta Prakiraan Sifat Hujan Bulan September 2018

Lampiran 7

: Peta Prakiraan Curah Hujan Bulan September 2018

Lampiran 8

: Peta Prakiraan Sifat Hujan Bulan Oktober 2018

Lampiran 9

: Peta Prakiraan Curah Hujan Bulan Oktober 2018

Lampiran 10

: Peta Prakiraan Sifat Hujan Bulan November 2018

Lampiran 11

: Peta Prakiraan Curah Hujan Bulan November 2018

Lampiran 12

: Peta Indeks Presipitasi Terstandarisasi (SPI) di Jawa

Tengah Mei – Juli 2018

(8)

I.

PENGERTIAN

1.1 Sifat Hujan

Perbandingan antara jumlah curah hujan yang terjadi selama satu

bulan,dengan nilai rata-rata atau normal dari bulan tersebut di suatu tempat.

Sifat hujan dibagi menjadi 3 kriteria, yaitu :

1. Atas Normal (AN)

Jika nilai perbandingan terhadap rata-ratanya lebih besar dari 115 %.

2. N o r m a l (N)

Jika nilai perbandingan terhadap rata-ratanya antara 85 % - 115 %.

3. Bawah Normal (BN)

Jika nilai perbandingan terhadap rata-ratanya kurang dari 85 %.

1.2 Normal Curah Hujan

1. Rata-rata Curah Hujan Bulanan

Nilai rata-rata curah hujan masing-masing bulan dengan periode minimal 10

tahun.

2. Normal Curah Hujan Bulanan

Nilai rata-rata curah hujan masing -masing bulan selama periode 30 tahun.

3. Standar Normal Curah Hujan Bulanan

Nilai rata-rata curah hujan pada masing-masing bulan selama periode 30

tahun dimulai dari 1 Januari 1901 s/d 31 Desember 1930, 1 Januari 1931 s/d

31 Desember 1960, 1 Januari 1961 s/d 31 Desember 1990 dan seterusnya.

1.3 Kekeringan Meteorologis

Berkurangnya curah hujan dari keadaan normalnya dalam jangka waktu yang

panjang (bulanan, dua bulanan, tiga bulanan dst).

a. Tingkat Kekeringan

:

1) Sangat Kering : Jika nilai SPI ≤ -2,00

2) Kering

: Jika nilai SPI - 1,50 s/d -1,99

3) Agak Kering

: Jika nilai SPI -1,00 s/d -1,49

(9)

b. Normal

: Jika nilai SPI -0,99 s/d 0,99

c. Tingkat Kebasahan

:

1) Sangat Basah

: Jika nilai SPI ≥ 2,00

2) Basah

: Jika nilai SPI 1,50 s/d 1,99

3) Agak Basah

: Jika nilai SPI 1,00 s/d 1,49

(10)

II. RINGKASAN

2.1 Kondisi Dinamika Atmosfir

Curah Hujan bulanan di Jawa Tengah diprakirakan dengan melihat

perkembangan dinamika atmosfer antara lain :

- Sirkulasi Angin Musim

- Suhu Permukaan Laut (SST) wilayah Indonesia & Anomali wilayah Pasifik

Ekuator

- El Nino – La Nina

- Dipole Mode

a. Sirkulasi Angin

Angin Musim bertiup secara periodik di Jawa Tengah, angin Musim Timuran

bersifat kering dan angin Musim Baratan bersifat basah. Indikasi pengaruh

Angin Musim bisa dilihat dari data arah angin.

Pada Dasarian I Agustus 2018 sirkulasi angin di Jawa Tengah bertiup angin

Timuran sehingga potensi pembentukan awan hujan berkurang.

(11)

b. Suhu Permukaan Laut (Sea Surface Temperature / SST) dan Anomali

Wilayah Pasifik Equator

Perkembangan suhu muka air laut pada Dasarian II Juli 2018 menunjukkan

SST di wilayah pulau Jawa sekitar 27.0 – 28.0°C.

Anomali SST di wilayah Pulau Jawa sekitar -1.8 s/d - 0.6 °C. Kondisi SST

mendingin mengakibatkan air laut di sekitar perairan pulau Jawa tidak cukup

signifikan memberikan penguapan dan terbentuknya awan.

Gambar 2 2. Suhu Permukaan Laut Wilayah Indonesia Dasarian I Agustus 2018

(12)

Gambar 2 4. Prediksi Spasial Anomali SST Indonesia Agustus s/d Januari 2018 (Sumber: NCEP/USA)

Berdasarkan prediksi spasial wilayah sekitar Jawa pada bulan Agustus –

Oktober 2018 dalam kondisi Dingin

c. El Nino – La Nina

El Nino merupakan fenomena global dari sistem interaksi lautan - atmosfer

yang ditandai memanasnya suhu permukaan laut (SST) di Ekuator Pasifik

Tengah (Nino 3,4) atau anomali suhu muka laut di daerah tersebut positif

(lebih panas dari rata-ratanya). Pengaruh El Nino di Indonesia tergantung

kondisi perairan di wilayah Indonesia. Jika suhu perairan Indonesia cukup

dingin maka mengurangi curah hujan, sebaliknya jika suhu perairan Indonesia

cukup hangat maka tidak mempengaruhi curah hujan.

La Nina merupakan kebalikan dari ElNino,ditandai dengan anomali suhu

permukaan laut negatif (lebih dingin dari rata-ratanya) di Ekuator Pasifik

Tengah (Nino 3,4). La Nina secara umum menyebabkan curah hujan di

Indonesia meningkat bila diikuti dengan menghangatnya suhu permukaan laut

wilayah Indonesia. Anomali dianggap dalam kondisi normal ketika nilainya +

0,5.

(13)

Sampai Agustus 2018 anomali SST di Ekuator Pasifik Tengah diprakirakan

berkisar 0.39 (kategori Normal).

Bulan September 2018 anomali suhu permukaan laut Ekuator Pasifik Tengah

diprediksi berkisar 0,48 (kategori Normal).

Gambar 2 5. Prediksi El Nino - La Nina sampai dengan Januari 2019

d. Dipole Mode

Dipole Mode merupakan fenomena interaksi laut

– atmosfer di Samudera

Hindia yang dihitung berdasarkan perbedaan nilai (selisih) suhu permukaan

laut antara pantai timur Afrika dengan pantai barat Sumatera. Perbedaaan nilai

anomali suhu permukaan laut tersebut disebut sebagai Dipole Mode Indeks

(DMI). Jika DMI positif umumnya berdampak pada berkurangnya curah hujan

di Indonesia bagian barat, sedangkan DMI negatif berdampak pada

meningkatnya curah hujan di Indonesia bagian barat. DMI dianggap normal

ketika nilainya + 0,4.

(14)

Bulan Agustus 2018 nilai DMI diprediksi berkisar 0,24 (kategori Normal).

Sedangkan bulan September 2018 nilai DMI diprediksi 0.18 (kategori Normal).

Gambar 2 6. Prediksi Indeks Dipole Mode sampai dengan Januari 2019

Berdasarkan evaluasi kondisi dinamika atmosfer tersebut di atas maka Jawa

Tengah pada bulan September 2018 curah hujan diprakirakan berkisar antara

21 mm s/d 100 mm dengan sifat hujan umumnya Bawah Normal (BN).

2.2 Analisa Hujan Bulan Juli 2018

1. Analisa Sifat Hujan pada bulan Juli 2018 wilayah Jawa Tengah umumnya

Bawah Normal (BN).

(Lihat lampiran 4).

2. Analisa Curah Hujan wilayah Jawa Tengah bulan Juli 2018 pada umumnya

berkisar antara 0

– 20 mm, kecuali sebagian kecil wilayah timur Kab. Demak

dan Semarang; sebagian kecil wilayah Kab. Pati dan Boyolali curah hujan

>20 mm.

(15)

2.3 Prakiraan Hujan Bulan September 2018

1. Prakiraan Sifat Hujan bulan September 2018 wilayah Jawa Tengah pada

umumnya Bawah Normal (BN).

(Lihat lampiran 6).

2. Prakiraan Curah Hujan wilayah Jawa Tengah bulan September 2018

pada umumnya berkisar antara 21

– 100 mm, kecuali untuk Kota tegal dan

Kota Pekalongan; sebagian besar wilayah Rembang, Pati, Kudus,Jepara,

Klaten, Wonogiri dan Purworejo; sebagian wilayah Kebumen, Demak, Sragen,

Boyolali, Sukoharjo, Kendla dan Batang; sebagian wilayah utara Brebes,

Tegal, Pemalang dan Pekalongan; sebagian wilayah selatan Magelang;

sebagian kecil Kota Semarang, Grobogan dan Blora curah hujan < 21 mm

(0-20 mm). Sedangkan sebagian wilayah selatan Kab. Cilacap > 100 mm.

(lampiran 7).

2.4 Prakiraan Hujan Bulan Oktober 2018

1. Prakiraan Sifat Hujan bulan Oktober 2018 di wilayah Jawa Tengah umumya

Bawah Normal (BN).

(Lihat lampiran 8).

2. Prakiraan Curah Hujan wilayah Jawa Tengah bulan Oktober 2018 umumnya

berkisar antara 21 - 200 mm, kecuali sebagian wilayah Kab. Pati; wilayah

utara Kab. Jepara; wilayah barat Kab. Wonogiri curah hujan < 21 mm.

Sedangkan Sebagian wilayah Kab. Kebumen dan Purbalingga; sebagian

wilayah selatan Kab. Pekalongan dan Cilacap; wilayah barat daya Kab.

Wonosobo; sebagian kecil wilayah Kab. Banjarnegara curah hujannya > 200

mm.

(16)

2.5 Prakiraan Hujan Bulan November 2018

1. Prakiraan Sifat Hujan bulan November 2018 wilayah Jawa Tengah pada

umumnya Normal (N)

(Lihat lampiran 10).

2. Prakiraan Curah Hujan Jawa Tengah bulan November 2018 pada umumnya

berkisar antara 151 - 500 mm kecuali Kota Tegal dan Kota Pekalongan;

sebagian besar wilayah Kab. Pati; Kab. Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan

dan Jepara bagian utara; sebagian wilayah utara Kab. Batang; sebagian

wilayah Kab. Rembang curah hujannya < 150 mm; Sebagian wilayah Kab.

Banjarnegara dan Wonosobo; sebagian wilayah utara Kab. Purworejo;

sebagian wilayah selatan Kab. Pekalongan; sebagian kecil wilayah Kab.

Purbalingga dan Kebumen.

curah hujannya > 500 mm.

(Lihat lampiran 11).

2.6 Informasi Hari Hujan Dan Cuaca Ekstrem Bulan Juli 2018

Berdasarkan Data Klimatologi yang terhimpun dari beberapa Stasiun

pengamatan di wilayah Jawa Tengah selama bulan Juli 2018, dapat disajikan

cuaca ekstrim sebagai berikut:

Tabel 2 1. Cuaca Ekstrim Bulan Juli 2018

Kriteria Kota / Kabupaten

Kejadian hujan > 20 hari -

Kejadian hujan < 10 hari Seluruh Wilayah Jawa Tengah

Curah Hujan ≥ 50 mm/hari -.

Angin dengan kecepatan ≥ 45 Km/Jam Banjarnegara

Suhu Udara ≥ 35◦C

(17)

Lanjutan Tabel 2.1

Kriteria Kota / Kabupaten

Suhu Udara ≤ 17◦C Banjarnegara

Kelembaban Udara < 40% Kota Semarang

2.7 Analisis Indeks Kekeringan Bulan Juli 2018

Akumulasi curah hujan tiga bulanan (Mei – Juli 2018) pada umumnya Analisis

tingkat kekeringan dan kebasahan dengan menggunakan Index SPI pada

umumnya NORMAL

– AGAK KERING, kecuali sebagian kecil Kab Brebes,

Pemalang, Batang, Magelang, Jepara Wonosobo dan Sukoharjo; sebagian Kab

Cilacap, Banyumas, Kebumen, Purworejo, Pati dan Wonogiri memiliki tingkat

kekeringan dengan kriteria KERING. Sedangkan sebagian kecil Kab Cilacap,

Tegal Wonosobo, Purworejo, Pati; sebagian Kab Kebumen memiliki tingkat

kekeringan dengan kriteria SANGAT KERING.

(18)

III.

ANALISA HUJAN BULAN JULI 2018

3.1 Analisa Sifat Hujan Bulan Juli 2018

Berdasarkan data curah hujan bulan Juli 2018 yang diterima dari stasiun

Hujan Utama di Provinsi Jawa Tengah, maka Analisa Sifat Hujan bulan Juli 2018

adalah sebagai berikut:

Tabel 3. 1. Analisa Sifat Hujan Bulan Juli 2018

Kriteria Wilayah

Atas Normal

(AN) Sebagian kecil wilayah timur Kab. Semarang; sebagian kecil wilayah Kab. Boyolali

Normal

(N) Sebagian kecil wilayah Kab. Semarang dan Boyolali Bawah Normal

(BN) Sebagian besar wilayah Jawa Tengah

Peta Distribusi Sifat Hujan bulan Juli 2018 Provinsi Jawa Tengah tercantum

pada lampiran 4.

3.2 Analisa Curah Hujan Bulan Juli 2018

Berdasarkan data curah hujan bulan Juli 2018 yang diterima dari Stasiun

hujan di Provinsi Jawa Tengah maka Analisa Curah Hujan bulan Juli 2018 adalah

sebagai berikut:

Tabel 3. 2. Analisa Curah Hujan Bulan Juli 2018

K r i t e r i a W i l a y a h

0 – 20 mm Sebagian besar wilayah Jawa Tengah

21 – 50 mm Sebagian kecil wilayah timur Kab. Dan Kota Semarang; sebagian kecil wilayah Kab.

Pati, Demak dan Boyolali

51 – 100 mm Sebagian kecil wilayah timur Kab. Semarang

Peta Distribusi Curah Hujan bulan Juli 2018 Propinsi Jawa Tengah tercantum

pada lampiran 5.

(19)

IV.

PRAKIRAAN HUJAN BULAN SEPTEMBER - NOVEMBER 2018

4.1 Prakiraan Hujan Bulan September 2018

4.1.1 Prakiraan Sifat Hujan Bulan September 2018

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisa serta mempertimbangkan

kondisi dinamika atmosfer di wilayah Indonesia dan sekitarnya, maka

diprakirakan Sifat Hujan bulan September 2018 di Propinsi Jawa Tengah

sebagai berikut:

Tabel 4. 1. Prakiraan Sifat Hujan Bulan September 2018

K r i t e r i a W i l a y a h

Atas Normal

(AN)

-Normal (N)

Sebagian wilayah barat daya Kebumen; sebagian kecil Kab. Semarang Tegal, Banjarnegara dan Boyolali; sebagian kecil wilayah selatan Cilacap, Banyumas dan Temanggung

Bawah Normal

(BN) Sebagian besar wilayah di Jawa Tengah

Peta Prakiraan Sifat Hujan bulan September 2018 Propinsi Jawa Tengah

tercantum pada lampiran 6.

4.1.2. Prakiraan Curah Hujan Bulan September 2018

Berdasarkan hasil perhitungan seperti pada uraian di atas, maka

diprakirakan Curah Hujan bulan September 2018 di Propinsi Jawa Tengah

sebagai berikut:

Tabel 4. 2.Prakiraan Curah Hujan Bulan September 2018

K r i t e r i a W i l a y a h

0 - 20 mm

Kota tegal dan Kota Pekalongan; sebagian besar wilayah Rembang, Pati, Kudus,Jepara, Klaten, Wonogiri dan Purworejo; sebagian wilayah Kebumen, Demak, Sragen, Boyolali, Sukoharjo, Kendla dan Batang; sebagian wilayah utara Brebes, Tegal, Pemalang dan Pekalongan; sebagian wilayah selatan Magelang; sebagian kecil Kota Semarang, Grobogan dan Blora.

(20)

Lanjutan Tabel 4.2

K r i t e r i a W i l a y a h

21 – 50 mm

Kota Meglang Kota Salatiga dan Kota Surakarta; sebagian besar Kota Magelang, Grobogan dan Blora; sebagian Brebes, Tegal, Pemalang, Purbalingga, Kebumen, Wonosobo, Kendal, Temanggung, Magelang, Kab. Semarang, Kota Semarang, Demak, Boyolali, Sragen, Sukoharjo dan Karanganyar; sebagian wilayah selatan Wonogiri; sebagian wilayah utara Cilacap; sebagian kecil Banyumas, Pekalongan, Batang, Kudus, Pati dan Rembang

51 – 100 mm

Sebagian besar Banyumas; sebagian Cilacap, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo dan Temanggung; sebagian wilayah utara Kab. Semarang; sebagian wilayah selatan Kota Semarang dan Demak; sebagian wilayah barat Magelang dan Kebumen; sebagian kecil Kendal

101- 150 mm Sebagian wilayah selatan Kab. Cilacap.

Peta Prakiraan Curah Hujan bulan September 2018 Propinsi Jawa Tengah

tercantum pada lampiran 7.

4.2. Prakiraan Hujan Bulan Oktober 2018

4.2.1. Prakiraan Sifat Hujan Bulan Oktober 2018

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisa serta mempertimbangkan

kondisi dan dinamika atmosfer di wilayah Indonesia dan sekitarnya, maka

diprakirakan Sifat Hujan bulan Oktober 2018 di Propinsi Jawa Tengah

sebagai berikut :

Tabel 4. 3. Prakiraan Sifat Hujan Bulan Oktober 2018

K R I T E R I A W I L A Y A H

Atas Normal

(AN)

-Normal

(N) Sebagian kecil wilayah Kab. Banjarnegara, Temanggung dan Grobogan. Bawah Normal

(BN) Sebagian besar wilayah Jawa Tengah

Peta Prakiraan Sifat Hujan bulan Oktober 2018 Propinsi Jawa Tengah

tercantum pada lampiran 8.

(21)

4.2.2. Prakiraan Curah Hujan Bulan Oktober 2018

Berdasarkan hasil perhitungan seperti pada uraian di atas, maka

diprakirakan Curah Hujan bulan Oktober 2018 di Propinsi Jawa Tengah

sebagai berikut:

Tabel 4. 4. Prakiraan Curah Hujan Bulan Oktober 2018

K R I T E R I A W I L A Y A H

0 - 20 mm Sebagian wilayah Kab. Pati; wilayah utara Kab. Jepara; wilayah barat Kab. Wonogiri

21 - 50 mm Kota Tegal; sebagian besar wilayah Kab. Klaten, Kudus dan Rembang; sebagian wilayah Kab. Batang, Kendaldan Wonogiri; Kab. Brebes, Tegal, Pemalang dan Demak bagian

utara; sebagian kecil wilayah Kab. Blora, Boyolali, Sragen dan Karanganyar.

51 - 100 mm

Kota Semarang, Pekalongan dan Surakarta; sebagian besar wilayah Kab. Sragen, Sukoharjo dan Karanganyar; sebagian wilayah kab. Brebes, Tegal, Pemalang, Demak, Blora, Grobogan, Semarang, Salatiga, Magelang dan Purworejo; sebagian kecil wilayah Kab. Kebumen dan Salatiga.

101 - 150 mm

Kota magelang; Sebagian wilayah kab. Temanggung, Wonosobo, Magelang, Salatiga, Grobogan dan Purworejo; sebagian wilayah utara Kab. Boyolali; sebagian wilayah selatan kab. Batang; sebagian kecil wilayah selatan kab. Brebes, Tegal dan Kendal; sebagian kecil wilayah kab. Cilacap, Kebumen dan Semarang

151 - 200 mm

Sebagian besar wilayah Kab. Cilacap, Banyumas dan Banjarnegara; sebagian wilayah Kab. Kebumen, Wonosobo dan Pekalongan; wilayah barat laut Kab. Purworejo; wilayah tenggara Kab. Brebes dan Pemalang; sebagian wilayah timur Kab. Temanggung; sebagian kecil wilayah selatan Kab. Tegal dan Batang.

201 - 300 mm Sebagian wilayah Kab. Kebumen dan Purbalingga; sebagian wilayah selatan Kab. Pekalongan dan Cilacap; wilayah barat daya Kab. Wonosobo; sebagian kecil wilayah Kab.

Banjarnegara.

Peta Prakiraan Curah Hujan bulan Oktober 2018 Propinsi Jawa Tengah

tercantum pada lampiran 9.

4.3. Prakiraan Hujan Bulan November 2018

4.3.1. Prakiraan Sifat Hujan Bulan November 2018

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisa serta mempertimbangkan

kondisi dan dinamika atmosfer di wilayah Indonesia dan sekitarnya, maka

diprakirakan Sifat Hujan bulan November 2018 di Propinsi JawaTengah

sebagai berikut :

(22)

Tabel 4. 5. Prakiraan Sifat Hujan Bulan November 2018

K r i t e r i a W i l a y a h

Atas Normal (AN)

Sebagian wilayah tenggara Kab. Sragen; sebagian wilayah selatan Kab. Klaten dan Sukoharjo; sebagian kecil wilayah utara Kab. Karanganyar.

Normal (N)

Kota Semarang, Salatiga, Magelang dan Surakarta, Kab. Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Semarang, Boyolali, Magelang dan Wonogiri; sebagian besar wilayah Kab. Brebes, Cilacap, Tegal, Pemalnag, Banyumas, Kebumen, Pekalongan, Purworejo, Kendal, Grobogan, Blora, Rembang, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar; sebagian wilayah Kab. Batang dan Demak; sebagian wilayah utara Kab. Kudus; sebagian kecil wilayah Kab. Pati.

Bawah Normal (BN)

Kota Tegal, Pekalongan dan Kab. Jepara; sebagian besar wilayah Kab. Kudus dan Pati; sebagian besar wilayah utara Kab.Pekalongan dan Batang; sebagian wilayah utara Kab. Brebes, Tegal dan Pemalang; sebagian wilayah Kab. Demak dan Rembang; sebagian kecil wilayah utara Kab. Grobogan dan Blora; sebagian kecil wilayah Kab. Cilacap, Banyumas, Kebumen, Purworejo dan Kendal.

Peta Prakiraan Sifat Hujan November 2018 Propinsi Jawa Tengah

tercantum pada lampiran 10.

4.3.2. Prakiraan Curah Hujan Bulan November 2018

Berdasarkan hasil perhitungan seperti pada uraian di atas, maka

diprakirakan Curah Hujan bulan November 2018 di Propinsi Jawa Tengah

sebagai berikut:

Tabel 4. 6. Prakiraan Curah Hujan Bulan November 2018

K R I T E R I A W I L A Y A H

51 – 100 mm Sebagian wilayah utara Kab. Pati dan sebagian kecil wilayah utara Kab. Jepara.

101 – 150 mm

Kota Tegal dan Kota Pekalongan; sebagian besar wilayah Kab. Pati; sebagian besar wilayah utara Kab. Jepara, Tegal, Pemalang dan Pekalongan; sebagian wilayah Kab. Rembang; sebagian wilayah utara Kab. Brebes dan Batang , sebagian kecil wilayah utara Kab. Blora.

151 – 200 mm

Sebagian besar wilayah Kab. Demak, Kudus dan Klaten; sebagian besar wilayah utara Kab. Brebes dan Batang; Kab. Kendal bagian utara; sebagian wilayah utara Kab. Tegal, Pemalang, Pekalongan; sebagian wilayah Kab. Jepara, Grobogan, Pati, Rembang dan Blora; sebagian wilayah barat daya Kab. Wonogiri; sebagian kecil wilayah utara Kota Semarang.

(23)

Lanjutan Tabel 4. 7.

K R I T E R I A W I L A Y A H

201 – 300 mm

Kota Salatiga, Surakarta dan Kab. Sukoharjo; sebagian besar wilayah Kota Semarang, Kab. Brebes, Semarang, Magelang, Boyolali, Grobogan, Sragen, Blora, Karanganyar dan Wonogiri; sebagian wilayah Kota Magelang, Kab. Tegal, Pemalang, Kendal, Blora, Klaten dan Cilacap; sebagian kecil wilayah Kab. Pekalongan, Batang, Jepara dan Pati; sebagian wilayah utara Kab. Kudus;

301 – 400 mm

Sebagian besar wilayah Kab. Cilacap, Banyumas dan Temanggung; sebagian besar wilayah selatan Kab. Kebumen dan Purworejo; sebagian wilayah Kota Magelang, Kab. Brebes, Pemalang, Semarang, Magelang, Banjarnegara dan Wonosobo; sebagian wilayah selatan Kab. Tegal, Purbalingga dan Batang; sebagian wilayah tenggara Kab. Sragen; sebagian kecil wilayah Kab. Pekalongan, Kendal dan Boyolali; sebagian kecil wilayah utara Kab. Karanganyar.

401 – 500 mm

Sebagian besar wilayah Kab. Purbalingga; sebagian wilayah Kab. Cilacap, Banyumas, Pemalang, Pekalongan, Banjarnegara dan Wonosobo; sebagian wilayah utara Kab. Kebumen dan Purworejo; sebagian wilayah barat Kab. Magelang.

> 500 mm

Sebagian wilayah Kab. Banjarnegara dan Wonosobo; sebagian wilayah utara Kab. Purworejo; sebagian wilayah selatan Kab. Pekalongan; sebagian kecil wilayah Kab. Purbalingga dan Kebumen.

Peta Prakiraan Curah Hujan bulan November 2018 Propinsi Jawa Tengah

tercantum pada lampiran 11.

(24)

V.

INFORMASI CUACA DAN IKLIM BULAN JULI 2018

5.1 Data Iklim Wilayah Jawa Tengah Bulan Juli 2018

Berdasarkan data iklim dari beberapa Stasiun BMKG dan SMPK di wilayah

Jawa Tengah selama bulan Juli 2018 maka dapat disampaikan sebagai berikut :

Tabel 5. 1. Data Iklim Wilayah Jawa Tengah Bulan Juli 2018

5.2. Informasi Banyaknya Hari Hujan Bulan Juli 2018

Berdasarkan tingkat keseringan hujan yang terjadi di wilayah jawa tengah

selama bulan Juli 2018, maka dapat disampaikan sebagai berikut :

Tabel 5. 2. Banyak Hari Hujan Bulan Juli 2018

K R I T E R I A W I L A Y A H

< 10 Hari Seluruh Wilayah Jawa Tengah

10 – 20 Hari - > 20 Hari - NO POS IKLIM TEMPERATUR LEMBAB NISBI ( % ) LAMA PENYINARAN MATAHARI (%) HUJAN RATA ( oC ) MAKS ( oC ) MIN ( oC ) CURAH ( mm ) HARI (hari) 1 KOTA SEMARANG 27.6 33.2 23.2 71 94 0 0 3 KAB. BANJARNEGARA 22.2 26.2 18.0 82 64 0 0 3 KAB. CILACAP 25.0 28.0 22.7 83 93 13 4 4 KOTA TEGAL 26.7 32.2 22.7 72 95 0 0 5 KAB PEMALANG 28.4 31.3 - 66 88 0 0 6 KAB PATI 27.7 31.6 20.7 80 - 0 0 7 KAB KEBUMEN 25.1 30.3 18.9 80 67 5 1 8 KAB. BOYOLALI 26.0 31.7 21.3 71 - 0 0 9 KAB WONOSOBO 24.8 - 20.7 79 89 4 2 10 KAB SEMARANG 26.4 30.5 21.3 69 - 0 0 11 KAB SRAGEN 25.2 32.0 20.8 - 96 0 0

(25)

5.3. Intensitas Hujan Maksimum Bulan Juli 2018

Berdasarkan curah hujan per satuan waktu yang terjadi di Stasiun BMKG

wilayah Jawa Tengah selama bulan Juli 2018, maka dapat disampaikan intensitas

curah hujan maksimum (dalam mm) sebagai berikut:

Tabel 5. 3. Intensitas Hujan Maksimum Bulan Juli 2018

(satuan dalam millimeter)

STASIUN / POS 5mnt 15mnt 30mnt 1jam 2jam 6jam 12jam 24jam

1. Klimatologi

Semarang 0 0 0 0 0 0 0 0

2. Stamet Cilacap 2.5 4.8 6.0 6.0 6.0 6.0 6.0 6.0

2. Stasiun Meteo Tegal 0 0 0 0 0 0 0 0

5.4. Informasi Iklim Mikro Bulan Juli 2018

Berdasarkan pengamatan selama bulan Juli 2018 di Stasiun Klimatologi

Semarang dapat disampaikan Informasi Iklim Mikro melalui gambar grafik berikut

ini :

(26)

Gambar 5 3. Grafik Intensitas Penyinaran Matahari (Gun

Belani)

Gambar 5 4. Grafik Laju Penguapan

Gambar 5 5. Grafik Kelembaban Udara Rata-rata Gambar 5 6. Grafik Suhu Udara Rata-rata

(27)

5.5 Informasi Cuaca/Iklim Ekstrim Bulan Juli 2018

Tabel 5. 4. Informasi Cuaca Ekstrim Bulan Juli 2018 UPT BMKG dan SMPK Jawa Tengah

NO

LOKASI

RR_MAX

(≥ 50mm)

KEC.MAX

(≥45km /jam)

T_MAX

(≥35

o

C)

T_MIN

(≤17

o

C)

RH

(≤40% )

1

KOTA SEMARANG

-

-

-

-

40% tgl 6

2

BANJARNEGARA

-

45 km/jam tgl 5, 14

& 19 ; 50 km/jam tgl

7 ; 47 km/jam tgl 10

-

16 °C tgl 6;

16.4 °C tgl 7;

15.6°C tgl 12;

14,8°C tgl 27;

16.6°C tgl 28 &

30

-

3

KAB. CILACAP

-

-

-

-

-

4

KOTA TEGAL

-

-

-

-

-

5

KAB. PEMALANG

-

-

-

-

-

6

KAB. PATI

-

-

-

-

-

7

KAB KEBUMEN

-

-

-

16 °C tgl ;15

-

8

KAB. BOYOLALI

-

-

-

-

-

9

KAB. WONOSOBO

-

-

-

-

-

10

KAB. SEMARANG

-

-

-

-

-

11

KAB. SRAGEN

-

-

-

-

-

(28)

Tabel 5. 5. Kejadian Bencana di Jawa Tengah Bulan Juli 2018

Sumber: bpbd.jatengprov.go.id dan berbagai sumber di media.

Kriteria Kecamatan Kabupaten/Kota Tanggal

Kekeringan

Karanggayam, Alian, Kebumen, Buayan, Ayah,

Pejagoan, Rowokele, Sempor, Poncowarno, Sruweng Kebumen Tangen, Mondokan, Gesi, Sukodono, Sumberlawang,

dan Jenar. Sragen

Bringin Kab. Semarang

Pracimantoro, Paranggupito, Giritontro, Giriwoyo,

Nguntoronadi, Eromoko, Manyaran, Baturetno Wonogiri

Bangsri Jepara

Karangrayung, Purwodadi, Gabus, Grobogan, Geyer, Kradenan, Pulokulon, Wirosari, Toroh, Tawangharjo

Grobogan Todanan, Kradenana, Banjarejo, Bogorejo, Jati,

Randublatung Blora

Kaliori, Kragan, Bulu, Sulang Rembang Kemalang, Karangdowo, Jatinom, Manisrenggo,

Cawas Klaten

Jatinegara, Suradadi, Warurejo, Balapulang Tegal Larangan, Ketanggungan, Bantarkawung Brebes Binangun, Kawunganten, Kubangkangkung,

Patimuan, Gandrungmangu, Karangpucung, Jeruklegi Cilacap Kaloran, Kandangan, Kedu Temanggung Kesesi, Karangdadap, Kandangserang Pekalongan

Gabus Pati

Purwojati, Sumpiuh, Somagede, Kalibagor Banyumas

Gunungpati, Kota Semarang

Kemiri, Bagelan Purworejo

Wedung Demak Angin Kencang Pekuncen Banyumas 1 Pulosari Pemalang 5 Sidareja Cilacap 8

(29)

VI. ANALISIS INDEKS KEKERINGAN BULAN JULI 2018

Tabel 6. 1. Tingkat Kekeringan Berdasarkan Metode SPI di Jawa Tengah

KABUPATEN/ KOTA

TINGKAT KEKERINGAN SANGAT

KERING KERING AGAK KERING NORMAL

BREBES Sebagian kecil wilayah Kec. Jatibarang Sebagian wilayah Kec. Jatibarang; sebagian kecil wilayah Kec. Losari

dan Brebes

Kec. Tanjung dan Kersana; sebagian besar wilayah Kec. Losari dan Brebes; sebagian wilayah Kec. Banjarharjo, Bulakamba, Wanasari,

dan Jatibarang; sebagian kecil wilayah Kec. Ketanggungan, Songgom, Salem, Bantarkawung

dan Paguyangan. Sebagian besar wilayah TEGAL Sebagian besar wilayah Kec. Talang, Tarub, Adiwerna; sebagian wilayah Kec Dukuhturi, Tegaltimur, Kramat, Kedungbanteng, Pangkah, Slawi dan Dukuhwaru Sebagian besar wilayah Kec. Suradadi dan Warureja; sebagian wilayah Kec Kramat,

Kedungbanteng, Pangkah, slawi, Dukuhwaru dan Dukuhturi; sebagian

kecil wilayah Kec Adiwerna, Pagerbarang, Lebaksiu, Talang dan

Tarub

Kec. Margadana dan Tegal Barat; sebagian besar wilayah Kec. Tegal

Selatan dan Tegal timur; sebagian wilayah Kec Dukuhturi, Kedungbanteng; sebagian kecil wilayah Kec Warureja, Lebaksiu, Slawi, Dukuhwaru dan Pagerbarang

Sebagian besar wilayah PEMALANG - Sebagian wilayah Kec. Pemalang; sebagian kecil wilayah Kec. Taman

dan Ampelgading

Sebagian wilayah Kec. Pemalang, Taman, Petarukan, Ulujami, Comal,

Bodeh dan Bantarbolang

Sebagian besar wilayah

KENDAL - -

Sebagian wilayah Kec. Plantungan dan Kendal; sebagian kecil wilayah

Kec. Boja

Sebagian besar wilayah

(30)

Lanjutan Tabel 6.1 :

KABUPATEN/ KOTA

TINGKAT KEKERINGAN

SANGAT KERING KERING AGAK KERING NORMAL

PEKALONGAN - Sebagian kecil

wilayah Kec. Talun Sebagian besar wilayah

Kec. Kandangserang dan Paninggaran;

sebagian besar wilayah Kec. Lebakbarang; sebagian wilayah Kec.

Kesesi, Kajen, Karanganyar, Doro dan Petungkriyono BATANG - Sebagian wilayah Kec. Wonotunggal,

Bandar, Blado dan Reban; sebagian kecil wilayah Kec. Bawang

Sebagian besar wilayah Kec. Bawang; sebagian

wilayah Kec. Warungasem, Wonotunggal, Bandar,

dan Reban; sebagian kecil wilayah Kec. Batang dan Tersono

Kec. Tulis, Subah, Limpung, Gringsing;

sebagian besar wilayah Kec. Tersono, Batang; sebagian wilayah Kec.

Warungasem, Wonotunggal, Bandar

dan Blado; sebagian kecil wilayah Kec.

Bawang KOTA SEMARANG - Sebagian kecil wilayah Kec. Semarang Barat

Sebagian besar wilayah

Sebagian besar wilayah Kec. Tembalang dan

Banyumanik; sebagian wilayah Kec.

Gunungpati, Mijen, Ngaliyan dan Tugu

DEMAK - -

Sebagian wilayah Kec. Sayung, Guntur, Mranggen, Karanganyar

dan Dempet; sebagian kecil wilayah Kec. Karangtengah dan

Karangawen

Sebagian besar wilayah

(31)

Lanjutan Tabel 6.1 :

KABUPATEN/ KOTA

TINGKAT KEKERINGAN SANGAT

KERING KERING AGAK KERING NORMAL

SEMARANG - Sebagian kecil wilayah Kec. Banyubiru Kec. Ambarawa; sebagian besar wilayah Kec. Bandungan; sebagian wilayah Kec. Banyubiru, Jambu, Bergas, Bawen dan Tuntang;

sebagian kecil wilayah Kec.Sumawono

Sebagian besar wilayah

KUDUS - - Sebagian besar

wilayah

Sebagian wilayah Kec. Dawe, Gebog dan Undaan; sebagian kecil

wilayah Kec. Kaliwungu

JEPARA - Sebagian wilayah

Kec. Keling Kec. Bangsri; sebagian besar wilayah Kec. Keling; sebagian wilayah Kec. Mlonggo, Batealit, Mayong, dan Nalumsari

Kec. Jepara, Kedung, Pecangan dan Welahan;

sebagian wilayah Kec. Mlonggo, Mayong dan Nalumsari; sebagian kecil wilayah Kec.Batealit. PATI Sebagian besar wilayah Kec. Margoyoso; sebagian wilayah Kec. Gunungwungkal dan Tayu; sebagian

kecil wilayah Kec. Trangkil

Sebagian besar wilayah Kec. Tlogowungu, Trangkil dan Cluwak; sebagian wilayah Kec. Tayu,

Wedarijaksa dan Gembong; sebagian

kecil wilayah Kec. Margoyoso dan

Dukuhseti

Sebagian besar wilayah

Kec. Pati; sebagian besar wilayah Kec. Pucakwangi, Jaken; sebagian wilayah Kec.

Kayen, Tambakromo, Winong; sebagian kecil wilayah Kec. Gembong, Batangan, dan Sukolilo

(32)

Lanjutan Tabel 6.1 :

KABUPATEN/ KOTA

TINGKAT KEKERINGAN SANGAT

KERING KERING AGAK KERING NORMAL

GROBOGAN - Sebagian wilayah Kec. Pulokulon dan Kradenan

Sebagian besar wilayah Kec. Godong, Klambu

dan Berati; sebagian wilayah Kec. Gubug,

Karangrayung, Penawangan, Geyer, Pulokulon dan Kradenan;

sebagian kecil wilayah Kec. Gabus

sebagian besar wilayah

BLORA - -

Kec. Jiken, Sambong, Cepu dan Kedungtuban;

sebagian besar wilayah Kec. Jepon dan Bogorrejo; sebagian wilayah Kec. Blora, Banjarrejo, Randublatung

dan Kradenan

Kec. Todanan, Japah, Tunjungan, Kunduran,

Ngawen dan Jati; sebagian wilayah Kec.

Blora, Banjarrejo, Randublatung dan Kradenan; sebagian kecil

wilayah Kec. Jepon dan Bogorrejo.

REMBANG -

Kec. Sluke, Kragan dan Sarang; sebagian besar wilayah Sedan; sebagian wilayah Kec. lasem, Pancur

dan Sale; sebagian kecil wilayah Kec. Pamotan

Sebagian wilayah Kec. Lasem, Pancur, Pamotan dan Sale; Sebagian kecil wilayah Kec. Kaliori

Sebagian besar wilayah

SRAGEN - - Sebagian besar wilayah

Kec. Gondang, Karangmalang, Sambirjo,

Kedawung, Masaran; sebagian wilayah Kec.

Kaliambe, Lupu, Sidoharjo, Sragen,

Ngampal, Sambungmacan; sebagian

kecil wilayah Kec. Kemusu

Dilanjutkan halaman 26

(33)

Lanjutan Tabel 6.1 :

KABUPATEN/ KOTA

TINGKAT KEKERINGAN SANGAT

KERING KERING AGAK KERING NORMAL

SUKOHARJO - Sebagian wilayah Kec Nguter dan Bulu

Kec. Pasarkliwon; Sebagian besar wilayah Kec. Grogol, Mojolaban, Sukoharjo; Sebagian wilayah Kec Serengan, Baki, Jebres, Polokarto, Bendosari, Nguter, Bulu; Sebagian kecil wilayah Kec. Banjarsari,

Tawangsari, Weru

Sebagian besar wilayah

KARANGANYAR - -

Kec. Tawangmangu; sebagian besar wilayah Kec. Jatiyoso, Jatipurno;

sebagian wilayah Kec. Jenawi, Ngargoyoso, Matesih; sebagian

kecil wilayah Kec. Jaten

Sebagian besar wilayah

WONOGIRI -

Kec. Jatiroto, Kismantoro; Sebagian

besar wilayah Kec Selogiri; Sebagian wilayah Kec Wonogiri, Sidoharjo, Jatisrono, Slogohimo, Purwantoro, Tirtomoyo; Sebagian

kecil wilayah Kec Manyaran dan Karangtengah

Sebagian besar wilayah

Sebagian besar wilayah Kec Ngadirojo; Sebagian wilayah Kec Wonogiri, Guntoronadi; Sebagian kecil wilayah Kec Manyaran, Wuryantoro, Girimarto, Sidoharjo. BOYOLALI - -

Kec. Miri; sebagian wilayah Kec. Kemusu dan andong; sebagian kecil

wilayah Kec. Juwangi dan Klego.

Sebagian besar wilayah

KLATEN - -

Kec. Klaten tengah; sebagian besar wilayah Kec. Kalikotes, Klaten

Utara; sebagian wilayah Kec. Karanganom, Ngawen; sebagian

kecil wilayah Kec. Wonosari

Sebagian besar wilayah

(34)

Lanjutan Tabel 6.1 :

KABUPATEN/ KOTA

TINGKAT KEKERINGAN SANGAT

KERING KERING AGAK KERING NORMAL

WONOSOBO Sebagian besar wilayah Kec Wadaslintang; sebagian wilayah Kec. Kaliwiro; sebagian kecil wilayah Kec. Leksono

Sebagian wilayah Kec. Kaliwiro; sebagian kecil

wilayah Kec. Leksono, Selomerto, Kalikajar dan

Kepil.

Sebagian besar wilayah

Sebagian besar wilayah Kec. Watumalang; sebagian kecil wilayah Kec. Kejajar, Mojotengah dan Kepil TEMANGGUNG - -

Kec. Bansari dan Selopampang; sebagian besar wilayah Kec Tretep,

Wonoboyo, Ngadirejo, Tembarak dan Kledung;

sebagian wilayah Kec Tlogomulyo, Bulu, Candiroto dan Parakan;

sebagian kecil wilayah Kec Jumo, Kranggan, dan

Temanggung

Sebagian besar wilayah

MAGELANG -

Kec. Luar; sebagian besar wilayah Kec. Salam; sebagian wilayah

Kec.Tempuran, Mertoyudan, Mungkid, Muntilan dan Borobudur

Kec. Windusari, Magelang utara; sebagian

besar wilayah Kec. Tegalrejo, Candimulyo dan Sembung; sebagian wilayah Kec. Secang,

Sawangan, Dukun, Srumbung, Muntilan, Mungkid, Mertoyudan, Tempuran dan Borobudur;

sebagian kecil wilayah Kec. Kajoran, Grabag dan

Salam

Sebagian wilayah

PURBALINGGA - - Sebagian kecil wilayah

Kec. Rembang

Sebagian besar wilayah

Dilanjutkan halaman 28

(35)

Lanjutan Tabel 6.1 :

KABUPATEN/ KOTA

TINGKAT KEKERINGAN SANGAT

KERING KERING AGAK KERING NORMAL

PURWOREJO

Sebagian besar wilayah Kec. Butuh,

Bagelen dan Purwodadi; sebagian wilayah Kec. Grabag, Pituruh dan Ngombol; sebagian

kecil wilayah Kec. Purworejo dan

Bruno

Sebagian besar wilayah

Sebagian besar wilayah Kec. Bruno dan Loano;

sebagian wilayah Kec. Bener, Kaligesing, Purwirejo dan Gebang; sebagian kecil wilayah Kec. Kemiri Sebagian wilayah Kec. Bener; sebagian

kecil wilayah Kec. Loano

KEBUMEN

Kec. Kutowinangun, Buluspesantran, Ambal dan Mirid;

sebagian besar wilayah Kec. Klirong; sebagian wilayah Kec. Sadang dan Kebumen; sebagian

kecil wilayah Kec. Pejagoan.

Kec. Ayah; sebagian wilayah Kec. Rowokele, Buayan, Puring, Adimulyo, Sruweng, Pajagoan, Sadang dan Klirong; sebagian kecil wilayah Kec. Gombong dan

Prembun Kec. Karanganyar dan Kwarasan; sebagian besar wilayah Kec. Sempor, Gombong; sebagian wilayah Kec. Rowokele, Gayam, Pejagoan, Sruweng, Adimulyo dan Puring. Sebagian wilayah Kec. Karanggayam; sebagian kecil wilayah Kec. Sempor

dan Sadang

CILACAP

Kec. Cilacap Utara; sebagian besar

wilayah Kec. Cilacap tengah; sebagian wilayah Kec.Jeruk legi dan

Cilacap selatan; sebagian kecil

wilayah Kec.Kawunganten

dan Kesugihan

Kec. Maos, Sampang, Keroya, Adipala, Binangun

dan Nusawungu; sebagian besar wilayah Kec.

Kawunganten dan Kesugian; sebagian wilayah

Kec.Dayeuhluhur, Wanareja, Gandrungmangu,

Patimuan dan Cilacap selatan; sebagian kecil wilayah Kec. Cipari

Kec. Sidareja, Candrungmang dan Kedungreja; sebagian besar wilayah Kec. Majenang dan Karangpucung; sebagian wilayah Kec. Cimanggu, Gandrungmangu dan Pattimuan. Sebagian wilayah Kec. Cimanggu; sebagian kecil wilayah Kec. Dayeuhluhur, Majenang dan Karangpucung

Dilanjutkan halaman 29

(36)

Lanjutan Tabel 6.1 :

KABUPATEN/ KOTA

TINGKAT KEKERINGAN SANGAT

KERING KERING AGAK KERING NORMAL

BANYUMAS -

Kec. Jatilawang dan Kemrajen; sebagian besar wilayah Kec.

Kebasen dan Banyumas; sebagian wilayah Kec. Wangon, Purwojati, Rawalo, Kalibagor, Somagede, Sumpiuh dan Tambak; sebagian kecil wilayah Kec.

Lumbir.

Kec. Gumelar dan Ajibarang; sebagian

besar wilayah Kec. Lumbir; sebagian wilayah Kec. Wangon,

Purwojati, Cilongok, Patikraja, Rawalo, Kalibagor, Somagede, Sumpiuh, dan Tambak;

sebagian kecil wilayah Kec. Kebasen dan

Banyumas

Kec. Kedungbanteng, Baturraden, Sumbang, Purwokerto utara, Kembaran, Karanglewas,

Purwokerto timur dan Purwokerto Selatan; sebagian besar wilayah Kec.

Sokaraja; sebagian wilayah Kec. Pekuncen, Cilongok,

Patikraja, Somagede dan Kalibagor; sebagian kecil wilayah Kec. Sumpiuh dan

Tambak BANJARNEGARA - Sebagian kecil wilayah Kec. Sigaluh dan Banjarnegara Kec. Banjarmangu, wanadadi, Madukara, dan Karangkobar; sebagian besar wilayah

Kec. Sigaluh dan Banjarnegara; sebagian wilayah Kec. Kalibening, Wanayasa, Pagentan, Punggelan, Bawang, dan Mandiraja; sebagian

kecil wilayah Kec. Batur, Purworejoklampok dan

Susukam.

Kec. Rakit, Purwonegoro, dan Pajawaran; sebagian

besar wilayah Kec. Susukan; sebagian wilayah

Kec. Kalibening, Wanayasa, Batur, Banjarnegara, Bawang,

Pagetan, Punggelan, Mandiraja dan Purworejo.

(37)

Tabel 6. 2. Tingkat Kebasahan Berdasarkan Metode SPI di Jawa Tengah

KABUPATEN / KOTA

TINGKAT KEBASAHAN

AGAK BASAH BASAH SANGAT

BASAH BREBES - - - TEGAL - - - PEMALANG - - - PEKALONGAN - - - BATANG - - - KENDAL - - - KOTA SEMARANG - - - SEMARANG - - - DEMAK - - - JEPARA - - - KUDUS - - - PATI - - - REMBANG - - - BLORA - - - SRAGEN - - - GROBOGAN - - - KARANGANYAR - - - SUKOHARJO - - - WONOGIRI - - - BOYOLALI - - - KLATEN - - - TEMANGGUNG - - - MAGELANG - - - WONOSOBO - - -

Dilanjutkan halaman 31

(38)

Lanjutan Tabel 6.2. :

KABUPATEN / KOTA

TINGKAT KEBASAHAN

AGAK BASAH BASAH SANGAT BASAH

KEBUMEN - - - PURWOREJO - - - BANJARNEGARA - - - PURBALINGGA - - - BANYUMAS - - - CILACAP - - -

(39)

Lampiran 1

Tabel 1.

Analisa Curah Hujan dan Sifat Hujan

Bulan Juli 2018

NO STASIUN / POS NORMAL JULI

(mm) ANALISA CURAH HUJAN (mm) ANALISA SIFAT HUJAN KAB. BANJARNEGARA 1 WANADADI 74 - 100 0 BN 2 PURWONEGORO 41 - 55 0 BN 3 PENUSUPAN 45 - 61 4 BN 4 LIMBANGAN 69 - 94 0 BN KAB. BANYUMAS 1 LUMBIR 59 - 80 0 BN 2 KELOPO GADING 40 - 54 0 BN 3 BANYUMAS-PU 56 - 75 0 BN 4 JATILAWANG 52 - 71 0 BN 5 ARCA.WNGN PHP. 58 - 79 3 BN KAB. BATANG 1 SUBAH 50 - 67 0 BN 2 BLADO SP 103 - 139 0 BN 3 TERSONO 44 - 59 0 BN KAB. BLORA 1 JIKEN 35 - 48 0 BN 2 SAMBONG 27 - 37 0 BN KAB. BOYOLALI 1 KLEGO 19 - 26 0 BN 2 SIMO BPP 20 - 27 0 BN 3 MUSUK 27 - 37 0 BN 4 ADISUMARMO 40 - 54 KAB. BREBES 1 LARANGAN 52 - 70 0 BN 2 NAMBO BD 42 - 57 0 BN 3 KARANGSEMBUNG 44 - 59 4 CIMUNDING 33 - 45 0 BN 5 LOSARI 29 - 40 0 BN 6 BANTARKAWUNG 73 - 99 0 BN

Dilanjutkan di halaman 33

(40)

Lanjutan Tabel 1 :

NO STASIUN / POS NORMAL JULI

(mm) ANALISA CURAH HUJAN (mm) ANALISA SIFAT HUJAN KAB. CILACAP 1 MAJENANG BBP 61 - 82 0 BN 2 WANAREJA 39 - 53 0 BN 3 CILACAP METEO 126 - 170 14 BN 4 KESUGIHAN 77 - 104 0 BN 5 KEDUNGREJO 57 - 78 0 BN 6 KAWUNGANTEN 78 - 106 0 BN 7 NUSAWUNGU 86 - 117 4 BN 8 BINANGUN 85 - 114 0 BN KAB. DEMAK 1 BANYUMENENG 28 - 37 0 BN 2 BRUMBUNG 40 - 54 27 BN 3 JATISONO 34 - 45 0 BN 4 BUNGO 19 - 26 0 BN 5 JUNGSEMI 19 - 26 0 BN KAB. GROBOGAN 1 SAMBIREJO 24 - 33 0 BN 2 BRATI PHP 31 - 41 0 BN 3 KRAMAT 37 - 51 0 BN 4 PURWODADI 34 - 46 0 BN 5 KEPOH 42 - 56 0 BN 6 WONOTUNGGAL 42 - 57 0 BN 7 BUTAK WD. 38 - 51 0 BN 8 POJOK 39 - 53 0 BN 9 NGARINGAN 33 - 45 0 BN 10 NGAMBAK KAPUNG 41 - 56 0 BN KAB. JEPARA 1 KELING 38 - 51 4 BN 2 MLONGGO 25 - 34 0 BN KAB. KARANGANYAR 1 JUMANTONO 34 - 46 0 BN 2 TAWANGMANGU 49 - 66

Dilanjutkan di halaman 34

(41)

Lanjutan Tabel 1 :

NO STASIUN / POS NORMAL JULI

(mm) ANALISA CURAH HUJAN (mm) ANALISA SIFAT HUJAN KAB. KEBUMEN 1 KD.WRINGIN SMP 61 - 83 5 BN 2 GOMBONG 58 - 79 0 BN 3 AYAH 70 - 95 0 BN 4 KEDUNGSAMAK 23 - 31 4 BN 5 SRIMADONO SMPK 36 - 49 0 BN KAB. KENDAL 1 SOJOMERTO I 44 - 59 0 BN 2 SIKOPEK 32 - 43 0 BN 3 PATEAN CURUG 68 - 91 0 BN 4 MERBUH 49 - 66 0 BN 5 WELERI 34 - 46 0 BN KAB. KLATEN 1 COKROTULUNG 23 - 32 0 BN 2 BAWAK 19 - 26 0 BN 3 KARANG NONGKO 21 - 29 0 BN 4 KETANDAN 16 - 21 0 BN KAB.KUDUS 1 KUDUS 25 - 34 0 BN 2 COLO 68 - 92 3 BN KAB. MAGELANG 1 SALAMAN 44 - 59 0 BN 2 KAJORAN 44 - 59 0 BN 3 PLERED 43 - 59 0 BN 4 BOROBUDUR 30 - 41 14 BN KOTA MAGELANG 1 MAGELANG 48 - 65 0 BN 2 MERTOYUDAN 42 - 57 0 BN KAB. PATI 1 CLUWAK 62 - 83 27 BN 2 JOLLONG KEB. 76 - 102 0 BN 3 PAKISBARU PG. 47 - 64 0 BN 4 DUKUHSETI 67 - 91 0 BN 5 KARANGANYAR 24 - 33

Dilanjutkan di halaman 35

(42)

Lanjutan Tabel 1 :

NO STASIUN / POS NORMAL JULI

(mm) ANALISA CURAH HUJAN (mm) ANALISA SIFAT HUJAN KAB. PATI 6 TRANGKIL 19 - 25 0 BN 7 CABEAN/KEDUNGL 23 - 31 8 JAKENAN 19 - 26 0 BN KOTA. PEKALONGAN 1 GAMER 69 - 93 0 BN KAB. PEKALONGAN 1 SRAGI PG 50 - 68 0 BN 2 KANDANGSERANG 96 - 130 0 BN 3 LEBAKBARANG 124 - 167 0 BN KAB. PEMALANG 1 KECEPIT 69 - 93 0 BN 2 KEJENE 66 - 90 0 BN 3 SOKOWATI 47 - 64 0 BN 4 BANJARDAWA 51 - 69 0 BN 5 KLAREAN 54 - 73 0 BN 6 WATUKUMPUL 71 - 95 0 BN KAB. PURBALINGGA 1 KARANGKEMIRI SMPK 49 - 67 3 BN 2 BOBOTSARI 131 - 178 0 BN KAB. PURWOREJO 1 BRUNO 47 - 64 0 BN 2 JOGOBOYO KEL 30 - 40 3 BN 3 HAL KEC.NGOMBOL 31 - 41 0 BN 4 KEDUNGKAMAL 27 - 36 0 BN 5 JRAKAH 25 - 34 0 BN 6 KEDUNGGUPIT 28 - 38 0 BN 7 SAWANGAN 64 - 87 0 BN 8 KALIMENENG 36 - 49 0 BN 9 TRIREJO 36 - 49 0 BN 10 PURWOREJO 29 - 39 0 BN KAB. REMBANG 1 REMBANG PELABUHAN 23 - 30 0 BN 2 KRAGAN 39 - 53 0 BN

Dilanjutkan di halaman 36

(43)

Lanjutan Tabel 1 :

NO STASIUN / POS NORMAL JULI

(mm) ANALISA CURAH HUJAN (mm) ANALISA SIFAT HUJAN KAB. REMBANG 3 MRAYUN 30 - 41 KAB.SEMARANG 1 UNGARAN 29 - 39 0 BN 2 KOPENG KBB 58 - 78 0 BN 3 BANYUBIRU II B 36 - 49 0 BN 4 DADAP AYAM 20 - 27 57 AN KOTA. SEMARANG 1 SEMARANG KLIM 45 - 61 0 BN 2 SUMURJURANG 12 - 17 0 BN KOTA SALATIGA 1 GETAS SMPK 47 - 63 0 BN KAB. SRAGEN 1 KETRO WD 29 - 39 0 BN 2 MASARAN 31 - 43 0 BN 3 BATUJAMUS 33 - 45 0 BN 4 MOJO 31 - 42 KAB. SUKOHARJO 1 GROGOL 29 - 39 0 BN 2 PABELAN 32 - 44 0 BN KAB. TEGAL 1 BATUAGUNG 59 - 80 0 BN 2 JEJEG 68 - 91 0 BN 3 WARUREJO 41 - 56 0 BN 4 PESAYANGAN 58 - 78 0 BN KOTA. TEGAL 1 METEO TEGAL 45 - 61 0 BN KAB. TEMANGGUNG 1 REJOSARI 33 - 45 0 BN 2 ROWOSENENG 49 - 67 0 BN 3 LEMPUYANG 72 - 97 0 BN KAB. WONOGIRI 1 PRACIMANTORO 21 - 29 0 BN 2 BATUWARNO 16 - 22 0 BN

Dilanjutkan di halaman 37

(44)

Lanjutan Tabel 1 :

NO STASIUN / POS NORMAL JULI

(mm) ANALISA CURAH HUJAN (mm) ANALISA SIFAT HUJAN KAB. WONOGIRI 3 WURYANTORO 20 - 26 0 BN 4 JATIROTO 27 - 36 0 BN 5 KISMANTORO 18 - 164 BN 6 NGADIROJO 19 - 531 0 BN 7 BALEPANJANG 21 - 28 0 BN KAB. WONOSOBO 1 BEDAKAH 68 - 92 6 BN 2 TAMBI 45 - 61 2 BN 3 WADASLINTANG 57 - 77 4 BN

Keterangan :

N = Normal

AN

= Atas Normal

BN

= Bawah Normal

(45)

Lampiran 2

Tabel 2.

Prakiraan Curah Hujan dan Sifat Hujan

Bulan September 2018

NO STASIUN / POS NORMAL SEPTEMBER (mm) PRAKIRAAN CURAH HUJAN (mm) PRAKIRAAN SIFAT HUJAN KAB. BANJARNEGARA 1 WANADADI 60 - 81 51 - 100 N 2 PURWONEGORO 42 - 56 21 - 50 BN-N 3 PENUSUPAN 95 - 128 51 - 100 BN-N 4 LIMBANGAN 67 - 91 51 - 100 BN-N KAB. BANYUMAS 1 LUMBIR 87 - 118 51 - 100 BN-N 2 KELOPO GADING 69 - 93 51 - 100 BN-N 3 BANYUMAS-PU 83 - 113 51 - 100 BN-N 4 JATILAWANG 90 - 121 51 - 100 BN-N 5 ARCA.WNGN PHP. 102 - 138 51 - 100 BN KAB. BATANG 1 SUBAH 54 - 73 0 - 20 BN 2 BLADO SP 120 - 162 51 - 100 BN 3 TERSONO 44 - 59 0 - 20 BN KAB. BLORA 1 JIKEN 45 - 61 21 - 50 BN-N 2 SAMBONG 44 - 59 0 - 20 BN KAB. BOYOLALI 1 KLEGO 23 - 31 0 - 20 BN 2 SIMO BPP 38 - 52 21 - 50 N-BN 3 MUSUK 31 - 42 0 - 20 BN 4 ADISUMARMO 36 - 49 21 - 50 BN-N KAB. BREBES 1 LARANGAN 40 - 55 21 - 50 BN-N 2 NAMBO BD 41 - 56 21 - 50 BN-N 3 KARANGSEMBUNG 34 - 46 0 - 20 BN 4 CIMUNDING 26 - 35 0 - 20 BN 5 LOSARI 16 - 21 0 - 20 BN-N 6 BANTARKAWUNG 55 - 74 21 - 50 BN

Dilanjutkan di halaman 39

(46)

Lanjutan Tabel 2 :

NO STASIUN / POS NORMAL SEPTEMBER (mm) PRAKIRAAN CURAH HUJAN (mm) PRAKIRAAN SIFAT HUJAN KAB. CILACAP 1 MAJENANG BBP 74 - 100 51 - 100 BN-N 2 WANAREJA 64 - 87 21 - 50 BN 3 CILACAP METEO 122 - 164 101 - 150 BN-N 4 KESUGIHAN 113 - 152 51 - 100 BN 5 KEDUNGREJO 77 - 105 51 - 100 BN-N 6 KAWUNGANTEN 124 - 167 101 - 150 BN-N 7 NUSAWUNGU 106 - 143 51 - 100 BN 8 BINANGUN 98 - 133 51 - 100 BN-N KAB. DEMAK 1 BANYUMENENG 70 - 95 51 - 100 BN-N 2 BRUMBUNG 58 - 79 21 - 50 BN 3 JATISONO 35 - 48 0 - 20 BN 4 BUNGO 22 - 30 0 - 20 BN 5 JUNGSEMI 23 - 31 0 - 20 BN KAB. GROBOGAN 1 SAMBIREJO 48 - 65 21 - 50 BN-N 2 BRATI PHP 38 - 51 0 - 20 BN 3 KRAMAT 47 - 64 21 - 50 BN-N 4 PURWODADI 57 - 77 21 - 50 BN 5 KEPOH 54 - 73 21 - 50 BN 6 WONOTUNGGAL 56 - 76 21 - 50 BN 7 BUTAK WD. 47 - 64 21 - 50 BN-N 8 POJOK 48 - 66 21 - 50 BN-N 9 NGARINGAN 68 - 92 21 - 50 BN 10 NGAMBAK KAPUNG 63 - 85 21 - 50 BN KAB. JEPARA 1 KELING 36 - 49 0 - 20 BN 2 MLONGGO 17 - 23 0 - 20 BN-N KAB. KARANGANYAR 1 JUMANTONO 29 - 39 0 - 20 BN 2 TAWANGMANGU 73 - 99 21 - 50 BN KAB. KEBUMEN 1 KD.WRINGIN SMP 85 - 115 21 - 50 BN 2 GOMBONG 69 - 94 21 - 50 BN

Dilanjutkan di halaman 40

Gambar

Gambar 2 1. SirkulasiAngin di Wilayah Indonesia Dasarian I Agustus 2018
Gambar 2 2. Suhu Permukaan Laut Wilayah Indonesia Dasarian I Agustus 2018
Gambar 2 4. Prediksi Spasial Anomali SST Indonesia Agustus s/d Januari 2018 (Sumber: NCEP/USA)
Gambar 2 5. Prediksi El Nino - La Nina sampai dengan Januari 2019
+7

Referensi

Dokumen terkait

Untuk prakiraan curah hujan bulanan, sebagai peningkatan kewaspadaan maka diprediksi akumulasi curah hujan bulan September 2021 mayoritas wilayah Banyuwangi

Analisis Hujan Bulan Juli 2016 dan Prakiraan Hujan Bulan September, Oktober dan November 2016 disusun berdasarkan hasil analisis data hujan yang diterima dari

Banyak tenaga kesehatan baik yang berstatus pegawai tetap / PNS maupun tenga yang tidak tetap / tenaga honorer yang kurang displin dalam kinerjanya, yang mana

Hal sebaliknya terjadi pada posisi detektor CC SN-9976 di y2 pada awal scanning berkas radiasi yang dikeluarkan pesawat linac mengenai setengah area sensitif walaupun

Jika bagian kepemilikan entitas pada entitas asosiasi atau ventura bersama berkurang, tetapi entitas tetap menerapkan metode ekuitas, maka entitas mereklasifikasi

yang dapat dibeli dalam upaya obat swamedikasi terhadap

Aspek pelayanan barang pencapaian kinerja pada Terminal Nilam Timur diketahui hasil dari analisis deskriptif dari kondisi eksisting dibandingkan dengan Standart Kinerja yang

Diagram ini memperlihatkan urutan state yang dilalui sebuah obyek, kejadian yang menyebabkan sebuah transisi dari suatu state atau aktivitas ke state atau aktivitas yang lain,