• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. Selasa, 3 Februari 2015 IHSG : S S R R2 5325

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. Selasa, 3 Februari 2015 IHSG : S S R R2 5325"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)



BPS: Februari berpeluang kembali inflasi.



Harga minyak melanjutkan reli pada Senin.



Tahun 2014, laba Bank Jatim tumbuh 16%.



Voksel siap mengapalkan kabel US$ 12 juta ke Irak.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

 Change  

 

 

Market Preview

I

HSG kemarin gagal ditutup di

teritori positif meskipun inflasi

Januari turun menjadi negatif

0,24%

(mom)

dan

neraca

p e r d a g a n g a n

D e s e m b e r

mengalami surplus USD186,6 juta.

IHSG ditutup terkoreksi 13,168

poin (0,25%) di 5276,236. Transaksi

berlangsung kurang bergairah

dengan nilai transaksi di Pasar

Reguler hanya Rp3,6 triliun.

Sejumlah saham sektoral bergerak

di teritori negatif terimbas sentimen

negatif pasar kawasan Asia dan

global dan juga pergerakan rupiah

atas dolar AS kembali melemah ke

R p 1 2 7 0 0 .

D e f i s i t

n e r a c a

perdagangan sepanjang 2014 lalu

yang menyusut menjadi USD1,89

miliar dari tahun sebelumnya yang

mencapai defisit USD4,07 miliar belum banyak membantu penguatan rupiah

atas dolar AS.

Dari kawasan Asia, sentimen negatif dipicu kekhawatiran

perekonomian China setelah data indeks Manufacturing PMI Januari

mengindikasikan terjadinya kontraksi yakni di 49,8 di bawah estimasi 50,2 dan

bulan sebelumnya 50,1. Selain faktor China, perlambatan ekonomi AS di

kuartal empat 2014 yang hanya tumbuh 2,6% dibandingkan kuartal

sebelumnya 5% turut mempengaruhi sentimen pasar. Sementara Wall Street

tadi malam bergerak fluktuatif namun berhasil ditutup menguat di atas 1%

terutama dipicu kenaikan saham sektor energi dan sentimen dari zona Euro.

Indeks DJIA sempat terkoreksi 0,7% setelah data indeks manufaktur AS Januari

turun ke 53,5 di bawah perkiraan 54,5 dan bulan sebelumnya 55,1. Namun di

sesi akhir terjadi rally sehingga berhasil menguat 1,14% di 17361,04.

Penguatan DJIA tadi malam terutama digerakkan oleh saham energi menyusul

kenaikan harga minyak mentah di AS sebesar 3% di USD49,79/barel.

Sentimen positif juga datang dari Yunani, dimana pemerintahan baru

mengusulkan restrukturisasi utang dengan kreditornya dengan mengganti

utang lama dengan utang baru yang dikaitkan dengan pertumbuhan negara

tersebut. Dengan dukungan pasar global yang kembali kondusif, IHSG

diperkirakan berpeluang menguat terbatas. IHSG akan bergerak bervariasi

dalam rentang konsolidasi dengan support di 5240 dan resisten di 5300.

IHSG : S1 5240 S2 5225 R1 5300 R2 5325

Index Last Chg % DJIA  17361.04  196.09   1.14   S&P 500  2020.85  25.86   1.30   FTSE 100  6766.88  17.48   0.26   CAC 40  4627.67  23.42   0.51   DAX  10828.01  133.69   1.25   NIKKEI 225  17521.39  20.83   0.12   HANGSENG  24484.74  (22.31)  (0.09)  STI  3410.19  18.99   0.56   SHENZHEN  1502.89  (9.50)  (0.63)  SHANGHAI  3128.30  (82.06)  (2.56)  Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel)  50.14  1.15   2.35   CPO (RM/M.T)  2146.00  0.00   0.00   Gold (USD/T.oz)  1274.80  (4.40)  (0.34)  Nikel (USD/M.T  14825.00  25.00   0.17   Timah (USD/M.T)  19175.00  0.00   0.00   Coal (USD/M.T)  60.05  1.00   1.69   Exchange Rates Chg % IDR/USD  12660.45  (44.55)  (0.35)  USD/EUR  1.135  0.00   0.32   JPY/USD  117.31  (0.04)  (0.03)  IDR/SGD  9373.18  (22.97)  (0.24)  IDR/AUD  9885.91  (1.75)  (0.02)  TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE  44.07  2790  (0.03)  (0.07) 

Top Gainers IDR % Chg

NIRO‐W  120  60.00   45  MFMI  268  34.70   69  JKSW  97  22.80   18  CMNP  3,185  13.80   385  MTFN  174  10.80   17 

Top Losers IDR % Chg

MCOR‐W  19  (26.90)  (7) 

SMRU‐W  175  (14.60)  (30) 

BSIM‐W2  90  (14.30)  (15) 

FORU  650  (11.60)  (85) 

OKAS  106  (10.20)  (12)  Top Value IDR % (miliar)

TLKM  2,805  (0.90)  707 B  BMRI  11,250  2.30   604 B  ASII  7,750  (1.30)  383 B  BBRI  11,725  0.40   314 B  SMGR  14,500  (0.50)  217 B 

Top Volume IDR % (juta)

PWON  481  (3.60)  418.597  NIRO  220  3.30   382.143  MTFN  174  10.80   317.064  CPRO  117  0.00   275.289  SIAP  400  (1.20)  270.485  IHSG 5,276.24 Change (13.17) Change (%) (0.25) Change (%/ytd) 0.94

Total Value (IDR triliun) 5.374 Total Volume (miliar saham) 5.899 Net Foreign Buy (IDR miliar) 6.000

(2)

News Update

2



BPS: Februari berpeluang kembali inflasi. Awal tahun 2015 dibuka dengan kabar positif yaitu Januari mengalami deflasi 0,24%. Namun, Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan, deflasi ini tidak akan berlanjut pada bulan Februari. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo mengatakan saat ini sedang memasuki musim pemeliharaan padi. Maka dari itu, harga beras akan relatif tinggi. Harga beras yang tinggi pun sudah terlihat pada data bulan Januari di mana komponen beras menjadi komponen penghambat deflasi. Kenaikan harga beras pada bulan Januari mencapai 1,92% sebagai akibat kurangnya pasokan beras karena memasuki masa panceklik. Andil beras terhadap inflasi Januari adalah 0,07%. Kenaikan terjadi di 76 kota IHK di mana Merauke menjadi kota dengan kenaikan tertinggi yaitu 29%. Namun, menurut Sasmito, kalau pemerintah bisa menurunkan biaya transportasi di mana baru 22 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) yang menurunkan tarif angkutan dalam kota maka bisa membantu beban inflasi Februari. Secara historis, pada bulan Februari inflasi relatif kecil yaitu di bawah 1%. Pada Februari tahun 2014 inflasi sebesar 0,26%, pada Februari 2013 inflasi tercatat 0,75%. "(Inflasi) tidak jauh-jauh dari sana kalau normal," tandasnya. (Kontan Online)



Harga minyak melanjutkan reli pada Senin. Harga minyak naik pada perdagangan Senin kemarin, melanjutkan reli yang lebih kuat pada Jumat sebelumnya. Namun kenaikan harga minyak dibatasi oleh perkiraan kenaikan stok minyak mentah yang besar di pasar Amerika Serikat. Ancaman mogok di sejumlah kilang di AS, yang secara teoritis akan menaikkan pasokan minyak mentah lebih tinggi di pasaran, dan data belanja konsumen juga manufaktur AS yang mengecewakan, telah menurunkan harapan untuk mendapatkan gain lebih tinggi untuk komoditas minyak pada Senin lalu. Harga minyak mentah di AS ditutup naik US$ 1,33, menjadi US$ 49,57 per barrel, tertinggi sejak hampir sebulan ini. Harga itu hampir menyentuh harga tertinggi perdagangan intraday sebesar US$ 50,56 dan sesi terendah US$ 46,67 per barrel. Kenaikan harga tersebut membuat selisih harga Brent dan minyak mentah AS melebar US$ 5 per barrel, terbesar sejak November tahun lalu. Benchmark minyak mentah Brent naik US$ 1,44 pada US$ 54,50 per barrel, setelah harga bergerak dalam kisaran antara US$ 55,62-US$ 51,41 per barrel. (Kontan Online)



Tahun 2014, laba Bank Jatim tumbuh 16%. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 1,38 triliun hingga akhir tahun 2014. Laba ini meningkat 19,65% dibandingkan periode yang sama tahun 2013. Direktur Utama Bank Jatim Hadi Sukrianto menyatakan, selama tahun 2014 kinerja keuangan perusahaan itu secara umum mencatatkan performa membanggakan. Pencapaian total aset sebesar Rp 38,04 triliun atau naik 15,11% year on year. Penghimpunan dana masyarakat atau pihak ketiga (DPK) Rp 30,27 triliun atau meningkat 16,48%. Penyaluran kredit sebesar Rp 26,19 triliun atau naik 18,61%. Dana murah bank yaitu giro dan tabungan mengalami peningkatan. Giro tercatat Rp 11,65 triliun, naik 16,85% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. "Kontribusi tabungan pada tahun 2014 terealisasi Rp 10,99 triliun atau naik 10,25%," katanya. Sementara, jelas dia, kinerja deposito memberikan sumbangan Rp 7,63 triliun atau meningkat 26,14%. Dengan komposisi DPK yang didominasi oleh giro dan tabungan, rasio dana murah atau CASA Bank Jatim di posisi Desember mencapai 74,80%. (Kontan Online)



Voksel siap mengapalkan kabel US$ 12 juta ke Irak. PT Voksel Electric Tbk tengah sibuk mempersiapkan pemenuhan pasokan kabel sepanjang triwulan I-2015 ini. Pasalnya produsen kabel ini berencana mengapalkan pesanan kabel menuju Irak pada Maret 2015. Nilai kontrak penjualan kabel ke negara yang beribukota Bagdad itu adalah US$ 12 juta - US$ 15 juta. "Tanda tangan kontraknya pada bulan ini sedangkan pengirimannya baru sekitar Maret 2015," ungkap Yogiawan, Deputy Director and Corporate Secretary Voksel Electric. Tak cuma ke Irak, perusahaan yang tercatat dengan kode saham VOKS di Bursa Efek Indonesia itu juga bakal mengirimkan pesanan kabel ke Sri Lanka. Nilai penjualan kabel ini US$ 300.000. Selain dua negara tersebut, Voksel sedang menjajaki kontrak penjualan kabel ke Timor Leste dan beberapa negara di Timur Tengah. Jika ekspansi ini membuahkan hasil, pengiriman kabel biasanya terjadi di bulan April hingga pertengahan Oktober. Lantaran masih penjajakan, perusahaan itu belum memerinci nilai kontrak yang sedang diincar. Meski tengah sibuk memburu kontrak ekspor, rupanya Voksel tak mematok target pendapatan agresif untuk pendapatan ekspor. Perusahaan itu justru menargetkan pendapatan ekspor tahun ini Rp 217,49 miliar. Jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan ekspor 2014 Rp 281,73 miliar, target itu menipis sekitar 22,80%. (Kontan Online)



INDY targetkan produksi batubara 40 juta ton. PT Indika Energy Tbk (INDY) memprediksi pasar batubara masih belum akan pulih. Perseroan menargetkan produksi batubara tahun ini akan sama dengan produksi tahun 2014 lalu sebesar 40 juta ton. Wishnu Wardhana, Direktur Utama INDY, mengatakan, saat ini, INDY akan fokus melakukan efisiensi dengan menahan ekspansi sambil menunggu pemulihan harga batubara. Namun, turunnya harga minyak kemungkinan bisa memangkas beban INDY. "Ada efisiensi dari penurunan harga minyak sekitar Rp 800 miliar," ujarnya, belum lama ini. Wishnu memprediksi harga batubara masih akan berada di kisaran US$ 63 per ton. Karena itulah, ia juga meramal, pendapatan dan bottom line INDY belum akan berubah banyak dari tahun lalu. Meski demikian, tahun ini, INDY akan melakukan efisiensi besar-besaran untuk meningkatkan margin. Efisiensi ini terlihat dari belanja modal INDY yang akan dipangkas. Belanja modal INDY hanya dipatok di bawah US$ 100 juta, jauh lebih rendah dari target tahun lalu sebesar US$ 113,5 juta. Hal ini karena INDY lebih memilih menyimpan dana kas yang besar di tengah pelemahan harga batubara. INDY berharap bisa menurunkan cost margin dengan berhemat. Selain menahan ekspansi, INDY juga akan mengurangi stripping dan melakukan renegosiasi dengan kontraktor. Perseroan juga terus memantapkan diversifikasi bisnis selain batubara. Tahun ini, INDY membidik untuk membangun Independen Power Producer (IPP) sebesar 1.000 megawatt (MW). Mega proyek ini merupakan salah satu upaya INDY untuk memanfaatkan peluang dari ekspansi pemerintah memenuhi kebutuhan listrik 35.000 MW. Dengan kapasitas tersebut nilai investasi proyek IPP itu berkisar US$ 1,2 miliar. (Kontan Online)

(3)

Stock Picks

3

AALI 23200-24000.

Total pendapatan Astra Agro Lestari Tbk (AALI) dari penjualan CPO dan inti sawit

(kernel) sepanjang 2014 lalu mencapai Rp13,25 triliun. Penjualan CPO perseroan 2014 lalu mencapai 1,37

juta ton dan kernel sebanyak 366.288 ton. Harga jual rata-rata CPO perseroan 2014 lalu mencapai Rp8.282/

kg naik 13,8% dari 2013 sebesar Rp7.277/kg. Sedangkan harga rata-rata jual kernel 2014 lalu Rp5.095/kg

naik hingga 47,6% dari 2013 sebesar Rp3.452/kg. Selain dua produk tersebut, pendapatan perseroan dari

penjualan olein diperkirakan mencapai Rp3 triliun dengan penjualan sebanyak 144.475 ton dan harga jual

rata-rata Rp12.421/kg. Dengan demikian total pendapatan perseroan 2014 lalu mencapai Rp16,25 triliun

naik 28% dari 2013 lalu yang mencapai Rp12,67 triliun. Sedangkan di bottom line, laba bersih diperkirakan

mencapai Rp2,59 triliun naik 43,89% dari 2013 lalu sebesar Rp1,80 triliun. EPS 2014 diperkirakan Rp1649,68.

Tahun ini diperkirakan pendapatan bersih tumbuh moderat 12,7% mencapai Rp18,36 triliun naik dari

perkiraan sebelumnya Rp15,77 triliun dan laba bersih tumbuh 13,5% mencapai Rp2,94 triliun. EPS proyeksi

tahun ini diperkirakan Rp1872,61. Kemarin harga saham AALI berhasil rebound terbatas ditutup di Rp23525.

Pada harga saat ini di Rp23525 saham AALI ditransaksikan dengan PE 12,6x (E/15). Harga saham perseroan

diperkirakan berpeluang ditransaksikan dengan PE 17x (E/15) atau mencapai Rp31840 atau memiliki ruang

penguatan 35,3% dari harga saat ini. Pergerakan harga sahamnya akan dipengaruhi pergerakan harga

komoditas CPO yang saat ini masih cenderung melemah karena pengaruh perlambatan ekonomi global.

Saat ini harga CPO diperdagangan di RM2147/ton akhir Januari lalu. Penurunan harga minyak mentah dunia

saat ini juga mempengaruhi pergerakan harga CPO. Secara technical kemain harga saham AALI berhasil

mengalami technical rebound. Apabila berhasil break Rp23700 berpeluang menguji resisten di Rp24400.

(4)

Stock Picks

4

BBNI 6100-6350.

Pergerakan saham sektor perbankan sebulan terakhir bergerak dalam tren bullish. Inflasi

Januari yang negatif 0,24% (mom) dan 6,96% (yoy) lebih rendah dari perkiraan 7,46% akan memberikan

sentimen positif bagi sektor perbankan. Dengan turunnya ekspektasi inflasi maka akan terbuka ruang bagi

Bank Indonesia (BI) untuk menurunkan tingkat bunga acuannya yang berdampak positif bagi turunnya biaya

dana perbankan. Salah satu emiten bank yakni Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) harganya dinilai relatif

murah saat ini dibandingkan emiten bank lainnya yang beraset di atas Rp400 triliun. Ini tercermin dari harga

sahamnya saat ini di Rp6250 hanya ditransaksikan dengan PBV 1,7x dibandingkan rata-rata emiten bank

beraset di atas Rp400 triliun yang saat ini ditransaksikan dengan rata-rata PBV 2,4x. Begitu juga bila dilihat

dari rasio PE, harga saham BBNI hanya ditransaksikan dengan PE 10x (E/15) lebih murah dibandingkan

rata-rata bank yang saat ini ditransaksikan dengan PE 12x (E/15). Sepanjang 2014 lalu BBNI juga berhasil

mencatatkan pertumbuhan laba 19% di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi tahun lalu yang

diperkirakan hanya 5%. Meskipun melambat dibandingkan pertumbuhan laba 2013 yang mencapai 28,50%

namun pertumbuhan laba perseroan di atas industri yang diperkirakan hanya sekitar 14%. Pertumbuhan laba

bersih BBNI terutama ditopang pertumbuhan pendapatan bunga bersih 17,4% dan pendapatan non-bunga

13,5%. Sedangkan pertumbuhan kredit perseroan cenderung melambat hanya 10,8% dan pertumbuhan DPK

7,5%. Secara technical pergerakan harga saham BBNI membentuk pola bullish continuation dalam rentang

konsolidasi. Target penguatan harga sahamnya dalam jangka pendek akan kembali menguji resisten di

Rp6300 hingga Rp6350. Sedangkan level support di Rp6100. Sepanjang bergerak di atas Rp6100 maka

pergerakan harga saham BBNI berpeluang melanjutkan tren penguatannya. Dari sisi valuasi harga saham

BBNI berpeluang ditransaksikan dengan rata-rata PBV 2x atau berpeluang mencapai target harga di Rp7137.

Trading Buy, SL 5950

(5)

5

Stock Picks

INDF 7400-7725.

Harga saham Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dalam dua sesi perdagangan terakhir

berhasil rebound dalam rentang konsolidasi. Harga sahamnya kemarin ditutup di Rp7600. Pergerakan

harganya sejak awal Januari lalu cenderung sideways dengan support di kisaran Rp7300 hingga Rp7400.

Sedangkan resisten menguji kisaran Rp7725 hingga Rp7800. Sentimen sektor konsumsi saat ini cenderung

positif memyusul turunnya ekspektasi inflasi. Bank Indonesia (BI) kemarin mengumumkan Januari terjadi

deflasi 0,24% (mom) lebih kecil dari perkiraan terjadinya inflasi 0,24% (mom). Secara tahunan inflasi Januari

turun menjadi 6,96% dibandingkan Desember lalu yang mencapai 8,36% (yoy). Turunnya inflasi akan

meningkatkan daya beli masyarakat. Namun di sisi lain sektor barang konsumsi menghadapi tantangan

masih melemahnya pergerakan rupiah atas dolar AS yang kemarin kembali berada di level Rp12700. Harga

saham INDF berpeluang ditransaksikan dengan PE 14,5x (E/15) atau mencapai target harga di Rp8240

dengan target pertumbuhan penjualan bersih dan laba bersih tahun ini masing-masing 20% mencapai

Rp83,14 triliun dan Rp4,99 triliun dengan EPS proyeksi 2015 Rp568. Pada harga saat ini di Rp7600, saham

INDF berpeluang menguat 8,4%. Secara technical, peluang penguatan akan kembali menguji resisten

terdekat di Rp7725. Trading Buy, SL Rp7350

Selasa, 3 Februari 2015

Saham Pilihan

BMRI 11150-11400 TB, SL 10900

WIKA 3720-3800 TB, SL 3640

BDMN 4400-4650 Buy, SL 4350

RALS 810-860 Buy, SL 800

PTPP 3850-4000 SoS, SL 3750

LSIP 1800-1860 BoW, SL 1780

BBTN 990-1025 Buy, SL 980

(6)

Stock View

6

Selasa, 3 Februari 2015

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q1 2014 G (%) EPS Q1 14 G (%) PE

IHSG 

5276.24  5292.70  5309.15  5258.50  5240.75 

               PERKEBUNAN AALI  23450  23,608.33  23,766.67  23,283.33  23,116.67  3,725,866.00  36.80  485.51  114.55  12.07  BWPT  355  359.33  363.67  350.33  345.67                LSIP  1815  1,833.33  1,851.67  1,803.33  1,791.67  1,279,973.00  40.33  32.78  122.48  13.84  SGRO  1875  1,895.00  1,915.00  1,860.00  1,845.00  649,627.93  10.94  29.32  141.04  15.99  SIMP  685  690.00  695.00  680.00  675.00  3,171,052.00  2.40  12.14  92.44  14.10  UNSP  50  50.00  50.00  50.00  50.00  659,213.38  36.97  21.64  ‐571.51  0.58 

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO  995  1,005.00  1,015.00  985.00  975.00  9,632,947.40  33.83  45.68  269.20  5.45  BORN  50  50.00  50.00  50.00  50.00                BRAU  72  73.33  74.67  71.33  70.67                BUMI  100  102.33  104.67  98.33  96.67  9,572,406.53  4.50  191.78  ‐751.57  0.13  DEWA  50  50.00  50.00  50.00  50.00  631,292.51  8.52  ‐0.52  ‐77.95  ‐23.93  HRUM  1535  1,566.67  1,598.33  1,511.67  1,488.33  1,460,386.97  ‐32.82  45.54  81.61  8.43  ITMG  16450  16,625.00  16,800.00  16,325.00  16,200.00  5,742,974.57  5.02  968.54  ‐299.21  4.25  PTBA  11375  11,616.67  11,858.33  11,241.67  11,108.33  3,093,648.00  11.39  232.76  8.74  12.22  PTRO  905  913.33  921.67  898.33  891.67  929,699.70  5.15  23.76  ‐67.39  9.52 

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI  115  116.00  117.00  114.00  113.00  999,850.63  1,185.87  4.39  5,114.26  6.54  ELSA  590  600.00  610.00  575.00  560.00  918,296.00  ‐12.25  7.42  56.06  19.88  ENRG  102  104.33  106.67  100.33  98.67  2,210,590.04  27.13  4.86  2,610.69  5.24  ESSA  2675  2,675.00  2,675.00  2,675.00  2,675.00  126,590.83  22.89  42.71  28.12  15.66  MEDC  3150  3,190.00  3,230.00  3,080.00  3,010.00  2,303,371.50  7.08  122.83  131.12  6.41 

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM  1055  1,063.33  1,071.67  1,048.33  1,041.67                INCO  3400  3,473.33  3,546.67  3,363.33  3,326.67  2,430,306.44  ‐3.23  20.62  ‐33.11  41.23  TINS  1160  1,175.00  1,190.00  1,150.00  1,140.00                SEMEN INTP  22900  22,983.33  23,066.67  22,733.33  22,566.67  4,499,774.00  6.65  289.47  ‐7.03  19.78  SMCB  1915  1,945.00  1,975.00  1,900.00  1,885.00  2,356,126.00  9.11  42.23  75.57  11.34  SMGR  14500  14,600.00  14,700.00  14,375.00  14,250.00  6,177,992.74  11.44  219.66  5.39  16.50 

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST  97  98.33  99.67  95.33  93.67  333,609.60  28.88  2.97  59.01  8.16  JPRS  240  241.33  242.67  238.33  236.67  158,603.63  98.78  6.50  ‐0.37  9.23  KRAS  463  465.67  468.33  460.67  458.33  5,240,035.36  ‐12.47  ‐33.57  ‐698.77  ‐3.45  PAKAN TERNAK CPIN  3780  3,860.00  3,940.00  3,740.00  3,700.00  6,719,521.00  19.02  40.34  ‐7.84  23.43  JPFA  865  886.67  908.33  851.67  838.33  5,674,518.00  14.33  4.97  ‐72.07  43.54 

OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII  7750  7,866.67  7,983.33  7,641.67  7,533.33  49,821,000.00  6.73  116.76  9.68  16.59  GJTL  1440  1,460.00  1,480.00  1,425.00  1,410.00  3,199,668.00  5.32  96.23  ‐2.66  3.74 

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP  14300  14,516.67  14,733.33  14,066.67  13,833.33  7,355,089.00  21.44  0.12  6.96  24.94  INDF  7600  7,658.33  7,716.67  7,483.33  7,366.67  16,365,578.00  27.30  156.42  90.13  12.15  MYOR  24400  24,516.67  24,633.33  24,266.67  24,133.33  3,498,158.85  30.25  133.69  ‐45.72  45.63  ROTI  1380  1,388.33  1,396.67  1,373.33  1,366.67  464,595.48  27.03  12.10  9.45  28.51  GGRM  56975  57,333.34  57,691.67  56,608.34  56,241.67  15,670,252.00  23.99  736.58  35.34  19.34  INAF  275  286.67  298.33  267.67  260.33  155,073.95  25.62  ‐12.39  250.04  ‐5.55  KAEF  1330  1,343.33  1,356.67  1,313.33  1,296.67  867,027.74  8.45  4.21  ‐4.38  79.03  KLBF  1835  1,863.33  1,891.67  1,813.33  1,791.67  4,066,502.64  16.52  10.52  11.04  43.61 

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7 EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q1 2014 G (%) EPS Q1 14 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN  448  453.33  458.67  444.33  440.67  1,165,134.03  1.99  14.43  20.67  7.76  ASRI  585  591.67  598.33  581.67  578.33  871,134.65  ‐3.40  15.77  ‐23.45  9.27  BKSL  113  115.00  117.00  112.00  111.00                BSDE  2005  2,021.67  2,038.33  1,996.67  1,988.33  1,254,119.10  ‐39.62  27.93  ‐60.73  17.95  COWL  615  618.33  621.67  613.33  611.67  64,709.78  ‐6.38  1.59  ‐30.99  96.44  CTRA  1435  1,445.00  1,455.00  1,425.00  1,415.00  1,202,303.51  ‐10.35  15.01  5.45  23.90  CTRP  815  823.33  831.67  808.33  801.67  251,211.60  ‐58.80  4.89  ‐84.29  41.65  CTRS  2905  2,936.67  2,968.33  2,886.67  2,868.33  347,893.21  27.73  66.20  25.74  10.97  ELTY  50  50.00  50.00  50.00  50.00                KIJA  300  303.33  306.67  297.33  294.67  725,835.40  ‐3.64  15.03  51.33  4.99  MDLN  515  525.00  535.00  510.00  505.00                KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI  3725  3,753.33  3,781.67  3,683.33  3,641.67  1,439,602.33  5.83  9.01  40.67  103.32  DGIK  177  179.67  182.33  174.67  172.33  480,924.22  52.77  1.81  ‐44.42  24.46  PTPP  3970  4,005.00  4,040.00  3,910.00  3,850.00  1,999,368.48  55.72  12.69  44.39  78.24  SSIA  1075  1,091.67  1,108.33  1,066.67  1,058.33  918,070.21  ‐17.06  2.64  ‐93.80  101.86  TOTL  1105  1,116.67  1,128.33  1,096.67  1,088.33  547,807.36  ‐6.30  11.12  ‐20.80  24.84  WIKA  3765  3,785.00  3,805.00  3,730.00  3,695.00  2,791,666.54  6.24  27.28  6.78  34.50 

INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS  5050  5,083.33  5,116.67  5,033.33  5,016.67                JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP  3185  3,506.67  3,828.33  2,856.67  2,528.33  262,850.17  17.13  53.83  8.63  14.79  JSMR  7125  7,191.67  7,258.33  7,091.67  7,058.33  2,079,705.80  ‐13.14  55.30  16.71  32.21  TELEKOMUNIKASI BTEL  50  50.00  50.00  50.00  50.00  471,133.26  ‐31.12  6.89  ‐316.19  1.81  EXCL  4620  4,716.67  4,813.33  4,566.67  4,513.33  5,512,751.00  9.78  44.41  20.12  26.01  ISAT  3985  4,076.67  4,168.33  3,911.67  3,838.33  5,773,177.00  ‐0.26  147.24  ‐1,224.62  6.77  TLKM  2805  2,823.33  2,841.67  2,793.33  2,781.67  21,250,000.00  8.71  36.20  4.95  19.37  TRANSPORTASI GIAA  585  591.67  598.33  581.67  578.33  9,206,681.81  17.35  ‐82.55  469.78  ‐1.77  MBSS  820  825.00  830.00  815.00  810.00  435,871.55  21.78  59.94  3.87  3.42  WINS  685  696.67  708.33  676.67  668.33  518,942.64  36.32  23.63  53.05  7.25 

KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY  488  492.33  496.67  485.33  482.67  2,753,426.38  52.84  17.64  3.30  6.92  BANK BBCA  13350  13,400.00  13,450.00  13,275.00  13,200.00  10,261,849.00  32.93  148.65  26.73  22.45  BBKP  775  778.33  781.67  768.33  761.67  1,641,517.00  15.99  27.33  9.08  7.09  BBNI  6250  6,291.67  6,333.33  6,191.67  6,133.33  7,526,634.00  26.65  128.30  15.63  12.18  BBRI  11725  11,766.67  11,808.33  11,641.67  11,558.33  17,099,293.00  28.06  240.57  16.71  12.18  BBTN  1000  1,006.67  1,013.33  991.67  983.33  3,123,112.00  28.06  32.29  2.24  7.74  BDMN  4595  4,660.00  4,725.00  4,465.00  4,335.00  5,612,922.00  17.40  91.25  ‐13.01  12.59  BJBR  820  825.00  830.00  815.00  810.00  2,124,681.00  12.48  33.55  ‐12.29  6.11  BMRI  11250  11,383.33  11,516.67  11,033.33  10,816.67  14,313,290.00  25.54  211.05  10.27  13.33  BNGA  830  836.67  843.33  826.67  823.33  4,883,839.00  15.02  43.71  4.22  4.75 

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA  4650  4,695.00  4,740.00  4,600.00  4,550.00  5,630,170.96  3.52  46.44  14.36  25.03  INTA  253  253.67  254.33  252.67  252.33  398,931.00  ‐48.89  37.27  87.86  1.70  UNTR  17600  17,941.67  18,283.33  17,391.67  17,183.33  13,901,385.00  11.66  42.26  39.66  104.11  PERDAGANGAN ECERAN MAPI  5775  5,866.67  5,958.33  5,716.67  5,658.33  2,675,101.00  26.32  27.42  ‐27.88  52.66  RALS  830  840.00  850.00  815.00  800.00  1,184,904.00  9.45  5.73  ‐2.88  36.24 

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN  2845  2,870.00  2,895.00  2,810.00  2,775.00  1,496,466.00  9.55  27.61  ‐7.99  25.76  PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS  270  285.00  300.00  255.00  240.00  55,860.54  ‐9.06  ‐5.88  94.31  ‐11.49  BNBR  50  50.00  50.00  50.00  50.00  2,503,679.10  190.79  7.10  1,526.00  1.76 

(8)

Corporate Action

8

RUPS

EMITEN

JENIS

TANGGAL

TEMPAT

BBNI  

Bank Negara Indonesia 

(Persero) Tbk.  

AGM  

06/03/2014  

The Ballroom ‐ Four Season Hotel Jakarta   

MTFN  

Capitalinc Investment Tbk.  

EGM  

10/03/2014  

  

SRIL  

Sri Rejeki Isman Tbk  

EGM  

10/03/2014  

Gd. Serbaguna ‐ Diamond Hotel, Jl. Slamet Riyadi No. 392 

Solo   

BNII  

Bank Internasional Indonesia 

Tbk.  

EGM  

12/03/2014  

Function Room ‐ Sentral Senayan III Lt. 28, Jl. Asia Afrika No. 

8 Senayan Gelora Bung Karno Jakarta 10270   

ADHI  

Adhi Karya (Persero) Tbk.  

AGM  

14/03/2014  

Ruang Rapat PT. Adhi Karya Tbk, Jl. Raya Pasar Minggu Km. 

18, Jakarta selatan   

ARNA  

Arwana Citramulia Tbk.  

AGM  

14/03/2014  

Plant 2 ‐ PT Arwana Citramulia Tbk., Jl. Raya Gorda RT 004 

RW 003 Kibin ‐ Cikande, Serang 42186   

WSKT  

Waskita Karya (Persero) Tbk  

AGM  

18/03/2014  

Ruang Serbaguna Gd. Waskita Lt. 11, Jl. MT Haryono Kav. 10 

Jakarta   

CNKO  

Exploitasi Energi Indonesia 

Tbk  

EGM  

19/03/2014  

Hotel Redtop ‐ Pecenongan   

BLTA  

Berlian Laju Tanker Tbk  

AGM  

19/03/2014  

Ruang Seminar I‐II, Gedung BEI Tower II Lantai I, Jl. Jend. 

Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta   

BTPN  

Bank Tabungan Pensiunan 

Nasional Tbk.  

AGM  

20/03/2014  

  

GIAA  

Garuda Indonesia (Persero) 

Tbk  

EGM  

24/03/2014  

  

MITI  

Mitra Investindo Tbk.  

EGM  

24/03/2014  

Ruang Serbaguna BEI   

BBRM  

Pelayarang Nasional Bina 

Buana Raya Tbk  

AGM  

25/03/2014  

  

BBRM  

Pelayarang Nasional Bina 

Buana Raya Tbk  

EGM  

25/03/2014  

  

BJBR  

Bank Pembangunan Daerah 

Jawa Barat dan B  

AGM  

26/03/2014  

Ballroom Hotel Hilton, Jl. HOS Tjokroaminoto No. 41‐43 

Bandung   

BJBR  

Bank Pembangunan Daerah 

Jawa Barat dan B  

EGM  

26/03/2014  

Ballroom Hotel Hilton, Jl. HOS Tjokroaminoto No. 41‐43 

Bandung   

BJTM  

Bank Pembangunan Daerah 

Jawa Timur Tbk  

AGM  

26/03/2014  

Isyana Ballroom Hotel Bumi Surabaya   

BBRI  

Bank Rakyat Indonesia 

(Persero) Tbk.  

AGM  

26/03/2014  

  

INAF  

Indofarma Tbk.  

AGM  

26/03/2014  

  

ITMA  

Sumber Energi Andalan Tbk  

EGM  

27/03/2014  

  

WIKA  

Wijaya Karya (Persero) Tbk.  

AGM  

27/03/2014  

Gd. WIKA ‐ Ruang Serbaguna Lt. 11, Jl. DI Panjaitan Kav. 9 

Jakarta Timur   

BNGA  

Bank CIMB Niaga Tbk  

AGM  

27/03/2014  

Soehanna Hall ‐ The Energy Building Lt. 2, Jl. Jend Sudirman 

Kav. 52‐53 SCBD Lot 11 A, Jakarta   

AGRO  

Bank Rakyat Indonesia 

Agroniaga Tbk  

AGM  

27/03/2014  

  

DEWA  

Darma Henwa Tbk  

AGM  

28/03/2014  

Ballroom 2 Lt. 1 ‐ JS Luwansa Hotel, Jl. HR Rasuna Said Kav. C

‐22 Jakarta 12940   

DEWA  

Darma Henwa Tbk  

EGM  

28/03/2014  

Ballroom 2 Lt. 1 ‐ JS Luwansa Hotel, Jl. HR Rasuna Said Kav. C

‐22 Jakarta 12940   

IGAR  

Champion Pacific Indonesia 

Tbk  

AGM  

28/03/2014  

Gd. Pasadenia, Jl. Pacuan Kuda Raya No. 27 Jakarta   

(9)

Corporate Action

9

EMITEN

JUMLAH

DIVIDEN

CUM DIVIDEN RECORDING DATE

PEMBAYARAN

DIVIDEN

KETERANGAN

NELLY  4  01/09/2014  02/09/2014  18/09/2014     ACST  40  29/08/2014  01/09/2014  17/09/2014     JAWA  2  29/08/2014  01/09/2014  17/09/2014     RDTX  105  22/08/2014  25/08/2014  10/09/2014     DGIK  3  12/08/2014  15/08/2014  22/08/2014     RUIS  8  12/08/2014  13/08/2014  29/08/2014     KIAS  2  12/08/2014  13/08/2014  29/08/2014     SMAR  5  08/08/2014  11/08/2014  27/08/2014     TPMA  11  07/08/2014  08/08/2014  26/08/2014     GGRM  800  06/08/2014  07/08/2014  25/08/2014     LMSH  200  06/08/2014  07/08/2014  25/08/2014     LION  400  06/08/2014  07/08/2014  25/08/2014     DART  28  06/08/2014  07/08/2014  25/08/2014     MDRN  2  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     ETWA  2  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     GEMA  7  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     DPNS  20  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     PANR  8  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     MASA  1  25/07/2014  04/08/2014  20/08/2014     BFIN  0  02/07/2014  02/07/2014  02/07/2014  1(satu) saham akan memperoleh  Rp.122.21 Rasio Final akan di informa‐ sikan pada saat Recording Date  TSPC  75  24/07/2014  25/07/2014  19/08/2014     ASBI  25  23/07/2014  24/07/2014  19/08/2014     PEGE  10  22/07/2014  23/07/2014  15/08/2014     ASDM  57  18/07/2014  21/07/2014  12/08/2014     ULTJ  12  18/07/2014  02/07/2014  02/07/2014     ALDO  2  17/07/2014  18/07/2014  12/08/2014     FORU  10  17/07/2014  18/07/2014  12/08/2014     PWON  5  17/08/2014  18/07/2014  22/08/2014     CLPI  0  17/07/2014  18/07/2014  12/08/2014  USD0.0018  GPRA  2  17/07/2014  18/07/2014  12/08/2014     FAST  30  15/07/2014  16/07/2014  05/08/2014     INDF  142  14/07/2014  15/07/2014  07/08/2014     MFIN  20  14/07/2014  15/07/2014  07/08/2014     DYAN  3  14/07/2014  15/07/2014  06/08/2014     AMFG  80  11/07/2014  14/07/2014  24/07/2014     KBLI  4  10/07/2014  11/07/2014  25/07/2014    

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

Branch Office

Jakarta:

Thamrin

Gedung Jaya Lt. 2 Suite L02-05

Jl. M. H. Thamrin No. 12

Jakarta 10340

Phone : +62 21 3193 1811

Taman Palem

Ruko Mall Taman Palem No.32

Jl. Kamal Raya, Outer Ring Road Cengkareng

Jakarta 11730

Phone : +62 21 5437 6266

Latumenten

Jl.Terusan Bandengan Utara No.89F

Jakarta 14450

Phone : +62 21 662 9496

Pantai Indah Kapuk

The Centro Metro Broadway

Blok A No. 28 Lt. 2

Jl. Pantai Indah Utara 2

Jakarta 14460

Phone : +62 21 3001 0315

Serpong:

Ruko Golden 8

Blok F No.6

Jl. Ki Hadjar Dewantara

Gading Serpong - Tangerang

Banten 15810

Phone : +62 21 2923 8930

Yogyakarta:

Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata

Tamansiswa Yogyakarta

Jl. Kusumanegara 121 - Yogyakarta 55165

Phone : 0274-543944

Solo:

Jl. Dr. Radjiman No. 314 Q

Surakarta 57141

Phone : +62 271 743 498

Makasar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Panin Bank Centre

3rd Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 726 3969

Fax

: +62 21 571 0895

CS

: +62 21 726 2757

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail :

[email protected]

First Asia Research Team :

Ivan Kurniawan ([email protected])

David Nathanael ([email protected])

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian terkait dengan ukuran pemerintahan daerahyang didasarkan pada total pendapatan dimana pemerintah daerah dengan total pendapatan yang lebih besar dapat memberikan

Kondisi tersebut berbanding terbaik dengan peranan Usaha Besar (UB) terhadap PDRB Jawa Barat yang mengalami penurunan dari tahun 2011 sampai 2013 yaitu pada tahun 2011

SUMBER INFORMASI SERTA PELIMPAHAN HAK CIPTA Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Prevalensi Koksidiosis pada Sapi Perah di Kelompok Ternak Tirta Kencana

“Audit internal berhubungan dengan semua tahap kegiatan perusahaan, sehingga tidak hanya terbatas pada audit atas catatan-catatan akuntansi.Untuk mencapai tujuan

Hasil temuan dari penelitian ini menunjukkan apabila terdapat penyimpangan-penyimpangan yang ada pada sistem parlo, yang kemudian terdapat pula alat atau mekanisme

Tidak boleh melakukan tindakan yang menyangkut risiko pribadi atau tanpa pelatihan yang sesuai.. Evakuasi

Allah telah memberikan karunia kepada Rasulullah Jawaami’ul kalim (perkataan.. ringkas memiliki makna yang padat dan luas).Salah satu Pembahasan kitab ini mengandung

Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium dari seluruh jumlah sampel maka dapat diketahui distribusi kejadian paramphistomiasis pada sapi Bali di Kecamatan