• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dokumen Lelang Paket Jalan Cikembang B

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Dokumen Lelang Paket Jalan Cikembang B"

Copied!
177
0
0

Teks penuh

(1)

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA

ULP BALAI BESAR WILAYAH SUNGAI CITARUM

KELOMPOK KERJA PEKERJAAN KONSTRUSKI & BARANG SKPD-TP SKPD-TP DINAS BINA MARGA PROVINSI JAWA BARAT

DOKUMEN PENGADAAN

PEKERJAAN KONSTRUKSI PASCA KUALIFIKASI

KONTRAK HARGA SATUAN

UNTUK KONTRAK TAHUN TUNGGAL

Nomor

: 01/PKT.SKPD-TP.BM/2015

Tanggal

: 09 Januari 2015

PAKET PEKERJAAN : REHABILITASI/PEMELIHARAAN

BERKALA JALAN

CIKEMBANG - BAGBAGAN

NOMOR PAKET

:

-SUMBER DANA

:

APBN

TAHUN ANGGARAN

: 2015

PROPINSI

: JAWA BARAT

(2)

D OKUM EN PENGAD AAN PEKERJAAN KONSTRUKSI

PELELANGAN UM UM PASCAKUALIFIKASI, SATU SAM PUL, SISTEM GUGUR,

KONTRAK HARGA SATUAN

Nomor : 01 / PKT.SKPD - TP.BM / 201 5

Tanggal : 09 Januari 2015

Pengadaan Paket :

Rehabili tasi/ Pemel iharaan Ber kala Jalan Cikembang – Bagbagan

Kelompok Ker ja Peker jaan Konstr uski & Bar ang SKPD- TP Unit Layanan Pengadaan Balai Besar W ilayah Sungai Citar um

Dir ektor at Jenderal Bina M ar ga

Kementer ian Peker jaan Umum dan Per umahan Rakyat

(3)

BAB I

UM UM

A. Dal am hal pemi lihan metode evaluasi apabila ada pertentangan ketentuan yang ter tulis pada Lembar Data Pemilihan (LDP) dengan Instr uksi Kepada Peser ta (IKP) maka yang digunakan adalah ketentuan pada Lembar Data Pemi lihan (LDP).

B. Dokumen Pengadaan ini disusun untuk membantu peser ta dal am menyiapkan dokumen penaw ar an.

C. Dalam dokumen pengadaan digunakan penger tian, istilah, dan singkatan sebagai ber ikut:

Pekerjaan

Konstruksi

: adalah seluruh peker jaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstr uksi bangunan atau pembuatan w ujud fi sik l ainnya;

Kontrak Harga Satuan

: adalah kontr ak pengadaan bar ang/ jasa atas penyelesaian selur uh peker jaan dalam batas waktu ter tentu, ber dasar kan harga satuan yang pasti dan tetap untuk setiap satuan/ unsur peker jaan dengan spesifikasi teknis tertentu, yang volume pekerjaannya masih ber sifat perkiraan sementar a, sedangkan pembayar annya didasarkan pada hasil pengukur an ber sama atas volume peker jaan yang benar -benar telah dilaksanakan oleh penyedi a bar ang/ jasa;

HEA : adalah Har ga Evaluasi Akhir yang mer upakan

penyesuaian atau nor malisasi harga ter hadap har ga penaw ar an dal am pr oses pengadaan dimana unsur pr eferensi harga telah diper hitungkan ber dasarkan capaian TKDN dan status perusahaan;

LDP : adalah Lembar Data Pemilihan yang memuat

ketentuan dan informasi yang spesifik sesuai dengan jenis peker jaan antar a lain meliputi penyiapan, penyampaian, pembukaan, kr iter ia dan tata cara

penilai an dokumen penaw aran, pengumuman

pemenang, sanggahan, dan sanggahan bandi ng;

LDK : adalah Lembar Data Kual ifikasi yang memuat

ketentuan dan informasi yang spesifik sesuai dengan kualifikasi yang diper lukan penyedi a bar ang/ jasa antara lain dal am menyiapkan, mengisi formul ir isian kualifikasi, dan melengkapi pakta integri tas;

APIP : adalah Aparat Pengaw asan Intern Pemer intah (APIP)

yang selanjutnya di sebut Inspektor at K/ L/ D/ I ber tugas melakukan pengaw asan melalui audit, r evi u, evaluasi, pemantauan dan kegiatan pengaw asan lain

ter hadap penyelenggar aan tugas dan fungsi

(4)

Penyedia : adalah badan usaha yang menyediakan/ melaksanakan Peker jaan Konstruksi;

Sub penyedia : adalah penyedia yang mengadakan perjanjian kerja

dengan penyedia penanggung jaw ab kontr ak, untuk melaksanakan sebagian pekerjaan (subkontr ak);

Kemitraan/ Kerja Sama Operasi (KSO )

: adalah ker ja sama usaha antar penyedia baik penyedia nasional maupun penyedia asi ng, yang masing- masing pi hak mempunyai hak, kew ajiban dan tanggung jaw ab yang jelas ber dasarkan per janjian ter tulis;

Surat Jaminan : adalah jaminan tertulis yang selanjutnya disebut

Jami nan, ber sifat mudah dicairkan dan tidak bersyar at

(unconditional), yang dikeluarkan oleh Bank

Umum/ Perusahaan Penjaminan/ Per usahaan Asur ansi yang diser ahkan oleh penyedia kepada PPK/ Pokja ULP untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia;

Hari : adalah har i kalender untuk pr oses pemilihan secar a

elektr onik, pel aksanaan kontr ak dan jaminan-jami nan, kecuali hari ker ja untuk pr oses sanggahan banding;

D aftar kuantitas dan harga

: adalah daftar kuantitas yang telah di isi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dar i penaw aran;

Harga

Perkiraan Sendiri (HPS)

: adalah per hitungan perkir aan biaya seluruh volume peker jaan dikalikan dengan Harga Satuan yang di susun dan ditetapkan oleh PPK, dikalkulasikan secar a keahlian ber dasar kan data yang dapat di pertanggungjawabkan sudah termasuk biaya umum, keuntungan peker jaan, dan beban pajak, ser ta di gunakan oleh Pokja ULP untuk menil ai kew ajaran penaw ar an ter masuk rinciannya;

Pekerjaan Utama

: adalah jenis pekerjaan yang secar a langsung menunjang ter w ujudnya dan berfungsinya suatu konstruksi sesuai per untukannya yang ditetapkan sebagaimana ter cantum dalam Dokumen Pengadaan;

(5)

M etode dapat dilaksanakan untuk menyelesaikan selur uh peker jaan dan diyakini menggambarkan penguasaan

dalam penyelesai an pekerjaan dengan tahap

pelaksanaan yang sistimatis dar i aw al sampai akhir dan dapat di pertanggung jaw abkan secar a teknis ber dasarkan sumber daya yang dimil iki penaw ar .

Personil inti : adalah tenaga ahli atau tenaga teknis yang akan di tempatkan secar a penuh, yang di dalam or ganisasi

pelaksanaan posisinya sebagai manajemen

pelaksanaan peker jaan;

Bagian

pekerjaan yang disubkontrakan

: adalah bagi an peker jaan bukan peker jaan utama, atau peker jaan spesialis yang ditetapkan sebagaimana

ter cantum dalam Dokumen Pemil ihan, yang

pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia

bar ang/ jasa dan di setujui ter lebih dahulu ol eh PPK;

M asa

Pelaksanaan (jangka waktu pelaksanaan)

: adalah jangka w aktu untuk melaksanakan pekerjaan di hitung berdasar kan SPM K sampai dengan serah ter ima per tama pekerjaan;

K/ L/ D/ I : adalah Kementer ian/ Lembaga/ Satuan Ker ja Per angkat

Daer ah/ Institusi yang menggunakan Anggar an Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan/ atau Anggar an Pendapatan dan Belanja Daer ah (APBD).

PA : adalah Pengguna Anggar an yang mer upakan pejabat

pemegang kew enangan penggunaan anggar an

Kementerian/ Lembaga/ Satuan Ker ja Per angkat Daer ah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi Pengguna APBN/ APBD;

KPA : adalah Kuasa Pengguna Anggaran yang merupakan

pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daer ah untuk menggunakan APBD;

ULP : adalah Unit Layanan Pengadaan yang dibentuk oleh

M enter i/ Pimpinan Lembaga/ Kepal a Daer ah/ Pimpinan Institusi yang ber fungsi melaksanakan pengadaan bar ang/ jasa yang ber sifat permanen. ULP dapat berdiri sendir i atau melekat pada unit yang sudah ada;

(6)

Anggota Pokja ULP ter lebih dahulu ditetapkan oleh PA/ KPA/ Kepala Daer ah;

PPK : adalah Pejabat Pembuat Komi tmen yang ber tanggung

jaw ab atas pel aksanaan pekerjaan;

SPPBJ : adalah Surat Penunjukan Penyedia Barang/ Jasa yang

di terbitkan oleh PPK kepada penyedia bar ang/ jasa untuk melaksanakan peker jaan;

TKDN : adalah Tingkat Komponen Dalam Neger i besar nya

komponen dalam negeri pada bar ang, jasa, dan gabungan bar ang dan jasa;

RK3K : adalah Rencana Kesel amatan dan Kesehatan Ker ja (K3)

Kontr ak, merupakan dokumen lengkap r encana penyelenggaraan SM K3 Konstr uksi Bidang PU dan mer upakan satu kesatuan dengan dokumen kontr ak suatu peker jaan konstruksi, yang dibuat oleh Penyedia Jasa dan disetujui oleh Pengguna Jasa, untuk selanjutnya dijadikan sebagai sar ana inter aksi antar a

Penyedia Jasa dengan Pengguna Jasa dalam

penyelenggaraan SM K3 Konstr uksi Bi dang PU;

D. Pelelangan Umum dengan pascakualifikasi ini dibiayai dar i sumber pendanaan sebagaimana ter cantum dalam LDP.

(7)

BAB II

INSTRUKSI KEPAD A PESERTA (IKP)

A. Umum

1. Lingkup

Pekerjaan

1.1 Pokja ULP mengumumkan kepada para peser ta untuk menyampaikan penaw ar an atas paket peker jaan konstr uksi sebagaimana ter cantum dalam LDP.

1.2 Nama paket dan lingkup peker jaan sebagaimana ter cantum dalam LDP.

1.3 Penyedia yang ditunjuk berkew ajiban untuk menyelesai kan peker jaan dalam jangka w aktu sebagaimana ter cantum dal am LDP, ber dasarkan syar at umum dan syar at khusus kontr ak dengan mutu sesuai spesifikasi tekni s dan harga yang ter cantum dalam kontr ak.

2. Sumber Dana Pengadaan ini dibiayai dar i sumber pendanaan

sebagaimana ter cantum dalam LDP.

3. Peserta 3.1 Pelelangan Umum peker jaan konstruksi ini ter buka

dan dapat diikuti oleh semua peserta penyedia

pelaksana konstr uksi tunggal atau

kemitr aan/ KSO yang memenuhi kualifikasi . 3.2 Badan Usaha Jasa Konstruksi Asing (BUJKA)

dapat mengikuti paket peker jaan di atas Rp 100.000.000.000,00 (seratus miliar r upiah) dan har us mel akukan ker ja sama usaha dengan per usahaan nasional dalam bentuk kemitr aan, dalam hal ter dapat per usahaan nasional yang

memiliki kemampuan dibidang yang

ber sangkutan.

3.3 Kemitr aan/ KSO dilakukan sebelum memasukkan

dokumen penaw aran, antar badan usaha

pelaksana konstr uksi sw asta dan/ atau milik pemerintah, dan/ atau salah satu pesertanya BUJKA.

3.4 Dalam hal peser ta melakukan kemitr aan/ KSO, baik dengan per usahaan nasional maupun asing maka peser ta har us memiliki Per janjian Kemitr aan/ Ker ja Sama Operasi yang memuat per sentase kemitr aan/ KSO dan per usahaan yang mew akil i kemitr aan/ KSO ter sebut.

3.5 Kemitr aan/ KSO harus terdiri dar i per usahaan nasional untuk nilai peker jaan di baw ah Rp.100.000.000.000,00 (ser atus miliar rupiah) 3.6 Peser ta kemitr aan/ KSO dilar ang mengubah

(8)

proses pelelangan.

3.7 Bagi BUJKA yang mengikuti pelelangan harus memiliki bukti Ijin Per w akilan Jasa Konstr uksi Asing dan mel akukan kerja sama usaha dengan per usahaan nasional dalam bentuk kemitr aan, subkontr ak dan l ain-lain, dalam hal ter dapat per usahaan nasional yang memiliki kemampuan di bidang yang ber sangkutan.

4 . Larangan

4.1 Peser ta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkew ajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut :

a. ber usaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan car a apapun, untuk

memenuhi keinginan peser ta yang

ber tentangan dengan Dokumen Pengadaan, dan/ atau per aturan perundang- undangan.; b. melakukan per sekongkolan dengan peserta

lain untuk mengatur hasil Pelel angan Umum,

sehingga mengur angi/ menghambat/

memperkecil/ meni adakan per sai ngan yang sehat dan/ atau mer ugikan pi hak l ain sebagaimana diatur dalam per atur an per undang-undangan.

Indikasi per sekongkol an antar peserta memenuhi sekur ang- kur angnya 2 (dua) jenis) dan/ atau dukungan teknis;

2) selur uh penaw aran dar i peser ta mendekati HPS;

3) adanya keikutser taan beberapa Penyedia Bar ang/ Jasa yang ber ada dalam 1 (satu) kendali;

4) adanya kesamaan/ kesalahan isi dokumen penaw ar an, antar a lain kesamaan/ kesalahan pengetikan, susunan, dan for mat penulisan; atau

5) jaminan penawar an dikeluar kan dari penjamin yang sama dengan nomor ser i yang ber urutan.

(9)

dan/ atau keter angan l ain yang tidak benar

untuk memenuhi per syar atan dal am

Dokumen Pengadaan ini.

4.2 Peser ta yang menurut peni lai an Pokja ULP ter bukti melakukan tindakan sebagai mana dimaksud dalam pasal 4.1 dikenakan sanksi sebagai berikut :

a. sanksi administr atif, seperti digugurkan dar i pr oses Pelel angan Umum atau pembatalan penetapan pemenang;

b. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam; c. gugatan secar a per data; dan/ atau

d. pelapor an secar a pidana kepada pihak ber w enang.

4.3 Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP kepada PA/ KPA.

5. Larangan

Pertentangan Kepentingan

5.1 Par a pi hak dalam melaksanakan tugas, fungsi dan per annya, dilar ang memiliki/ melakukan per an ganda atau terafiliasi.

5.2 Per an ganda sebagaimana dimaksud pasal 5.1 antar a lain meliputi :

a. Seor ang anggota Dir eksi atau Dew an Komi sar is suatu Badan Usaha mer angkap sebagai anggota Dir eksi atau Dew an Komi sar is pada Badan Usaha lainnya yang menjadi peser ta pada Pelelangan peker jaan yang sama;

b. Penyedia yang telah di tunjuk sebagai konsultan manajemen konstr uksi ber per an sebagai konsultan per encana dan/ atau konsultan pengawas;

c. Penyedia yang telah di tunjuk sebagai konsultan perencana/ pengawas ber tindak sebagai pelaksana Pekerjaan Konstr uksi yang di rencanakannya/ di aw asinya, kecuali dal am pelaksanaan Kontr ak Pengadaan Peker jaan Ter integr asi;

d. pengur us koper asi pegaw ai dalam suatu Kementerian/ Lembaga/ Pemerintah Daerah/ Insti tusi atau anak per usahaan pada BUM N/ BUM D yang mengikuti Pengadaan dan ber saing dengan perusahaan lai nnya, mer angkap sebagai anggota Pokja ULP atau

pejabat yang ber w enang menetapkan

pemenang Pelel angan.

e. PPK dan/ atau anggota Pokja ULP, baik

(10)

mengendalikan atau menjal ankan per usahaan peserta;

f. Hubungan antar a 2 (dua) perusahaan yang di kendalikan, baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih

6.1 Peser ta berkew ajiban untuk menyampaikan

penaw aran yang mengutamakan peker jaan

konstruksi yang dilaksanakan di Indonesia oleh tenaga Indonesia (pr oduksi dalam negeri).

6.2 Dalam pelaksanaan peker jaan konstr uksi

dimungkinkan menggunakan bahan baku, tenaga ahli, dan perangkat lunak yang ti dak ber asal dar i dalam neger i (impor ) dengan ketentuan:

a. pemilahan atau pembagian komponen harus benar - benar mencer minkan bagian atau komponen yang telah dapat dipr oduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih har us diimpor ;

b. komponen berupa bahan baku belum

di pr oduksi di dalam neger i dan/ atau spesifikasi teknis bahan baku yang di pr oduksi

di dalam neger i belum memenuhi

per syar atan;

c. peker jaan pemasangan, pabr ikasi, pengujian dan lai nnya sedapat mungkin dilakukan di dalam neger i;

d. semaksimal mungkin menggunakan jasa

pelayanan yang ada di dalam negeri, seperti jasa asur ansi, angkutan, ekspedisi, per bankan, dan pemelihar aan;

e. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahl ian yang belum dapat diperoleh di Indonesia, di susun ber dasar kan keperluan yang nyata, dan diusahakan secara ter encana untuk semaksimal mungkin ter jadinya alih pengal aman/ keahlian dar i tenaga ahli asing ter sebut ke tenaga Indonesia; dan

f. peserta diw ajibkan membuat daftar Barang yang diimpor yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis, jumlah dan har ga yang di lampirkan pada Dokumen Penawar an. 6.3 Pember ian preferensi harga ter hadap penawar an

(11)

7. Satu Penaw aran Tiap Peserta

7.1 Setiap peser ta, baik atas nama sendi ri maupun sebagai anggota kemitr aan/ KSO hanya boleh memasukkan satu penaw ar an untuk satu paket

8.2 Peser ta dapat mengambil Dokumen Pengadaan sesuai har i, tanggal, waktu dan tempat

pengambilan yang ditentukan dal am

pengumuman.

8.3 Seseor ang dilar ang mew akil i l ebih dar i 1 (satu) per usahaan dalam pendaftaran dan pengambi lan dokumen.

9. Isi Dokumen

Pengadaan Pekerjaan Konstruksi

9.1 Dokumen Pengadaan Pekerjaan Konstruksi ter diri

dar i Dokumen Pemilihan dan Dokumen

Kual ifikasi.

9.2 Dokumen Pemilihan ter di ri atas:

a. Umum

4) Dokumen Penaw ar an Teknis;

5) For mulir Rekapitul asi Per hitungan TKDN; 6) Jaminan Penaw ar an;

e. Contoh Bentuk Rancangan Kontr ak mel iputi: 1) Sur at Perjanjian/ Pokok Perjanjian;

(12)

g. Formuli r RK3K; dan

h. Contoh Bentuk Dokumen Lai n meliputi: 1) Pengumuman Pelelangan;

2) SPPBJ; 3) SPM K;

4) Jaminan Sanggahan Banding; 5) Jaminan Pelaksanaan;

6) Jaminan Uang M uka; 7) Jaminan Pemeliharaan; 8) Daftar Bar ang yang diimpor . 9.3 Isi Dokumen Kualifikasi meli puti :

a. Lembar Data Kual ifikasi; b. Pakta Integritas;

c. For mulir Isian Kualifikasi ;

d. Petunjuk Pengisi an For mulir Isian Kualifikasi; e. Tata Cara Evaluasi Kualifikasi.

9.4 Peser ta berkewajiban memeriksa keseluruhan i si Dokumen Pengadaan. Kelal aian menyampaikan Dokumen Penawar an yang tidak memenuhi per syar atan yang ditetapkan dalam Dokumen

Pengadaan sepenuhnya mer upakan ri siko

peser ta.

9.5 Peserta dapat memi nta penjelasan secar a ter tulis

mengenai isi Dokumen Pengadaan kepada Pokja ULP sebelum batas akhir pemasukan penawar an. 9.6 Pokja ULP w ajib menanggapi setiap per mintaan

penjelasan yang diajukan peser ta secar a tertuli s. 10. Bahasa

Dokumen Pengadaan

Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam pr oses Pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia.

11. Pemberian Penjelasan

11.1 Pember ian penjelasan dilakukan pada w aktu dan tempat sebagaimana ter cantum dalam LDP ser ta dapat dihadiri oleh peserta yang terdaftar .

11.2 Ketidakhadi ran peserta pada saat pember ian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menol ak/ menggugurkan penaw ar an.

11.3 Per w akilan peserta yang hadir pada saat

pemberian penjelasan menunjukkan tanda

pengenal dan sur at tugas kepada Pokja ULP.

11.4 Dalam pember ian penjelasan, Pokja ULP

(13)

a. lingkup peker jaan;

b. metode pemilihan Pelelangan Umum; c. metode pemasukan Dokumen Penaw ar an; d. kelengkapan yang har us dilampi rkan ber sama

Dokumen Penaw aran;

e. jadw al batas akhir pemasukan Dokumen

Penaw aran dan pembukaan Dokumen

Penaw aran;

f. tatacar a pembukaan Dokumen Penaw ar an; g. metode evaluasi;

h. hal- hal yang menggugurkan penaw ar an; i. jenis kontr ak yang akan digunakan;

j. ketentuan dan car a evaluasi ber kenaan dengan pr efer ensi harga atas penggunaan pr oduksi dalam neger i;

k. ketentuan tentang penyesuai an harga;

l. r isiko K3 yang mungkin ti mbul aki bat peker jaan ter masuk kondisi dan bahaya; m. ketentuan dan car a sub kontrak sebagian

peker jaan kepada Usaha M ikr o dan Usaha Kecil serta koperasi kecil ;

n. besaran, masa ber laku dan penjamin yang dapat menerbitkan jami nan; dan

o. ketentuan tentang asur ansi , asur ansi peker jaan.

11.5 Apabila di perlukan, Pokja ULP dapat member ikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan l apangan. Biaya peninjauan lapangan dan keperluan peser ta ditanggung masing-masi ng.

11.6 Pember ian penjel asan mengenai isi Dokumen Pengadaan, per tanyaan dar i peserta, jaw aban dar i Pokja ULP, perubahan substansi dokumen, hasil peni njauan lapangan, serta keterangan lainnya har us dituangkan dal am Ber ita Acar a

Pember ian Penjelasan (BAPP) yang

ditandatangani oleh anggota Pokja ULP dan minimal 1 (satu) w akil dar i peser ta yang hadir . 11.7 Apabila tidak ada satupun peser ta yang hadir

atau yang ber sedia menandatangani BAPP, maka BAPP cukup ditandatangani oleh anggota Pokja ULP yang hadir .

11.8 Apabila dalam BAPP sebagaimana dimaksud pada

(14)

ter pisahkan dar i Dokumen Pengadaan.

11.9 Per ubahan r ancangan kontr ak, spesifikasi tekni s, gambar , dan/ atau nilai total HPS, har us

mendapatkan per setujuan PPK sebelum

dituangkan dalam Adendum Dokumen

Pemilihan.

11.10 Apabila ketentuan bar u atau per ubahan penting ter sebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pengadaan, maka ketentuan bar u atau per ubahan ter sebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah ketentuan dal am Dokumen Pengadaan aw al.

11.11 Peser ta diberitahu oleh Pokja ULP untuk mengambil salinan BAPP dan/ atau Adendum Dokumen Pengadaan (apabil a ada).

11.12 Peser ta dapat mengambi l salinan BAPP dan/ atau Adendum Dokumen Pengadaan yang di sediakan oleh Pokja ULP atau mengunduh mel alui w ebsite

Kementeri an/ Lembaga/ Pemerintah Daerah/ Institusi sebagai mana ter cantum dalam LDP.

11.13 Sangat dianjurkan kepada peser ta untuk

menghadir i pemberian penjelasan peker jaan di kantor dan peninjauan lapangan agar dapat menyi apkan penaw ar annya dengan baik.

12. Perubahan Dokumen Pengadaan

12.1 Setel ah Pember ian Penjelasan dan sebelum batas akhir pemasukan penaw ar an, Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pengadaan, ber dasar kan infor masi bar u yang mempengar uhi

ketentuan pemilihan maupun substansi

Dokumen Pengadaan.

12.2 Setiap Adendum yang ditetapkan mer upakan bagian yang tidak terpisahkan dar i Dokumen Pengadaan.

12.3 Peser ta diberitahu oleh Pokja ULP untuk

mengambil salinan Adendum Dokumen

Pengadaan.

12.4 Peser ta dapat mengambil salinan Adendum

Dokumen Pengadaan yang disedi akan oleh Pokja

ULP atau mengunduhnya melalui w ebsite

Kementeri an/ Lembaga/ Pemerintah Daerah/ Institusi sebagaimana ter cantum dalam LDP.

Dalam Adendum Dokumen Pengadaan, Pokja ULP dapat member ikan tambahan waktu untuk memasukkan Dokumen Penaw ar an.

(15)

14. Biaya dalam Penyiapan Penawaran

14.1 Peser ta menanggung semua biaya dalam

penyiapan dan penyampai an penaw ar an.

14.2 Pokja ULP tidak ber tanggung jaw ab atas ker ugian apapun yang ditanggung oleh peserta.

15. Bahasa Penawaran

15.1 Semua Dokumen Penaw ar an har us menggunakan Bahasa Indonesia.

15.2 Dokumen pendukung yang terkait dengan

Dokumen Penaw ar an dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing.

15.3 Dokumen pendukung yang berbahasa asing per lu diser tai penjelasan dal am Bahasa Indonesia. Dalam hal ter jadi per bedaan penafsir an, maka

a. Penaw aran Administr asi; b. Penaw aran Tekni s; c. Penaw aran Har ga; dan d. Dokumen Isian Kualifikasi. 16.2 Dokumen Penaw ar an, mel iputi :

a. sur at penaw ar an; b. Jaminan Penaw ar an asli; c. daftar kuantitas dan harga;

d. sur at kuasa dar i di rektur utama/ pimpinan per usahaan kepada pener ima kuasa yang namanya ter cantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan); e. sur at per janjian kemitr aan/ ker ja sama

oper asi (apabil a bermitr a); f. dokumen penaw ar an tekni s.

g. RK3K;

h. r ekapitul asi perhitungan TKDN; i. dokumen i sian kualifikasi; dan

j. dokumen lain, seper ti: Daftar Bar ang yang

(16)

dalam kebutuhan biaya (daftar kegiatan dan har ga) dapat dal am setiap mata pembayar an yang pokok (milestone) atau dalam r inci an. Jika harga kegiatan/ kel uar an ditulis “ nol” atau tidak dicantumkan, maka peker jaan ter sebut tetap har us dilaksanakan. Harga penaw ar an yang mengikat adal ah har ga total penaw ar an terkor eksi.

17.3 Biaya over head ter masuk untuk penyelenggar aan Keselamatan dan Kesehatan Ker ja (K3) dan keuntungan ser ta semua pajak, bea, retr ibusi, dan pungutan lain ser ta biaya asur ansi yang har us dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket peker jaan konstr uksi ini telah di perhitungkan dalam total harga penaw ar an.

18. M ata Uang

18.2 Pembayar an atas pel aksanaan peker jaan

dilakukan sesuai dengan car a sebagaimana ter cantum dalam LDP dan di ur aikan dal am Syar at- Syar at Umum/ Khusus Kontr ak.

19. M asa Berlaku Penawaran

19.1 M asa ber laku penaw ar an sebagaimana ter cantum dalam LDP.

19.2 Apabila evaluasi belum selesai dil aksanakan, sebelum akhir masa ber lakunya penaw ar an, Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peser ta secar a ter tuli s untuk memper panjang masa ber lakunya penaw aran ter sebut dal am jangka w aktu ter tentu dan diperhitungkan paling kurang sampai perkir aan tanggal penandatanganan kontr ak. 19.3 Ber kaitan dengan 19.2, maka peser ta dapat :

a. menyetujui per mintaan ter sebut tanpa mengubah penaw ar an; atau

b. Ti dak bersedia memper panjang sesuai

per mintaan ter sebut dan dianggap

Dokumen Penaw ar an disampaikan secar a elektronik, dan penyer ahan dokumen penaw ar an asli hanya dilakukan ter hadap penawar an yang akan diusulkan sebagai calon pemenang dan calon pemenang cadangan (apabila ada). 21. Pakta

Integritas

21.1 Pakta Integr itas berisi ikr ar untuk mencegah dan tidak mel akukan dan akan melapor kan ter jadinya kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) ter masuk penyalahgunaan w ewenang dal am pengadaan peker jaan konstruksi.

(17)

Isian Kualifikasi dan menjadi bagi an Dokumen Penaw ar an.

22. Pengisian Dokumen Isian Kualifikasi

22.1 Peser ta berkew ajiban untuk melengkapi dan menandatangani Pakta Integri tas ser ta mengisi Formuli r Isian Kuali fikasi.

22.2 Pakta Integr itas dan Formul ir Isian Kualifikasi ditandatangani ol eh:

a. di rektur utama/ pimpinan per usahaan;

b. penerima kuasa dari dir ektur utama/ pimpinan per usahaan yang nama pener ima kuasanya tercantum dal am akta pendir ian atau per ubahannya;

c. kepala cabang per usahaan yang diangkat oleh

kantor pusat yang di buktikan dengan

23.1 Penggunaan jaminan penaw ar an:

a. Paket peker jaan sampai dengan

Rp 50.000.000.000,00 (lima puluh miliar r upi ah) dapat menggunakan sur at jaminan

yang dikeluarkan oleh Bank Umum/

Per usahaan Penjaminan/ Per usahaan

Asur ansi, ber sifat mudah dicairkan dan tidak ber syar at (unconditional), serta diserahkan ol eh Penyedi a Bar ang/ Jasa kepada Kelompok Ker ja ULP; atau

b. Paket peker jaan di atas Rp 50.000.000.000,00

(lima puluh mi liar r upiah) har us

menggunakan surat jaminan yang dikeluarkan ol eh Bank Umum, bersi fat mudah dicai rkan dan tidak ber syar at (unconditional), ser ta di ser ahkan oleh Penyedia Bar ang/ Jasa kepada Kelompok Ker ja ULP.

c. Ketentuan a. diatas dapat dikecualikan dal am hal menggunakan semi e-pr ocur ement sampai dengan Rp.2.500.000.000,00 (dua mil iar li ma r atus juta r upiah) tidak diperlukan jaminan penaw ar an.

23.2 Jaminan penaw ar an asli bagi penyedia jasa yang mengikuti pengadaan secar a elektronik wajib diteri ma Pokja ULP sebelum batas w aktu pemasukan penaw ar an ber akhir .

(18)

23.4 Jaminan Penaw ar an memenuhi ketentuan sebagai ber ikut:

a. di terbitkan oleh Bank Umum, per usahaan penjaminan atau perusahaan asur ansi yang mempunyai pr ogram asur ansi ker ugian

(sur etyship) sebagaimana ditetapkan oleh M enter i Keuangan;

b. Jaminan Penaw ar an dimulai sejak tanggal terakhir pemasukan penaw aran dan masa ber lakunya tidak kur ang dari w aktu sebagaimana ter cantum dalam LDP;

c. nama peser ta sama dengan nama yang

tercantum dal am Jami nan Penaw aran;

d. besaran nilai Jami nan Penaw ar an tidak kurang dar i nilai nominal sebagai mana ter cantum dalam LDP;

e. besaran nil ai Jami nan Penaw ar an

di cantumkan dalam angka dan huruf;

f. nama Pokja ULP yang mener ima Jaminan Penaw ar an sama dengan nama Pokja ULP yang mengadakan pel elangan;

g. paket peker jaan yang di jamin sama dengan paket peker jaan yang dil elangkan;

h. Jaminan Penawar an harus dapat dicai rkan tanpa syarat (unconditi onal) sebesar nilai

Jaminan dalam w aktu paling lambat

14 (empat belas) hari kerja, setelah sur at per nyataan w anpr estasi dar i Pokja ULP di terima oleh Penerbit Jaminan; dan

i. Jaminan Penaw ar an atas nama per usahaan kemitr aan (Ker ja Sama Oper asi/ KSO) har us di tulis atas nama per usahaan kemitr aan/ KSO 23.5 Jaminan Penawar an dar i pemenang lelang dan

pemenang cadangan akan dikembalikan setelah

pemenang l elang menyer ahkan Jaminan

Pel aksanaan dan menandatangani kontr ak.

23.6 Jaminan Penawar an dar i peserta yang tidak

ditetapkan sebagai pemenang lelang dan

pemenang cadangan akan dikembalikan setelah penandatanganan kontr ak.

23.7 Jaminan Penaw aran akan disita dan dicai rkan apabil a sebagai:

a. peserta terlibat KKN (untuk jami nan yang di keluarkan oleh bank umum);

(19)

c. tidak ber sedia menambah nilai Jaminan

Pelaksanaan dalam hal sebagai calon

pemenang dan calon pemenang cadangan 1 gagal tanda tangan kontr ak.

D. Dokumen Penawaran

24.1 Pemasukan Dokumen Penaw ar an dengan

menggunakan metode 1 (satu) sampul.

24.2 Peser ta menyampaikan dokumen penawar an

dengan car a mengunggah pada sistem pengadaan secar a elektr onik melalui w ebsite Kementer ian/

Penaw ar an har us disampaikan kepada Pokja ULP mel alui sistem pengadaan secar a elektr onik melalui w ebsite Kementerian/ Lembaga/ Daer ah/ Institusi ber sangkutan paling lambat pada w aktu yang ditentukan dalam LDP.

E. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran

26. Pembukaan

26.2 Per w akilan peserta yang hadir pada saat pembukaan Dokumen Penaw aran menunjukkan tanda pengenal dan sur at tugas kepada Pokja ULP.

26.3 Apabila tidak ada peser ta atau hanya ada 1 (satu) dilanjutkan dengan menunjuk saksi tambahan di luar Pokja ULP yang ditunjuk oleh Pokja ULP.

(20)

dir i (misalnya) tidak ter masuk sebagai penaw ar an. 26.6 Apabila jumlah penaw aran yang masuk kur ang dar i

3 (tiga) maka pelelangan dinyatakan gagal .

26.7 Pokja ULP membuka Dokumen Penaw ar an

dihadapan peserta.

26.8 Pokja ULP memer iksa dan menunjukkan di hadapan par a peser ta mengenai kelengkapan/ pemenuhan Dokumen Penaw ar an yang mel iputi :

a. sur at penaw ar an yang di dalamnya ter cantum masa ber laku penawar an dan harga penaw ar an; b. sur at kuasa dar i di rektur utama/ pimpi nan

per usahaan kepada penerima kuasa (apabila di kuasakan);

c. Jaminan Penaw aran asli; d. daftar kuantitas dan harga;

e. sur at per janjian kemi tr aan/ ker ja sama oper asi (apabila ber mitr a);

f. dokumen penawar an teknis;

g. formuli r rekapitulasi perhitungan TKDN; h. formuli r RK3K;

i. dokumen isian kualifikasi; dan

j. dokumen l ain yang diper syaratkan seper ti: Daftar bar ang yang diimpor (apabila impor ). 26.9 Pokja ULP tidak boleh menggugurkan penaw ar an

pada w aktu pembukaan penaw ar an.

26.10 Pokja ULP membuat Ber ita Acara Pembukaan Penaw ar an yang paling kur ang memuat :

a. jumlah Dokumen Penawar an yang masuk; b. jumlah Dokumen Penaw ar an yang l engkap dan

tidak lengkap;

c. har ga penaw ar an masi ng- masi ng peser ta;

d. kelainan-kelainan yang dijumpai dal am

Dokumen Penaw aran (apabila ada);

e. keter angan lain yang di jumpai dal am

pembukaan Dokumen Penaw ar an (apabila ada); f. tanggal pembuatan Ber ita Acar a; dan

g. tanda tangan anggota Pokja ULP dan wakil peserta yang hadir atau saksi yang ditunjuk oleh Pokja ULP apabila ti dak ada saksi dari peserta. 26.11 Dalam hal ter jadi penundaan w aktu pembukaan

(21)

har us dimuat dengan jelas dalam Beri ta Acar a. 26.12 Setelah dibacakan dengan jelas, Berita Acara

ditandatangani oleh anggota Pokja ULP yang hadir dan 2 (dua) or ang saksi.

26.13 Ber ita Acara dilampir i Dokumen Penaw ar an.

26.14 Salinan Ber ita Acar a dibagikan kepada peser ta yang hadir tanpa dilampir i Dokumen Penaw ar an dan Pokja ULP dapat mengunggah sal inan ter sebut mel alui w ebsite Kementeri an/ Lembaga/ Pemerintah Daer ah/ Institusi sebagaimana ter cantum dalam

27.1 Dalam mengevaluasi dokumen penaw ar an, Pokja ULP dapat melakukan klar ifikasi terhadap hal- hal yang ti dak jelas dalam dokumen penaw ar an. Peser ta har us member ikan tanggapan atas kl ar ifikasi . Kl ar ifikasi tidak boleh mengubah substansi dan har ga penaw ar an. Klar ifikasi dan tanggapan atas klarifikasi har us dilakukan secar a tertulis.

27.2 Ter hadap hal -hal yang dir agukan berkaitan dengan dokumen penaw aran, Pokja ULP dapat melakukan konfir masi kebenar annya ter masuk peninjauan lapangan kepada pihak- pihak/ instansi terkait. 27.3 Hasil kl ar ifikasi / konfirmasi dapat menggugurkan

penaw aran. 28. Hak M enolak

atau M enerima Penawaran

Dalam keadaan khusus, Pokja ULP berhak membatalkan pr oses pelelangan, menerima atau menol ak penaw ar an

atau semua penaw ar an setiap saat sebelum

penandatanganan kontr ak, dan tidak dapat diminta ber tanggung jaw ab apapun kepada penaw ar atau berkew aji ban untuk menginfor masi kan kepada penawar alasan dar i tindakan tersebut. Dalam hal pembatal an, semua penaw ar an khususnya jaminan penaw ar an seger a dikembalikan kepada penawar .

29. Evaluasi Penawaran

29.1 Evaluasi penaw ar an dilakukan dengan sistem gugur . 29.2 Data yang digunakan Pokja ULP dalam evaluasi dokumen penaw ar an adalah data yang diunggah (upload) pada sistem pengadaan secar a elektr onik, sesuai dengan data syar at- syar at yang ter tulis dalam dokumen pengadaan.

(22)

akhir .

29.4 Data dokumen elektr onik yang r usak (sesudah mendapat klar ifikasi dar i LPSE) akibat kesalahan pengir iman dokumen oleh Penyedia Jasa, yang mengakibatkan dokumen ter sebut tidak dapat dilakukan evaluasi oleh Pokja ULP, maka dokumen elektr onik ter sebut di nyatakan tidak memenuhi syar at.

29.5 Sebelum eval uasi penaw ar an, dilakukan koreksi ar itmatik dengan ketentuan :

a. volume1 peker jaan yang ter cantum dalam daftar

kuantitas dan harga disesuaikan dengan yang tercantum dal am Dokumen Pengadaan;

b. apabila terjadi kesalahan hasi l perkalian antar a volume dengan harga satuan peker jaan, maka di lakukan pembetulan, dengan ketentuan harga satuan peker jaan yang ditaw ar kan ti dak boleh di ubah2;

c. jenis peker jaan yang tidak diberi harga satuan di anggap sudah termasuk dalam harga satuan peker jaan yang lai n dan har ga satuan pada daftar kuantitas dan har ga tetap dibiarkan kosong;

d. Jenis peker jaan yang tidak ter cantum dal am daftar kuantitas dan har ga disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang ter cantum dalam Dokumen Pemilihan dan har ga satuan peker jaan dimaksud di anggap nol serta sudah ter masuk dalam har ga satuan pekerjaan yang l ain ser ta dilakukan kl arifikasi .

29.6 Hasil kor eksi ar itmatik dapat mengubah nilai penaw aran sehingga ur utan peringkat dapat menjadi lebi h tinggi atau lebih r endah dari urutan per ingkat semula.

29.7 Penaw ar an setelah kor eksi ar itmatik yang melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur .

29.8 Ber dasarkan hasil kor eksi aritmatik Pokja ULP menyusun urutan dimul ai dar i nilai penaw ar an ter endah terkor eksi.

29.9 Hasil kor eksi ari tmatik diumumkan melal ui w ebsite Kementeri an/ Lembaga/ Pemer intah Daerah/ Institusi sebagaimana ter cantum dalam LDP.

29.10 Pel aksanaan evaluasi dengan sistem gugur dilakukan

1 Volume yang dimaksud adal ah perkal ian antara satuan dengan kuantitas, masi ng- masing

di lakukan pembetulan.

(23)

oleh Pokja ULP untuk mendapatkan 3 (tiga) penaw aran yang memenuhi syarat yang dimulai dar i penaw ar an terendah setelah kor eksi ar itmatik. 29.11 Apabila setelah kor eksi ar itmatik ter dapat kurang

dar i 3 (tiga) penaw ar yang menaw ar har ga di baw ah HPS maka pr oses lelang tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penaw aran.

29.12 Pokja ULP melakukan evaluasi penaw ar an yang mel iputi :

a. evaluasi admini strasi; b. evaluasi teknis; dan c. evaluasi harga.

29.13 Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai ber ikut :

a. Pokja ULP di lar ang menambah, mengur angi, mengganti dan/ atau mengubah kriteria dan per syar atan yang telah ditetapkan dal am Dokumen Pengadaan;

b. Pokja ULP dan/ atau peserta dilar ang menambah, mengur angi, mengganti, dan/ atau mengubah isi Dokumen Penaw aran;

c. penaw ar an yang memenuhi syarat adalah penaw ar an yang sesuai dengan ketentuan antar a lain disampaikan ol eh penawar yang berhak, pada w aktu yang tel ah ditentukan, untuk paket peker jaan yang dil elangkan, memenuhi syarat-syar at yang di tetapkan meliputi syar at administr asi, syar at teknis dalam menyelesaikan peker jaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang di tetapkan dalam Dokumen Pengadaan dan har ga yang w ajar dapat dipertanggung jawabkan

tanpa ada penyi mpangan yang ber sifat

penti ng/ pokok atau penawar an ber syar at; d. penyimpangan yang ber sifat penting/ pokok atau

penaw ar an ber syar at adalah:

1) penyimpangan dar i Dokumen Pengadaan

yang mempengar uhi lingkup, kualitas dan hasil/ ki nerja peker jaan; dan/ atau

2) penaw aran dar i peser ta dengan per syar atan

tambahan yang akan menimbulkan

per saingan usaha tidak sehat dan/ atau tidak adi l diantar a peserta yang memenuhi syar at. e. par a pihak dilar ang mempengaruhi atau

melakukan inter vensi kepada Pokja ULP selama pr oses evaluasi;

(24)

per saingan usaha yang tidak sehat dan/ atau

terjadi pengaturan ber sama

(kolusi/ per sekongkol an) antar a peser ta, Pokja ULP dan/ atau PPK, dengan tujuan untuk memenangkan sal ah satu peserta, maka:

1) peser ta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam Daftar Hitam;

2) anggota Pokja ULP dan/ atau PPK yang ter libat per sekongkolan diganti, dikenakan sanksi administr asi dan/ atau pidana;

3) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak ter libat (apabila ada); dan

4) apabi la tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka 3), maka pel elangan dinyatakan gagal.

29.14 Evaluasi Administr asi :

a. penaw ar an dinyatakan memenuhi per syar atan administr asi, apabi la :

1) syar at- syar at substansi al yang diminta

ber dasar kan Dokumen Pengadaan

dipenuhi/ dilengkapi: a) sur at penawar an;

b) sur at kuasa dar i di rektur

utama/ pimpinan per usahaan kepada penerima kuasa (apabila dikuasakan); c) Jaminan Penaw ar an asli;

d) Daftar Kuantitas dan Har ga;

e) sur at per janjian kemitr aan/ ker ja sama oper asi (apabila ber mitr a);

f) rekapitulasi perhitungan TKDN

(khusus untuk peserta yang tidak menyampaikan TKDN, penaw ar annya tidak digugurkan dan nilai TKDNnya dianggap nol);

g) dokumen lainnya (apabila diper

-syar atkan, dicantumkan dalam LDP seper ti, daftar bar ang yang diimpor (apabila impor ); dan

(25)

a) sur at penaw ar an3 memenuhi ketentuan

sebagai berikut :

(1) di tandatangani oleh :

(a) dir ektur utama / pimpi nan per usahaan;

(b) penerima kuasa dari di rektur utama/ pimpinan perusahaan/ pengur us koper asi yang nama penerima kuasanya ter cantum

dalam akta

pendiri an/ Anggar an Dasar ; (c) kepala cabang per usahaan

yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik; atau

(d) pejabat yang menurut

per janjian ker ja sama berhak mew akili per usahaan yang beker ja sama.

(2) jangka w aktu ber lakunya sur at penaw ar an tidak kur ang dar i w aktu sebagaimana ter cantum dalam LDP, dengan ketentuan: (a) apabila ada per bedaan nilai

penul isan antar a angka dan hur uf maka yang diakui adalah tulisan hur uf;

(b) apabila nilai yang ter tulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam hur uf tidak jelas, maka nilai yang di akui adalah nilai yang tertulis dal am angka; atau

(c) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertuli s dalam huruf tidak jel as, maka penaw ar an dinyatakan gugur .

(3) Ber tanggal .

b) Jaminan Penawar an asli memenuhi

ketentuan sebagai ber ikut :

(1) di terbitkan oleh Bank Umum,

per usahaan penjaminan atau

per usahaan asur ansi yang

mempunyai progr am asur ansi

3 Dal am hal ter dapat kesal ahan penuli san nama Pokja dan/ atau nama paket tidak dapat

(26)

kerugian (sur etyshi p) sebagaimana di tetapkan oleh M enter i Keuangan; (2) Jaminan Penaw ar an di mulai sejak

tanggal ter akhir pemasukan

penaw ar an dan masa ber lakunya

tidak kur ang dari waktu

sebagaimana ter cantum dal am LDP;

(3) nama peser ta sama dengan nama yang ter cantum dalam Jami nan Penaw aran;

(4) besaran nilai Jaminan Penaw ar an

tidak kur ang dari nilai

sebagaimana ter cantum dal am LDP;

(5) besaran nilai Jaminan Penaw ar an di cantumkan dalam angka dan huruf;

(6) nama Pokja ULP yang meneri ma Jaminan Penaw ar an sama dengan nama Pokja ULP yang mengadakan pelelangan;

(7) paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang di lel angkan;

(8) Jaminan Penaw ar an har us dapat

di cair kan tanpa syar at

(unconditional) sebesar nilai

Jaminan dalam w aktu paling

lambat 14 (empat belas) hari ker ja,

setel ah sur at pernyataan

w anpr estasi dar i Pokja ULP di terima ol eh Penerbit Jaminan; (9) Jaminan Penaw ar an atas nama

per usahaan kemitraan (Ker ja Sama Oper asi/ KSO) har us ditulis atas nama per usahaan kemitr aan/ KSO; (10)Kr iteria pencair an jaminan

penaw ar an sesuai dengan

per syar atan yaitu:

(a) peser ta terlibat KKN (yang dilakukan oleh badan usaha non kecil);

(b) peser ta menar ik kembali

penawar annya selama

(27)

Jaminan Pelaksanaan dalam hal sebagai calon pemenang dan cal on pemenang cadangan 1 dan 2 harga penaw arannya di bawah 80% HPS;

(d) tidak hadir dalam klar ifikasi dan/ atau ver ifikasi kualifikasi

dalam hal sebagai calon

pemenang dan calon

pemenang cadangan 1 dan 2 dengan alasan yang tidak dapat di ter ima; atau

(e) mengundurkan dir i atau gagal tanda tangan kontr ak.

(11)substansi dan keabsahan/ keaslian

Jaminan Penaw ar an telah

di klar ifikasi dan dikonfir masi ter tulis ol eh Pokja ULP kepada penerbit jaminan.

c) sur at kuasa (apabila dikuasakan): (1) Harus ditandatangani direktur

utama / pimpinan perusahaan; (2) Nama pener ima kuasa ter cantum

dalam akte pendirian/ anggar an dasar ;

(3) Dal am hal kemitr aan, sur at kuasa

di tandatangani oleh anggota

kemitr aan yang diw akili menurut per janjian ker ja sama.

d) sur at per janjian kemitr aan/ ker ja sama oper asi (apabila ber mitra) memenuhi persyaratan antar a lai n sebagai berikut:

(1) mencantumkan nama kemitr aan

sesuai dengan dokumen isian

kualifikasi

(2) mencantumkan lead fir m dan

mitr a/ anggota;

(3) mencantumkan modal (sharing) dar i seti ap per usahaan;

(4) mencantumkan nama pihak yang mewakili kemitr aan/ KSO;

(5) ditandatangani par a calon peser ta kemitr aan/ KSO.

e) dokumen lain seper ti daftar barang

yang diimpor (apabila i mpor)

(28)

[kr i ter i a diisi oleh Pokja ULP]

f) dokumen penaw aran teknis.

(akan dievaluasi l ebih lanjut sesuai dengan kr iteria persyaratan teknis pada tahap evaluasi teknis)

b. Pokja ULP dapat mel akukan klar ifikasi secar a tertulis ter hadap hal- hal yang kur ang jelas dan mer agukan namun tidak boleh mengubah substansi ;

c. peserta yang memenuhi per syar atan administr asi di lanjutkan dengan evaluasi teknis;

d. apabila dar i 3 (tiga) penaw aran terendah ada yang tidak memenuhi persyaratan admi nistr asi ,

Kelompok Ker ja ULP melakukan evaluasi

administr asi ter hadap penaw ar terendah ber ikutnya (apabila ada);

e. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peser ta yang memenuhi per syar atan administr asi, maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi tekni s; dan

f. apabila tidak ada peser ta yang memenuhi per syar atan administr asi, maka pel elangan di nyatakan gagal.

29.15 Evaluasi Tekni s:

a. evaluasi tekni s dilakukan terhadap peserta yang memenuhi per syar atan administr asi ;

b. unsur -unsur yang dieval uasi teknis sesuai

dengan yang ditetapkan dal am dokumen

pengadaan ini;

c. evaluasi teknis dil akukan dengan sistem gugur dengan ketentuan:

1) Pokja ULP menilai per syar atan teknis mini mal yang harus di penuhi dengan membandingkan pemenuhan per syar atan teknis sebagaimana ter cantum dalam LDP dan khusus per sonil inti ser ta peralatan utama mi nimal tercantum dalam LDK; 2) penilaian per syar atan teknis, minimal

dilakukan ter hadap:

a) metode pelaksanaan peker jaan

(29)

ikut menentukan keber hasilan pelaksanaan peker jaan utama yang dapat diper tanggung jaw abkan secar a teknis dan di yakini menggambarkan

penguasaan dalam penyel esaian

peker jaan. Penilaian metode

pelaksanaan tidak mengevaluasi job-mix/ r incian/ campur an/ komposisi materi al dari jenis peker jaan;

Jenis- jenis peker jaan utama dan peker jaan penunjang/ sementar a yang

ikut menentukan keber hasilan

pelaksanaan peker jaan utama

ditetapkan dalam LDP. Peker jaan

penunjang/ sementar a dimaksud,

misalnya:

(1) Pembuatan salur an pengelak

(diversi on channel);

(2) Penger ingan tempat peker jaan

(dew ater ing/ unw atering) skala besar;

(3) Pembuatan konstr uksi pengaman

(pr otection constr uction);

(4) Pengatur an lalu l intas (tr affic

management) peker jaan skala

besar; atau

(5) Jalan pengalihan/ jembatan

sementar a.

b) jangka w aktu pel aksanaan peker jaan yang ditaw ar kan tidak melampaui batas waktu (yai tu sampai dengan ser ah ter ima pertama/Pr ovi si on Hand Over (PHO)) sebagaimana ter cantum dal am LDP.

c) Per alatan utama minimal: jeni s, kapasitas, komposisi dan jumlah yang

disediakan untuk pelaksanaan

peker jaan menggunakan data peralatan yang tercantum pada isian kualifikasi. d) personil inti [dipilih Tenaga ahli4/ tenaga

terampil5]: tingkat pendidikan, jabatan

dalam pekerjaan yang diusulkan,

pengalaman ker ja, keahlian/

keterampilan, yang di tempatkan secara

4 Disyaratkan untuk pelelangan umum dengan nilai paket > Rp 2.500.000.000 (usaha non

keci l)

(30)

penuh, menggunakan data per sonil inti yang tercantum pada isian kualifikasi;

e) bagian peker jaan yang akan

disubkontr akkan sesuai dengan

persyaratan sebagaimana ter cantum dalam LDP (ketentuan subkontr ak diper syar atkan untuk nilai penaw ar an harga di atas Rp 25.000.000.000,00);

f) RK3K memenuhi persyaratan yaitu

adanya sasar an dan pr ogr am K3 yang

secar a umum menggambarkan

penguasaan dalam mengendalikan

ri siko bahaya K3.

3) Pokja ULP dapat meminta uji

mutu/ teknis/ fungsi untuk bahan/ alat ter tentu sebagaimana ter cantum dalam LDP; d. apabila dal am evaluasi teknis ter dapat hal- hal

yang kur ang jelas atau mer agukan, Pokja ULP melakukan klar ifikasi dengan peser ta. Hasil kl arifikasi dapat menggugurkan penawar an; e. peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis

di lanjutkan ke tahap evaluasi harga;

f. apabila dar i 3 (tiga) penaw ar an ter endah setelah kor eksi ar itmatik ada yang tidak memenuhi per syar atan teknis, Pokja ULP dapat melakukan evaluasi penaw ar an terhadap penaw ar terendah ber ikutnya (apabila ada);

g. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peser ta yang lulus evaluasi tekni s, maka evaluasi tetap di lanjutkan dengan evaluasi harga;

h. apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelel angan dinyatakan gagal.

29.16 Evaluasi Har ga :

i. Unsur - unsur yang per lu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting, dengan ketentuan :

1) total harga penawar an terkor eksi

dibandingkan nilai total HPS:

a) apabila total harga penaw ar an

terkor eksi melebihi nilai total HPS, dinyatakan gugur ; dan

b) apabila semua harga penaw ar an

terkor eksi di atas nil ai total HPS, pelelangan dinyatakan gagal;

(31)

per ser atus) dari harga satuan yang ter cantum dalam HPS, dilakukan kl ar ifikasi . Apabila setelah dil akukan klar ifikasi ter nyata harga satuan penaw aran tersebut ti mpang, maka harga satuan penaw ar an ti mpang hanya berlaku untuk volume sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Har ga. Selanjutnya daftar jenis/ i tem peker jaan ti mpang ter sebut dimasukkan ke dalam Kontrak

3) mata pembayar an yang har ga satuannya nol atau tidak di tulis di lakukan klar ifikasi dan kegiatan ter sebut har us tetap dil aksanakan. Har ganya dianggap ter masuk dalam har ga satuan peker jaan lainnya;

j. Dilakukan klari fikasi kewajar an har ga dengan ketentuan sebagai ber ikut :

1) Klar ifikasi dalam hal penaw aran Tingkat Komponen Dalam Neger i (TKDN) ber beda dibandingkan dengan perkir aan Pokja ULP; 2) Klar ifikasi/ Evaluasi kew ajar an har ga dalam

hal harga penaw aran nilainya di baw ah 80% (delapan puluh per ser atus) HPS, dengan ketentuan:

a) M eneliti dan menil ai kew ajar an har ga satuan dasar meliputi harga upah, bahan, dan peralatan dari harga satuan penaw ar an, sekurang- kur angnya pada setiap mata pembayar an utama;

b) M eneliti dan menilai kew ajar an kuantitas/ koefisien dari unsur upah, bahan, dan per alatan dalam Analisa Harga Satuan;

c) Hasil penelitian butir a) dan butir b) digunakan untuk menghi tung harga satuan yang dinilai wajar tanpa

memper hitungkan keuntungan yang

ditaw ar kan; dan

d) Harga satuan yang dinilai w ajar digunakan untuk menghi tung total harga penaw ar an yang dinil ai w ajar dan dapat dipertanggungjawabkan.

e) Total har ga sebagai mana dimaksud pada hur uf d. dihitung ber dasar kan volume yang ada dalam daftar kuantitas dan har ga.

(32)

sebagai mana tersebut diatas, maka har ga sebagai pemenang pelelangan, har us

ber sedia untuk menaikkan Jaminan

Pelaksanaan menjadi 5% (lima per ser atus) dar i nil ai total HPS.

Apabil a peserta yang ber sangkutan tidak

ber sedia menaikkan nilai Jaminan

Pelaksanaan menjadi sebesar 5% HPS, penawar annya di gugurkan dan Jaminan Penaw ar an di cair kan dan disetorkan ke kas Negar a/ Daer ah, ser ta dimasukkan dal am Daftar Hitam.

k. M emperhitungkan prefer ensi harga atas

penggunaan produksi dalam negeri (apabila

memenuhi per syar atan diber lakukannya

pr eferensi harga) dengan ketentuan Perhitungan Ti ngkat Komponen Dalam Neger i (TKDN) yang di sampaikan oleh peserta ber dasar kan penilaian sendir i (self assessment), digunakan dal am evaluasi penaw ar an harga apabil a pel elangan peker jaan ter sebut diberlakukan prefer ensi harga yaitu apabila memenuhi ketentuan:

1) Pr efer ensi Har ga untuk Bar ang/ Jasa dalam

neger i diberlakukan pada Pengadaan

Bar ang/ Jasa yang dibiayai rupiah mur ni tetapi hanya berl aku untuk Pengadaan

Bar ang/ Jasa bernilai di atas

Rp5.000.000.000,00 (li ma miliar rupiah) sampai dengan 31 Desember 2013 dan mulai 1 Januar i 2014 untuk Pengadaan

Bar ang/ Jasa bernilai di atas

Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah); dan

2) Pr efer ensi Har ga hanya diber ikan kepada Bar ang/ Jasa dalam negeri dengan TKDN lebih besar atau sama dengan 25% (dua puluh lima perser atus).

Apabi la peser ta tidak menyampaikan for mulir perhitungan TKDN maka peser ta dianggap tidak menginginkan diberlakukan pr eferensi harga bagi penaw ar annya dan tidak menggugurkan.

(33)

mer ujuk pada ketentuan yang ditetapkan oleh M enter i yang membidangi ur usan per industrian dengan tetap ber pedoman pada tata nilai Pengadaan Bar ang/ Jasa

3) r umus penghitungan sebagai ber ikut:

HP

memenuhi per syar atan lelang dan telah dievaluasi).

4) dal am hal ter dapat 2 (dua) atau lebi h

penaw aran dengan HEA yang sama,

penaw ar dengan TKDN terbesar adalah sebagai pemenang;

5) pemberian Pr efer ensi Har ga tidak mengubah Har ga Penawar an dan hanya di gunakan

oleh Pokja ULP untuk keperluan

per hitungan HEA guna menetapkan

per ingkat pemenang.

l. Apabila terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penaw ar an yang sama dalam hal tidak diperhitungkan TKDN, maka Pokja ULP memilih peser ta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dal am Ber ita Acar a Hasi l Pelelangan.

m. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti harga tidak w ajar akibat ter jadinya per sai ngan usaha tidak sehat dan/ atau ter jadi pengatur an ber sama (kolusi/ per sekongkol an) sebagaimana ketentuan per atur an dan per undang- undangan, maka pelelangan dinyatakan gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam.

(34)

30. Evaluasi Kualifikasi

30.1 Evaluasi dilakukan terhadap calon pemenang l elang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada).

30.2 Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur.

30.3 Pakta Integr itas telah diisi dan di tandatangani oleh peser ta sebelum pemasukan penawar an, apabila tidak ditandatangani maka tidak dievaluasi lebih lanjut.

30.4 Tata car a evaluasi kualifikasi dilakukan sesuai dengan ketentuan dal am Dokumen Kualifikasi. 30.5 Apabila tidak ada calon pemenang yang lul us

evaluasi kualifikasi, maka lelang dinyatakan gagal.

31. Pembuktian Kualifikasi

31.1 Pembukti an kualifikasi terhadap peser ta yang memenuhi per syar atan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi.

31.2 Pembukti an kuali fikasi dilakukan dengan cara mel ihat keasli an dokumen dari dokumen asli atau salinan dokumen yang sudah dilegal isir ol eh pejabat yang ber w enang dan meminta salinan dokumen ter sebut.

31.3 Apabila peserta tidak hadir dalam pembuktian kualifikasi dan telah diber ikan kesempatan ser ta tenggang waktu yang cukup, maka peser ta digugurkan dan dimasukkan dalam daftar hitam, Jaminan Penaw ar an yang ber sangkutan dicai rkan dan disetorkan ke kas Negara/ kas Daer ah.

31.4 Pokja ULP melakukan klar ifikasi dan/ atau verifikasi kepada penerbit dokumen, apabila dokumen yang digunakan dalam pembuktian kualifikasi masi h dir agukan kebenar annya.

31.5 Apabila hasil pembukti an kualifikasi ditemukan data

tidak benar / pemalsuan data/ tidak dapat

menunjukan dokumen asli atau sal inan dokumen yang sudah dilegalisir , maka peserta di gugurkan, badan usaha dan/ atau pengur usnya dimasukkan dalam Daftar Hitam, Jaminan Penaw ar an yang ber sangkutan dicairkan dan disetorkan ke kas Negar a/ kas Daer ah.

31.6 Apabila tidak ada calon pemenang yang lul us pembuktian kualifikasi, maka l elang dinyatakan gagal .

F. Penetapan Pemenang

32. Penetapan Pemenang

32.1 Pokja ULP membuat Sur at Penetapan Pemenang untuk nilai sampai dengan Rp100.000.000.000,00 (ser atus mil iar rupiah) ber dasarkan Berita Acar a Hasil Pel el angan (BAHP).

(35)

dengan ketentuan:

a. usul an penetapan pemenang ditembuskan

kepada PPK dan APIP Kementer ian/

Lembaga/ Pemerintah Daer ah/ Insti tusi; dan b. apabila PA tidak setuju dengan usulan Pokja ULP

dengan al asan yang sesuai dengan ketentuan per atur an per undang-undangan, maka PA memer intahkan evaluasi ulang atau menyatakan pelelangan gagal.

32.3 Dalam hal nilai penetapan pemenang sampai dengan diatas Rp100.000.000.000,00 (ser atus miliar r upiah) dan nilai pemenang cadangan diatas Rp100.000.000.000,00 (ser atus miliar r upiah), maka penetapannya oleh PA setelah mendapatkan usulan dari Pokja ULP.

32.4 Dalam hal peser ta mengikuti beber apa paket peker jaan yang dilelangkan oleh Pokja ULP, dan beber apa penaw ar annya ter endah serta ber dasar kan sisa kemampuan menangani paket (SKP), akan ditetapkan sebagai calon pemenang ol eh Pokja ULP pada paket ber dasarkan pilihan penyedia jasa setelah memper timbangkan keter sediaan per al atan dan per sonil setelah dilakukan klar ifikasi.

32.5 Dalam hal peser ta mengikuti pelelangan beberapa paket peker jaan konstruksi dalam w aktu bersamaan:

a. menaw ar kan per alatan yang sama pada masing-masi ng paket peker jaan, maka hanya dapat ditetapkan sebagai pemenang pada 1 (satu) paket pekerjaan setel ah dilakukan kl ar ifikasi untuk menentukan per alatan ter sebut akan ditempatkan, sedangkan untuk paket peker jaan lainnya dinyatakan per alatan tidak ada dan dinyatakan gugur .

b. Ketentuan hanya dapat ditetapkan sebagai pemenang pada 1 (satu) paket peker jaan sebagaimana dimaksud pada ayat 32.5 a., dapat dikecualikan dengan syar at kapasitas dan produktifitas peralatan secar a teknis dapat menyelesai kan peker jaan lebih dar i 1 (satu) ditempatkan, sedangkan untuk paket peker jaan lainnya dinyatakan per sonil tidak ada dan dinyatakan gugur .

(36)

sebagai pemenang dipastikan sudah tidak ter ikat pada paket lain.

32.6 Penetapan pemenang disusun sesuai dengan

urutannya dan har us memuat:

a. nama paket peker jaan dan nilai total HPS;

b. nama dan alamat Penyedia ser ta har ga penaw ar an atau harga penaw aran terkor eksi; c. Nomor Pokok W aji b Pajak (NPW P);

d. hasil evaluasi penaw aran administr asi, teknis, har ga; dan

e. evaluasi kualifikasi.

32.7 Data pendukung yang diper lukan untuk

menetapkan pemenang adal ah:

a. Dokumen Pengadaan beserta adendum (apabila ada);

b. BAPP; c. BAHP; dan

d. Dokumen Penaw aran dar i pemenang dan

pemenang cadangan 1 dan 2 (apabi la ada) yang tel ah dipar af anggota Pokja ULP dan 2 (dua) wakil peserta/ saksi.

32.8 Apabila terjadi keterlambatan dal am menetapkan pemenang dan mengakibatkan sur at penaw ar an dan Jaminan Penawar an habis masa ber lakunya, dilakukan konfi rmasi kepada calon pemenang, calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabi la ada) untuk memper panjang masa ber laku surat penaw aran dan Jaminan Penaw aran sampai dengan perkiraan jadw al penandatanganan kontr ak. Calon pemenang, calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada)

yang tidak ber sedia memperpanjang sur at

penaw aran dan Jaminan Penaw ar an dapat

(37)

33. Pengumuman Pemenang

Pokja ULP mengumumkan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) kepada masyar akat di

website Kementerian/ Lembaga/ Pemerintah Daerah/

Institusi sebagaimana ter cantum dalam LDP dan papan pengumuman resmi yang memuat sekur ang-kur angnya : a. nama paket peker jaan dan nilai total HPS;

b.nama dan alamat penyedia; c. harga penawar an;

d.harga penawar an terkoreksi;

e. Nomor Pokok W ajib Pajak (NPW P); dan

f. hasi l evaluasi penaw aran administr asi, tekni s, har ga, dan kualifikasi untuk seluruh peser ta yang dieval uasi dilengkapi dengan penjelasan untuk setiap penawar an yang dinyatakan gugur dar i substansi yang dieval uasi (alasan gugur admi nistr asi / teknis/ harga/ kualifikasi).

34. Sanggahan 34.1 Peser ta yang memasukkan penaw ar an dapat

menyampaikan sanggahan secara elektr onik atas penetapan pemenang kepada Pokja ULP diser tai bukti ter jadinya penyimpangan mel alui websi te, dengan tembusan kepada PPK, PA/ KPA dan APIP

Kementeri an/ Lembaga/ Pemerintah Daerah/

Institusi sebagaimana ter cantum dalam LDP, dengan ketentuan:

a. Pelelangan Umum paling lambat 5 (lima) hari kalender setelah pengumuman pemenang; atau b. Pemilihan Langsung pali ng lambat 3 (tiga) hari

kalender setelah pengumuman pemenang. 34.2 Sanggahan diajukan oleh peserta baik secara sendir

i-sendir i maupun ber sama-sama dengan peser ta lain. 34.3 Sanggahan diajukan apabila ter jadi penyimpangan

prosedur meliputi:

a. penyimpangan ter hadap ketentuan dan pr osedur yang diatur dalam Per atur an Pr esiden No. 54 Tahun 2010 yang ter akhir diubah dengan Per atur an Pr esi den No. 70 Tahun 2012 beserta petunjuk teknisnya dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan;

b. r ekayasa ter tentu sehingga menghalangi terjadinya per saingan usaha yang sehat; dan/ atau

c. penyalahgunaan wew enang oleh Pokja ULP dan/ atau pejabat yang ber w enang lai nnya. 34.4 Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja

ULP menyatakan pelelangan gagal.

(38)

ditindaklanjuti serta tidak menghentikan proses pelelangan.

34.6 Sanggahan yang disampaikan kepada PA/ KPA, PPK atau disampaikan dan diteri ma di luar masa sanggah, dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti serta tidak menghentikan proses pelelangan.

35. Sanggahan

Banding

35.1 Peser ta sebagaimana dimaksud pada 34 apabila tidak sependapat dengan jaw aban sanggahan dar i Pokja ULP, dapat mengajukan sanggahan banding secar a ter tuli s kepada M enteri/ Kepala Lembaga/ Kepala Daer ah/ Pimpinan Institusi atau Pejabat yang

mener ima penugasan menjaw ab sanggahan

banding, dengan tembusan kepada PPK, Pokja ULP,

dan APIP Kementer ian/ Lembaga/ Pemer intah

Daer ah/ Institusi sebagaimana ter cantum dalam LDP, dengan ketentuan:

a. Pelelangan Umum, paling l ambat 5 (lima) hari ker ja setelah mener ima jaw aban sanggahan; atau b. Pemilihan Langsung, paling lambat 3 (tiga) hari

ker ja setelah mener ima jaw aban sanggahan. 35.2 Peser ta yang akan melakukan sanggahan banding

har us memberikan Jami nan Sanggahan Banding kepada Pokja ULP sebesar 1% (satu perser atus) dar i HPS sebagaimana ter cantum dal am LDP dengan masa ber laku 15 (l ima belas) har i ker ja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding.

35.3 Penggunaan jaminan sanggahan banding:

a. Paket peker jaan sampai dengan Rp 50.000.000.000,00 (lima puluh miliar r upiah)

dapat menggunakan sur at jaminan yang

di keluarkan oleh Bank Umum/ Perusahaan Penjaminan/ Perusahaan Asur ansi, ber sifat

mudah dicai rkan dan tidak ber syar at

(uncondi tional), ser ta diser ahkan oleh Penyedia Bar ang/ Jasa kepada Kel ompok Ker ja ULP; atau b. Paket peker jaan di atas Rp 50.000.000.000,00

(lima puluh miliar rupiah) har us menggunakan sur at jaminan yang dikeluar kan oleh Bank Umum, ber sifat mudah dicairkan dan tidak ber syar at (unconditional), serta diser ahkan ol eh Penyedia Bar ang/ Jasa kepada Kelompok Ker ja ULP.

35.4 Sanggahan banding menghentikan proses

pelelangan.

(39)

tidak ditandatangani seperti halnya sanggahan sebagaimana dimaksud pada 34.2, dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus diti ndaklanjuti ser ta tidak menghentikan pr oses pel elangan.

35.6 Sanggahan banding yang disampaikan bukan

kepada M enteri/ Kepala Lembaga/ Kepal a Daerah/ Pimpinan Institusi atau Pejabat yang menerima penugasan menjawab sanggahan banding atau disampaikan dan diter ima di luar masa sanggah banding, dianggap sebagai pengaduan dan tetap har us ditindaklanjuti serta tidak menghentikan proses pelelangan.

35.7 Dalam hal jawaban sanggahan banding berupa evaluasi ulang, maka terhadap penetapan pemenang tidak dapat dilakukan sanggahan dan sanggahan banding lagi. kepada Kepal a ULP sebagai dasar untuk menerbi tkan Sur at Penunjukan Penyedia Bar ang/ Jasa (SPPBJ). 36.2 PPK menerbitkan SPPBJ, dengan ketentuan apabila:

a. per nyataan peser ta pada for muli r isian kualifikasi masih berlaku;

b. tidak ada sanggahan dar i peser ta;

c. sanggahan dan/ atau sanggahan banding ter bukti tidak benar ; atau

d. masa sanggah dan/ atau masa sanggah banding ber akhir .

36.3 Penyedia yang ditunjuk w ajib mener ima keputusan ter sebut, dengan ketentuan:

a. apabila yang ber sangkutan mengundurkan diri dan masa penaw ar annya masih berlaku dengan alasan yang dapat diter ima secara obyektif oleh Pokja ULP, maka Jaminan Penaw ar an yang ber sangkutan dicair kan dan disetor kan sebagaimana ter cantum dalam LDP;

b. apabila yang ber sangkutan mengundurkan diri dan masa penaw ar annya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secar a obyektif ol eh Pokja ULP, maka Jaminan Penaw ar an yang ber sangkutan dicair kan dan disetor kan sebagaimana ter cantum dalam LDP ser ta di masukkan dalam Daftar Hitam /Black Li st; atau c. apabila yang ber sangkutan tidak bersedia

(40)

Jaminan Penawar an yang ber sangkutan tidak boleh dicairkan.

36.4 Apabila pemenang yang di tunjuk mengundurkan dir i, maka penunjukan pemenang dapat dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai dengan urutan per ingkat, sel ama masa sur at penawar an dan Jaminan Penawar an pemenang cadangan masih ber laku atau sudah diper panjang masa berl akunya.

36.5 Apabila semua pemenang yang ditunjuk

mengundurkan diri , maka pelelangan di nyatakan gagal oleh PA/ KPA setel ah mendapat lapor an dar i PPK.

36.6 SPPBJ harus di ter bitkan, dengan ketentuan:

a. pada Pelelangan Umum, pali ng l ambat 6 (enam) har i ker ja setelah pengumuman penetapan pemenang, apabila tidak ada sanggahan;

b. pada Pemil ihan Langsung, paling lambat 4

(empat) hari ker ja setelah pengumuman

penetapan pemenang, apabila tidak ada

sanggahan; atau

c. Dal am hal Pelelangan Umum/ Pemilihan

Langsung, paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah semua sanggahan dan sanggahan banding di jaw ab.

36.7 Di dalam SPPBJ disebutkan/ ditegaskan/ di tulis bahw a penyedia har us menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum penandatanganan kontr ak.

37. Kerahasiaan Proses

37.1 Pr oses evaluasi Dokumen Penaw ar an ber sifat r ahasia dan dil aksanakan ol eh pokja ULP secara independen. 37.2 Infor masi yang berhubungan dengan penelitian,

evaluasi, klar ifikasi, konfi rmasi, dan usulan calon pemenang tidak bol eh diber itahukan kepada peser ta, atau or ang lain yang ti dak berkepenti ngan sampai keputusan pemenang diumumkan.

37.3 Setiap usaha peser ta lelang mencampur i proses evaluasi dokumen penaw ar an atau keputusan

pemenang akan mengaki batkan ditol aknya

penaw aran yang ber sangkutan.

37.4 Evaluasi penaw ar an yang disimpulkan dalam Beri ta

Gambar

TABEL 1.  IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO,  PENGENDALIAN RISIKO K3, PROGRAM  K3, DAN BIAYA
TABEL 1.  IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO, SKALA PRIORITAS, PENGENDALIAN RISIKO K3, DAN PENANGGUNG JAW AB
TABEL 2. TABEL PENYUSUNAN SASARAN DAN PROGRAM  K3

Referensi

Dokumen terkait

sesuai dengan tujuan, adanya motivasi dari dalam diri siswa maka akan timbul. rasa kesadaran betapa pentingnya mata pelajaran pendidikan agama islam

Dalam hal ini sesak nafas dapat berupa : exertional dyspnea dimana sesak muncul jika pasien beraktifitas, orthopnea dimana sesak yang muncul berkurang dengan mengambil posisi

KELOMPOK KERJA UNIT LAYANAN PENGADAAN STASIUN KLIMATOLOGI MEMPAWAH,. PROPINSI

Kepada Bapak Pimpinan beserta seluruh staf dan pegawai PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan terima kasih atas didikan, arahan, pelajaran dan kerjasamanya selama

Panitia Pengadaan Barang/Jasa Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kabupaten Belitung, dengan ini mengumumkan Pemenang Lelang berdasarkan Berita Acara Hasil Pelelangan

pak imam mempunyai 3 orang anak beliau mempunyai18 buah roti beliau ingin setiap anaknya mendapatkan jumlah roti yang sama berapa roti yang diterima oleh setiap anak3. alma mempunyai

Secara umum polychaeta ditemukan melimpah baik pada area tambak maupun vegetasi mangrove kecuali pada vegetasi mangrove stasiun kedua yang hanya memiliki nilai kelimpahan

- Penyebarluasan informasi / bahan publik (jumpa pers, temu kehumasan, dialog interaktif dan advokasi di media cetak. Lokasi Kegiatan